Anda di halaman 1dari 2

MEMBUAT USULAN RBA INSTALASI FARMASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


Rumah Sakit Jantung dan
Pembuluh Darah Harapan Kita
Jl. S. Parman Kav. 87 Slipi, OT.02.01/IV.3.1/010/2014 B 2/2
Jakarta Barat
Ditetapkan
Direktur Utama,
Tanggal Terbit
Standar prosedur
operasional
31 Desember 2014
Dr.dr.Hananto Andriantoro,SpJP(K),MARS.FICA
NIP 195711041986101001
Usulan RBA (Rencana Bisnis Anggaran) Instalasi Farmasi adalah suatu
Pengertian kegiatan membuat pengajuan usulan anggaran dan program kerja Instalasi
Farmasi selama 1 (satu) tahun kedepan.

Tujuan Terlaksananya kelancaran anggaran dan program kerja selama 1 (satu) tahun.

Surat Keputusan Direktur Utama Badan Layanan Umum Rumah Sakit Jantung
Kebijakan
dan Pembuluh Darah Harapan Kita nomor : KF.01.04/IV/2317/2014 tentang
Kebijakan Pelayanan Farmasi Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah
Harapan Kita.
1. Lihat realisasi pendapatan, biaya, kebutuhan unit dan kinerja selama 1
Prosedur tahun.
2. Buat perkiraan (analisa) kebutuhan anggaran berdasarkan realisasi.
3. Buat usulan kebutuhan dan program kerja atau target yang akan dicapai,
yaitu :
a. Usulan rencana pendapatan;
b. Usulan rencana permintaan (biaya) obat dan alkes;
c. Usulan rencana anggaran investasi berwujud sarana medis;
d. Usulan rencana anggaran investasi berwujud sarana non medis;
e. Usulan rencana pemakaian (biaya) kebutuhan ATK dan BMHP;
f. Usulan rencana kebutuhan tenaga kerja berdasarkan ABK (Analisa
Beban Kerja);
g. Usulan rencana pengembangan, peningkatan SDM dan pendidikan
berkelanjutan;
h. Usulan rencana pelatihan dan pengembangan SDM;
i. Usulan rencana kinerja;
j. Usulan rencana kecepatan pelayanan resep;

4. Laporkan usulan kebutuhan dan program kerja atau target yang akan
dicapai ke Kepala Instalasi Farmasi untuk di Cross cek dan dikaji, Apakah
sudah sesuai apa belum untuk kebutuhan di Instalasi Farmasi.
MEMBUAT USULAN RBA INSTALASI FARMASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


Rumah Sakit Jantung dan
Pembuluh Darah Harapan Kita
Jl. S. Parman Kav. 87 Slipi, OT.02.01/IV.3.1/010/2014 B 2/2
Jakarta Barat
5. Apabila sudah sesuai untuk kebutuhan di Instalasi Farmasi diserahkan ke
Direktur Penunjang untuk di setujui dan di laporkan ke Bagian Perencanaan.

Unit Terkait Direktur Penunjang, Perencanaan