Anda di halaman 1dari 64

MAJALAH KHUSUS KOMISI YUDISIAL MAJALAH EDISI

TIDAK UNTUK DIPERJUAL BELIKAN OKTOBER - DESEMBER


2017

Harmonisasi
Membangun
Integritas

Jl. Kramat Raya No. 57 Jakarta Pusat


Telp : 021 390 5876 Fax : 021 390 6189 , PO BOX 2685
e-mail : buletin@komisiyudisial.go.id LIPUTAN KHUSUS FILOSOFI
website : www.komisiyudisial.go.id Strategi Meminimalisir Pelanggaran Keluhuran Integritas
Kode Etik Hakim
Prof. Dr. Aidul Fitriciada Sukma Violetta, Drs. H. Maradaman Harahap, Dr. Jaja Ahmad Jayus, Dr. Sumartoyo, S.H., M. Hum. Dr. Joko Sasmito, S.H., M.H. Dr. Farid Wajdi, S.H., M. Hum.
Azhari, S.H., M. Hum. S.H., LL.M. S.H., M.H. S.H., M.Hum. Ketua Bidang Sumber Daya Ketua Bidang Pencegahan dan Ketua Bidang Hubungan Antar
Ketua Komisi Yudisial Wakil Ketua Komisi Yudisial Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Ketua Bidang Pengawasan Hakim Manusia, Advokasi, Hukum, Peningkatan Kapasitas Hakim Lembaga dan Layanan Informasi
dan Investigasi Penelitian dan Pengembangan merangkap Juru Bicara

DASAR HUKUM
- Pasal 24 B Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang
Nomor 22 Tahun 2004 Tentang Komisi Yudisial

WEWENANG
- Mengusulkan Pengangkatan Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc
di Mahkamah Agung kepada DPR untuk Mendapatkan Persetujuan
- Menjaga dan Menegakkan Kehormatan, Keluhuran Martabat, serta Perilaku Hakim
- Menetapkan Kode Etik dan/atau Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH)
- Bersama-sama dengan Mahkamah Agung
Menjaga dan Menegakkan Pelaksanaan KEPPH

TUGAS
MENGUSULKAN PENGANGKATAN HAKIM AGUNG
Komisi Yudisial Mempunyai Tugas :
- Melakukan Pendaftaran Calon Hakim Agung
- Melakukan Seleksi terhadap Calon Hakim Agung
- Menetapkan Calon Hakim Agung
- Mengajukan Calon Hakim Agung ke DPR
MENJAGA DAN MENEGAKKAN KEHORMATAN,
KELUHURAN MARTABAT, SERTA PERILAKU HAKIM
Komisi Yudisial Mempunyai Tugas :
- Melakukan Pemantauan dan Pengawasan terhadap Perilaku Hakim
- Menerima Laporan dari Masyarakat berkaitan dengan Pelanggaran KEPPH
- Melakukan Verifikasi, Klarifikasi, dan Investigasi terhadap Laporan Dugaan Pelanggaran KEPPH Secara Tertutup
- Memutuskan Benar Tidaknya Laporan Dugaan Pelanggaran KEPPH
- Mengambil Langkah Hukum dan/atau Langkah Lain terhadap Orang Perseorangan, Kelompok Orang, atau Badan Hukum
yang Merendahkan Kehormatan dan Keluhuran Martabat Hakim
- Mengupayakan Peningkatan Kapasitas dan Kesejahteraan Hakim
- Meminta Bantuan kepada Aparat Penegak Hukum untuk Melakukan Penyadapan dan Merekam Pembicaraan
dalam hal Adanya Dugaan Pelanggaran KEPPH
DARI REDAKSI

DARI REDAKSI
Assalamualaikum. wr. wb.

“O rang yang berintegritas


tidak akan
mengorbankan diri,
yang adil, independen dan tidak
memihak. Untuk itu, meski dalam
senyap KY bekerja tanpa harus
kemuliaan profesi dan jabatan hanya diklarifikasi ataupun dikonfirmasi
untuk uang, jabatan atau untuk oleh pihak-pihak lain, hingga
kepentingan sesaat. Keteguhan tuntas janji itu terbayarkan,
sikap demikian melahirkan sikap dengan bukti dan fakta sebagai
profesional yang memiliki kualitas pertanggungjawabannya.
dan integritas tinggi,” narasi ini
dikutip dalam salah satu tulisan yang Di edisi ini banyak upaya tersirat
dituangkan dalam rubrik filosofi yang telah dilakukan Tripartit
yang ditulis oleh Juru Bicara Komisi perbaikan peradilan diluar frame
Yudisial, Farid Wajdi, pada edisi ini. dan stigma yang telah menjadi opini
publik terhadap muramnya dunia
Narasi ini juga meneguhkan lembaga peradilan saat ini, silahkan pembaca
pengawas etik hakim ini tidak cermati pernyataan dan substansi
lengah untuk terus mengencangkan yang dipaparkan oleh pelaku
tali penegakan KEPPH dibawah Tripartit itu.
permukaan ombak, dengan menjalin
harmonisasi pencegahan bersama Yang bisa kami hantarkan dari
kolega Tripartit perbaikan peradilan redaksi, manakala upaya yang
yaitu, Mahkamah Agung dan Komisi telah dilakukan sejauh ini malahan
Pemberantasan Korupsi, yang terjadi reaksi yang cinderung
bertujuan untuk memisahkan antara kontraproduktif...? Belum tentu
yang hitam dengan yang putih begitu, bisa saja pil perbaikan yang
(berkualitas dan berintegritas) agar baru ditelan kemarin hari, namun
wajah peradilan tetap bersinar agung baru mulai terlihat reaksinya di
dan berwibawa. sepanjang Tahun ini.

Media bisa berbicara keras dan Selamat membaca,


lantang menagih janji republik yang
sampai saat ini masih terhutang Tim RedaksiWassalam
yaitu peradilan bersih Selamat Membaca

Pembina: Anggota Komisi Yudisial Penanggung Jawab: Danang Wijayanto Redaktur: Roejito
Editor: Hamka Kapopang Dewan Redaksi & Sekretariat: Arif Budiman, Adnan Faisal Panji , Aran
Panji Jaya, Arnis Duwita Purnama, Festy Rahma, Yuni Yulianita Desain Grafis & Ilustrasi: Ahmad
Wahyudi, Widya Eka Putra Sirkulasi & Distribusi: Agus Susanto, Biro Umum

Alamat Redaksi: KOMISI YUDISIAL REPUBLIK INDONESIA, Jl. Kramat Raya


No. 57 Jakarta Pusat, PO.BOX 2685, Telp: (021) 390 5876, Fax: (021) 390 6189
E-mail: buletin@komisiyudisial.go.id, Website: www.komisiyudisial.go.id

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
1
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
03 | LAPORAN UTAMA 24 | POTRET PENGADILAN 32 | KATAYUSTISIA
Pn Sukabumi

Menjalankan Amanah Demi


Pelayanan Prima

OTT Hakim, KY-MA Solid


Perkuat Pembinaan Hakim
Sinergisme Tiga Lembaga Kunci Pengawasan Hakim

“Wajah dunia peradilan di Indonesia dalam satu tahun terakhir kembali


36 | GAUNG DAERAH
tercoreng lantaran Mahkamah Agung (MA) beberapa kali kecolongan secara
PKY Kalbar Ajak Masyarakat Awasi
beruntun. Sejumlah hakim, bahkan ketua pengadilan tingkat pertama dan
Hakim
banding....”

11 | PERSPEKTIF 28 | LEBIH DEKAT 39 | FILOSOFI


Ikhsan Azhar Mencintai Profesi sebagai Hakim Keluhuran Integritas

Problematika Seleksi Hakim: “Dulhusin lahir pada 12 September


Praktik Kkn Dan Inkonsistensi 1959 di Lampung, Sumatera
Terhadap Penerapan Prinsip Selatan. Anak ke-2 dari 6
Independensi bersaudara...”

14 | LIPUTAN KHUSUS

30 | RESENSI
Politik Hukum Pencegahan
43 | kajian
dan Penanggulangan Judicial
Problematika Seleksi Hakim:
Corruption Lembaga Peradilan
Praktik KKN dan Inkonsistensi
Aulia Rahman, S.H., M.H. terhadap Penerapan Prinsip
Independensi

56 | KESEHATAN 52 | SELINTAS
EFEKTIVITAS PENCEGAHAN KY DI 2017 Kewenangan KY Digugat,
STRATEGI MEMINIMALISIR PELANGGARAN KODE ETIK HAKIM Rekrutmen Hakim Terhambat

“Komisi Yudisial (KY) dinilai berhasil dan efektif menjalankan program


pencegahan di tahun 2017. Hal tersebut dibuktikan dari hasil survey di 61 | RELUNG
dunia terkait kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.
Medical Check Up Sebelum
Sebanyak 7 dari 10 orang yang disurvei mengatakan percaya pada dunia Kisah Kentang Busuk
Menikah, Yuk!
pengadilan di Indonesia”

EDISI
2 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LAPORAN
UTAMA

Sinergisme Tiga
Lembaga Kunci
Pengawasan Hakim
M. Purwadi

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
3
LAPORAN
UTAMA

Wajah dunia peradilan di Indonesia dalam


satu tahun terakhir kembali tercoreng
lantaran Mahkamah Agung (MA) beberapa
kali kecolongan secara beruntun.

†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA

S
ejumlah hakim,
bahkan ketua
Ketua KY
pengadilan
Aidul Fitriciada Azhari
tingkat pertama dan
banding, serta panitera
di bawah naungan MA ketua pengadilan, hakim, rahim reformasi ini,
berurusan dengan Komisi dan panitera di atas memiliki peranan yang
Pemberantasan Korupsi hanya sebagian kecil dari sangat penting dalam
(KPK). Mereka diamankan cerita kelam lembaga mewujudkan kekuasaan
dalam operasi tangkap peradilan di Indonesia. kehakiman yang merdeka
tangan (OTT) KPK terkait Sebab, tertangkap satu dan bebas dari campur
kasus suap dan jual beli tumbuh seribu. Kendati tangan penguasa dan
perkara. KPK kerap menangkap pokok-pokok kekuasaan
basah pegawai pengadilan lainnya.
Kepercayaan publik pun yang memperjualbelikan
terhadap MA sebagai perkara, praktik itu diduga Ketua KY Aidul Fitriciada
lembaga yudikatif makin masih tetap tumbuh Azhari mengakui, peran
anjlok dengan banyaknya subur. KY dalam mengawasi
hakim dan panitera yang kinerja para hakim
tersangkut kasus hukum. Komisi Yudisial (KY) sangat terbatas. Dalam
Hal ini menunjukkan selaku pengawas kinerja beberapa kesempatan,
bila reformasi hakim para hakim dalam ia mengungkapkan
di institusi tersebut kaitannya mewujudkan keinginanya agar segera
dianggap kurang berhasil peradilan yang bersih, ada koordinasi yang lebih
dan kredibilitas lembaga terus dituntut dapat kuat antara KY, KPK, dan
menjadi taruhan. melakukan fungsi dan MA untuk mencegah
perannya dengan benar terulangnya OTT
Kasus-kasus dan tepat. Mengingat, terhadap para hakim di
penangkapan sejumlah lembaga yang lahir dari masa mendatang.

EDISI
4 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LAPORAN
UTAMA

Ketua Bidang Rekrutmen


Hakim KY Maradaman
Harahap dan Juru
Bicara KY Farid Wajdi
mengakui, menjalin nota
kesepahaman dengan
KPK dan MA merupakan
hal yang sangat urgen
bagi tiga lembaga.
Terutama dalam misi
menjaga agar hakim
bekerja sesuai Kode Etik
dan Pedoman Perilaku
Hakim (KEPPH).

Apalagi, sudah banyak


‘Wakil Tuhan’ yang
diciduk oleh KPK karena
menerima suap maupun
Menurutnya, korupsi yang baik antara KY, pidana korupsi. Selain itu, gratifikasi dari pihak
merupakan kejahatan KPK, MA, Ombudsman juga untuk menjaga dan berperkara. “Saat ini
luar biasa, apalagi sampai Republik Indonesia (ORI) menegakkan kehormatan, masih dalam tahap
melibatkan aparat hukum maupun Pusat Pelaporan keluhuran martabat serta merumuskan perbaikan
seperti hakim. Sehingga, dan Analisis Transaksi perilaku hakim. Terutama isi nota kesepahaman
pemberantasan korupsi Keuangan (PPATK) dan dengan banyaknya hakim yang pernah digagas
tidak bisa dilakukan lembaga yang lain. yang ditangkap dan bersama oleh komisioner
secara sektoral dan dijadikan tersangka oleh sebelumnya,” kata
sendiri-sendiri. Ke depan Namun untuk KPK baik dalam kasus Maradaman saat
diperlukan koordinasi membangun koordinasi suap maupun gratifikasi. dihubungi.
antara KY, MA dan KPK tidaklah mudah. KY dan
agar tindak pidana KPK pernah menjalin Selain itu, MoU ini juga Farid Wajdi
korupsi (tipikor) dapat kerja sama dalam bidang melingkupi kerjasama menambahkan, wacana
diminimalisir. penegakan hukum. dalam bidang informasi koordinasi tiga lembaga
Kesepakatan itu dilakukan atau data, tata kelola yang (KPK, KY, dan MA) yang
“Fungsi KY selama dengan menandatangani baik, pendidikan atau berencana membuat
ini hanya mengawasi nota kesepahaman pelatihan dan sosialisasi, tripartit perbaikan
hakim. Di luar profesi atau memorandum of kajian atau penelitian dan peradilan harus segera
itu, kami tidak punya understanding (MoU) narasumber atau tenaga menjadi tindakan
wewenang. Saat ini, hasil pada 16 Januari 2013 ahli. Kerjasama itu sendiri konkret. Jangan sampai,
penangkapan KPK justru silam. Namun, nota bersifat umbrella atau karena kesibukan
memperlihatkan praktik kesepahaman itu akan payung yang mewadahi masing-masing, hingga
percaloan dilakukan juga berakhir pada 16 Januari kedua lembaga hukum mengenyampingkan
oleh panitera atau tenaga 2018. ini. Sayangnya, jalinan nota kesepahaman yang
peradilan yang lain,” kata kerjasama antara KY dan sangat ditunggu-tunggu
Aidul. MoU antar kedua lembaga KPK ini masih dalam tahap realisasinya. “Sehingga
M. Purwadi ini merupakan sebuah perumusan perbaikan isi ada langkah bersama
Ke depan, lanjut Aidul, ia sikap dan upaya bersama nota kesepahaman oleh dalam meminimalisir
berharap ada koordinasi pemberantasan tindak dua lembaga tersebut. fenomena OTT,” kata Farid.

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
5
LAPORAN
UTAMA

Farid memaparkan dugaan pelanggaran sulit menghindar dari yang perlu didiskusikan,
sebuah fakta, sejak 2012, KEPPH. Untuk itu, Farid pertanggungjawaban,” perlu diperbaiki dan
ada sekitar 28 orang, baik mengimbau hakim untuk imbau Farid.  disempurnakan.
yang berprofesi sebagai membasmi korupsi Mudah-mudahan
hakim, panitera, maupun dan menghindari KKN. Ketua KPK Agus Rahardjo secepatnya,” kata Agus.
pegawai di lingkungan Kerena korupsi adalah menyatakan, lembaganya Wakil Ketua KPK Laode
MA dan peradilan di ketidakadilan tingkat segera memperbaiki M Syarif menambahkan,
bawahnya yang terjerat tinggi. “Kekuasaan MoU dengan KY. Langkah MoU KPK-KY akan
operasi tangkap tangan yang dimiliki hakim ini penting dalam diperbaiki, terutama
oleh KPK. Perinciannya, begitu besar sehingga rangka pemberantasan dalam hal tata kelola pada
dari 28 orang itu terdiri membuat kurangnya rasa korupsi. “Iya segera pertukaran informasi
atas 17 hakim, 9 panitera/ waspada. Serapi apapun jalin kerjasama dengan dan data. Menurutnya,
pengganti dan sisanya kejahatan yang dilakukan, KY. Ada format dan isi perlu adanya standar
pegawai pengadilan.
Bahkan, dari 48 sidang
majelis kehormatan hakim
(MKH) yang digelar KY dan
MA, ada 22 kasus karena
isu suap dan gratifikasi
yang diterima hakim.

Pada periode
Januari-November 2017,
KY menerima 2.813
laporan masyarakat
yang terdiri dari 1.374
laporan masyarakat
yang disampaikan ke
KY dan 1.439 surat
tembusan terkait
†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA

Ketua KPK
Agus Rahardjo

EDISI
6 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LAPORAN
UTAMA

“Kekuasaan yang dimiliki hakim begitu besar


sehingga membuat kurangnya rasa waspada.
Serapi apapun kejahatan yang dilakukan, sulit
menghindar dari pertanggungjawaban”

operasional prosedur yang dan implementasi di luar ketentuan misalnya


lebih spesifik. KEPPH. “Intinya, untuk PNBP.
kerjasama tiga
Sementara itu, Wakil lembaga ini bertujuan MA Komitmen
Ketua KPK Alex Marwata, untuk meningkatkan Perketat Pengawasan
menegaskan, harus ada integritas,  pembinaan Hakim
perbedaan tugas dalam dan pengawasan,” kata
pertukaran informasi, Abdullah. Dalam satu tahun
sebab tugas pokok dan terakhir, ada sejumlah
fungsi KPK dengan KY Pihaknya juga menyambut hakim, panitera, dan
jelas memiliki perbedaan. positif masukan dari pegawai pengadilan
“Contohnya, terkait masyarakat terkait yang tertangkap
penyadapan, KPK hanya pengawasan hakim dan tangan oleh KPK karena
untuk tindak pidana patut diberikan apresiasi. menerima suap dan jual
korupsi sedangkan KY Hal tersebut tidak terlepas beli perkara. Sejumlah
terkait para hakim,” ujar dari keinginan masyarakat pihak menilai, perilaku
Alex. yang menginginkan memalukan sejumlah
kinerja pengawasan hakim dan abdi lembaga
Kepala Biro Hukum dan MA lebih baik dalam hal peradilan tersebut karena
Humas MA Abdullah mengawasi kinerja para sistem pengawasan
menilai, hubungan hakim.   dan pembinaan hakim
sinergisme antara kurang maksimal. MA
Ketua MA
MA, KY,dan KPK semakin Menurutnya, kritik yang pun merasa kecolongan
Hatta Ali solid dengan tetap disampaikan masyarakat dengan tindakan tak
menghormati kompetensi kepada pengawasan terpuji sejumlah oknum
atau kewenangan masing MA terlalu berlebihan. di lingkungan lembaga
masing. Selama ini, Seharusnya masyarakat peradilan tersebut.
kerjasama MA dengan mendukung MA dengan
KPK adalah meningkatkan mengadukan ke Bawas MA berkomitmen terus
kompetensi atau keahlian jika ada yg bertentangan melakukan evaluasi
staf khusus Badan dengan ketentuan yang seraya berupaya
Pengawasan MA, dengan berlaku.  Selain itu, melakukan pembenahan
mengadakan pelatihan masyarakat juga harus terutama dalam hal
peningkatan integritas menolak jika ada pungutan sistem pengawasan

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
7
LAPORAN
UTAMA

aparatur peradilan dan terhadap dunia peradilan Badan Peradilan. hakim juga tidak terlepas
peningkatan disiplin untuk mewujudkan badan Semua pimpinan dari informasi yang
kerja dibarengi menjaga peradilan yang agung. diperintahkan untuk disampaikan intelijen
integritas seluruh aparatur sosialisasi, pembinaan, Bawas MA. Dalam
peradilan. Bahkan, Tampaknya, MA dan pengawasan pemberantasan korupsi,
Ketua MA Hatta Ali benar-benar serius untuk secara berjenjang dan MA tidak hanya menjalin
mengeluarkan kebijakan membenahi integritas dan berkelanjutan. MA juga kerjasama dengan KPK,
Peraturan Mahkamah moral para hakim. Tidak menghimbau masyarakat tapi juga menggandeng
Agung (Perma) Nomor 7, hanya tiga Perma, MA juga untuk mendukung MA KY, koalisi masyarakat
8 dan 9 pada tahun 2016. mengeluarkan Maklumat dalam menerapkan sipil, dan lembaga terkait
Perma Nomor 7 tentang Ketua MA Nomor 01 manajemen anti suap. dalam upaya pencegahan
Penegakan Disiplin Kerja Maklumat/KMA/IX/2017 korupsi di peradilan.
Hakim pada Mahkamah tentang Pengawasan “Berupaya Pihaknya mengajak
Agung dan Badan dan Pembinaan Hakim, meminimalisasi segala semua masyarakat
Peradilan yang berada di Aparatur Mahkamah bentuk penyimpangan, agar mau membantu
bawahnya. Agung, dan Badan menjatuhkan sanksi keras dan melaporkan setiap
oknum peradilan yang
menyimpang.

Ketua Bidang Hubungan


“MA tidak akan memberikan bantuan hukum Antar Lembaga dan
kepada hakim maupun aparatur MA dan Layanan Informasi KY
Farid Wajdi mengapresiasi
badan peradilan di bawahnya yang diduga langkah MA yang
menerbitkan perma
melakukan tindak pidana dan diproses di dan maklumat terkait
banyaknya OTT terhadap
pengadilan” aparat peradilan. Dengan
adanya perma dan
Perma Nomor 8 Tahun Peradilan di bawahnya. terhadap oknum yang maklumat ini, KY berharap
2016 tentang Pengawasan Maklumat tersebut melanggar demi menjaga ada juga langkah atau
dan Pembinaan Atasan menyebutkan bahwa MA wibawa dan martabat tindakan nyata yang
Langsung di Lingkungan tidak akan memberikan MA dan peradilan di diambil oleh MA untuk
Mahkamah Agung bantuan hukum kepada bawahnya,” kata Kepala melakukan perbaikan,
dan Peradilan yang hakim maupun aparatur Biro Hukum dan Humas pembinaan, dan
berada di bawahnya. MA dan badan peradilan MA Abdullah. pengawasan yang lebih
Sementara, Perma Nomor di bawahnya yang intensif.
9 tahun 2016 tentang diduga melakukan tindak Belum lama ini, MA
Pedoman Pengaduan pidana dan diproses di juga melakukan kerja Diharapkan, langkah MA
(Whistleblowing system) pengadilan. sama dengan KPK untuk ini tidak hanya berhenti
di Mahkamah Agung mendidik 10 pegawai pada sebatas maklumat
dan Badan Peradilan di Kebijakan tersebut sebagai intelijen lembaga atau bentuk peraturan.
bawahnya. Tiga aturan sudah diperintahkan antikorupsi. Pegawai Namun, ada tindakan
ini diharapkan mampu secara langsung oleh intelijen ini bertugas nyata untuk mengawal
menjadi bahan bakar Pimpinan MA kepada mengumpulkan informasi dan memastikan langkah
dan semangat MA dalam pimpinan tingkat banding tentang tindak pidana kebijakan tersebut
membangun kembali dan tingkat pertama korupsi di MA. OTT oleh diikuti dengan baik.
kepercayaan publik pada 4 lingkungan KPK terhadap sejumlah Selain itu, hal penting

EDISI
8 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LAPORAN
UTAMA

lain berupa penjatuhan


Anggota ORI
sanksi memberhentikan Adrianus Meliala
pimpinan badan peradilan
secara berjenjang dari
jabatannya. Diyakini, hal
tersebut dapat menjadi
efek jera bagi pimpinan
badan peradilan agar
senantiasa melakukan
pembinaan dan
pengawasan secara lebih
teratur dan terukur kepada
semua pejabat dan jajaran
peradilan.

†† httpmediaindonesia.com
Hakim Butuh
Pembinaan Mental
Spiritual dan
Keteladanan Atasan
yang rawan bagi hakim
Keberadaan KY dan Bawas yang terdorong melakukan
MA ternyata masih kurang korupsi,” ungkapnya.
”MA juga berkolaborasi
mendapat ‘perhatian’
dari para hakim, panitera, dengan masyarakat sipil untuk Sehingga, yang perlu
hingga lingkup yang dioptimalkan adalah,
terkecil seperti staf-staf meningkatkan pengawasannya pertama, bagaimana
penunjang di lembaga menciptakan hakim-hakim
peradilan. Buktinya,
terhadap kinerja hakim” yang tidak mau korupsi
masih saja terjadi OTT melalui kegiatan-kegiatan
oleh KPK terhadap para pembinaan mental
penegak hukum. Kasus Namun pada Termasuk juga spiritual, bersamaan itu,
ini juga membuktikan kenyataannya, justru peringatan-peringatan keteladanan atasan juga
bahwa reformasi di dunia bertumpu pada mental dan selebritas sangat berpengaruh.
peradilan belum efektif. dan moral para hakimnya. pengangkatan atau Termasuk, bagaimana
Pola hidup konsumtif kenaikan pangkat di menghapuskan
Pengamat Hukum Pidana yang melanda hampir pengadilan cenderung kegiatan-kegiatan yang
Universitas Trisakti Abdul seluruh profesi, termasuk diselenggarakan secara memberatkan ekonomi
Fickar Hadjar menilai, hakim, menjadi persoalan berlebihan dan mahal. para hakim agar mereka
sistem pengawasan tersendiri. Sehingga menjadi faktor tidak terdorong korupsi
dan pembinaan hakim pendorong para pejabat dengan menjual putusan.
yang keseluruhanya Bahkan, untuk peradilan, termasuk
berupa regulasi-regulasi persoalan olah raga pun hakim-hakim melakukan Kedua, pengawasan dan
sebenarnya sudah cukup cenderung harus yang korupsi baik untuk dirinya pembinaan secara represif
memadai dan baik. Dia bergengsi dan berbiaya sendiri maupun untuk dengan menyadap seluruh
mencontohkan, ada tinggi dan berpotensi tanggung jawab pada kegiatan para hakim yang
larangan hakim menemui disalahgunakan sebagai organisasinya. “Demikian potensial bersifat koruptif.
salah satu pihak tanpa ada ajang lobi seperti golf dan juga masa menjelang Upaya penyadapan oleh
pihak lainnya. tenis. pensiun menjadi masa KPK dan KY diharapkan

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
9
LAPORAN
UTAMA

menimbulkan ketakutan kepada seluruh jajaran di Berdasarkan riset MaPPI satpam pengadilan untuk
para hakim yang pada bawah MA agar melakukan FH UI yang sejalan dengan menemui salah seorang
gilirannya akan tumbuh pembinaan kepada hasil pemantauan ORI, staf pengadilan dan
menjadi kesadaran sendiri hakim secara berkala banyak celah dalam menceritakan perkara.
untuk tidak korupsi. dan berkesinambungan administrasi persidangan Setelah mendengarkan
kepada jajaran di yang masih terjadi kronologi perkara, staf itu
Ketua Harian Masyarakat bawahnya.“Kami apresiasi pungutan liar yang meski menawarkan jasa untuk
Pemantau Peradilan langkah tegas tersebut,” kecil namun masif. mengurus kasus yang
Indonesia Fakultas kata Choky Risda sedang didaftarkan oleh
Hukum UI (MaPPI FHUI) Ramadhan. “MA menurut saya perlu tim Ombudsman. “Dia
Choky Risda Ramadhan gandeng ORI untuk minta Rp25 juta sebagai
mengatakan, paska MA juga berkolaborasi tingkatkan pelayanan biaya ngurus kasus
penangkapan dan dengan masyarakat sipil administrasinya. Sebab, supaya cepat beres,” kata
OTT sejumlah hakim, untuk meningkatkan sejalan dengan tugas Adrianus.
rentang waktu antara pengawasannya terhadap dan fungsi ORI sehingga
Januari-Agustus 2017, kinerja hakim. KY dalam kolaborasi MA dengan ORI Laporan masyarakat atas
sebenarnya MA telah hal pengawasan hakim perlu diinisiasi segera,” praktik percaloan seperti
menetapkan maklumat harus mengambil peran terangnya. itulah yang menggerakkan
untuk menindak tegas lebih dibandingkan badan ORI untuk menelusuri
pegawainya di bulan pengawas MA. ORI, lembaga negara lebih lanjut. Investigasi
September. yang mengawasi itu fokus pada pelayanan
Sementara, MA bisa lebih pelayanan publik, pendaftaran perkara,
Maklumat Ketua MA fokus pada persoalan baru-baru ini merilis hasil jadwal sidang, pemberian
tertanggal 11 September administrasi di lembaga investigasinya terkait salinan, dan petikan
2017 Nomor 01/ peradilan yang masih lembaga peradilan. putusan.
Maklumat/KMA/IX/2017. banyak celah untuk Mereka menemukan
Isinya, memerintahkan dimanipulasi. sejumlah jejak hitam. “Ini salah satu upaya
Salah satu yang sangat memperbaiki dan
mengkhawatirkan meningkatkan kualitas
adalah praktik percaloan pelayanan publik dan
pemenangan perkara. administrasi peradilan di
Dalam investigasi itu, Indonesia,” ujar Adrianus.
MA juga ORI bahkan menemukan
pegawai peradilan yang Dari data yang dimiliki
berkolaborasi dengan meminta uang jasa ORI, tren pengaduan
percaloan kepada pencari masyarakat atas praktik
masyarakat sipil keadilan yang jumlahnya mala-administrasi
untuk meningkatkan mencapai puluhan juta
rupiah.
di lembaga peradilan
tiap tahunnya semakin
pengawasannya meningkat. Kasus yang
Anggota ORI Adrianus paling banyak dilaporkan
terhadap kinerja Meliala saat ditemui di adalah praktik percaloan
Mabes Polri mengatakan, dan janji pemenangan
hakim tim investigasi perkara. Temuan
berpura-pura mengurus investigasi ORI semakin
perkara di salah satu menegaskan kondisi
pengadilan negeri. Tim peradilan yang sangat
kemudian diantar oleh mengenaskan.

EDISI
10 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
PERSPEKTIF

Peradilan Bersih: Gerakan KY


Melunasi Janji Reformasi
Elza Faiz, S.H., M.H.
Kepala Subbagian Verifikasi KY

P
eradilan bersih melalui institusi-institusi apatis dan tidak merasa penginjeksian kesadaran
menjadi salah satu yang berada dalam poros memiliki ownership atas masyarakat luas dan
janji reformasi kekuasaan kehakiman, setiap masalah yang memberdayakan mereka
yang masih terhutang. termasuk Komisi Yudisial menghambat lahirnya untuk berperan aktif
Hanya para mafia dan (KY), dalam mendorong peradilan bersih. Padahal dalam rangka menunaikan
bramacorah yang peradilan bersih tidak bisa ketika peradilan korup, janji itu.
tidak menghendaki didekati sekadar sebagai korbannya masyarakat
janji itu ditunaikan. sebuah program, tetapi juga. Dengan pemahaman
Peradilan bersih sebagai sebuah gerakan. seperti itu, secara
menjadi kepentingan Hal ini penting karena Berbeda halnya kalau substantif, amanat
bersama semua pihak keduanya (program dan peradilan bersih dimaknai menciptakan peradilan
bagi tegaknya keadilan, gerakan) punya makna sebagai gerakan. Sebagai bersih sejatinya melekat
kesejahteraan dan yang berbeda. gerakan maka problem dalam setiap individu
lahirnya keadaban publik menciptakan peradilan sebagai bagian dari peran
sebagaimana cita-cita Bila didekati sebagai bersih tidak hanya menjadi profetik/kenabian1 yang
yang menjadi raison d’etre sebuah program maka domain pemerintah, 1 ` Profetik dalam
lahirnya republik. Sebagai problem menciptakan tetapi tanggung pandangan Kuntowijoyo
kepentingan bersama, peradilan bersih hanya jawab semua elemen bersendikan pada tiga hal,
yaitu humanisasi, liberasi,
upaya menegakkan menjadi tanggung jawab bangsa (masyarakat dan transendensi. human-
peradilan bersih pemerintah, termasuk luas). Pendekatan ini isasi merupakan pemaknaan
tidak bisa dimonopoli Mahkamah Agung (MA) akan memposisikan konstruktif dari lafadl “amar
ma’ruf” yang makna
sebagai tanggungjawab dan KY. Sementara pemerintah dan rakyat asalnya menganjurkan atau
pemerintah an-sich yang masyarakat diletakkan sama-sama sebagai menegakkan kebajikan.
direpresentasikan oleh di luar panggung sejarah pemilik kepentingan, Perintah Amar Ma’ruf di-
maksudkan untuk men-
para penegak hukum, sebagai penonton, pemilik tanggung jawab
gangkat dimensi dan potensi
tetapi juga menjadi bersifat pasif dan tidak dan pemilik peran yang positif (ma’ruf) setiap ma-
tanggung jawab civil diberdayakan sebagai setara dalam mewujudkan nusia, yaitu merupakan satu
society atau masyarakat bagian penting dari peradilan bersih. dorongan emansipasi ke-
pada cahaya (nur) petunjuk
sipil secara totalitas. upaya menegakkan Secara operasional, ilahi dalam mencapai tingkat
janji kemerdekaan agenda-agenda yang fitrah. Fitrah ialah keadaan
Berangkat dari itu. Dengan kata lain, dilakukan baik oleh dimana manusia menda-
patkan posisinya sebagai
pemahaman di atas, pendekatan program pemerintah maupun makhluk yang mulia sesuai
pendekatan yang akan mengkondisikan komunitas masyarakat dengan kodrat kemanu-
digunakan pemerintah masyarakat menjadi sipil akan difokuskan pada siaannya. Lliberasi be-
rarti merupakan pemaknaan

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
11
PERSPEKTIF

mesti ditunaikan. Hal yang kejumudan ummatnya. adalah etika dan perilaku, dan resistensi.
dalam konteks lebih besar Para nabi selalu muncul yang cakupannya sangat Sementara penguatan
sudah dicontohkan para untuk mengubah sejarah, luas. Hakim tertidur, jaringan diperlukan
nabi yang selalu menjadi mengubah masyarakat,dan menggunakan ponsel atau KY sebagai lembaga
motor utama dalam membangunkan baca buku saat sidang publik dalam rangka
setiap perubahan besar di masyarakat, lalu memulai dapat dikategorikan mengakses informasi,
zamannya, sebagaimana revolusi dan membuat melanggar etika atau data dan dukungan
digambarkan oleh Ali revolusi. Para nabi perilaku. Namun di sisi lain, dalam mendorong
Syariati2, Tokoh Revolusi berbeda dengan para kewenangan KY dalam penegakan etika dan
Islam Iran yang menulis. filosof biasa, sekelas menindak pelangaran perilaku hakim. Selain itu
Plato dan Aristoteles tersebut cukup terbatas. juga diperlukan dalam
”Tidak ada satupun nabi sekalipun karena keduanya Kewenangan KY dalam rangka mengadvokasi
yang diutus di muka bumi tidak memprakarsai batas tertentu masih isu-isu penting yang
yang tidak melakukan suatu gerakan social tergantung MA. Bila MA membutuhkan respon
reformasi, transformasi, atau revolusi dalam menolak/resisten, KY kolektif. Kuatnya jaringan
bahkan revolusi atas masyarakatnya.” akan mengalami kesulitan akan memposisikan KY
setiap kemandekan dan dalam menjalankan tidak sendirian.
konstruktif dari lafadl “nahi Memperluas Exit Door kewenangannya dalam
mungkar” yang makna menegakkan Kode Etik dan Sebagaimana prinsip
aslinya berarti melarang atau
menentang segala tindak Salah satu lembaga Pedoman Perilaku Hakim lembaga publik yang
kejahatan yang merusak, yang lahir melalui rahim (KEPPH). Selain itu juga tidak boleh mengalami
mulai mencegah teman dari reformasi konstitusi dukungan politik yang kesepian. Hal yang selama
mengkonsumsi narkoba,
adalah KY. KY lahir relatif kecil. Inilah yang ini juga dilakukan oleh
melarang tawuran, mem-
berantas judi, menghilang- ditengah ekspektasi publik dikatakan sempitnya pintu KPK, ketika mengadvokasi
kan lintah darat, membela yang begitu besar bagi keluar. isu pelemahan KPK
nasib buruh sampai dengan terwujudnya peradilan melalui RUU KUHP. Posisi
keberanian memberantas
korupsi. Sedangkan transen- bersih. Dengan kondisi Berangkat dari awalnya terkesan KPK
densi merupakan pemak- seperti itu, tugas KY tentu tantangan tersebut, KY vs DPR. KPK kemudian
naan konstruktif dari kata “tu’ tidak mudah, apalagi membutuhkan manajemen berhasil menjadikan isu
minuuna billah” yang makna
dasarnya ialah beriman sederhana. Jalannya strategi berbasis gerakan itu sebagai isu publik yang
kepada Allah. Makna tran- amat terjal, berliku, dalam rangka memperluas menggerakkan masyarakat
sedensi secara umum dan mendaki. Apalagi pintu keluar. Beberapa dan lembaga Negara
berkait dengan  teologi
KY juga mempunyai hal yang perlu dilakukan lainnya seperti MA, Polri,
seperti persoalan ketuhanan
dan yang ghaib. Eksistensi tantangan tersendiri terkait KY terkait dengan hal BNN, Kejaksaan dll untuk
transdensi dalam paradigma dengan keterbatasan tersebut adalah, Pertama, aktif ‘melawan’ karena
profetik merupakan basis kewenangannya. memperkuat data, dan merasa ikut dilemahkan.
dari aksi-aksi humanisasi
dan liberasi. Bagi Kuntowi- Kedua, memperkuat
joyo, keberadaan transed- Dalam perspektif jaringan. Keduanya saling Penghubung KY
ensi menjadi nilai dasar yang manajemen strategi, interkoneksi satu-sama Sebagai ‘Bonus
akan memperbaiki krisis
dari modernisme. Baginya,
keterbatasan kewenangan lain. Kedalaman data Demografi’
modernisme yang lahir dari KY khususnya dalam diperlukan KY sebagai
paradigma renaisance telah fungsi pengawasan dapat modal/kekuatan dalam Dalam upaya memperkuat
memisahkan wahyu (agama) menindak terjadinya
digambarkan ‘pintu masuk jaringan itulah, KY
dari ilmu pengetahuan
sebagai dampak perlawanan yang sangat lebar, tetapi pelanggaran etika dan akan sangat terbantu
terhadap teosentrisme pada pintu keluarnya sempit’. perilaku. Ke dalam data jika ada organ resmi di
abad pertengahan sehingga Dalam arti kata, satu sisi akan mengatasi atau daerah yang difungsikan
terjadi distabilitas
2 Ali Syariati, Kritik domain yang menjadi setidaknya mengimbangi untuk merawat dan
islam atas Marx. ranah pengawasan KY keterbatasan kewenangan menggerakkan jaringan

EDISI
12 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
PERSPEKTIF

di tingkat lokal. Hal yang Utara. Sementara pada bagi KY. Sebagai bonus Profesionalitas
dalam perkembangannya tahun 2015 dibentuk di 2 demografi, selalu Penghubung akan
direstui oleh DPR melalui provinsi, yaitu Kalimantan akan berkonsekuensi ekuivalen dengan capaian
lahirnya Undang-Undang Barat dan Maluku. pada dua hal, satu sisi kinerja Penghubung,
(UU) Nomor 18 Tahun akan menjadi nikmat ekuivalen dengan
2011 tentang Perubahan Pertimbangan demografi jika seluruh tingginya tingkat
atas UU Nomor 22 Tahun dibentuknya penghubung stakeholder bersinergi kepuasan masyarakat
2004 tentang Komisi di 12 Provinsi tersebut untuk menghadapi dan muara akhirnya
Yudisial yang memberikan didasarkan beban perkara, tantangan-tantangan akan mengkatalisasi
legitimasi bagi KY untuk kompleksitas perkara, yang ada, di sisi lain akan dukungan masyarakat
membentuk Penghubung banyaknya laporan menjadi laknat demografi terhadap KY. Sebaliknya,
KY di daerah. Dalam Pasal 3 masyarakat di wilayah itu, jika tidak mempersiapkan jika Penghubung
UU aquo disebutkan bahwa dan representasi geografis. dengan sangat baik (it can diposisikan sekadar ada,
“Komisi Yudisial dapat Sementara pertimbangan be a disaster or a bonus) 4 sebagai organ formalitas
membentuk penghubung perekrutan pegawainya belaka, yang berkorelasi
di daerah sesuai dengan banyak didasarkan rekam Dalam konteks KY, dengan buruknya kinerja
kebutuhan, ketentuan lebih jejak yang bersangkutan keberadaan Penghubung pelayanan Penghubung
lanjut mengenai hal itu dalam mendorong yang merupakan di daerah, maka akan
diatur melalui peraturan perubahan di wilayahnya. representasi/wajah menjungkir balikkan
komisi Yudisial”. Masing-masing kantor KY di daerah juga akan kepercayaan publik
penghubung KY digawangi mengandung dua terhadap KY. Hal yang
Penghubung diberikan oleh 4 pegawai. konsekuensi besar. kalau tidak disikapi
wewenang dan tugas Penghubung akan menjadi dengan hati-hati akan
untuk menerima laporan Dengan gambaran organ dan kekuatan menghantarkan KY
pengaduan masyarakat, tersebut, Keberadaan strategis KY bila dikelola menemui akhir dari
melakukan pemantauan, Penghubung, bila didekati dan difungsikan secara sejarahnya.
dan melakukan sosialisasi dalam konteks manajemen serius dan profesional.
mengenai kelembagaan strategi sesungguhnya ps://www.paramadina.ac.id/ Penghubung karenanya
dan mengenai Kode Etik adalah manifestasi dari index.php?option=com_co harus diposisikan sesuai
dan Pedoman Perilaku pendekatan gerakan ntent&view=article&id=84 ‘fitrah’nya sebagai jangkar
0%253Auniversitas-harus-
Hakim. Selain tiga yang digunakan KY mendidik-bonus-demografi gerakan yang hidup,
wewenang tersebut, sebagaimana dinarasikan &catid=45%253Aagenda&l tumbuh, dan bergerak
Penghubung juga dapat di atas. Keberadaan ang=en. bersama masyarakat dan
4 Menjadi bonus
melakukan tugas-tugas Penghubung yang telah konsekwensinya Jum-
lembaga-lembaga publik
lainnya yang dimintakan dibentuk di 12 provinsi lah pengangguran akan di daerah untuk mengawal
oleh KY. Penghubung dan terus akan dibuka di berkurang, daya saing peradilan bersih. Dikelola
bangsa meningkat, tumbuh
kemudian dibentuk di 12 beberapa provinsi lainnya dengan manajemen
kembangnya karya kreatif
Provinsi selama kurun ke depan akan menjadi dan inovatif oleh pemuda professional berbasis
3 tahun. Tahun 2013 ‘bonus demografi’3 sebagai kontribusi pemban- gerakan yang diharapkan
dibentuk di 6 provinsi, gunan Negara, Pertumbuhan bisa menjadi role model
3 Bonus demo- ekonomi jauh lebih baik, dan
yaitu Jawa Timur, Jawa grafi adalah suatu keadaan Indonesia akan menjadi ne- sekaligus anti thesis bagi
Tengah, Sumatera Utara, negara dimana jumlah usia gara maju. Sebaliknya men- lembaga-lembaga publik
Kalimantan Timur, Nusa produktifnya (15-64th) lebih jadi disaster konsekwensinya yang dirasa masih eksklusif
banyak dibanding usia tidak akan terjadi pengangguran
Tenggara Barat, dan terhadap peran serta
produktif (0-4 dan >65). Bo- besar-besaran, banyaknya
Sulawesi Selatan. Pada nus demografi di Indonesia penduduk dengan tingkat masyarakat luas. Dengan
tahun 2014 dibentuk di sudah mulai dari tahun 2010, pendidikan rendah, produk- itulah upaya melunasi
Sumatera Selatan, Riau, keadaan ini akan berlang- tivitas nasional menurun, janji reformasi diharapkan
sung hingga tahun 2030, dan Penduduk usia muda
Kupang dan Sulawesi bahkan maksimal 2035. htt- tergerus oleh “budaya luar. dapat dilunasi.

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
13
LIPUTAN
KHUSUS

EFEKTIVITAS PENCEGAHAN KY DI 2017


STRATEGI
MEMINIMALISIR
PELANGGARAN
KODE ETIK HAKIM
Edi Winarto

Komisi
Yudisial (KY) dinilai
berhasil dan efektif
menjalankan program
pencegahan di tahun
2017

EDISI
14 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LIPUTAN
KHUSUS

Hal tersebut dibuktikan dari hasil survey di


dunia terkait kepercayaan publik terhadap
penegakan hukum di Indonesia. Sebanyak
7 dari 10 orang yang disurvei mengatakan
percaya pada dunia pengadilan di Indonesia.

N
amun prestasi ini yang dilakukan oleh Aidul, kagum dengan penegakan
tidak membuat di mana tujuan negara hukum di Indonesia
jumawa Komisi hukum di Indonesia telah yang relatif aman dan
Yudisial. Lembaga cukup baik tercapai. dapat terkendali. Sudah
yang diberi amanah sepatutnya kita bersyukur
rakyat sebagaimana “Di seluruh wilayah dan berterima kasih pada
diamanatkan Undang Indonesia tidak ada penegak hukum kita,” kata
Undang Dasar Negara aksi anarki warganya, Aidul.
Republik Indonesia Tahun seperti halnya negara di
1945 yang selanjutnya Syuriah yang konfliknya Untuk mengetahui sejauh
diimplementasikan dalam meluas. Masyarakat juga mana efektivitas program
Undang Undang No. merasakan aman dalam pencegahan yang telah
22 Tahun 2004 dalam menjalankan aktivitasnya dilakukan oleh Komisi
menjaga dan menegakkan sehari-hari, sehingga hal Yudisial (KY) di Tahun
kehormatan, keluhuran ini menyimpulkan bahwa 2017, maka KY kembali
martabat, serta perilaku penegakan hukum di menyelenggarakan
hakim ini tetap mengawal Indonesia telah berjalan Pengukuran Dampak
secara masif perilaku cukup baik, meskipun tidak Kinerja KY dan workshop
hakim belakangan ini dan memuaskan,” jelas Aidul. bertajuk “Profesionalisme
upaya pencegahannya. dan Integritas Hakim”,
Negara Indonesia Kamis 9 Nopember 2017
Ketua Komisi Yudisial (KY) begitu besar dengan silam di Pengadilan
Aidul Fitriciada Azhari bentangan alam yang Militer Tinggi III, Surabaya.
saat jadi pemateri pada luas lanjut Aidul, namun Pengukuran dan workshop
Seminar Hukum Nasional situasi keamanan dan ini diikuti 35 orang hakim
di Universitas Pancasila, ketertibannya masih relatif dari pengadilan negeri,
Senin 6 Nopember 2017 terkendali. Hal itu sudah agama, tata usaha negara
silam memaparkan hasil sepatutnya menjadikan dan militer di wilayah Jawa
survey lembaga survei di bangsa Indonesia Timur.
dunia yang menyebutkan bersyukur. “Beberapa
penegakan hukum di waktu lalu saya menerima Ketua Bidang Pencegahan
Indonesia telah berjalan kunjungan dari pejabat dan Peningkatan
baik.Fakta itu merupakan penegak hukum dari Kapasitas Hakim KY Joko
hasil kajian akademis Filipina, yang menyatakan Sasmito menyampaikan,

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
15
LIPUTAN
KHUSUS

untuk melaksanakan dalam artian tetap tidak


kewenangan dan mengabaikan penegakan.
pencegahan secara efektif Penegakan tetap berjalan
dibutuhkan adanya dengan baik, misalnya jika
suatu pedoman etika dan ada pengaduan, temuan
perilaku hakim. Caranya tetap diproses oleh KY.
dengan memperkuat Namun titik tekan sesuai
pencegahan melalui per KY no 3 tahun 2013
Program Peningkatan tentang grand desain
Kapasitas Hakim (PPIH). peningkatan kapasitas
hakim, pencegahan
“Tapi mengapa KY dilakukan melalui upaya
mengutamakan pelatihan KEPPH,
pencegahan karena pelatihan pedoman kode
sesuai dengan program etik dan perilaku hakim.
pemerintah yang tertuang
dalam Nawacita ke “Disitulah hakim
delapan yaitu revolusi ditanamkan tentang kode
karakter bangsa yang etik dan pedoman perilaku
diterjemahkan dalam hakim,” ucap doktor dari
†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA

revolusi mental. Karena Universitas Brawijaya


menurut kami mencegah (Unibraw) Malang.
itu lebih baik,” ujar Joko Suasana saat pelatihan
Sasmito kepada Majalah Hakim sebenarnya sudah KEPPH oleh KY

Komisi Yudisial. mendapat pelatihan dari


MA tentang KEPPH namun
Joko Sasmito berpendapat, KY dalam program ini Penanaman moral dan Hakim dengan masa kerja
meski pencegahan sebagai berupaya agar hakim lebih etik itu dimasukkan 8–15 tahun sebanyak 6
program priotitas, namun menginternalisasi. kedalam jiwa dan sanubari kali.
hakim dengan harapan
dan tujuan hakim dalam “Ditambah pelatihan
melaksanakan tugas KEPPH hakim tinggi,
keseharian baik didalam KY bekerjasama dengan
“Ketua Bidang Pencegahan tugas maupun diluar tugas Jimly School of Law yang
mencerminkan 10 butir anggarannya dari KAS
dan Peningkatan Kapasitas KEPPH. (konrad adenauer stiftung
Hakim KY Joko Sasmito ) Jerman sebanyak 3
Pemerintah telah kali pelatihan. Jadi kalau
menyampaikan, untuk memberikan anggaran dihitung dalam setahun
terbesar dalam program KY melakukan pelatihan
melaksanakan kewenangan KEPPH. Dalam setahun KY sebanyak 17 kali dengan
bisa melakukan pelatihan masa efetif sekitar 10
dan pencegahan secara efektif terhadap 570 hakim. bulan,” katanya.
dibutuhkan adanya suatu Program pencegahan
ini diwujudkan dalam Sejauh ini apakah
pedoman etika dan perilaku pelatihan KEPPH untuk Program Pencegahan
hakim dengan masa kerja 2017 dengan model
hakim. ” 0–8 tahun sebanyak 8 kali. KEPPH sudah efektif?

EDISI
16 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LIPUTAN
KHUSUS

Menurut Joko tidak ada kendala dalam


pelaksanaan KEPPH karena antara KY dan MA
saling membangun komunikasi. Sebagai misal
kasus pemanggilan peserta. Karena peserta dalam
kewenangan MA, KY tidak memiliki kewenangan
langsung untuk memanggil para hakim

“Kita lihat dari hasil PPIH, hasilnya bagus Berkoordinasi dengan para Bagaimana penguatan
pengukuran. Program dilihat dari 2 kriteria yaitu Dirjen di MA baik Dirjen integritas hakim? Dalam
KEPPH ini dinilai seberapa jauh tingkat Badan Peradilan Umum penguatan KEPPH
atau diukur oleh biro kepercayaan masyarat dan (Badilum), Dirjen Badan yang pertama adalah
perencanaan PPIH seberapa besar tingkat Peradilan Agama dan pembelajaran dengan
program penguatan integritas hakim,” kata Dirjen Badan Peradilan undergogik artinya
integritas hakim. Hakim mantan hakim pengadilan Militer dan Tata Usaha pembelajaran untuk orang
yang pernah kita latih kita militer yang dikenal Negara (TUN). dewasa. Melibatkan tim
datangi ke daerah-daerah sederhana ini. dari psikologi UI.
untuk diukur,” tutur Joko “Kita melakukan
Sasmito. Menurut Joko tidak pertemuan berkala setiap Metode yang digunakan
ada kendala dalam 6 bulan sehingga masalah sekarang diubah tidak
Menurut laporan dari pelaksanaan KEPPH pemanggilan tidak lagi hanya memberikan materi
PPIH yang bekerjasama karena antara KY dan menjadi kendala,” katanya. tentang 10 butir KEPPH,
dengan UI, dengan metode MA saling membangun tapi ada metode pelatihan
tertentu bisa diukur komunikasi. Sebagai Termasuk pengukuran lapangan, metode kelas,
tingkat efektifitasnya. misal kasus pemanggilan efektifitas KEPPH juga metode wawancara, tatap
Harapan dari KY setiap peserta. Karena peserta tidak ada kendala atau muka dan sebagainya.
tahun ada peningkatan. dalam kewenangan masalah. “Beberapa Intinya yang ditekankan
Namun pengukuran ini MA, KY tidak memiliki waktu lalu pengukuran di adalah menyentuh hati
belum bisa dilakukan kewenangan langsung Surabaya di pengadilan nurani pada hakim.
secara keseluruhan karena untuk memanggil para militer semua tidak ada
kemampuan anggaran. hakim. masalah. Kendala yang kini Jadi seakan-akan metode
dihadapi hanya masalah pelatihan ini memberikan
“Maksimal hanya Namun KY mencari anggaran sehingga benteng atau semacam
dilakukan 6 kali dalam solusi bagaimana agar pelaksanaaan pengukuran alarm dari jiwa hati
setahun, kadang juga panggilan itu tidak maksimal hanya 6 kali nurani hakim sehingga
hanya 3 kali. Menurut terkendala. Caranya? dalam setahun,” katanya. jika ada keinginan untuk

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
17
LIPUTAN
KHUSUS

melakukan penyimpangan Terjadinya OTT beberapa Faktor ekternalnya adalah Menurut Joko ke depan
atau pelanggaran, kasus, apa pendapat KY? karena hakim tidak hidup konsep KEPPH masih
alarm dalam jiwa bisa “Bisa dikatakan oknumnya dalam ruang hampa. Maka relevan untuk mencegah
mengingatkan. “Jadi itu yang melakukan, karena ada pengaruh luar dalam agar hakim tidak lagi
yang ditekankan’ katanya. sebagian besar hakim mencari keadilan hukum tersangkut kasus
masih baik. Jumlah ada saja orang yang OTT. Selain itu dalam
Apakah para hakim sudah hakim sekitar 7.500 mencari dengan cara-cara penegakan, harus ada
memahami profesi hakim an sementara yang yang tidak baik. perbaikan dalam waktu
sebagai profesi yang melakukan jumlahnya penanganan perkara.
sangat mulia? kecil. Meski ada Sudah banyak pihak yang Dalam Peraturan Komisi
anggapan kasus-kasus memberikan pemahaman. Yudisial Nomor 2
“Memang hakim itu merupakan puncak KY juga sering melakukan tahun 2015, pengaduan
seharusnya sudah tahu gunung es, tapi saya yakin sosialisasi kepada masyarakat maksimal
tentang profesi itu, masih banyak hakim yang masyarkat tentang dugaan selama 60 hari, namun
sebagian besar sudah baik,” ujar Joko Sasmito. kode etik penegak hkum dalam prakteknya
memahami. Hanya terkadang masih lebih dari
kadang-kadang masih itu.
ada laporan masyarakat
yang prosesnya sampai Apakah per KY nya yang
ke Majelis Kehormatan berubah atau mekanisme
Hakim (MKH),” kata Joko OTT menurut saya penanganannya yang
Sasmito. disebabkan beberapa faktor, harus direvisi. Sehingga
ada pembagian waktu.
Dari segi penanganan yang pertama mungkin Itu juga penting karena
laporan masyarakat yang jangan sampai ada kesan
masuk hampir 3.500 faktor internal seperti pribadi di masyarakat laporan
aduan. Tapi yang bisa di KY seolah-olah
direkomendasi masuk
hakim dan keluarganya lambat. Jadi meskipun
pelangaran etik tahun pencegahan merupakan
2015 sebanyak 87. Dan program prioritas, namun
2016 sebanyak 105 kasus. penegakan juga penting
dan berjalan beriringan.
Kalau dihitung dari jumlah “OTT menurut saya khususnya hakim. Dan Jadi keinginan untuk
pengaduan masih relatif disebabkan beberapa penegak hukm lainnya. menciptakan peradilan
kecil yang melanggar. faktor, yang pertama yang bersih, baik dan
Tapi meski demikian mungkin faktor internal KY memberikan sesuai KEPPH bisa
KY tetap melakukan seperti pribadi hakim dan sosialisasi pada terwujud.
upaya pencegahan. keluarganya. Mungkin masyarakat jika terjadi
Apalagi yang di MKH, hakimnya kurang rasa pelangaran kode etik Ditempat terpisah, Ketua
urutan pertama yang bersyukur, mungkin oleh hakim, bagaimana Bidang Rekrutmen Hakim
masuk daftar pertama juga dari faktor keluarga mekanisme pelaporannya KY Maradaman Harahap
adalah kasus kesusilaan dengan gaya hidupnya. dan sebagainya. Hal ini menilai integritas dan
perselingkuhan. Ternyata Selain itu mungkin dilakukan agar para hakim profesionalisme hakim
masih ada hakim yang hakimnya belum memiliki berhati-hati. Selain tu, masih dinilai rendah oleh
mengetahui profesinya mental dan spiritual pemerintah juga sudah masyarakat. Operasi
mulia tapi masih yang baik sehinga melakukan penyuluhan tangkap tangan (OTT) oleh
melakukan pelanggaran,” mudah terpengaruh,” hukum kepada Komisi Pemberantasan
ujar Joko Sasmito. sambungnya. masyarakat. Korupsi (KPK) terhadap

EDISI
18 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LIPUTAN
KHUSUS

Hakim (KEPPH) dapat hakim sering disebut


diminimalisir. Tindakan sebagai Wakil Tuhan di
“Hakim adalah profesi luhur, pencegahan dapat muka bumi. Wakil Tuhan
dilakukan dengan cara kok menerima suap,”
yaitu profesi yang hakikatnya meningkatkan kesadaran sambung Maradaman.
dan pemahaman
merupakan pelayanan hakim sebagai wakil Dengan kejadian tersebut
manusia dan kemanusiaan” Tuhan, meningkatkan KY membuat program
pengetahuan hakim untuk meminimalisir
tentang KEPPH dan kejadian itu. “Kami
oknum hakim menjadi implementasinya di melakukan kunjungan
salah satu bukti. Sebagai dalam maupun di luar ke beberapa daerah yang
lembaga yang bertugas persidangan. potensial terlaksananya
menjaga dan menegakkan OTT seperti Medan dan
kehormatan, keluhuran “Hakim adalah profesi Bengkulu yang sering
martabat, dan perilaku luhur, yaitu profesi yang terjadi dan di beberapa
hakim, Komisi Yudisial hakikatnya merupakan daerah lainnya karena
(KY) berkomitmen untuk pelayanan manusia dan pejabatnya tertangkap
meningkatkan integritas kemanusiaan. Hakim OTT. kata mantan Hakim
dan profesionalisme dalam menjalankan Tinggi Pengawas di Badan
hakim. tugasnya dipagari Pengawasan Mahkamah
dengan empat pilar, Agung ini.
KY perlu mengambil yaitu sumpah jabatan,
langkah pencegahan agar KEPPH, Triprasetya, Di sana KY mengundang
kejadian pelanggaran serta lambang”, ungkap pimpinan pengadilan
hakim terhadap Kode Etik Maradaman Harahap. tingkat banding sampai
dan Pedoman Perilaku dengan pimpinan
Kami di KY merasa prihatin pengadilan tingkat
karena masih OTT KPK pertama. Kita harapkan
Ketua Bidang
terhadap oknum hakim. pengawasan intens
Rekrutmen Hakim
Maradaman Harahap Sangat disesalkan, karena terhadap hakim ini

†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
19
LIPUTAN
KHUSUS

Hukum dari Sekolah Tinggi di jam kerja padahal


Ilmu Hukum Institute of sudah ada edaran dari
Business Law and Legal MA yang mewajibkan
“Kita sudah melakukan Management (IBLAM) ini. setiap pegawai pengadilan
yang meninggalkan
pelatihan tentang Pedoman Jika ada pembinan pasti kantor harus ada ijin dari
ada notulen pembinaan. atasannya secara tertulis.
Kode Etik dan Perilaku Hakim. Apakah seminggu sekali
atau sebulan. Jika itu Ini salah satu bentuk
Kita sudah lakukan dari lalai maka pimpinan juga pengawasan. Sebenarnya
tahun ke tahun meski belum akan terkena dan dijatuhi sudah berjalan tapi
sanksi setidak-tidaknya mungkin belakangan
menyentuh hakim yang di nonjobkan selaku agak terabaikan sehingga
pimpinan pengadilan. aparat pengadilan banyak
jumlahnya ribuan itu” berkeliaran pada jam kerja.
Dalam hal ini KY telah
melakukan ke beberapa Bentuk pencegahannya
karena diduga kurang daerah dalam rangka seperti apa? “Kita sudah
pengawasan terhadap pencegahan agar tidak melakukan pelatihan
bawahan. terjadi lagi OTT. Dan kita tentang Pedoman Kode
berharap OTT di Bengkulu Etik dan Perilaku Hakim.
Padahal payung hukum adalah OTT terakhir. “Tapi Kita sudah lakukan dari
pengawasan atasan namanya manusia kita tahun ke tahun meski
terhadap bawahan sudah tidak bisa mengatakan 100 belum menyentuh hakim
lama dikenal dengan nama persen karena manusiawi yang jumlahnya ribuan
pengawasan melekat dan individual sifatnya itu. Tapi paling tidak kita
atau waskat. Selain itu meski kita telah berupaya sudah berupaya dan
ada peraturan MA Nomor melakukan pencegahan,” berkewajiban menjaga
789 yang mewajibkan papar Maradaman. kehormatan hakim, tapi
pimpinan disiplin terhadap namanya mengasuh,
hakim dan lainnya. Apakah selama ini waskat masih saja ada yang lalai,”
telah dijalankan asecara paparnya.
Bahkan Maklumat maksimal? “Secara teori
Mahkamah Agung seharusnya dilakukan Terhadap hakim ini,
Nomor 1 tahun 2017 karena sudah ada di Inpres ujung-ujungnya adalah
sudah disampaikan Nomor 1 tahun 1989 bahwa moral dan agama. “Saya
kepada seluruh jajaran ada kewajiban untuk kira semua agama
pengadilan di Indonesia melakukan pengawasan melarang adanya
bahwa apabila ada oknum itu.” kata mantan hakim deal-deal tentang perkara.
yang terkena masalah, tinggi di Pengadilan Tinggi Harus ada peningkatan
pimpinan pengadilan Agama (PTA) Jakarta ini. kualitas keimanan dan
turut bertanggungjawab keyakinan kepada tuhan.
artinya turut diperiksa. Terjadinya deal-deal Itu adalah tugas dari
“Yang jadi pertanyaan antara hakim atau panitera pimpinan ditambah
apakah mengadakan pengganti dengan pihak dari KY yang selalu
pembinaan secara terus itu karena kurangnya mengingatkan tentang
menerus atau tidak, kata pengawasan. Misalnya kode etik yang 10 point itu.
peraih gelar Magister melakukan pertemuan Jika sudah diamalkan saya

EDISI
20 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LIPUTAN
KHUSUS

yakin bisa membentengi,” melakukan itu. Kalau mungkin proses seleksi dan moral, sulit bagi KY
katanya. kesejahteraan, gaji hakim yang bermasalah? untuk memperbaiki.
sekarang lumayan, begitu “Dalam seleksi hakim Dalam proses seleksi ada
Sebetulnya hakim sudah diangkat sebagai hakim tingkat pertama, KY tidak tim KY yang melakukan
dipagari oleh 4 pilar. pertama sudah terima dilibatkan. Mungkin ada investigasi. Jadi kalau
Pertama dari sumpah gaji 10 juta lebih. Kalau pengaruh rekruitmen menyangkut hakim
jabatan, ketika dilantik sudah jadi pimpinan ada yang bermasalah, dalam agung, KY berupaya
sebagai hakim sudah tunjangannya,” katanya. hal ini KY tidak bisa semaksimal mungkin
bersumpah atas nama dipersalahkan karena meloloskan calon hakim
Tuhan. Bahwa saya Apalagi hakim tinggi tidak dilibatkan berdasar agung yang benar-benar
tidak akan menerima tunjangannya sudah putusan MK,” jelas memiliiki moral dan
sesuatu pemberian baik 36 juta. Jadi kalau itu Maradaman. hati yang baik untuk
langsung maupun tidak alasan kesejahteraan menegakkan keadilan dan
langsung. Kalau kita ingat mengapa orang-orang “Kami hanya hakim agung hukum.
sumpah tidak akan berani jaman dulu dengan gaji yang seleksinya cukup
menerima suap. Pagar kecil masih bisa hidup. ketat dengan standar Bagaimana efetivitas
kedua adalah lambang Sebenarnya hakim tidak yang cukup tinggi. Banyak pencegahan yang
hakim, ada lambang boleh melakukan pola orang yang pintar sekali selama ini dilakukan KY?
cakranya dan tirtanya. hidup yang hedon dan tapi jika integritasnya “Dikatakan cukup yang
Dan pagar ketiga adalah berlebihan. “Kalau kita bermasalah, tidak akan cukup, tapi kita terbentur
triprasetya hakim. Dan sudah meresapi sumpah kita terima. Itu harga mati biaya dalam melakukan
yang terakhir adalah kode dan kode etik, kita harus bagi kami,” sambungnya. pelatihan, selain itu
etik. Jadi sebenarnya ada berperilaku rendah hati,” juga kita hanya 7 orang
4 pilar yang membentengi katanya. Kualitas yang kurang komisioner melakukan
hakim. tidak masalah karena pengawasan, pencegahan
Meski dipagari 4 pilar, masih bisa ditingkatkan diseluruh Indonesia yang
“Makanya kita heran namun masih ada saja kualitasnya. Tapi kalau sedemikian luas, tentu
mengapa ada saja yang penyalahgunaan. Apakah menyangkut integritas belum sempurna,” kata
Maradaman.

KY mencoba mengadakan
cara atau metode lain
bagaimana pencegahan
yang lebih efektif. Itu
yang terus dikaji sesuai
perkembangan hukum,
jaman dan sebagainya.
Pencegahan agar profesi
hakim tidak melakukan
perbuatan tercela.

“Kita mengupdate berita


jika ada hakim bermasalah
†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA

kita telusuri rekam


jejaknya melalui system
Foto Bersama Ketua Bidang
Pencegahan dan PKH, Joko
informasi penyelesaian
Sasmito bersama hakim peserta perkara dan sebagainya,”
Pelatihan KEPPH di Palembang
katanya.

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
21
LIPUTAN
KHUSUS

Maradaman mencari kesenangan untuk menjaga dirinya dan dengan kementerian


menyampaikan pesan hidup dan materi. Mereka hasil pekerjaannya secara agama dengan
kepada para hakim agar lupa jati diri diciptakan maksimal,” paparnya. mensosialisasikan satu
kembali kepada tugas hidup untuk apa,” kata ayat. Kita akan bentuk satu
mulia, memahami bahwa Sumartoyo. Persoalan inilah yang task force untuk kegiatan
penyelenggara negara akan menjadi penajaman sosialisasi latihan etik.
itu ibarat ikan dalam Sumartoyo membuat program pencegahan di Kita akan coba kumpulkan
aquarium yang selalu presentasi dihadapan tahun depan setelah KY bahan bahan untuk
ditonton dan diawasi oleh penegak hukum di melakukan kunjungan modul, pararel membuat
banyak orang. Selain itu Indonesia dan masyarakat ke sejumlah daerah dari pilot project di suatu
kembali pada keimanan bagaimana untuk Sumatra, Kalimantan, wilayah, siapa yang akan
kita bahwa kita selalu mencegah perbuatan Sulawesi, Jawa Timur melakukan sampai pada
diawasi oleh Tuhan Yang contemt of court. “Gaya dan Nusa Tenggara ke kurun waktu tertentu dan
Maha Esa. hidup hedon sudah teman-teman penegak kemudian akan kita nillai
menggejala diseluruh hukum, aparat, sekolahan dan petakan apakah ada
Semua perbuatan akan wilayah nusantara. Ini dan sebagainya. perubahan,” paparnya.
dipertanggungjawabkan paham yang sangat
bukan hanya pada publik berbahaya dan harus Program tersebut Selain itu KY perlu
tapi juga pada yang maha di lawan. Jika terjadi yang akan KY lakukan, membuat task force
pencipta, kembalilah pada akan menumbulkan idealnya dilakukan satu lagi khusus untuk
jati diri sebagai hakim yang kemerosotan moral yang secara menyeluruh tapi para hakim dengan
diberi gelar sebagai Wakil luar biasa,” katanya. tergantung dengan dana. peningkatan kapasitas
Tuhan. “Menurut Menteri Agama, hakim. Rencananya
Sumartoyo punya ini adalah bentuk revolusi kita akan mengangkat
Soal efektifitas strategi untuk mencegah mentalnya Pak Jokowi.” 10 orang yang akan di
pencegahan yang gaya hidup hedonisme kata Sumartoyo. choaching oleh LAN dan
dilakukan Komisi Yudisial sejumlah hakim dan fakultas psikologi untuk
selama 2017, Anggota mencari rejeki tidak Caranya gimana? “Kami dididik menjadi pemateri
Komisi Yudisial RI / halal dengan menjual akan membuat sinergitas pemateri.
Ketua Bidang Sumber kewenangannya. Ia
Daya Manusia, Advokasi, menggunakan 1 ayat
Hukum, Penelitian dan dalam Alquran bahwa
Pengembangan Dr. manusia diciptakan tidak
Sumartoyo, S.H., M.Hum dengan main-main.
berpendapat KY akan Bahwa manusia dan Kita coba ingatkan
melakukan penyadaran jin diciptakan untuk
moralitas agama, beribadah kepada Allah. secera besar-besaran
peningkatan kapasitas tentang ayat penciptaan diri
keilmuan dan pengawasan Tapi banyak yang
tak terlihat oleh jaringan melupakan. “Kita itu. Kalau orang mengenal
yang dimiliki KY. coba ingatkan secera
besar-besaran tentang tentang dirinya maka akan
“Hakim bagian dari ayat penciptaan diri itu.
melalukan hal-hal terbaik
masyarakat, sehingga Kalau orang mengenal
terpengaruh pada gaya tentang dirinya maka akan apapun profesinya
hidup yang konsumerisme melalukan hal-hal terbaik
seperti itu. Sehingga apapun profesinya. Dia
mereka berlomba-lomba akan mengikuti kode etik

EDISI
22 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LIPUTAN
KHUSUS

anggaran dipikul bersama.


Itu bagaimana melakukan
pencegahan termasuk
sosialisasi bagaimana
menyampaikan laporan
ke KPK maupun ke KY
melalui sms Tempo,”
katanya.

Jadi semua laporan yang


masuk dari masyarakat

†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA


langsung diterima oleh
Ketua Bidang SDM, tempo dan KPK untuk
Hukum, Advokasi dan
ditindaklanjuti. Selain itu
Litbang Sumartoyo
kita ,menjaring wartawan
melalui jejaring, jika
ada insiden bisa segera
Tapi yang sangat dan bagaimana cara diinformasikan. Dengan
disayangkan ini hanya melawannya. Tapi keterbatasan sumberdaya
baru sisi advokasi. sekarang kita sudah manusia di KY yang
Litbang juga saya minta tahu, mulai 2018 akan hanya 200an orang, KY
membuat kajian untuk kita gelontorkan dengan bekerjasama dengan
putusan tingkat pertama tulisan dan ceramah soal pihak lain.
untuk diuplod ke web KY itu,” katanya.
sehingga semua orang Apa program prioritas
bisa mengakses dan KY juga melakukan riil tahun 2018? “Tindak
memberikan masukan. pelatihan KEPPH agar lanjut dari pemetaan di
Jadi upaya memperbaiki para hakim di daerah 2017 akan digelontorkan
putusan pengadilan memiliki acuan dalam di tahun depan diharapkan
menggunakan metode itu, mengambil keputusan, setelah dinilai, ada
dan untuk masyarakat kita tapi kalau menunggu peningkatan kesadaran
mensosialisasikan untuk keputusan hukum tetap masyarakat dan etikanya
tidak hidup hedon. akan butuh waktu lama, semakin meingkat. Ada
untuk itu kajian putusan skor dan nilai untuk
Secara sporadis sudah tingkat pertama yang menguji hal itu,” katanya.
disosialisasikan KY ke diupload melalui web
berbagai daerah namun akan membantu para Ke depan upaya
hasilnya belum efektif. hakim muda di daerah. pencegahan, lanjut
Jadi harus ada program Kami juga membuat film Sumartoyo bisa dengan
konkrit dari pemerintah yang ditayangkan ketika menyadarkan untuk
yang melibatkan pihak pelatihan klinik etic. sadar jati diri. Jika sudah
lain. Beberapa universitas dimunculkan melalui
sudah setuju untuk Apakah dalam PKH melalui tulisan,
membantu KY. pencegahan ini ada pertemuan dengan
kerjasama dengan pihak APH, Kesadaran tidak
“Selama ini kita tidak lain? “Ada seperti yang bisa dipaksakan tapi
mengetahui siapa terjadi di Yogja, Waskim ditubuhkan secara terus
yang harus dilawan dengan KPK dengan menerus.

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
23
POTRET
PENGADILAN

PN SUKABUMI

Menjalankan
Amanah Demi
Pelayanan Prima
Adnan Faisal Panji & Festi

“Di tengah suara mesin bubut


penghalus kayu kusen jendela, tampak
puluhan pekerja bangunan hilir mudik
mengangkut pasir dan semen”

S
esekali terlihat sang sementara ini menempati penilaian Tim Akreditasi itu dilakukan setiap 6
mandor proyek Ruang Juru Sita di lantai 2 Mahkamah Agung (MA) bulan sekali selama 3
memberi aba-aba Gedung PN Sukabumi. yang terpampang di tahun. Tujuannya untuk
pada pekerja dengan dinding ruang kerja memastikan performa
menyodorkan rancangan “Saya sebenarnya agak Dulhusin. Di situ tertulis penegak hukum di PN ini
renovasi gedung sedikit malu jika didatangi Sertifikat Akreditasi berjalan baik dan dapat
Pengadilan Negeri (PN) tamu, mengingat gedung Penjaminan Mutu Badan diandalkan.
Sukabumi yang menjadi ini sedang dalam tahap Peradilan Umum dengan
pokok pekerjaan mereka. renovasi besar-besaran,” Terakreditasi B. Sertifikat “Awalnya saya sempat
Tidak lama kedatangan ucap Dulhusin mengawali penjaminan mutu ini guna menolak untuk diberi
kami disambut hangat perbincangan. Renovasi mendorong pengadilan penilaian, karena kantor
oleh staf bagian pidana PN ini memang sangat negeri sebagai ujung ini masih belum rampung
Sukabumi Irfan Daranta. berarti bagi setiap tombak penyelesaian selesai direnovasi. Namun
pengadilan. Pasalnya, hal hukum untuk menciptakan karena sedikit desakan
“Selamat datang, silahkan itu merupakan salah satu suatu kondisi peradilan dari tim akreditasi di sana,
menunggu sebentar,” ujar upaya untuk memberikan yang modern, kredibel, akhirnya dengan suka
Irfan mempersilahkan pelayanan publik yang akuntabel, dan transparan. rela kami terima juga tim
kami menunggu di lebih prima. akreditasi untuk menilai
ruang tunggu. Tak lama Sebagai ujung tombak dari kami beberapa pekan lalu,”
kemudian Ketua PN Raih Sertifikat Akreditasi MA dalam menegakkan kenang Dulhusin.
Sukabumi Dulhusin Penjaminan Mutu roda keadilan di tingkat
menyambut kami dengan pertama, kinerja setiap Meski hanya memiliki
ramah. Ia mengajak kami Mata kami tertuju pengadilan terus dua ruang sidang, tetapi
ke ruang kerjanya yang pada bingkai hasil dipantau. Pantauan ketat di tengah keterbatasan

EDISI
24 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
POTRET
PENGADILAN

Dengan pesawat pun


tidak setiap saat kita
dapat terbang menuju
kota ini.

“Meski hanya memiliki dua ruang


sidang, tetapi di tengah keterbatasan
itu PN Sukabumi tetap berusaha untuk
menjalankan persidangan dan memberikan
layanan yang terbaik kepada publik”

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
25
POTRET
PENGADILAN

“Kondisi fisik pengadilan tidak


memungkinkan untuk memberikan
layanan kepada masyarakat. Untuk
itu, saya berembuk dengan semua
hakim dan pegawai, bagaimana
caranya agar dapat memberikan
layanan yang maksimal kepada
mereka.”

itu PN Sukabumi sarana prasarana dan


tetap berusaha untuk administrasi pengadilan.
menjalankan persidangan Menurut salah satu hakim
dan memberikan layanan senior PN Sukabumi
yang terbaik kepada Junita Pancawati, saat itu
publik. kondisi pengadilan hanya administratif yang hanya beberapa orang
siap dinilai dari aspek baik dan pemanfaatan saja, meski dari sisi hakim
“Kondisi fisik pengadilan administrasinya saja. teknologi informasi dan panitera sudah
tidak memungkinkan yang menjadi kunci terbilang cukup dalam
untuk memberikan “Jika kami dinilai dari keberhasilan mereka. menangani bobot perkara
layanan kepada aspek sarana dan yang ada. Hal lain yang
masyarakat. Untuk itu, prasarananya, jujur saja “Perkara disini relatif tidak memprihatinkan adalah
saya berembuk dengan kami tidak siap. Pasalnya, banyak, setahun berkisar rumah dinas untuk hakim.
semua hakim dan bisa dilihat semua aspek antara 250-300 untuk
pegawai, bagaimana sarana masih dalam pidana, dan 20-25 untuk “Hakim di PN Sukabumi
caranya agar dapat pengerjaan. Namun, perdata. Selain itu, baik berjumlah 13 orang. Untuk
memberikan layanan yang ternyata yang dinilai juga pengelolaan arsip dan membentuk 5 majelis
maksimal kepada mereka. ada aspek administrasinya sistem informasi yang ada didukung oleh 5 orang
Dengan sumber daya sehingga segera terbilang mumpuni karena panitera yang ada saat
yang ada, kami berjibaku kami siapkan seluruh didukung kerjasama tim ini. Namun pegawai di
meski seringkali kita harus dokumen kelengkapan yang solid,” ujar Junita. sekretariatan tergolong
bersidang hingga pukul pekerjaan yang dilakukan sangat minim, hanya
7 malam, yang penting sehari-hari. Alhamdulillah Semangat Menjalankan sekitar 12 orang saja.
masyarakat terlayani,” nilainya baik,” ucap Junita. Amanah Namun ada hal yang
tegas hakim yang telah lebih memprihatinkan,
bekerja lebih dari 25 tahun Kinerja PN Sukabumi Kondisi PN Sukabumi saat yaitu rumah dinas hakim.
itu. dinilai “B” berkat kerja tim ini bukan tanpa kendala. Silahkan dilihat saja
yang solid dan profesional Minimnya pegawai yang sendiri,” ujar Tri Widodo,
Mendapatkan akreditasi dalam bekerja. Meski bekerja di PN Sukabumi panitera yang baru
tidaklah mudah. Aspek perkara tidak banyak seringkali membuat menjabat selama 6 bulan
penilaian itu terdiri dalam setahun, tapi yang pekerjaan yang bersifat di PN itu.
dari dua aspek yakni, utama adalah pengelolaan administratif dikerjakan

EDISI
26 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
POTRET
PENGADILAN

Hal itu juga pernah


dirasakan oleh Junita,
setahun lalu dirinya
pernah mengikuti
pemaknaan KEPPH
untuk hakim masa
kerja 8-15 Tahun yang
diselenggarakan oleh KY,
di Hotel Brajamustika,
Bogor, pada Tahun 2016
Hakim Senior Junita
lalu.
Pancawati

“Saya merasa kembali


diingatkan tentang
KY dengan mengajak KEPPH pada pelatihan
dan mengingatkan kami yang diselenggarakan KY
tentang KEPPH. Beberapa di Brajamustika Tahun
waktu lalu baru saja 2016 yang lalu. Banyak
†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA
saya merasakan betapa ilmu yang saya dapat dari
Masyarakat dapat pentingnya KEPPH ini seorang hakim senior Pak
melihat langsung
menjadi pedoman tidak Ansahrul dan Ibu Niniek
informasi seputar
sidang SIM hanya dalam pekerjaan El Kariem. Bagaimana
tetapi sebagai jati diri seharusnya kami sebagai
seorang hakim. Hal inilah hakim hidup dalam
Senada yang diungkapkan oleh hakim yang berada yang mulai saya tularkan KEPPH,” kenang Junita.
Tri, Dulhusin selaku di daerah, terutama di PN kepada keluarga saya,
pimpinan di PN itu juga tingkat pertama. Sudah makna menjadi seorang Dengan semangat
sering dikunjungi oleh lumrah, namun terkadang hakim,” ucap ayah 7 orang memaknai menjadi
pejabat lintas instansi sulit diterima mengingat anak ini. seorang hakim
yang meninjau kondisi tanggungjawab dan berdasarkan KEPPH,
rumah dinas yang sudah pengabdian yang Efek dari pelatihan membuat hati mereka
tergolong tidak layak huni. mereka berikan pada itu membuat dirinya bergetar dan tergerak
Negara bukan hal yang benar-benar berusaha untuk berperilaku
“Bukan maksudnya kami remeh. Namun ada hal konsisten antara terhormat dan
menuntut fasilitas, namun lain yang membuat pikiran dan hatinya. Ia menjalankan amanah
sudah sewajarnya hakim kembali bersemangat bekerja dengan penuh untuk menegakkan hukum
ingin bekerja nyaman dalam menjalankan rasa tanggungjawab seadil-adilnya. Dengan
dengan adanya rumah amanah itu, yaitu ketika dan meyakini sudah motif ini, hakim di PN
yang memadai. Jika Dulhusin diundang seharusnya hakim Sukabumi berhasil meraih
saya ditanya bagaimana KY untuk menghadiri berperilaku seperti itu. capaian dan terus terpacu
kondisinya oleh instansi pelatihan Kode Etik dan untuk meningkatkan
yang datang kesini, saya Pedoman Perilaku Hakim “Saya percaya setiap performanya. Dengan
selalu katakan lihat saja di Megamendung, Jawa hakim yang bersidang demikian, manfaatnya
sendiri dan begitulah Barat, beberapa waktu tidak mungkin asal-asalan dapat dirasakan
adanya,” ungkap Dulhusin. lalu. dalam memutus, untuk masyarakat, yaitu
hakim di PN ini saya bisa kepastian hukum di kota
Keterbatasan itu memang “Jujur saya merasa pastikan dan rasakan itu,” Sukabumi yang tentram
sudah umum dirasakan senang dengan upaya tegas Dulhusin. dan damai.

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
27
LEBIH DEKAT

Dulhusin lahir pada


12 September 1959 di
Lampung, Sumatera Selatan.
Anak ke-2 dari 6 bersaudara
ini mengaku, keinginannya
menjadi hakim karena
terinspirasi oleh hakim
bernama Zaharuddin Utama
yang dulu tinggal di depan
rumahnya.

K
ini Zaharuddin Utama telah menjadi
hakim agung. “Ada yang berbeda dari
Pak Zaharuddin bila dibandingkan
dengan Pegawai Negeri Sipil lainnya. Ia sangat
berwibawa dan punya kharisma. Saat saya
kecil, sering saya melihat dirinya selepas pulang
bekerja, menaiki sepeda motor karena memang
Ketua PN Sukabumi Dulhusin rumahnya berhadap-hadapan dengan saya,”

Mencintai
buka Dulhusin.

Kemudian Dulhusin muda mulai mewujudkan


impiannya dan memulai kariernya sebagai
hakim. Ia mengambil jurusan Hukum di

Profesi
Universitas Lampung (UNILA).

“Saya terinspirasi menjadi seorang hakim sejak


kecil. Pada tahun 1980, saya kuliah mengambil

sebagai
jurusan Hukum di UNILA, selesai kuliah di tahun
1985. Begitu mendengar ada pembukaan calon
hakim di tahun 1992, saya ikuti dan alhamdulillah
saya diterima di Mahkamah Agung. Saat itu

Hakim
hanya dipilih 300 orang dari sekitar 1000-an

Adnan Faisal Panji

EDISI
28 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
LEBIH DEKAT

orang yang mendaftar,” seorang Hakim Tinggi dilantik menjadi Ketua PN profesi yang saya cintai
kenang pria asli Lampung di Bengkulu. Tentu saja Sukabumi hingga kini. sedari kecil. Untuk itu,
ini. saya sangat senang mereka saya kenalkan
sekali akhirnya setelah Dulhusin memiliki seorang juga dengan Kode Etik
Dulhusin baru diangkat sekian lama bertemu istri, 6 orang putri, dan 1 dan Pedoman Perilaku
menjadi hakim di tahun dengannya. Meski sejak orang putra yang sangat Hakim (KEPPH), sehingga
1996 dan ditempatkan kecil bertetanggaan, dicintainya. Keluarganya memahami bahwa
di PN Lubuk Basung. namun kami sama sekali selalu diingatkan untuk sebagai hakim saya hidup
Setelah 4 tahun di sana, kami tidak pernah ngobrol. senantiasa hidup di dalamnya, baik saat
ia ditempatkan di PN Barulah di pelatihan itu, sederhana. bekerja maupun saat saya
Kalianda, PN Aceh, saya bisa menyapanya. bersama mereka.” ungkap
dan tahun berikutnya Pertemuan dengannya ini “Kepada anak-anak, Dulhusin.
ditempatkan di PN Garut. lalu saya ceritakan dengan saya selalu ingatkan
Saat bekerja di PN Garut orang tua saya, dan bahwa menjadi hakim Ia juga mengimbau
ia berkesempatan untuk membuat mereka merasa berarti hidup secara kepada hakim dan
menuntaskan jenjang bangga,” ujarnya sambil sederhana, tidak bisa pegawai lainnya agar
S-2 nya di Universitas terharu. bermewah-mewah. bekerja sepenuh hati.
Pasundan. Mereka juga saya beritahu Maka tak jarang dirinya
Tidak lama kemudian, bahwa saya hanya jika tidak bersidang, ia
Yang menarik selama Zaharuddin menawarkan sanggup menyekolahkan sibuk mengurusi hal-hal
perjalanan kariernya Dulhusin untuk menjadi hingga jenjang S-1 saja, kecil dalam pengadilan
adalah saat mengikuti asisten di Mahkamah selanjutnya terserah pada yang dipimpinya.
pelatihan di Padang, Agung. Ia senang mereka,” ucap Dulhusin.
Sumatera Barat. Ia sekali mendengar “Sering saya lihat ada
bertemu dengan hal itu. Dulhusin pun Hakim adalah profesi masyarakat datang
tokoh yang telah langsung menulis surat yang sangat dicintainya. ke pengadilan, tapi
menginspirasinya selama permohonan sebagai Bahkan, telah menjadi karena tidak mau repot
ini, Zaharuddin Utama. wujud kesediaannya. Usai cita-citanya sejak karena ingin diurusi
tugas sebagai asisten kecil. Oleh karena itu, keperluannya. Contohnya
“Saat ada pelatihan di seorang hakim agung, ia berusaha untuk saat sidang SIM. Ya saya
Padang, Pak Zaharuddin Dulhusin menjadi Wakil menerapkan kode etik tegaskan saja, di situ
mengisi materi di sana. Ketua PN Sumber, dan hakim di dalam maupun sudah ada pengumuman
Saat itu ia telah menjadi pada tahun 2016, ia di luar kedinasan. dan ketentuannya.
Bahkan, keluarganya Silahkan dibaca disana,
pun diajak untuk ingat sidang SIM tidak
mengimplementasikan perlu dihadiri, cukup
kode etik di dalam bayar dendanya melalui
kehidupan sehari-hari. ATM dan ambil berkasnya
di kejaksaan. Hal itu
“Saya selalu bilang kepada saya lakukan karena
“Saya selalu bilang
anak-anak agar tidak hanya kepada anak-anak agar prihatin, ketidaktahuan
tidak hanya sekadar mereka nantinya
sekadar bekerja, tetapi juga bekerja, tetapi juga harus dimanfaatkan oleh
belajar mencintai apa oknum untuk mengambil
harus belajar mencintai apa yang mereka kerjakan. keuntungan darinya.”
yang mereka kerjakan. ” Berlaku juga pada saya pungkas Dulhusin
sebagai hakim, adalah seraya mengakhiri
karakter sekaligus perbincangan.

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
29
RESENSI

Politik Hukum Pencegahan


dan Penanggulangan
Judicial Corruption
Lembaga Peradilan Noercholysh

Judul : Politik Hukum Pencegahan dan


Penanggulangan Judicial Corruption Lembaga
Penulis : Peradilan
Jumlah Halaman : Aulia Rahman, S.H., M.H.
Penerbit : ± 120 Halaman
Cetakan : Rajawali Press
ISBN : Cetakan kesatu, Maret 2017
978-602-425-118-5

Salah satu penyebab munculnya


judicial corruption adalah karena
kurang mandirinya kekuasaan
kehakiman.

S
ampai tahun 1999 masih terjadi dualisme finansial, maupun teknis yudisial dilakukan di bawah
pembinaan hakim, yakni di bawah Mahkamah satu atap, yaitu MA.
Agung (MA) dan Pemerintah. MA melakukan
pembinaan di bidang teknis yudisial, sedangkan Dalam perkembangannya, lembaga peradilan melalui
pemerintah di bidang adminitrasi kepegawaian dan penyatuatapan pembinaan hakim di bawah MA
finansial. belum berhasil memberi kontribusi positif bagi upaya
penanggulangan judicial corruption. Karena dalam
Ketika terjadi reformasi, politik hukum pencegahan kenyataannya, malah ada hakim yang memanfaatkan
dan penanggulangan judicial corruption lembaga kebebasan dari pengaruh pihak lain sebagai kebebasan
peradilan terwujud dengan cara menjamin kemandirian untuk melakukan korupsi, memainkan perkara, dan
(independensi) kekuasaan kehakiman secara secara meminta suap.
eksplisit dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), untuk kemudian Terkait dengan adanya fenomena tersebut, pilihan
memutus hubungan pembinaan hakim oleh pemerintah. politik hukum pencegahan dan penanggulangan judicial
Pembinaan hakim, baik yang bersifat kepegawaian, corruption terwujud dalam perubahan ketiga UUD 1945,

EDISI
30 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
RESENSI

Dijelaskan pula tentang


peraturan yang mengatur
tentang kewenangan KY
terhadap pencegahan
dan penanggulangan
judicial corruption hingga
pasal-perpasal. Penulis
menganalisis kelebihan
“KY memiliki dan kelemahan dari
pasal di peraturan yang
wewenang melakukan ada, serta memberikan
pengawasan terhadap rekomendasi terhadap
pasal yang dianggap
perilaku hakim” kurang kuat.

Kelemahan dari buku


dan memperkenalkan judicial corruption, karena aspek pencegahan selain ini, karena merupakan
lembaga baru sebagai resisten yang amat besar secara hukum, secara hasil penelitian dari
lembaga pembantu dari lembaga peradilan kultural juga disebabkan penulis, maka tata cara
(axuiliary institution) itu sendiri, dalam hal ini oleh paradigma internal bertuturnya cenderung
di dalam rumpun MA. Ada banyak terjadi KY yang memandang kaku dan sangat teoritis.
kekuasaan kehakiman konflik kepentingan upaya pencegahan Hal ini mungkin akan
yang disebut dengan yang menghiasi media hanya dalam bentuk menyebabkan pembaca
Komisi Yudisial (KY). nasional antara MA pelatihan, sosialisasi dan, awam akan kurang tertarik
KY memiliki wewenang dan KY. Puncaknya di peningkatan kapasitas untuk melirik buku ini.
melakukan pengawasan mana wewenang KY hakim.
terhadap perilaku satu persatu dipreteli, Buku ini sangat baik
hakim. Dapat dikatakan sehingga ada kesan KY Kelebihan dari buku ini sebagai salah satu literasi
independensi peradilan menjadi lembaga Negara adalah menjelaskan terkait KY dan judicial
dan membentuk lembaga yang tidak bertaji dalam secara rinci tentang aspek corruption dari aspek
KY merupakan pilihan mencegah terjadinya historis dan teoritis dari politik pencegahan
politik hukum pencegahan judicial corruption. politik hukum pencegahan dan penanggulangan.
dan penanggulangan dan penanggulangan Buku ini memaparkan
judicial corruption pasca Buku ini menganalisa fakta judicial corruption. Literasi secara jelas tentang
reformasi. bahwa yang melemahkan yang digunakan tidak evaluasi dari pelaksanaan
KY sebagai pilihan politik sebatas dari dalam negeri, politik tersebut
Buku ini membahas hukum pencegahan tapi juga di luar negeri. disertai penjelasan dan
tentang sejarah implikasi dan penanggulangan Buku ini mencantumkan rekomendasi. Buku ini
dari lahirnya lembaga KY judicial corruption perbandingan dan teori sangat disaranakan bagi
dalam upaya pencegahan lembaga peradilan tentang keberadaan KY di para aparat penegak
dan penanggulangan adalah secara hukum luar negeri dengan cukup hukum, akademisi, dan
judicial corruption di dominasi kewenangan jelas, sehingga pembaca mereka yang memiliki
lembaga peradilan. KY berada pada aspek mendapatkan gambaran ketertarikan akan aspek
Lahirnya KY ternyata penanggulangan dan tentang perbedaan antara penegakan hukum dari
tidak otomatis dapat lemah pada aspek KY di Indonesia dan di segi upaya pencegahan
secara optimal mencegah pencegahan. Lemahnya negara lain. pasca reformasi.

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
31
KATAYUSTISIA

OTT Hakim,
KY-MA Solid Perkuat
Pembinaan Hakim
Ariane Meida

Lembaga
peradilan kembali
tercoreng karena hakim
terjaring operasi tangkap
tangan (OTT) oleh
Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK).

EDISI
32 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
KATAYUSTISIA

OTT KPK terhadap oknum Muhammadiyah


hakim bukanlah kali Sumatera Utara (UMSU)
pertama. Sebelumnya, ini.
Fenomena OTT itu KPK juga melakukan OTT
di PN Bengkulu dan PN Beban MA dalam bidang
menunjukkan sistem Jakarta Selatan dalam pengawasan memang
pengawasan Mahkamah kasus suap penanganan tidak enteng. MA harus
perkara. mengawasi sekitar 7 ribu
Agung (MA) belum berjalan hakim, 22 ribu aparatur
Dalam catatan Komisi pengadilan dan 840
dengan baik. Yudisial, sejak 2012, ada pengadilan. Oleh karena
sekitar 28 orang, baik itu, saat ini antara KY
yang berprofesi sebagai dan MA sepakat fokus
hakim, panitera, maupun melakukan sinergi

J
umat, 6 Oktober pegawai di lingkungan MA pembinaan bersama
2017 tengah malam dan peradilan di bawahnya untuk mencegah OTT.
Tim Satgas KPK yang terjerat OTT oleh
secara senyap menangkap KPK. Perinciannya, dari KY telah melakukan
Ketua Pengadilan Tinggi 28 orang itu terdiri atas sejumlah langkah
Manado Sudiwardono di 17 hakim, 9 panitera/ pencegahan terhadap
sebuah hotel di Jakarta pengganti dan sisanya potensi pelanggaran
Pusat. Sang hakim terkena pegawai pengadilan. perilaku hakim. Misalnya
OTT setelah beberapa Bahkan, dari 48 sidang melalui program
jam menerima suap dari majelis kehormatan hakim pemantapan dan
Aditya Anugrah Moha, (MKH) yang digelar KY dan pemaknaan Kode Etik
salah seorang anggota MA, ada 22 kasus karena dan Pedoman Perilaku
DPR RI. isu suap dan gratifikasi Hakim (KEPPH) kepada
yang diterima hakim. para hakim dan Program
Aditya Moha Peningkatan Integritas
memberikan sejumlah Hal ini menunjukan Hakim (PPIH) kepada
uang kepada Ketua PT korupsi di pengadilan para pencari keadilan dan
untuk memengaruhi tidak bisa lagi disebut aparat penegak hukum
putusan banding atas sebagai oknum. Sebab lainnya.
kasus korupsi yang kejadian tersebut terus
menjerat ibunya, Marlina berulang kali terjadi dan “Jadi, segala upaya
Mona Siahaan yang dalam rentang waktu yang telah dilakukan sangat
juga mantan Bupati tidak terlalu jauh. serius meski tidak bisa
Bolaang Mongondouw dikatakan masif karena
periode 2001-2006 Terhadap fenomena ini, terkait anggaran. Selain
dan 2006-2011. Dalam Juru Bicara KY Farid Wajdi itu, terkait waktu dan
OTT, KPK menemukan berpandangan bahwa jangkauan KY juga belum
sejumlah uang di kamar ada sistem pembinaan dapat menjangkau
hotel hakim tersebut yang kurang berjalan di seluruh pemangku
yang diduga pemberian MA. “Adanya OTT karena kepentingan itu,” kata
dari Aditya sebagai sistem pembinaan dan Farid.
pelunasan atas bantuan pengawasan yang tidak
“mengamankan putusan berjalan di MA,” ujar Dari sisi pembinaan, KY
perkara”. mantan Dekan Universitas juga telah melakukan

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
33
KATAYUSTISIA

“Jadi, segala upaya telah dilakukan


sangat serius meski tidak bisa
dikatakan masif karena terkait
anggaran. Selain itu, terkait waktu
dan jangkauan KY juga belum dapat
menjangkau seluruh pemangku
kepentingan itu,” kata Farid.
Farid Wajdi
Juru Bicara Komisi Yudisial

pendekatan persuasi dan kita memberikan hanya saja satu baju di ini diabaikan, maka
bersama MA kepada sanksi untuk itu,” lanjut MA dan satu baju KY, tapi mulai tahun 2017 justru
pimpinan lembaga Farid. sama-sama memiliki niat masuk dalam wilayah
peradilan untuk yang sama menangkap pemeriksaan bersama.
senantiasa menjaga etika. Jangankan bertemu untuk penjahat peradilan,” kata “Ini kemajuan besar dalam
Para pimpinan hendaknya membicarakan kasus, Farid. kontek komunikasi relasi
dapat melakukan tambah Farid, inisiatif antara MA dan KY,” kata
pengawasan dan untuk memfasilitasi Bahkan pada beberapa Farid.
memberikan keteladanan pihak-pihak yang kasus, MA selalu
kepada bawahannya. berperkara pun termasuk melibatkan KY. Misalnya Selain itu, MA juga
Hal ini menjadi kunci kategori serius. dalam kasus yang memfasilitasi KY untuk
keberhasilan dalam melibatkan orang-orang lebih jauh melakukan
upaya mencegah Dalam mencegah dan kuat di lingkungan proses konstitusional.
kemungkinan terjadinya mengawasi hakim agar peradilan, diserahkan ke Sehingga hakim yang
penyalahgunaan jabatan jangan sampai terjerumus KY termasuk laporannya tidak mau diperiksa bisa
dan memperdagangkan pada perbuatan korupsi, diserahkan ke KY. terkena sanksi terkait
putusan oleh para hakim. KY dan MA punya niat perilakunya. Jika hakim
yang sama. “KY dan MA Dalam kasus yang tidak bersedia dipanggil
“Pelanggaran pidana itu berupaya mencegah melibatkan perilaku dan diperiksa oleh KY,
bermula dari pelanggaran atau menutup ruang murni, MA menyerahkan maka ketidaksediaannya
etika. Misalnya, adanya sesempit mungkin bagi ke KY. Namun, dalam sudah dianggap
pertemuan antara hakim para mafia hukum. KY konteks isu teknis pelanggaran.
dengan para pihak yang dan MA bersama sama yudisial, maka ada
berperkara sehingga itu meminimalkan kejahatan kesepahaman antara Hakim diawasi oleh MA
masuk pelanggaran etika di lembaga peradilan MA dan KY. Jika selama dan KY, namun tetap

EDISI
34 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
KATAYUSTISIA

terjadi penyalahgunaan. yang diharapkan perilaku Namun ada persoalan para hakim. “Itu usaha
Seberapa tinggi integritas bukan orang biasa. menyangkut kemampuan yang terus kita galakkan,”
hakim saat ini? “Ini untuk menangkap kata Farid.
menyangkut kemampuan “Dan yang utama adalah pesan dan sinyal yang
menahan godaan yang profesi hakim diantara diberikan KY dan MA. Masih besar harapan KY
menyangkut integritas. penegak hukum lainnya Pesan yang disampaikan untuk mengembalikan
Ini yang senantiasa kita merupakan profesi yang tidak tertangkap dengan martabat hakim sebagai
bangun. Jika menyangkut dimasukkan dalam baik oleh para hakim. profesi luhur dan
integritas pendekatan kitab suci. Ini yang Termasuk isu OTT. menghindari godaan
pada keteladan, fasilitas harus dipahami terkait Menurut logika dan materi. Nilai-nilai
kesejahteraan dan yang integritas. Ini yang terus akal sehat tidak akan kerendahan hati, hidup
ketiga memasukan kita tanamkan,” katanya. mengulangi kesalahan yang harus bersyukur dan
profesi hakim profesi hakim lain yang memahamkan kemuliaan
yang mulia. Selain karena Pembinaan ini, lanjut tertangkap OTT. profesi, taruhannya tidak
kekuasaannya tapi juga Farid, tidak bisa sekaligus hanya pada pribadi tapi
kerana kebersahajaannya, secara menyeluruh tapi Hakim dengan kekuasaan pada lembaga bahkan
itu yang ditanamkan,” secara bertahap. Dan ini yang besar membuat agama, dan harus
jawab Farid. disambut sangat baik oleh mereka mudah terlena dipahami para hakim.
MA termasuk dalam sisi sehingga hakim merasa
Selain itu, menurut pembinaan atasan pada tidak ada orang lain yang “Bukan bermaksud
†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA

Farid, profesi hakim itu bawahan. “Boleh saja ada memantau mereka. mematikan sifat
menempuh jalan sunyi kesan terjadi gesekan kemanusiaan, jika
dalam artian hakim tidak antara KY dan MA, namun Kemampuan mengasah dianggap sebagai anak tiri
boleh ingin terkenal. kita kesankan pada para sensivitas perkembangan oleh negara, banyak orang
Itu konsekuensi pilihan hakim bahwa dalam sosial dan isu peradilan memimpikan profesi ini
profesi hakim. Bekerja konteks pelanggaran bersih harus menjadi jadi harus bersyukur.”
dalam senyap dan bicara etika, KY dan MA bersatu,” prasarat yang dimiliki oleh pungkas Farid.
melalui putusannya. kata Farid.
Profesi hakim adalah
profesi yang istimewa,
karena tidak semua orang
bisa menjadi hakim. Selain
itu diisi oleh orang biasa

“Hakim dengan kekuasaan


yang besar membuat mereka
mudah terlena sehingga hakim
merasa tidak ada orang lain yang
memantau mereka”

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
35
GAUNG
DAER AH

PKY Kalbar Ajak


Masyarakat
Awasi Hakim

†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA


Noercholysh Edukasi publik oleh PKY
Kalimantan Barat

A
jakan tersebut tindak tanduk warganya
disampaikan adalah Pak RW dan Pak
saat menggelar RT,” kata Budi Darmawan,
edukasi publik bertema Koordinator PKY kalbar
“Peran Komisi Yudisial di hadapan 50 para ketua
dalam Membudayakan RW dan RT.
Masyarakat Peduli
Pontianak (Komisi Yudisial) - Peradilan Bersih dan Lebih lanjut Budi
Bermartabat”, pada menjelaskan, cara warga
Penghubung Komisi Yudisial Rabu (29/11) di Aula mengawasi para hakim
Republik Indonesia Wilayah Kantor Kelurahan Saigon, sangat mudah. Misalnya
Kecamatan Pontianak apabila ada hakim yang
Kalimantan Barat (PKY Timur, Kota Pontianak. berdomisili di wilayah
Pontianak Timur, setiap
Kalbar) mengajak masyarakat “Melalui pertemuan hari pulang ke rumah
ini, saya mengajak di atas jam 12 malam,
mengawasi hakim. bapak-ibu untuk boleh dilaporkan ke KY.
bersama KY mengawasi Sebab kalau ada oknum
hakim. Bapak-ibu para hakim yang setiap pulang
Ketua RW dan ketua RT kantor di atas jam seperti
sangat berperan untuk itu, tentu menimbulkan
melakukan ini. Sebab pertanyaan. Dapat pula
yang lebih tahu tentang bila ada hakim yang

EDISI
36 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
GAUNG
DAER AH

tidak baik etikannya, dan kejujuran, sehingga hukum, terutama di


contoh suka main judi akhirnya masyarakat peradilan. Adanya
atau mabuk-mabukan peduli dan berperan praktik suap menyuap
di lingkungan tempat aktif dalam mewujudkan di peradilan terjadi
tinggal, juga tidak boleh peradilan bersih. karena masyarakat tidak
didiamkan. perduli dengan lembaga
Camat Pontianak Timur, peradilan. “Coba kalau
“Kalau sudah seperti ini, Ismail menyambut masyarakat peduli, tentu
jangan di toleransi lagi. baik ajakan KY agar para oknum hakim tidak
Bapak-ibu bisa langsung masyarakat bersedia berani main perkara,”
lapor KY. Di Kalbar ada 10 membantu untuk pungkas Reza.
PN dan 8 PA, ditambah memberikan pengawasan
terhadap hakim. Melalui Edukasi Publik kali
sambutan singkatnya ini cukup membuat
Ismail berpesan, agar masyarakat antusias.
“Jujur awalnya saya sama warganya bisa berperan Buktinya begitu dibuka
aktif membantu KY. sesi tanya jawab, sangat
sekali tidak begitu tahu ramai para penanya
“Ini ajakan yang positif. mengajukan pertanyaan.
banyak tentang tugas dan Tentu harus kita Rasa ingin tahu
laksanakan. Saya minta masyarakat tentang KY
fungsi KY. Ternyata tugas sangat tinggi.
agar para Lurah, Ketua
KY sangat berat, yaitu RW, Ketua RT memulai
mengidentifikasi warga di KY Tidak Dapat
mengawasi para hakim di lingkungannya. Kalau ada Merubah Putusan
warganya yang berprofesi Peradilan
pengadilan” hakim, silakan bantu KY
untuk mengawasinya,” Dalam rangka
PTUN dan PMil. Jadi kata Ismail. mengenalkan dan
tentu sangat sulit bagi mendekatkan diri dengan
kami untuk melakukan Ismail berterimakasih masyarakat, Penghubung
pengawasan. Atas dasar kepada KY yang sudah Komisi Yudisial Republik
itu, tentu harapan KY bersedia memberikan Indonesia Wilayah Nusa
ada masyarakat bersedia edukasi kepada Tenggara Timur (PKY
membantu melakukan masyarakat tentang NTT) menyelenggarakan
pengawasan terhadap wewenang dan tugas KY. Sosialisasi Kelembagaan
hakim,” kata Budi. “Jujur awalnya saya sama Komisi Yudisial RI dan
sekali tidak begitu tahu Kode Etik Pedomaan
Tak hanya mengajak banyak tentang tugas dan Perilaku Hakim (KEPPH).
untuk mengawasi hakim, fungsi KY. Ternyata tugas
Budi juga mengajak KY sangat berat, yaitu Sosialisasi yang
masyarakat Kecamatan mengawasi para hakim di dilaksanakan di Aula
Pontianak Timur untuk pengadilan,” tutur Ismail. Kantor Kelurahan Oebufu,
peduli terhadap peradilan Kecamatan Kupang
bersih. Langkah ini perlu Faizal Reza, Praktisi Kota Tengah, Kabupaten
didorong agar tercipta Pontianak juga mengajak Kupang berlansung pada
masyarakat yang sadar masyarakat agar peduli hari Jumat (18/12). Hadir
akan nilai-nilai keadilan dengan penegakan perwakilan perwakilan

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
37
GAUNG
DAER AH

RT, RW, Posyandu, pencerahan dan informasi “Inikan tidak independen. semuanya menjalankan
Dasawisma dan Tokoh tentang apa wewenang Semua tahu kalau profesinya dengan mulia.
Masyarakat Kelurahan dan tugas lembaga ini sudah masuk DPR pasti Buktinya banyak laporan
Oebufu. kepada masyarakat,” ujar bermasalah, kedua, masyarakat maupun
Zet Bamalo. apakah hakim-hakim di pemberhentian beberapa
Dalam pembukaan NTT sudah menjalankan hakim diwilayah PT
oleh Zet Batmalo Koordinator PKY NTT tugasnya secara mulia?” Kupang (KPN Rote Ndao,
selaku Lurah Oebufu, Rudolfus Tallan selaku tanya Hili. hakim di PN Kupang dan
beliau menyampaikan narasumber dalam Tipikor). Ini memang
terimakasih kepada PKY kegiatan tersebut Rudolfus menjawab masih menjadi PR kita
NTT yang telah hadir menjelaskan tentang pertanyaan terkaitan bersama,” jawab Rudolfus.

“KY tidak bisa merubah


putusan karena itu teknis
yudisial . Perubahan putusan
hanya melalui upaya hukum
banding, kasasi, PK . KY hanya
†† MAJALAH KOMISI YUDISIAL/EKA

menangani terkait etika saja”


Edukasi publik oleh PKY
Nusa Tenggara Timur

untuk mensosialisasikan wewenang dan tugas KY. rekrutmen CHA, ini Ada juga pertanyaan
Kelembagaan KY di Antusiasme masyarakat perintah UUD, dan tentang apakah hakim
Kelurahan Oebufu, dalam mengenal KY secara teori pembagian yang dinyatakan KY
sekaligus membangun ternyata cuku besar. kekuasaan di Indonesia bersalah dapat membuat
silaturahmi dengan warga Terbukti saat membuka tidak tuntas. Harus putusanya menjadi batal?
di kelurahan Oebufu. sesi tanya jawab, dimaknai bahwa tujuannya
masyarakat banyak yang untuk saling kontrol dan “KY tidak bisa merubah
“Kami juga sudah mengajukan pertanyaan. mengimbangi peran dalam putusan karena itu teknis
mendapat informasi kekuasaan negara. yudisial . Perubahan
bahwa KY NTT akan Ketua RW 08 Bapak Hili, putusan hanya melalui
menempati gedung kantor menanyakan mengapa “Terkait hakim, upaya hukum banding,
baru di kelurahan kami. KY dalam merekrut CHA harus diakui bahwa kasasi, PK . KY hanya
Kiranya pertemuan ini harus melalui pesetujuan hakim-hakim kita menangani terkait etika
dapat memberikan kita DPR. khusunya di NTT belum saja,” tegas Rudolfus.

EDISI
38 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
FILOSOFI

KELUHURAN
INTEGRITAS
Farid Wajdi

“Wahai orang-orang beriman! Bertakwalah


kamu kepada Allah dan jadilah kamu
(hidup) bersama orang-orang yang
jujur” (QS. At-Taubah, 9: 119).

A
bdullah bin Dinar mengisahkan, suatu hari Dijawab oleh anak tersebut dengan mantap:
dia berjalan bersama Amirul Mukminin “Tidak, majikanku tidak tahu berapa ekor jumlah
Khalifah Umar bin Khattab dari Madinah kambingnya. Dia tidak tahu berapa kambing
menuju Makkah. Di tengah perjalanan, beliau yang mati dan berapa yang lahir. Dia tidak pernah
bertemu dengan seorang anak gembala. Lalu, timbul memeriksa dan menghitungnya.”
dalam hati Khalifah Umar untuk menguji kejujuran
dan keamanahan si anak gembala itu. Selanjutnya, Umar bin Khattab terus mencoba membujuk: “Kalau
terjadilah dialog berikut ini. begitu hilang satu ekor kambing, majikanmu tidak
akan tahu. Atau katakan saja nanti pada tuanmu, anak
‘’Wahai anak gembala, juallah kepadaku seekor anak kambing itu dimakan serigala. Ini uangnya, terimalah!
kambing dari ternakmu itu!’’ ujar Amirul Mukminin. Ambil saja buat kamu untuk membeli baju atau roti.”

‘’Aku hanya seorang budak,’’ jawab si gembala. Anak gembala tetap tidak terbujuk dan mengabaikan
uang yang disodorkan oleh Umar.’’
Umar bin Khattab berkata lagi, sambil membujuk:
“Kambing itu amat banyak. Apakah majikanmu Anak gembala tersebut diam sejenak, ditatapnya
tahu jumlahnya? Apakah dia suka memeriksa dan wajah Khalifah Umar bin Khattab, lalu keluar
menghitungnya?” dari bibirnya perkataan yang menggetarkan hati

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
39
FILOSOFI

Khalifah Umar, ‘’Jika


Tuan menyuruh saya
berbohong, lalu di mana
Allah? Bukankah Allah
Maha Melihat? Apakah
Tuan tidak yakin bahwa
Allah pasti mengetahui
siapa yang berdusta?’’

Itulah sekelumit
makna integritas dan
tentu masih banyak
percikan perilaku yang
menunjukkkan keluhuran
integritas. Integritas
(integrity)
bermakna kejujuran, Dalam literatur Islam,
ketulusan hati, istilah yang dekat
keutuhan dan sempurna, untuk term ‘integritas’
tidak ada cacat. adalah ihsan, yakni
Lawan dari integritas yang membawa kepada
adalah hipocricy atau kesadaran atas segala
kemunafikan. Tetapi lawan tindakan perilaku hidup
kata integritas yang paling dalam kehidupan yang
tepat bagi Stepen L. Carter senantiasa merasa diri melakukan segala sesuatu integritas itu dapat
(1999) adalah korupsi, ini diawasi oleh Allah dengan baik dan benar, diartikan menjadi tiga
yakni lolosnya segala Sang Khalik. Sikap kendati tak seorangpun tindakan kunci (key
sesuatu yang diketahui ihsan (seseorang yang melihat atau tahu apa yang action) yang dapat diamati
keliru. berintegritas) akan dilakukannya. (observable) yaitu:

Integritas merupakan Pertama, menunjukkan


unsur fundamental bagi kejujuran (demonstrate
seseorang. Integritas honesty), yaitu bekerja
“Dalam literatur Islam, istilah memberikan kuasa dengan orang lain
kepada kata-kata, secara jujur dan benar,
yang dekat untuk term memberikan kekuatan menyajikan informasi
‘integritas’ adalah ihsan, bagi rencana-rencana dan secara lengkap dan akurat.
memberikan daya (force)
yakni yang membawa bagi tindakan. Integritas Kedua, memenuhi
adalah sikap teguh pada komitmen (keeping
kepada kesadaran atas segala seperangkat aturan moral commitment), yaitu
atau kode etik, tanpa melakukan apa yang
tindakan perilaku hidup dalam
tergoyahkan dan tetap telah dijanjikan, tidak
kehidupan yang senantiasa kokoh (istiqomah), utuh, membocorkan atau
serta tidak mendua hati. mampu rahasia.
merasa diri ini diawasi oleh Celli Rossa mengutip
Andreas Harefa (2008) Ketiga, berperilaku
Allah Sang Khalik” menjelaskan bahwa secara konsisten (behave

EDISI
40 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
FILOSOFI

Orang yang berintegritas Selain itu, jika merujuk


tidak akan mengorbankan pada etika pada
diri, kemuliaan profesi, kearifan masyarakat
dan jabatan hanya sesungguhnya terdapat
“Integritas adalah sikap teguh untuk uang, jabatan, banyak nilai budaya -yang
atau untuk kepentingan sering tumpang tindih dan
pada seperangkat aturan sesaat. Keteguhan sikap berpadu dengan nilai dan
demikian melahirkan sikap ajaran agama- seperti etos
moral atau kode etik, tanpa profesional yang memiliki kerja yang tinggi untuk
tergoyahkan dan tetap kokoh kualitas dan integritas menjalankan tugas sebaik
tinggi. mungkin; disiplin dalam
(istiqomah), utuh, serta tidak pelaksanaan pekerjaan
Secara aktual guna dan tugas; jujur dalam
mendua hati” mendukung penguatan pelaksanaan tugas;
integritas diperlukan pula amanah dalam memegang
penguatan etika. Perlu setiap tanggung jawab;
consistently), yaitu dengan ucapannya. Orang dipahami bahwa etika bertanggung jawab
menunjukkan tidak adanya yang memiliki integritas terkandung tidak hanya (akuntabel) dalam tugas;
kesenjangan antara kata dan kejujuran akan dalam ajaran agama adil dalam menghadapi
dan perbuatan. menunjukkan otentitas dan ketentuan hukum, dan menyelesaikan
dirinya sebagai orang yang tetapi juga dalam social berbagai masalah; malu
Dari integritas itu bertanggung-jawab dan decorum berupa adat melakukan kesalahan;
kemudian memantul sikap berdedikasi. istiadat dan nilai luhur dan patuh pada tatanan
konsistensi dan keteguhan sosial budaya. Etika hukum, ketentuan dan
yang tak tergoyahkan Orang yang berintegritas tidak berkaitan dengan ketertiban.
dalam menjunjung tinggi dipercayai karena pembuatan regulasi,
nilai-nilai luhur dan ucapannya juga menjadi sebab faktanya semakin Masalahnya dalam
keyakinan serta prinsip. tindakannya. Berintegritas banyak peraturan dibuat, praktiknya nilai-nilai
Integritas bertautan pula karena mulut dan hatinya semakin jauh manusia tersebut tidak bisa berdiri
dengan sikap kejujuran dan tidak bertengkar. Tiada itu dari keadilan (Cicero, sendiri, sebab etika lebih
kebenaran dari tindakan pertentangan sikap, karena filosof Romawi kuno). merupakan imbauan
seseorang. Termasuk memiliki pendirian dan moral daripada kewajiban
juga keluhuran integritas, punya komitmen dalam Azyumardi Azra (2017) yang mesti dilaksanakan
yakni kesediaan untuk setiap amalannya (QS. menjelaskan sepatutnya lengkap dengan
menegakkan keadilan (QS. Fushilat, 41: 30). etika mesti dipahami sanksi-sanksi hukumnya.
An-nisa’, 4: 135). sebagai sejumlah Karena itu, aktualisasi
Kualitas integritas terlihat bentuk perbuatan baik nilai-nilai itu selain
Tetapi Stepen R. pada keutuhan yang atau kebajikan yang memerlukan sosialisasi
Covey (2006) masih berasal paduan kejujuran mesti dijalankan dan dan pembudayaan
membedakan makna dan konsistensi (QS. perbuatan buruk yang terus menerus, juga
kejujuran dan integritas. Al-Baqarah, 2: 42). Orang mesti ditinggalkan seperti: meniscayakan dukungan
Menurutnya, kejujuran itu yang berintegritas akan baik dan buruk; benar penegakan hukum
berarti menyampaikan mendapat kepercayaan dan salah; kebajikan konsisten, yang memiliki
kebenaran, dan dari orang di sekelilingnya, dan kemungkaran; kekuatan memaksa,
ucapannya sesuai komunitasnya atau dari manfaat dan mudarat; sehingga nilai-nilai
dengan kenyataan. Lalu, siapapun yang mengenal kehati-hatian dan tersebut benar-benar
integritas membuktikan karakternya (QS. Al-Anam, kelalaian; karakter dan teraktualisasi dalam
tindakannya sesuai 6: 82). keurakan. kehidupan pribadi,

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
41
FILOSOFI

masyarakat dan negara jawab (Abdullah sekolah-sekolah. pembaruan nyata tanpa


bangsa. Hehamahua, 2016). Melainkan, integritas kerap mengampanyekan
akan mengemuka jika dirinya di media massa.
Pantulan integritas Analogi keluhuran terinternalisasi lewat
terlihat pada pemuliaan integritas menjadi mekanisme insentif Satpam atau pembersih
hidup yang menempatkan hilang manakala dan disinsentif dan kantor yang menyerahkan
manusia dalam hidupnya, seseorang ‘berkompromi’ dipancarkan oleh para jutaan uang yang
yakni senantiasa berbuat dengan tema-tema pemimpin formal dan ditemukannya ketika
untuk kemaslahatan kejahatan, keburukan, informal. bertugas karena
manusia. “Sebaik-baiknya dan hal-ihwal yang merasa bukan haknya.
manusia adalah mereka bersifat kerusakan. Tentu Integritas adalah Benih-benih integritas
yang bermanfaat untuk lebih celaka lagi, jika sebuah keunggulan ada dalam masyarakat
manusia lainnya” (HR. seseorang terdengar baik diri pribadi yang maupun pribadi-pribadi
Thabrani dan Daruquthni). dalam berteori namun menjadikan seseorang manusia Indonesia.
ternyata yang diperbuat hidup lebih sehat dan Namun benih-benih
Jadi, dari keluhuran jauh panggang dari api. tanpa beban, karena kebaikan itu tertutup
integritas pribadi Membiarkan pecah kongsi mereka menjalankan oleh praktik-praktik
tecermin pola pikir, sikap otak, mulut dan hati. hidupnya jauh dari aneka tak terpuji yang setiap
jiwa, dan gerakan hati kepura-puraan dan hari dijumpai, terutama
nurani seseorang yang Akhirnya meminjam kepalsuan. yang dipamerkan para
dimanifestasikan dalam Faisal Basri (2015) penegak hukum dan elit
ucapan, tindakan dan integritas tidak akan Keluhuran integritas pemimpin. Wallahu a’lam
perilaku: jujur, konsisten, hadir hanya dengan bakal terlihat kepada bishshawab!
berkomitmen, objektif, dipidatokan. Masyarakat perilaku kesalihan ibadah
berani bersikap dan siap berintegritas tidak (hablumminallah), Bagi pribadi yang tidak
menerima risiko, serta muncul karena menjadi kesalihan sosial berintegritas berpotensi
disiplin dan bertanggung mata pelajaran di (hablumminannas), mengalami nasib malang
dan  kesalihan politik atau dalam perjalanan
kesalihan kepemimpinan hidupnya jika tidak mau
(siyasah) dari seseorang, berbenah diri. Bagi yang
komunitas atau pemegang hanya memikirkan diri
Integritas adalah mandat profesi atau
pejabat publik.
sendiri, tidak memupuk
modal sosial atau
sebuah keunggulan diri tidak peduli terhadap
Faisal Basri sekelilingnya -apalagi
pribadi yang menjadikan melanjutkan bahwa terhadap kelompok
seseorang hidup lebih catatan sejarah masyarakat yang lemah-
menukilkan banyak sangat berpotensi
sehat dan tanpa beban, para penegak mengalami ekslusi sosial.
karena mereka menjalankan hukum yang Tidak ada yang menolong
berintegritas. Banyak ketika menghadapi
hidupnya jauh dari aneka guru yang penuh kesulitan, dan ketika tiba
kepura-puraan dan dedikasi dan
berkarakter, dan
ajalnya tak banyak sanak
famili dan handai taulan
kepalsuan banyak pemimpin bangsa yang mengantarkan
yang berkepribadian jasadnya ke penguburan.
terpuji. Banyak kepala Na’udzubillahimin dzalik!
daerah yang melakukan

EDISI
42 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
KAJIAN

PROBLEMATIKA SELEKSI HAKIM:


PRAKTIK KKN DAN
INKONSISTENSI
TERHADAP PENERAPAN
PRINSIP INDEPENDENSI
Ikhsan Azhar1

Ada banyak pendapat yang menyatakan


Pengantar bila hakim merupakan profesi yang

N
amun dalam tulisan
ini, penulis hanya akan memiliki peran dan posisi yang sangat
menguraikan dua
pendapat.
sentral dalam penegakan hukum dan
keadilan.
Pertama, pendapat yang
diutarakan oleh Roeslan Saleh,
yang dikutip Shidarta dkk (2011)
dalam buku Penerapan dan
Penemuan Hukum dalam Putusan
Hakim. Digambarkan profesi hakim
sebagai “pergulatan kemanusiaan”.
Maksudnya adalah dengan tugas
yang begitu mulia, energi hakim
begitu terkuras, karena ia harus
menjalani sebuah pergulatan
batin. Hakim harus membuat
pilihan-pilihan yang tidak mudah.
Hakim yang menyadari dirinya
benar-benar bahwa dalam dirinya
terjadi pergulatan kemanusiaan
dihadapkan pada aturan hukum,
fakta-fakta, argumen jaksa,
argumen terdakwa, dan advokat
dan lebih dari itu, harus meletakan
telinganya di jantung masyarakat.
1 Analis Komisi Yudisial

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
43
KAJIAN

Kedua, adalah pendapat atas Undang-Undang Hukum Nasional (KRHN) tercoreng dengan fakta
dari Roscoe Pound. (UU) Nomor 14 dan lembaga Kajian adanya beberapa praktik
Ia menegaskan ”tidak tahun 1970 tentang dan Advokasi untuk KKN dalam pelaksanaan
berjalannya penegakan Ketentuan-Ketentuan Independensi Peradilan seleksi mandiri MA.
hukum sebagaimana Pokok Kekuasaan (LeiP) melalui position
yang diharapkan lebih Kehakiman. Jika di dalam paper yang berjudul Fakta itu dijelaskan oleh
disebabkan karena faktor UU Nomor 14 tahun 1970, “Menuju Independensi Komisi Hukum Nasional
sumberdaya manusia khususnya Pasal 11 ayat Kekuasaan Kehakiman” (KHN) dalam risetnya
ketimbang faktor hukum (1) mengatur dualisme (1999) melihat perlunya yang dilakukan di tahun
itu sendiri”. kekuasaan kehakiman, solusi terhadap 2005. Berdasarkan
yang dianggap sebagai permasalahan dualisme penelitian KHN tersebut
Berdasarkan pandangan permasalahan besar dalam seleksi. Adapun yang dikutip dari
di atas, maka dapat penegakan hukum. Hal solusi yang diusulkan pemberitaan detik.
dikatakan bahwa salah ini dikarenakan lembaga adalah salah satunya com, “Hakim Agung
satu manajemen jabatan yudikatif tidak mandiri,
hakim, yaitu seleksi bahkan mungkin sering
menjadi proses yang diintervensi oleh eksekutif.
begitu penting. Karena
diproses itulah yang Namun di dalam UU
“Dari Roscoe Pound.
melakukan seleksi bisa Nomor 35 Tahun 1999 Ia menegaskan ”Tidak
melihat apakah sang malah terjadi sebaliknya.
calon sudah memenuhi Di Pasal 11 ayat (1) sudah berjalannya penegakan hukum
kualifikasi yang menghapus dualisme
ditetapkan. Namun sangat tersebut dengan sebagaimana yang diharapkan
disayangkan sejak praktik menjadikan Mahkamah
satu atap sebagai simbol Agung (MA) sebagai
lebih disebabkan karena
independensi kekuasaan satu-satunya lembaga faktor sumberdaya manusia
kehakiman hingga yang melaksanakan
saat ini pelaksanaan kewenangan ketimbang faktor hukum itu
seleksi hakim masih organisatoris,
menyisakan masalah. administratif, dan
sendiri”
Atas dasar itu menarik finansial.
kemudian untuk mengkaji merevisi UU Nomor 14 ‘Membonsai’ KY, KHN:
problematika seleksi Meski adanya fakta Tahun 1970. Seleksi Hakim ala MA
hakim dan merumuskan tersebut, bukan berarti Rawan Suap dan KKN
solusi-solusinya. perjuangan untuk Menindaklanjuti usulan ditemukan beberapa
memperbaiki hukum di tersebut, di tahun praktik KKN bahwa
Problematika Seleksi Indonesia sudah selesai. 2003, dualisme dalam peserta yang lolos
Hakim Realitasnya UU Nomor 35 pelaksanaan seleksi sebagian mempunyai
Tahun 1999 belum diikuti dihapus, dan dimulainya hubungan dengan pejabat
Pada tahun 1999, salah juga dengan pengaturan era mandirinya MA dari instansi terkait,
satu tonggak perbaikan norma dan praktik satu melaksanakan seleksi mempunyai hubungan
hukum berhasil atap yang seharusnya hakim. Namun sangat dengan orang MA, dan
diwujudkan. Perwujudan dilaksanakan oleh MA disayangkan, harapan praktik suap.
tersebut bisa dilihat di sebagai pelaksana yang begitu besar akan
dalam Undang-Undang tertinggi kekuasaan adanya perbaikan seleksi Dengan adanya temuan
Nomor 35 tahun 1999 kehakiman. Atas dasar itu dengan dilakukan secara penelitian seperti
tentang Perubahan Konsorsium Reformasi mandiri oleh MA malah itu, KHN kemudian

EDISI
44 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
KAJIAN

“...pembuat UU menyadari perlunya


pelibatan lembaga lain untuk
mengurangi adanya praktik KKN
dalam proses seleksi, dan menjadi
proses seleksi berlangusng
transparan, serta akuntabel”

merekomendasikan Kehakiman (UU Nomor


pelaksanaan rekrutmen 48 Tahun 2009), UU
secara terbuka dengan Peradilan Umum (UU
proses seleksi yang Nomor 49 Tahun 2009),
transparan, jujur, adil, dan UU Peradilan Tata Usaha Belum juga UU tersebut pengujian UU Nomor
akuntabel. Tanpa adanya Negara (UU Nomor 50 dilaksanakan, terdapat 2 49 Tahun 2009, UU
proses seleksi demikian Tahun 2009), dan UU dua permasalahan yang Nomor 50 Tahun 2009,
dikhawatirkan hasilnya Peradilan Agama (UU muncul, yaitu: dan UU Nomor 51 Tahun
tidak maksimal. Untuk Nomor 51 Tahun 2009). 2009 ke Mahkamah
menegaskan hal tersebut, Pada Oktober 2010, Konstitusi (MK).
KHN juga menyebutkan Dalam pasal-pasal yang setelah berlakunya Pemohon mendalilkan
bahwa pertimbangan diatur di dalam keempat empat UU ini MA tetap kata “bersama” dan frasa
dari para calon hakim dan UU tersebut menyebutkan melaksanakan seleksi “dan Komisi Yudisial”
hakim yang dijadikan pelaksanaan seleksi hakim sendiri tanpa dalam ketentuan Pasal
responden adalah dilakukan bersama oleh melibatkan KY. Hal 14A ayat (2), dan ayat (3)
pembenahan terhadap MA dan KY, di mana ini tentunya sudah UU tentang Peradilan
kualifikasi pelaksana ketentuan lebih lanjut bertentangan dengan isu Umum, Pasal 13A ayat (2),
seleksi cakim dengan mengenai proses seleksi UU; dan ayat (3) UU tentang
mempertimbangkan diatur bersama oleh MA Peradilan Agama, Pasal
keikutsertaan pihak luar dan KY. Meski sudah melakukan 14A ayat (2), dan ayat (3)
MA. beberapa kali pertemuan UU tentang Peradilan
Artinya adalah pembuat untuk membahas Tata Usaha Negara
Selanjutnya, sebagai UU menyadari perlunya peraturan bersama bertentangan dengan
bentuk respon terhadap pelibatan lembaga lain mengenai seleksi, bahkan Pasal 24 ayat (1), Pasal
usulan dari KHN, pembuat untuk mengurangi sudah hampr selesai, 24B ayat (1), dan Pasal
UU di tahun 2009 adanya praktik KKN tiba-tiba di tahun 2015 28D ayat (1) UUD 1945.
langsung melakukan dalam proses seleksi, dan sejumlah hakim agung
perubahan pada empat menjadi proses seleksi bertindak mewakili Ikatan Dalam permohonan
UU bidang peradilan, berlangusng transparan, Hakim Indonesia (IKAHI) pemohon, pada dasarnya
yaitu UU Kekuasaan serta akuntabel. mengajukan permohonan pemohon menyatakan

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
45
KAJIAN

keterlibatan KY dalam menyatakan sepanjang tidak menegakkan prinsip keniscayaan pelaksanaan


seleksi pengangkatan kata “bersama” dan frasa independensi secara seleksi dilakukan setelah
hakim pengadilan negeri, “dan Komisi Yudisial” konsisten. Meski telah ada RUU ini ditetapkan dan
pengadilan agama, dan dalam Ketentuan Pasal fakta bahwa kemandirian disahkan. Bukan diabaikan
pengadilan tata usaha 14A ayat (2), dan ayat (3) pelaksanaan seleksi di dengan pertimbangan
negara akan merusak UU tentang Peradilan tahun 2003 memang kekurangan hakim.
sistem kekuasaan Umum, Pasal 13A ayat (2), sebuah keniscayaan, dan
kehakiman yang dijamin dan ayat (3) UU tentang kemudian dipertegas Yang perlu diperhatikan
oleh konstitusi karena Peradilan Agama, Pasal dengan putusan MA di sini adalah RUU ini
adanya “segala campur 14A ayat (2), dan ayat (3) perilhal pelibatan KY lahir karena norma
tangan dalam urusan UU tentang Peradilan dalam pelaksanaan seleksi yang menyebutkan
peradilan oleh pihak lain di Tata Usaha Negara telah melanggar prinsip hakim sebagai pejabat
luar kekuasaan kehakiman bertentangan dengan independensi kekuasaan negara belum diikuti
dilarang, kecuali dalam UUD 1945 dan tidak kehakiman, tapi malah dengan pengaturan
hal-hal sebagaimana mempunyai kekuatan melibatkan pemerintah norma manajemen
dimaksud dalam UUD hukum mengikat. dalam proses seleksi. hakim sebagai pejabat
1945”. Artinya adalah MA Artinya adalah bisa negara. Artinya adalah
ingin tetap melaksanakan Selanjutnya di tahun dikatakan hal ini sebagai terlepas dengan peran
seleksi hakim secara 2017 muncul lagi sebuah tanda pelaksanaan dari yang begitu sentral
mandiri. keanehan, dan seharusnya seleksi kembali ke jaman dan mulia, pembuat UU
sebuah masalah, adalah orde baru dan lama, seakan mengharapkan
Yang sangat disayangkan pelaksanaan seleksi adanya dualisme dalam pelaksanaan seleksi
adalah upaya perbaikan pengadaan hakim pelaksanaan seleksi tidak lagi menyisakan
seleksi agar tidak tercipta dilakukan oleh MA dengan hakim, dan prinsip temuan masalah KKN,
lagi praktik KKN dengan melibatkan pemerintah. independensi dianggap tapi juga mau memikirkan
melibatkan lembaga Perihal ini bisa dilihat dilanggar kalau yang mekanisme seleksi hakim
lain, dalam hal ini KY, dalam Peraturan terlibat adalah KY. yang berstatus pejabat
dibatalkan oleh MK. MK MA Nomor 2 Tahun Selain itu, adalah tidak negara.
dalam putusan Nomor 2017 tentang Seleksi mendukung temuan
43/PUU-XIII/2015 Pengadaan Hakim. hasil riset KHN yang Pengharapan baru bisa
mengabulkan menginginkan pelibatan terwujud jika ada itikad
permohonan para Kenapa disebutkan lembaga lain yang baik dari MA untuk
Pemohon. MK keanehan? Karena MA independen seperti KY tidak lagi melaksanakan
dalam seleksi hakim proses seleksi hakim
agar praktik KKN tidak tanpa menunggu RUU
ditemukan lagi. Jabatan Hakim disahkan,
serta memahami bahwa
RUU Jabatan Hakim pelibatan lembaga
“...pelibatan lembaga sebagai Oase independen seperti KY
independen seperti KY dalam dalam proses seleksi
Mengingat sejak tahun bukanlah sebuah masalah,
proses seleksi bukanlah sebuah 2016 hingga sekarang melainkan solusi untuk
terdapat satu rancangan memerangi praktik KKN
masalah, melainkan solusi UU yang menjadi bagian dalam pelaksanaan
untuk memerangi praktik KKN dari program legislasi seleksi, serta menjamin
nasional untuk dibahas, adanya orang yang
dalam pelaksanaan seleksi...” yaitu RUU Jabatan Hakim, profesional yang bisa lulus
maka menjadi sebuah seleksi.

EDISI
46 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
SUDUT
HUKUM

KORPORASI
SEBAGAI SUBYEK
TINDAK PIDANA
A.J Day

Judul tulisan ini menimbulkan


pertanyaan apakah suatu korporasi
itu dapat bertanggung jawab atas
suatu tindak pidana.

M
enurut hukum perdata, sejak dulu dikenal BAGAIMANA DENGAN HUKUM PIDANA
bahwa subyek hukum disamping manusia
yang di sebut Natuurlijke Persoon ada pula KUHP Indonesia mulai berlaku sah 1918 yang sifatnya
Recht Persoon yaitu pendukung hak dan kewajiban unifikasi menggantikan KUHP yang dualistis yakni:
bukan manusia. Pembagian atas Natuurlijke Persoon
dengan Recht Persoon ini bersumber dari ajaran a. KUHP untuk orang Eropa
Hukum Alam (Natuur Rechtleer) yang beranggapan b. KUHP untuk orang Pribumi
mausia secara alamiah adalah pendukung hak
dan kewajiban, sedangkan Recht Persoon menjadi Berdasarkan asas Konkordansi, maka KUHP Indonesia
Persoon karena hukum positiflah maka korporasi atau adalah sama dengan Ned Wetboek Van Strafrecht
Recht Persoon menjadi pendukung hak dan kewajiban di Belanda 1886 dengan beberapa pengecualian.
di samping manusia. Jadi baik manusia maupun Pertanyaannya apakah adalah, baik di Belanda
koorporasi dalam hukum perdata adalah subyek maupun di Indonesia korporasi merupakan subjek
hukum. hukum pidana dan dapat bertanggung jawab serta
dapat dipidana. Sistem Common Law yang semula
Istilah korporasi atau corporatie sudah kita jumpai di juga berdasar atas asas bahwa pelaku tindak pidana
dalam Peraturan disyaratkan adanya Actus Reus yaitu perbuatan yang
Hukum Acara Perdata, bagi Raad V Justitie yaitu dapat dipidana isamping adanya Mens Rea yaitu sikap
Pengadilan Tinggi pada masa kolonial bagi orang batin atau Criminal Mind yang tentu tidak dimiliki oleh
Eropa yang dipersoalkan dalam tulisan ini. korporasi. Dalam perkembangannya maka pengadilan

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
47
SUDUT HUKUM

kemudian menentukan pidana atau Criminal seperti yang diatur dalam dipakai adalah Universitas
corporate are Criminaly Liable, atas perbuatan pasal 1367 dst. Seorang Delinquere Non Potest
Liable atas perbuatan yang pidana bawahannya. pimpinan perusahaan dalam mengikuti Vom
dilakukan oleh Corporate Untuk bertanggung bertanggung jawab untuk Savigny yang berarti
Directors, Officers and jawab secara pidana mengganti kerugian Recht Persoon/ korporasi
Employes yang juga secara atas perbuatan pidana bawahannya selama tidak dapat dipidana,
pribadi dapat bertanggung bawahannya diisyaratkan itu berkaitan dengan Adagium ini berasal dari
jawab atas tindak pidana bahwa mereka tidak pekerjaan. hukum Romawi Klasik,
yang dilakukan. Sejak melakukan supervisi bahwa pemidanaan hanya
1872 pada Penal Code dengan baik dan benar BAGAIMANA DI terhadap manusia.
1872 maupun General Ordi atas bawahannya. BELANDA
Nance 1888 dan beberapa Perkembangan pada Adagium lain yang sejalan
perundang-undangan hukum pidana materiil Adagium yang dikenal dengan itu adalah Actus
yang lainnya Corporatie juga membawa di Belanda ketika KUHP Non Vacit Reum Nisi Mens
atau Company atau perkembangan pada Belanda Wetboek van Sit-rea, suatu perbuatan
Association Or Body hukum pidana formil. strafrecht yang mulai tidak dapat dipersalahkan
Or Persons Wether Selain itu maka pihak berlaku pada tahun terhadap seorang kecuali
Incoporated or Not adalah yang dirugikan dapat 1886 dimana Belanda batin (Mensrea) nya juga
Criminal Responsible. juga menempuh Civil Tort meninggalkan Kode salah.
Actions atau gugatan Penal dari Prancis yang
Perkembangannya pada perdata. berlaku di Belanda sejak Pada adagium ini jelas
Common Law System 1813. Azaz yang selama itu bahwa Actus Reus dan
yang juga semula Terlihat bahwa di sistem
Corporation, tidak Common Law, berlaku
mempunyai Criminal Mind, apa yang disebut Strict
(Mensrea) untuk dapat Liabllity yaitu Liabelity
dipertanggungjawabkan Without Fault, yang
secara pidana adalah, kemudian dikaitkan
melalui proses pengadilan, dengan apa yang disebut
dengan putusan hakimlah vicarious liability, yaitu
yang secara pragmatic bertanggung jawab untuk
menyatakan Corporations perbuatan orang lain. Juga
Are Liable. Karena jelas pada system Common Law
pula bahwa korporasi diperlakukan strict liability,
tidak dapat berbuat namun ada 4 (empat)
atau Actus Reus apalagi hal yaitu without public
Mensrea maka Actus nuisance criminal liable,
Reusnya dilakukan oleh blasphemaus liable yang
manager, Agents dan para dipublis Contemp of Court,
employees. Mereka ini juga yang kemudian diatur
bertanggung jawab atas dalam Contempt of Court
perbuatan yang dilakukan Act 1981, yang secara tegas
oleh mereka secara dinyatakan berlakunya
pribadi untuk kepentingan Strict Liabelity.
korporasi. Perkembangan
selanjutnya ialah Tentang vicarious liability
juga korporasi dapat ini di Indonesia hanya
bertanggung jawab secara untuk perkara perdata,

EDISI
48 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
SUDUT
HUKUM

Mensrea harus ada untuk dicatat bahwa istilah Recht Wet Opde Economische 3. Untuk menerapkan
dapat dipidana pelaku Persoon ini mempunyai Delicten (WED), yang juga ketentuan-ketentuan di
tindak pidana, Dari kedua pengertian ganda yaitu membawa perubahan atas maka dipersamakan
adagium ini jelas bahwa pengertian sempit yang pada bunyi pasal 51 WVSR dengan Recht Persoon
suatu korporasi tidak dapat tidak berbadan hukum dan sejak tahun 1976, yaitu: adalah Venotscelp
dipidana, karna korporasi ada yang berbadan hukum. yang tidak berbadan
tentu tidak mempunyai 1. Tindak pidana/ hukum, persekutuan dan
Mensrea, selain itu asas Perseroan Terbatas Strafbaar Feit dapat seterusnya. Disamping
utama dalam hukum (PT), baru berstatus dilakukan oleh NAtuurlijke itu pasal 342 WSR/
pidana Belanda adalah badan hukum setelah Persoon dan Recht KUHP juga mengatur
Geen Straf Zonder Schuld. memperoleh Keputusan Persoon. tentang penjatuhan
menteri i.c Mentri Hukum pidana terhadap pengurus
PERKEMBANGAN dan Ham sehingga istilah 2. Apabila tindak pidana dari Recht Persoon. Jadi
SEJARAH yang pada umumnya dilakukan oleh Recht dalam WSR dengan
KORPORASI SEBAGAI dipakai saat ini adalah Persoon maka penuntutan jelas mengatur tentang
SUBJEK HUKUM korporasi, seperti dalam dapat dilakukan dan pemidanaan terhadap
PIDANA Undang-Undang Tindak dapat dikenakan pidana korporasi dengan kata lain
Pidana Korupsi (TIPIKOR) straf maupun tindakan korporasi adalah subyek
Di Belanda pada pasal dan undang-undang Maatreregelen sesuai hukum pidana.
51 WSR/KUHP 1886 lainnya yang menjadikan ketentuan:
semula juga terlihat bahwa subyek hukum pidana BAGAIMANA
hanya manusia yang disamping manusia. a. Terhadap Recht Persoon PERKEMBANGAN DI
dapat dipidana karena Dengan demikian maka, dan juga INDONESIA
menurut pasal 51, hanya menurut KUHP Belanda
pengurus, anggota atau korporasi dapat dipidana, b. Terhadap mereka yang Menurut KUHP
komisaris yang dapat bukan hanya terhadap memberi perintah, Indonesia yang atas
melakukan pelanggaran. pengurus Bestuurdes. termasuk terhadap dasar asas konkordansi
Hal ini berubah sejak bulan Sesungguhnya sebelum mereka yang memberi memperlakukan KUHP
September 1976 dalam adanya perubahan pada arahan secara nyata Belanda di Indonesia,
buku I tentang Algemene KUHP Belanda tersebut, untuk melakukan dengan beberapa
Bepalingen, terjadi sejumlah undang-undang perbuatan yang dilarang pengecualianv sejak 1918,
perubahan dan diatur pidana diluar KUHP maka pasal 59 yang sama
tentang pemidanaan yang mengatur tentang c. Terhadap tersebut 1 dan dengan pasal 51 KUHP
terhadap Corporatie korporasi yang dapat 2 bersama-sama. Belanda sampai sekarang
(Recht Persoon). Perlu dipidana seperti pada belum berubah, dimana
diatur bahwa terhadap
pelanggaran dikenakan
pidana terhadap pengurus
“Jadi korporasi atau badan hukum tidak dan sesterusnya. Jadi
korporasi atau badan
menjadi subjek tindak pidana. Satu tanda hukum tidak menjadi
subjek tindak pidana. Satu
bahwa menurut KUHP Indonesia subyek tanda bahwa menurut
tindak pidananya hanya manusia terlihat KUHP Indonesia subyek
tindak pidananya hanya
pada tiap-tiap pasal dalam KUHP yang dimulai manusia terlihat pada
tiap-tiap pasal dalam
dengan kata yang barang siapa Hij Die” KUHP yang dimulai

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
49
SUDUT HUKUM

dengan kata yang barang diubah menjadi UU No. 35


siapa Hij Die. tahun 2009, juga sejumlah
UU lainnya di luar KUHP
Juga di Belanda kata terus bertambah dan
Hijdie masih tetap di pakai jumlahnya cukup banyak Dalam hal tindak
namun dengan perubahan
pasal 51 KUHP Belanda
seperti:
pidana korupsi oleh
yang bunyinya semula a. Undang-undang No. atau atas nama suatu
dengan KUHP Indonesia, 23/2002 yang telah
sudah mengalami diubah menjadi UU korporasi, maka tuntutan
perubahan yang drastis
seperti telah diuraikan di
No. 35/2014 dan UU
No. 17/2017 Tentang
dan penyatuan pidana
atas. Perlindungan Anak. dapat dilakukan terhadap
Sama seperti di b. Undang-undang No. korporasi dan/atau
Belanda sejumlah 3 1 / 1 9 9 9 Te n ta n g pengurusnya.
perundang-undangan Pemberantasan Tindak
pidana di luar KUHP sudah Pidana Korupsi yang
menentukan korporasi telah diubah menjadi
sebagai subjek hukum UU No. 20/200.
pidana, sebelum adanya
perubahan pasal 51 WSR. c. Undang-undang No. sekarang dengan tidak Ayat (1) Dalam hal
35/2009 tentang berkembangnya Pasal tindak pidana korupsi
Di Indonesia juga terdapat Narkotika dan 59, seperti yang terjadi oleh atau atas nama
sejumlah UU pidana sejumlah UU lain yang di Belanda sebagai suatu korporasi, maka
maupun UU administrasi menjadikan korporasi sumber asal KUHP tuntutan dan penyatuan
yang disertai dengan sebagai subjek tindak kita, maka terobosan pidana dapat dilakukan
ketentuan pidana ver pidana, namun belum telah ditempuh melalui terhadap korporasi
ordenerings strafrecht satupun ketentuan perundang-undangan dan/atau pengurusnya.
yang menjadikan korporasi pidana dalam KUHP pidana di luar KUHP
sebagai subyek tindak yang menentukan dan sesuai dengan asas Dari ketentuan ayat (1)
pidana. bahwa korporasi dapat Lex Specialist Derogat ini terlihat baik koporasi
merupakan subyek Legi Generalis, maka maupun pengurusnya
Hal ini diawali dengan hukum pidana. Seperti di Indonesia juga telah dapat dituntut dan
UU T.P Ekonomi (UU halnya di Belanda, hal berlaku bahwa korporasi dijatuhi pidana.
No. 7 DRT 1955) yang ini ditampung dalam adalah subyek tindak
meniru Wet Economische RUU tentang KUHP, pidana, tentu untuk tindak Ayat (2) Dalam hal
Delicten 1951 di Belanda yang sekarang sedang pidana dalam UU khusus tuntutan pidana
yang menjadikan badan dibicarakan di DPR. tersebut.Pertanyaan yang dilakukan tehadap
hukum sebagai subyek sekarang bagaimana suatu korporasi, maka
tindak pidana. Selain itu PENUNTUTAN penuntutan dilakukan, korporasi tersebut
dalam sejumlah UU Pidana DAN PEMIDANAAN dan pidana jenis apa yang diwakili oleh pengurus,
maupun UU Administrasi TERHADAP dapat dituntut terhadap namun pengurus dapat
Verordenering strafrecht, KORPORASI korporasi. Penuntutan diwakili oleh orang
yang terdapat di luar terhadap korporasi lain ayat (4), kecuali
KUHP, seperti UU No. Dari uraian di atas jelas menurut Pasal 20 UU hakim memerintahan
9 tahun 1979 tentang bahwa KUHPP yang Pemberantasan Tindak supaya pengurus
narkotika yang telah masih berlaku sampai Pidana Korupsi korporasi menghadap

EDISI
50 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
SUDUT
HUKUM

sendiri atau di bawa d. Pencabutan dengan perbuatan yang Contoh dari alasan
menghadap. seluruh hak-hak didakwakan kepada pembenaran adalah
tertentu atau korporasi. ketentuan pasal 49 ayat (1)
Di sini terlihat ada peenghapusan KUHP yang disebut nood
kesamaannya dengan seluruh atau Dari ketentuan-ketentuan weer (pembelaan dari
proses perdata. Logikanya sebagian tersebut di atas jelas darurat), contoh alasan
adalah bahwa pidana keuntungan dimaksud dalam RUU pemaaf adalah pasal 49
pokok yang dapat tertentu yang bahwa korporasi dapat ayat (2) yang disebut nood
dijatuhkan hanyalah telah oleh dipidana, yang masih weer exes (melampaui
pidana denda dengan pemerintah menjadi kontroversial batas pembelaan darurat),
ketentuan ditambah 1/3 kepada terpidana. adalah apa yang contoh alasan pemaaf
(satu pertiga). diatur dalam pasal 54 adalah pada orang
Ketentuan pidana tentang alasan pemaaf yaitu naturlijke persoon
PEMIDANAAN tambahan pada tindak (dulu disebut Schuld terhadap korporasi
TERHADAP pidana korupsi diformulasi Uitsluitings Gronde) dan karena bukan orang
KORPORASI dalam pasal 18 tersebut alasan pembenar recht yang memiliki criminal
vaardigings ground) mind tidak mempunyai
Berbeda dengan pidana RANCANGAN KUHP sikap batin yaitu sengaja
yang dapat dituntut dan Pasal ini mengatur atau lalai (dolus/culpa)
dijatuhkan terhadap orang Rancangan UUKUHP tentang alasan pemaaf sehingga pemidanaan
sebagai subyek hukum, yang sekarang sedang terhadap korporasi akan kepada korporasi adalah
walaupun pidana pada dibicarakan di DPR dapat menimbuklan yang dikenal dalam
korporasijuga dibagi dua dalam buku I tentang kerancuan, alasan pemaaf system hukum Common
yaitu pidana pokok dan Ketentuan Umum dalam adalah atas kesalahan Law dengan Strict
pidana tambahan. Pidana Bab II paragraf 6 dengan yang dalam kepustakaan Liability yaitu Liability
pokok pada korporasi korporasi mulai dari pasal Belanda disebut schould without fault, seperti yang
adalah pidana pokok 48 sampai denga pasal karena hanya orang telah diuraikan di atas dan
berupa: 48, korporasi merupakan yang dapat mempunyai selalu dikaitkan vicarious
subjek tindak pidana kesalahan yaitu perbuatan liability, karena masih
1. Denda, sedangkan bagi dengan semua dilakukan sengaja dolus atau lalai tetap berlakunya pasal 59
orang pidana pokok oleh korporasi. culpa. KUHP akan hilang.
yang utama ialah
Pasal 49
pidana mati, penjara Hal ini jelas sekali Diharapkan agar masalah
dan denda kurungan. Pasal 50 terlihat pada KUHP ini mendapat kejelasan
yang sekarang berlaku ketika RUUKUHP ini
Pasal 51
2. Pidana tambahan, yang membagi alasan disahkan menjadi KUHP.
pasal 10 UUTPK Pasal 52 penghapusan pidana Semua kita mengharapkan
Pasal 53 Strafuitsluitingsgroden disahkannya KUHP
a. Perampasan
atas alasan pembenaran nasional, dan tentu
barang bergerak
Pasal 54, alasan pemaaf (Recht vaardingings merupakan kewenangan
yang berwujud
atau alasan pembenar grond) dengan alasan kita sebagai bangsa
atau tidak
yang dapat diajukan pemaaf schuld uitsluitings Indonesia yang sudah
berwujud dst
pembuat yang bertindak grond. Dimana diartikan merdeka 72 tahun . Hal
b. Pembayaran uang alasan pembenaran ini dirumuskan juga pada
untuk dan atas nama
pengganti dst adalah perbuatannya bangsa Belanda ketika
korporasi, dapat
c. Penutupan seluruh diajukan oleh korporasi dibenarkan karena Wetboek Van Straftrecht
atau sebagian sepanjang alasan tersebut sifat melawan hokum pada tahun 1886 mulai
perusahaan langsung berhubungan perbuatan itu hilang. berlaku.

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
51
SELINTAS

KEPPH Harus Diterapkan Hakim


Saat Bermedsos

Ketua Bidang Pencegahan dan Peningkatan


Kapasitas Hakim KY Joko Sasmito menjadi
pembicara dalam kegiatan Sinergitas KY dan
MA di Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin

S
ebagai profesi mulia, Hakim Komisi Yudisial harus berhati-hati dalam Menurut Joko, di media
hakim harus menjaga (KY) Joko Sasmito bertutur kata melalui massa ataupun media
kewibawaan dan mengingatkan. media sosial atau di luar sosial, hakim memang
kehormatan dengan media sosial. tidak boleh terlalu banyak
memiliki standar etika lebih Hal itu disampaikan Joko berkomentar karena ada
ketimbang orang biasa. saat menjadi pembicara “Hakim jangan ikut juru bicara pengadilan. Ia
Hakim diminta berperilaku dalam kegiatan Sinergitas terpancing atau khawatir apabila hakim
baik dan berhati-hati KY dan MA bertema berpolemik di dalam kurang bijak menggunakan
dalam bertutur kata, “Penerapan KEPPH media sosial. Apalagi yang media sosial, maka akan
termasuk dalam media dalam Bermedia Sosial” berhubungan dengan merugikan hakim tesebut
sosial. di Pengadilan Tinggi perkara yang masih dalam karena menciderai
Agama Banjarmasin, proses persidangan. kemuliaan profesinya.
“Hakim dituntut lebih Kalimantan Selatan, Kamis Selain itu, hakim dilarang
bijak dan berhati-hati (26/10). Joko menegaskan mengomentari putusannya “Kerugiaan apabila hakim
dalam menggunakan pentingnya menjalankan sendiri maupun orang salah menggunakan media
media sosial,” ujar Ketua KEPPH dalam kehidupan lain. Hati-hati dalam sosial di antaranya adalah
Bidang Pencegahan dan sehari-hari, termasuk memberikan pendapat di pelanggaran Kode Etik
Peningkatan Kapasitas di media sosial. Hakim media sosial,” saran Joko. dan Pedoman Perilaku

EDISI
52 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
SELINTAS

Hakim (KEPPH) serta Universitas Indonesia ini. hakim harus menjaga “Dalam menggunakan IT
terjadi tindak pidana,” kewibawaan dan terutama di media sosial,
tegas mantan Ketua Gunakanlah media sosial kehormatan sehingga hakim harus hati-hati.
Majelis Hakim dalam Kasus secara bertanggung jawab. terbangun kepercayaan Misalnya, gunakan kata
Cebongan ini. Ada tanggung jawab sosial, publik. Hakim dituntut yang sopan, jangan
norma hukum, dan etika untuk berperilaku lebih emosional di media sosial,
Senada dengan Joko, yang perlu diperhatikan di tinggi ketimbang orang dan jangan mengomentari
Pakar IT Edmond Makarim dunia maya. biasa. putusan karena hal itu
juga mengingatkan para melanggar kode etik,” tegas
hakim agar berhati-hati Di kesempatan yang sama, Terkait penerapan Sunarto.
menjaga privasi saat Ketua Kamar Pengawasan Kode Etik dan Pedoman
menggunakan media Mahkamah Agung (MA) Perilaku Hakim (KEPPH) Oleh karena itu, dalam
sosial. Ia menyarankan, Sunarto berharap agar di media sosial, Sunarto bermedia sosial sebaiknya
saat bermedia sosial para tersebut hakim mengungkapkan bila hakim lebih arif dan
jangan tampilkan semua memberi kontribusi positif Badan Pengawasan bijaksana dalam bertutur
tentang diri kita, misal untuk meningkatkan (BAWAS) MA dan KY dan berperilaku. Hal ini
jabatan, alamat, bahkan martabat hakim. Ia banyak memperoleh agar ada role model yang
keluarga kita. meminta para hakim untuk keluhan dan pengaduan bisa diteladani bagi hakim
saling mengingatkan terkait media sosial dengan maupun masyarakat
“Salah satu dampak kepada rekan-rekannya kasus seperti menulis
negatif internet adalah dan melakukan pembinaan konten atau komentar yg “KEPPH itu fleksibel.
menimbulkan perasaan kepada para hakim di memuat unsur SARA dan Jadi bisa digunakan
tidak aman sebagai bawahnya. reposting gambar atau sebagai panduan
pengguna. Karena di situ berita yang diragukan dalam bermedia sosial.
banyak data pribadi yang “Sudah tinggalkanlah kebenarannya. Bahkan, Karena di media sosial
kita berikan,” ujar Edmond. masa jahiliah,” ajak komentar atau kritik harus memperhatikan
Sunarto kepada seluruh tentang perkara yang asas kepantasan dan
Terkait tips kepada para hakim. Sebagai profesi sedang berjalan, atau kepatutan,” pungkas
hakim bagaimana cara agar mulia, lanjut Sunarto, substansi suatu perkara. Sunarto. (Noer/Jaya)
bijak menggunakan media
sosial, ia menyarankan
Fatwa MUI bisa dijadikan
sebagai pedoman.
Misalnya, di dalam media
sosial diharamkan untuk
ghibah, fitnah, dan
penyebaran permusuhan.
Edmond pun menegaskan
pentingnya hakim
mengedepankan etika
dalam bermedia sosial.

“Tampilkan sesuatu di
media sosial yang beretika
Ketua Kamar Pengawasan MA Sunarto
dengan berlandaskan memberi pemaparan tentang penerapan
KEPPH,” pungkas Ketua Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim
(KEPPH) di media sosial
Lembaga Kajian Hukum
Teknologi Fakultas Hukum

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
53
SELINTAS

KY Kembali Buka Seleksi CHA

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim


Komisi Yudisial (KY) Maradaman
Harahap mengumumkan secara resmi
penerimaan usulan Calon Hakim
Agung (CHA) Periode II Tahun 2017

K
etua Bidang diharuskan CHA tersebut memiliki keahlian khusus bidang pajak,” tambah
Rekrutmen Hakim berlatar belakang di hukum perpajakan. Hal Maradaman.
Komisi Yudisial militer. Jika ada dosen tersebut karena MA masih
(KY) Maradaman Harahap yang keahliannya di kekurangan ahli hukum Dalam mencari enam
mengumumkan secara hukum militer, maka pajak, sehingga diperlukan CHA, KY menekankan
resmi penerimaan usulan ia bisa diusulkan,” CHA yang menguasai pada aspek kapasitas
Calon Hakim Agung (CHA) jelas Maradaman perpajakan. dan integritas calon. Hal
Periode II Tahun 2017. KY dalam konferensi ini penting mengingat
mencari enam CHA untuk pers pengumuman “Untuk keahlian hukum hakim agung merupakan
mengisi kamar perdata Penerimaan Usulan CHA pajak, memang tidak jabatan mulia yang
(dua orang), kamar pidana Periode ll Tahun 2017 akan terdeteksi di proses berperan penting dalam
(satu orang), kamar militer di Ruang Pers KY, Senin administrasi apakah orang mewujudkan peradilan
(dua orang) dan kamar tata (20/11). tersebut memiliki latar yang bersih dan agung.
usaha negara (satu orang, belakang perpajakan.
yang memiliki keahlian Demikian pula untuk Tapi di proses selanjutnya “Kami mohon informasi ini
hukum perpajakan. kebutuhan CHA di kamar tentu saja tim kami akan disebarluaskan oleh rekan
tata usaha negara, mendapatkan gambaran media agar masyarakat
“Untuk kebutuhan CHA lanjut Maradaman, MA siapa saja yang memang menjadi tahu. Tidak
di kamar militer, tidak meminta agar CHA memiliki keahlian di lupa pula kami meminta

EDISI
54 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
SELINTAS

pada rekan pers untuk


menginformasikan
kepada KY jika ada CHA
yang rekam jejaknya tidak
baik. Sebab biasanya, pers
sangat tajam soal ini,”
harap Maradaman.

Proses pengajuan usulan


akan dibuka selama 15
hari, mulai dari tanggal 20
November sampai dengan
12 Desember 2017.

Sebelumnya di tempat
yang sama pada Rabu
(1/11) di Gedung KY, Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY
Maradaman Harahap saat memberikan
Jakarta.KY secara resmi
keterangan pers
mengumumkan kelulusan
27 orang calon hakim ad
hoc Hubungan Industrial
di Mahkamah Agung (MA). 2017 di Kantor KY, Jakarta. kebenaran data dan Industrial pada MA paling
Sementara tes kesehatan informasi mengenai lambat 28 November 2017
Mereka yang lolos seleksi dilakukan oleh tim teknis rekam jejak calon. pukul 16.00 WIB, di alamat
kualitas berasal dari 7 pemeriksa kesehatan e-mail : rekrutmen@
orang dari unsur Asosiasi pada 29 - 30 November “Untuk itu KY komisiyudisial.go.id atau
Pengusaha Indonesia di RSPAD Gatot Subroto, mengharapkan partisipasi alamat Komisi Yudisial
(Apindo) dan 20 orang Jakarta. masyarakat (dengan Republik Indonesia (Tim
dari unsur Serikat identitas yang jelas) agar Seleksi Calon Hakim ad
Pekerja/Serikat Buruh. Para calon hakim ad hoc memberikan informasi hoc Hubungan Industrial
Hubungan Industrial di atau pendapat secara pada MA), Jl. Kramat
“Penetapan kelulusan MA juga akan diperiksa tertulis tentang rekam Raya No. 57, Jakarta
27 orang tersebut rekam jejaknya. jejak meliputi integritas, Pusat (10450), Telp: (021)
berdasarkan Rapat Terkait hal itu, KY akan kapasitas, perilaku, dan 390587677/31903661
Pleno KY pada Selasa melaksanakannya karakter calon hakim ad Fax: (021) 31903661.
(31/10) di Gedung KY. melalui penerimaan hoc Hubungan Industrial
Para peserta yang lolos informasi atau pendapat pada MA yang dinyatakan Sebagai informasi, KY
seleksi kualitas akan masyarakat, dan lolos seleksi kualitas,” membuka penerimaan
menjalani seleksi Tahap III analisa LHKPN bekerja tambah Ketua Bidang usulan calon hakim ad hoc
berupa tes kesehatan dan sama dengan Komisi Hubungan Antar Lembaga Hubungan Industrial pada
kepribadian,” jelas Juru Pemberantasan Korupsi dan Layanan Informasi MA Tahun 2017 sebanyak
Bicara KY Farid Wajdi. (KPK). KY ini. 8 orang dengan komposisi
4 orang dari Asosiasi
Untuk asesmen Selain itu, Pimpinan Informasi atau pendapat Pengusaha Indonesia
kepribadian dan dan Anggota KY juga tertulis diharapkan (APINDO) dan 4 orang dari
kompetensi dilakukan melakukan klarifikasi diterima Tim Seleksi Calon Serikat Pekerja/Serikat
pada 27 - 28 November untuk mendapatkan Hakim ad hoc Hubungan Buruh. (Noer/Festy)

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
55
KESEHATAN

Medical Check
Up Sebelum
dr. Lusia Johan
Menikah, Yuk!
Pernikahan adalah salah
N
amun, banyak fisik, mental, maupun
yang justru tidak psikososial. Premarital
satu momen yang penting menyadari bila check up merupakan
ada hal penting lainnya serangkaian pemeriksaan
sehingga butuh persiapan yang perlu dipersiapkan, laboratorium untuk
yaitu melakukan memastikan status
sebaik mungkin. Biasanya premarital check up kesehatan kedua calon
pasangan calon pengantin dan imunisasi (vaksin mempelai, mendeteksi
premarital, red). adanya penyakit menular,
telah disibukkan dengan menahun, atau diturunkan
Premarital check up yang dapat memengaruhi
berbagai hal, mulai dari kesuburan pasangan
pemilihan tempat, waktu, Premarital check up bisa maupun kesehatan janin.
menjadi langkah awal
katering, konsep pernikahan, Anda dan pasangan Dalam kehidupan
mewujudkan keluarga rumah tangga, mungkin
undangan, dan lainnya. sehat, baik secara terjadi konflik antara
suami dan istri, bahkan
bisa berujung pada
perceraian, yang dipicu
oleh masalah kesehatan,
kesuburan dan keturunan.
Dengan saling mengenal
kondisi kesehatan
masing-masing, masalah
itu dapat diantisipasi
dan dicegah sejak awal
menikah. Premarital
check up bukan bertujuan
untuk membatalkan
pernikahan bila
ditemukan masalah, tetapi
justru untuk dicarikan
solusi yang tepat guna

EDISI
56 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
KESEHATAN

tersebut adalah sebagai


berikut:

1. Pemeriksaan
kesehatan secara umum,
terdiri dari:

• Pemeriksaan fisik atau


klinis lengkap

Manfaat pemeriksaan
fisik lengkap adalah
untuk mengetahui
mencegah timbulnya selanjutnya. Program • Mendeteksi penyakit status tekanan
masalah di kemudian hari. tersebut dinamakan atau kelainan genetik, darah seseorang.
Pre-Marital Medical Test. seperti anemia sel Tekanan darah
Tindakan pengobatan sabit, thalassemia, yang normal adalah
dan pencegahan Pada tahun 2008 program hemophilia; salah satu kunci
penularan penyakit pun ini diperbaharui dengan • Apabila terdapat kesehatan. Tekanan
bisa dilakukan sebelum dimasukannya sScreening permasalahan darah tinggi atau
memiliki anak. Untuk bisa Hepatitis B, Hepatitis C kesehatan, dapat hipertensi berbahaya
hamil sampai melahirkan dan HIV sebagai syarat ditangani dengan saat perempuan
anak, Anda dan pasangan wajib pasangan yang akan segera; dan hamil, karena dapat
harus berada dalam menikah dan program • Sebagai tindakan menyebabkan
kondisi kesehatan ini dinamakan Program pencegahan terhadap pertumbuhan janin
yang optimal agar of Healthy Marriage. masalah kesehatan terhambat.
menghasilkan keturunan Negara lain yang terkait kesuburan
yang sehat pula. mengimplementasikan dan penyakit yang Pemeriksaan fisik
Pre-Marital Screening diturunkan secara juga bisa mendeteksi
Beberapa negara ini adalah Cina. genetik. gejala obesitas,
sudah memasukkan Selain pemeriksaan karena obesitas dapat
Pre-Marital Screening kesehatan, diadakan Pemeriksaan apa memengaruhi tingkat
sebagai salah satu syarat pula program konseling saja yang dilakukan kesuburan. Obesitas
untuk mendapatkan izin atau pembekalan di premarital check up? selama kehamilan
menikah secara hukum bidang kesehatan kepada dapat menyebabkan
legal. Negara seperti pasangan yang akan Pre-Marital Screening munculnya beberapa
Taiwan, Turki, Mesir, menikah. atau Pre-Marital resiko seperti diabetes,
Spanyol, dan Italia, bahkan Check Up terdiri atas pre-eklampsia, infeksi
mewajibkan pemeriksaan • Berikut ini merupakan beberapa kelompok tes saluran kemih, sulit
kesehatan premarital beberapa manfaat dari yang dirancang untuk untuk melahirkan
sebagai hal yang wajib. premarital check up: mengidentifikasi adanya tepat waktu, juga
Kementrian Kesehatan • Mengetahui status masalah kesehatan meningkatkan
Saudi Arabia sejak tahun kesehatan kita dan saat ini atau masalah resiko keguguran
2004 juga mewajibkan pasangan; kesehatan yang akan dan kesulitan saat
Pre-Marital Screening • Mendeteksi penyakit muncul di kemudian hari melahirkan.
untuk menurunkan menular, seperti saat pasangan hamil dan
angka terjadinya Hepatitis B dan HIV/ memiliki anak. Rangkaian • Pemeriksaan darah
kelainan genetis generasi AIDS; pemeriksaan kesehatan rutin

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
57
KESEHATAN

a. Pemeriksaan darah Rhesus adalah sebuah positif, masalah mungkin darah. Penderita
rutin ini meliputi kadar penggolongan atas ada timbul pada kehamilan penyakit ini tidak mampu
hemoglobin (hb), atau tiadanya substansi berikutnya. Bila ternyata memproduksi hemoglobin
hematokrit, sel darah antigen-D pada darah. kehamilan yang kedua yang normal. Talasemia
putih (leukosit) dan Rhesus positif berarti merupakan janin yang telah menjadi salah satu
faktor pembekuan ditemukan antigen-D memiliki rhesus positif, isu kesehatan di Indonesia
darah (trombosit). dalam darah dan rhesus kehamilan ini berbahaya. karena 3–10% populasi
Para calon ibu negatif berarti tidak ada Karena antibodi di Indonesia adalah
perlu mengetahui antigen-D. Kebanyakan antirhesus dari ibu dapat carrier atau pembawa
kadar hb-nya untuk warga bangsa Asia memasuki sel darah gen talasemia beta, dan
mendeteksi gejala memiliki rhesus positif (+), merah janin, yang dapat 2,6-11% adalah pembawa
anemia, juga perlu sedangkan kebanyakan mengakibatkan kematian gen talasemia alfa.
mengetahui adanya warga bangsa Eropa janin dalam rahim atau
ganguan faktor memiliki negatif (-). masalah kesehatan Jika diasumsikan terdapat
pembekuan darah. lainnya jika anak bertahan 5% saja carrier dan angka
Dari hasil pemeriksaan Banyak pasangan suami hidup. Sebaliknya, tidak kelahiran 23 per mil dari
darah dapat diketahui istri tidak mengetahui masalah jika perempuan total populasi 240 juta
kondisi kadar rhesus darah pasangan memiliki rhesus positif jiwa di Indonesia, maka
kolesterol tinggi yang masing-masing. dan lelaki rhesus negatif. diperkirakan terdapat
meningkatkan resiko Padahal, jika rhesus 3.000 bayi penderita
• Urinalisis lengkap talasemia setiap tahunnya.
Saat ini paling tidak
Mengetahui kelainan tercatat 5.000 pasien
“Manfaat pemeriksaan ginjal atau saluran kemih, talasemia di Indonesia dan
penyakit metabolik atau diperkirakan angka ini jauh
fisik lengkap adalah untuk sistemik. lebih rendah dibandingkan
mengetahui status tekanan dengan jumlah penderita
2. Pemeriksaan talasemia di Indonesia
darah seseorang. Tekanan darah Penyakit Hereditas yang tidak terdata.
yang normal adalah salah satu
Penyakit hereditas Talasemia mayor
kunci kesehatan” adalah yang diturunkan merupakan jenis
dari orangtua. Calon talasemia yang
penyakit jantung mereka bersilangan, bisa pengantin harus memiliki disebabkan “sifat” darah
koroner dan stroke. memengaruhi kualitas pemahaman bahwa yang dibawa kedua orang
keturunan. Jika seorang bila orangtua atau garis tua. Penyakit ini membuat
b. Glukosa darah Puasa perempuan (rhesus keturunannya mengidap seseorang menjadi
negatif) menikah dengan penyakit genetik, maka tergantung pada transfusi
Untuk mendeteksi adanya laki-laki (rhesus positif), anak yang akan lahir nanti darah dan kesempatan
penyakit kencing manis bayi pertamanya memiliki bisa berisiko mengidap hidupnya terbatas. Di
(diabetes mellitus), kemungkinan untuk penyakit yang sama. sisi lain, talasemia minor
yang dapat diturunkan memiliki rhesus negatif tidak menyebabkan gejala
kepada anak dan bisa atau positif. Pemeriksaan ini meliputi: berat dan penderitanya
berpengaruh pada dapat hidup normal, tapi
kehamilan. Jika bayi mempunyai a. Talasemia ia tetap membawa “sifat”
rhesus negatif, tidak penyakit talasemia dalam
• Golongan darah dan ada masalah. Tetapi, jika Talasemia adalah salah tubuhnya. Jika kedua
rhesus bayi memiliki rhesus satu penyakit kelainan orang tua mengidap

EDISI
58 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
KESEHATAN

talasemia minor, 25% Jika seorang laki-laki


kemungkinan anaknya mengidap hepatitis
akan mengidap talasemia B dan akan menikah,
mayor, 50% akan calon istrinya harus
mengidap talasemia memiliki kekebalan
minor, dan 25% akan terhadap penyakit ini.
normal. Caranya adalah dengan
mendapatkan imunisasi
Jika hanya salah satu hepatitis B. Inilah manfaat
orang tua mengidap pemeriksaan kesehatan
talasemia minor, 50% pranikah.
kemungkinan si anak akan anemia. Secara statistik dengan 350 juta jiwa
mengidap talasemia minor penyakit ini lebih banyak sudah mengalami infeksi b. TORCH (Toxoplasma,
dan 50% akan normal. ditemukan pada ras kronis; dan diperkirakan Rubella,
Rumus penurunan Afrika, Timur Tengah dan 170 juta jiwa di dunia Cytomegalovirus,
talasemia berlaku juga beberapa kasus di Asia, terinfeksi virus Hepatitis Herpes Simplex Virus)
pada penyakit hemofilia terutama India. C.
dan albino. Dengan Tes TORCH berfungsi
pengecekan darah, kita 3. Pemeriksaan Penyakit HIV, Hepatitis untuk menguji adanya
dapat memprediksi Penyakit Menular B dan C adalah penyakit infeksi penyakit yang
kemungkinan yang akan yang mengancam jiwa bisa menyebabkan
muncul dan mencegah hal Beberapa penyakit manusia. Infeksi virus gangguan pada kesuburan
yang tidak kita inginkan. menular bisa terdeteksi ini dapat ditularkan laki-laki maupun
melalui pemeriksaan melalui darah, hubungan perempuan. Tubuh yang
b. Hemofilia pranikah, di antaranya seksual dan cairan tubuh. terinfeksi TORCH dapat
adalah: Penularan HIV juga bisa mengakibatkan cacat atau
Darah pada seorang melalui transfusi darah gangguan janin dalam
penderita hemofilia tidak a. HIV, Hepatitis B (HBV) dan transplantasi organ kandungan.
dapat membeku dengan dan Hepatitis C (HCV) tubuh.
sendirinya secara normal. Infeksi TORCH saat
Proses pembekuan darah Menurut WHO, saat ini Sedangkan penularan kehamilan dapat
pada seorang penderita terdapat 4,1 juta jiwa di virus Hepatitis B dan menyebabkan keguguran,
hemofilia tidak secepat dunia yang terinfeksi C rentan terjadi pada bayi lahir prematur, atau
dan sebanyak orang lain HIV, di mana 95% pemakai obat-obatan bahkan kelainan bawaan
yang normal. Penderita diantaranya berada di terlarang melalui jarum pada bayi.
hemofilia lebih banyak negara berkembang suntik. Pemeriksaan tiga
membutuhkan waktu seperti sub-sahara Afrika jenis penyakit infeksi ini c. Venereal Disease
untuk proses pembekuan dan Asia Tenggara. sangat penting karena Screen (pemeriksaan
darahnya. Berdasarkan data dari virus-virus ini dapat untuk penyakit sifilis)
Kementerian Kesehatan ‘diam’ atau ‘tidur’ dalam dan IMS
c. Sickle Cell Disease RI, pada tahun 2012 jangka waktu yang lama
ditemukan 21.511 penderita tanpa menunjukkan Pemeriksaan untuk
Sickle Cell Disease (SCD) HIV, dan jumlah ini jauh gejala apapun. Menikah penyakit sifilis dan
disebut juga penyakit sel lebih banyak dibanding dengan seseorang yang penyakit-penyakit lain
sabit, merupakan penyakit tahun sebelumnya. Untuk membawa virus ini yang ditularkan melalui
kelainan sel darah merah penderita Hepatitis B saat berisiko membahayakan hubungan seksual/
yang mudah pecah ini diperkirakan sebanyak pasangan dan juga calon sexually transmitted
sehingga menyebabkan 1,8 miliar manusia di dunia, bayi. infections (STI), infeksi

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
59
KESEHATAN

saluran reproduksi (ISR) Apa yang harus (wanita) dan kulit menderita cacar air.
atau infeksi menular disiapkan sebelum kelamin (pria).
seksual (IMS) selain pemeriksaan? • Vaksin lain yang
dapat mendeteksi adanya • Vaksin Hepatitis B. berkaitan langsung
penyakit tersebut, juga Anda dan pasangan Karena infeksi virus dengan kehamilan
sekaligus bisa melakukan diharuskan berpuasa 10-12 hepatitis B yang adalah vaksin tetanus,
pengobatan sekaligus jam. Selama puasa, hanya ditularkan melalui influensa, serta vaksin
mengubah gaya hidup diperbolehkan minum darah darah dan dewasa lainnya sesuai
menjadi lebih sehat. air putih. Pemeriksaan hubungan seks, dapat jadwal imunisasi
sebaiknya dilakukan pada menyebabkan radang yang dikeluarkan
Penyakit seperti pagi hari, sebelum mulai hati, pengerasan oleh petugas Satgas
chlamydia, gonorrhea, beraktivitas. hati (sirosis) bahkan Imunisasi Dewasa.
dan HPV atau Human kanker hati.
papillomavirus, herpes, Bagaimana jika hasil Bagi yang berencana
penyakit ini semua dapat pemeriksaan bermasalah? • Vaksin mumps, untuk menikah dalam
menimbulkan masalah Pernikahan akan batal? measles, rubela waktu dekat, lakukan
kesuburan dan masalah Jangan khawatir! Hasil (MMR) yang beresiko pemeriksaan kesehatan
saat kehamilan. Jika salah pemeriksaan bermasalah gondongan penyebab (premarital check up) dan
satu calon pengantin tidak berarti pernikahan infertilitas atau vaksinasi.
atau keduanya menderita Anda harus dibatalkan. gangguan kesuburan,
ISR/IMS/STI, sebelum Konsultasi dengan dokter keguguran, serta cacat Ingatlah, salah satu
menikah ia harus berobat untuk mendapatkan bawaan pada anak. tujuan pernikahan adalah
dulu sampai sembuh. penanganan medis yang membina hubungan
tepat. Dengan melakukan • Vaksin virus varicela yang harmonis dan
Kapan harus konseling, Anda disiapkan atau cacar air. Varicela sehat. Jangan sampai di
dilakukan? secara mental untuk pada ibu hamil kemudian hari masalah
menghadapi risiko trimester terakhir kesehatan menjadi alasan
Waktu yang ideal atau terburuk. dapat membuat bayi hancurnya keharmonisan
tepat adalah enam bulan yang dilahirkan juga rumah tangga Anda.
sebelum hari pernikahan, Vaksinasi premarital
dengan pertimbangan
masih cukup waktu Persiapan lain setelah
untuk menangani premarital check up,
masalah kesehatan yang
mungkin ditemukan. Jika
adalah vaksinasi. Karena Bagaimana jika
premarital check up hanya
tidak memungkinkan, sebatas mendeteksi, perlu hasil pemeriksaan
kapan pun sebelum langkah pencegahan.
pernikahan, Anda dapat Ada beberapa vaksinasi
bermasalah? Pernikahan
melakukan premarital yang harus dilakukan akan batal? Jangan
check up. Sangat baik jika pasangan calon
kedua calon mempelai pengantin, sebaiknya khawatir! Hasil pemeriksaan
dapat mengetahui tujuh bulan sebelum bermasalah tidak berarti
kondisi kesehatan pernikahan:
masing-masing, jauh hari pernikahan Anda harus
sebelum menikah. Dengan
begitu, perencanaan untuk
• Vaksin HPV (Human dibatalkan.
Papilloma Virus) yang
memiliki anak menjadi menjadi penyebab
lebih matang. kanker serviks

EDISI
60 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id
RELUNG

Arti Seorang
Teman
Suatu hari, ketika saya masih
duduk dikelas 1 SMA, saya melihat
seorang anak dari kelas saya
berjalan pulang dari sekolah.
Namanya Kyle. Sepertinya ia
menenteng semua bukunya.

L
alu saya pikir, jatuh. Ia menatap ke atas, Aku bantu dia sepakbola bersama saya,
“kenapa ada orang dan kulihat kesedihan mengumpulkan buku - dan ia menjawab : “ya “,
yg masih mau yang amat mendalam bukunya yang berserakan, dengan bersemangat.
membawa bukunya pulang diwajahnya. Hatiku sambil kutanya dimana Kami berjalan bersama
pada hari Jumat.” Pasti dia tergerak, dan merasa Ia tinggal. Ternyata, Ia sepanjang akhir pekan,
anak yang aneh, karena kasihan kepadanya. tinggal dekat rumahku. dan ternyata , semakin
kalau saya pikir setiap Aku lalu bertanya, kalau kukenal Kyle, semakin
akhir pekan acara saya Aku melangkah perlahan dia memang tinggal dekat suka aku padanya.
sudah padat terencana, ya menghampirinya. Sambil rumahku, bagaimana Teman - temanku juga
pesta , pertandingan sepak merangkak , Ia melihat mungkin aku belum menyukainya.
bola, dan lain - lain. Jadi, ke sekeliling, mencari pernah melihat dia
sambil menggelengkan kacamatanya. Kulihat sebelumnya. Ia bercerita Hari Senin tiba dan kulihat
kepala, aku melangkah. matanya berlinang. bahwa sebelumnya ia Kyle dengan setumpuk
Kuambil kacamatanya dan sekolah di sebuah sekolah bukunya lagi. Kudekati
Tiba - tiba saya melihat kuberikan padanya. ” Anak swasta. Aku memang dia dan kukatakan
sekelompok anak kecil - anak tersebut memang belum pernah bergaul sambil bercanda: “Gila
berlari ke arahnya, sangat nakal, ” kataku dengan anak dari sekolah kamu,Kyle! Kamu
dan dengan sengaja kepadanya. Ia menatapku swasta sebelumnya. bisa mengencangkan
menabraknya. Bukunya dan berucap lembut : ” Hey, otot - ototmu dengan
berhamburan, dan ia pun terima kasih ” Ia tersenyum Sepanjang jalan ia mengangkut buku -
jatuh ketanah berlumpur. lebar. itulah senyuman bercerita, sementara buku bukumu setiap hari.”
Kacamatanya melayang tertulus, tanda ucapan - bukunya kubawakan. Ia cuma tertawa dan
jatuh ke rerumputan, terima kasih, yang pernah Ternyata, ia anak manis memberikan separuh
kira - kira 10 kaki jauhnya kulihat selama ini. juga. Aku tanyai apakah bukunya kepadaku.
dari tempat dimana Ia dia mau bermain Selama 4 tahun kemudian,

EDISI
www.komisiyudisial.go.id OKTOBER
DESEMBER 2017
61
RELUNG

kami terus bersahabat. aku yang harus berdiri di kasih kepada orang - orang menyelamatkan saya
Ketika kami sudah duduk mimbar dan dan berpidato. yang telah membantu kita dari rencana putus asa
di kelas senior, dan kami melewati masa - masa tersebut.”
harus mulai memikirkan Persis pada hari wisuda yang berat. Orangtua
tentang Universitas, kami, aku lihat Kyle tampak kita, guru-guru, teman Saya menangkap getaran
Kyle memutuskan begitu gagah. Benar - sekamar, mungkin para dalam suaranya, dan ia
untuk melanjutkan ke benar seorang anak SMA tutor, tetapi yang paling terdiam mengambil nafas
Georgetown, dan saya yang kerja keras dan banyak adalah teman. dan mengatur emosinya
berencana ke Duke. Saat berhasil yang sungguh - Saya berdiri disini dan kembali. Saya juga
itu saya tahu, bahwa sungguh patut dicontoh. akan menceritakan sebuah menangkap emosi para
persahabatan kami akan Teman ceweknya banyak. kisah nyata.” hadirin, hampir semua
terus abadi, dan bahwa Dalam hal satu ini aku pada menahan nafas dan
jarak yang memisahkan sering iri padanya .Tapi Aku menatapnya dengan terhanyut dalam cerita
kami tidak akan menjadi aku juga melihat bahwa ia rasa tidak percaya pada tersebut. Semua mata
penghalang. Ia akan sangat gelisah menjelang apa yang kemudian menatap pemuda pintar
menjadi seorang dokter, saat pidatonya. Maka aku kudengar. Ia bercerita dan tampan yang sungguh
dan saya akan mengambil dekati dia dan kutepuk bahwa suatu hari ia populer itu menceritakan
jurusan bisnis, karena saya punggungnya : “Hai, merasa sangat putus asa, kenangannya tatkala
mendapatkan beasiswa Kawan ! pasti OK.” Dia hingga ia berniat hendak melewati masa yang paling
dari kegiatan sepakbola terdiam melihatku dengan bunuh diri diakhir minggu. sulit dalam hidupnya. Saya
saya. tatapan yang sungguh - Ia memulai dengan juga melihat orangtuanya
sungguh penuh terima mengosongkan lockernya melihat kearahku dengan
Kyle memang seorang kasih, lalu katanya dalam - supaya mamanya tersenyum.
bintang kelas dan dalam :” terima kasih .” tidak repot nantinya,
aku bahkan sering dan ia mengangkut Belum pernah aku
menggodanya sebagai Ketika hendak memulai semua bukunya pulang. merasakan rasa yang
kutu buku. Sebagai bintang pidatonya, dia mengambil Sambil terus bercerita, begitu mendalam. Jangan
kelas, Ia harus menyiapkan nafas dalam-dalam dan ia menatapku sambil sekali-kali meremehkan
pidato perpisahannya . mulai berkata: “Wisuda tersenyum. “Untungnya, tindakan yang anda
Pada Saat - saat seperti adalah saat untuk saya diselamatkan. lakukan. Bahkan dengan
itu, aku bersyukur, bukan mengucapkan terima Seorang teman saya tindakan kecil-pun anda
dapat saja mengubah
hidup orang lain. Sahabat
adalah malaikat yang
mengangkat kita tatkala
Sahabat adalah kita lupa bagaimana
caranya terbang.
malaikat yang
mengangkat kita tatkala Kisah ini saya dapat dari
kita lupa bagaimana milis yang saya ikuti,
namun saya tidak dapat
caranya terbang. menemukan sumber dari
cerita ini. Semoga kisah
ini dapat meng-inspirasi
kita untuk selalu berbuat
yang terbaik dalam
setiap kesempatan. (Dari
berbagai sumber)

EDISI
62 OKTOBER
DESEMBER 2017
www.komisiyudisial.go.id