Anda di halaman 1dari 13

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Nama Pasien : Imelia Fitria Inzani

No RM : 127345

Hari , tanggal : Kamis , 14 November 2019

Hari ke-/Pertemuan ke- : 5/3

A. PROSES KEPERAWATAN’
1. Kondisi Klien
(Gambarkan Kondisi Klien saat terakhir bertemu, baik DS maupun DO)
DS :
Pasien mengatakan jika masih mendengar suara-suara yang tidak jelas
Pasien mengatakan jika ingin marah memilih berjalan mondar-mandir
DO :
2. Diagnosa Keperawatan
(Tulis diagnose keperawatan yang akan diatasi pada pertemuan ini
berdasarkan data diatas tulis diagnose keberapa)
Resiko Perilaku Kekerasan
3. Tujuan
( tuliskan tujuan khusus dan kriteria hasil yang akan dicapai pada
pertemuan ini sesuai diagnose diatas,tulis tujuan khusus ke berapa)
TUK Ke-6 : Klien dapat mengidentifikasi cara kontruktif dalam
mengungkapkan kemarahannya dengan cara mengungkapkan nya ke
orang lain
TUK Ke-7 : Klien dapat mendemontrasikan cara mengontrol perilaku
kekerasan dengan cara mengungkapkan kemarahannya keorang lain.
4. Tindakan Keperawatan
(Tuliskan tindakan keperawatan secara teoritis dari tujuan keperawatan
diatas )

Mengidentifikasi cara kontruktif dalam mengontrol kemarahannya dengan


cara :

1. Mendemonstrasikan cara mengontrol Perilaku Kekerasan dengan cara


mengungkapkan rasa marahnya ke orang lain .

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN
( Penjabaran dari semua tindakan keperawatan ,buat dalam kalimat langsung )

a. Fase Orientasi
1. Salam Terapeutik
“Assallamu’allaikum bu, masih ingat dengan saya kan ?”
2. Evaluasi / validasi
Bagaimana kabar ibu hari ini, kita kemarin masih ingat belajar apa. Iya
bagus ..coba dipraktekan lagi ..Iya mbak imel pinter 
3. Kontrak
Baik bu, kemarin kita sudah berjanji akan bertemu diteras ini jam
09.00 yakan ? Kita akan mengobrol tentang cara mengontrol marah
dengan benar ke orang lain . Baik bu sudah siap ?
4. Tujuan
Tujuan dari ini nanti supaya ibu lebih mahir dalam mengendalikan
marahnya ibu ya “.
b. Fase Kerja
“ Baik mbak langsung lakukan ya mbak. Jadi ketika mbak mendengar
suara yang banyak ,lalu mbak ingin marah atau melihat hal yang tidak
mbak sukai dan mbak ingin marah. Mba bisa langsung menemui orang
terdekat mba disini,atau perawatnya ,lalu mbak ceritakan semuanya ya
mba”
c. Fase terminasi
1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan
Evaluasi Subjektif
“Bagaimana mbak setelah mengetahui cara mengendalikan
marahnya mbak , bagaimana perasaannya ?”

Evaluasi Objektif
“Baik mba ,saat hari ketiga kita belajar cara mengendalikan marah
dengan apa mbak? Yang kesatu ? kedua ? dan yang kita pelajari
tadi .. Iya bagus sekali mba !”

2. Rencana Tindak Lanjut


“Baik mbak, nanti saat mba ingin marah kesiapapun mbak bisa
melakukan hal yang kita pelajari ,ada 3 tadi ya mbak , yaitu
menarik nafas dalam-dalam ,memukul bantal dan ketika ingin
marah bisa langsung menemui orang lain untuk bercerita ya
mbak’’

3. Kontrak Yang Akan Datang


“Baik mba, untuk besok kita mengobrol lagi ya mbak ,kita
mengobrol tentang cara mengendalikan marah dengan cara
mengungkapkannya ya mbak , enaknya kita mengobrol dimana ?
berapa lama ? 30 menit bagaimana ? Baik, jadi kita besok ketemu
disini, 30 menit membahas tentang saya mengendalikan marah
yang ke empat ,yaitu mengungkapkan . Oke, sampai ketemu
besok mbak ‘’ Assallamuallaikum….
CATATAN PERKEMBANGAN KEPERAWATAN

Nama : Imelia Fitria Inzani


No. RM : 124345
Ruang rawat : Cempaka

Hari ,tgl jam Tindakan Evaluasi


Jum’at , 15 1. Kondisi klien : S ; “ Px mengetahui
November DS : Klien mengatakan cara mengendalikan
2019 masih belum bisa marahnya dengan
mengendalikan mengungkapkan
marahnya dengan marahnya ke orang
sempurna. lain”
DO : Pasien terlihat
marah dan suka O : Saat pasien marah
berbicara dengan kata ,pasien mendatangi
kasar perawat/mahasiswa dan
bercerita bahwa dirinya
2. Diagnosa Pasien sedang marah dengan
Resiko Perilaku orang lain.
Kekerasan
A : Klien mampu
3. Kemampuan klien mengendalikan
sebelum diajarkan marahnya dengan cara
tindakan keperawatan mengungkapkan
: marahnya/kesalnya
-Klien belum mampu tkepada perawat jaga /
mengontrol mahasiswa
marahnya dengan
cara P:
mengungkapkan - Tindakan untuk
kalau dirinya marah perawat
terhadap orang lain mengevaluasi
4. Tindakan SP 3 bahwa
Keperawatan sudah
- Melakukan tindakan diterapkan di
keperawatan sesuai keseharian
SP-3 pasien
- Tindakan untuk
pasien
menerapkan
SP-3
- Melanjutkan
SP4
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Nama Pasien : Imelia Fitria Inzani

No RM : 127345

Hari , tanggal : Jum’at , 15 November 2019

Hari ke-/Pertemuan ke- : 6/4

A. PROSES KEPERAWATAN’
1. Kondisi Klien
(Gambarkan Kondisi Klien saat terakhir bertemu, baik DS maupun DO)
DS : Pasien mengatakan sudah sedikit sedikit bisa mengendalikan
emosinya.
DO : - Pandangan sudah terlihat biasa
-Sudah tidak pernah mengepalkan tangannya
2. Diagnosa Keperawatan
(Tulis diagnose keperawatan yang akan diatasi pada pertemuan ini
berdasarkan data diatas tulis diagnose keberapa)
Resiko Perilaku Kekerasan
3. Tujuan
( tuliskan tujuan khusus dan kriteria hasil yang akan dicapai pada
pertemuan ini sesuai diagnose diatas,tulis tujuan khusus ke berapa)
TUK :
-Klien dapat mengidentifikasikan cara kontruktif dalam mengungkapkan
marah-marahnya dengan cara social atau mengalihkan amarahnya dengan
kegiatan berkelompok
- Klien dapat mendemonstrasikan cara mengontrol Perilaku Kekerasan
dengan cara mengalihkan marahnya dengan kegiatan berkelompok.
4. Tindakan Keperawatan
(Tuliskan tindakan keperawatan secara teoritis dari tujuan keperawatan
diatas )
-Mengidentifikasi cara kontruktif dalam mengungkapkan marahnya
dengan cara social ,atau mengalihkan marahnya dengan kegiatan
berkelompok
- Mendemontrasikan cara mengontrol perilaku kekerasan dengan cara
mengalihkan marahnya dengan kegiatan berkelompok.

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN
( Penjabaran dari semua tindakan keperawatan ,buat dalam kalimat langsung )

a. Fase Orientasi
1. Salam Terapeutik
“Assalamuallaikum mbak, bagaimana kabarnya hari ini . masih ingat
dengan saya dong ?”
2. Evaluasi / validasi

“Untuk pertemuan kita kemarin, kita belajar tentang apa ? Iya mba,
pintar . Coba mbak lakukan !”

3. Kontrak
“Baik sesuai kesepakatan kemarin kita bertemu disini,selama 30
menit . untuk membahas cara mengendalikan marah dengan cara
mengisi waktu dengan mengikuti kegiatan berkelompok ,ya mbak”
4. Tujuan
Tujuan dari ini nanti supaya ibu lebih pandai dalam mengendalikan
marahnya ibu ya “.
b. Fase Kerja
“ Baik langsung saja ya bu,jika mbak imel merasa ingin marah
atau sudah . mba imel bisa langsung menghampiri teman lain yang
sedang bergerombol dan ikut kegiatan dalam gerombolan itu tadi
ya mbak. Entah itu main atau sekedar ngobrol ataupun bercanda
dan tertawa-tawa bersamaan. “
“Baik ,coba apa yang saya praktikan tadi dilakukan ya mbak. Baik
mbak ,pintar sekali …”
c. Fase terminasi
1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan
Evaluasi Subjektif
“Bagaimana perasaan mbak setelah tau cara untuk mengontrol
marahnya bertambah ?”

Evaluasi Objektif
“Baik mbak sejak hari pertama kita belajar apa? Yang hari kedua
,ketiga dan hari ini kita belajar tentang apa >? Coba mba lakukan
satu persatu. Iya pintar sekali…”

2. Rencana Tindak Lanjut


“Baik mbak, nanti saat mba ingin marah kesiapapun mbak bisa
melakukan hal yang kita pelajari ,ada 3 tadi ya mbak , yaitu
menarik nafas dalam-dalam ,memukul bantal dan ketika ingin
marah bisa langsung menemui orang lain untuk bercerita ya
mbak’’

3. Kontrak Yang Akan Datang


“Baik mba, kita akan bertemu lagi mba besok ,kita akan membahas
mengontrol halusinasi dengan spiritual dengan cara bersholawat
.ya mba? Enaknya kita mengobrol dimana ? berapa lama ? 30menit
mba setuju ? Baiklah besok kita bertemu disini lagi ya mba
zselama 30 menit untuk mengontrol marah dengan cara spiritual .
baik cukup pertemuan hari ini,sampai ketemu besok‘’
Assallamuallaikum….
CATATAN PERKEMBANGAN KEPERAWATAN

Nama : Imelia Fitria Inzani


No. RM : 124345
Ruang rawat : Cempaka

Hari ,tgl jam Tindakan Evaluasi


Sabtu, 16 1 Kondisi klien : S ; “ Px mengetahui
November DS : Klien mengatakan cara mengendalikan
2019 jika saat marah dia marahnya dengan
masih ingin berbicara kegiatan berkelompok”
kotor atau kasar
terhadap orang yang O : Klien terlihat masih
membuatnya marah. berbicara dengan
DO : Pasien masih menggunakan nada
sering mondar mandir tinggi dank eras saat
, pasien terlihat masih marah
menggunakan suara Klien mengatakan mau
dengan nada tinggi belajar cara mengontrol
marahnya dengan cara
4. Diagnosa Pasien kegiatan berkelompok
Resiko Perilaku
Kekerasan A : Klien mampu
mengontrol marahnya
5. Kemampuan klien dengan melakukan
sebelum diajarkan kegiatan berkelompok
tindakan keperawatan
:
-Klien belum mampu P:
mengontrol - Tindakan untuk
marahnya dengan perawat
melakukan kegiatan mengevaluasi
kelompok SP 4 bahwa
4. Tindakan sudah
Keperawatan diterapkan di
- Melakukan tindakan keseharian
keperawatan sesuai pasien
SP-4 - Tindakan untuk
pasien
menerapkan
SP-4
- Melanjutkan
SP-5