Anda di halaman 1dari 5

RINGKASAN MATA KULIAH

SEMINAR AKUNTANSI

“INVESTIGASI MOTIVASI DAN STRATEGI MANAJEMEN LABA PADA


PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA”

Dosen Pengampu : DR. Drs. I Made Sukartha, M.Si.,Ak.

Oleh :

Kelompok 13

I Kadek Dwi Handika Putra (1707532001)

I Made Edy Purnama Putra (1707532003)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS UDAYANA

2020
RINGKASAN: Penelitian ini menguji pengaruh motivasi dan strategi terhadap praktik
manajemen laba. Penelitian ini dimotivasi dari studi terdahulu yang menguji pengaruh
motivasi terhadap praktik manajemen laba. Studi terdahulu menguji hipotesis untuk
mengindikasikan praktik manajemen laba secara umum. Penelitian ini memperluas studi
terdahulu dengan menguji pengaruh simultan motivasi dan strategi terhadap praktik
manajemen laba.
Skema yang digunakan dalam Penelitian ini mengidentifikasikan bahwa motivasi debt
covenant, biaya politik, kesejahteraan pemilik (pembayaran dividen), dan strategi fleksibilitas
akuntansi akrual merupakan praktik manajemen laba berlaku umum (bernilai global).
Sebaliknya, praktik manajemen laba bersifat spesifik (bernilai lokal) meliputi motivasi dari
restrukturisasi utang dan kendala kesinambungan usaha serta strategi yang agresif melalui
pelanggaran prinsip akuntansi dan transaksi antar perusahaan.
Alat analisis yang digunakan dalam Penelitian ini menggunakan statistik deskriptif
dan uji asumsi multikolinieritas dan heteroskedastisitas. Gejala multikolinearitas
diindikasikan dengan nilai VIF sedangkan gajala heteroskedastisitas diuji dengan korelasi
spearman’s rho.
Hasil uji hipotesis Koefisien SML tidak signifikan sehingga tidak mendukung hipotesis
pertama, Koefisien BP tidak signifikan sehingga tidak mendukung hipotesis kedua, Koefisien
DC dan PC bernilai positif dan signifikan pada tingkat keyakinan 10% sehingga mendukung
hipotesis ketiga dan keempat.
Simpulan hasil penelitian yaitu Hasil pengujian mengindikasikan bahwa peningkatan
motivasi debt covenant dan motivasi biaya politik akan meningkatkan praktik manajemen
laba. Namun, penelitian ini gagal mengindikasikan pengaruh motivasi rencana bonus dan
strategi pilihan metode akuntansi terhadap praktik manajemen laba. tipe-tipe motivasi dan
strategi manajemen laba pada perusahaan publik di Indonesia. Motivasi manajemen laba
secara spesifik meliputi (1) pembayaran pajak dan penggeseran kinerja antar perusahaan
(sebagai akibat biaya politik) yang berasosiasi dengan praktik penurunan laba, (2) laba dari
restrukturisasi utang yang merupakan insentif bagi manajer untuk meningkatkan laba, (3)
kendala kesinambungan usaha yang menimbulkan konflik kepentingan antara akuntansi
akrual dengan orientasi kinerja masa depan dan studi manajemen laba dengan orientasi
kinerja masa kini serta (4) motivasi rencana bonus, pembayaran dividen, dan debt covenant
yang berasosiasi dengan praktik peningkatan laba dan kurang berasosiasi dengan praktik
penurunan laba.

A. MOTIVASI PENELITIAN
Penelitian ini dimotivasi dari studi terdahulu yang menguji pengaruh motivasi terhadap
praktik manajemen laba. Studi terdahulu menguji hipotesis untuk mengindikasikan praktik
manajemen laba secara umum

B. MASALAH PENELITIAN
Penelitian ini menguji apakah stategi pemilihan moyode akuntansi serta memotivasi
menajemen lama yaitu rencana bonus, debt covenant dan biaya berpengaruh terhadap praktik
manajemen laba

C. LANDASAN TEORI
Teori akuntansi positif (contracting theory) menjelaskan bahwa akuntansi merupakan
alat pengawasan dalam pelaksanaan kontrak antara pihak-pihak yang terikat pengelolaan
perusahaan.

D. HIPOTESIS
H1: Strategi pilihan metoda akuntansi berpengaruh terhadap praktik manajemen laba
H2: Motivasi rencana bonus berpengaruh terhadap praktik manajemen laba
H3: Motivasi debt covenant berpengaruh terhadap praktik manajemen laba
H4: Motivasi biaya politik berpengaruh terhadap praktik manajemen laba

E. KARAKTERISTIK KUALITATIF DESAIN PENELITIAN


E.1 Rantai Kausal dan Validitas Logika
Penelitian ini memiliki rantai kausal dan validitas logika yang baik karena penelitian
ini telah menjelaskan pendahuluan, landasan teori, dan pengembangan hipotesis, mengenai
variabel Y yang digunkan yaitu manajemen laba dan variabel X yang digunakan yaitu
motivasi manajemen kaba meliputi rencana bonus, debt covenant dan biaya politik serta
strategi manajemen laba.

E.2 Pengendalian Variabel Extraneous


Variabel Extranus dikendalikan melalui purposive sampling dalam pemilihan sampel.
1) Terdaftar di bursa efek Jakarta selama tahun 2003-2005,
2) Terklasifikasi dalam sector pemanufakturan
3) Menerbitkan laporan keuangan secara lengkap dan memiliki saldo ekuitas bernilai
positif
4) Menggunakan periode laporan keuangan mulai 1 januari sampai 31 desember dan
rupiah sebagai mata uang pelaporan

E.3 Validitas Internal


Validitas internal tercapai juka penelitian berhasil meyakinkan bahwa variabel X benar-
benar mempengaruhi variabel Y. Namun, validitas internal pada penelitian ini tidak
tercapai karena belum sepenuhnya terdapat konsitensi antara masalah penelitian, hipotesis,
dan analisis data, dimana penelitian ini mengindikasikan bahwa pengingkatan motivasi
debt covenant dan motivasi biaya politik akan meningkatkan praktik manajemen laba.
Namun, penelitian ini gagal mengindikasikan pengaruh motivasi rencana bonus dan
strategi.

E.4 Validitas External


pada penelitian ini , sampel perusahaan tidak dikontrol antara perusahaan yang
teridikasi melakukan manajemen laba secara ekstrim dengan perusahaan yang tidak
mengelola laba dan hanya menggunakan sampel 83 peerusahaan sehingga model prediksi
discretonaryaccruals yang dihasilkan relatif masih lemah, khususnya pada tahun 2005.
Maka dapat disumpulkan bahwa validitas eksternal penelitian ini adalah rendah.

E.5 Pengumpulan dan Analisis Data


Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan, Indonesian Capital Market Directory
(ICMD), dan informasi publikasian perusahaan. Pengklasifikasian sektor pemanufakturan
didasarkan data ICMD. Pengujian hipotesis menggunakan data laporan keuangan 2004 dan 2005.
Data laporan keuangan 2003-2005 dan informasi publikasian lainnya digunakan dalam
penginvestigasian praktik-praktik manajemen laba.

E.6 Uji Statistik


Penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini
adalah uji asumsi multikolinearitas yang menggunakan nilai telerance dan VIF, serta
heteroskedasitas yang diuji dengan korelasi spearman’s rho. Sedangkan untuk menguji
hpotesis yang diajukan mmenggunakan rgresi Ordinary Least Square (OLS)

E.7 Konsistensi antara Masalah Penelitian, Hipotesis, dan Analisis Data


Pada penelitian ini terlohat terdapat konsitensi antara masalah penelitian, hipotesis
dan analisis data. masalah penelitian yang disampaikan dalam penelitian ini adalah
terdapat indikasi pengaruh motivasi dan strategi terhadap praktik manajemen laba dan
dari masalah penelitian tersebut diperoleh 4 hipotesis yang dapat menjawab pertanyaan
dari masalah yang ada. Analisis data yang digunkan konsitensi dengan penelitian dan
hipotesis dengan regresi OLS untuk mendaptkan seberapa besar pengaruh masing-
masing variabel terhadap praktek manajemen laba.

E.8 Konsistensi Hasil Pengujian dengan Simpulan


Hasil pengujian menunjukan bahwa tidak seluruh hipotesis dapat diterima, hipotesis
yang diterma hanya hipotesis motivasi biaya politik terhadap manajemen laba dan
hipotesis perjanjian hutang. Hal ini konsitensi simpulan yang juga menjelaskan hasil
pengujian hipotesis tersebut. Hipotesis yang ditolak adalah hipotesis rencana bonus
terhadap manajemen laba. Hal ini tidak konsiten dengan simpulan yang juga menjelaskan
hasil pengujian hipotesis tersebut.

E.9 Implikasi Kebijakan


Implikasi kebijakan dalam penelitian ini adalah laba restrukturisasi utang yang
merupakan insentif bagi manajer untuk mengelola laba sehingga temuan ini merupakan
masukan bagi penyususn standar akuntansi untuk merevisi PSAK No. 54, indikasi
pelanggaran prinsip akuntansi dan manajemen laba transaksional merupakan masukan
bagi BAPEPAM dalam penyusunan pedoman laporan keuangan publik.