Anda di halaman 1dari 12

PARASITOLOGI

HELMINTOLOGI DASAR
Helmintes :
1. Nemathelmintes
 Nematoda usus
Soil Transmitted Helminth : Ascaris lumbricoides (cacing gelang), Necator Americanus
(cacing tambang), Trichuris trichiura (cacing cambuk)
Non-soil Transmitted Helminth : Enterobius vermicularis (cacing kremi), Filaria sp.
 Nematoda darah dan jaringan : cacing filaria sp.

Ascaris lumbricoides
Telur infektif Telur invertile

albuminoid
Membrane kitin
vitelin

larva

Telur vertile Telur dekortikasi

albuminoid

Membrane
vitelin
kitin

Telur infektif : telur yang menjadi infektif,


didalamnya terdapat larva
Telur dekortikasi : telur yang tidak infektif
Habitat : usus halus
Filum : Nemathelminthes
Klas : Nematoda
Necator americanus

Jantan Betina

Kapsula
bukal

Kapsula
bukal
Bursa
kopulatriks

Necator Americanus ukuranya lebih kecil dari ascaris


Stadium infektif : Larva filariform yang menembus dorsum pedis , setelah masuk ke tubuh
masuk melalui sirkulasi dan lewat jantung,paru,cabang-cabang bronkus dan oesofagus
mencapai usus, di usus berkembang biak dan menghasilkan telur , telur akan keluar bersaama
tinja kemudian mengalami pematangan di tanah selama 7-8 hari ,kemudian telur menjadi
larva rabditiform  larva filariform
Jantan : terdapat pelebaran pada posterior
Betina : tidak terdapat pelebaran pada posterior
Habitat : usus
Filum : Nemathelmintes
Klas : Nematoda

Trichuris trichiura

Telur Jantan

operkulum

spikulum

Jantan : ujung posterior melengkung


Betina : ujung posterior membulat tumpul
Filum : Nemathelmintes
Klas : nematoda
Habitat : caecum (usus besar) karena terdapat kripta (seperti fili tetapi lebih pendek dan
jarang)

betina
Siklus hidup : cacing dewasa di sekum  bertelur 3.000-
4.000 perhari  telur keluar bersama tinja  ditanah telur
menjadi infektif selama 3-5 minggu  telur infektif tertelan
oleh manusia melalui oral  telur yg berisi larva keluar dan
masuk ke usus halus  cacing dewasa hidup dan berkembang
biak di dalam sekum dan kolon

Enterobius vermicularis

Telur

betina
Termasuk ke dalam non soil
Filum : Nemathelmintes
Klas : nematoda
Cacing dewasa : - berwarna keputih putuhan
- Ujung anterior terdapat
pelebaran disebut ala
cephalica lateral
- Mulut dikelilingi 3 bibir ( 1
bibir dorsar dan 2
laterolateral )
- Bulbus eshopagus
Habitat : caecum, usus besar , dan usus halus
Taenia sp.

Telur Proglotid T. Saginata Proglotid T. Solium

telur

Filum : Platyhelminthes
Klas : Cestoda
Ordo Cyclophyllidea
Habitat : Jejenum (mukosa usus halus)
Siklus hidup : saginata melalui sapi, solium melalui babi

Scolex T. Saginata Scolex T. Solium

penghisap penghisap

Rostelum
2 baris kait

Fasciola hepatica

Dewasa Cercaria fasciola Telur

serkaria
Filum : Platyhelmithes
Klas : Trematoda
Ordo : Echinostomida
Habitat : hepar dan saluran empedu
- bersifat hermaprodit (mempunyai kelamin jantan dan betina)
Siklus : telur berembrio di air  mirasidium menetas, menembus keong  dalam tubuh
keong berkembang menjadi serkaria  serkaria berenang bebas, mengkista pada tumbuhan
air  tumbuhan yg terdapat metaserkaria termakan oleh manusia/sapi/kambing  mengkista
di duodenum  menjadi dewasa di hati, saluran empedu  dikeluarkan lewat feses

Filaria sp.

Brugia malayi Wuchereria bancrofti Brugia timori

Filum : Nemathelmintes
Klas : Nematoda
Ordo : Spirurida
- Memiliki bentuk tubuh mikrofilaria. Sarung berupa membran halus menutupi
mikrofilaria dan berwarna merah muda
- Intinya hamper mengisi sepanjang tubuh, pada genus wuchereria di bagian ekor tidak
terdapat inti (kosong) sedangkan brugia berisi inti
- Terdapat cephalic space (ruang antara kepala dan sarung)
- Mikrofilaria ditemukan di aliran darah tepi pada malam hari (karena nocturnal) dan
terdapat di kapiler organ-organ visceral (jantung, ginjal dan paru-paru) pada siang
hari
Siklus hidup : nyamuk (hospes sementara) membawa filaria, menghisap darah manusia 
larva infektif masuk ke dalam jaringan tubuh manusia  masuk system limfatik perifer  ke
kelenjar limfe (tempat tubuh menjadi cacing dewasa)  cacing betina yang sudah matang
mengeluarkan mikrofilaria (dapat di deteksi di darah perifer)
Schistosoma sp.

Telur s. mansoni Telur s. japanica Telur s. haematobius

Duri lateral

S. mansoni dewasa
Sercaria schistosoma jantan & betina

Filum : Nemathelmintes
Klas : Trematoda
Ordo : Strigeidida
- Tidak hemafrodit
- Bentuk silindris, hanya pipih bagian depan
- Telur memiliki duri yang letaknya berbeda
- Hanya memilik 1 TRP
Habitat : vena mesentrika
Siklus hidup : telur menetas mengeluarkan miracidia  miracidia masuk ke jaringan siput 
mengalami perkembangan di siput, menjadi sporosit  cercaria di keluarkan oleh siput di air
yang tidak menggenang  masuk kedalam kulit manusia  cercaria kehilangan ekornya
ketika sedang masuk dan menjadi Schistosoma  masuk ke sirkulasi darah  terjadi
perkembangan menjadi mature (hidup di vena mesentrika)
PROTOZOOLOGI DAN ENTOMOLOGI DASAR

Morfologi protozoa usus


Entamoeba histolytica dan entamoeba coli

Alat gerak : pseudopodium / kaki palsu


1. Entamoeba histolytica = 2 stadium
a. Stadium trifizoit = stadium aktif , pada stadium ini memiliki alat gerak disebut peudopodium ,bias
ditemukan eritrosit ,habitat di caecum – rectum
b. Stadium kista = terbentuk di daerah kolon desendens
Penyakit e.histolitica = amoebiasis
2. Entamoeba coli = tidak pathogen di dalam usus manusia
Pathogen ( pseudopodium lebih tajam ) gerakanya aktif
Apatogen ( pseudopodium lebih tumpul ) gerakanya kurang aktif

Entamoeba Histolytica kista Entamoeba Coli

Entamoeba histolitica trifizoit Entamoeba coli kista


Giardia Lamblia

1. Stadium Trofozoid 2. Stadium kist

Nama spesies = Giardia lamblia


Stadium = kista dan trofozoit
Alat Gerak = pada stadium trofozoit alat geraknya flagerl ( 2 flagel anterior,f.posterior.f. ventral ,dan f.
lateral ), memiliki sumbu tubuh disebut axostyle tempat keluarnya flagel
BENTUK = dari depan seperti buah pir dari samping seperti sendok
Stadium infektif = kista
Sucking disk merupakan alat nempel pada hospes

Balatidium coli

Stadium Kista Stadium Trofozoit

Nama Spesies = Balatidium coli


merupakan protozoa usus manusia terbesar
Bentuk = seperti kantung
Alat Gerak = ciia
Penyakit = Balatidiosis
Stadium trofozoit = cilia diluar
Stadium kista = cilia di dalam

Trichomonas Vaginalis

Hidup di rongga tubuh manusia


Alat gerak = flagel ( 4 flagel anterior , 1 flagel posterior )
Menimbulkan keputihan
Tidak punya stadium kista selalu dalam stadium trofozoit

PROTOZOA DARAH DAN JARINGAN


1. Toxoplasma gondi
Infeksi intra uterine
Hidupnya di dalam sel endotel , leucosit mononuclear ,cairan tubuh missal dalam eksudat
peritouneum
Bentuk seperti bulan sabit dengan ujung yang satu lebih tumpul dengan ujung yang lainya

Morfologi nyamuk
Alat kelamin :
- Jantan = cerci
- Betina = spermateka
Nama antenna :
- Jantan = plumose
- Betina = pylose
Alat nafas larva :
Anopheles = stigma plate
Aedes aegypty = siphon
Aedes aegypty = siphon
Nyamuk dan penyakit :
- Anopheles = Malaria
- Aedes aegypty = dbd dan cikungunya
- Culex = japanis encephalitis

** culex dan aedes spermatekanya 3.

1. Anopheles

Anopheles penyebab penyakit malaria


Alat nafas larva = stigma plate
Telu = tidak tahan kering , lonjong seperti perahu,sendiri sendiri ada pelampungnya
2. Aedes Aegypti

Jadi kalo rambut antenanya jarang jarang itu betina ,kalo yang lebat itu jantan.pokonyamah yang lebat jantaan
ya gaiss
Telur = tahan kering, berwarna hitam , lonjong ,sendiri sendiri dan tidak berpelampung
3. Culex

Telur = berbentuk rakit , berkumpul dan berkulum onjong seperti peluru ujungnya tumpul, tidak tahan kering