Anda di halaman 1dari 6

Contoh 1 – Batang tersusun dirangkai batang diagonal

Sebuah kolom panjang 7,5 m dirancang sebagai batang tersusun dari 4 profil
siku 110 x 110 x 10 mm. Batang perangkai dengan menggunakan batang
diagonal dari plat ukuran 60x8mm2. Baja mutu BJ 37 dengan fy 240 MPa dan E
= 200 GPa. Tentukan gaya aksial tekan yang dapat didukung oleh kolom
tersebut.

y l
a
y l l y
m=2 m=2 m=2
l 2
250 mm

250 mm
x x
x x x x
l l
y
y y
a
m* = 2 m* = 2 m* = 2
300(a)
mm (b) (c)
y
l y 300 mm l
m=2 m=2
l
Penyelesaian: a x
x x
l
Batang tersusun xtidak memiliki sumbu bahan.
y
Berdasarkan tabel profil diperoleh data profil siku 110x110x10 mm ysebagai
a
berikut: m* = 2 (d) (e) m* = 4

iy = iy = 33,6 mm Ix = Iy = 239.104 mm4


i = 21,6 mm A = 2120 mm2
i = 42,3 mm ex = ey = 30,7 mm
Perhitungan nilai Inersia profil tersusun yang tidak memiliki sumbu bahan:
Atotal = 4.2120 mm2 = 8480 mm2
Ix = 4.239.104 + 4.2120.(125 – 30,7)2 = 84,9683.106 mm4
Iy = 4.239.104 + 4.2120.(150 – 30,7)2 = 130,2515.106 mm4

Ix 84,9683.106
ix    100,0092 mm
A total 8480
Iy 130,2515.106
iy    123,9348 mm
A total 8480

Tekuk tegak lurus terhadap sumbu x – x adalah;

m 2
ix   x   l untuk soal ini nilai m = 4
2

2
Lkx 75000
x    74,9257
ix 100,0092

Nilai l diambil berdasar rumus :


3
A.Ld
l   , untuk soal ini nilai z = 2
zAd .Ll .a 2

Ld  1252  (300  2.30,7)2  269,3603 mm

ax = (250 – 2.30,7) = 188,600 mm

luas batang diagonal (Ad) = 60.8 =480 mm2

8480.269,36033
l    13,8421 mm
2.480.250.188,6002

Luas batang tersusun = 2120 mm2

4
ix  74,2572  13,84212  76,7939
2
Syarat ix > 1,2 l
76,7939 > 16,6105 memenuhi...!

Tekuk tegak lurus terhadap sumbu y – y adalah sbb:

m 2
 iy   y  l
2

2
Lky 75000
y    60,5157
iy 123,9348
Ld  1252  (250  2.30,7)2  226,2630 mm

ay = (300 – 2.30,7) = 238,600 mm

8480.226,36303
l   8,4291
2.480.250.238.6002

4
iy  60,5157 2  8,42912  61,6786
2
Syarat iy > 1,2 l
61,6786 > 10,1149 memenuhi syarat...!

Diperoleh ix > iy sehingga ix menentukan.

L ky f y
c  karena Lky/ry adalah y sudah terhitung sebagai iy maka
ry E

persamaan dapat ditulis sebagai:


 iy fy
c  . Pada kasus ini tekuk arah x – x lebih menentukan sehingga nilai ix
 E

 ix fy
yang lebih menentukan, maka  c 
 E

76,7939 240
c  = 0,8464
 200000
1,43
Nilai c terletak antara 0,25 < c < 1,2 sehingga nilai ix 
1,6  0,67 c

1,43
ix  = 1,3844
1,6  0,67.0,8464
sehingga kemampuan dukung tekan batang tersusun dihitung sbb:
Ag .f y 8480.240
Nn    1.470.026 N = 1470,026 KN
ix 1,3844

Nu =  Nn → dengan  = 0,85 (untuk komponen tekan), diperoleh


Nu = 0,85.1470,026 KN = 1249,522 KN
Jadi, kemampuan dukung ultimit batang tekan tersusun terhadap beban tekan
sentris adalah sebesar 1249,522 KN.

Selanjutnya perlu dihitung persyaratan adanya syarat kuat perlu untuk batang
Du
diagonal yang mendukung gaya sebesar Su  (pada kasus ini n = 2).
n Si n
Gaya ini selanjutnya digunakan untuk ceking stabilitas batang diagonal, terutama
stabilitas terhadap gaya tekan. Panjang batang diagonal dihitung guna
menentukan kelangsingan. Dari kelangsingan dapat ditentukan . Selanjutnya
kuat dukung batang diagonal (Nud) dapat dihitung dan diperbandingkan dengan
Su. Syarat Nud > Su. Pada soal ini, besarnya Du tidak diketahui sehingga
persyaratan stabilitas batang diagonal tidak dapat dihitung.

Contoh 2 – Batang tersusun dirangkai plat kopel


Sebuah kolom dengan ujung-ujung berupa sendi memiliki panjang 5 m. Kolom
mendukung beban sentris 450 KN. Kolom tersebut dirancang dengan dua buah
profil kanal yang dirangkai dengan plat kopel. Baja yang digunakan mutu BJ 37
dengan fy = 240 MPa. Tentukan ukuran profil kanal yang memenuhi syarat.

Penyelesaian:
Pada kasus ini ukuran profil yang akan digunakan ditentukan secara coba-coba.
Meskipun demikian untuk awal penentuan dapat dilakukan pendekatan dengan
cara menghitung kebutuhan luas penampang profil yang didasarkan pada
tegangan leleh baja, A  N u / f y . Luas A selanjutnya dibagi 2 (profil dobel) yang

dicari profil dengan luas penampang > A/2.

Dicoba ukuran profil C18


Data (dari tabel)
A = 2800 mm2
h = 180 mm
Y 280 mm
b = 70 mm
e = 19,2 mm
Ix = 1350.104 mm4

180 mm
X

Iy = 114.104 mm4
ix = 69,5 mm
iy = 20,2 mm 70 mm 140 mm 70 mm

Penampang tersusun
Ix = 2.1350.104 = 2700.104 mm4
Atotal = 2.2800 = 5600 mm2
Perhitungan tekuk arah sumbu x – x :

Ix 2700.104
ix   = 69,5 mm
A total 5600

Lkx 5000
x    71,9424
ix 69,5

ix fy 71,9424 240


c    0,7932
 E  200000

1,43
Nilai c terletak antara 0,25 < c < 1,2 sehingga nilai ix 
1,6  0,67 c

1,43
ix  = 1,3383
1,6  0,67.0,7932
Ag .f y 5600.240
Nn    1.004.243,773 N = 1004,243 KN > 450 KN ..... Ok
ix 1,3383

Perhitungan tekuk arah sumbu y – y:


Iy = 2.114.104 + 2.2800 (140/2 + 19,2)2 = 46837184 mm4
Iy 46837184
iy    91,45372
A total 5600
Lky 5000
y    54,6725
iy 91,45372

Dirancang iy = x

m 2
iy   y  l   x
2

m 2
54,67252   l  71,9424 , nilai m = 2 maka dapat diperoleh,
2
l = 46,6614 ≤ 50
Ll L
l   46,6614  l , diperoleh Ll = 944,580 mm
i min 20,2
Jumlah plat kopel = 50000/944,580 + 1 = 6,2933 buah
Dibulatkan menjadi 7 buah plat kopel
Jarak antar plat kopel = 5000/7 = 714,2857 mm
Dihitung kembali nilai l
714,2857
l   35,3607 < 50 ……. OK
20,2
Syarat: ix > 1,2 l
iy > 1,2 l
l < 50

Dibandingkan kembali nilai iy dan x


x = 71,9424

iy  54,67252  35,36072  65,1111

Diperoleh nilai iy < x maka yang menentukan adalah arah sumbu x - x.