Anda di halaman 1dari 15

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan HidayahNya kami dapat
menyelesaikan Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Tahun 2020 sebagai acuan pelaksanaan kegiatan
program penyakit menular HIV/AIDS.

RUK ini disusun berdasarkan pencapaian program penyakit menular HIV/AIDS di tahun 2018 sebagai
data yang telah dianalisis dan diprioritaskan masalah yang muncul dalam menurunkan penemuan
penyakit menular HIV/AIDS di Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo.

Semoga RUK yang kami susun ini bermanfaat untuk kita semua dalam menurunkan penyakit menular
HIV/AIDS di wilayah kerja Puskesmas Tongas Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo

Tongas, Januari 2020

Pemegang program HIV/AIDS

Siti Rokhani Apriyanti


BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG

Dengan meningkatnya jumlah kasus infeksi HIV dimasyarakat wilayah Puskesmas Tongas, maka
kemungkinan terjadinya risiko penyebaran infeksi HIV ke masyarakat umum tidak dapat
diabaikan. Kebanyakan dari mereka yang beresiko tertular HIV tidak mengetahui akan status
HIV mereka, apakah sudah terinfeksi atau belum.
Estimasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo pada tahun 2018 dikecamatan
Tongas ada 260 penderita yang belum diketahui status HIV nya. Jumlah penderita HIV komulatif
sampai Tahun 2018 diKecamatan Tongas ada 26 penderita HIV yang sudah diketahui status HIV
nya.
Melihat tingginya prevalensi diatas maka masalah HIV/AIDS saat ini bukan hanya masalah
kesehatan dari penyakit menular semata, tetapi sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat
yang sangat luas. Oleh karena itu penanganan tidak hanya dari segi medis tetapi juga dari
psikososial dengan berdasarkan pendekatan kesehatan masyarakat melalui upaya pencegahan
primer, sekunder, dan tertier. Salah satu upaya tersebut adalah deteksi dini untuk mengetahui
status seseorang sudah terinfeksi HIV atau belum dengan penawaran langsung oleh petugas
kesehatan pada penderita dengan indikasi pada tanda gejala penyakit HIV/AIDS
Hal itulah yang melatarbelakangi masih perlunya dilakukan kegiatan kegiatan yang bertujuan
untuk menemukan penderita HIV secara dini agar segera mendapatkan pengobatan sehingga
rantai penularan dapat dihentikan
Rencana Usulan Kegiatan adalah merupakan kegiatan perencanaan yang menampung berbagai
macam kegiatan dan hasil kerja selama 1 tahun serta sebagai bahan untuk memberikan
informasi mengenai kebutuhan anggaran dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pengelola
program P2 HIV/AIDS

2. MAKSUD DAN TUJUAN


a. Tujuan Umum
Untuk memberikan informasi mengena kebutuhan anggaran dan kegiatan yang akan
dilakukan oleh pengelola program P2 HIV/AIDS
b. Tujuan Khusus
a). Merencanakan kegiatan – kegiatan yang perlu dilaksanakan oleh pengelola program
P2 HIV/AIDS untuk memenuhi target kinerja
b). Merencakan kebutuhan anggaran pengelola program P2 HIV/AIDS dalam
melaksanakan seluruh kegiatan
c). Menyediakan dokumen perencanaan yang terstruktur di program P2 HIV/AIDS
3. VISI MISI

Visi :
Budayakan kemandirian masyarakat kecamataan Tongas dalam mengatasi kesehatan jiwa dan
raga
Misi :
1. Meningkatkan cakupan UKP DAN UKM
2. Meningkatkan profesionalisme kerja
3. Mengembangkan inovasi untuk mewujudkan pelayanan yamg bermutu

4. STRATEGI
a. Promotif dengan penyuluhan atau menyebarkan leaflet dan memasang poster
b. Pemeriksaan pada ANCT, pasien TB, dan pasien dengan indikasi
c. Refresing KP HIV

5. MOTO
Layani segera, Obati sampai tuntas, masyarakat pasti puas

6. YEL YEL
Puskesmas Tongas, saya pasti bisa
Puskesmas Tongas, luar biasa
BAB II
GAMABARAN UMUM

1. BATAS WILAYAH
Kecamatan Tongas merupakan salah satu bagian dari Kabupaten Probolinggo dan terletak di
bagian paling barat dengan luas wilayah sekitar 7.859,700 ha. Secara geografis Kecamatan
Tongas berada pada tempat yang strategis, baik dipandang dari segi pembangunan ekonomi,
pembangunan komunikasi dan perhubungan. Dengan terletak di ketinggian 0-25 m diatas
permukaan laut dengan temperature rata-rata 27 Celcius. Kecamatan Tongas yang masuk
wilayah Kabupaten Probolinggo juga beriklim tropis dan mempunyai 2 (dua) musim yaitu
penghujan dan musim kemarau.
A. Batas Wilayah :
 Utara : Selat Madura
 Timur : Kecamatan Sumberasih
 Selatan : Kecamatan Lumbang
 Barat : Kabupaten Pasuruan
B. Luas Wilayah
Secara umum Kecamatan Puskesmas Tongas merupakan dataran rendah dengan kondisi
bervariasi pesisir pantai, persawahan, tegalan, perkarangan dan perkebunan.
Adapun luas wilayah keseluruhan 7.859,700 ha yang secara umum terdiri atas :
1. Tanah sawah : - Irigasi teknis 700,670 ha
- Irigasi ½ teknis 600,250 ha
- Sederhana 25,000 ha
- Tadah Hujan 808,750 ha
2. Tanah Kering : - Bangunan/perkarangan 1002,230 ha
- Tegalan 4096,720 ha
- Tambak 58,500 ha
- Perkebunan 99,000 ha
- Hutan Negara 122,000 ha
- Kuburan 26,450 ha
- Lain-lain 320,130 ha

Wilayah Kecamatan Tongas


Bangunan/Perkar
angan, 13% Kuburan, 0% Tambak, 4%
Perkebunan, 2%
Hutan Negara, 3% Sawah Irigasi
Tegalan, 14% teknik, 53%

Lain-lain, 11%
Sawah Tadah Sawah Irigasi
Hujan, 9% 1/2 teknik, 1%

Sawah Irigasi teknik Sawah Irigasi 1/2 teknik


Sawah Tadah Hujan Lain-lain
Tegalan Hutan Negara
Perkebunan Bangunan/Perkarangan
Kuburan Tambak
C.Pembagian Wilayah :
Kecamatan tongas terbagi atas 14 desa, dengan jarak bervariasi. Akan tetapi yang menjadi
wilayah kerja Puskesmas Tongas terdiri :
 Jumlah Desa :8 desa
 Julah Dusun : 37 dusun
 Jumlah RW : 60 RW
 Jumlah RT : 159 RT

Desa-desa tersebut adalah :


Jarak ke Puskesmas
No Desa Dusun
(Km)
1 Sumber Kramat 7 Krajan, Mendek, Tanah Celeng.
2 Wringin Anom 5 Prisen, Tempuran, Kulak, Darungan,
Gupong, Kopangan.
3 Tongas Wetan 1 Krajan, Medo’an, Kapasan, Curah Pondok,
Klumprit, Jalid.
4 Curah Dringu 3 Tengah/Krajan, Bahak, Selatan.
5 Dungun 4 Krajan, Selatan, Sumberan.
6 Bayeman 5 Krajan, Tengah, Jaringan, Rancang,
Sentong, Talang.
7 Sumendi 12 Polai, Tabata, Jangglengan, Juri, Watu
Salang, Barat.
8 Sumberejo 15 Krajan, Sumur Kodung, Kecengan,
Klumprit.

Antar desa tersebut dihubungkan dengan jalan yang bervariasi, lebih kurang 90% jalan beraspal,
10% berupa jalan dengan pengerasan (makadam) atau berupa jalan tanah biasa. Meskipun jalan
relative bagus namun sulitnya alat transportasi umum yang dapat menembus desa kecuali ojek
(kendaraan roda dua). Hal ini sangat mempengaruhi pola pikir dan kesadaran diri masyarakat
terhadap kesehatan termasuk fasilitasnya, diantaranya prosedur proses rujukan yang seharusnya
dilakukan masyarakat.
2.2 Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Kecamatan Tongas yang masuk wilayah kerja Puskesmas Tongas
berdasarkan hasil registrasi (pencatatan dan pelaporan dari kecamatan Tongas dalam angka
2015) persebarannya tidak merata dengan kepadatan bervariasi yaitu :
1. Kepadatan Penduduk
Desa Luas (km2) Penduduk Kepadatan
Sumber Kramat 7,95 2.651 339
Wringin Anom 8,57 6.685 724
Tongas Wetan 5,62 6.568 1.087
Curah Dringu 1,12 2244 1.784
Dungun 1,44 2.212 1.483
Bayeman 4,22 6.965 1.510
Sumendi 7,22 6282 801
Sumberejo 7,93 2277 291
2. Distribusi Penduduk menurut golongan
Golongan Kelompok Umur
Kelompok Umur Jumlah Penduduk
No
(Tahun) Laki-Laki Perempuan L+P
1 0-4 1476 1563 3059
2 5-9 1428 1508 2936
3 10-14 1368 1448 2816
4 15-19 1478 1562 3040
5 20-24 1406 1487 2893
6 25-29 1598 1589 3187
7 30-34 1416 1497 2913
8 35-39 1437 1519 2463
9 40-44 1198 1265 2463
10 45-49 985 1011 1969
11 50-54 749 791 1540
12 55-59 579 612 1191
13 60-64 568 600 1168

JUMLAH 15.686 16.452 31.638


Chart Title
3500
3000
2500
Axis Title

2000
1500
1000
500
0
0-4 5-9 15- 20- 25- 30- 35- 40- 45- 50- 55- 60- total
19 24 29 34 39 44 49 54 59 64
Laki-Laki 1476 1428 1368 1478 1406 1598 1416 1437 1198 985 749 579 568
Perempuan 1563 1508 1448 1562 1487 1589 1497 1519 1265 1011 791 612 600
L+P 3059 2936 2816 3040 2893 3187 2913 2463 2463 1969 1540 1191 1168

Berdasarkan komposisi penduduk menurut jenis kelamin, penduduk perempuan lebih


banyak (51,2%) daripada penduduk laki-laki (48,8%). (Sumber data registrasi statistic 2011)
3. Peran Serta Masyarakat
 Dukun Bayi Terlatih : 16 orang
 Jumlah Posyandu : 36 buah
 Kader Posyandu : 171 orang
 Guru UKS : 22 orang
 Kader Kelompok Usila : 14 orang
 Posyandu Usila : 14 buah
 UKBM :1 buah
Jumlah Posyandu Kader Dukun
No Desa
Dusun Pra Mad Pur Mand Seluruh Dilatih Aktif Terlatih
1 Sumber
3 0 0 2 1 27 12 15 1
Kramat
2 Wringin
6 0 0 5 1 26 9 27 4
Anom
3 Tongas
6 0 0 5 1 45 15 30 2
Wetan
4 Curah Dringu 3 0 0 2 1 17 5 12 0
5 Dungun 3 0 0 2 1 19 7 15 0
6 Bayeman 5 0 0 4 1 32 7 25 4
7 Sumendi 6 0 0 5 1 36 6 30 4
8 Sumberejo 4 0 0 3 1 25 8 17 1
Jumlah 37 0 0 28 8 240 69 171 16

Posyandu merupakan salah satu Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat


(UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam
penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat. Dari data diatas
menunjukkan peran serta masyarakat cukup baik, dengan melalui peran serta kader masyarakat
cukup baik, dengan melalui peran serta kader yang secara aktif di setiap posyandu diharapkan
dapat meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Untuk itu upaya pembinaan, pembekalan
maupun refreshing terus dilakukan.

4. Pendidikan
Pendidikan tertinggi penduduk di Kecamatan Tongas adalah Tamat Perguruan Tinggi
sebanyak 1%, tamat SMA 5%, tamat SMP 12% dan yang terbanyak adalah tamat SD 52%. Dari
tingkat pendidikan tersebut masih terdapat 14% yang tidak tamat SD dan 16% tidak sekolah.

4000

3500

3000

2500 Tidak Sekolah


Tamat SD
2000
Tamat SMP
Tamat SMA
1500
Tamat Akademi/ PT

1000

500

0
SK WA TW CD Dungun Bayemen Sumendi SR
Ijasah/STTB tertinggi dimiliki penduduk merupakan indikator pokok kualitas pendidikan
formal. Semakin tinggi ijasah/STTB yang dimiliki rata-rata penduduk di suatu daerah
mencerminkan semakin tingginya taraf intelektualitas.

5. Keadaan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi pada dasarnya merupakan gambaran dari aktifitas perekonomian
masyarakat di daerah, yang digunakan sebagai salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan
pembangunan. Tingginya Taraf Hidup penduduk menentukan keterjangkauan penduduk
terhadap pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan. Tahun 2014 di Kecamatan Tongas wilayah
kerja Puskesmas Tongas berdasarkan data dari PPLS 2013 rumah tangga yang memerlukan
perhatian khusus sejumlah :

Desa Pra KS KS 1 KS II KS III KS III PLUS


Sumber Kramat 205 321 186 81 27
Wringin Anom 603 772 599 98 12
Tongas Wetan 269 1269 125 265 10
Curah Dringu 72 292 167 73 2
Dungun 175 213 127 27 26
Bayeman 311 1183 362 142 5
Sumendi 383 618 629 238 25
Sumberejo 138 376 289 27 18
BAB III
ANALIASA SITUASI

1. Data Penderita HIV /AIDS TH 2018 di wilayah kerja Puskesmas Tongas

NO NAMA PUSKESMAS Penderita HIV/AIDS Penderita HIV/AIDS Penderita


baru yang meninggal HIV/AIDS
yang
dirujuk
kePDP
1 Puskesmas Tongas 2 0 0

2. Data penderita yang ditawari tes HIV/AIDS

NO NAMA DESA Penderita TB Ibu hamil yang ditawari tes HIV Yang dites rapid
yang ditawari HIV
tes HIV
1 Puskesmas Tongas 36 562 589

3. Data pengetahuan masyarakat tentang penyakit HIV/AIDS dan kebutuhan masyarakat akan
penanggulangan HIV/AIDS

NO NAMA DESA Mengerti tentang penyakit Kebutuhan kegiatan untuk


HIV/AIDS menanggulangi HIV/AIDS
1 Sumberkramat 3% 5%
2 Wringinanom 10% 15%
3 Tongas wetan 20% 15%
4 Curahdringu 15% 15%
5 Dungun 11% 13%
6 Bayeman 18% 13%
7 Sumendi 15% 15%
8 Sumberrejo 8% 9%
BAB IV
ANALISA MASALAH

NO DATA INDIKATOR KUSTA TARGET PENCAPAIAN KESENJANGAN


(%) TH 2015 TH 2016
1 Penemuan penderita baru (PR) 100% 100% 100% 0

2 Penderita dirujuk kePDP 100% 100% 100% 0


3 Penderita yang meninggal <0% 75% 50% 25%

PRIORITAS MASALAH
TOTAL PRIORITAS
NO MASALAH U S G

1 Masih adanya jumlah penderita baru 4 5 5 100 I


2 Masih adanya penderita yang meninggal 5 4 4 80 II
FISHBONE (DIAGRAM TULANG IKAN)

Manusia
Methode kurangnya pendekatan pada
Toma & toga
Kurangnya pengetahuan

Kurangnya pendekatan
Pada kades camat
petugas kurang memahami
infeksi oportunistik HIV/AIDS

Masih adanya
penderita baru

RS PDP jauh terbatasnya dana


Transportasi
Sulit adanya tempat lokalisasi

Desa siaga tidak jalan

Sarana Dana Lingkungan


CARA PEMECAHAN MASALAH

NO PENYEBAB MASALAH PEMECAHAN MASALAH


KEGIATAN
1 Kurangnya pengetahua Meningkatkan Penyuluhan pada masyarakat
masyarakat pengetahuan masyarakat
tentang penyakit
HIV/AIDS
2 Petugas kurang memahami Meningkatkan Refresing materi HIV/AIDS pada
infeksi oportunistik HIV/AIDS pengetahuan petugas nakes dan KP HIV
tentang gejala HIV/AIDS
3 Kurangnya pendekatan pada Melakukan pendekatan Kerjasama lintas sektor dalam
toma dan toga pada toma dan toga membantu melakukan penyuluhan
pada masyarakat
4 Kurangnya pendekatan pada Melakukan pendekatan Kerjasama lintas sektor dalam
kades dan camat pada kades dan camat membantu mengedalikan penyakit
menular HIV/AIDS
5 Rumah Sakit rujukan PDP jauh Mengusulkan pada Mengusulkan pelayanan PDP di RS
Dinkes pembukaan RS Tongas
PDP terdekat
6 Trnsportasi Sulit Mengotimalkan ambulan Mendata dan menjadwal desa siaga
desa
7 Terbatasnya dana Melakukan pendekatan Mengusulkan anggaran melalui
untuk pengusulan SMD/ Musrembang
anggaran
8 Desa siaga tidak jalan Mengaktifkan desa siaga Melakukan pembimbingan desa
siaga secara tim
9 Adanya lokalisasi Melakukan pendekatan Screning kesehatan pada populasi
dengan pemangku kunci
kebijakan untuk
menindak lanjuti