Anda di halaman 1dari 17

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Kesehatan Reproduksi Remaja


Sub Pokok Bahasan : Kesehatan reproduksi dan pacaran sehat
Sasaran : Siswa-Siswi SMP, SMA, SMK
Jumlah Sasaran : 30 orang
Waktu : 60 Menit
Tempat : SMP, SMA, SMK

I. Latar Belakang

Merokok adalah salah satu zat adiktif yang bila digunakan


mengakibatkan bahaya bagi kesehatan individu. Merokok adalah perilaku
menghisap rokok yang diminati oleh banyak kaum laki-laki. Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada lebih dari 1,1 miliar perokok
di seluruh dunia, dengan lebih dari 80% dari anggota yang tinggal di
negaranegara berpenghasilan rendah dan menengah. Terutama bermasalah
adalah bahwa penggunaan tembakau, termasuk bentuk-bentuk penggunaan
lain selain rokok, terus meningkat di kalangan remaja di banyak negara,
dan cenderung membahayakan kemajuan dalam mengurangi penyakit
kronis dan kematian yang berhubungan dengan tembakau (WHO, 2014).
Angka prevalensi merokok di Indonesia merupakan salah satu diantara
yang tertinggi di dunia, 46,8% laki-laki dan 3,1% perempuan dengan usia
10 tahun ke atas yang diklasifikasikan sebagai perokok. Meskipun
faktanya kebiasaan merokok menjadi masalah kesehatan utama di
Indonesia dan menyebabkan lebih dari 200.000 kematian per tahunnya,
Indonesia merupakan sata-satunya negara diwilayah Asia Pasifik yang
belum menandatangani Kerangka Konvensi WHO tentang Pengendalian
Tembakau (WHO, 2011). Kebiasaan merokok pada kaum remaja sangat
terkait dengan pergaulannya, pada umumnya ingin sekali diterima oleh
kelompok seusia dan tidak ingin merasa kurang cocok. Beberapa alasan
yang diberikan adalah merokok dianggap bergaya, dari gambar-gambar
bintang pop dan film. Selain itu, orang dewasa yang melambangkan
‘otoritas’ sehingga remaja menganggap bahwa merokok merupakan cara
untuk mengungkapkan penentangan dan kemandirian. Alasan lain
mengapa remaja merokok adalah adanya pendapat bahwa merokok
menimbulkan rasa santai dan merupakan cara untuk mengatasi stres (Rika,
2010).

II. Tujuan Umum

Setelah mendapatkan penyuluhan tentang bahaya merokok terhadap


tubuh, sasaran mampu mengerti mengenai dampak menggunakan atau
mengkonsumsi rokok.

III. Tujuan Khusus


1. Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran mampu
menjelaskan pengertian rokok
2. Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran mampu
menyebutkan kandungan rokok.
3. Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran mampu
menjelaskan bahaya merokok.
4. Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran mampu
menyebutkan penyakit akibat merokok
5. Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran mampu
mengetahui alasan orang merokok.
6. Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran mampu
menyebutkan tips berhenti merokok
7. Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran mampu
menyebutkan upaya pencegahan
IV. Sasaran
Sasaran dari penyuluhan ini adalah

V. Materi
(terlampir )
VI. Metode
a. Penyuluhan
b. Tanya jawab

VII. Media
a. Leaflet
b. PPT

VIII. KegiatanPenyuluhan

No Waktu Kegiatan Role Model Kegiatan Peserta


1. 3 menit Pembukaan : Menjawab salam
a. Memberikan salam Mendengarkan dan
b.Menjelaskan tujuan pembelajaran memperhatikan
c. Menyebutkan materi atau pokok
bahasan yang akan disampaikan
2. 16 menit Pelaksanaan : Menyimak dan
Melaksanakan materi penyuluhan memperhatikan
secara berurutan dan teratur
Materi : Memperhatikan
1. Pengertian merokok. Menyimak
2. Kandugan merokok Bertanya
3. Bahaya Merokok
4. Penyakit akibat merokok
5. Faktor yang mempengaruhi
Orang yang merokok
6. Tips Berhenti merokok
.
3. 8 menit Evaluasi : Bertanya dan
1. . Menjelaskan yang dimaksud dengan menjawab pertanyaan
rokok
2. Menyebutkan 2 dari 3 kandungan
rokok
3. Menyebutkan 3 dari 5 bahaya
merokok
4. Menyebutkan 4 panyakit yang dapat
ditimbulkan akibat merokok
5. Mengidentifikasi beberapa penyebab
alasan orang merokok
6. Menyebutkan 3 tips berhenti merokok
7.

4. 3 menit Penutup : Menjawab salam

a. menyimpulkan meteri yang


telah disampaikan
b. menyampaikan terima kasih
atas perhatiaan dan waktu
yang telah diberikan kepada
peserta
c. mengucapkan salam

IX. Evaluasi
a. Tes Lisan (Terlampir)
Lampiran 1

BAHAYA MEROKOK

A. PENGERTIAN ROKOK

Rokok adalah hasil olahan tembakau yang terbungkus termasuk cerutu


/bentuk lain nya yang di hasilkan dari nicotiana tambacum,nikotiana Rustica,
dan spesies lainya yang mengandung NIKOTIN dan TAR atau tampa bahan
tambahan

B. BAHAYA ROKOK

Kerugian yang di timbulkan oleh rokok sangat banyak bagi kesehatan.


Tapi sayang nya masih saja banyak orang yang tetap memilih untuk
menikmatinya. Dalam asap rokok terdapat 4000 zat kimia yang berbahaya
untuk kesehatan, dua diantara nya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan
Tar yang bersifat karsinogenik (Bahar ,2002). Racun dan kasinogen yang
timbul akibat pembakaran tembakau dapat memicu terjadinya kanker. Pada
awalnya rokok mengandung 8-20 mg nikotin dan setelah di bakar nikotin
yang masuk kedalam sirkulasi darah hanya 25%. Walaupun demikian jumlah
kecil tersebut memiliki waktu hanya 15 detik sampai ke otak manusia .

C. TIPE-TIPE PEROKOK

1. Sangat berat Mengkonsumsi rokok lebih dari 31 batang sehari

2. Berat Mengkonsumsi rokok sekitar 21-30 batang per


hari
A. Sedang Menghabiskan rokok sekitar 11-21 batang per
hari
D. KANDUNGAN ROKOK
1. Karbon Monoksida
Adalah sejenis gas yang tidak berbau. Unsure ini dihasilkan oleh
pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Zat
ini sangat beracun, racun carbon monoksida akan membuat seseorang
gampang cape dan gerogi
2. Nikotin
Adalah cairan berminyak yang tidak berwarna dan dapat membuat rasa
perih yang sangat. Nikotin ini menghalangi kontraksi rasa lapar, itu
sebabnya seseorang bisa merasakan tidak lapar karena merokok
3. Ammonia
Adalah merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen
dan hydrogen. Zat ini sangat tajam baunya dan sangat merangsang.begitu
kerasnya racun yang terdapat pada amoniaitu, sehingga kalau disuntikkan
sedikitpun ke dalam peredaran darah akan mengakibatkan seseorang
pingsan atau koma.
4. Hydrogen Cianida
Adalah sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak
mempunyai rasa.zat ini sangat efisien untuk menghalangi pernapasan.
Cianida adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat
berbahaya. Sedkit saja cianida dimasukkan langsung ke dalam tubuh
dapat mengakibatkan kematian.
5. Formaldehyde
Adalah sejenis gas yang tidak berwarna dengan bau yang tajam. Gas ini
adalah tergolong pengawet dan pembasmi hama. Formaldehyde ini
sangat beracun keras terhadap semua organism hidup.
6. Tar
Bahasa indonesianya disebut ter. Zat ni sejenis cairan kental berwarna
coklat tua atau hitam yang diperoleh dengan cara distilasi dari kayu atau
arang.ter terdapat dalam rokok yang terdir dari ratusan bahan kimia yang
dapat menyebabkan kanke paru-paru.
7. Methanol
Adalah sejenis cairan ringan yang gampang menguap dan mudah
terbakar. Meminum atau mengisap methanol dapat mengakibatkan
kebutaan, bahkan kematian.

E. PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH ROKOK


1. Rambut rontok

Rokok memperlemah system kekebalan sehingga tubuh lebih rentan

terhadap penyakit yang menyebabkan rambut rontok, sariawan mulut ,dll.

2. Katarak

Merokok dipercaya dapat memperburuk kondisis mata yaitu memutihnya

lensa mata yang menghalangi masuknya cahaya dan menyebabkan

kebutaan, 40 % lebih terjadi pada perokok. Rokok dapat menyebabkan

katarak dengan 2 cara, yaitu cara mengiritasi mata dan dengan

terlepasnya zat-zat kimia dalam paru yang oleh aliran darah dibawa

sampai ke mata. Merokok dapat juga dihubungkan dengan degrasi

muscular yang berhubungan dengan usia tua yaitu penyakit mata yang

tak tersembuhkan yang disebabkan oleh memburuknya bagian pusat

retina yang disebut Mucula. Mucula ini berfungsi untuk memfokuskan

pusat penglihatan di dalam mata dan mengontrol kemampuan membaca,

mengendarai mobil, mengenal wajah dan warna dan melihat objek secara

detail.

3. Kulit keriput

Merokok dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit karena rusaknya

protein yang berguna untuk menjaga elastisitas kulit, terkikisnya vitamin


A, terhambatnya aliran darah. Kulit perokok menjadi kering dan keriput

terutama disekitar bibir dan mata.

4. Hilangnya pendengaran

Karena tembakau dapat menyebabkan timbulnya endapan pada dinding

pembuluh darah sehingga menghambat laju aliran darah ke dalam telinga

bagian dalam . perokok dapat kehilangan pendengaran lebih awal dari

pada orang yang tidak merokok atau lebih mudah kehilangan pendengaran

karena infeksi telinga atau suara yang keras. Resiko untuk terkena infeksi

telinga bagian tengah yang dapt megarah kepada kompliksi yang lebih

jauh disebut Meningitis dan Paralysis wajah bagi perokok 3 kali lebih

besar dari pada orang yang tidak merokok.

5. Kanker kulit

Merokok tidak menyebabkan melanoma (sejenis kanker kulit yang kadang

- kadang menyebabkan kematian) tetapi merokok mengakibatkan

kemungkinan kematian akibat penyakit tersebut. Ditengarai bahwa

perokok berisiko menderita Custaneus Scuamus Cell Cancer sejenis

kanker yang meninggalkan bercak merah pada kulit 2 kali lebih besar

dibandingkan dengan non perokok

6. Caries

Rokok mempengaruhi keseimbangan kimiawi dalam mulut membentuk

plak yang berlebihan, membuat gigi menjadi kuning dan terjadinya caries,

perokok berisiko kehilangan gigi mereka 1,5 kali lipat.


7. Enfisema

Selain kanker paru, merokok dapat menyebabkan enfisema yaitu pelebaran

dan rusaknya kantong udara pada paru-paru yang menurunkan kapasitas

paru untuk menghisap oksigen dan melepaskan CO 2. Pada kasus yang

parah dugunakan Tracheotomy untuk membantu pernafasan pasien. Ibarat

suatu asyatn untuk lubang ventilasi pada tenggorokan sebagai jalan masuk

udara ke dalam paru-paru. Pada kasus Bronkhitis kronis terjadi

penumpukan muncus sehingga mengakibatkan batuk yang terasa nyeri dan

kesulitan bernafas.

8. Kerusakan paru

Selain kanker paru dan jantung merokok dapat pula menyebabkan batuk.

Dikarenakan rusaknya kantung udara pada paru yang menurunkan

kapasitas paru dan oksigen untuk melepas O2. bila keadaan ini belanjut

akan terjadi penumpukan lender sehingga mengakibatkan batuk yang tersa

nyeri dan kesulitan bernafas.

9. Berisiko tinggi terkena kanker paru-paru dan jantung

Satu diantara tiga kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung.

Pemakaian tembakau adalah salah satu factor resiko terbesar untuk

penyakit ini. Telah ditetapkan bahwa asap rokok mengandung lebih dari

40 macam zat racun. Kemungkinan timbulnya kanker paru dan jantung

pada perokok 22 kali lebih besar dariyang tidak merokok.

10. Osteoporosis

Karbon monoksida (CO) yaitu zat kimia beracun yang banyak terdapat

pada gas buangan mobil,dan asap rokok lebihmudah terikat pada darah
dari pada oksigen sehingga kemampuan darah untuk mengangkat oksigen

turun 15% pada perokok. Akibatnya tulang pada perokok kehilangan

densitasnya menjadi lebih mudah patah atau retak dan penyembuhannya

805 lebih lama. Perokok jiga menjadi lebih rentan terhadap masalah tulang

punggung. Perokok juga menjadi lebih retan terhadap masalah tulang

punggung. Sebuah studi menunjukkan bahwa buruh pabrik yang merokok

5 kali lebih banyak mengalami nyeri punggung setelah terjadi trauma.

11. Penyakit jantung

Satu diantara tiga kematian di dunia diakibatkan oleh penyakit

kardiovaskuler. Pemakaian tembakau adalah salah satu factor resiko

terbesar untuk penyakit ini. Di Negara yang sedang berkembang penyakit

membunuh lebih dari satu juta orang setiap tahun. Penyakit kardiovaskuler

yang menyangkut pemakaian tembakau di Negara-negara maju membunuh

lebih dari 600.000 orang setiap tahun. Rokok menyebabkan jantung

berdenyut lebih cepat, menaikkkan tekanan darah dan meningkatkan

resiko terjadinya hipertensi dan penyumbatan arteri yang akhirnya

menyebabkan serangan jantung dan stroke.

12. Tukak lambung

Konsumsi tembakau menurunkan resistensi terhadap bakteri yang

menyebabkan tukak lambung juga meminimalisasi kemampuan lambung

untu menetralkan asam lambung setelah makan sehingga sisa asam akan

mengerogoti dinding lambung. Tukak lambung yang diderita para perokok

lebih sulit dirawat dan disembuhkan.


13. Diskolori jari-jari

Tar yang terdapat pada asap rokok terakumulasi pada jari-jari dan kuku

yang meninggalkan warna coklat kekuningan.

14. Kanker uterus

Selain meningkatkan resiko kanker serviks dan uterus rokok

meneyebabkan timbulnya masalah kezsuburan pada wanita dan berbagai

komplikasi selama masa kehamilan dan kelahiran bayi. Merokok selama

masa kehamilan meningkatkan resiko kelahiran bayi dengan BBLR dan

masalah kesehatan sesudahnya. Kegagalan hamil atau abortus terjadi 2-3

kali lebih besar pada wanita perokok. Angka yang sama berlaku juga

untuk kelahiran atau kematian karena kekurangan oksigen pada janin dan

plasenta yang menjadi abnormal karena tercemar oleh Karbon Monoksida

dan Nikotin dalam asap rokok. Sindrom kematian bayi mendadak (Sudden

Infant Death) juga dihubungkan dengan pemakaian tembakau. Tambahan

pula, rokok dapat menurunkan kadar estrogen yang menyebabkan

terjadinya menopause dini.

15. Kerusakan sperma

Rokok dapat menyebabkan deformasi pada sperma dan kerusakan pada

DNAnya sehiungga mengakibatkan aborsi. Beberapa studi menemukan

bahwa pria yang merokok meningkatkan resiko menjadi ayah dari anak

yang berbakat kanker. Rokok juga memperkecil jumlah sperma dan

infertilitas banyak terjadi pada perokok.


16. Penyakit Buerger

Terjadinya inflamasi pada arteri, vena, dan saraf terutama di kaki, yang

mengakibatkan terhambatnya aliran darah. Dan jika dibiarkan tanpa

perawatan akan mengarah ke gangrene (matinya jaringan tubuh) sehingga

pasien perlu diamputasi,

F. Ciri-Ciri Orang Yang Perokok


Masa remaja yaitu masa di mana terjadinya kelabilan jiwa karena telah

memasuki fase dari anak-anak menuju fase dewasa.Pada umumnya masa

remaja yaitu antara 12-21 tahun. Pada perkembangan manusia,terdapat

tuntutan – tuntutan psikologis yang harus dipenuhi, jika tidak maka akan

menimbulkan dampak yang berkelanjutan.Remaja pun juga seperti itu,jika

tuntutan itu tidak dipenuhi, maka akan menimbulkan dampak yang

signifikan dalam perkembangannya menuju kedewasaan.

1. Ciri-ciri seorang perokok,sebagai berikut:

a. Bibir dan gusi menjdi hitam

b. Kulit jadi hitam

c. Mata merah

d. Kuku membiru

e. Pipi perokok terlihat kempok

f. Mudah terserang penyakit batuk

g. Nafas bau

h. Perokok terlihat tenang dengan asiknya mengisap rokok


2. Efek dari rokok juga menimbulkan :

a. Gigi menjadi kuning karena noda dari nikotin

b. Mengganggu penciuman

c. Mengganggu pengecapan

d. Infeksi pada tenggorokan

e. Kanker paru-paru

f. Borok pada usus

g. Impotensi

h. Gangguan kehamilan dan janin

G. FAKTOR PENYEBAB MEROKOK


1. Pengaruh Orang Tua
Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak
muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang
tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman
fisik yang keras lebih mudah untuk merubah remaja menjadi perokok
(Baer dan Corado dalam Atkinson, pengantar psikologi, 1999;294).
Remaja yang berasal dari keluarga konserfatif yang menekankan nilai-
nilai sosial dan agama dengan baik dengan tujuan jangka panjang lebih
sulit terlibat dengan rokok dibanding dengan keluarga permisif dengan
penekanan pada falsafah “kerjakan urusanmu sendiri-sendiri”, dan yang
paling kuat pengaruhnya adalah bila orang tua sendiri menjadi figure
sebagai perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk
mencontohnya. Perilaku perokok lebih banyak di dapati pada mereka
yang tinggal dengan satu orang tua (single parent). Remaja akan lebih
cepat berperilaku sebagai perokok bila ibu mereka merokok dari para
ayah yang merokok, hal ini lebih terlihat pada remaja putrid (Al Bachri,
Buletin RSKO, tahun IX, 1991).
2. Pengaruh Teman
Berbagai fakta mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja
merokok maka semakin banyak kemungkinan teman-temannya adalah
perokok juga dan sebaliknya. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan
yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau
bahkan teman-teman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja
tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Diantara remaja
perokok terdapat 87% mempunyai sekurang-kurangnya satu atau lebih
sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja yang non perokok (Al
Bachri, 1991).
3. Faktor Kepribadian
Orang mencoba untuk merokok karena alasan ingin tahu atau ingin
melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa, membebaskan diri dari
kebosanan. Namun satu sifat kepribadian yang prediktif pada pengguna
obat-obatan (termasuk rokok) ialah konformitas sosial. Orang yang
memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial lebih mudah
menjadi pengguna dibandingkan dengan mereka yang memiliki skor
yang rendah (Atkinson, 1999).
4. Pengaruh Iklan
Melihat iklan di media massa dan elektronik yang menampilkan
gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau glamour. Hal
ini membuat seringkali remaja terpicu untuk mengikuti perilaku seperti
yang ada dalam iklan tersebut (Mari Juniarti, Buletin RSKO tahun IX,
199

H. CARA BERHENTI MEROKOK DAN UPAYA PENCEGAHAN


1. Rencanakan waktu berhenti
2. Obat-obatan
3. Bantu diri anda sendiri dengan informasi yang meyakinkan untuk
menjauh dari rokok setelah berhenti merokok
4. carilah dukungan dari orang-orang yang juga ingin berhenti merokok
5. Konseling
6. langsung berhenti merokok
7. Olahraga
8. minta Sahabat/Keluarga jika Anda mengalami masa-masa sulit
Dalam upaya prevensi, motivasi untuk menghentikan perilaku
merokok penting untuk dipertimbangkan dan dikembangkan. Dengan
menumbuhkan motivasi dalam diri untuk berhenti atau tidak mencoba
untuk merokok, akan membuat mereka mampu untuk tidak terpengaruh
oleh godaan merokok yang datang dari teman, media massa atau kebiasaan
keluarga/orang tua.
Suatu program kampanye anti merokok yang dilakukan dapat
dijadikan contoh dalam melakukan upaya pencegahan agar tidak merokok,
karena ternyata program tersebut membawa hasil yang menggembirakan.
Kampanye anti merokok ini dilakukan dengan cara membuat berbagai
poster, film dan diskusi-diskusi tentang berbagai aspek yang berhubungan
dengan merokok. Lahan yang digunakan untuk kampanye ini adalah
sekolah-sekolah, televisi atau radio. Pesan-pesan yang disampaikan
meliputi:
Meskipun orang tuamu merokok, kamu tidak perlu harus meniru,
karena kamu mempunyai akal yang dapat kamu pakai untuk membuat
keputusan sendiri. Iklan-iklan merokok sebenarnya menjerumuskan
orang. Sebaiknya kamu mulai belajar untuk tidak terpengaruh oleh iklan
seperti itu.
Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu
merokok. Kamu bisa menolak ajakan mereka untuk ikut merokok.
Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan secara
jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan ditanggung
tidak saja oleh diri kamu sendiri tetapi juga akan dapat membebani orang
lain (misal: orang tua)
I. PENGARUH ROKOK TERHADAP LINGKUNGAN

Sekarang ini kebanyakan perokok tahu bahwa merokok dapat

menyebabkan beberapa penyakit yang berbahaya. Namun mereka biasanya


masa bodoh terhadap hal itu dan menganggap merokok adalah urusan

pribadi mereka, tetapi sebenarnya merokok bukan merupakan urusan

pribadi.

Asap tembakau bukan hanya berpengaruh pada perokok, tetapi juga

mengotori udara sekitar. Orang-orang yang tidak merokok yang kebetulan

di sekitar orang yang merokok terpaksa harus bersedia bernafas dan

menghisap udara yang penuh dikotori oleh asap rokoknya para perokok.

Disamping perokok dikenal juga orangya yang bukan perokok, tetapi

yang menghirup udara yang tercemar asap rokok. Keadaan ini biasanya

terjadi di ruang-ruang umum tertutup seperti di bus, ruang kantor dan lain-

lain. Seorang yang bukan perokok, tetapi yang ikut mengkonsumsi rokok

beserta zat-zat yang terkandung di dalamnya disebut perokok pasif.

Perlu diketahui bahwa asap yang dihasilkan rokok ditambah dengan

udara luar, mengandung zat kimia yang lebih tinggi daripada asap yang

dihirup oleh perokok sendiri.

Yang lebih peka dan beresiko terhadap asap rokok yakni perokok

pasif terutama bayi dan anak-anak. Mereka dapat menderita asma dan

penyakit paru-paru. Orang dengan kadar Hb rendah dan orang yang sedang

menderita penyakit kardiovaskuler.


DAFTAR PUSTAKA
Jacksen, A. 2002. Bye..Bye..Smoke. Jakarta : Nexxmedia.

http://bahayarokok.blogspot.com/

http://www.e-psikologi.com/remaja

http://www.pjnhk.go.id/content/view/175/31/

http://organisasi.org/efek-bahaya-asap-rokok

httphttp://id.wikipedia.org/wiki/Rokok