Anda di halaman 1dari 3

ALGORITMA

Langkah – langkah dalam pengembangan :

 Mendefenisikan masalah
 Memilih bahasa pemrograman
 Merancang program
 Pengetesan dan pelacakan kesalahan
 Membuat dokumentasi program

pertimbangan – pertimbangan yang dapat dipergunakan didalam pemilihan bahasa


pemrograman :

 Kesulitan dari bahasa yang dihadapi


 Ketersediaan bahasa pemrograman yang dimiliki program
 Kemampuan dari bahasanya
 Jenis dari bahasanya

Tabel keputusan adalah tabel yang digunakan sebagai alat bantu untuk menyelesaikan
logika didalam program, tabel keputusan digunakan bilamana kondisi yang akan
diseleksi didalam program jumlahnya cukup banyak dan rumit.

Berikut ini yang termasuk dalam tabel keputasan :


1. Condition stub
Berisi kondisi-kondisi yang akan diseleksi
2. Action stub
Berisi pernyataan-pernyuataan yang akan dikerjakan baik kondisi yang di seleksi
terpenuhi maupun tidak terpenuhi
3. Condition entri
Berisi kemungkinan-kemungkinan dari kondisi yang diseleksi
4. Action entry
Action entri digunakan untuk member tanda tindakan mana yang akan dilakukan
dan mana yang akan tidak dilakukan

Fungsi dati tool editor program(program editor ) adalah Menciptakan dan memodifikasi
program

Design test case adalah Metode yang memberikan kepada pengembang sebuah
pendekatan yang sistematik ke pengujian.
 Black box testing adalah Pengujian yang berfokus pada apakah unit program
memenuhi kebutuhan yang disebutkan dalam spesifikasi.
 Sub-testing adalah. Pengujian yang berfokus pada struktur kendali sebelum
semua modul dituliskan

Untuk melakukan pengamanan dengan teknologi, kita juga dapat menggunakan


pencegah sebagai berikut :
a. Kritograpi
b. One-Time Passwords(OTP)
c. Firewalls
Untuk meningkatkan keamanan terhadap terhadap berbagai macam informasi, kita
dapaty menanamkan metode penanganan administrasi seperti berikut :
a. Strategi keamanan informasi
b. Kebijakan keamanan informasi
c. Pedoman keamanan informasi
d. Standard keamanan informasi
e. IT Compliance
Ancaman terhadap informasi rahasia
1. Ancaman Lojik
Contohnya: Kriptanalisa, cracking, virus, computer, dan lain-lain
2. Ancaman fisik
Contonhya: pencurian data/informasi, pencurian alat, penyadapan, mengganggu
sinyal,(jamming), pengerusakan dan bencana alam
3. Ancaman administrasi
Contonhya: pengadaan data yang berlebihan, tidak adanya pengklasifikasi
berita/rahasia, pelanggaran akses terhadap informasi/data.

OTP adalah Teknologi yang berfungsi untuk pencegah keamanan informasi


IDS adalah teknologi mengumpulkan dan menganalisis informasi dan berbagai area
dalam sebuah komputer atau jaringan untuk mengidentifikasi kemungkinan
penerobosan keamanan
IPS berfungsi untuk Mengidentifikasi potensi ancaman dan beraksi sebelum mereka
digunakan untuk menyerang
Aktivity adalah Suatu teknik yang berguna untuk mendeskripsikan logika procedural,
proses bisnis, dan aliran kerja dalam banyak kasus. Sedangkan akurasi adalah Akurasi
layanan informasi harus diberikan secara tepat dan akurat, sehingga tidak merugikan
pengguna informasi. Ada tiga jenis Alat penganalisis kerentanan yaitu alat penganalisis
kerentanan jaringan, alat penganalisis kerentanan server, alat penganalisis kerentanan
web.

Jenis Pekerjaan Bidang Teknologi Informasi


Informatika dapat diartikan sebagai suatu disiplin ilmu yang mempelajari transformasi
berlambang, yaitu data yang berbasis pada mesin komputasi. Ilmu ini mencakup
beberapa bidang seperti sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, sistem
komputer dan pengembangan informatika lainnya. Informatika mempelajari struktur,
sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data,
memproses dan menyimpan hasil pemrosesan tersebut, serta menampilkannya dalam
bentuk informasi.
Ilmu komputer yang juga menjadi bagian dari informatika lebih menekankan pada
pemrograman komputer dan software. Dasar dari ilmu komputer ini adalah pemahaman
komprehensif mengenai algoritma yang berakar pada elektronika, matematika dan
linguistik Bidang ini memiliki keterkaitan dengan bidang sistem informasi. Namun
informatika lebih menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan manusia yang
berhubungan dengan penggunaan komputer.
Pembagian Pekerjaan Bidang Teknologi Informasi
Secara umum, pekerjaan dibidang teknologi informasi terbagi dalam 4 Kelompok:
A. Software (Perangkat lunak):
Mereka yang menggeluti dunia software adalah mereka yang merancang sistem operasi
database atau sistem aplikasi. Pekerjaan yang terkait dengan bidang ini misalnya:
 Sistem analis: bertugas untuk menganalisa sistem yang akan diimplementasikan.
Mulai dari menganalisa kelebihan dan kekurangan sistem yang ada hingga studi
kelayakan untuk sistem yang akan dikembangkan.
 Programmer: orang yang bertugas untuk melakukan implementasi rancangan sistem
analis, yaitu membuat program sesuai dengan sistem yang dianalisa.
 Web Designer: bertugas untuk melakukan perencanaan, termasuk studi kelayakan,
analisa dan desain suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
 Web Programmer: memiliki tugas untuk mengimplementasikan rancangan web
designer, dengan membuat program berbasis web sesuai dengan desain yang
dirancang
B. Hardware ( Perangkat keras).
Pekerjaan yang terkait dengan bidang ini adalah:
 Technical engineer: menangani masalah teknik, baik dalam pemeliharaan maupun
perbaikan perangkat sistem komputer.
 Networking engineer: bekerja di bidang teknis jaringan komputer, mulai dari
maintenance sampai troubleshooting.
C. Operasional Sistem Informasi:
Jenis pekerjaan yang terkait dengan bidang ini adalah :
 EDP Operator: bertugas untuk menjalankan program yang berhubungan dengan
electronic data processing dalam lingkungan perusahaan.
 System administrator: bertugas melakukan administrasi dan pemeliharaan dalam
sistem, memiliki wewenang untuk mengatur hak akses terhadap sistem dan hal-hal
yang terkait dengan pengaturan operasional.
 MIS Director: personel dengan wewenang tertinggi dalam sebuah sistem informasi.
Tugas utamanya adalah melakukan pengelolaan terhadap sistem secara
menyeluruh, baik dari segi perangkat keras, perangkat lunak, dan SDM nya.
D. IT Business Development dengan jenis pekerjaan yang diidentifikasikan oleh
pengelompokan kerja diberbagai sektor industri teknologi informasi.
Dengan pengelompokan diatas, maka diharapkan lulusan teknik informatika dapat
mengaplikasikan kemampuannya, baik secara hard skill maupun soft skill di berbagai
bidang dan lini profesionalit

Hak kekayaan Inteektual (HAKI),


a. Hak cipta
b. Merek dagang
c. Paten
d. Desain produk industry
Berikut faktor penyebab pelanggaran kode etik profesi,
a. Tidak berjalan kontrol dan pengawasan dari masyarakat
b. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai substansi kode etik profesi, karena
buruknya pelayanan sosialisasi
c. Belum terbentuknya kultur dan kesadaran dari pengembang profesi IT untuk
menjaga martabat luhur profesinya
d. Tidak adanya kesadaran etis dan moralitas diantara para pengemban profesi IT

Pasal 31 mengatur tentang “penyadapan, perubahan, penghilangan informasi”


Pasal 28 mengatur tentang “berita bohong dan menyesatkan, berita kebencian dan
permusuhan”
Undang – undang informasi dan transaksi elektronik disahkan pada tanggal 25 maret
2008