Anda di halaman 1dari 31

RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)

PELAYANAN GIZI
UPT PUSKESMAS TALUN

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR


DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR
TAHUN 2019
KATA PENGANTAR

Tujuan Puskesmas adalah Memberikan pelayanan kesehatan melalu iupaya


penyelenggaraan kesehatan masyarakat dan perorangan yang mengutamakan upaya
promotif dan preventi funtuk mencapai derajat kesehatan yang optimal
Sebagai upaya memenuhi target dalam memberikan pelayanan diharapkan
adanya suatu sistim yang terarah yang berisi susunan rencana kegiatan pokok
Puskesmas yang akan dilakukan selama satu tahun yang dikenal dengan nama RUK.
RUK berfungsi mengontrol atau memberi petunjuk bagi petugas untuk
melaksanakan kegiatan, di mana dan bagaimana kegiatan itu di laksanakan.
RUK Program Gizi ini telah selesai kami susun berkat bantuan dari semua pihak,
untuk itu kepada semua pihak yang membantu menyelesaikan RUK ini kami ucapkan
terima kasih.Mudah-mudahan RUK ini dapat di pergunakan sebagai bahan yang bisa di
pertimbangkan sebagai alat pemantau program.
Usul dan saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan penyusunan RUK di
masa yang akan datang.

Talun, 12 Januari 2019


Mengetahui,
Kepala UPT Puskesmas Talun PelaksanaProgram

dr.HETI CANDRA SUSANTI RENY SISKHA WIEDHOWATI, S.Gz


NIP. 19770427 200901 2 003 NIP.19820928 200501 2013

ii
DAFTAR ISI

COVER ................................................................................................................ i
KATA PENGANTAR ............................................................................................. ii
DAFTAR ISI.......................................................................................................... iii
BAB IPENDAHULUAN ......................................................................................... 1
A. Latar Belakang ...................................................................................... 1
B. Tujuan ................................................................................................... 1
C. Ruang Lingkup Kegiatan ....................................................................... 2
BAB II ANALISA SITUASI .................................................................................... 3
A. Identitas Puskesmas ............................................................................. 3
B. Data Geografis ...................................................................................... 3
C. Data Demografis ................................................................................... 5
D. Data Sumber Daya ................................................................................ 5
E. Sarana Penunjang Di Wilayah Kerja ..................................................... 6
BAB III HASIL PENCAPAIAN ............................................................................... 7
A. Identifikasi Masalah ............................................................................... 7
B. Penentuan Prioritas Masalah ................................................................ 7
BAB IV ANALISA MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH ............................. 8
A. Analisa Penyebab Masalah ................................................................... 8
B. Penentuan Prioritas Penyebab Masalah ............................................... 10
C. Cara Pemecahan Masalah .................................................................... 11
BAB V PENYUSUNAN RENCANA USULAN KEGIATAN .................................... 13
BAB VI PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN ....................... 17
BAB VII PENUTUP............................................................................................... 19

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat
kesehatan yang optimal. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan
fasilitas kesehatan primer, yang melayani pasien dengan berbagai masalah
kesehatan termasuk masalah gizi.Tingginya masalah gizi dan penyakit yang
terkait dengan gizi di masyarakat memerlukan penanganan paripurna, namun
dengan keterbatasan berbagai faktor pendukung, maka penanganan masalah
tersebut belum optimal.
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menyebutkan
tujuan perbaikan gizi adalah untuk meningkatkan mutu gizi perorangan dan
masyarakat. Mutu gizi akan tercapai antara lain melalui penyediaan pelayanan
kesehatan yang bermutu dan profesional di semua institusi pelayanan kesehatan.
Salah satu pelayanan kesehatan yang penting adalah pelayanan gizi di
Puskesmas, baik pada Puskesmas Rawat inap maupun Puskesmas Non Rawat
Inap.Pendekatan pelayanan gizi dilakukan melalui kegiatan spesifik dan sensitif,
sehingga peran program dan sector terkait harus berjalan sinergis.Pembinaan
tenaga kesehatan/tenaga gizi puskesmas dalam pemberdayaan masyarakat
menjadi hal yang sangat penting.Pelayanan gizi di Puskesmas terdiri dari kegiatan
pelayanan gizi di dalam gedung dan di luar gedung.Pelayanan gizi di dalam
gedung umumnya bersifat individual, dapat berupa pelayanan promotif, preventif,
kuratif dan rehabilitatif. Kegiatan di dalam gedung juga meliputi perencanaan
program pelayanan gizi yang akan dilakukan di luar gedung. Sedangkan
pelayanan gizi di luar gedung umumnya pelayanan gizi pada kelompok dan
masyarakat dalam bentuk promotif dan preventif.
Untuk melaksanakan pelayanan gizi yang optimal di UPT Puskesmas Talun,
maka kami mencoba membuat RUK kegiatan program gizi, dengan harapan
supaya program gizi dapat terlaksana dengan baik.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Meningkatkanpelayanan gizi yang bermutu dan pencapaian program gizi di UPT
Puskesmas Talun dan jejaringnya
2. Tujuan Khusus
a. Adanya acuan pelaksanaan pelayanan gizi di dalam gedung
b. Adanya acuan pelaksanaan program gizi di luar gedung

1
c. Meningkatkan cakupan program gizi
d. Adanya acuan monitoring dan evaluasi pelayanan gizi di Puskesmas

C. Ruang Lingkup Kegiatan


1. Kebijakan Pelayanan Gizi di Puskesmas
2. Pelayanan Gizi di Dalam Gedung
3. Pelayanan Gizi di Luar Gedung
4. Pencatatan dan Pelaporan
5. Monitoring dan evaluasi

2
BAB II
ANALISA SITUASI

A. Identitas Puskesmas
Puskesmas Talun terletak di Jalan Raya Talun Nomor 38 kelurahan Talun,
Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, dengan nomor telepon (0342) 691032 dan
Kode Pos 66183. Puskesmas Talun merupakan puskesmas rawat inap dengan
kapasitas 6 tempat tidur. Letak Puskesmas Talun jika dibandingkan dengan
beberapa tempat yang memiliki fasilitas kesehatan adalah sebagai berikut:
1. Desa terjauh kurang lebih 8 km
2. Ibu Kota Kabupaten Blitar (di Kecamatan Kanigoro) 15 km
3. Kota Blitar 16 km
4. RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar 2.5 km
5. RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar 18 km
6. RSU An Nisaa 1 km
7. Klinik Mitra medika 5 km
8. Puskesmas Wlingi 4 km
9. Puskesmas Gandusari 7 km
10.Puskesmas Garum 7 km

B. Data Geografis
1. Perbatasan.
Wilayah kerja Puskesmas Talun berbatasan dengan :
a. Sebelah timur : Kecamatan Wlingi
b. Sebelah utara : Kecamatan Gandusari
c. Sebelah selatan : Kecamatan Selopuro dan Sutojayan
d. Sebelah barat : Kecamatan Garum dan Kanigoro

2. Wilayah Kerja
Wilayah kerja Puskesmas Talun mencakup desa:
LUAS WAKTU
JUMLAH
NO DESA/KELURAHAN WILAYAH TEMPUH
RW/Rt
Km2 Menit
1 Tumpang 4.03 8/31 20
2 Jabung 2.89 2/8 15
3 Jeblog 2.43 4/18 15
4 Bendosewu 4.99 8/35 10
5 Duren 2.33 5/12 10
6 Sragi 1.37 5/13 10
7 Wonorejo 3.49 7/28 10
8 Pasirharjo 2.86 12/43 10
9 Kendalrejo 7.62 2/15 15
10 Kamulan 4.33 6/13 10
11 Talun 4.41 8/22 2
3
12 Bajang 4.12 8/24 10
13 Kaweron 2.91 7/21 15
14 Jajar 2.00 4/11 10

3. Peta Wilayah

Keterangan :
: Kantor Desa
: Puskesmas
: Pustu
: Polindes
: Ponkesdes
: Jalan Raya
: RelKeretaApi
: Batas Desa
: Batas Kecamatan
: Sungai Brantas

4
C. Data Demografis
Data jumlahpendudukseluruhnyaberdasarkanjeniskelamin, kelompokumur.
JumlahPendudukKeseluruhan : 63471 Jiwa.
LAKI-LAKI USIA PEREMPUAN
407 0-1 406
1040 1–4 1051
2427 5–9 2354
2418 10 – 14 2386
2320 15-19 2134
2081 20-24 1941
2084 25-29 2071
2270 30-34 2112
2445 35-39 2550
2561 40 – 44 2613
2546 45-49 2672
2303 50-54 2449
2028 55-59 2173
1540 60-64 1478
3114 > 65 3497

D. Data SumberDaya
Data sumber daya Puskesmas (termasuk Puskesmas Pembantu dan Bidan di
desa) mencakup :
NON
NO URAIAN PNS MAGANG JUMLAH
PNS
Dokter/ drg
1 Spesialis 0 0 0 0
2 DokterUmum 1 0 0 1
3 Dokter Gigi 1 0 0 1
4 Perawat 5 4 5 14
5 Perawat Gigi 0 0 0 0
6 Bidan 16 0 8 24
7 Apoteker 0 0 0 0
7 Asisten Apoteker 1 0 0 1
8 Gizi 1 0 0 1
9 Sanitarian 0 0 0 0
Asisten
10
perawat/bidan, 0 0 0 0
11 Analis Kesehatan 1 0 1 2
12 Rekam Medik 0 0 0
13 Adminitratif 2 0 2 4
14 Lainnya 0 1 3 4
JUMLAH 31 5 14 52

E. SaranaPenunjang di WilayahKerja
1. Sarana Pendidikan
- Taman kanak – kanak (TK) : 53
- SekolahDasar (SD) / MI : 32 / 9
- Sekolah Menengah Pertama (SMP) / MTS : 7/4
- Sekolah Menengah Atas (SMA) / MA :3/1

5
- Perguruan Tinggi :0
- Pondok Pesantren :7
2. Tempat – tempat umum
- Pasar :2
- Supermarket Mini :6
- Warung / Ruma hMakan : 97
- Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) : 24
- Sarana Institusi :0
- Sarana kesehatan :16
- Sarana Pendidikan :116
- Sarana Ibadah :112
- Perkantoran : 21
- Kolam renang :2
- Lapangan futsal :1
- Lapangan Badminton :7
- Lapangan bola Volly :4
- Lapangan sepak bola :9

6
BAB III
HASIL PENCAPAIAN

A. IdentifikasiMasalah
1. Berdasar Laporan LB 3 GIZI TAHUN 2018

UPAYA PELAYANAN GIZI

PELAYANAN GIZI CAPAIA


TARGET
MASYARAKAT N
1. Pemberian kapsul vitamin A
dosis tinggi pada bayi umur 6-11
bulan 85% 99%

2. Pemberian kapsul vitamin A


dosis tinggi pada balita umur 12-
59 bulan 2 (dua) kali setahun 85% 98%

3. Pemberian 90 tablet Besi pada


ibu hamil
90% 78%

4.Ibu Hamil Kurang Energi


Kronis (KEK)
21,1% 1%

UPAYA PELAYANAN GIZI

PENANGGULANGAN TARGE CAPAIA


GANGGUAN GIZI T N
1. Pemberian Tablet Tambah Darah
pada Remaja Putri
20% 100%

2.Pemberian PMT-P pada balita


kurus
85% 100%

3. Ibu Hamil KEK yang mendapat


PMT-Pemulihan
65% 100%

7
UPAYA PELAYANAN GIZI

PEMANTAUAN STATUS CAPAIA


TARGET
GIZI N
1..Cakupan balita gizi buruk
mendapat perawatan sesuai standar
100% 100%
tatalaksana gizi buruk

2.Cakupan penimbangan balita D/S


79% 87%

3.Balita naik berat badannya (N/D)


60% 79%

4.Balita Bawah Garis Merah (BGM)


1,9% 0%

5.Rumah Tangga mengkonsumsi


garam beryodium 90% 84%

NO INDIKATOR KINERJA TARGET PENCAPAIAN % %


PENCAPAI
TARGET
AN

1 Cakupan pemberian vitamin


A pada bayi 950 942 85% 99%

2 Cakupan pemberian
3239 3159 85% 98%
Vitamin 2 x pada balita
3 Pemberian 90 tablet Besi
pada ibu hamil 1054 819 90% 78%

4 Ibu Hamil Kurang Energi


Kronis (KEK) 1054 15 21,1% 1%

5 Pemberian Tablet Tambah


2511 2511 20% 100%
Darah pada Remaja Putri
6 Pemberian PMT-P pada
49 49 85% 100%
balita kurus
7 Ibu Hamil KEK yang
15 15 65% 100%
mendapat PMT-Pemulihan
8 Cakupan balita gizi buruk
mendapat perawatan
5 5 100% 100%
sesuai standar tatalaksana
gizi buruk
9 Cakupan penimbangan
4149 3612 79% 87%
balita D/S
10 Balita naik berat badannya
3612 2857 60% 79%
(N/D)
11 Balita Bawah Garis Merah
4149 18 1,9% 0,43%
(BGM)
12 Rumah Tangga
mengkonsumsi garam
458 383 90% 84%
beryodium

13 Asi eklusif 950 144 80 % 15,15%


14 Stunting 4149 229 <25% 5,5%

8
B. Penentuan Prioritas Masalah
Total Urutan Prioritas
No Permasalahan U S G
Skor Masalah
1. Cakupan Pemberian ASI 2 2 2 6 II
2. Pemberian tablet Fe Pada 1 1 2 4 IV
Bumil
3. Penemuan kasus BGM 2 2 1 5 III
4 Stunting 1 3 3 7 I

Berdasarkan tabel usg diatas, maka urutan prioritas masalahnya adalah :


1. Stunting
2. Cakupan Pemberian ASI yang Rendah
3. Penemuan Kasus BGM Rendah
4. Pemberian Tablet Fe pada Ibu hamil

9
BAB IV
ANALISA MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH

A. Analisa Penyebab Masalah


1. STUNTING
MANUSIA METODE

Kurangnya Kurangnya ketrampilan


pengetahuan petugas dalam
tentang PHBS antropometri

Kurangnya pengetahuan kurangnya penyuluhan


gizi 1000 HPK tentang 1000 HPK
Kurangnya pengetahuan tentang terbatasnya layanan
imunisasi lengkap kesehatan termasuk ANC

STUNTING
lintas sektor Kurangnya belum ada nya
belum aktif ketersediaan alat dana untuk membeli
antropometri alat antropometri
Kurang dukungan
keluarga Kurang tersedianya belum ada nya dana
metode penyuluhan untuk melakukan
Kurangnya sosialisasi tentang
sanitasi stunting

Kurangnya akses
makanan bergizi

LINGKUNGA SARANA DANA


N

Setelah dilakukan analisa dengan metode fishbone ditemukan beberapa penyebab


masalah sebagai berikut :
- Kurangnya ketrampilan petugas dalam Pengukuran antropometri
- Kurangnya penyuluhan tentang 1000 HPK
- Terbatasnya layanan kesehatan termasuk ANC
- Kurangnya pengetahuan tentang PHBS
- Kurangnya pengetahuan gizi 1000 HPK
- Kurangnya pengetahuan tentang imunisasi lengkap
- Belum adanya dana untuk membeli alat antropometri
- Belum adanya dana untuk melakukan sosialisasi stunting
- Kurangnya akses makanan bergizi
- Kurang nya ketersediaan alat antropometri
- Kurang tersedianya alat metode penyuluhan
- Kurangnya sanitasi
- Kurangnya dukungan keluarga
- Lintas sektor belum aktif

10
2. RENDAHNYA CAKUPAN ASI EKLUSIF

Kurang tersedianya tempat


khusus untuk menyusui

Kurangnya dana untuk


membeli alat peraga

Setelah dilakukan analisa dengan metode fishbone ditemukan beberapa


penyebab masalah sebagai berikut :
- Kurangnya pengetahuan ibu tentang manfaat ASI
- Kurang nya pengetahuan dan kesadaran keluarga tentang ASI
- Kurangnya Pengetahuan Tentang cara meneteki yang benar
- Persepsi yang salah atau mitos yang slah tentang asi
- Petugas yang terbatas karena dengan double tanggung jawab
- Pencatatan administrasi yang kurang lengkap atau tidak tertib
- Alat Peraga untuk meneteki juga terbatas
- Lintas sektor yang masih belum aktif

11
3.Rendahnya Cakupan BGM

Kurangnya sarana
antropometri

Kurangnya cakupan
Kurangnya dukungan dari penyuluhan
lintas sektor
Terbatasnya alat ukur
panjang badan

Setelah dilakukan analisa dengan metode fishbone ditemukan beberapa


penyebab masalah sebagai berikut :
- Mobilitas penduduk yang tinggi sehingga menyulitkan pencatatan
- Administrasi yang kurang tertib
- Rendahnya pengetauan tentang gizi seimbang untuk anak balita
- Rendahnya kesadaran untuk datang ke posyandu klo balita sudah lengkap
imunisasinya sudah tidak perlu timbang
- Keterbatasan dana
- Petugas rangkap jabatan/tugas

12
4. Rendahnya cakupan fe pada ibu hamil

Kurangnya cakupan
penyuluhan

Setelah dilakukananalisa dengan metode fishbone ditemukan beberapa penyebab


masalah sebagai berikut :
- Kordinasi lintas sektor yang masih kurang
- Petugas bertugas ganda
- Stok fe yang kehabisan
- Pengetahuan tentang anemia kurang
- Pengetahuan tentang tablet tambah darah kurang
- Di lingkungan masih berkembang mitos yang salah

B. Penentuan Prioritas Penyebab masalah


Setelah melakukan analisa penyebab masalah, maka tahap selanjutnya
menentukan prioritas penyebab masalah melalui braimstorming
1. Stunting
a. Kurangnya ketrampilan petugas dalam antropometri
b. Kurangnya pengetahuan gizi 1000 HPK
c. Kurangnya penyuluhan tentang 1000 HPK
13
d. Belum adanya dana untuk melakukan sosialisasi stunting
e. Kurang tersedianya alat metode penyuluhan
f. Kurangnya ketersediaan alat antropometri
g. Belum adanya dana untuk membeli alat antropometri
h. Terbatasnya layanan kesehatan termasuk ANC
i. Kurangnya pengetahuan tentang PHBS
j. Kurangnya pengetahuan tentang imunisasi lengkap
k. Kurangnya akses makanan bergizi
l. Kurangnya sanitasi
m. Kurangnya dukungan keluarga
n. Lintas sektor belum aktif
2. Rendahnya cakupan Asi eklusif :
a. Kurangnya pengetahuan ibu tentang manfaat ASI
b. Kurang nya pengetahuan dan kesadaran keluarga tentang ASI
c. Kurangnya Pengetahuan Tentang cara meneteki yang benar
d. Persepsi yang salah atau mitos yang salah tentang asi
e. Petugas yang terbatas karena dengan double tanggung jawab
f. Pencatatan administrasi yang kurang lengkap atau tidak tertib
g. Alat Peraga untuk meneteki juga terbatas
h. Lintas sektor yang masih belum aktif
3. Rendahnya Cakupan BGM
a. Mobilitas penduduk yang tinggi sehingga menyulitkan pencatatan
b. Administrasi yang kurang tertib
c. Rendahnya pengetauan tentang gizi seimbang untuk anak balita
d. Rendahnya kesadaran untuk datang ke posyandu klo balita sudah
lengkap imunisasinya sudah tidak perlu timbang
e. Keterbatasan dana
f. Petugas rangkap jabatan/tugas
4. Rendahnya cakupan TABLET TAMBAH Darah Pada Ibu hamil
a. Kordinasi lintas sektor yang masih kurang
b. Petugas bertugas ganda
c. Pengetahuan tentang anemia kurang
d. Pengetahuan tentang tablet tambah darah kurang
e. Di lingkungan masih berkembang mitos yang salah tentang vitamin Tablet
Tambah Darah

14
C. Cara Pemecahan Masalah
Alternatif
Prioritas Penyebab Pemecahan Masalah
No Pemecahan Ket
Masalah Masalah Terpilih
Masalah
Stunting Kurangnya 1. Melakukan Melakukan penyuluhan
pengetahuan Penyuluhan tentang tentang stunting
tentang stunting tentang dan 1000 HPK
gizi 1000 HPK stunting dan Bulan timbang
Kurangnya 1000 HPK
ketrampilan 2. Bulan
1.
Petugas dalam timbang
pengukuran 3. Refreshing
antropometri Antropomet
ri
4. Pengusulan
alat
Antropomet
ri

2. Rendahnya Kurangnyapeng 5. Melakukan Melakukan penyuluhan


cakupan etahuanmasyar Penyuluhan tentang ASI Ekulisf kpd
ASI akattentang ASI masyarakat diposyandu
EKLUSIF , dan adakan Kelompok
Pendukung ASI.
3. Rendahnya Kesadaran 1. Penyuluha 1. Melakukan
CAKUPAN masyarakat n penyuluhan
Bgm untuk posyandu 2. Menggera diposyandu tentang
rendah kkan makanan seimbang
peran 2. Melaksanakan
serta kegiatan kunjungan
masyarak rumah pelacakan
at melalui BGM
posyandu

4. RENDAHNY 1. Kordinasi 1. Meningkat 1. Peingkatan


A lintas sektor kan pencatatan
CAKUPAN yang masih kordinasi pemberian TTD
PEMBERIA kurang litas 2. Pemberian TTD
N TABLET 2. Masih program 3. Penyluhan tentang
TAMBAH rendahnya dan sektor anemia dan TTD
DARAH pengetahuan 2. Meningkat saat ANC Terpadu
tentang kan
penambahan administra
TTD si
pencatata
n fe pada
ibu hamil
3. Penyuluha
n anemia
dan tablet
tambah
darah

15
16
BAB V
PENYUSUNAN RENCANA USULAN KEGIATAN

Upaya Penanggun Waktu Kebutuhan Sumber


No Keseha Target g Kebutuhan Pelaksa Anggatan Indikator Pembia
tan Kegiatan Tujuan Sasaran Sasaran Jawab Sumber Daya Mitra Kerja naan (Rp) Kinerja yaan
Machi
Man Material Metode ne
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
UKM ESENSIAL
Pemberian PMT Meningkatk Balita gizi Pembelian
pemulihan balita gizi an derajat buruk TB/TB Pmt petugas BOK.
buruk kesehatan Gakin 5 Pmt,timba
Gizi dan ngan, Atk kerang JAN s/d meningkatn DAN
balita gizi ORANG Petugas Keluarga ka petugas Gizi, DES ya status DAU,
1 buruk Gizi penderita memberikan PMT Acuan Bidan desa 2020 27.000.000 gizi APBN
Pemberian PMT meningkatka balita gizi Pembelian
pemulihan balita gizi n status gizi kurus 5 Pmt petugas Pmt,timba
kurus balita BALITA Gizi dan kerang JAN s/d wawasan APBN
ngan, Atk
Petugas Keluarga ka petugas Gizi, DES ibu KEME
2 Gizi penderita memberikan PMT Acuan Bidan desa 2020 27.000.000 bertambah NKES
balita gizi Transport
buruk dan Petugas wawasan
keluarga 4 ibu
petugas Pmt,timba bertambah
balita gizi ngan, Atk
memantau buruk Gizi dan Mengunjungi dan kerang dan
kesehatan Petugas Keluarga memebrikan asuhan gizi ka petugas Gizi, febuari mengatasi
3 Pelacakan Gizi Buruk balita Gizi penderita pada balita Gizi Buruk Acuan Bidan desa 2020 375.000 masalah gizi BOK
Kunjungan dan memantau Ibu balita Transport
pelacakan balita bgm kesehatan bgm dan 2t Petugas Pmt,timba
4 dan 2T balita (tranpot Gizi BOK
petugas ngan, mengetahui
(VALIDASI petugas 15 Atk,
STUNTING DAN kali) Gizi dan Mengunjungi dan kerang kondisi bayi
Petugas Keluarga leaflet memebrikan asuhan gizi ka petugas Gizi, dan
KADER)
Gizi penderita pada balita bermasalah Acuan Bidan desa lingkungan

17
Upaya Penanggun Waktu Kebutuhan Sumber
No Keseha Target g Kebutuhan Pelaksa Anggatan Indikator Pembia
tan Kegiatan Tujuan Sasaran Sasaran Jawab Sumber Daya Mitra Kerja naan (Rp) Kinerja yaan
Machi
Man Material Metode ne
Pendampingan balita memantau Ibu balita Bantuan
bgm/gizi buruk oleh kesehatan BGM DAN Transpot
kader balita 2T, Petugas
kader(BANT
UAN petugas
TRANPOT Gizi dan Timbanga kerang BOK
KADER 15 Petugas Keluarga n,ATK, memantau BB balita ka petugas Gizi, pemantauan DINKE
5 KALI) Gizi penderita leaflet BGM/gizi buruk Acuan Bidan desa 900.000 balita S
Pemberian pmt Bumil KEK Pembelian
bumil KEK 20 ORANG Pmt Bumil

Meningkatk petugas
an derajat Gizi dan LILA, kerang petugas Gizi,
kesehatan Petugas Keluarga ATK, ka Bidan desa, kepala meningkatk
6 bumil KEk Gizi penderita leaflet meningkatkan statu gizi Acuan sekolah/guru 36.000.000 an statu gizi BOK

Mengetahui
petugas meningkata
mutu garam 1 desa 1 mengecek penggunaan kerang maret
Transpot Petugas gizi, kepala iodin, petugas Gizi, n cakupan
7 yang SD/MI( 14 garam yodium dan ka s/d mei JKN
Monitoring garam Petugas Gizi sekolah/gur ATK Bidan desa 1.050.000 garam
dikonsumsi SEKOLAH) penyuluhan Acuan 2020
yodium Fotokopi u beryodium
masyarakat
Blanko 25.200
Leaflet
Garam
Beryodium
100.000
Januari
meningkatka kerang sd meningkatk
n cakupan Petugas petugas giz, ka petugas Gizi, Desemb an cakupan
ASI bumil/busui MAKMIN Gizi bidan desa Makmin penyuluhan Acuan Bidan desa er 480.000 asi eksklusif BOK
8 pelaksanaan KPASI eksklusif 20 sasaran
leaflet ASI Leaflet 120.000

18
Upaya Penanggun Waktu Kebutuhan Sumber
No Keseha Target g Kebutuhan Pelaksa Anggatan Indikator Pembia
tan Kegiatan Tujuan Sasaran Sasaran Jawab Sumber Daya Mitra Kerja naan (Rp) Kinerja yaan

Man Material Metode Machine

petugas giz,
Bantuan bidan desa, berkuraangn
Pelaksanaan mengatasi Petugas
ibu hamil, ibu Transpot kader, kerangka petugas giz, bidan juni sd 900.000 ya
9 penyuluhan 1000 masalah Gizi penyuluhan BOK
balita Petugas sasaran Acuan desa, kader juli prevalensi
HPK stunting
penyuluhan stunting

leaflet Leaflet 120.000


Blanko
bulan
timbang(
Petugas ATK)
POSYANDU
Pengumpula 100 % Gizi Bidan MAP Kerangka Petugas gizi Bidan Pebruari Validnya
Peaksanaan Bulan Petugas Penimbangan dan
10 n data status Semua balita sasaran Desa dan SNEL acuan Kader dan lintas - 445.000 data status JKN
Timbang Gizi Pengukuran TINGGI
gizi balita kader PLASTIK SOP sektor Agustus gizi
Badan
posyandu 75 BUAH
DAN
KERTAS
4 RIM

petugas giz,
Buku dan Januari
pemberian dan Menurunkan remaja putri bidan desa, memberikan ttd, petugas gizi, bidan Menigkatka
Petugas blanko kerangka dan
11 montoring pemberian status di smp dan Transpot kepala memonitoring serta desa, kepala 1.125.000 n cakupan
Gizi monitorin Acuan pebruari
TTD Anemia sma sekolah/gur penyuluhan sekolah/guru fe
g 2020
u

Meningkatk Balita Maret- meningkatk


Kerangka petugas gizi, bidan BOK
12 sweeping vitamin A an cakupan diwilayah transport petugas gizi kader vit A memberikan Vit A Septemb 600.000 an cakupan
Acuan desa, kader
Vitain A kerja talun er vit A

19
Upaya Penanggun Waktu Kebutuhan Sumber
No Keseha Target g Kebutuhan Pelaksa Anggatan Indikator Pembia
tan Kegiatan Tujuan Sasaran Sasaran Jawab Sumber Daya Mitra Kerja naan (Rp) Kinerja yaan
Machi
Man Material Metode ne
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Meningkatk
an
pengetahuan
masyarakat
mengeai
13
pemberian
makanan Bahan Meningkatk
pada bayi Petugas kontak Keran Januari- an
dan anak Petugas gizi, bidan untuk gka petugas gizi, bidan Desemb pengetahuan
PMBA yang tepat Ibu balita transport gizi desa, kader PMBA Ceramah, demonstrasi acuan desa, kader er 1.500.000 masyarakat BOK

UKP
1 Penggandaan media Memberikan seluruh Fc Leaflet Petugas Petugas Leaflet konseling gizi kerang petugas Gizi
Mpasi
KIE / Leaflet informasi masy. Gizi Gizi ka
gizi pada yang acuan
masyarakat membutu
hkan 120.000
FC leaflet gizi meningkatk
ibu hamil an
pengetahuan
120.000 tentag gizi
Fc leaflet
Anemia pada
ibu hamil JKN
120.000
Fc Leaflet
Dibetes
Mellitus 120.000
Fc Leaflet diit
Rendah Garam
120.000
Fc Leaflet Diit
Rendah
Kolesterol
120.000

20
Fc Leaflet Diit
Rendah Purin
120.000
Fc Leaflet Diit
Lambung
120.000
FC laflet Diit
Hati 120.000
FC Leaflet gizi
120.000
pranikah
FC Leaflet
120.000
Stunting
Upaya Penanggun Waktu Kebutuhan Sumber
No Keseha Target g Kebutuhan Pelaksa Anggatan Indikator Pembia
tan Kegiatan Tujuan Sasaran Sasaran Jawab Sumber Daya Mitra Kerja naan (Rp) Kinerja yaan
Machi
Man Material Metode ne

peningkatan KERTAS
pelayanan pemberian STIKER meningkatn
makan rawat inap meningkatka pasien kerang
WRAPING Petugas Petugas ya
2 n kepuasan rawat pembelian kelengkapan ka petugas Gizi
PLASTIK Gizi Gizi pelayanan
pasien inap acuan
rawat inap
SENDOK

GELAS

PIRING

21
BAB VI
PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN

Volum
Upaya Rincian Lokasi
N Kegiata Target Penanggung e
Kesehata Tujuan Sasaran Jadwal Pelaksana Pelaksan Biaya
o n Sasaran Jawab Kegiat
n an aan
an

1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 10 11 12
UKM ESENSIAL
Pemberi Meningk Balita Pembeli
an PMT atkan gizi an Pmt
pemulih derajat buruk mg 1 mg 1 mg 1 mg 1 mg 1 mg 1 mg 1 mg 1 mg 1
an kesehatan TB/TB pemberian
sd mg 1 sd sd sd sd sd mg 1 sd sd sd PMT
balita balita gizi Gakin 5
mg sd mg mg mg mg mg mg sd mg mg mg mg mg 1 dilakukan
gizi buruk ORANG
90 u ke u ke u ke u ke u ke u ke u ke u ke u ke u ke u ke sd mg selama 90 puskesma 27.000.
buruk
1 Petugas Gizi HMA 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 u ke 4 hari s talun 000

22
375.00
0
kunjungan
balita
dilakukan
gizi
Pelacak sebanyak
memanta buruk
an dan Transpo 3 kali Rumah
u dan
3 kunjung rt Petugas Gizi 5 kali selama 3 balita gizi
kesehatan keluarga
an Gizi Petugas bulan buruk
balita 5 balita
Buruk mg 1 pada 5
gizi
sd balita gizi
buruk
mg buruk
u ke
4
Volum
Upaya Rincian Lokasi
Kegiata Target Penanggung e
No Keseh Tujuan Sasaran Jadwal Pelaksana Pelaksan Biaya
n Sasaran Jawab Kegiat
atan an aan
an

pelacakan
serta
kunjungan
kunjung balita
an dan memanta Transpo BGM
posyandu
pelacak u rt Petugas Gizi dan dilakukan 1.125.0
4 14 desa 15 kali balita/rum
an kesehatan Petugas bidan desa 15 kali, 00
ah balita
balita balita Gizi dengan
BGM frekuensi
Mg Mg Mg Mg Mg Mg Mg Mg kunjungan
3(3 3(3 3(3 3(3 3(3 3(3 3(3 3(3 balita 3
kasu kasu kasu kasu kasu kasus kasu kasus kali
s) s) s) s) s) ) s) )

23
Pemberian
PMT
pemberi memanta
14 desa dilaksanak
an PMT u pemberi 270 posyandu
5 (49 Petugas Gizi an setiap
balita kesehatan an PMT HMA balita
balita) ditemukan
Kurus balita
balita
kurus

ming ming ming ming ming ming ming ming ming ming ming mingg
gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 u2
Volum
Upaya Rincian Lokasi
Kegiata Target Penanggung e
No Keseh Tujuan Sasaran Jadwal Pelaksana Pelaksan Biaya
n Sasaran Jawab Kegiat
atan an aan
an

Pemberian
Meningk
PMT
Pemberi atkan puskesma
Bumil Pembeli dilaksanak
an pmt derajat 270 s
6 KEK 68 an Pmt Petugas Gizi an setiap
bumil kesehatan HMA talun/wila
ORANG Bumil ditemukan
KEK bumil yah
ibu hamil
KEk
KEK

ming ming ming ming ming ming ming ming ming ming ming mingg
gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 gu 2 u2

24
monitorin
g garam
Mengeta
Transpo beryodium
hui mutu mg mg mg 1.050.0
1 desa 1 t Petugas Gizi 14 OH dilakukan sekolah
Monitor garam 1-4 1-4 1-4 00
SD/MI( Petugas sebanyak
ing yang
7 14 1 kali di
garam dikonsum
SEKOL 14 sekolah
yodium si
AH)
masyarak
at Fotokop
i Blanko
Leaflet
25.200
Garam
Beryodi
um
Volum
Upaya Rincian Lokasi
Kegiata Target Penanggung e
No Keseh Tujuan Sasaran Jadwal Pelaksana Pelaksan Biaya
n Sasaran Jawab Kegiat
atan an aan
an
dilaksanak
an di
meningka
setiap
pelaksa tkan bumil/bu MAKM Petugas Gizi, bidan 480.00
12 kali mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 mg 4 desa pada
8 naan cakupan sui 20 IN desa 0
hari kamis
KPASI ASI sasaran
minggu ke
eksklusif
4
leaflet
ASI 12.000

25
Pelaksa Bantuan penyuluha
naan Transpo n
penyulu mengatas ibu t dilakukan
9 Petugas 1 kali di
han i masalah hamil,
1000 stunting ibu balita mg mg mg 1- setiap 1.125.0
HPK Petugas Gizi 15 kali 1-4 1-4 4 desa 00
leaflet 12.000
ming ming
gu1 gu1
s/d s/d
ming ming penimban
Bulan gu ke gu ke gan tiap 445.00
10 timbang 2 kali 4 4 desa 0
pemberi
an dan remaja
Menurun
montori putri di Transpo
11 kan status Petugas Gizi
ng smp dan t
Anemia
pemberi sma
an TTD

Upaya Rincian Lokasi


Kegiata Target Penanggung Volume
No Keseh Tujuan Sasaran Jadwal Pelaksan Pelaksan Biaya
n Sasaran Jawab Kegiatan
atan aan aan

kegiatan
dilakukan
2 kali di
14 desa,
sweepin Meningk Balita yaitu
rumah
g atkan diwilaya petugas gizi, setelah 600.00
12 VIT A 2 kali mg 2 mg 2 balita/
vitamin cakupan h kerja kader pada 0
posyandu
A Vitain A talun bulan
pemberian
vit
a(febuari
dan
26
agustus)

27
BAB VII
PENUTUP

Dari hasil pembahasan di depan prioritas utama dari masalah yang harus diatasi
adalah Rendahnya capaian asi EKLUSIF di wilayah kecamatanTalun. Penyampaian
informasi kemasyarakat sangatlah penting, terutama tentang pentingnya ASI dan untuk
memberikan asi eksklusif selama 6 bulan.
Masyarakat diharapkan berperan serta aktif dalam peningkatan cakupan asi
eksklusif.

28

Anda mungkin juga menyukai