Anda di halaman 1dari 2

1.

Jika seseorang menjadi sangat gugup atau cemas dalam satu atau beberapa situasi saat bersama
orang lain (misalnya, berada dalam sebuah pesta) atau situasi saat harus tampil di hadapan orang
lain (misalnya, memberikan presentasi dalam sebuah pertemuan), dimana dia merasa takut untuk
dikritik oleh orang lain dan merasa mungkin akan melakukan hal-hal yang memalukan. Menurut
kamu, seberapa mungkin orang tersebut punya gangguan kecemasan sosial (Social Phobia)?
2. Jika seseorang mengalami cemas berlebih akan sejumlah peristiwa atau kegiatan yang amat
membebani pikirannya, sehingga orang tersebut kesulitan mengendalikan kecemasannya dan
muncul gejala-gejala fisik seperti otot yang tegang atau merasa kelelahan. Maka menurut kamu
seberapa mungkin orang tersebut punya gangguan kecemasan (Generalized Anxiety Disorder)?
3. Jika seseorang merasa kehilangan gairah hidup (low mood) selama dua minggu atau lebih yang
membuatnya kehilangan kegembiraan atau ketertarikan dalam kegiatan normalnya (termasuk
perubahan selera makan dan ritme tidur). maka menurut kamu seberapa mungkin orang tersebut
punya gangguan depresi (Major Depressive
4. Disorder)?
5. Menurut kamu, seberapa mungkin Gangguan Kepribadian (personality disorder) termasuk
penyakit mental
6. Menurut kamu, seberapa mungkin bahwa Persistent Depressive Disorder (Gangguan depresi yang
dialami sejak lama) adalah suatu kelainan
7. Menurut kamu, seberapa mungkin diagnosa Agoraphobia adalah kecemasan tentang situasi
dengan upaya menghindar atau melarikan diri dari situasi tersebut atau akan menjadi upaya yang
sulit dan memalukan?
8. Menurut kamu, seberapa mungkin diagnosa gangguan Bipolar meliputi periode lonjakan suasana
hati (periode tinggi) dan periode suasana hati yang tertekan (periode rendah)?
9. Menurut kamu, seberapa mungkin diagnosa (Ketergantungan Obat) berkaitan dengan
penerimaan fisik dan psikologis terhadap obat tertentu (seperti, membutuhkan lebih banyak obat
untuk mendapatkan efek yang sama)?
10. Di Indonesia, menurut kamu seberapa mungkin wanita lebih berpeluang mengalami gangguan
mental emosional?
11. Di Indonesia, menurut kamu seberapa mungkin laki-laki lebih berpeluang mengalami gangguan
mental emosional?
12. Menurut kamu, seberapa mungkin peningkatan kualitas tidur bisa membantu seseorang yang
sedang mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosinya (misalnya, menjadi sangat cemas
atau depresi)?
13. Menurut kamu, seberapa mungkin akan membantu jika seseorang menghindari semua kegiatan
atau situasi yang membuat mereka merasa cemas ketika mereka mengalami kesulitan dalam
mengelola emosi mereka.
14. Menurut kamu, seberapa mungkin Cognitive Behavior Therapy (CBT) merupakan terapi untuk
melawan pikiran negatif dan meningkatkan perilaku positif?
15. *CBT : terapi pikir dan perilaku
16. Menurut kamu, seberapa mungkin kondisi ini memperbolehkan ahli kesehatan mental (konselor
atau terapis) untuk melanggar prinsip menjaga kerahasiaan klien:
17.
18. Jika ada risiko dimana klien akan membahayakan diri sendiri atau orang lain.
19. Menurut kamu. seberapa mungkin kondisi ini membolehkan ahli kesehatan mental (konselor atau
terapis) untuk melanggar prinsip menjaga kerahasiaan klien:

20. jika masalah Kamu tidak mengancam jiwa dan mereka ingin membantu untuk mendukung Kamu
dengan lebih baik