Anda di halaman 1dari 4

MUH.

ADNANDA SUWARSYAH FIQRIH


A031171505 - AKUNTANSI

IMPORTANCE OF MEASUREMENT
Campbell mendefiniskan pengukuran adalah “the assignment of numerals to
represent properties of material systems other thannumbers, in virtue of the laws
governing these properties”. Sedangkan menurut Stevens, pengukuran adalah
“assignment of numerals to objects or events according to the rules”
Dalam akuntansi, kita mengukur laba dengan langkah pertama yaitu
menghitung/menilai modal dan kemudian mengkalkulasikan laba sebagai pertukaran
dalam modal selama periode akuntansi untuk semua kejadian ekonomi
yangmempengaruhi perusahaan

SCALES
Setiap pengukuran dibuat berdasarkan sebuah skala. Sebuah skala dibuat ketika
aturan semantik digunakan untuk menghubungkan pernyataan matematika kepada
objek atau kejadian. Skala menunjukkan informasi apa yang diwakili oleh angka,
sehingga memberikan arti kepada angka tersebut. Menurut Steven, skala dapat dibagi
menjadi nominal, ordinal, interval atau rasio.
 Skala Nominal. Dalam skala nominal, nomor hanya diigunakan sebagai sebuah
label.. Banyak teori yang tidak sependapat dengan skala nominal. Torgerson
menyatakan, “Dalam pengukuran, nomor yang digunakan menunjuk kepada
jumlah atau tingkat kepemilikan dari suatu objek, dan bukan menunjukkan
kepada objek itu sendiri, Sedangkan dalam skala nominal, nomor menunjukkan
kepada objek atau kelompok dari objek”
 Skala Ordinal. Skala ordinal dibuat ketika suatu operasi memeringkat
objeknya sehubungan dengan properti yang diberikan. Kelemahan skala ordinal
adalah interval antar nomor tidak memberitahukan apa - apa tentang perbedaan
kuantitas kepemilikan yang diwakilinya.
 Skala Interval. Skala interval memberikan informasi yang lebih daripada skala
orginal. Tidak hanya memberi peringkat kepada objeknya, tetapi juga jarak
antara interval skalanya diketahui dan sama. Kelemahan skala interval adalah
titik nolnya dibuat dengan bebas.

RMK CHAPTER 5
MUH. ADNANDA SUWARSYAH FIQRIH
A031171505 - AKUNTANSI

 Skala Rasio. Skala rasio adalah skala yang memberikan peringkat kepada
objek atau kejadian, interval antar objek diketahui dan sama, Asal yang unik,
titik nol yang alami, dimana jaraknya dengan objek terakhir diketahui

PERMISSIBLE OPERATION OF SCALES


Salah satu alasan untuk mendiskusikan pengukuran adalah penerapan ilmu
matematika tertentu hanya dapat menggunakan pengukuran tertentu. Skala rasio dapat
digunakan untuk semua operasi aritmatik yang fundamental, yaitu penjumlahan,
pengurangan, pengkalian, dan pembagian. Begitu juga dengan algebra, analisis
geometri, kalkulus, dan metode – metode statistikal. Skala rasio akan tetap
bagaimanapun transformasi penggunaannya
Tidak semua operasi aritmatik dapat digunakan dengan skala interval.
Penjumlahan dan pengurangan masih bisa digunakan dengan skala interval, namun
pengkalian dan pembagian tidak. Tidak ada operasi aritmatik yang dapat digunakan
dengan menggunakan skala ordinal. Kita tidak dapat menjumlah, mengurangi,
mengkali, dan membagi nomor atau interval dengan mengunakan skala ini. Oleh
karena itu, skala ordinal hanya dapat memberikan informasi yang terbatas

TYPES OF MEASUREMENT
Proses pengukuran sama dengan pendekatan ilmiah pada teori konstruksi dan
pengujian. Campbell membaginya kedalam dua jenis yaitu fundamental dan turunan.
pengukuran fiat yang diungkapkan oleh Togerson, berikut penjelesannya :
 Pengukuran Fundamental. Pengukuran dimana angka - angka bisa diterapkan
pada benda dengan mengacu pada hukum alam dan tidak bergantung pada
pengukuran variabel apapun. Hal - hal seperti panjang, hambatan listrik, nomor,
dan volume merupakan hal - hal yang bisa diukur.
 Pengukuran Turunan. Menurut Campbell, sebuah pengukuran turunan
merupakan pengukuran yang bergantung dari pengukuran dua atau lebih benda
lain. contohnya adalah pengukuran kepadatan, yang bergantung pada
pengukuran massa dan volume.

RMK CHAPTER 5
MUH. ADNANDA SUWARSYAH FIQRIH
A031171505 - AKUNTANSI

 Pengukuran Formal. Ini adalah tipe pengukuran dalam ilmu sosial dan
akuntansi, menggunakan definisi yang dibangun secara acak untuk
dihubungkan dengan hal - hal yang bisa diamati dengan pasti (variabel) pada
konsep yang telah ada, tanpa perlu teori konfirmasi untuk mendukung
hubungan tersebut. Sebagai contoh, dalam akuntansi kita tidak tahu bagaimana
cara untuk mengukur konsep keuntungan secara langsung.

RELIABILITY AND ACCURACY


Sumber-sumber Kesalahan
 Operasi pengukuran ditetapkan dengan kurang tepat.
 Pengukur.
 Instrumen.
 Lingkungan.
 Atribut tidak jelas.
 Risk and uncertainty.

Pengukuran yang Dapat Diandalkan


Keandalan merujuk pada konsistensi yang terbukti dari baik suatu operasi untuk
menghasilkan hasil yang membanggakan maupun dari hasil itu sendiri dalam
penggunaan tertentu. Gagasan keandalan mencakup dua aspek: akurasi dan kepastian
dari suatu pengukuran dan kepercayaan perwakilan akan pernyataan dengan
hubungannya dengan transaksi ekonomi dan peristiwa yang terjadi. Aspek
pengukurannya fokus pada presisi dari pengukuran.

Pengukuran yang Akurat


Meskipun suatu prosedur pengukuran mungkin sangat handal, memberikan
hasil yang sangat akurat, pengukuran tersebut bisa jadi tidak menghasilkan hasil yang
akurat. Konsistensi dari hasil, presisi dan kehandalan belum tentu menghasilkan
akurasi. Alasannya adalah akurasi berhubungan dengan seberapa dekat suatu
pengukuran dengan nilai sebenarnya (true value) dari atribut yang diukur.

RMK CHAPTER 5
MUH. ADNANDA SUWARSYAH FIQRIH
A031171505 - AKUNTANSI

MEASUREMENT IN ACCOUNTING
Pengukuran pada akuntansi termasuk pada kategori pengukuran turunan untuk
kapital dan profit. Profit pada akuntansi termasuk turunan, menurut standar akuntansi
internasional dari perubahan pada kapital dengan fair-value dari aset bersih. Nilai
kapital diturunkan dari nilai bersih pengukuran fair value aset dan kewajiban sehingga
kita harus mengukur nilai awal kapital, nilai pendapatan yang diterima, penggunaan
kapital, perubahan pada fair value pada aset bersih. Penambahan kapital selama periode
tersebut akan mengukur laba pada periode tersebut, yang datang dari berbagai sumber,
seperti operasi dan pengukuran-kembali.

MEASUREMENT ISSUES FOR AUDITOR


Keberadaan metode penilaian alternatif untuk beberapa aset menciptakan
masalah bagi auditor. Mungkin ada banyak nilai aset berbeda yang dapat diterima oleh
auditor jika metode penilaian diterapkan secara tepat dan konsisten, asumsi yang
masuk akal digunakan, dan data yang digunakan untuk menghasilkan penilaian itu
valid.

RMK CHAPTER 5