Anda di halaman 1dari 3

HASIL DAN ANALISIS DATA

Kualitas Air Sungai Bango Berdasarkan Indikator Makrozoobentos


Tabel Hasil Pengamatan Makrozoobentos pada Air Sungai Bango
No Taksa Stasiun Jumlah Skor Kualitas
1 2 3 4 5
1. Larva merutu 0 1 0 1 0 2 2
Sangat
Kotor
Skor Kualitas 2

Skor Kualitas air


0 Luar biasa kotor
1-2,9 Sangat kotor
3-4,9 Kotor
5-5,9 Sedang
6-7,9 Agak bersih-bersih
8-10 Sangat bersih

Tabel 1. Indeks Kualitas Air (Tabel skorsing laboratorium Ekologi)

Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan satu jenis hewan taksa larva mrutu pada stasiun
2 dan 4 yang berjumlah 1 sedangkan pada stasiun 1, 3, 5 tidak terdapat hewan taksa merutu,
sehingga total jumlahnya 2, dengan skor 2 dengan nilai tersebut dapat diketahui kualitas air pada
Sungai Bango adalah sangat kotor.
PEMBAHASAN
Kualitas Air Sungai Bango Berdasarkan Indikator Makrozoobentos
Dalam praktikum yang telah dilakukan di sungai Bango, dengan kondisi alam yang curam
dan lebar, serta arus yang deras, berwarna coklat ditemukan satu jenis taksa yaitu mrutu biasa atau
Chironomid (Orde Diptera, Keluarga Chironomidae) spesien ini merupakan serangga air yang
umumnya disebut cacing darah karena mereka memiliki pigmen darah merah, hemoglobin di
dalam tubuhnya, tetapi tidak semua larva chironomid berwarna merah,adanya hemoglobin
memungkinkan larva memanfaatkan oksigen dengan kadarnya sangat rendah yang dihasilkan dari
polusi organik (Cranston 2004). Spesies tertentu menunjukkan adaptasi dalam ekosistem pada
tingkat trofik yang berbeda, untuk situasi lingkungan yang ekstrim terkait dengan suhu tinggi, pH,
bahan organik, sedimen dan rendahnya oksigen terlarut rendah di antarmuka sedimen air.
Chironomids digunakan sebagai indikator sumber air biologis karena mereka bias mentolerir
lingkungan yang lebih luas dan menahan berbagai jenis dan tingkat polusi. (Armitage et al 1995).
Di antara makrozoobenos Chironomidae adalah kandidat sebagai bioindikator terbaik kualitas
mata air karena mereka biasanya mendominasi fauna musim semi dalam hal kelimpahan dan
jumlah spesies (Lindegaard 1995, Gerecke et al. 1998, Stur dan Wiedenbrug 2006). Dengan
ditemukanya Chironomid menunjukan kualitas sungai yang sangat kotor.
Sungai Bango termasuk DAS Brantas Hulu, Hasil Penentuan Status Mutu Air Sungai-
sungai di Kawasan DAS Brantas Hulu Malang dengan Metode Indeks Pencemaran ( Kep Men LH
No. 115 tahun 2003) Berdasarkan PP No.82 Tahun 200 menunjukkan status mutu airdi kali Bango
yaitu tercemar ringan. Hasil riset yang telah dilakukan pada tahun 1997-2002 terjadi penurunan
kualitas air, hal tersebut juga didukung oleh penelitian yang menunjukkan bahwa kualitas sungai
di kawasan DAS Brantas Hulu Malang dipengaruhi oleh tata guna lahan yang ada di wilayah
tersebut. Berdasarkan Peta Tata Guna Lahan DAS Brantas Hulu, kawasan pemukiman sebenarnya
tidak terlalu mendominasi tata guna lahan pada DAS tersebut. Namun karena letaknya sangat dekat
dengan sungai maka diduga hal ini yang menimbulkan pengaruh terhadap penurunan kualitas air.
Kemudian berdirinya pabrik-pabrik di sepanjang DAS turut memperburuk kondisi kualitas air
secara keseluruhan. Setidaknya tercatat ada 20 pabrik yang berdiri di sepanjang sungai-sungai di
kawasan DAS Brantas Hulu. Berdasarkan hasil tersebut menunjukan bahwa semakin lama
semakin bertambah tinggkat pencemaran yang ada di Sungai Bango jika dibandingkan dengan
hasil penelitian indicator biologi yang dilakukan.

Armitage P. D., Cranston P. S., Pinder L. C. V., 1995 The Chironomidae: the biology and
ecology of non-biting midges. Chapman-Hall, London, 572 pp.

Cranston P. S., 2004 Insecta: Diptera, Chironomidae. In: The freshwater invertebrates of
Malaysia and Singapore. Yule C. M., Yong H. S. (eds), Academy of Sciences
Malaysia, pp. 711–735.

LINDEGAARD, C. 1995. Chironomidae of European cold springs and factors influencing their
distribution.
Journal of Kansas Entomological Society 68(2):108–131.

GERECKE, R., C. MEISCH, F. STOCH, F. ACRI, AND H. FRANZ. 1998. Eucrenon-hypocrenon


ecotone and spring typology in
the Alps of Berchtesgaden (upper Bavaria, Germany). A study of Microcrustacea (Crustacea:
Copepoda, Ostracoda)
and water mites (Acari: Halacaridae, Hydrachnellae). Pages 167–182 in L. Botosaneanu (editor).
Studies in crenobiology. The biology of springs and springbrooks. Backhuys Publishers, Leiden,
The Netherlands.

STUR, E., AND S. WIEDENBRUG. 2006. Familie Zuckmu¨ cken (Chironomidae). Pages 183–
194 in R. Gerecke and H. Franz (editors), Quellen im Nationalpark Berchtesgaden.
Lebensgemeinschaften als Indikatoren des Klimawandels.

yetty, E. Soedharma, D. dan Haryadi, S. 2011. EVALUASI KUALITAS AIR SUNGAI-SUNGAI


DI KAWASAN DAS BRANTAS HULU MALANG DALAM KAITANNYA DENGAN TATA
GUNA LAHAN DAN AKTIVITAS MASYARAKAT DI
SEKITARNYA. JPSL Vol. (1) : 10-15 , Juli 2011