Anda di halaman 1dari 1

Jakarta - Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 10 April 2019 lalu, Jalan

Tol Pasuruan - Probolinggo (Paspro) Seksi 1-3 dari Grati hingga Probolinggo Timur sepanjang 31,3
km mulai memberlakukan tarif pada Rabu (26/6) pukul 00.00 WIB kemarin.

Mengutip keterangan resmi BPJT, Kamis (27/6/2019), pemberlakuan tarif tol Paspro diputuskan
berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor
540/KPTS/M/2019 tanggal 18 Juni 2019.

Kehadiran tol Paspro dapat memangkas waktu perjalanan masyarakat dari sebelumnya 2,5 jam
menjadi 30 menit pada wilayah Pasuruan ke Probolinggo dan sebaliknya. Dengan terkoneksinya
waktu perjalanan yang semakin cepat dan lebih baik maka dapat menjadikan potensi pertumbuhan
ekonomi lokal.

Kehadiran jalan tol Paspro juga akan memperlancar akses kegiatan bongkar muat logistik di sekitar
wilayah Pelabuhan Tanjung Tembaga di Probolinggo. Wilayah Probolinggo sendiri terkenal dengan
produk pertanian unggulannya yakni buah Mangga yang telah menjadi produk ekspor.

Setelah beroperasinya jalan tol Paspro dan didukung juga Tol Pandaan-Malang yang juga telah
beroperasi maka membuka peluang bagi kegiatan bongkar muat dari Situbondo, Bondowoso,
Lumajang, Probolinggo Pasuruan, dan Malang, sehingga pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa
Timur akan mengalami percepatan yang luar biasa.

Berikut besaran tarif tol yang terdiri atas empat seksi:


1. Kendaraan Gol I Rp 26.500
2. Kendaraan Gol II Rp 40.000
3. Kendaraan Gol III Rp 40.000
4. Kendaraan Gol IV Rp 53.000
5. Kendaraan Gol V Rp 53.000