Anda di halaman 1dari 40

STRUKTUR DAN KONSTRUKSI BANGUNAN 3

1. Andi Arman F 221 18 043


2. Nuria F 221 18 085
3. Merryle M.M.F F 221 18 091
4. Desycha N. S. F 221 18 179
5. Novrika Palulun F 221 18 175
6. Uznul Arma Seo F 221 18 099
7. Muh. Noval F 221 18 074
8. Anantha Prayuda F 221 18 139
9. Fathur Zaida G F 221 18 142
HYBRID STRUCTURE
Di ambil dari kata Hybrid sendiri yaitu suatu hal, benda, atau teknologi yang
menggabungkan dua buah hal, benda, atau teknologi yang berbeda, namun
dengan tetap mempertahankan baik sifat, maupun karakteristik dari kedua
unsur tersebut.

Oleh karna itu...................................

Struktur Hybrid Adalah struktur campuran, yang menggunakan 2 buah sistem


struktur atau lebih.
1. Cable System (Sistem Struktur Kabel)
2. Tent System (Sistem Struktur Tenda)
3. Pneumatic System
4. Arch System
1. Beam System
2. Frame System
3. Beam Grid and Slab System
1. Flat Truss System (rangka batang bidang)
2. Curved Truss System
3. Space Truss System (rangka batang ruang)
1.Prismatic Folded Structure System
2.Rotational Shell System
3. Anticlastic Shell System
Menara Pinisi,
Universitas
Negeri Makasar,
Makasar

Pada bangunan Menara pinisi ini merupakan


salah satu bangunan dengan menggabungkan
dua system struktur yaitu system struktur
rangka bertulang dengan breacing dan system
structural inti dan outrigger
Harigatou

Terima Kasih
(braced frame structural system)
(braced frame structural system)
• Braces frame adalah rangka vertikal yang menahan gaya lateral
membentuk diagonal yang bersama-sama dengan girder, membentuk
"web" dari rangka vertikal, dengan kolom bertindak sebagai "chords".
• Struktur bracing menghilangkan lentur di balok dan kolom.
• Biasanya digunakan dalam konstruksi baja.
• Sistem ini cocok untuk bangunan bertingkat dalam kisaran ketinggian
rendah hingga pertengahan.
• Efisien dan ekonomis untuk meningkatkan kekakuan dan ketahanan
lateral sistem rangka kaku.
• Sistem ini memungkinkan penggunaan struktur ramping pada gedung.
• Keuntungan luar biasa dari bingkai atau bracing yang diperkuat ini
adalah, struktur dapat berulang-ulang sampai ketinggian bangunan
tertentu supaya bernilai ekonomi yang jelas dalam desain dan fabrikasi.
• Perlu pertimbangan karena mungkin struktur tipe ini menghalangi
perencanaan internal dan lokasi pintu dan jendela. Itulah mengapa itu
harus dimasukkan secara internal bersama dengan garis dinding dan
partisi.
(braced frame structural system)
(rigid frame structural system)

• Dalam struktur rangka yang kaku, balok dan kolom dibangun


secara monolitik untuk menahan momen yang dikenakan
karena beban.
• Kekakuan lateral dari kerangka kaku tergantung pada
kekakuan lentur dari kolom, girder dan koneksi di dalam
perencanaannya.
• Sangat cocok untuk bangunan beton bertulang.
• Ini dapat digunakan dalam konstruksi baja juga, tetapi
koneksinya/sambungannya akan mahal.
• Salah satu keuntungan dari bingkai kaku adalah kemungkinan
perencanaan dan pemasangan jendela karena pengaturan
persegi panjang terbuka.
(rigid frame structural system)

• Struktur sistem rangka kaku menahan momen lentur,


gaya geser, dan beban aksial.
• Ketinggian lantai 20 hingga 25 bangunan bertingkat
dapat dibangun menggunakan sistem rangka kaku.
• Keuntungan dari kerangka kaku termasuk kemudahan
konstruksi, pekerja dapat mempelajari keterampilan
konstruksi dengan mudah, membangun dengan cepat
dan dapat dirancang secara ekonomis.
• Bentang balok maksimum biasanya adalah 12.2m dan
balok bentang yang lebih besar akan mengalami
defleksi lateral.
• Kerugiannya adalah bahwa self-weight/berat sendiri
ditentang oleh aksi dari frame yang kaku.
• Burj Al Khalifa yang merupakan salah satu struktur
tertinggi di dunia dibangun menggunakan sistem
bingkai kaku.
(wall-frame system – dual system)
• Struktur ini terdiri dari dinding dan frame yang
berinteraksi secara horizontal untuk
menyediakan sistem yang lebih kuat dan lebih
kaku.
• Dinding biasanya padat (tidak berlubang oleh
bukaan) dan dapat ditemukan di sekitar
tangga, lubang lift, dan / atau di perimeter
bangunan.
• Dinding mungkin memiliki efek positif pada
kinerja frame seperti dengan mencegah
keruntuhan lantai yang lemah.
• Sistem rangka tembok yang cocok untuk
bangunan dengan jumlah lantai berkisar dari
40-60 lantai yang lebih besar daripada frame
geser atau kaku secara terpisah.
• Bingkai penguat dan rangka baja kaku
memberikan keuntungan serupa dari interaksi
horizontal.
(shear wall system)
• Sistem ini adalah dinding vertikal
berlanjut/menerus yang dibangun dari beton
bertulang atau dinding pasangan bata.
• Dinding geser menahan gravitasi dan beban
lateral dan berfungsi sebagai balok kantilever.
• Umumnya, dibangun sebagai inti bangunan.
• Ini sangat cocok untuk menguatkan
bangunan tinggi baik beton bertulang atau
struktur baja karena dinding geser memiliki
kekakuan dan kekuatan bidang yang besar.
• Sistem dinding geser cocok untuk hotel dan
bangunan tempat tinggal di mana
perencanaan berulang lantai demi lantai
memungkinkan dinding menjadi terus
menerus secara vertikal.
(shear wall system)

• Ini dapat berfungsi sebagai


insulator acoustic dan api yang
sangat baik antara kamar dan
apartemen.
• Sistem struktur dinding geser
dapat bernilai ekonomis hingga
35 lantai bangunan struktur.
• Dinding geser tidak perlu
simetris dalam rencana, tetapi
simetri lebih disukai untuk
menghindari efek torsional.
Sistem struktural inti dan outrigger (core and
outrigger structural system)
Sistem struktur rangka yang telah diisi (infilled
frame structural system)
Plat datar dan sistem struktural pelat datar
(flat plate and flat slab structural system)
Sistem struktural tabung (tube structural
system)
Sistem dinding berpasangan (coupled wall
system)