Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Perubahan organisasi adalah kegiatan episodic, artinya perubahan dimulai
pada satu titik, berlanjut melalui serangkaian tahap, dan mencapai puncak dalam
hasil yang diharapkan oleh mereka yang terlibat berupa perbaikan dari titik awal.
Perubahan memiliki permulaan, pertengahan dan akhir. Perubahan organisasi
atau pembaharuan organisasi (organizational change) didefinisikan sebagai
pengadopsian ide-ide atau perilaku baru oleh sebuah organisasi. Organiasasi
dirancang untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan melalui pembaharuan
dan pengembangan internal. Perubahan organisasi dicirikan dengan berbagai
usaha penyesuaian-penyesuaian disain organisasi di waktu mendatang.
Pengelolaan perubahan secara efektif tidak hanya diperlukan bagi kelangsungan
hidup organisasi, tetapi juga sebagai tantangan pengembangan. Dalam pengertian
lain perubahan organisasi merupakan proses penyesuaian desain organisasi
terhadap kondisi lingkungan yang dihadapi. Perubahan dapat bersifat reaktif dan
proaktif.

1.2 Rumusan masalah


1. Bagaimana perubahan-perubahan yang dilakukan STARBUCKS COFFEE
2. Apa sajakah perubahan yang terjadi pada STARBUCKS COFFEE
3. Apa saja alasan STARBUCKS COFFEE melakukan perubahan
4. Bagaimana strategi pada STARBUCKS COFFEE
5. Apakah dampak dari perubahan yang dilakukan STARBUCKS COFFEE
1.3 Tujuan Masalah

A. Mengetahui bagaimana sejarah terbentuknya STARBUCKS COFFEE


B. Mengetahui apa saja perubahan yang terjadi pada STARBUCKS COFFEE
C. Menjelaskan alasan STARBUCKS COFFEE melakukan perubahan
D. Menjelaskan strategi pada STARBUCKS COFFEE
E. Mengetahui dampak dari perubahan yang dilakukan STARBUCKS COFFEE
BAB II

PEMBAHASAN

A. SEJARAH STARBUCKS COFFEE


Starbucks Corporation adalah sebuah perusahaan kopi dan jaringan kedai
kopi global asal Amerika Serikat yang berkantor pusat di Seattle,Washington.
Starbucks adalah perusahaan kedai kopi terbesar di dunia,dengan 20.336 kedai
di 61 negara, termasuk 13.123 di Amerika Serikat, 1.299 di Kanada, 977 di
Jepang, 793 di Britania Raya, 732 di Cina, 473 di Korea Selatan, 363 di
Meksiko, 282 di Taiwan, 204 di Filipina, 164 di Thailand dan 326 di Indonesia.
Starbucks menjual minuman panas dan dingin, biji kopi, salad, sandwich
panas dan dingin, kue kering manis, camilan, dan barang-barang seperti gelas
dan tumbler. Melalui divisi Starbucks Entertainment dan merek Hear Music,
perusahaan ini juga memasarkan buku, musik, dan film.
Kedai Starbucks pertama dibuka di Seattle, Washington, pada tanggal 30
Maret 1971 oleh tiga rekanan: guru bahasa Inggris Jerry Baldwin, guru
sejarah Zev Siegl, dan penulis Gordon Bowker. Ketiganya terinspirasi oleh
pengusaha pemanggangan kopi Alfred Peet, yang mereka kenal secara pribadi,
untuk menjual biji kopi berkualitas tinggi beserta peralatannya. Awalnya,
perusahaan ini hendak diberi nama Pequod yang diambil dari nama kapal
pemburu Moby-Dick, tetapi nama ini ditolak oleh sejumlah pendiri pendamping.
Perusahaan ini akhirnya diberi nama sesuai nama kapal Pequod, Starbuck.
Tahun 1984, para pemilik asli Starbucks, dipimpin Jerry Baldwin,
mengakuisisi Peet's. Sepanjang 1980-an, total penjualan kopi di Amerika Serikat
menurun, namun penjualan kopi special,meningkat dan membentuk 10% pangsa
pasar tahun 1989, dibandingkan dengan 3% pada tahun 1983.Tahun 1986,
perusahaan ini memiliki 6 toko di Seattle dan mulai menjual kopi espresso. Pada
tahun 1987, para pemilik asli menjual Starbucks ke Howard Schultz yang
mengganti merek sebagian kedai kopi Il Giornale miliknya menjadi Starbucks
dan segera memperluas operasinya. Pada tahun itu pula, Starbucks membuka
kedai pertamanya di luar Seattle di Waterfront Station, Vancouver, British
Columbia, dan Chicago Illinois Per 1989, terdapat 46 kedai di seluruh kawasan
Northwest dan Midwest dan Starbucks memanggang lebih dari 2000000 pon
(910000 kg) kopi setiap tahun. Saat penawaran umum perdana bulan Juni 1992,
Starbucks memiliki 140 kedai dan penghasilan sebesar $73,5 juta, naik dari $1,3
juta pada tahun 1987. Nilai pasarnya mencapai $271 juta. 12% saham perusahaan
dijual dan menghasilkan $25 juta yang akan membantunya menambah jumlah
kedai selama dua tahun berikutnya. Pada bulan September 1992, harga sahamnya
naik 70% menjadi 100 kali laba per saham tahun sebelumnya.
Sejak 1971–1976, kedai pertama Starbucks berdiri di 2000 Western Avenue,
kemudian direlokasi ke 1912 Pike Place. Perusahaan ini hanya menjual kopi
panggang dan tidak menjual minuman kopi. Selama tahun-tahun pertama
beroperasi, mereka membeli biji kopi hijau dari Peet's, kemudian mulai membeli
langsung dari petani kopi.
Di Indonesia sendiri, Starbucks membuka toko pertamanya di Plaza
Indonesia , 17 Mei 2002. Pada 10 April 2013, Starbucks Coffee Indonesia
sekarang di 147 lokasi yang berbeda di seluruh kota-kota besar (12 kota).
Pada bulan juni tahun 2018, Howard Schultz mengundurkan diri dari
jabatannya dan digantikan oleh Kevin Johnson. Schultz dispekulasikan akan
terjun ke dunia politik dan mencalonkan diri menjadi presiden AS pada 2020.
Visi dan Misi Perusahaan

a. Visi

The company’s vision is to ‘establish Starbucks as the most recognized


and respected brand in the world.

Menjadikan Starbucks sebagai brand yang terkenal dan dihargai di seluruh


dunia.

b. Misi

The mission of Starbucks is to establish Starbucks as the premier purveyor of


the finest coffee in the world while maintaining our uncompromising
principles while we grow Starbucks is committed to a role of environmental
leadership in all facets of our business.

Starbucks berkomitmen untuk berperan sebagai pemimpin dalam


memperjuangkan lingkungan hidup di setiap kegiatan perusahaan.

B. MANAJEMEN PERUBAHAN PADA STARBUCKS COFFEE.


Perubahan adalah respon terencana atau tak terencana terhadap tekanan-
tekanan dan desakan-desakan yang ada. Manajemen Perubahan adalah upaya
yang dilakukan untuk mengelola akibat-akibat yang ditimbulkan karena
terjadinya perubahan dalam organisasi. Perubahan mempunyai manfaat bagi
kelangsungan hidup suatu organisasi, tanpa adanya perubahan maka dapat
dipastikan bahwa usia organisasi tidak akan bertahan lama. Perubahan dapat
terjadi karena sebab-sebab yang berasal dari dalam maupun dari luar
organisasi/perusahaan tersebut.
Tahun 2001, Chairman, President, dan CEO Starbucks Howard Schultz
mundur dari jabatan CEO dan mengurangi kegiatan operasional sehari-hari.
Selama delapan tahun mengawasi, Starbucks pun mengalami krisis yang
memuncak pada tahun 2008. Pada tahun itu Schultz memutuskan kembali
menduduki jabatan CEO dan berusaha mengeluarkan Starbucks dari krisis.
Konsep Starbucks Experience mengalami perubahan demi pertumbuhan
ekonomi, dan Schultz bertekad membuat Starbucks kembali kepada nilai-nilai
dasar, sekaligus memperbaiki kesehatan secara financial.
Ada satu tempat di California yang kumuh, dan salah satu store Starbucks
ada di wilayah tersebut. Akhirnya Schultz mengirimkan memo kepada top
management untuk menyikapi hal ini agar store Starbucks tidak ikut-ikutan
kumuh begitu.
Schultz juga pernah menutup seluruh toko Starbucks di Amerika Serikat
untuk beberapa jam demi keperluan training karyawan. "Keputusan ini secara
ekonomi merugikan karena berapa kerugian jika toko tutup beberapa jam?
Namun, ternyata keputusan berani Howard tersebut justru membawa dampak
baik bagi Starbucks. Banyak konsumen mencari-cari Starbucks, bahkan sengaja
datang untuk minum kopi sebelum ditutup. Setelah buka kembali, para konsumen
puas dengan hasil training dengan meningkatnya kualitas kopi yang dijual.
Akhir tahun 2018, Tepatnya bulan September Starbucks melakukan
perubahan kepemimpinan yang tepatnya dimulai akhir September hingga
November. Perubahan ini termasuk langkah perusahaan melakukan pemutusan
hubungan kerja (PHK).
Hingga Oktober 2017, Starbucks setidaknya mempekerjakan 10 ribu
karyawan di seluruh dunia. Karyawan tersebut bekerja di fasilitas-fasilitas
pendukung, pengembangan toko, serta operasi distribusi, pergudangan dan
manufaktur.
Perubahan sistem kerja dan restrukturisasi bisnis ini merupakan respons pada
perlambatan penjualan. Penjualan Frappucino terus melambat akibat pesatnya
pertumbuhan kedai kopi.
Penurunan penjualan juga menyebabkan harga saham Starbucks jatuh. Dari
awal tahun, mengacu data Bloomberg, saham Starbucks di indeks Standars&Poor
500 Consumer Discretionary sudah turun 18% sejak awal tahun.
Untuk antisipasi penurunan penjualan lebih jauh lagi, Starbucks berencana
menambah menu baru di lebih dari 28 ribu gerai di seluruh dunia. Juni lalu
misalnya, Starbucks menambah menu Frappuccino Strawberry dan Chorizo Sous
Vide Egg Bites.
Selain inovasi di menu, Starbucks juga mendorong inovasi di bidang lain
termasuk otomatisasi sistem inventaris demi mengurangi limbah serta
membiarkan staf meluangkan lebih banyak waktu dengan para pelanggan.
Perusahaan kopi terbesar dunia ini juga melakukan perubahan dalam logo
design berikut perubahan logonya ;

Logo Pertama
Versi awal logo Starbucks diperkenalkan pada tahun 1971, karya dari Terry
Heckled. Tampak disana gambaran siren berekor dua dalam sebuah lingkaran
yang berwarna coklat. Maksudnya ternyata melambangkan kopi yang memiliki
efek memperkuat dan kesan menggoda dari kopi itu sendiri.
Namun, ternyata logo ini mengundang banyak kontroversi. Bagaimana tidak,
karena disana diperlihatkan siren yang bertelanjang dada. Akhirnya dengan
terpaksalah direvisi logo tersebut agar tidak menimbulkan kesan yang tidak-
tidak.
Logo Kedua
Pada revisi ini, rambut siren diperpanjang menutupi dada si siren. Logo yang
direvisi pada tahun 1987 ini membuat sebuah perubahan besar. Yaitu pada
warnanya, dirubah total menjadi warna hijau. Maksudnya adalah mengibaratkan
pertumbuhan, kesegaran, keunikan, dan kemakmuran dari perusahaan yang
berkembang pesat

Namun tetap saja, logo yang sudah direvisi ini mengundang kontroversi.
Alasannya karena posisi siren tersebut yang masih tetap memperlihatkan
badannya.

Logo Ketiga
Logo ini mengalami revisi pada tahun 1992, dengan menurunkan posisi gambar
siren atau lebih terkesan close up. Sehingga hanya memperlihatkan wajah siren,
dan hanya sedikit sekali badan siren. Pusarnya pun hilang di logo ketiga ini.
Logo Keempat
Logo ini mengalami revisi baru-baru ini terkait dengan ulang tahun Starbucks ke
40. Lalu apa yang berbeda dari logo ini? Pada logo ini, lingkaran dan tulisa
Starbucks Coffee dihapuskan. Sehingga hanya memperlihatkan gambar siren
yang close up. Tak hanya itu, logo ini dibuat dengan hanya 1 warna, yaitu hijau.

Namun lagi-lagi, ternyata logo baru ini mendapat banyak kecaman terutama dari
beberapa desainer. Karena logo ini hanya berupa gambar tanpa kata-kata.
Ditambah lagi, logo ini dianggap membuat kuat kesan siren itu sendiri.
Makna Logo
Tentu di balik perubahan-perubahannya, Starbucks tidak tanpa alasan mengubah
logonya. Terutama logo terakhir ini. Mereka dengan berani menghilangkan kata
"coffee" yang memang menjadi identitas mereka.

Ternyata Starbucks mulai berpikir ke dunia luar, tidak hanya pada kopi saja.
Karena dengan "Out of Coffee", mereka akan dengan bebas berinovasi lebih
banyak, dan akan menawarkan produk-produk di luar kopi. Tentunya tanpa
menghilangkan esensi mereka, yaitu kopi.

Dikatakan juga, siren yang khas pada logo Starbucks kini sudah tanpa belenggu
lingkaran lagi setelah 40 tahun. Dan dengan senyumannya yang khas, akan
menyusul brand-brand terkenal lainnya seperti logo centang pada Nike, apel
tergigit pada Apple. Logo-logo tersebut sangat sederhana, tanpa nama, namun
tetap menjadi nomor 1 di dunia. Itulah yang diincar oleh Starbucks.

C. ALASAN STARBUCKS COFFEE MELAKUKAN PERUBAHAN.


Pada tahun 2018 perubahan terjadi pada saat perusahaan ritel kopi terbesar di
dunia itu sedang menghadapi tantangan, yakni kondisi pasar AS yang 'dingin'.
Tak hanya itu, persaingan yang ketat dengan para pesaing juga menyulitkan
perusahaan, terutama ketika memperluas proyek besar-besaran di China.

D. STRATEGI STARBUCKS COFFEE


a. Memancing pelanggan di pagi dan sore hari juga.
Setelah mengatakan akan menutup ratusan toko, warung kopi akan
menawarkan paket murah untuk minum kopi di sore hari. Strategi ini tidak
menjual produk mereka, tetapi untuk meningkatkan angka penjualan. Seperti
kita semua tahu produsen minuman kopi ini akan menutup 600 toko dan
memangkas setidaknya 12 ribu karyawan. Tidak hanya unit usaha berlokasi
di Amerika Serikat saja, 61 dari 84 toko di Negeri Kanguru alias
Australia juga ditutup. Akibatnya, sekitar 700 karyawan akan diberhentikan.
Shock ini dampak resesi ekonomi mengalahkan negara Paman Sam yang
mengakibatkan penurunan daya beli. Kekacauan Ekonomi ini diperparah
dengan harga minyak mentah dunia yang gila dan jumlah perusahaan karena
banyak menganggur keluar dari bisnis. Menyadari kondisi yang kurang
menguntungkan, manajemen Starbucks langsung melakukan berbagai
promosi. Salah satunya ya paket tesebut sore kopi. "Saat ini, kita harus
melihat relevansinya. Konsumen akan mencari harga yang tepat, "kata Vice
President Customer Relationship Management Starbucks Brad Stevens,
seperti dikutip dari Reuters. Target pelanggan, Starbucks cukup cerdik. Dia
tidak hanya menarik pelanggan di sore hari. Namun, juga di pagi hari.
Caranya, Starbuck memberikan diskon kepada pelanggan yang menunjukkan
kuitansi pembelian di pagi hari. Dengan demikian, perusahaan kopi kelas
dunia yang mampu mengeruk pembeli dua kali lipat. Bagi pelanggan yang
menunjukkan tanda terima, maka mereka hanya mengocek dana $ 2 per
cangkir kopi. Hanya dengan uang belanja yang cukup murah untuk ukuran di
Amerika Serikat, pelanggan dilayani kopi atau minuman jenis media grande
ukuran. Para penggemar kopi ini kopi murah dapat mulai pukul 14.00 waktu
setempat. Stevens meyakini, Starbucks mampu mengalahkan pesaingnya
yakni Mc Donalds dan Burger King

b. Insentif Starbucks melakukan kampanye di dunia maya.


Mulai dari Twitter, Facebook, YouTube, ia diartikulasikan demi
menjangkau lebih banyak orang daripada melalui media tradisional. Strategi
pemasaran agak unik yang mereka lakukan, salah satunya adalah untuk ras di
Twitter. Starbucks memanfaatkan kekuatan jaringan situs untuk memberikan
tantangan kepada orang-orang untuk menjadi yang pertama untuk
memposting Starbucks foto poster di Twitter. Kampanye yang dimulai bulan
ini, merupakan langkah untuk melawan kampanye minuman kopi yang
terbuat McDonald's dengan anggaran gila mereka di TV, billboard, dan
lainnya top-line media.
Starbucks percaya, melalui media online, selain anggaran yang mereka
keluarkan bisa ditekan, mereka dapat menangkap lebih banyak jumlah orang.
"Inilah perbedaan antara rilis dari dana jutaan dolar versus jutaan
penggemar," begitu kata Mr Bruzzo dari Starbucks, kedai kopi jaringan yang
telah mendunia ini. Tidak hanya Twitter, situs video YouTube juga
digunakan untuk promosi. Promosi ini dikemas dalam sebuah kontes untuk
karyawan. Rupanya, lomba foto dibuat terinspirasi oleh apa yang rakyat
melalui Facebook dan Twitter. Setiap tahun orang-orang berlomba untuk
posting foto pertama toko Starbucks yang dihiasi warna merah selama
liburan. Begitu juga di Flickr, mereka bersaing untuk memamerkan foto
beberapa foto toko Starbucks di tembakan yang sama. Starbucks optimis
kampanye akan didukung oleh 1,5 juta penggemar Facebook dan 183.000
pengikut di Twitter

E. DAMPAK DARI PERUBAHAN STARBUCKS COFFEE


Akibat untung yang selalu tergerus, akhirnya pendiri Starbuck Schultz
didaulat untuk memimpin kembali kendali operasional harian perusahaan pada
tahun 2008 serta menutup ratusan gerai franchise dan merumahkan ratusan ribu
karyawannya. Starbuck mulai melakukan pelatihan karyawan, mengizinkan
pelanggan membuat sendiri kopi mereka serta menambah varian rasa kopi,
menawarkan Wi-Fi gratis serta meluncurkan program reward sebagai bagian dari
program brandingnya.
Hasilnya cukup menakjubkan dimana penjualan meningkat dan laba menjadi
2 kali lipat ditahun berikutnya. Starbuck juga melakukan ekspansi produknya
dengan memperkenalkan Via, yaitu kopi instan serta mulai menekankan pada
penjualan kopi biji, es krim dan berbagai macam produk pada gerai franchisenya.
Starbuck juga mulai melakukan perhatian pada bidang bisnis yang lain seperti
Tazo Tea serta melakukan ekspansi di China dan telah memiliki lebih dari 400
gerai franchise serta membukan ratusan gerai lagi pada tahun ini.
Perubahan pada logo tersebut juga sebagi kiasan dan perlambang bahwa
Starbuck telah melepas batas-batas sebagai perusahaan gerai kopi dan
berkembang kearah era dan bidang yang sama sekali baru.
Merek Starbuck beserta branding dan logonya telah berada pada suatu titik
dimana kopi dan segala sesuatu yang berasosiasi kopi adalah terlalu kecil dan
terbatas karena Starbuck sekarang telah menjual pengalaman dan gaya hidup
dimana kopi hanyalah salah satunya karena hal tersebut itulah maka logo lama
Starbuck terkesan terlalu sempit dan mengikat.
Dengan logo Starbuck yang baru maka perusahaan tersebut kini telah
menjelma menjadi seperti Nike atau Apple yang telah membuat konsumen
bercerita mengenai logo mereka. Starbuck juga telah berhasil menghidari
langkah salah dari Gap yang meluncurkan logo baru mereka untuk kemudian
ditarik kembali setelah mendapatkan kritikan pedas dari konsumen.
Selain mengubah logo, Starbuck juga sedang melakukan uji coba terhadap
sistem order baru yang memungkinkan pelanggan membayar kopi melalui
telepon genggam serta melakukan program reward yang memberikan diskon
apabila berbelanja pada tempat lain. Starbuck juga merencanakan untuk menjual
anggur dan bir dimalam hari pada cafe franchise tertentu. Starbuck juga
berencana untuk terjun kedalam bisnis restauran dalam waktu dekat yang sudah
tentu akan menjadi kejutan bagi kita semua.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dalam kehidupan manusia, perubahan tidak dapat dihindari. Dimulai oleh dunia
usaha yang lebih dulu menyadari pentingnya perubahan bagi peningkatan kualitas
produksi yang dihasilkan, sampai ke administrasi pemerintahan. Berbagai upaya dan
pendekatan telah dilakukan untuk memecahkan masalah yang timbul akibat adanya
perubahan. Oleh karena perubahan memang selalu terjadi dan pasti akan selalu
terjadi, pimpinan organisasi baik organisasi pemerintah maupun non-pemerintah
disamping harus memiliki kepekaan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi
diluar organisasi yang dipimpinnya dan mampu memperhitungkan dan
mengakomodasikan dampak dari perubahan-perubahan yang terjadi itu, mutlak perlu
pula untuk mempunyai keterampilan dan keberanian untuk melakukan perubahan
didalam organisasi demi peningkatan kemampuan organisasional untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan.
Oleh karena itu untuk menghadapi perubahan kita perlu melakukam manajemen
perubahan yang berarti upaya yang dilakukan untuk mengelola akibat-akibat yang
ditimbulkan karena terjadinya perubahan dalam organisasi. Tidak banyak orang yang
suka akan perubahan, namun walau begitu perubahan tidak bisa dihindarkan. Harus
dihadapi. Karena hakikatnya memang seperti itu maka diperlukan satu manajemen
perubahan agar proses dan dampak dari perubahan tersebut mengarah pada titik
positif.

3.2 Saran
Saran dari penulis untuk STARBUCKS COFFEE perusahaan harus memberikan
pelatihan kepada karyawan perusahaan agar dapat menyesuaikan perubahan yang
dilakukan perusahaan, serta sosialisasi perubahan harus ditingkatkan baik kepada
pihak internal maupun pihak eksternal agar tidak terjadi kesalah pahaman yang
dapat menghambat proses perubahan tersebut.
DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Starbucks

https://lifestyle.kompas.com/read/2011/05/05/09285043/Bagaimana.Starbucks.Bangkit.dari
.Krisis

https://smart-money.co/kiat-sukses/cara-mendongkrak-penjualan-yang-turun-ala-starbucks

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180925110805-92-332938/starbucks-ubah-
struktur-perusahaan-dan-kurangi-tenaga-kerja

https://economy.okezone.com/read/2018/06/08/320/1908152/ceo-starbucks-howard-
schultz-mengundurkan-diri

https://elib.unikom.ac.id/files/disk1/704/jbptunikompp-gdl-feniaamali-35187-1-unikom_f-
i.pdf

http://asminarahm1998.blogspot.com/2017/04/makalah-manajemen-operasional-
starbuck.html