Anda di halaman 1dari 2

Nama : Nadrotul Umyun

Nim : 34407017074
Kelas : 3B

Perawatan Emboli Paru


Definisi
Mengidentifikasi dan mengelola pasien yang mengalami oklusi sirkulasi pulmonal.
Tindakan
Observasi
- Monitor perubahan status respirasi dan kardiovaskuler (mis. Mengi, hemoptysis, dyspnea,
takipnea, takikardi, sinkop)
- Monitor nyeri dada, bahu, punggung atau nyeri pleura (mis. Intensitas, lokasi, radiasi, durasi, dan
faktor yang memperberat dan mengurangi)
- Monitor gejala oksigenasi jaringan yang tidak adekut (mis. Pucat, sianosis, CRT melambat)
- Monitor bunyi napas tambahan
- Monitor analisa gas darah
- Monitor tanda dan gejala gagal napas (mis. PaO2 rendah, paCO2 meningkat, kelelahan otot
pernapasan)
- Monitor efek samping antikoagulan
Terapeutik
- Pasang kaus kaki elastis, jika perlu
- Pasang kaus kaki kompresi pneumatic intermiten, jika perlu
- Pasang kaus kaki elastis atau kompresi pneumatic intermiten selama 15-20 menit setiap 8 jam
- Hindari akses intervena antekubili
- Lakukan rentang gerak aktif atau pasif
- Ubah posisi setiap 2 jam
Edukasi
- Jelaskan mekanisme terjadi nya emboli paru
- Ajarkan teknik nafas dalam
- Ajarkan pentingnya antikoagulan selama 3 bulan
- Ajarkan pencegahan tromboemboli berulang
- Ajarkan menggerakkan fleksi dan ekstensi 10 kali stiap jam, jika perlu
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian trapi trombolitik (mis. Trepokinase, urokinase, aktivase)
- Kolaborasi pemberianantikoagulan sosis rendah dan/atau anti-platelet dosis tinggi (mis. Heparin,
clopidogrel,warfarin, aspirin, dipiridamol, dekstran)
- Kolaborasi pemeriksaan diagnostic untuk menepis gejala penyakit yang serupa (mis. Infark
miokard akut, pericarditis, diseksi aorta, pneumonia, pneumotorik ulkus peptikum, rupture,
gastritis)