Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN AKHIR

PRAKTIK KOMUNITAS LINTAS PROFESI KESEHATAN

Disusun Oleh :
Kelompok 12

Dede Giri Saputri 11194761920045 Farmasi


Muhammad Maulana 11194761920056 Farmasi
Nurlisani 11194761920063 Farmasi
Yutta Endah Mularati 11194761920077 Farmasi
Aulia Azizah 11194441920118 Kebidanan
Lidya Narulita 11194441920132 Kebidanan
Melinda Herlina Sari 11194441920093 Kebidanan
Oktafia Nita 11194441920140 Kebidanan
Ainun Jariah 11194561920075 Keperawatan
Nor Aida Firiani 11194561920099 Keperawatan

INTEGRATED COMMUNITY DEVELOPMENT WITH

INTERPROFESSIONAL EDUCATION

UNIVERSITAS SARI MULIA

2020
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN AKHIR
PRAKTIK KOMUNITAS LINTAS PROFESI KESEHATAN

Tempat:
Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk

Tanggal:
08 Februari 2020

Menyetujui,
Dosen Pembimbing Pembimbing Lapangan

(Dyan Fitri Nugraha, S.Farm., M.Si., Apt) (Ricca Ranti., S.Kep., Ns)
NIK. 1166092018126 NIK. 198407052009042009

Mengetahui,

Dekan Fakultas Kesehatan Koordinator Integrated Community


Development with Interprofessional
Education

(H. Ali Rakhman Hakim, M.Farm., Apt) (Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi, Ns., MNS)
NIK. 1166012015073 NIK. 1166092015086

ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat, nikmat, karunia dan petunjuk-Nya yang tiada terkira sehingga kami dapat
menyelesaikan laporan akhir ini. Pada penyusunan proposal program usulan
mahasiswa dan laporan akhir ini kami banyak mendapat bantuan, bimbingan,
motivasi dan do’a dari berbagai pihak, maka dengan penuh kerendahan hati, kami
bermaksud mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Ibu Dr. RR. Hj. Dwi Sogi Sri R, S.KG., M.Pd selaku Ketua Yayasan Indah
Banjarmasin.
2. Bapak Dr. H. R. Soedarto WW, Sp.OG selaku Rektor Universitas Sari Mulia
Banjarmasin.
3. Ibu Anggrita Sari, M.Pd., M.Kes selaku Wakil Rektor I Universitas Sari Mulia
Banjarmasin.
4. Bapak Hariadi Widodo, S.Ked., M.PH selaku Wakil Rektor II Universitas Sari
Mulia Banjarmasin.
5. Bapak Dr. Ir. Agustinus Hermino Superma Putra, M.Pd selaku Wakil Rektor III
Universitas Sari Mulia Banjarmasin.
6. Bapak H. Ali Rakhman Hakim, M.Farm., Apt selaku Dekan Fakultas
Kesehatan Sari Mulia Banjarmasin.
7. Ibu Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi, Ns., MNS selaku Koordinator Integreted
Community Development with Interproffesional Education yang telah
memfasilitasi kegiatan program lintas profesi
8. Bapak Noval, M.Farm., Apt selaku Ketua Jurusan Kefarmasian Universitas
Sari Mulia Banjarmasin.
9. Ibu Ika Mardiatul Ulfa,SST., M.Kes Ketua Jurusan Kebidanan Universitas Sari
Mulia Banjarmasin
10. Bapak Mohammad Basit S.Kep., Ns., MM Ketua Jurusan Keperawatan
Universitas Sari Mulia Banjarmasin
11. Bapak Dyan Fitri Nugraha, S.Farm., M.Si., Apt selaku Dosen Pembimbing
Lintas Profesi yang senantiasa memberikan arahan, bimbingan dan dukungan
dalam penyelesaian program mahasiswa ini
12. Ibu Ricca Ranti., S.Kep., Ns selaku Pembimbing Lapangan yang senantiasa
memberikan arahan, bimbingan dan dukungan dalam penyelesaian program
mahasiswa ini

iii
13. Ibu Dyan Fitri Nugraha, S.Farm., M.Si., Apt selaku Dosen Pembimbing Bidang
Kefarmasian
14. Ibu SST., M.Kes selaku Dosen Pembimbing Bidang Kebidanan
15. Bapak Yunina Elasari S.Kep., Ns.,M.Kep selaku Dosen Pembimbing Bidang
Keperawatan
16. Bapak selaku Ketua RT.10 Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk,
Banjarmasin
17. Kedua orang tua dan segenap keluarga yang selalu memberikan do’a dan
motivasi pada kami yang tiada terhingga untuk menyelesaikan program ini.
18. Teman-teman lintas profesi kelompok 12 yang tidak dapat disebutkan satu per
satu yang telah bersedia untuk berdiskusi dan saling memberikan motivasi
satu sama lain.
Semoga kebaikan Bapak dan Ibu serta teman-teman terbalaskan oleh yang
Maha Kuasa. Kami menyadari bahwa dalam kegiatan dan pembuatan laporan ini
masih banyak memiliki kekurangan sehingga kami mengharapkan saran dan kritik
yang membangun demi kesempurnaan. Kami berharap program yang kami
jalankan kemarin bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di Desa Gudang
Hirang, khususnya untuk RT.10 Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk

Banjarmasin, 9 Februari 2020

Kelompok 12

iv
DAFTAR ISI
Halaman Sampul .............................................................................................. i
Lembar Pengesahan......................................................................................... ii
Kata Pengantar ................................................................................................. iii
Daftar Isi ........................................................................................................... v
Daftar Tabel ...................................................................................................... vi
Daftar Lampiran ................................................................................................ v
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................. 1
A. Latar Belakang .............................................................................. 1
B. Tujuan ........................................................................................... 2
C. Manfaat ......................................................................................... 2
BAB II ISI ....................................................................................................... 3
A. Identifikasi Permasalahan .............................................................
B. Analisis Masalah ...........................................................................
C. Prioritas Masalah...........................................................................
D. Rencana Program .........................................................................
E. Rangkuman Kegiatan ....................................................................
F. Rencana Lanjutan .........................................................................
G. Dokumentasi .................................................................................
BAB III PENUTUP ...........................................................................................
A. Kesimpulan ...................................................................................
B. Saran ............................................................................................
Lampiran...........................................................................................................

v
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1. Analisis Masalah .............................................................................
Tabel 2.2. Prioritas Masalah ............................................................................
Tabel 2.3 Tabulasi Program Kegiatan ............................................................

vi
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu penyakit tidak menular yang menjadi beban dan memiliki
prevalensi tinggi dalam masalah kesehatan di Dunia yaitu hipertensi.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang didefinisikan
sebagai peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal (Dipiro,
2015). Peningkatan tekanan darah pada hipertensi sistolik sama dengan
atau diatas 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik sama dengan atau
diatas 90 mmHg (Damayantie, 2018).
Menurut World Health Organization (WHO) 2015, sekitar 1,13 Miliar
orang di dunia menderita hipertensi, atau artinya 1 dari 3 orang di dunia
telah terdiagnosa hipertensi. Jumlah penderita hipertensi pada tahun 2025
diperkirakan terus meningkat menjadi 1,5 Miliar penderita hipertensi (WHO,
2015).
Indonesia memiliki penderita hipertensi Sekitar 18-28,6% dari
keseluruhan jumlah penduduk dengan usia penderita diatas 20 tahun
(Yusuf dkk, 2015). Kalimantan Selatan merupakan provinsi di Indonesia
yang menempati urutan tertinggi kedua untuk prevalensi hipertensi yaitu
sebanyak 30,8% (Ayuchecaria dkk, 2018). Penderita hipertensi di
Kalimantan Selatan telah mengalami pergeseran usia, karena saat ini tidak
hanya umur diatas 40 yang dapat menderita hipertensi tetapi umur dibawah
30 tahun juga dapat menderita hipertensi (Yusuf dkk, 2015).
Hipertensi dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti faktor genetik,
obesitas, kelebihan asupan natrium, dislipidemia, kurangnya aktivitas fisik,
dan defisiensi vitamin D, serta gaya hidup. Selain itu, rendahnya
pengetahuan tentang hipertensi juga dapat menjadi penyebab utama tidak
terkontrolnya tekanan darah (Sudarso dkk, 2017).
Tekanan darah yang tidak terkontrol ini dapat menyebabkan
kerusakan pada organ lainnya, seperti jantung, mata, ginjal, otak dan
pembuluh darah besar hingga dapat menyebabkan kematian (Kusuma,
2017). Menurut WHO, diketahui 25% diantara penderita hipertensi
mendapatkan pengobatan, tetapi hanya terdapat 12,5% yang dapat
diaobati (Sartik, 2017). Hal ini karena adanya pengaruh dari kepatuhan
pasien dalam menjalani pengobatan. Kepatuhan dalam menjalani

1
pengobatan hipertensi merupakan faktor penting dalam mengontrol
tekanan darah pada pasien hipertensi, karena ketidakpatuhan dapat
menyebabkan kegagalan terapi (Ayuchecaria dkk, 2018).
Berdasarkan data yang didapatkan dari Puskesmas Sungai Tabuk
I prevalensi 10 penyakit tertinggi di desa Sungai Tabuk salah satunya
hipertensi. Desa Gudang Hirang termasuk desa yang memiliki prevalensi
hipertensi yang tinggi ini juga didukung dari data yang didapatkan dari
kuisioner pada pendataan yang telah dilakukan. Hal yang dapat
menyebabkan tingginya prevelensi hipertensi di desa ini yang paling tinggi
adalah pengetahuan masyarakat terkait hipertensi dan kepatuhan
pengobatan yang masih rendah.
Penyuluhan kesehatan dapat dilakukan dengan mengubah gaya
hidup dilakukan bagi orang penderita hipertensi untuk memperkecil resiko
kematian. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengontrol berat
badan, olahraga, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, membatasi
mengkonsumsi makanan berlemak, mengurangi asupan garam, tidak
merokok dan hidup teratur. Selain dengan perubahan gaya hidup,
hipertensi juga dapat dikurangi dengan menggunakan tanaman sebagai
pengobatan lain yang lebih ekonomis dan minim efek samping (Yulianti,
2019).
Tanaman yang terdapat dialam banyak menjadi alternatif dalam
pengobatan suatu penyakit. Di indonesia, banyak tanaman yang telah
digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Salah satu buah
yang secara tradisional digunakan sebagai obat adalah buah pisang
ambon. Buah pisang ambon merupakan salah satu tanaman yang dapat
menurunkan tekanan darah. Pada penderita hipertensi kandungan kalium
dalam pisang ambon dapat melancarkan pengiriman oksigen ke otak
(Smart, 2015)
Oleh karena itu, kami melakukan suatu program dengan tema “Satu
Hari Mengenal Hipertensi” yang dapat meningkatkan pengetahuan dan
kepatuhan dalam pengobatan hipertensi serta dapat memberikan informasi
mengenai manfaat buah pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah
kepada masyarakat di desa Gudang Hirang RT. 10.

2
B. Tujuan
Berdasarkan latar belakang diatas, maka tujuan yang diinginkan yaitu:
1. Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan
2. Memberikan informasi mengenai penyakit Hipertensi dan terapi
komplementer yang didapatkan yaitu buah Pisang Ambon
3. Memberikan sosialisasi manfaat dari Program Satu Hari Mengenal
Hipertensi.

C. Manfaat
Berdasarkan tujuan diatas, maka manfaat yang hendak diberikan yaitu:
1. Masyarakat sekitar akan lebih paham tentang pentingnya menjaga
kesehatan
2. Dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dan mengerti mengenai
penyakit Hipertensi
3. Dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manajemen obat
yang baik
4. Dapat memberikan pengetahuan tentang manfaat buah Pisang Ambon
untuk menurunkan Hipertensi yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan
menyusui
5. Dapat meningkatkan derajat kesehatan masyrakat

3
BAB II
ISI

A. Identifikasi Permasalahan
Permasalahan dari masyarakat yang berada di RT.10 Desa Gudang
Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Banjarmasin yaitu Hipertensi yang dialami
oleh sekitar 7 orang penderita yang diketahui berdasarkan hasil observasi dan
analisis yang digali oleh mahasiswa lintas profesi melalui kuisioner dengan
metode wawancara sederhana secara langsung ke rumah masyarakat
setempat. Permasalahan yang ditemukan juga berdasarkan hasil identifikasi
dari pola hidup masyarakat dengan keluhan yang pernah di rasakan
masyarakat tersebut.

B. Analisis Masalah
Analisis masalah ini memuat beberapa penyebab dan dampak dari
masalah masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang berdasarkan
lintas profesi mahasiswa. Analisis masalah yang ditemukan tertera pada tabel
dibawah ini:
Tabel 2.1. Analisis Masalah
Disiplin Ilmu
No. Masalah Penyebab Dampak
yang terlibat
1. Obat antibiotik Kefarmasian Kurangnya Resistensi
tidak di tingkat antibiotik di
konsumsi pengetahuan dari kemudian
sampai habis masyarakat hari
2. Penderita Keperawatan, Riwayat Tekanan
hipertensi pada Kefarmasian keluarga, pola darah tidak
masyarakat konsumsi akan
sekitar tidak makanan yang terkontrol
rutin konsumsi kurang sehat dan dengan baik
obat asumsi buruk
dari penderita
3. Batuk pilek Kebidanan, Faktor cuaca dan
pada anak keperawatan kondisi tubuh

4
Disiplin Ilmu
No. Masalah Penyebab Dampak
yang terlibat
dan anak yang
kefarmasian kurang sehat

C. Prioritas Masalah
Berdasarkan hasil analisis masalah yang ada di RT.10 Desa Gudang
Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk didapatkan prioritas masalah tertera pada
tabel dibawah ini:
Tabel 2.2. Prioritas Masalah
Prioritas Masalah Jenis Masalah
Penting, mendesak, dapat 1. Obat hipertensi tidak rutin di minum
ditangani melalui suatu 2. Antibiotik yang tidak habis
program reguler
Penting, tidak mendesak, 1. Batuk pilek pada anak
perlu dipantau
perkembangannya dan dapat
ditangani kapan saja

Beberapa permasalahan tersebut disimpulkan bahwa hipertensi dan


penggunaan antibiotik yang salah di masyarakat RT.10 perlu penanganan
lebih lanjut berdasarkan pertimbangan angka kejadian di wilayah cukup
tinggi dan harus segera di tangani melalui edukasi ke masyarakat dengan
program penyuluhan kesehatan.

D. Rencana Program
1. Daftar Rencana Program
a. Pemberdayaan Masyarakat
Melakukan pendekatan dengan sesepuh desa yaitu dengan
Bapak ketua RT.10 Desa Gudang Hirang Kec. Sungai Tabuk untuk
mengajak warga bekumpul mengikuti sosialisasi kesehatan tentang
hipertensi, tumbuhan yang baik dikonsumsi untuk penderita hipertensi
dan senam antihipertensi.
b. Kemitraan
1) Kemitraan antara mahasiswa dengan kepala Desa Gudang Hirang

5
2) Kemitraan antara mahasiswa dengan Ketua RT.10 Desa Gudang
Hirang
3) Kemitraan antara mahasiswa dengan pihak Puskesmas Desa
Gudang Hirang

c. Pengelolaan Masyarakat
Pendampingan pola hidup sehat dengan program satu hari
mengenal hipertensi dapat menurunkan dan mengontrol kejadian
hipertensi, bermula dari mensosialisasikan tentang penyakit hipertensi
seperti penyebab, tanda gejala dan komplikasi, dan pemberian
informasi mengenai tumbuhan yang baik dikonsumsi untuk menurunkan
tekanan darah serta mensimulasikan senam anti hipertensi dan diikuti
langsung oleh warga RT.10 Desa Gudang Hirang, hingga pemantauan
keberhasilan (masyarakat bisa merubah perilaku untuk pola hidup sehat
untuk mengurangi penyakit hipertensi di RT tersebut).
2. Rencana Program Utama
a. Rincian Program
Program yang akan kami lakukan yaitu Satu Hari Mengenal
Hipertensi. Berikut rincian pelaksanaan program :
1) Mensosialisasikan kepada warga RT.10 Desa Gudang Hirang Kec.
Sungai Tabuk bahwa akan dilakukan Pendidikan kesehatan dan
Demonstrasi Pembuatan Puding Daun Sirsak
2) Mengumpulkan warga pada satu tempat yang memungkinkan
dilakukan penyuluhan dan demontrasi
3) Memberikan materi pendidikan kesehatan mengenai Hipertensi,
seperti tanda gejala klasifikasi komplikasi dsb.
4) Menjelaskan bagaimana manajemen obat yang baik
5) Menjelaskan manfaat dan efek samping tanaman berupa buah
pisang ambon untuk menurunkan tekanan darah
6) Mempraktikkan secara langsung bagaimana senam antihipertensi
dilakukan

6
b. Sasaran Program
Sasaran dari program ini adalah warga RT.10 Desa Gudang
Hirang Kec. Sungai Tabuk yang memiliki riwayat penyakit Hipertensi,
program yang akan dilakukan sesuai dengan masalah kesehatan yang
ada pada wilayah RT.10, Program Satu Hari Mengenal Hipertensi
tersebut selain bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai
hipertensi namun juga dapat mengubah gaya hidup masyarakat menjadi
lebih sehat.

3. Tabulasi Program Kegiatan


Tabel 2.3. Tabulasi Program Kegiatan
Tanggal (2020)
No Kegiatan Januari Februari
13 14 - 18 28 – 29 05 6 – 14
1 Survei Lokasi
2 Pendataan
3 Analisis da
Identifikasi
masalah
4 Penyusunan
Prioritas
5 Pendekatan
6 Sosialisasi
Program
5 Implementasi
Kegiatan
6 Penyusunan
Laporan Akhir

4. Rangkaian Kegiatan Proposal Program Usulan Mahasiswa


(terlampir)

7
E. Rangkuman Kegiatan
Pertama kami melakukan survei tempat didesa gudang hirang RT.10
pada tanggal 13 Januari 2020 kemudian kami melakukan pendataan kerumah
rumah warga sambil memberikan konseling tentang kesehatan salah satunya
adalah memeriksa tekanan darah serta menyimpulkan hasil pendataan
terhadap penyakit yang banyak di derita warga sekitar untuk
mengimplementasikan hasil pendataan yang telah dilakukan pada tanggal 08
Februari 2020.

F. Rencana Lanjutan
Setelah dilakukan implementasi program kegiatan “Satu Hari Mengenal
Hipertensi” dapat di evaluasi, dikembangkan dan dilanjutkan secara optimal
oleh mahasiswa tingkat selanjutnya.
G. Dokumentasi

8
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
program kegiatan “Satu Hari Mengenal Hipertensi” berjalan dengan lancar dan
sesuai ekspektasi. Selanjutnya, akan di evaluasi dan dikembangkan serta
dilanjutkan secara optimal oleh mahasiswa tingkat selanjutnya.
B. Saran
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan diharapkan program
tersebut dapat dikembangkan seoptimal mungkin dan kegiatan Integrated
Community Development With Interprofessional Education lebih terakomodir
lagi, sehingga kegiatan bisa lebih baik lagi. Selanjutnya, untuk pendanaan
kegiatan lebih bisa diperhatikan dan disesuaikan dengan kegiatan yang akan
dilakukan.

9
LAMPIRAN

1. Absensi Mahasiswa

2. Absensi Kegiatan

10
3. Lembar Konsultasi

11
4. Materi Penyuluhan

12
5. Anggaran Biaya Kegiatan
Tabel 3.1 Anggaran Biaya
Satuan
No Rincian Pengeluaran Jumlah Biaya (Rp)
Harga (Rp)
Kegiatan: Pendidikan Kesehatan
1
2
3

13
4
5
6
7
8
Total

14