Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM

Analisis Vegetasi Metode Garis, Titik, dan Kuadran

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ekologi


Yang Dibimbing oleh Dr. Vivi Novianti, S.Si., M.Si dan Bagus Priambodo, S.Si., M.Si., M.Sc.

Disusun oleh:
Kelompok 5 Offering H

Adinda Permatasari (1803426180)


Aliyya Suci Arizona (180342618088)
Amiiroh Nur Hidayati (1803426180)
Luthfi Syarifa (1803426180)
Qathrin Nada A (1803426180)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
Februari 2020
A. Topik
Analisis Vegetasi dengan Metode Titik, Garis, dan Kuadran.

B. Tujuan
1. Dapat menggunakan variable dominasi dan frekuensi yang diaplikasikan pada
metode titik, garis, dan kuadran.
2. Dapat memberi nama suatu vegetasi berdasarkan Indeks Nilai Pentingnya (INP).
3. Mengetahui frekuensi, kerpatan, dan dominasi suatu tipe vegetasi yang diamati di
sekitar lingkungan FMIPA.
4. Mengetahui pengaruh faktor abiotikterhadap dominasi tumbuhan.

C. Alat dan Bahan


D. Prosedur Kerja
E. Data Pengamatan
F. Pembahasan
Analisis Vegetasi Metode Kuadran
Metode kuadran merupakan bentuk sampel dapat berupa segi empat atau lingkaran
yang menggambarkan luas area tertentu. Analisis menggunakan metode ini dilkaukan
perhitungan terhadap variable-variabel kerapatan, dominasi, dan frekuensi. Analisis
vegetasi pada metode kuadran dilakukan untuk mengetahui nilai penting indeks
keanekaragaman pada vegetasi tersebut.
Pada praktikum analisis vegetasi menggunakan metode kuadran kami
menggunakan tiga plot yang berada di taman FMIPA UM. Setiap plot akan dihitung faktor
abiotiknya, seperti suhu tanah, ph tanah, kelembapan tanah, suhu udara, dan intensitas
cahaya. Tiap plot memiliki hasil yang berbeda pada pengukuran faktor abiotic.
Berdasarkan hasil penelitian analisis vegetasi metode kuadran sepanjang tiga plot
ditemukan lima macam spesies, yaitu Murdania mudiflora, Axonopus compressor,
Polygala paniculata, Kyllinga nemoralis, dan Roystonea regia.
Dari hasil data pengamatan, indeks nilai penting (INP) tertinggi ada pada spesies
Axonopus compressor dengan nilai sebesar 165,1 %, sehingga dapat dikatakan bahwa nama
dari komunitas vegetasi area taman FMIPA UM dalam luas area tertentu berdasarkan INP
adalah komunitas vegetasi Axonopus compresusr. Spesies ini mendominasi pada tingkat
kerapatan, kerimbunan, dan INP pada area taman FMIPA UM. Hal ini dikarenakan pada
saat menanalisis vegetasi spesies Axonopus compressus banyak ditemukan di semua plot
dalam satu area tertentu dengan rata-rata nilai faktor abiotic yaitu suhu tanah 29 derajat
celcius, ph tanah 6 derajat celcius, kelembapan tanah 20%, intensitas cahaya 446 lux, dan
suhu udara 31 derajat celcius. Axonopus copressus merupakan tanaman umum di tepi jalan
atau kebun, dan daerah limbah. Tanaman ini sesuai dengan lingkungan yang lembab,
hangat, dan cukup toleran terhadap tempat yang teduh, meskipun tumbuh dengan baik di
bawah sinar matahari yang penuh. Spesies ini merupakan salah satu rumput yang gigih dan
dapat bertahan walau diinjak-injak. Namun spesies ini tidapat bertahan pada kondisi yang
tergenang air untuk jangka waktu yang lama (Cabi, 2010).
Indeks Nilai Penting (INP) terendah ada dalam spesies Polygala paniculata dengan
nilai 11,21 %. Faktor abiotic tempat tumbuhan ini berda yaitu suhu tanah 29 derajat celcius,
ph tanah 6 derajat celcius, kelembapan tanah 20%, intensitas cahaya 446 lux, dan suhu
udara 31 derajat celcius. Hal ini dikarenakan pada ketiga plot yang kami amati spesies ini
paling sedikit ditemukan dan jumlahnya yang minim. Polygala paniculata merupakan jenis
tumbuhan yang menyukai cahaya dan dapat ditemukan di lapangan yang ditinggalkan, di
perkebunan, di sekitar daerah bekas bokor, serta dapat tumbuh pada beberapa tipe tanah
yang berbeda, banyak ditemukan pada beberapa tempat hingga ketinggian 2250 meter di
atas permukaan laut. (Cabi, 2010).

G. Kesimpulan
H. Daftar Pustaka
CABI, 2010. Invasive Species
Compendium.(online)(https://www.cabi.org/isc/datasheet/8094), diakses 7
Februari 2020.
Lampiran
Foto Hasil Pengamatan Vegetasi

Spesies A Spesies B Spesies C

Murania mudiflora Axonopus compressus Polygala paniculata

Spesies D Spesies E ( )

Kyllinga nemoralis Roystonea regia

Foto Pengukuran Faktor Abiotik


Pengukuran suhu dan pH tanah Pengukuran Intensitas Cahaya

Pengukuran Suhu Udara Pengukuran Kelembapan Tanah

Foto Plot Area FMIPA UM

PLOT 1 PLOT 2
PLOT 3