Anda di halaman 1dari 8

PENGELOLAAN LABORATORIUM FISIKA

TUGAS 1
Dosen Pengampu : Desy Hanisa Putri, M.Si

Disusun Oleh :
KELOMPOK 4 (PARENTING)

Ketua : Nisa Andini Putri (A1E017063)


Anggota : 1. Meylani Utami (A1E017015)
2. Islah Khalifah (A1E017017)
3. Tiara Dwi Fortuna (A1E017021)
4. Elsi Adelia Fitri (A1E017029)
5. Wendi Kurnia (A1E017033)
6. Vivi Yuliantari (A1E017039)
7. Inas Zhafirah (A1E017045)
8. Selly Diani Sari (A1E017047)
9. Adya Andriana (A1E017061)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS BENGKULU

2020
1. Kriteria apakah yang diperlukan untuk mendesain suatu laboraturium IPA?
Jawab:
a. Laboraturium IPA sebaiknya dibangun dalam arah “utara-selatan”.
Ruangan dengan arah utara-selatan akan menerima lebih banyak sinar
matahari dari arah jendelanya. Hal tersebut terkait dengan pemasangan
jendela atau jumlah jendela yang dibuat.
b. Laboraturium tidak terletak dalam arah angin untuk menghindari
terjadinya pencemaran udara, terutama yang muncul dari gas sisa reaksi
kimia yang kurang sedap. Jika ruangan laboraturium terletak dan arah
angin, udara tidak sedap dari laboraturium akan terbawa angin ke ruangan-
ruangan lain.
c. Letak laboraturium sebaiknya cukup jauh dari sumber air untuk
menghindari terjadinya pencemaran air di sekitar tempat tersebut.
Laboraturium harus mempunyai saluran pembuangan sendiri untuk
menghindari terjadinya pencemaran sumber air penduduk di sekitarnya.
d. Letak laboraturium mempunyai jarak yang cukup jauh terhadap bangunan
yang lain, agar dapat memberikan ventilasi dan penerangan alami yang
optimum. Jarak minimal laboraturium seharusnya sama dengan tinggi
bangunan yang terdekat, yaitu kira-kira 3 meter. Posisi laboraturium
sebaiknya pada bagian yang mudah dikontrol dalam kompleks sekolah.
Hal tersebut untuk mempermudah pengawasan keamanan terhadap
pencurian, kebakaran dan lain-lain.
e. Letak dari tiap blok laboraturium IPA (science block) sebaiknya dibuat
berdekatan. Kedekatan ruang laboraturium IPA (fisika, biologi, dan kimia)
akan sangat bermanfaat dalam pengelolaan dan pelaksanaan praktikum.
Jika blok laboraturium IPA tersebut dibuat saling berdekatan atau ada
dalam satu daerah, perpindahan guru dan peralatan yang diperlukan akan
dapat dilakukan secara lebih efisien.
f. Luas ruangan laboraturium sangat ditentukan oleh jenis dan fungsi
ruangan.
1) Ruangan untuk kegiatan belajar mengajar di laboraturium yang
dilengkapi dengan meja, kursi, lemari dan rak paling sedikit luasnya
adalah 2,5 m^2 untuk setiap siswa. Jika jumlah siswa yang akan
bekerja di laboraturium berjumlah 40 orang, maka diperlukan luas 2,5
× 40 m^2 = 100m^2. Ruangan belajar mengajar tersebut berbentuk
persegi panjang, misalnya 8 × 13 m^2. Namun, jika bentuk ruangan
dibuat panjang, jarak antara guru dan siswa yang duduk dibelakang
menjadi lebih jauh. Oleh sebab itu, bentuk ruangan laboraturium
disarankan berbentuk bujur sangkar.
2) Ruangan untuk persiapan dibuat sesuai ukuran ruang kegiatan belajar
mengajar. Jika luas laboraturium sekitar 100 m^2, luas ruang
persiapan minimal 20 m^2. Ruang persiapan digunakan oleh guru dan
laboran untuk dapat melakukan persiapan sebelum kegiatan praktikum
tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar yang sedang
berlangsung.
3) Ruangan untuk gudang penyimpanan luasnya minimal 5 × 4 m^2 agar
dapat menyimpan lemari untuk zat-zat kimia dan lemari untuk
menyimpan alat. Lemari alat harus terpisah dengan lemari atau rak
bahan kimia agar alat tidak rusak kena bahan kimia.
4) Ruang gelap untuk keperluan pemrosesan foto atau untuk percobaan
optik tertentu seharusnya memiliki luas minimal 2,5 m^2 agar
Sekurang-kurangnya dia orang siswa dapat bekerja dengan bebas di
dalam ruangan tersebut.

2. Faktor apakah yang diperlukan untuk menentukan letak suatu laboratorium


IPA yang sesuai dengan persyaratan yang berlaku ?
Jawab:
a. Laboratorium tidak terletak di atas tanah pertanian dan tidak terletak di arah
angin. Hal ini untuk menghindari pencemaran udara dalam lingkungan yang
lebih luas.
b. Letak laboratorium mempunyai jarak yang cukup jauh terhadap sumber air.
Hal ini untuk menghindari pencemaran air di lain tempat yang berhubungan.
c. Laboratorium harus mempunyai saluran pembuangan air pencuci agar tidak
mencemari sumber air penduduk sekitar.
d. Jarak laboratorium harus cukup jauh dari bangunan lain, agar ventilasi dan
penerangan alami yang optimum dapat diperoleh (jarak minimal yang
disyartakan adalah 3 meter)
e. Letak laboratorium mudah dikontrol dalam kompleks sekolah guna menjaga
keamanan dari pencurian, kebakaran dan lain-lain. Dan pembanguanannya
tidak menyerobot untuk aktivitas lain bagi kepentingan yang lebih utama
dan luas.

3. Coba jelaskan perlengkapan laboratorium IPA menurut Kriteria yang ada ?

Jawab :
1. Harus memiliki fasilitas air yang memadai
2. Harus memiliki fasilitas listrik
3. Terdapat meja atau meja modern (yang dilengkapi dengan roda, bak cuci
dan keran air)
4. Tabir pelindung meja
5. Lantai harus rata dan tidak licin
6. Jendela harus cukup lebar
7. Ventilasi yang baik
8. Penerangan yang baik
9. Beberapa pintu keluar masuk
10. Lemari Asam untuk praktikum kimia
11. Rak tempat penyimpanan tas siswa
12. Gudang penyimpanan
13. Ruang timbang
14. Ruang gelap
15. Rumah kaca dan kebun sekolah
Selain itu, laboratorium IPA dilengkapi dengan ruangan-ruangan yang memiliki
perlengkapan masing-masing setiap ruangan
a. Ruang praktikum :
1. beberapa lemari
2. alat peraga
3. bak cuci
4. instalasi listrik
5. instalasi air
6. meja dan kursi praktikum
7. loker
8. lemari penyimpanan alat-alat
9. papan tulis
10. layar LCD proyektor
11. ventilasi udara
12. 1 buah pintu masuk dan 1 buah pintu keluar
13. Kotak P3K dan fasilitas pemadam kebakaran
b. Ruang Guru :
1. pintu masuk ( berada di dalam laboratorium)
2. sekat dinding kaca bening (antara ruang guru
dan ruang praktikum)
3. ventilasi udara
4. instalasi listrik
5. kursi dan meja kerja
6. lemari/loker tempat administrasi
c. Ruang Persiapan :
1. Pintu masuk berada di dalam ruang laboratorium
2. Terhubung dengan ruang penyimpanan atau
gudang
3. Sekat ruang persiapan dan ruang praktikum
terbuat dari dinding kaca bening atau ram kawat
4. Kursi
5. Meja kerja
6. Alat-alat laboratorium
7. Lemari atau rak alat-alat
8. Loket peminjaman alat-alat dan bahan
d. Ruang penyimpanan :
1. Pintu masuk dan keluar melalui ruang
persiapan

4. Jelaskan ukuran luas laboratorium IPA secara keseluruhan dan bagian-


bagiannya!
Jawab :
Rasio minimum luas ruang laboratorium IPA adalah 2,4 m2 per peserta
didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang,
luas minimum ruang laboratorium IPA adalah 48 m2.
Rambu-rambu ukuran ruangan standar laboratorium:
a. Ruangan praktikum : ± 2,5 m2/orang, ex: untuk 20 peserta didik
1. luasnya 50 m2
b. Ruangan persiapan : ± 20 % dari ruang praktikum
c. Ruangan penyimpanan : ± 20 % dari ruang praktikum
d. Ruangan staf laboran : ± 20 % dari ruang praktikum

Laboratorium IPA bangunannya ataupun ruang mencakup hal di bawah:


a. Tempat yang dilengkapi peralatan untuk melangsungkan eksperimen di
dalam sains atau melakukan pengujian dan analisis,
b. Bangunan atau ruang yang dilengkapi peralatan untuk melangsungkan
penelitian ilmiah ataupun praktek pembelajaran bidang sains,
c. Tempat memproduksi bahan kimia atau obat,
d. Tempat kerja untuk melangsungkan penelitian ilmiah.

Standar ruangan yang perlu ada didalam suatu laboratorium IPA yaitu:
a. Ruangan Laboratorium.
b. Ruang persiapan.
c. Ruang penyimpanan.
d. Ruang timbang
e. Ruang praktikum.
f. Kebun sekolah (rumah kaca).

http://bugurubiologi.blogspot.com/2015/12/standar-desain-laboratorium-ipa-
smp.html

5. Jelaskan ruangan laboratorium minimal yang harus ada, apabila lahan dan
dana yang tersedia kurang mencukupi!
Jawab :
Ruang untuk kegiatan belajar mengajar harus memiliki rasio minimal
2,4m2/peserta didik. Ruang persiapan adalah tempat guru dan staff
laboratorium melakukan persiapan sebelum melakukan suatu kegiatan. Luas
ruangan yang harus disediakan kurang lebih 20 m. Ruang gudang adalah
tempat untuk menyimpan persediaan alat-alat dan bahan-bahan yang ada di
laboratorium. Minimal luas gudang yang harus disediakan adalah kurang lebih
20 m.

6. Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolah Laboratorium

Jawab :
a. Merencanakan pengadaan alat dan bahan laboratorium
b. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium
c. Menyusun program tugas-tugas laboratorium
d. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium
e. Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium(Merawat semua
alat/bahan/fasilitas laboratorium)
f. Menginventarisasikan dan mengadministrasikan alat-alat laboratorium
g. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium
h. Mengerjakan tugas-tugas administrasi laboratorium
i. Menyimpan semua alat dan bahan secara rapi sesuai dengan jenisnya
j. Mempersiapkan dan menyimpan kembali alat dan bahan yang telah
digunakan
k. Bertanggung jawab atas kebersihan alat dan ruang laboratorium beserta
perlengkapan lainnya
l. Mengkoordinasikan guru-guru IPA Fisika dalam penggunaan laboratorium

7. Berikan satu contoh tata tertib untuk siswa di laboratorium fisika

Jawab
SEBELUM PRAKTIKUM
1. Siswa wajib datang tepat waktu.
2. Siswa tidak diperkenankan masuk ke ruang Laboratorium tanpa seizin
guru.
3. Siswa diperkenankan masuk ke ruang Laboratorium setelah semua
peralatan siap dan dalam kondisi layak digunakan.
4. Siswa yang terlambat kurang dari 15 menit diperkenankan memasuki
Laboratorium setelah mendapat izin dari guru.
5. Siswa yang terlambat lebih dari 15 menit tidak diperkenankan memasuki
Laboratorium (kecuali alasan tertentu).
6. Siswa tidak diperkenankan membawa makanan/ minuman ke ruang
Laboratorium, kecuali untuk praktikum.

SELAMA PRAKTIKUM
1. Tidak diperkenankan bekerja menurut kemauan sendiri
2. Tidak diperkenankan bersendau gurau dan mengganggu teman lain yang
sedang bekerja.
3. Mencoba-coba alat atau bahan praktikum yang membahayakan diri sendiri
atau orang lain.
4. Dilarang mencorat-coret bangku/ ruang laboratorium.
5. Alat-alat/ bahan praktikum harus digunakan sesuai dengan petunjuk
penggunaan atau sesuai anjuran guru.
6. Dalam melakukan praktikum, hendaknya digunakan bahan yang
secukupnya.
7. Jika dalam praktikum siswa merusakkan/ memecahkan alat, maka yang
bersangkutan wajib menggantinya.
8. Jika dalam praktikum terjadi kecelakaan (kena pecahan kaca, terbakar,
tertusuk, tertelan bahan kimia) harap segera melapor kepada guru.
9. Dilarang mencicipi/ memakan sesuatu dalam praktikum kalau guru tidak
menyuruh untuk melakukannya.
10. Bertanyalah pada guru apabila kurang paham tentang praktikum yang akan
dilaksanakan.
11. Label/ etiket bahan yang rusak/ hilang harap segera dilaporkan kepada
guru.
12. Jagalah kebersihan dan buanglah sampah pada tempatnya.
13. Jagalah bermain-main selama praktikum berlangsung.
14. Menggunakan alat-alat / bahan-bahan kimia diluar petunjuk praktiku tanpa
izin guru pembimbing
15. Mencoba-coba mencampurkan zat -zat kimia yang tersedia tanpa seizin
guru pembimbing atau yang tidak sesuai dengan buku petunjuk praktikum
16. Membuang sampah yang tidak larut dibak cuci sebab akan menyumbat
saluran. Buanglah sampah ditempat sampah.

SETELAH PRAKTIKUM
a. Cuci tangan setelah praktikum berakhir.
b. Setelah selesai praktikum, alat-alat/ bahan hendaknya dikembalikan ke
tempat semula dalam keadaan lengkap, bersih dan siap pakai.
c. Sebelum meninggalkan ruang Laboratorium, meja praktikum harus dalam
keadaan bersih, kursi diletakkan diatas meja, kran air dan gas ditutup
rapat, kontak listrik dicabut.
d. Dilarang membawa alat-alat dan bahan laboratorium ke luar laboratorium
tanpa seijin guru atau petugas.
e. Membuat laporan sementara (data percobaan) dan di paraf oleh guru /
laboran
f. Membuat laporan lengkap seminggu setelah percobaan dan menyerahkan
kepada guru pembimbing, sebelum pelaksanaan praktikum selanjutnya.

8. Jelaskan prosedur pengadaan alat dan bahan yang anda ketahui?

Jawab :
1. Menjelang awal perkuliahan Kepala Laboratorium bersama KKDK
membuat program kerja selama satu semester dan segera membuat
pengajuan alat dan bahan untuk kebutuhan laboratorium dan dibantu oleh
laboran.
2. Setelah melalui koreksi Jurusan maka pengajuan kebutuhan akan di ajukan
ke bendahara Jurusan.
3. Bendahara jurusan memberi disposisi kepada laboran untuk melakukan
penawaran ke minimum 3 supplier. Dan melaporkan kembali penawaran
yang telah dibuat supplier.
4. Bendahara jurusan memberikan disposisi untuk melakukan klarifikasi
penawaran barang dan pemesanan barang apabila telah disetujui antara
pihak Jurusan dalam hal ini diwakili oleh laboran dan supplier.
5. Barang yang telah datang akan diterima dan dicek (verifikasi) oleh laboran
sesuai dengan jumlah dan spesifikasi yang di ajukan serta dicatat dalam
buku penerimaan barang.
6. Apabila terdapat ketidaksesuaian jumlah dan spesifikasi barang maka
laboran dapat menolak kedatangan barang tersebut dan melaporkannya
kepada kepala Laboratorium dan bendahara program studi.
7. Penyedia barang dan Laboran melakukan uji fungsi alat dan dicatat dalam
logbook penggunaan alat.
8. Laboran melakukan inventarisasi barang dan kodenisasi sesuai dengan
aturan yang berlaku.

9. Tuliskan minimal 5 syarat dalam memilih alat yang hendak dibeli untuk suatu
laboratorium IPA

Jawab :
1. Realibilitas : suatu alat harus dapat digunakan oleh siapa pun , dan juga
dapat digunakan dimana saja
2. Bahan alat : sebuah alat yang baik seharusnya terbuat dari bahan yang kuat
dan berkualitas tinggi agar laat tidak mudah rusak.
3. Kepraktisan membawa dan menyimpan: alat yang digunakan
dilaboratorium sering dipindahkan,misalnya untuk dipakai dan disimpan
kembali.
4. Nilai reparasi: hendaknya memilih alat yang mudah direparasi , janganlah
memilih alat yang sekali pakai lalu dibuang.
5. Ukuran alat : ukuran alat perlu dipertimbangkan dalam memilih alat.A