Anda di halaman 1dari 3

PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


227/SPO/Bid.Jang/I/2019 0 1/3
Ditetapkan
Direktur RSIA Rahayu Medika
SPO
Tanggal Terbit
( Standar Prosedur
31 Januari 2019
Operasional)

dr. Muh. Novan Affandy, Sp.OG


1. Prosedur penggunaan obat High Alert adalah sebuah tahapan
proses dalam penggunaan obat high alert (secra khusus terdaftar
dalam kategori obat mempunyai risiko tinggi) untuk tindakan
terapi (medication) hanya pada psien yang membutuhkan
Pengertian 2. Obat High Alert adalah obat-obatan yang secara khusus terdaftar
dalam kategori obat mempunyai risiko tinggi yang dapat
menyebabkan kerusakan secara serius (harm) apabila terjadi
kesalahan (medication error) dalam penanganannya.

1. Tersedianya prosedur penggunaan obat high alert secara benar dan


terkendali
2. Terwujudnya keamanan dalam penggunaan obat kategori high
Tujuan alert
3. Tercapainya program patient safety dalam penggunaan obat
kategori high alert di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Rahayu Medika
Srono
Keputusan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak Rahayu Medika
Kebijakan Srono Nomor : RS.RM/001.8/KEP/2019 Tentang Pelayanan Pasien
Rumah Sakit Ibu dan Anak Rahayu Medika Srono
A. Persiapan
Penampilan petugas : kerapian pakaian seragam , dan kelengkapan
atribut
Prosedur B. Pelaksanaan :
1. Instruksi dokter untuk penggunaan obat kategori high alert
pada instruksi pengobatan pasien (dalam rekam medik pasien)
2. Melakukan pemeriksaan stok obat high alert pada lemari
penyimpan pasien (bila tersedia secara unit dose dispensing

SPO PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT 1


PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


227/SPO/Bid.Jang/I/2019 0 2/3
(UDD), atau pada lemari penyimpanan obat khusus high alert
yaitu lemari obat, lemari pharmaceutical refrigenerator (lemari
pendingin) sesuai dengan jenis obat yang dibutuhkan
3. Pemeriksaan kebenaran obat high alert yang akan digunakan
dan alat kesehatan pendukung (jika diperlukan) dengan prinsip
7 (tujuh) benar yaitu:
a. Benar obat
b. Benar dosis
c. Benar aturan pakai dan waktu pemberian
d. Benar rute pemberian
e. Benar pasien
f. Benar informasi
g. Benar dokumentasi
4. Ambil obat high alert dari tempat yaitu: dari lemari
penyimpanan obat pasien bila obat tersedia dalam system
UUD. Apabila obat high alert hanya tersedia dalam lemari
penyimpanan bertanda khusus sebagai persediaan stok baku
(dalam jumlah terbatas), maka dilakukan pencatatan pada stok
obat secara benar dan lengkap pada kolom isian kartu stok
obat:
a. Tanggal pengambilan
b. Jumlah yang diambil
c. Nama pasien yang menggunakan
d. Nama dan paraf petugas yang mengambil
e. Jumlah sisa stok akhir obat
5. Penyimpanan obat high alert yang akan digunakan dengan
prosedur:
a. Untuk penggunaan oabt high alert menggunakan jalur
parentral
(intavena/intratekal/intramuscular/intraperitoneal)baik
dalam bentuk balus maupun drip dilakukan dengan
menggunakan prosedur pelarutan obat injeksi high alert
secara aseptis
b. Untuk penggunaan oabt high alert yang menggunakan
jalur non perentral (oral/rectal/sublingual) dalam bentuk
sediaan tablet/kapsul/sirup/suppose maka dilakukan

SPO PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT 2


PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


227/SPO/Bid.Jang/I/2019 0 3/3
Pemberian label etiket pada kemasan obat yang akan
digunakan.
1) Nama pasien
2) Nomor rekam medik
3) Nama obat
4) Dosis obat
5) Rute pemeberian
6) Waktu dan frekuensi pemberian
6. Pemeriksaan akhir oleh “petugas” yang berbeda atau oleh
penanggung jawab kegiatan dengan poin penilaian
a. Benar obat
b. Benar dosis
c. Benar waktuudan frekuensi pemberian
d. Benar rute pemberian
e. Benar pasien
f. Benar informasi
g. Benar dokumentasi
C. Hal yang harus diperhatikan
Pencatatan dan pendokumentasian obat dalam formulir catatan
pemberian dan pemantauan obat pasien

Inatalasi Farmasi, HCU, OK, Ruang Rawat Inap, Ruang Kamar


Unit Terkait
Bersalin, Ruang Perinatology, IGD

SPO PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT 3