Anda di halaman 1dari 8

Bilateral ke 1

Indonesia dan Singapura Pererat Kerja Sama Ekonomi

NUSA DUA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong
telah berkomitmen untuk membawa Indonesia dan Singapura saling mempererat kerja
sama ekonomi.
Dalam pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat di Nusa Dua, Bali, Kamis
(11/10/2018), kedua kepala negara juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman
untuk mendorong ekonomi dan keuangan kedua negara.

"Perdana Menteri Lee dan saya baru saja melakukan pertemuan Annual Leader's
Retreat. Di tengah ketidakpastian ekonomi global kerja sama ekonomi menjadi fokus
perhatian saya dan PM Lee," ujar Presiden dalam pernyataan pers bersama usai
pertemuan.

Salah satu kerja sama yang disepakati kedua negara ialah melakukan swap dan repo
antara Bank Indonesia (BI) dengan bank sentral Singapura atau Otoritas Moneter
Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS).

Kerja sama itu untuk memperkuat pengelolaan likuiditas dan mendorong pengembangan
pasar keuangan dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan
kedua negara.

"Saya menyambut baik kerja sama swap dan repo antara Bank Indonesia dengan Monetary
Authority of Singapore senilai 10 miliar dollar AS," sebut Jokowi.

Kedua negara diketahui juga melakukan penandatanganan sejumlah perjanjian dan nota
kesepahaman, yakni Perjanjian tentang Promosi dan Perlindungan Penanaman Modal,
Program Kerja Sama dan Budaya untuk Tahun 2019-2021, dan Nota Kesepahaman tentang
Kerja Sama Teknologi Finansial.

"Seperti yang baru saja kita saksikan, 2 dari 3 MoU yang ditandatangani tadi adalah
upaya untuk mendorong kerja sama ekonomi dan keuangan," ucap Jokowi.

Presiden melanjutkan, penandatanganan Perjanjian tentang Promosi dan Perlindungan


Penanaman Modal merupakan yang pertama ditandatangani Indonesia sejak revisi
perjanjian investasi di tahun 2014 lalu.

"Saya harapkan ini akan meningkatkan kepercayaan investor Singapura untuk terus
berinvestasi di Indonesia. Persetujuan ini juga akan menjadi model dan referensi
untuk perjanjian investasi ke depan," ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi dan PM Lee sepakat untuk terus mendorong kerja sama di
bidang pengembangan ekonomi digital. Secara khusus, Presiden mengapresiasi
peluncuran Nongsa Digital Park di Batam awal tahun ini.

"Nongsa Digital Park di Batam yang diluncurkan awal tahun ini terus berkembang dan
telah ada 56 perusahaan teknologi dan digital di sana," kata Presiden.

Tak terbatas sampai di situ, kedua pihak juga menindaklanjuti perkembangan Kendal
Industrial Park yang telah diresmikan pada tahun 2016. Presiden berharap agar kerja
sama kedua negara yang serupa itu dapat diterapkan di sejumlah kawasan ekonomi
khusus lain di Indonesia.

"Saat ini sudah ada 43 investor termasuk dari Singapura. Saya mengharapkan kerja
sama serupa dapat dilakukan di kawasan-kawasan ekonomi khusus lainnya di
Indonesia," tuturn
Bilateral ke 2

Kerjasama Indonesia-Malaysia harus berdampak pada ekonomi Kepri



Kedutaan Besar Malaysia, Jakarta Selatan. (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)
Tanjungpinang (ANTARA) (ANTARA) - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Arif
Fadillah berharap kerja sama sosial ekonomi Malaysia-Indonesia yang telah
berlangsung sekitar 34 tahun bisa berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Kepri
secara keseluruhan.

"Bukan hanya wacana atau rapat pertemuan kerja sama saja, sementara implementasi
dan implikasi pada perekonomian kita tidak terasa sama sekali,” ujar Arif ketika
membuka Rapat koordinasi Penyusunan/Perumusan Bahan Materi Untuk Persidangan
tingkat Provinsi Kepri Tahun 2019 di Tanjungpinang, Kamis.

Arif menyatakan, pada masa yang lalu, masyarakat Kepri yang berbatasan langsung
dengan Negara tetangga bisa dengan leluasa bertransaksi dagang dengan Negara
seperti Singapura dan Malaysia. Sekarang hal ini dibatasi, sehingga menimbulkan
salah satunya ekonomi biaya tinggi.

Arif mencontohkan, beras yang menjadi kebutuhan pokok saat ini diimpor dari
Thailand. Beras tersebut bukan langsung ke Kepri namun harus ke Jawa dulu, kemudian
baru didistribusikan ke wilayah Kepri.

Kata dia, panjangnya jalur distribusi ini tentunya menyebabkan kenaikan harga bahan
pokok tersebut.

"Dengan adanya kerjasama ini, harusnya kita bisa mencari formulasi yang tepat untuk
memperpendek jalur distribusi supaya lebih mudah dan murah sampai ke masyarakat,"
ungkapnya.

Lanjut Arif, usulan-usulan itu sudah diajukan dalam berbagai pertemuan, tapi sampai
sekarang belum dirasakan berpengaruh siginifikan terhadap peningkatan perekonomian
di kawasan perbatasan.

Dia mengharapkan, ke depannya rapat seperti ini turut melibatkan para pimpinan
tertinggi baik dari Gubernur Kepri dan pejabat yang ada di Johor dan Melaka.

"Kalau pimpinan yang hadir maka keputusan yang diambil akan lebih punya kekuatan
yang mengikat dan dapat segera diimplementasikan keputusan tersebut,” tutur Arif.

Antar regional 1

Bank Dunia Prediksi Perlambatan Ekonomi Asia Timur dan Pasifik



Liputan6.com, Jakarta - Laporan terbaru Bank Dunia memprediksikan ada perlambatan
pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang Asia Timur dan Pasifik yang masih
dipengaruhi tantangan global.
Perlambatan itu membuat pertumbuhan di kawasan diprediksi sebesar enam perseroan
pada 2019 dan 2020 atau turun dari pencapaian 6,3 persen pada 2018.
Laporan World Bank East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2019 yang
dipnataui di Jakarta menyatakan, salah satu pengaruh pelemahan ini disebabkan oleh
perlambatan ekonomi China.
Meski demikian, kinerja ekonomi di kawasan ini masih tetap kuat seperti ketika
mampu menahan gejolak pasar keuangan pada 2018.
Kemampuan mengatasi gejolak itu diakibatkan oleh kerangka kerja kebijakan yang
efektif dan fundamental kuat, termasuk diversifikasi ekonomi, nilai tukar yang
fleksibel dan penyangga kebijakan yang solid.
Selain itu, permintaan domestik tetap kuat di sebagian besar kawasan ini, yang
mampu imbangi dampak melambatnya kinerja ekspor.
Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Victoria Kwakwa mengatakan,
pertumbuhan di kawasan telah membantu upaya penurunan tingkat kemiskinan yang saat
ini salah satu terendah sepanjang sejarah.
Bank Dunia memproyeksikan tingkat kemiskinan ekstrem di wilayah ini akan turun di
bawah tiga persen hingga 2021.
"Namun, pada saat yang sama, setengah miliar penduduk di kawasan tetap tidak aman
secara ekonomim dan berisiko kembali jatuh dalam kemiskinan yang menjadi pengingat
besarnya tantangan para pembuat kebijakan," ujar dia, seperti dikutip dari laman
Antara, Rabu (24/4/2019).
Dalam laporan ini, Bank Dunia memperkirakan perlambatan ekonomi China yang
terkelola melalui kebijakan membuat negara ini hanya tumbuh 6,2 persen pada 2019
dan 2020, turun dari 6,6 persen pada 2018.

Antar regional 2

Keluar dari Uni Eropa, Inggris Bentuk Dubes Khusus ASEAN



Jakarta -
Setelah memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa alias Brexit, kini Inggris mulai
fokus untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan negara-negara lain di dunia.
Salah satu yang menjadi fokus adalah dengan negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN).

Upaya itu ditunjukkan dengan kehadiran Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri
Inggris, Sir Simon McDonald ke Sekretariat ASEAN. Dia datang ditemani 10 orang duta
besar untuk 10 negara di ASEAN.

"Sinyal yang kami berikan bahwa Inggris ingin meningkatkan hubungan dengan ASEAN.
Jadi saya mengatakan kepada Deputi Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi ASEAN
(Aladdin D. Rillo) bahwa kami tahun ini menargetkan untuk di ASEAN," ujarnya di
Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Dalam pertemuan itu pihaknya menyampaikan bahwa Inggris akan menunjuk Duta Besar
khusus untuk ASEAN. Hadir juga dalam pertemuan itu Deputi Sekretaris Jenderal
Masyarakat Politik-Keamanan ASEAN (APSC) Hoang Anh Tuan.

Baca juga: Serba-serbi Perceraian Inggris dengan Eropa yang Perlu Anda Tahu

Untuk saat ini pihaknya menunjuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik
untuk merangkap menjadi Duta Besar Inggris untuk ASEAN. Hal itu menjadi salah satu
informasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

"Duta besar di Indonesia akan juga menjadi duta besar ASEAN. Ini menjadi pekerjaan
baru baginya. Deputi sudah menerima hal itu. Tadi merupakan diskusi yang baik untuk
mengembangkan hubungan Inggris dengan ASEAN," tambahnya.

Duta besar Inggris untuk ASEAN itu akan resmi bekerja di tahun ini. Sayangnya dia
tidak merinci apa saja kerja sama yang akan ditingkatkan antara Inggris dengan
ASEAN.

Meski begitu, menurutnya ini merupakan langkah awal yang baik. Sebab selama 45
tahun terakhir hubungan kerja sama antara Inggris dengan ASEAN selalu dilakukan
melalui Uni Eropa.

"Ke depan kami tidak akan dengan Uni Eropa. Kami menjadi sangat terbuka untuk
seluruh dunia termasuk ASEAN," tutupnya.
Regional 1

Kerja Sama Antarnegara ASEAN, Cegah Penyebaran Penyakit



Menkes mengingatkan, kerja sama antarnegara ASEAN dapat mencegah penyebaran
penyakit (Suara.com/Firsta Nodia)
Suara.com - Beragam masalah kesehatan, seperti penyebaran penyakit dari suatu
negara ke negara lain, tidak mengenal batas negara. Apalagi, Indonesia yang
merupakan negara kepulauan berbatasan langsung dengan negara tetangga lainnya,
seperti Singapura dan Malaysia.
Karena itu, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek menekankan pentingnya kerja sama
di bidang kesehatan antarnegara ASEAN.
"Sektor kesehatan merupakan sektor yang jelas menunjukkan kerja sama lintas negara
merupakan hal penting, karena permasalahan kesehatan seperti penyebaran penyakit
tidak mengenal batas negara," ujar Menkes Nila dalam peringatan HUT ke-50 ASEAN

Salah satu contoh nyata kerja sama antarnegara di Asia Tenggara dalam bidang
kesehatan, kata Menkes Nila, adalah kasus MERS-CoV yang pernah menjangkiti warga
Thailand. Namun, dengan kerja sama antar negara di ASEAN, kasus MERS-CoV yang
disebabkan virus Corona tidak menyebar ke negara Asia Tenggara lainnya.
"Kalau kita tidak bersatu itu tidak baik. Kita punya International Health
Regulation (IHR) dan itu harus diterapkan untuk menjaga agar semua regional jangan
kena, kemaren seperti virus zika, ada di Singapura bisa stop ada di negara itu saja
jangan menyebar ke mana-mana," jelas Menkes.
Selain itu, kerja sama ekonomi ASEAN menuju perdagangan bebas produk kesehatan
diharapkan dapat meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap harga obat, dan
alat kesehatan.

Sementara itu, perdagangan bebas jasa kesehatan diarahkan untuk meningkatkan daya
saing tenaga kesehatan dan pemerataan fasilitas pelayanan kesehatan.
"Pertukaran tenaga kesehatan, mobilisasi, ini masih dalam tahap pembahasan. Apa
dokter Indonesia boleh praktek di Singapura misalnya, nah mereka masih bilang nanti
dulu, kompetensinya sama nggak? Atau dokter di Myanmar mau masuk ke indonesia,
nanti dulu. Itu yang harus dilaksanakan, jangan sampai orang tidak kompeten masuk
ke negara kita," tandasny

Regional 2

AS, Kanada dan Meksiko Capai Kesepakatan Dagang Baru

Jakarta - Amerika Serikat (AS) dan Kanada akhirnya mencapai kesepakatan untuk
mengubah perjanjian kerja sama yang sebelumnya tertuang dalam North American Free
Trade Agreement (NAFTA). Presiden AS Donald Trump menilai perjanjian sebelumnya itu
hanya merugikan negaranya.

Perjanjian perdagangan bebas itu akan diganti menjadi United States-Mexico-Canada


Agreement (USMCA). Trump melalui akun Twitter menyebut perjanjian itu sebagai
perjanjian trilateral yang indah.

Melansir CNBC, Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dan Menteri Luar Negeri
Kanada Chrystia Freeland juga menyebut perjanjian itu akan berdampak positif pada
masyarakat kelas menengah dan menciptakan lapangan pekerjaan serta peluang bagi
hampir setengah miliar orang yang tinggal di wilayah Amerika Utara.
Rencananya para pemimpin dari tiga negara Amerika Utara akan menandatangani
perjanjian itu sebelum akhir November. Setelah itu akan diserahkan ke Kongres.

Negosiasi antara pejabat Amerika dan Kanada yang terlibat menawarkan lebih banyak
akses pasar kepada peternak sapi perah AS, serta Kanada yang menyetujui pengaturan
yang secara efektif membatasi ekspor mobil ke Amerika Serikat.

Seorang pejabat senior administrasi Trump mengatakan kesepakatan itu juga akan
menyeimbangkan kembali hubungan perdagangan antara Meksiko dan Kanada.

Kesepakatan itu juga akan memodernisasi apa tertuang dalam NAFTA dengan menambahkan
ketentuan tentang perdagangan digital dan kekayaan intelektual. Pakta perdagangan
akan ditinjau setiap enam tahun, untuk memastikan peraturannya sesuai dengan
keinginan masing-masing negara.

"Ini hari yang baik untuk Kanada," kata Perdana Menteri Justin Trudeau.

Sebelumnya para negosiator telah bekerja keras untuk memenuhi tenggat waktu 30
September yang dijanjikan AS untuk mencapai kesepakatan dengan Kanada.

Multilateral 1

Bank Dunia Ramal Ekonomi Asia Timur dan Pasifik 2019 Melambat

Ilustrasi ekonomi.
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Dunia dalam laporan terbaru mereka
memperkirakan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik pada 2019 ini akan melambat
dari yang 2018 masih 6,3 persen menjadi 6 persen.

Pelambatan disebabkan oleh 'mendung' yang sampai tahun ini masih menyelimuti
ekonomi global. Pelambatan juga dipicu oleh ekonomi China yang tahun ini hanya akan
tumbuh 6,2 persen atau melambat dari 2018 yang masih bisa 6,6 persen.

Dalam laporan terbaru tersebut Bank Dunia juga meramal, ekonomi Indonesia dan
Malaysia masih akan aman. Di tengah proyeksi penurunan ekonomi Asia Timur dan
Pasifik, Bank Dunia meramalkan kondisi ekonomi Indonesia tidak akan mengalami
perubahan.

Padahal, di saat bersamaan, Bank Dunia justru meramal ekonomi sejumlah negara
tetangga Indonesia, seperti Thailand, Vietnam dan Filipina.

Meskipun berpotensi melambat, Bank Dunia meramalkan ekonomi kawasan Asia Timur dan
Pasifik akan mampu bangkit dan mengatasi volatilitas pasar keuangan yang terjadi
pada 2018 kemarin.

Mereka menyatakan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik secara fundamental
kuat.

Selain kondisi tersebut, perbaikan ekonomi di kawasan tersebut juga terjadi karena
ketegangan dagang yang terjadi antara AS dengan China sudah mulai mereda,
permintaan domestik di sebagian besar negara Asia Timur dan Pasifik menguat dan
bisa mengimbangi dampak pelambatan ekspor.

Multilateral 2

Bappenas Perkuat Kerja Sama Pembangunan dengan IDB



JAKARTA - Sebagai negara anggota Islamic Development Bank (IDB), Indonesia ikut
aktif dalam program Reverse Linkages. Salah satu program utamanya mendukung
implementasi dokumen Member Country Partnership Strategy (MCPS) 2016-2020 yang
merupakan instrumen kerja sama antara IDB dan Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Tata Usaha Pimpinan Kementerian PPN/Bappenas, Thohir Afandi,
dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, mengungkapkan, program Reverse
Linkage merupakan kerja sama pembangunan antara IDB dan sesama negara anggota IDB.

Salah satu bentuk komitmen pelaksanaannya, adalah penandatanganan MoU Reverse


Linkage oleh Pemerintah Indonesia diwakili Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang
Brodjonegoro dan Presiden IDB Ahmad Mohamed Ali Al Madani pada April 2013.

Sebagai bentuk dokumentasi atas seluruh rangkaian kegiatan, Kementerian


PPN/Bappenas dan IDB menggelar peluncuran buku Mapping Indonesias Resource Centers
pada Senin lalu (23/4/2018) dengan mengundang seluruh stakeholder.

“Buku ini berisi seluruh rangkaian kegiatan Mapping Indonesias Resource Centers
yang difasilitasi IDB untuk menyediakan solusi-solusi dalam menghadapi tantangan
pembangunan,” kata Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Slamet
Sudarsono.

Lebih lanjut, Slamet menjelaskan, untuk mendukung pelaksanaan KSST Indonesia dan
sebagai tindak lanjut implementasi MoU on Reverse Linkage, Pemerintah Indonesia
akan terus berkomitmen untuk memperkuat kerja sama pembangunan internasional dan
memfasilitasi pelaksanaan KSST melalui skema Knowledge Sharing.

Program Reverse Linkage diharapkan mendukung promosi produk dan teknologi nasional
di negara-negara anggota IDB, serta meningkatkan citra dan pengakuan terhadap
branding Indonesia di kawasan serta menampilkan keunggulan komparatif (comparative
advantages) dan keahlian yang dimiliki oleh Indonesia di negara berkembang lainnya.
ADVERTISEMENT

Buku tersebut berisi profil 22 lembaga pemerintah dan swasta di Indonesia dengan
teknologi, keahlian, dan pengetahuan yang sudah diakui, mencakup 12 sektor ekonomi.
Yaitu pertanian, kelautan dan perikanan, kesehatan dan kependudukan, teknik,
pelatihan vokasi, perencanaan dan penganggaran, keuangan mikro, transportasi,
teknologi tepat guna, industri, perdagangan, dan mitigasi bencana.

Diidentifikasi oleh pemerintah Indonesia, pusat-pusat pengetahuan ini adalah mitra-


mitra potensial yang telah menyatakan kesediaannya untuk berkolaborasi melalui
program Reverse Linkage IDB dan berbagi pengetahuan mereka agar bermanfaat bagi
negara-negara anggota IDB lainnya.

Penerbitan buku itu bertujuan untuk meningkatkan peran Indonesia dalam Kerjasama
Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) dengan memanfaatkan wilayah-wilayah keahlian
dan keuntungan kompetitif melalui kerangka Reverse Linkage.

Lembaga kerja sama ekonomi internasional 1

AS, Kanada dan Meksiko Perkuat Kerjasama NAFTA



Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan
Presiden AS Barack Obama dalam pertemuan di Ottawa (29/6). (Reuters/Chris Wattie)
Teruskan

Pemimpin ketiga negara memuji keuntungan yang diperoleh dari Perjanjian Perdagangan
Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang sudah berusia 22 tahun.
Para pemimpin Amerika, Kanada dan Meksiko hari ini dengan tegas menolak
proteksionisme perdagangan dan anti-globalisasi, dalam pertemuan puncak ketiga
pemimpin benua Amerika Utara yang diadakan di Ottawa.
Presiden AS Barack Obama, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Presiden
Meksiko Enrique Pena Nieto memuji keuntungan yang diperoleh dari Perjanjian
Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang sudah berusia 22 tahun.
Keuntungan ini justru diperoleh ketika berbagai rancangan perjanjian perdagangan
bebas internasional sedang mengalami kecaman keras di Amerika dan Eropa.
Amerika, Meksiko dan Kanada mencakup 27 persen dari seluruh penghasilan ekonomi
dunia.
Dalam wawancara bersama, ketiga pemimpin itu ditanya apakah mereka khawatir akan
retorika yang digembar-gemborkan oleh calon presiden partai republik Donald Trump,
yang anti-imigran, proteksionis dan isolasionis.
Pemimpin Kanada dan Meksiko mengatakan akan bekerjasama dengan siapapun yang
dipilih rakyat Amerika, tapi mereka menegaskan akan tetap mendukung perdagangan
bebas dan kerjasama bersahabat antara negara-negara.
Menurut Nieto, ada politisi yang berusaha menarik perhatian dengan mengajukan isu-
isu murahan, proteksionisme dan isolasionisme, dan tidak menyadari kerugian ekonomi
yang akan diderita apabila semua itu dijalankan.
Trump mengatakan, kalau terpilih ia akan membatalkan perjanjian NAFTA, karena pakta
perdagangan bebas itu telah menghilangkan ribuan lapangan pekerjaan di Amerika dan
sekaligus menurunkan upah pekerja.
Presiden Obama sepakat dengan Perdana Menteri Trudeau dan presiden Pena Nieto bahwa
tindakan mengisolasi diri akan berakibat buruk bagi perekonomian dunia yang saling
terkait

Lembaga kerja sama ekonomi internasional 2

Kerja Sama Indonesia-IDB: Program Linkage Terus Dikembangkan

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia aktif mendukung program Reverse Linkages, yaitu


salah satu program utama untuk mendukung implementasi dokumen Member Country
Partnership Strategy (MCPS) 2016—2020 yang merupakan dokumen strategi dan instrumen
utama kerja sama antara IDB dan Indonesia.
Sebagai negara anggota Islamic Development Bank (IDB), Indonesia ikut aktif dalam
Program Reverse Linkage yang merupakan kerja sama pembangunan antara IDB dan sesama
negara anggota IDB yang memiliki kemampuan dalam menyediakan keahlian teruji,
pengetahuan (know-how), penerapan teknologi, serta best practices yang berorientasi
pada hasil untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi dan sosial.
Melalui keterangan resminya, Kamis (26/4/2018), Deputi bidang Politik, Hukum,
Pertahanan dan Keamanan Kementerian PPN Slamet Sudarsono mengatakan bahwa sebagai
tindak lanjut implementasi MoU on Reverse Linkage, Pemerintah Indonesia akan terus
berkomitmen untuk memperkuat kerja sama pembangunan internasional dan memfasilitasi
pelaksanaan KSST melalui skema Knowledge Sharing.Salah satu bentuk komitmen
pelaksanaannya, adalah penandatanganan Memorandum of Understanding Reverse Linkage
oleh Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Menteri Perencanaan Pembangunan
Nasional /Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Presiden IDB Ahmad Mohamed Ali
Al Madani pada April 2013.
Melalui skema Reverse Linkage, pemerintah telah melaksanakan kerja sama dengan
Pemerintah Kyrgyzstan untuk meningkatkan produktivitas di bidang peternakan. Kerja
sama ini termasuk banyak disorot karena merupakan salah satu contoh bagaimana
Indonesia sukses membantu negara IDB lain dalam kerangka Reverse Linkage.Sebagai
bentuk dokumentasi atas seluruh rangkaian kegiatan, Kementerian PPN/Bappenas dan
IDB menggelar peluncuran buku Mapping Indonesias Resource Centers pada Senin lalu
dengan mengundang Kementerian/Lembaga, Mitra Pembangunan, Media, CSOs/NGOs, sektor
swasta dan akademisi.
Buku ini berisi profil 22 lembaga pemerintah dan swasta di Indonesia dengan
teknologi, keahlian, dan pengetahuan yang sudah diakui, mencakup 12 sektor ekonomi,
yaitu pertanian, kelautan dan perikanan, kesehatan dan kependudukan, teknik,
pelatihan vokasi, perencanaan dan penganggaran, keuangan mikro, transportasi,
teknologi tepat guna, industri, perdagangan, dan mitigasi bencana.Diidentifikasi
oleh pemerintah Indonesia, pusat-pusat pengetahuan ini adalah mitra-mitra potensial
yang telah menyatakan kesediaannya untuk berkolaborasi melalui program Reverse
Linkage IDB dan berbagi pengetahuan mereka agar bermanfaat bagi negara-negara
anggota IDB lainnya.
Penerbitan buku bertujuan untuk meningkatkan peran Indonesia dalam Kerjasama
Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) dengan memanfaatkan wilayah-wilayah keahlian
dan keuntungan kompetitif melalui kerangka Reverse Linkage.
Sebagai tindak lanjut penandatanganan MoU baru, Pemerintah Indonesia berencana
untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang manajemen pengembangan vaksin
kepada Maroko dan Tunisia melalaui program Strengthening Indonesia-Morocco-Tunisia
Development Cooperation through Reverse Linkage Program.
Kerja sama ini bertujuan untuk membantu Maroko dan Tunisia dalam meningkatkan
kapasitas dan kapabilitas di bidang farmasi serta memperluas pemasaran life science
product dari perusahaan Indonesia ke negara anggota IDB.
“Pola kerja sama ini mendorong kerja sama ekonomi berupa pembukaan pasar baru
sekaligus sejalan dengan kebijakan dalam RPJMN untuk meningkatkan peran swasta
dalam kerjasama pembangunan,” tutup Slamet.