Anda di halaman 1dari 16

A.

PENGKAJIAN
1. Data Umum
Kepala Keluarga (KK) : Tn. A
Umur : 65 Tahun
Alamat : Desa Tawia
Pekerjaan KK : Wiraswasta
Pendidikan KK : SD
Tipe Keluarga : Keluarga Inti (Nuclear Family)
Suku Bangsa : Banjar
Agama : Islam
Komposisi Keluarga :
Status
No Nama L/P Umur Hubungan Pendidikan Agama Pekerjaan
Kesehatan
1 Tn.A L 65 thn Ayah SD Islam Wiraswasta Sehat
2 Ny.M P 53 thn Ibu SD Islam Wiraswasta Sehat
3 An.L P 17 thn Klien SMA Islam Pelajar Sakit

Genogram

Keterangan :
Perempuan

Laki-laki

X Meninggal Dunia

Klien
1. Status sosial ekonomi
1.1 Pendapatan
Pendapatan keluarga dalam satu bulan tidak menentu, antara
Rp.1.000.000 – RP 2.000.000, penghasilan tersebut digunakan untuk
kebutuhan sehari-hari, dan untuk biaya pendidikan anaknya.
1.2 Sosial
Keluarga Tn.A aktif dalam mengikuti kegiatan masyarakat, seperti
pengajian dan yasinan, dan hubungan keluarga dengan masyarakat
sekitar berjalan dengan baik.

2. Aktivitas rekreasi keluarga


Yang dilakukan keluarga dalam waktu senggang adalah berkumpul dan
nonton TV bersama anggota keluarga. Rekreasi bersama dilakukan oleh
keluarga yaitu tidak menentu tetapi jika ada acara keluarga maka keluarga
Tn.A sering keluar kota untuk menghadirinya.

II. Riwayat dan Perkembangan Keluarga Saat Ini


2.1 Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Pada saat ini keluarga Tn.A sedang berada pada tahap perkembangan
keluarga inti yaitu pada tahap keluarga dengan Ayah, ibu dan anak.
Dari tugas perkembangan keluarga menurut Duvalla and Miller, pada
keluarga Tn.A tugas-tugas perkembangan tersebut sebagian sudah
terpenuhi yaitu:
1) Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar (belum terpenuhi)
2) Membantu orang tua, suami / istri / anak yang sedang sakit dan
memasuki masa tua (sudah terpenuhi)
3) Membantu anak untuk mandiri di masyarakat ( belum terpenuhi)
4) Penataan kembali peran dan kegiatan rumah tangga (sudah terpenuhi)

2.2 Riwayat kesehatan keluarga inti


Dari seluruh anggota keluarga terdapat 1 orang yang memiliki masalah
kesehatan yaitu An.L yang mempunyai riwayat penyakit yang cukup
serius, An.L pernah mengalami gastritis akut sekitar 6 bulan yang lalu.

2.3 Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya


Dari hasil pengkajian didapatkan data bahwa dari seluruh anggota
keluarga tidak ada yang pernah mengalami penyakit serius ataupun
menular, kecuali An.L yang mempunyai riwayat penyakit gastritis akut.

III. Data Lingkungan


3.1 Karakteristik rumah:
Status kepemilikan rumah adalah milik sendiri, rumah Tn.A bahannya
dari kayu, tipe rumah sangat sederhana (semi permanen) yang panjangnya
± 4 m, dan lebarnya ± 3 m, ada terdapat sedikit halaman namun tidak
terawat dan tidak dimanfaatkan. Rumah Tn.A berada tepat di pinggir jalan
dan terdapat teras untuk menghubungkan jalan dengan rumah Tn.A, selain
itu terdapat ruang tamu, 1 kamar tidur, dapur sekaligus tempat keluarga
makan dan nonton TV. Jendela selalu terbuka disiang hari dan tertutup
dimalam hari, penerangan yang digunakan adalah listrik. Terdapat tempat
khusus untuk mandi dan mencuci piring disamping rumah. Dan untuk
BAB dan BAK keluarga Tn.A mengggunakan WC sendiri. Kebersihan
rumah cukup bersih. Sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
berasal dari air sumur bor depan rumah.
Sumber pembuangan air limbah dikolong rumah, dan air limbah
tergenang dikolong rumah.
Denah:

1. Teras
4 3 2. Ruang tamu
3. Kamar tidur
5 4. Dapur
5. Tempat mandi dan
6 mencuci
2 6. WC

3.2 Karakteristik Tetangga dan Komunitas


Keluarga ini membina hubungan yang baik dengan tetangga sekitar
rumahnya terbukti dengan seringnya tetangga main ke teras rumahnya
untuk berbincang – bincang dengan anggota keluarga serta tampak
kepedulian tetangga terhadap anggota keluarga dengan saling tolong
menolong dalam jika anggota keluarga mengadakan acara (selamatan).
Keluarga juga cukup aktif bermasyarakat dengan mengikuti kegiatan yang
ada dalam masyarakat.

3.3 Mobilitas Geografis Keluarga


Keluarga Tn.A sudah lama tinggal di desa tawia, sebelum menikakah
Tn.A tinggal serumah dengan saudara ibunya dan satu adiknya di desa
tawia.

3.4 Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


Keluarga Tn.A mengetahui perkumpulan yang ada dimasyarakat desa
tersebut yaitu acara keagamaaan seperti yasinan, dan keluarga Tn.A ikut
terlibat dalam kegiatan tersebut. Keluarga Tn.A merasa dengan mengikuti
kegiatan yang ada di masyarakat dapat mempererat silaturahmi dan
hubungan kekeluargaan antara keluarganya dengan masyarakat sekitar.

3.5 Sistem pendukung keluarga


Jika keluarga Tn.A memerlukan bantuan maka para tetangga sekitar
rumah bersedia membantu. Tn.A merawat anaknya sendiri jika istrinya
sedang bekerja dan dirinya tidak pergi keladang. Keluarga Tn.A
mempunyai satu buah kendaraaan roda dua (sepeda motor) sebagai alat
transportasi yang biasa digunakan.

IV. Struktur Keluarga


4.1 Struktur peran:
Tn.A sebagai kepala rumah tangga dan petani, sehari-harinya ke ladang
dan melaksanakan tugasanya sebagai kepala rumah tangga yaitu merawat
istri dan anaknya.

4.2 Nilai atau norma keluarga:


Keluarga Tn.A menganut agama islam dan dalam keluarga diajarkan nilai-
nilai dan norma agama islam yang dianut oleh kelurga kepada seluruh
anggota keluarga, dan saling menghargai dalam keluarga. Dan keluarga
Tn.A juga mematuhi norma-norma yang di masyarakat.

4.3 Pola komunikasi keluarga:


Komunikasi antar anggota keluarga terbina hubungan yang baik. Dalam
menghadapi setiap masalah selalu diadakan musyawarah dalam keluarga.
4.4 Struktur kekuatan keluarga:
Dalam beraktivitas sehari-hari keluarga saling perhatian dan merasakan
bahwa mengatasi masalah menjadi tanggung jawab bersama.

V. Fungsi Keluarga
5.1 Fungsi Efektif:
Fungsi afektif keluarga Tn.A Nampak cukup rukun dan harmonis serta
saling memperhatikan satu sama lainnya, Tn.A dan istri sangat perhatian
terhadap anaknya serta menerima pendapat sang anak. Apabila ada
anggota lain yang membutuhkan maka seluruh anggota keluarga akan
membantu sesuai dengan kemampuan. Dan keluarga Tn.A cukup aktif
dalam kegiatan sosial yang ada di masyarakat, Tn.A dan istri juga
membawa anaknya untuk terlibat dalam kegiatan masyarakat di desa
tersebut.

5.2 Fungsi Sosialisasi:


Hubungan antar anggota keluarga baik, tampak kepedulian anggota
keluarga dengan saling tolong menolong dalam melaksanakan tugas di
dalam keluarga. Keluarga ini juga membina hubungan yang baik dengan
tetangga sekitar rumahnya terbukti dengan seringnya tetangga main ke
rumahnya dan seringnya keluarga berkunjung ke tetangganya untuk
berbincang–bincang. Keluarga Tn.A juga aktif dalam kegiatan yang ada di
masyarakat seperti yasinan.

5.3 Fungsi Reproduksi:


Tn.A mempunyai satu orang anak yaitu satu perempuan. Tn.A
mengatakan mempunyai satu orang anak dan anaknya masih tinggal
serumah dengannya.

5.4 Fungsi Ekonomi:


Penghasilan keluarga Tn.A perbulannya sekitar Rp. 1.000.000–
2.000.000. Sumber penghasilan di dapat oleh kepala keluarga dan istri.

5.5 Perawatan Kesehatan:


Untuk masalah pengobatan keluarga Tn.A lebih mempercayakan
perawatan kesehatan kepada pengobatan tradisional dan mendatangi
orang pintar. Keluarga Tn.A cukup mampu merawat anggota keluarga
dengan masalah kesehatan gastrtis tetapi masih banyak belum memahami
tentang bagaimana perawatan yang benar. Sampai sekarang Tn.A dan
keluarga masih kurang mengetahui apa yang menjadi penyebab gastritis
dan cara penangannya.

VI. Stress dan Koping Keluarga


6.1 Stressor jangka pendek dan panjang:
- Stressor jangka pendek:
Tn.A mengatakan merasa khawatir saat anaknya mengalami gejala
gastritis akut

- Stressor jangka panjang


Tn.A mengatakan merasa khawatir dengan seiring bertambahnya usia
penyakit anaknya akan semakin parah dan ditambah lagi dengan
penghasilan keluarga yang tidak seberapa serta harus memikirkan biaya
pendidikan anaknya.

6.2 Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor:


Apabila An.L merasa pusing dan susah tidur serta sakit di ulu hati An.L
segera meminum obat yang sudah disediakan. Tetapi keluarga kurang
memahami tentang pencagahan yang dialami An.L seperti menjaga
makanan yang boleh dan yang harus dihandari An.L. Keluarga Tn.A juga
menyisihkan sedikit uangnya untuk biaya pendidikan-anaknya.

6.3 Strategi koping yang digunakan:


Strategi koping yang digunakan keluarga Tn.A dimana keluarga Tn.A
merencanakan langkah apa yang akan diambilnya nanti jika penyakit
anaknya kambuh dan terkait dengan pendidikan anaknya.

6.4 Strategi adaptasi disfungsional:


Keluarga Tn.A cukup rukun dan harmonis serta bersifat ramah dan
perhatian terhadap anaknya, didalam keluarga Tn.A tidak pernah terdapat
atau melakukan kekerasan, perlakuan kejam terhadap anak,
mengkambing hitamkan anak, serta tidak pernah memberikan ancaman
dalam menyelesaikan masalah.

6.5 Harapan keluarga:


Tn.A berharap agar penyakit gastritis akut An.L tidak akan kambuh dan
mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan tepat dengan biaya
yang terjangkau.
VII. Pemeriksaaan Kesehatan Tiap Individu Anggota Keluarga
Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan satu anggota keluarga yang
bermasalah yaitu An.L

Nama Pemeriksaan Hasil


An.L Kepala Bentuk kepala normal, rambut tampak
hitam dan berdistribusi normal serta tidak
ada luka pada bagian kepala

Mata Bentuk mata normal dan simetris, sklera


tidak ikterik, konjungtiva tidak anemis,
tidak ada gangguan penglihatan dan klien
tidak memakai alat bantu penglihatan

Hidung Bentuk hidung normal, tampak bersih dan


tidak ada polip. Fungsi penciuman klien
normal

Telinga Bentuk telinga normal, simetris dan


Nampak bersih, tidak terdapat gangguan
pendengaran

Leher Bentuk leher normal dan tidak terdapat


adanya pembesaran kelenjar tiroid

Dada Bentuk dada normal dan simetris


pengembangan dada simetris,
RR: 20x/menit
Taktil fermitus normal
Perkusi paru sonor
Auskultasi bunyi nafas vesikuler
Tidak ada suara nafas tambahan
Bunyi jantung normal. Tidak ada suara
jantung tambahan.

Abdomen Bentuk abdomen normal, tidak terdapat


asites. Bising usus 11x/menit. Terdapat
nyeri tekan pada abdomen khusunya ulu
hati. Hasil perkusi didapatkan bunyi
timpani. Pengkajian nyeri P:Gastritis akut,
Q:Nyeri seperti tertusuk, R:Ulu hati,
S: 4(Scale0-10), T:Hilang timbul

Ekstremitas Atas:
Tidak ada luka, tidak ada gangguan dan
berfungsi dengan normal Atas:
Pada ekstremitas atas tidak ada luka, tidak
ada gangguan dan semua organ berfungsi
dengan normal.
Bawah:
Pada ekstremitas atas tidak ada luka, tidak
ada gangguan dan semua organ berfungsi
dengan normal.

TTV TD :120/80 mmHg


N : 88x/menit
RR:20x/menit

B. Diagnosa Keperawatan Keluarga


1. Analisa Data

No Data Penyebab Masalah


1. DS: Penyakit Ketidak
 An.L mengatakan pernah gastritis mampuan
mengalami gastritis akut keluarga
sekitar 6 bulan yang lalu. merawat
 Untuk masalah pengobatan anggota
keluarga An.L mengatakan keluarga nya
lebih mempercayakan yang sakit B.D
perawatan kesehatan kepada kurang
pengobatan tradisional dan pengetahuan
mendatangi orang pintar. tentang
penyakit dan
DO: faktor-faktor
 Keluarga An.L nampak masih penyebab
banyak belum memahami penyakit
tentang bagaimana perawatan tersebut
yang benar. Sampai sekarang
An.L dan keluarga masih
kurang mengetahui apa yang
menjadi penyebab gastritis dan
cara penangannya.
 TTV:
TD :120/80 mmHg
N : 88x/menit
RR:20x/menit
2. DS: Sanitasi Ketidak
 Tn.A mengatakan sumber air lingkungan yang mampuan
untuk keperluan sehari-hari kurang baik keluarga
berasal dari air sumur bor. mengenal
 Ny.A mengatakan kebiasaan masalah
keluarga ini membuang kesehatan
sampah dengan cara dibakar lingkungan
dan terkadang langsung yang dapat
dibuang keluar rumah. mempengaruhi
kesehatan B.D
DO: ketidak tahuan
 Sumber pembuangan air keluarga
limbah dikolong rumah, dan tentang
air limbah tergenang dikolong pentingnya
rumah. kebersihan
lingkungan

2. Perumusan Diagnosa Keperawatan


1. Ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga nya yang sakit
B.D kurang pengetahuan tentang penyakit dan faktor-faktor penyebab
penyakit tersebut
2. Ketidak mampuan keluarga mengenal masalah kesehatan lingkungan
yang dapat mempengaruhi kesehatan B.D ketidak tahuan keluarga
tentang pentingnya kebersihan lingkungan
3. Scoring Prioritas Masalah
Penyakit gastritis
No Kriteria Skala Bobot Scoring Pembenaran
1. Sifat 3 1 3/3x1=1 Merupakan salah
masalah: satu ancaman
Skala: kesehatan karena
 Tidak/ gastritis kronik
kurang merupakan salah
sehat satu penykit yang
serius dan dapat
membahayakan
kondisi klien
2. Kemungkinan 1 2 1/2x2=1 Berdasarkan
masalah prognosanya
untuk diubah: masalah gastritis
Skala: kronik hanya
 Sebagian sebagian kecil bisa
sembuh, dan hanya
bisa dilakukan
tindakan
pencegahan, dan
klien menderita
penyakit tersebut
sudah berbulan –
bulan.

3. Potensial 2 1 2/3x1=2/3 Penyakit gastritis


masalah memungkinkan
untuk untuk dicegah
dicegah: dengan menghindari
Skala: faktor resiko.
 Cukup Keluarga mau
diajak kerjasama
(kooperatif).
4. Menonjolnya 2 1 2/2x1=1 Bila tidak segera
masalah: ditanganni maka
Skala: akan terjadi
 Masalah komplikasi lebih
berat, harus lanjut, dan dapat
segera membahayakan
ditangani nyawa klien.
Total 3 2/3

Sanitasi lingkungan yang kurang baik


No Kriteria Skala Bobot Scoring Pembenaran
1. Sifat 2 1 2/3x1=2/3 Karena dengan
masalah: sanitasi lingkungan
Skala: yang kurang baik
 Ancaman akan berdampak
kesehatan buruk pada
kesehatan
2. Kemungkinan 1 2 1/2x2=1 Masalah hanya
masalah dapat ditangani
untuk diubah: sebagian, karena
Skala: terbatasnya sarana
 Sebagian prasarana yang ada
dilingkungan
tersebut, tidak
terdapat nya tempat
pembuangan
sampah sementara
3. Potensial 2 1 2/3x1=2/3 Masalah cukup
masalah dapat dicegah
untuk apabila adanya
dicegah: kesadaran keluarga
Skala: untuk merubah
 Cukup prilaku kebiasaan
yang kurang sehat,
seperti tidak
membuang sampah
plastik sembarangan
4. Menonjolnya 2 1 2/2x1=1 Karena jika masalah
masalah: sanitasi lingkungan
Skala: yang kurang baik
 Masalah diabiarkan dan tidak
berat, harus ditangani maka
segera akan berdampak
ditangani buruk bagi
kesehatan warga
termasuk klien.
Total 3 1/3

4. Proritas Diagnosa Keperawatan

No. Diagnosa Keperawatan Skor


1. Ketidak mampuan keluarga merawat anggota 3 2/3
keluarga nya yang sakit B.D kurang pengetahuan
tentang penyakit dan faktor-faktor penyebab
penyakit tersebut

C. Rencana Asukan Keperawatan


Diagnosa Keprawatan:
Ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga nya yang sakit B.D
kurang pengetahuan tentang penyakit dan faktor-faktor penyebab penyakit
tersebut
Tujuan Kriteria Hasil/Standart Intervensi
Setelah 5x Setelah 5x  Keluarga dapat  Kaji pengetahuan
kunjungan instruksi keluarga mengerti apa keluarga tentang
rumah, dapat itu penyakit penyakit gastritis.
keluarga dapat menyebutkan gastritis  Jelaskan apa itu
merawat tentang :  Keluarga dapat penyakit gastritis
anggota  Pengertian menyebut kan kepada keluarga
keluarga yang penyakit faktor-faktor dengan meng
sakit gastritis dan yang gunakan bahasa
faktor-faktor menyebabkan yang mudah
yang timbulnya dipahami
menyebab penyakit  Jelaskan faktor-
kannya gastritis faktor penyebab
 Akibat /  Keluarga dapat penyakit gastritis
komplikasi menyebut kan serta
nya cara penanga komplikasinya
 Cara nan penyakit  Jelaskan pada
penanganan gastritis. keluarga tanda dan
penyakit gejala gastritis
gastritis.  Jelaskan kepada
keluarga tentang
penanganan
gastritis
 Evaluasi anggota
keluarga tentang
apa yang sudah
dijelaskan

D. Implementasi

Tanggal/ Diagnosa
Implementasi
waktu Keperawatan
Kamis, 11 Ketidak mampuan  Mengkaji pengetahuan keluarga tentang
januari keluarga merawat penyakit gastritis
2018 anggota keluarga nya
Jam: 09.00 yang sakit B.D kurang
pengetahuan tentang
Sabtu, 13 penyakit dan faktor-
 Menjelaskan apa itu penyakit gastritis
januari faktor penyebab kepada keluarga dengan menggunakan
2018 penyakit tersebut bahasa yang mudah dipahami
Jam: 09.00
 Menjelaskan faktor-faktor penyebab
penyakit gastritis serta komplikasinya
 Menjelaskan pada keluarga tanda dan gejala
gastritis
 Menjelaskan kepada keluarga tentang
penanganan gastritis.
 Mengevaluasi anggota keluarga tentang apa
yag sudah dijelaskan

Minggu, 14
januari  Menjelaskan apa itu penyakit gastritis
2018
kepada keluarga dengan menggunakan
Jam: 10.00
bahasa yang mudah dipahami
 Menjelaskan faktor-faktor penyebab
penyakit gastritis serta komplikasinya
 Menjelaskan pada keluarga tanda dan gejala
gastritis
 Menjelaskan kepada keluarga tentang
penanganan gastritis.
 Mengevaluasi anggota keluarga tentang apa
Senin, 15 yag sudah dijelaskan
januari
2018
Jam: 08.00  Menjelaskan apa itu penyakit gastritis
kepada keluarga dengan menggunakan
bahasa yang mudah dipahami
 Menjelaskan faktor-faktor penyebab
penyakit gastritis serta komplikasinya
 Menjelaskan pada keluarga tanda dan gejala
gastritis
 Menjelaskan kepada keluarga tentang
Rabu, 17 penanganan gastritis.
januari  Mengevaluasi anggota keluarga tentang apa
2018 yag sudah dijelaskan
Jam: 09.00

 Menjelaskan apa itu penyakit gastritis


kepada keluarga dengan menggunakan
bahasa yang mudah dipahami
 Menjelaskan faktor-faktor penyebab
penyakit gastritis serta komplikasinya
 Menjelaskan pada keluarga tanda dan gejala
gastritis
 Menjelaskan kepada keluarga tentang
penanganan gastritis.
 Mengevaluasi anggota keluarga tentang apa
yag sudah dijelaskan

E. Evaluasi (Catatan Perkembangan Keluarga)


No.
Tanggal Jam Evaluasi Paraf
Diagnosa
1 Kamis, 11 09.30 S:
januari  Keluarga Ny.F mengatakan tidak
2018 mengetahui pengertian gastritis
 Keluarga mengatakan kurang
mengetahui penyebab, tanda dan
gejala serta penanganan gastritis

O:
 Keluarga Ny.F kooperatif
 Keluarga belum dapat menyebutkan
pengertian gastritis
 Keluarga dapat menyebutkan
sebagian penyebab, tanda dan gejala
serta cara penanganan gastritis namun
masih kurang tepat

A:
 Masalah belum teratasi

P: Intervensi dilanjukan
 Jelaskan pada keluarga tentang
pengertian, penyebab, tanda dan
gejala, serta penanganan gastritis
 Evaluasi ulang implementasi
Sabtu, 13 09.30 S:
januari  Keluarga Ny.F mengatakan sudah
2018 sedikit mengetahui apa itu penyakit
gastritis, penyebabnya dan cara
penanganannya.

O:
 Keluarga Ny.F kooperatif
 Keluarga dapat menyebutkan
pengertian gastritis namun masih
kurang tepat
 Keluarga dapat menyebutkan
sebagian penyebab, tanda dan gejala
serta cara penanganan gastritis

A:
 Masalah teratasi sebagian

P: Intervensi dilanjukan
 Jelaskan pada keluarga tentang
pengertian, penyebab, tanda dan
gejala, serta penanganan gastritis
 Evaluasi ulang implementasi
Minggu, 10.30 S:
14 januari  Keluarga Ny.F mengatakan sudah
2018 sedikit mengetahui apa itu penyakit
gastritis, penyebabnya dan cara
penanganannya.

O:
 Keluarga Ny.F kooperatif
 Keluarga dapat menyebutkan
pengertian gastritis namun masih
kurang tepat
 Keluarga dapat menyebutkan
sebagian penyebab, tanda dan gejala
serta cara penanganan gastritis

A:
 Masalah teratasi sebagian

P: Intervensi dilanjukan
 Jelaskan pada keluarga tentang
pengertian, penyebab, tanda dan
gejala, serta penanganan gastritis
 Evaluasi ulang implementasi
sebelumnya.
Senin, 15 08.30 S :
januari  Keluarga Ny.F mengatakan bahwa
2018 mereka telah mengetahui tentang
penyakit gastritis

O :
 Keluarga Ny.F kooperatif
 Keluarga dapat menyebutkan faktor-
faktor penyebab penyakit dan
penanganan penyakit gastritis

A :
 Masalah teratasi

P : Intervensi dilanjukan
 Evaluasi ulang implementasi
sebelumnya

Rabu, 17 08.30 S :
januari  Keluarga Ny.F mengatakan bahwa
2018 mereka telah mengetahui tentang
penyakit gastritis

O :
 Keluarga Ny.F kooperatif
 Keluarga dapat menyebutkan faktor-
faktor penyebab penyakit dan
penanganan penyakit gastritis

A :
 Masalah teratasi

P : Intervensi dilanjukan
 Evaluasi ulang implementasi
sebelumnya

Banjarmasin, 2018

Preseptor Klinik, Preseptor Akademik,

(…………………..……..) (…………………..……..)