Anda di halaman 1dari 2

SEJARAH PERKEMBANGAN IPA

Zaman Pengembangan (Abad 18-19)

Puncak dari zaman kebangkitan dalam ilmu pengetahuan yang dilandasi filsafat
modern dengan metode ilmiahnya itu, ditandai dengan pesatnya pertumbungan ilmu
pengetahuan dan lahirnya cabang-cabang ilmu pengetahuan serta universitas-universitas di
Eropa.
Zaman pengembangan adalah zaman pesatnya pertumbunhan dan pengembangan
ilmu pengetahuan serta zaman pengkayaan fakta-faka empiri maupun teori-teori lebih dalam
ilmu fisika, seperti: Daniel bernoulli (1700-1782), Leonhard Euler (1707-1783), Charles
Augustine De Coulomb (1736-1806), James Prescott Joule (1818-1889), Thomas Young
(1773-1829), Michael Faraday (1791-1867).
Daniel bernoulli seorang ahli matematika dari swiss, berperan dal;am meletakkan
dasar hidrodinamika pada tahun 1738 dengan menerapkan hukum kekekalan tenaga.
Leonhard Euler merupakan seorang matematikus dan ahli fisika yang teramat brilian
dan ilmuwan terkemuka sepanjang masa. Hasil karyanya mempengaruhi penggunaan semua
bidang fisika dan di banyak bidang rekayasa. Hasil matematika dan ilmiah Euler betul-betul
tak masuk akal. Dia menulis 32 buku lengkap, banyak diantaranya terdiri dari dua jilid,
beratus-ratus artikel tentang matematika dan ilmu pengetahuan. Orang bilang, kumpulan
tulisan-tulisan ilmiahnya terdiri dari lebih 70 jilid! Kegeniusan Euler memperkaya hampir
segala segi matematika murni maupun matematika siap pakai, dan sumbangannya terhadap
matematika fisika hampir tak ada batasnya untuk penggunaan.
Charles Augustin de Coulomb (1736 - 1806) merupakan fisikawan asal Perancis yang
merumuskan gaya tarik menarik antara benda bermuatan listrik yang dinamai sesuai
namanya, yaitu Hukum Coulomb. Pada tahun 1780-an, Charles Coulomb menyelidiki gaya
listrik dengan menggunakan pengimbang torsi. Peralatan yang digunakan Coulomb hampir
sama dengan peralatan Cavendish, yaitu peralatan yang digunakan untuk gaya gravitasi.
James Prescott Joule lahir pada 24 Desember 1818, di Salford, Lancashire, Inggris. Ia
adalah ilmuwan fisika asal Inggris yang telah merumuskan Hukum Kekekalan Energi.
Menurutnya, energi tidak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan. Dengan berbagai riset dan
eksperimen, ia berhasil membuktikan bahwa panas atau kalori merupakan suatu bentuk
energi. Teori ini sekaligus mematahkan teori kalorik, yakni sebuah teori yang menyatakan
bahwa panas adalah zat yang mengalir.
Thomas Young (1773-1829) merupakan seorang ilmuwan Inggris yang menekuni
fisika, kedokteran dan peninggalan purbakala Mesir. Karyanya yang paling menonjol ialah
dalam bidang optik, yaitu penemuan sifat gelombang cahaya melalui pengamatan peristiwa
interferensi. Selain itu, dia juga mempelajari elastisitas dan gejala kapilaritas. Di bidang
sejarah, dia juga ikut berperan dalam menjelaskan tulisan hieroglif Mesir yang ditulis dalam
Rosetta Stone
Michael Faraday lahir tahun 1791 di Newington, Inggris. Penemuan Faraday pertama
yang penting di bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua tahun sebelumnya Oersted telah
menemukan bahwa jarum magnit kompas biasa dapat beringsut jika arus listrik dialirkan
dalam kawat yang tidak berjauhan. Ini membikin Faraday berkesimpulan, jika magnit
diketatkan, yang bergerak justru kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan ini, dia berhasil
membuat suatu skema yang jelas dimana kawat akan terus-menerus berputar berdekatan
dengan magnit sepanjang arus listrik dialirkan ke kawat. Sesungguhnya dalam hal ini Faraday
sudah menemukan motor listrik pertama, suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk
membuat sesuatu benda bergerak. Betapapun primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan
"nenek moyang" dari semua motor listrik yang digunakan dunia sekarang ini. Di tahun 1831,
Faraday menemukan bahwa bilamana magnit dilalui lewat sepotong kawat, arus akan
mengalir di kawat sedangkan magnit bergerak. Keadaan ini disebut "pengaruh elektro
magnetik," dan penemuan ini disebut "Hukum Faraday" dan pada umumnya dianggap
penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.
Zaman pengembangan yang diuraikan di atas, meskipun relatif sangat pendek,
meskipun hanya sekitar 1 abad, namun kaya akan inovasi, serta merupakan era pendewasaan
dan pematangan metode ilmiah serta pengkayaan pengetahuan fenomenologis atau
kegejalaan melalui penelitian-penelitian di laboratorium. Dalam bidang fisika, era ini
merupakan era apa yang disebut fisika klasik, menjelang lahirnya zaman modern.