Anda di halaman 1dari 13

8.

1 Tujuan
1. Dapat menggambarkan sketsa garis-garis medan listrik disekitar penghantar
lurus,penghantar meligkar dan solenoid yang dialiri listrik.
2. Mengetahui hubungan antara kuat arus dan garis –garis medan magnet yang
terbentuk.
3. Mengidentifikasi perbedaan kuat medan magnet yang terbentuk disetiap
penghantar dengan arus konstan.
8.2 Landasan Teori
Elektromagnet adalah magnet yang terjadi karena aliran listrik pada kumparan
berinti beso. Elektromagnet ini meiliki beberapa kelebihan dibandingkan magnet
permanen.
Kelebihan – kelebihan tersebut antara lain :
1. Sifat kemagnetan dapat diperbesar dengan cara memperbanyak jumlah liltan
atau memperbesar arus listrik.
2. Sifat kemagnetanya dpat dihilangkan dengan cara memutus arus listrik dan
dapat ditimbulkan kembali dengan cara menyambung arus listrik.
3. Kutub-kutub magnetnya dapat menyambung arus listrik.
4. Kutub – kutub magnetnya dapat ditukardengan cara mengubah arah arus
listrik.

Medan magnet adalah daerah yang ada disekitar magnet objek –objek
mangnetiklain dapat terpengaruh oleh gaya magnetismenya. Macam-macam
penghantar medan magnet yaitu :
1. Medan magnet pada kawat penghantar lurus.
Besarnya medan magnet disekitar kawat lurus panjand berarus listrik
dipengaruhi oleh besarnya kuat arus listrik dan jarak tinjauan titik terhadap
kawat. Semakin besar kuat arus semakin besar kuat medan magnetnya,
semakin jauh jaraknya terhadap kawat semakin kecil kuat medan magnetnya.
Berdasarakan BIOT SAVART, kuat medan magnet pada kawat lru panjang
tak terhingga adalah
BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26

𝜇0𝐼
𝛽=
2𝜋𝑎

Untuk jumlah N lilitan , maka

𝜇0𝐼𝑁
𝛽=
2𝜋𝑎

 = Medan Magnet ( T )
0 = permeabilitas vakum ( 4x 10-7 Wb/A.m)
I = Kuat Arus listrik ( A)
A = Jarak titik p dari kawat (m)

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 2


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26

2. Medan magnet pada kawatpenghantar Melingkar


Kemampuan catu daya mempu mensuplai arus hanya sekitar
5A. untuk mendapatkan arus yang besar digunakan bentuk kumparan
melingkar beberapa lilitan, arus yang sama melewati titik yang sama
beberapa kali yang ekuivalen dengan arus besar mealui penghantar
tunggal.
Besar dan arah medan magnet disumbu kawat melingkar
berarus listrik dapat ditentukan

𝜇0𝐼𝑎
𝛽𝑝 = 𝑠𝑖𝑛𝜃
2𝑟 2

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 3


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26

Untuk jumlah N lilitan

𝜇0𝐼𝑁
𝛽𝑝 = 𝑠𝑖𝑛𝜃
2𝑟 2

p = Induksi Magnetdi p ( T )
0 = permeabilitas vakum ( 4x 10-7 Wb/A.m)
I = Kuat Arus listrik ( A)
P = Jarak titik p dari ke pusat lingkarant (m)
 = sudut antara sumbu kawat dan garis hubung P ke titik
N = Jumlah lilitan
X = jarak titik P ke pusat lingkaran ( m)

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 4


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26

3. Medan magnet pada solenoid


Sebuah kawat dibentuk seperti spiral yang selanjutnya disebut
kumparan, apabila dialiri arus listrik maka akan berfungsi seperti
magnet batang.
Solenida adalah gabungan kawat melingkar dengan jumlah
tertentu membentuk system yang disebut solenoid.
Besarnya medan magnet di sumbu pusat solenoid dapat
dihitung dengan rumus.

𝜇0𝐼𝑁
𝛽0 =
𝐿

0 = Induksi Magnet pada pusat solenoida ( T )


0 = permeabilitas vakum ( 4x 10-7 Wb/A.m)
I = Kuat Arus listrik ( A)
N = Jumlah lilitan
L = Panjang solenoida ( m)

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 5


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 6


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26

8.3 Metodologi Praktikum


8.3.1 Skema proses

Siapkan Alat dan Bahan

Susun rangkaian

Amati perubahan serbuk besi

Gambarkan garis garis medan magnet

Pengumpulan dan pengolahan data

Analisa

Kesimpulan

8.3.2 Penjelasan Skema Proses


1. Medan magnet penghantar lurus
1.1 Alat dan bahan disiapkan
1.2 Kompas perajah ditempatkan pada permukaan kotak magnet
penghantar lurus, di setipa sisinya dan diamati arah kompasnya.
1.3 Kabel penghubung di sambungkan ke catu daya dan ke medan magnet
penghantar lurus
1.4 Catu daya dinyalakan dengan tegangan 2v

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 7


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26
1.5 Seburk besi ditaburkan secukupnya
1.6 Kompas perajah diamati kembali.
1.7 Pola garis magnet padakawat lurus digambarkan.
2. Medan magnet penghantar melingkar
2.1 Alat dan Bahan disiapkan
2.2 Kompas perajah ditempatkan pada permukaan kotak magnet
penghantar Melingkar di setiap sisinya dan diamati arah kompasnya
2.3 Kabel penghubung di sambungkan ke catu daya dan ke medan magnet
penghantar melingkar.
2.4 Catu daya dinyalakan dengan tegangan 2v
2.5 Seburk besi ditaburkan secukupnya
2.6 Kompas perajah diamati kembali.
2.7 Pola garis magnet padakawat lurus digambarkan
3. Medan magnet solenoid
3.1 Alat dan Bahan disiapkan
3.2 Kompas perajah ditempatkan pada permukaan kotak magnet solenoida
di setiap sisinya dan diamati arah kompasnya
3.3 Kabel penghubung di sambungkan ke catu daya dan ke medan magnet
solenoida.
3.4 Catu daya dinyalakan dengan tegangan 2v
3.5 Seburk besi ditaburkan secukupnya
3.6 Kompas perajah diamati kembali.
3.7 Pola garis magnet padakawat lurus digambarkan
3.8 Lilitan solenoid dihitung untuk menghitung N nya
8.4 Alat dan bahan
8.4.1 Alat
1. Catu daya 1 buah
2. Kabel penghubung 1 buah
3. kompas perajah 4 buah

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 8


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26
5. penghantar lurus 1 buah
6. Penghantar melngkar 1 buah
7. solenoid 1 buah
8.4.2 Bahan
1. Serbuk besi secukupnya

8.5 Pengumpulan dan Pengolahan Data


8.5.1 Pengumpulan Data
Penghantar Gambar pola garis-garis magnet I(Ampere) B(Tesla)
Penghantar Sebelum I = V/R 𝜇0𝐼
𝛽=
2𝜋𝑎
lurus V=2V
a =0,0 2m
R = 0,8 
𝛽 1= 2,5 x 10-5T
I1= 2,5 A

sesudah

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 9


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26
Penghantar Sebelum I = V/R 𝜇0𝐼𝑎
𝛽1 = 𝑠𝑖𝑛𝜃
2𝑟 2
melingkar V=2V
a =0,02m
R = 0,8 
r=0,0278 m
I1= 2,5 A
𝛽 1= 4 x 10-5T
sesudah

Solenoid Sebelum I = V/R 𝜇0𝐼𝑁


𝛽 =
𝐿
V=2V
a= 0,02 m
R = 0,8 
N= 20
I1= 2,5 A
L = 2,1 x 10-2 m
𝛽 1= 1,4 x 10-4T
sesudah

8.5.2 Pengolahan data


 Penghantar lurus
0𝜇 𝐼 𝑉
𝛽1 = 2𝜋𝑎 = I=𝑅
4𝜋𝑥 10−7 𝑥 2,5 2
𝛽1 = I= = 2,5 𝐴
2𝜋 2𝑥 10−2 0,8

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 10


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26
𝛽1=2,5 x 10-5 T
 Penghantar melingkar
𝜇0𝐼𝑎 𝑉
𝛽1 = 𝑠𝑖𝑛𝜃 I=𝑅
2𝑟 2
4𝜋𝑥 10−7 𝑥 0,02𝑥 sin 90 2
𝛽1 = I= = 2,5 𝐴
2(0,0278)2 0,8

𝛽1 = 4 𝑥 10−5 𝑇
 Solenoida
𝜇0𝐼𝑁 𝑉
𝛽𝑝 = I=
𝐿 𝑅
4𝜋𝑥 10−7 𝑥 2,5 𝑥 20 2
𝛽𝑝 = I= = 2,5 𝐴
21 𝑥 10−3 0,8

𝛽𝑝 = 1,4 x 10−4 𝑇

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 11


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26
8.5 Analisa
Dari tiga percobaan tersebut yaitu kawat lurus, kawat melingkar, dan solenoid
pada percobaan pertama diletakan kompas disisi kotak tersebut dan belum di
aliri listrik ketiga pernghantar tersebut pada awalnya jarum kompas
menunjukan arah kutub utara , ketika sudah dialiri listrik ke ketiga kompas
penghantar tersebut kutub- kutub pada kompas bergerak dikarenakan adanya
medan magnet. Kompas tesebut bergerak mengikuti arah medan magnet
tersebut. Pada ketiga pernghantar memiliki arah kompas yang berbeda-beda.
Jadi semakin besar kuat arus yang diberikan maka semakin besar pula medan
magnet yang ada pada kawat dan semakin kecil arusnya maka semakin kecil
pula medan magnetnya.apabila kompas tidak memiliki perubahan arah kutub.
Dikarenakan kompas tersebut jauh dari medanmagnet atau tidak terkena medan
magnet ataupun memang arah medan magnetnya sesuai dengan arah kutub
tersebut atau tidak mengalami perubahan.
Pada ketiga penghantar arus listrik ketika serbuk besi diberikan disekitar
kawat dan dialiri listrik maka akan berbentuk garis – garis dimana serbuk besi
tersebut ditarik oleh kutu magnet sehingga membentuk gari- garis yang
dinamakan garis medan magnet.
Pada penghantar lurus/kawat lurus garis medan magnet mengelilingi satu
sumbu. Dimana terletaknya medan magnet tampak membuat dau sumbu, yang
saling mengitari keduanya. Pada solenoida garis medan magnetnya mengitari
sepanjang kawat atau sekeliling kawat.
Faktor- faktor yang mempengaruhi besar kuat meda magnet yaitu ;
 Jumlah lilitan
 Panjang kawat penghatar
 Besar kuat arus yang dialirkan ke kawat
 Inti kawat/ besi yang digunakan

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 12


BAB VIII ELEKTROMAGNET KELOMPOK 26

8.6 Kesimpulan
1. Elektro magnet adalah magnet yang terjadi karena aliran listrik pada kumparan
berinti besi
2. Medan magnet adalah daerah yang ada disekitar magnet dimana objek –objek
magnetic lain dapat terpengaruh oelh gaya magnet.
3. Macam – macam penghantar medan magnet yaitu penghantar kawat lurus,
pengantar kawat melingkar dan solenoid
4. Arah kompas akan berubah jika dialiri arus listrik kepada penghantar arus
kawat masing – masing
5. Serbuk besi akan membentuk garis medan magnet ketika dialiri arus listrik.

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR T.A 2017/2018 13