Anda di halaman 1dari 3

KB KONDOM

No. Dokumen :440/97c.24 /PUSKOT/SOP/3/2018


No. Revisi :2
S O P Tgl. Mulai Berlaku : 8 Maret 2018

Halaman :
PUSKESMAS KOTA dr. Masdalina
MANAGAISAKI 196401171999032001

1. Pengertian KB kondom adalah kontrasepsi yang merupakan selubung karet yang dapat terbuat dari berbagai
bahan diantaranya lateks (karet), plastic (vinil) yang dipasang pada penis saat hubungan seksual.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah - langkah bagi petugas dalam penerapan langkah-langkah
penatalaksanaan KB kondom untuk peningkatan mutu dan kinerja di Puskesmas Kota
3. Kebijakan Sk kepala puskesmas kota No. 440/ 45.A58/PUSKOT/KES/ XII/2017 tentang pelayanan KB
Kondom

4. Referensi a. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi tahun 2014


b. Pedoman Manajemen Pelayanan Keluarga Berencana oleh kemenkes tahun 2014
5. Langkah - langkah 1. Alat
a. Tensimeter
b. Stetoskop
c. Timbangan berdiri

2. Bahan
a. Kondom dalam kemasan

3. Petugas Yang Melaksanakan :


a. Bidan
4. Langkah-langkah
1) Petugas memberi salam kepada pasien
2) Petugas menanyakan pada pasien hal-hal yang sudah diketahuinya tentang KB kondom
dan memperbaiki informasi yang salah tentang KB kondom
3) Petugas memberikan informasi tentang kontrasepsi kondom kepada pasien:
a. Efektifitas
b. Cara kerja dalam mencegah kehamilan
c. Keuntungan dan kerugian
d. Efek samping
4) Petugas menimbang BB / Tensi darah pada pasien
5) Petugas menyiapkan kondom yang akan di pakai termasuk memeriksa tanggal
kadaluarsa obat
6) Petugas memberikan petunjuk pada pasien tentang cara pemakaian kondom
a. Gunakan kondom setiap akan melakukan hubungan seksual
b. Jangan menggunakan gigi, benda tajam pada saat membuka kemasan
c. Pasangkan kondom saat penis sedang ereksi, tempelkan ujungnya pada glans penis
dan tempatkan bagian penampung sperma pada ujung uretra, lepaskan gulungan
karetnya dengan jalan menggeser gulungan tersebut kearah pangkal penis.
d. Bila kondom tidak mempunyai tempat penampungan sperma pada bagian ujungnya,
maka saat memakai longgarkan sedikit bagian ujungnya agar tidak terjadi robekan
pada saat ejakulasi
e. Kondom dilepas sebelum penis melembek
f. Pegang bagian pangkal kondom sebelum mencabut penis sehingga kondom tidak
terlepas pada saat penis dicabut dan lepaskan kondom diluar vagina agar tidak terjadi
tumpahan cairan sperma disekitar vagina
g. Gunakan kondom hanya satu kali pakai
h. Buang kondom bekas pakai pada tempat yang aman
i. Sediakan kondom dalam jumlah yang cukup bdirumah dan jangan disimpat ditempat
yang panas karena hal ini dapat menyebabkan kondom menjadi rusak atau robek saat
digunakan
j. Jangan gunakan kondom apabila kemasannnya robek atau tampak rapuh/kusut
7) Petugas memberikan persediaan kondom kepada pasien
8) Petugas mencatat hasil tindakan dikartu KB, kartu peserta KB dan dibuku register
kunjungan KB
9) Pasien pulang
6. Bagan Alir

7. Hal – hal yang perlu di Anjurkan pasien untuk kembali ke Puskesmas apabila ada masalah dengan digunakannya
kondom
perhatikan

8. Unit terkait 1. Loket


2. Kasir
3. Apotik

9. Dokumen terkait 1. Buku family folder/ rekam medik


2. Register KB
3. Buku kunjungan register BPJS, jamkesmas, askes, P2PKBR
10.Rekaman historis perubahan NO Yang di Ubah Isi perubahan Tanggal mulai di
berlakukan

1. Kerangka SOP Disesuaikan dengan 8 Maret 2018


acuan pada buku
pedoman penyusunan
dokumen PKM. Kota