Anda di halaman 1dari 58

Tugas Personal ke-1

Inovasi: Sebuah hadiah atau kutukan? Sebuah analisis dari Apple


Bangkit dari kebangkrutan bagi perusahaan yang paling menguntungkan dalam dunia industry saat ini,
pada tahun 2012, Apple Inc dikatakan sebagai "perusahaan paling berharga di dunia". "Nilai" ini yang
membuat Apple Inc seperti sekarang ini yang langsung dikaitkan dengan pencipta jenius, pendiri, dan
CEO sebelumnya yaitu Steve Jobs. Dia adalah seorang visioner yang merevolusi teknologi dengan cara
tidak hanya dapat dirasakan banyak orang. Namun pengaruhnya mencapai jauh di luar itu. Melalui
inovasi nya di Apple, Jobs mampu mengubah masa depan seluruh industri, mulai dari perangkat lunak
dan perangkat keras untuk musik, penerbitan dan komunikasi. Pada tahun 2007, Jobs fokus pada inovasi
dan pembangunan desain terutama di area kenyamanan konsumen yang menjadi salah satu strategi
utama yang ia digunakan untuk membangun kembali Kerajaan Apple dari reruntuhan. Apple menjadi
pemimpin dalam industri dengan produk inovatif seperti Ipod, Iphone dan Ipad pada satu waktu hingga
membuat pesaingnya tertinggal jauh dalam upaya untuk mengejar peningkatan luarbiasa ini.

Lima Kekuatan Porter


Porter berpendapat bahwa ada lima kekuatan yang membentuk industri: daya tawar pembeli, daya tawar
pemasok, ancaman pendatang baru, ancaman produk pengganti atau layanan, dan intensitas persaingan.
Dalam industri teknologi daya tawar pembeli sangat tinggi untuk jangka panjang karena konsumen
selalu dapat "berubah" ke perangkat saingan. Dalam industri ini, switching adalah sebuah konsep bebas
biaya yang berarti bahwa konsumen dapat beralih ke produk alternatif dengan sedikit biaya atau malah
dengan tidak ada biaya sama sekali. Faktor ini membuat diferensiasi produk strategi yang diperlukan
dengan menghilangkan risiko kekuatan penawaran. Ketika sebuah produk dibedakan, itu kurang rentan
terhadap hilangnya penjualan sebagai akibat dari harga premium. Hal ini karena diferensiasi
membangun loyalitas pelanggan dan loyalitas pelanggan membuat produk kurang sensitif terhadap
perubahan harga. Faktor-faktor ini memberikan kontribusi besar bagi strategi diferensiasi Apple selama
era Jobs.

Daya tawar pemasok adalah faktor lain yang dapat mempengaruhi strategi perusahaan dan yang telah
mempengaruhi cara pandang Apple tetrhadap pemasoknya. Strategi yang digunakan Apel mengurangi
daya tawar pemasok dan membantu membatasi biaya produksi ketika berhadapan dengan gejolak
ekonomi dan malah semakin meningkatkan permintaan konsumen. kompetensi utama dari Apple
didasarkan pada dua hal yaitu kemampuan dan sumber daya: "merancang sendiri produk dari awal",
menggunakan disain yang unik dan sederhana dengan konsep "user friendly", sebuah tim engineer
berbakat dan desainer produk, sistem distribusi yang sangat baik berdasarkan rantai nasional,
difokuskan pada lini produksi, dan yang paling penting keuangan yang baik departemen R & D. Setelah

ISYS6295 – Management Information System


itu semua, seperti di industri volatile, R & D adalah nyawa dari sebuah perusahaan dan Steve Jobs
menyadari bahwa pemotongan biaya pada kompetensi inti ini akan mengakibatkan hukuman
mematikan bagi Apple.

Akhirnya, meskipun status kepemimpinan Apple sangat inovatif, ternyata perusahaan gagal dalam
mengatur hambatan yang tepat untuk menghilangkan ancaman pendatang baru dalam industri dan
membatasi ketersediaan penggantian produk sejenis dengan harga jauh lebih rendah. Strategi apel
'terhadap pesaingnya sudah sangat bervariasi selama bertahun-tahun. Namun, posisi kelompok strategis
perusahaan di tengah-tengah raksasa teknologi lainnya seperti Samsung dan HP tidak akan bertahan
jika Apple tidak mengubah strateginya dalam waktu dekat.

Strategi Apple
Di tahun 2007, Jobs memperkenalkan iPod revolusioner yang memungkinkan orang untuk menyimpan
lebih dari 10.000 lagu dalam satu perangkat. Produk ini dilengkapi dengan iTunes, yang dibuat
kompatibel dengan perangkat lunak pesaingnya, salah satu strategi yang terbukti sukses. Dia kemudian
memperkenalkan dunia pada iPhone, yang sebelumnya belum tahu apa-apa tentang industri Apel.
Dengan App Store menawarkan lebih banyak aplikasi daripada pesaing lainnya, Apple mampu
mengunci penjualan iPhone dari rival yang berusaha untuk meniru strategi ini. App Store adalah
"pertama" untuk Apple yang memungkinkan pengguna untuk men-download aplikasi langsung ke
ponsel mereka. Namun Jobs tidak puas. Faktor sosial-budaya dan ekonomi baru menyediakan Proyek
dengan kesempatan untuk memanfaatkan tren yang muncul dari tablet dan krisis ekonomi yang
membawa kebutuhan untuk produk dengan harga yang lebih rendah dan memberi manfaat yang sama
seperti Mac namun dalam perangkat yang lebih mudah untuk dibawa dibandingkan Ipad.

Jobs menciptakan bookstore yang pada akhirnya mulai mendominasi industri penerbitan. Meskipun ini
adalah industri yang baru digelutinya, namun bookstore mampu bersaing melawan salah satu industri
raksasa terkemuka, yaitu Amazon. Namun bookstore bukan atribut terbesar ipad. Pendekatan Jobs
'untuk iPad ini berbeda dari inovasi yang lain. Jobs mulai menyadari pentingnya faktor biaya dalam
industri dan dengan demikian memutuskan untuk meningkatkan marjin kotor menjadi 25%
(dibandingkan dengan 15% di industri) dengan menggunakan CPU dikembangkan secara internal.
Inovasi final dan terbaru yang penting untuk apel adalah iCloud, yang memungkinkan klien apple
menyelaraskan semua produk-produknya menggunakan jaringan virtual yang disebut cloud.

Namun agar Apple tetap di depan didalam permainan ini, perlu apple merasa perlu menggunakan
kompetensi intinya untuk membangun biaya dan diferensiasi pemimpin karena masalah biaya ini
semakin sensitif. Selanjutnya, Apple harus fokus pada strategi baru untuk memblokir setiap entri baru

ISYS6295 – Management Information System


ke pasar dan menghambat saingan saat ini sampai dengan kecepatan pada setiap inovasinya. Strategi
inovatif yang dibedakan Apple telah merubah perusahaan menjadi pemimpin dalam dunia industri,
namun itu tidak membuat berhenti para pesaing datang dengan produk sejenis yang menawarkan
layanan nilai tambah yang sama dengan biaya lebih rendah. Strategi diferensiasi Apple mungkin telah
dicintai pelanggan setianya namun mereka tetap tidak sensitif terhadap harga premium, namun menjadi
strategi berkelanjutan dan berjangka waktu panjang jika mengungguli pada setiap titik waktu dengan
pesaing.

Pertanyaan:

1. Jelaskan lima kekuatan dalam model kekuatan kompetitif Porter, dan kaitannya dengan posisi Apple
di arena kompetisi!
= 1. Ancaman terhadap masuknya pesaing baru (the threat of entry of new competitor). Ancaman
terhadap masuknya pesaing baru rendah disaat banyaknya rintangan (barrier) bagi mereka dan tinggi
disaat begitu mudahnya bagi mereka untuk memasuki pasar tertentu. Suatu organisasi harus memiliki
“entry barrier”, untuk menghalangi pesaing memasuki pangsa pasarnya.

2. Daya tawar pemasok (the bargaining power of supplier). Kekuatan pemasok (supplier power) tinggi
disaat buyer hanya memiliki sedikit pilihan produk/jasa untuk membeli, dan rendah disaat buyer
memiliki banyak pilihan. Adanya internet memudahkan buyer untuk mencari alternatif pemasok dan
juga dapat membandingkan harga dari satu pemasok ke pemasok lainnya.

3. Daya tawar pelanggan (the bargaining power of customer). Kekuatan buyer tinggi disaat buyer
memiliki banyak pilihan produk/jasa untuk dibeli dan rendah disaat buyer hanya memiliki sedikit
pilihan produk/jasa. Contohnya, di masa lalu, ketika mahasiswa ingin membeli buku teks di toko buku,
dimana toko buku yang menjual buku tersebut hanya sedikit. Sehingga, mahasiswa memiliki kekuatan
buyer yang rendah. Namun sekarang, dengan adanya internet, memungkinkan mahasiswa untuk
membeli buku secara online baik dalam bentuk fisik maupun dalam bentuk elektronik, sehingga
mahasiswa memiliki kekuatan buyer yang tinggi.

4. Ancaman terhadap produk/jasa pengganti (the threat of substitute products or services). Ancaman
terhadap produk/jasa pengganti dinilai tinggi, jika terdapat banyak alternatif produk/jasa dan rendah
jika sedikitnya produk/jasa pengganti yang beredar. Perkembangan teknologi yang semakin cepat,
membuat semakin banyaknya produk/jasa pengganti alternatif. Contohnya, semakin minimnya orang
yang membeli CD, karena perusahaan jasa musik via internet semakin banyak.

ISYS6295 – Management Information System


5. Persaingan antar perusahaan sejenis (the rivalry among existing firms in the industry). Ancaman dari
pesaing sejenis tinggi jika terdapat banyak perusahaan yang menjual produk/jasa sejenis dalam suatu
industri dan rendah jika kompetisi hanya didominasi oleh sedikit perusahaan.

Dalam hal ini, perusahaan Apple ada baiknya lebih memperhatikan apa yang terjadi di lapangan, apa
yang membuat konsumen lebih memilih produk saingan daripada Apple. Apakah dari segi harga atau
dari segi fitur smartphone tersebut. Dapat dilihat baru – baru ini Apple mengeluarkan Iphone 11, Iphone
11 Pro, Iphone 11 Pro Max. Dan harga dari produk ini terbilang cukup mahal, harganya kisaran 17 juta
– 26 juta tergantung jenis dan memori yang diinginkan. Hal ini juga yang dapat menjadi pertimbangan
konsumen yang awalnya merupakan pecinta produk Apple beralih ke produk saingannya.

2. Jelaskan model rantai nilai Porter. Apa hubungan antara model kekuatan kompetitif dan model rantai
nilai?
= Model ini terbagi menjadi 2 (dua) aktifitas, yaitu aktifitas utama (primary activities) yang
berhubungan dengan produksi serta distribusi dari produk/jasa, dan aktifitas pendukung (support
activities) yang berkontribusi dalam keunggulan kompetitif suatu perusahaan dengan cara mendukung
aktifitas utama. Aktifitas utama terbagi lagi menjadi 5 (lima) aktifitas, yaitu inbound logistics (inputs),
operations (manufacturing dan testing), outbound logistics (storage dan distribution), marketing dan
sales serta services. Tahapan dalam aktifitas utama ini adalah sebagai berikut:

1. Bahan baku yang masuk kemudian diproses (pada bagian penerimaan, penyimpanan dan seterusnya),
aktifitas ini dinamakan inbound logistics.

2. Bahan baku tersebut kemudian diubah menjadi bahan jadi atau produk.

3. Produk kemudian dipersiapkan untuk pengiriman (oleh bagian pengepakan, penyimpanan dan
pengiringan), aktifitas ini dinamakan outbound logistics.

4. Bagian pemasaran dan penjualan (marketing & sales) menjual produk kepada pelanggan,
meningkatkan nilai dari produk tersebut dengan cara membuat permintaan atas produk tersebut.

5. Perusahaan menjalankan after-sales services kepada pelanggan, contohnya berbentuk garansi,


upgrade ataupun nilai tambah lainnya.

Sedangkan aktifitas pendukung (support activities), terdiri atas organisasi infrastruktur (akuntansi,
keuangan, manajemen), manajemen sumber daya manusia, pengembangan produk dan teknologi
(R&D) serta pengadaan (procurement).

ISYS6295 – Management Information System


Jika model daya kompetitif porter dianggap tidak dapat membantu dalam mencapai keunggulan
kompetitif, maka dapat menggunakan model lain yaitu model rantai nilai bisnis untuk mencapai
kesempurnaan dalam kegiatan operasi suatu perusahaan.

3. Jelaskan bagaimana IT dapat digunakan untuk mendukung rantai nilai yang berbeda untuk kasus
Apple ini!

1. Efisiensi tenaga kerja karena pekerjaan yang manual diotomatiskan.

2. Memperpendek rantai birokrasi dan waktu kerja sehingga berpengaruh pada penghematan

biaya.

3. Dengan tersedianya data dan informasi yang up to date maka pengambilan keputusan dapat

lebih cepat, sehingga menjadikan perusahaan lebih kompetitif terhadap pesaingnya.

4. Penghematan biaya pemasaran dan promosi produk dan jasa yang ditawarkan perusahaan,

karena menggunakan website perusahaan yang juga berfungsi sebagai online company profile

dan memperluas pangsa pasar.

5. Dengan penerapan teknologi informasi pada operasional perusahaan maka system dapat

terintegrasi di semua bagian sehingga dapat memudahkan arus informasi dan kecepatan respon

terhadap suatu masalah.


Sehingga, dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi maka akan memudahkan arus informasi
secara internal maupun eksternal perusahaan, meminimalkan resiko factor human error dan efisiensi di
segala bidang, tentunya hal ini akan berpengaruh pada margin keuntungan yang didapat perusahaan
secara akumulatif.

Selain itu peran teknologi IT dalam perusahaan adalah menciptakan value (nilai tambah) bagi pelanggan
perusahaan, dimana dengan penerapan IT maka layanan kepada pelanggan makin cepat dan baik
sehingga pelanggan puas dengan pelayanan yang diterimanya, hal itu dapat menciptakan loyalitas
sehingga pelanggan tersebut bersedia menjadi konsumennya untuk jangka panjang. Loyalitas pelanggan
merupakan hal yang sangat didambakan oleh tiap perusahaan karena mempengaruhi stabilitas income
perusahaan.

6. Diskusikan gagasan bahwa sistem informasi itu sendiri jarang dapat memberikan keunggulan
kompetitif yang berkelanjutan!

= Sering dengan perusahaan memenuhi kebutuhan produk dan jasa para pelanggannya, perusahaan
tersebut akan berusaha untuk mendapatkan di atas para pesaingnya. Satu hal yang tidak selalu terlihat
adalah fakta bahwa sebua perusahaan juga akan dapat mencapai keunggulan kompetitif melalui

ISYS6295 – Management Information System


penggunaan sumber daya virtualnya. Keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi
untuk mendapatkan pengungkitan di dalam pasar.

Profesor Harvard Michael E. Porter adalah orang yang paling sering dikaitkan dengan topic keunggulan
kompetitif.

Porter yakin bahwa sebuah perusahaan meraih keunggulan kompetitif dengan menciptakan suatu rantai
nilai. Margin adalah nilai dari produk dan jasa perusahaan setelah dikurangi harga pokoknya, seperti
yang diterima oleh pelanggan perusahaan. Perusahaan mencintakan nilai dengan melakukan apa yang
disebut oleh porter sebagai aktifitas nilai. Aktifitas nilai terdiri atas dua jenis yaitu utama dan
pendukung.

Aktifitas nilai utama ditunjukan pada lapisan bagian bawah dan meliputi logistic input yang
mendapatkan bahan baku dan persediaan dari pemasok, operasi perusahaan yang mengunbah bahan
baku menjadi barang jadi.

Aktifitas nilai pendukung terlihat pada lapisan bagian atas mencakup infrastruktur perusahaan
bentuk organisasi yang secara umum akan memengarungi seluruh aktivitas utama. Selain itu, tigas
aktivitas akan memengaruhi aktifitas utama secara terpisah maupun dalam bentuk terkombinasi. Yaitu
manajemen sumber daya manusia, pengembang teknologi, dan pengadaan.

Manajemen harus waspada terhadap tambahan keunggulan yang dapat dicapai dengan rantai nilai
perusahaan ke rantai nilai orgaisasi lain, kaitan seperti ini dapt menghasilkan suatu system
interorganisasional (interorganizational system – IOS). Sebuah perusahaan dapat mengaitkan rantai
nilainya kepada rantai nilai pemasoknya dengan mengimplementasikan system yang membuat sumber
daya input tersedia bila dibutuhkan.

Keunggulan dapat direalisasikan dalam hal mendapatkan keunggulan strategis, taktis, maupun
operasional. Pada tingkat manajerial yang tertinggi adalah tingkat perencanaan strategis, sistem
informasi dapat digunakan untuk megubah arah sebuah perusahaan dapat mendapatkan keunggulan
strategisnya. Pada tingkat kendali manajemen (menengah), manajer dapat memberikan spesifikasi
mengenai bagaimana rencana strategis akan diimplementasikan, ehingga menciptakan suatu
keunggulan taktis. Pada tingkat kendali operasional (lebih rendah), manajer dapat menggunakan
teknologi informasi dalam berbagai pengumpulan data dan penciptaan informasi yang akan
memastikan efisiensi operasi, sehingga mencapai keunggulan operasional.

Sistem informasi dapat mencapai keunggulan kompetitif pada tiga tingkatan yaitu : keunggulan
strategis, keunggulan taktis dan keunggulan operasional. Berikut ini adalah penjelasannya :

1. KEUNGGULAN STRATEGIS

Keunggulan strategis (strategic advantage) adalah keunggulan yang memiliki dampak


fundamental dalam membentuk operasi perusahaan.Sistem informasi dapat digunakaan untuk
mencapai keunggulan stratergis. Manajer pada tingkat perencanaan strategis dapat meraih
keunggulan strategis dengan mempergunakan sistem informasi untuk membedakan

ISYS6295 – Management Information System


perusahaannya dan para pesaing. Tingkat strategis akan menentukan arah dan tujuan perusahaan,
namun tetap masih terdapat kebutuhan akan suatu rencana yang dapat mencapai suatu strategis
yang menyadari arti penting dari keamanan.

2. KEUNGGULAN TAKTIS

Sebuah perusahaan mendapatkan keunggulan taktis (tactical advantage) ketika perusahaan


tersebut mengimplementasikan strategi dengan cara yang lebih baik dari para pesaingnya. Manajer
tingkat pengendalian manajemen (tingkat menengah) dapat meraih keunggulan taktis dengan
mengarahkan perancangan sistem informasi yang memiliki alat penghubung umum, seperti
browser Web untuk mengakses internet, yang memungkinkan pelanggan memiliki akses langsung
atas informasi.

Keputusan keunggulan strategis adalah menjadikan sistem informasi perusahaan tersedia bagi
para pelanggan untuk meningkatkan layanan pelanggan. Perusahaan mengembangkan suatu
sistem informasi taktis yang tidak hanya akan meningkatkan kepuasan pelanggan, namun juga
akan meingkatkan profitabilitas.

3. KEUNGGULAN OPERASIONAL

Keunggulan operasional (operational advantage) adalah suatu keunggulan yang berhubungan


dengan transaksi dan proses sehari-hari. Disinilah sistem informasi akan berinteraksi secara
langsung dengan proses. Manajer pada tingkat pengendalian operasional (tingkat paling rendah)
dapat meraih keunggulan opersional dengan mengembangkan sistem informasi yang menawarkan
produk-produk komplementer ketika pelanggan mengakses pesanan mereka sebagai salah satu
cara untuk secara bersamaan meningkatkan penjualan dan mendukung kepuasan pelanggan.

Ketika tiga tingkatan diatas bekerja untuk mencapai tujuan yang sama, maka perusahaan akan
dapat meraih potensi keuntungan yang paling besar. Sistem informasi yang terpegaruh oleh ketiga
tingkat ini akan memiliki kemungkinan terbaik untuk meningkatkan kinerja sebuah perusahaan
secara substansial.

Tugas Personal ke-2

Case Study

Di dalam Amazon Go, Toko Masa Depan

Teknologi di dalam toko baru Amazon, yang dibuka Senin lalu di pusat kota Seattle, memungkinkan
pengalaman berbelanja yang berbeda - termasuk tidak adanya jalur checkout.

Oleh Nick Wingfield


21 Januari 2018

ISYS6295 – Management Information System


SEATTLE - Petunjuk pertama bahwa ada sesuatu yang tidak biasa tentang toko masa depan Amazon
mengejutkan Anda tepat di pintu depan. Rasanya seolah-olah Anda memasuki stasiun kereta bawah
tanah. Sederetan gerbang menjaga pintu masuk ke toko, yang dikenal sebagai Amazon Go,
memungkinkan hanya orang dengan aplikasi smartphone yang dapat masuk ke toko.
Di dalamnya ada mini market berukuran 1.800 kaki persegi yang dipenuhi rak-rak makanan yang
dapat Anda temukan di banyak toko lain - soda, keripik kentang, saus tomat. Ini juga memiliki
beberapa makanan yang biasanya ditemukan di Whole Foods, jaringan supermarket yang dimiliki
Amazon.
Tetapi teknologi yang juga ada di dalam, sebagian besar tersimpan jauh dari pandangan,
memungkinkan pengalaman berbelanja yang berbeda. Tidak ada kasir atau register di mana pun.
Pembeli meninggalkan toko melalui gerbang yang sama, tanpa berhenti untuk mengeluarkan kartu
kredit. Akun Amazon mereka secara otomatis akan dikenakan biaya atas apa yang mereka ambil dari
pintu.
Pada hari Senin, toko dibuka untuk umum pertama kalinya. Gianna Puerini, eksekutif yang
bertanggung jawab atas Amazon Go, baru-baru ini memberikan tur ke toko, di pusat kota Seattle. Ini
adalah tampilan apa yang akan ditemui pembeli.

Tidak ada keranjang belanja atau keranjang di Amazon Go. Karena proses checkout otomatis, apa
gunanya mereka? Sebaliknya, pelanggan memasukkan barang langsung ke tas belanja yang akan
mereka jalani.
Setiap kali pelanggan mengambil item dari rak, Amazon mengatakan bahwa produk tersebut secara
otomatis dimasukkan ke dalam keranjang belanja dari akun online mereka. Jika pelanggan menaruh
kembali barang tersebut di rak, Amazon menghapusnya dari keranjang virtual mereka.
Ada lebih dari 3,5 juta kasir di Amerika Serikat pada tahun 2016 - dan beberapa pekerjaan mereka
mungkin dalam bahaya jika teknologi di balik Amazon Go akhirnya menyebar. Untuk saat ini,
Amazon mengatakan teknologinya hanya mengubah peran karyawan - dengan cara yang sama
menggambarkan dampak otomatisasi pada pekerja gudangnya.
"Kami baru saja menempatkan rekan pada berbagai jenis tugas yang menurut kami itu menambah
pengalaman pelanggan," kata Puerini.
Tugas-tugas itu termasuk me-reset rak-rak dan membantu pelanggan memecahkan masalah teknis
apa pun. Terdapat karyawan toko yang siap untuk membantu pelanggan menemukan barang, dan ada
dapur di sebelah koki yang menyiapkan makanan untuk dijual di toko. Karena tidak ada kasir,
seorang karyawan duduk di bagian anggur dan bir di toko, memeriksa I.D.s sebelum pelanggan dapat
mengambil alkohol dari rak.

ISYS6295 – Management Information System


Kebanyakan orang yang menghabiskan waktu di supermarket memahami bagaimana
menjengkelkannya proses pemeriksaan, dengan antrian panjang untuk kasir dan pelanggan yang
kebingungan di kios self-checkout.
Di Amazon Go, check out terasa seolah seperti mengutil. Hanya beberapa menit setelah berjalan
keluar dari toko, Amazon mengirimkan tanda terima elektronik untuk pembelian, barulah perasaan
itu hilang.
Pengutilan yang sebenarnya tidak mudah di Amazon Go. Dengan izin dari Amazon, saya mencoba
mengelabui sistem kamera toko dengan membungkus tas belanja sekitar $ 4,35 empat bungkus soda
vanila saat masih di rak, menyelipkannya di bawah lenganku dan berjalan keluar dari toko. Sistem
Amazon langsung men-charge kepada saya untuk itu.
Pertanyaan besar yang belum terjawab adalah di mana Amazon berencana untuk membawa
teknologi. Ini tidak akan mengatakan apakah berencana untuk membuka lebih banyak toko Amazon
Go, atau meninggalkan ini sebagai hal baru yang unik. Kemungkinan yang lebih menarik adalah
bahwa hal itu bisa menggunakan teknologi di dalam toko-toko Whole Foods, meskipun Ms Puerini
mengatakan Amazon "tidak ada rencana" untuk melakukannya.
Bahkan ada spekulasi bahwa Amazon dapat menjual sistem ke pengecer lain, seperti menjual layanan
komputasi awan ke perusahaan lain. Untuk saat ini, pengunjung ke Amazon Go mungkin ingin
melihat pembelian mereka: Tanpa kasir yang menatap wajah mereka saat checkout, sangat mudah
melakukan pengeluaran berlebihan.
_____________________________
Nick Wingfield adalah koresponden teknologi yang berbasis di Seattle. Dia mencakup Amazon,
Microsoft dan teknologi baru dan telah menulis tentang dampak teknologi pada ekonomi di Pacific
Northwest. Dia sebelumnya seorang wartawan di The Wall Street Journal.

Pertanyaan:

1. Gambarkan skema arsitektur dari solusi retail Amazon Go diatas dan identifikasi posisi TPS,
FAIS dan ERP nya secara umum.

Membayar dengan
Mengunduh
kartu kredit langsung
aplikasi Amazon
tanpa berhenti
Go

Barang sudah ada di


Menempelkan Mengambil barang
aplikasi dan sudah
QR Code yang diinginkan
checkout

TPS : Setiap kali pelanggan mengambil item dari rak, produk tersebut secara otomatis dimasukkan
ke dalam keranjang belanja dari akun online mereka. Jika pelanggan menaruh kembali barang
tersebut di rak, Amazon menghapusnya dari keranjang virtual mereka. Tidak ada kasir atau register
di mana pun. Pembeli meninggalkan toko melalui gerbang yang sama, tanpa berhenti untuk

ISYS6295 – Management Information System


mengeluarkan kartu kredit. Akun Amazon mereka secara otomatis akan dikenakan biaya atas apa
yang mereka ambil dari pintu.

FAIS : Ada beberapa karyawan yang ditugaskan untuk me-reset rak-rak dan membantu pelanggan
memecahkan masalah teknis apa pun. Terdapat karyawan toko yang siap untuk membantu pelanggan
menemukan barang, dan ada dapur di sebelah koki yang menyiapkan makanan untuk dijual di toko.
Karena tidak ada kasir, seorang karyawan duduk di bagian anggur dan bir di toko, memeriksa I.D.s
sebelum pelanggan dapat mengambil alkohol dari rak.

ERP : Di dalam Amazon Go yang berukuran 1.800 kaki persegi dipenuhi rak-rak makanan yang
dapat Anda temukan di banyak toko lain - soda, keripik kentang, saus tomat. Ini juga memiliki
beberapa makanan yang biasanya ditemukan di Whole Foods, jaringan supermarket yang dimiliki
Amazon. Tanpa ada kasir yang menjaga.

2. Jelaskan mengapa TPS, FAIS dan ERP tersebut ada di dalam diagram arsitektur dan apa
fungsinya?
= Transaction processing systems (TPS), memonitor, menyimpan, mengumpulkan dan mengolah data
yang dihasilkan dari berbagai transaksi bisnis. Terdapat 2 (dua) cara sistem pengolahan data, yaitu:

a. Batch processing, dimana data dikumpulkan dari berbagai transaksi pada saat transaksi itu terjadi,
kemudian ditempatkan secara berkelompok (batch). Sistem kemudian menyiapkan dan memproses
batch tersebut secara periodik (misalnya, setiap malam).

b. Online transaction processing (OLTP), pada proses ini transaksi bisnis diolah secara online pada saat
terjadinya. Contohnya pada saat kita melakukan pembayaran satu produk pada suatu toko, sistem akan
merekam penjualan tersebut dengan mengurangi persediaan sebanyak satu unit, meningkatkan
penjualan terhadap barang tersebut sebanyak satu unit, serta meningkatkan posisi kas dari toko tersebut
sebesar jumlah yang kita bayar.

Cara penginputan data ke dalam sistem informasi dapat melalui beragam cara:

 Dengan merekam data ke dalam sebuah formulir


 Dengan menginputkan data langsung ke dalam computer
 Dengan sms
 Dengan menginputkan data di internet
 Dengan barcode scanner
 Scanner yang lain

Functional area information systems (FAIS), menyediakan dukungan bagi berbagai area fungsional
dalam suatu organisasi dengan cara meningkatkan efisiensi dan efektivitas masing-masing area internal.

Berikut peningkatan efektifitias dan efisiensi yang disediakan FAIS (Functional Area Information
Systems) dalam berbagai area fungsional perusahaan:

Accounting & Finance

1. Perencanaan keuangan, memaksimalkan penggunaan biaya yang dikeluarkan


2. Auditing, memastikan keakuratan transaksi keunangan perusahan dan melakukan penilaian terhadap
"kesehatan" keadaan keuangan perusahaan

ISYS6295 – Management Information System


3. Kontrol Anggaran (Budgerary Control), mengontrol pengeluaran dan kemudian membandingkannya
dengan anggaran yang dimiliki perusahaan.

Marketing & Sales

1. Customer relations, mengetahui konsumen dan memperlakukan mereka selayaknya raja


2. Sales force autimation, menggunakan software untuk mengotomasi penjualan dalam rangka
meningkatkan produktifitas "sales people".

HR Management

1. Rekrutmen, menemukan kandidat, melakukan tes dan menentukan kandidat mana yang cocok untuk
perusahaan
2. Performance administration, melakukan evaluasi pada karyawan dalam jangka waktu tertentu
(periodik)

Product / Operation & Logistics

1. Inventory management, mengatur waktu pemesanan stok baru, berapa stok yang harus dipesan dan
penyimpanan stok itu sendiri.
2. Quality control, mengontrol kerusakan produk pada saat datangnya material dan dalam proses produksi.
Enterprise resource planning systems (ERP), mengadopsi pandangan dari proses bisnis organisasi untuk
mengintegrasi perencanaan, manajemen dan penggunaan sumber daya organisasi, dengan
menggunakan platform software tertentu serta database. Tujuan utama dari sistem ERP adalah untuk
mengintegrasi area fungsional dalam organisasi, sehingga aliran informasi berjalan lebih lancar.
Beberapa produk ERP yang terkenal adalah Oracle, SAP dan PeopleSoft.

Sistem ERP II merupakan sistem ERP antarorganisasi yang menydiakan “web-enabled link” antara
sistem bisnis utama perusahaan, seperti persediaan dan produksi, dengan para pelanggan, pemasok,
distributor dan partner bisnis lainnya.

Keuntungan:

1. Kelincahan dan fleksibilitas organisasi.

2. Pendukung pengambilan keputusan.

3. Efisiensi dan kualitas.

Keterbatasan:

1. Proses bisnis yang sudah terdefinisi oleh vendor ERP, membuat perusahaan harus melakukan
perubahan proses.

2. Kompleks.

3. Mahal.

4. Makan waktu untuk implementasi.

ISYS6295 – Management Information System


Sistem ERP memberi dukungan secara efektif pada beberapa proses bisnis standar dalam suatu
organisasi. Sistem ERP mengelola end-to-end dan cross-departmental process. Proses cross-
departmental terjadi jika:

1. Berasal dari satu departemen dan berakhir di departemen yang berbeda.

2. Berasal dan berakhir dari satu departemen yang sama namun melibatkan departemen lain.

Tugas Kelompok ke-1

Permasalahan

Persaingan sangat ketat di arena pengendalian data pribadi, beberapa pengamat menyebut “minyak
baru” abad ke-21. Nilai pasar Facebook menggambarkan nilai pemeliharaan data rinci dari lebih dari 1
miliar orang. Perusahaan terus mencari untuk mendapatkan peningkatan jumlah data terkait kita semua
agar mereka dapat lebih tepat menargetkan pesan iklan untuk kita masing-masing. Misalnya, tombol
"Suka" dan "Bagikan" di mana-mana dikerahkan oleh situs web untuk membuatnya lebih mudah untuk
konten mereka dipromosikan ke Twitter, Instagram, Facebook (via Facebook Connect) hingga melacak
orang secara online.

Namun, skandal mata-mata National Security Agency telah menimbulkan ketakutan baru dari para
peselancar web yang datanya dilacak dan dilacak oleh jaringan iklan yang tak terhitung jumlahnya,
penambang data, dan pialang data. Federal Trade Commission (FTC) sedang menekan perusahaan
browser, pendukung konsumen, dan pengiklan untuk menetapkan opsi "Jangan Lacak" untuk pengguna
Internet.

Namun, negosiasi telah gagal, karena pengiklan dan pendukung privasi tidak dapat menyetujui tentang
seberapa banyak perlindungan dapat diberikan pada konsumen. Berbagai solusi sebagai akibat dari
masalah privasi telah diluncurkan oleh perusahaan yang menyediakan alat pelindung privasi dan
perangkat lunak. Mari kita lihat lebih dekat beberapa dari mereka.

• Snapchat (www.snapchat.com): Aplikasi smartphone ini adalah penampil gambar dan video yang
memungkinkan pengguna mengirim gambar atau video yang terhapus sendiri setelah beberapa detik.
Aplikasi juga mengandung fitur notifikasi yang memungkinkan Anda tahu jika seseorang melakukan
"ambilan layar" dari setiap foto yang Anda kirim.

• Wickr (https://www.mywickr.com): Aplikasi ponsel cerdas ini memungkinkan pengguna mengirim


teks terenkripsi kelas militer, foto, dan video untuk pengguna Wickr lainnya. Selain itu, ia menghapus
informasi seperti lokasi dan jenis perangkat dari file sebelum mengirim mereka. Tidak ada yang
disimpan di server Wickr yang dapat digunakan untuk melacak (atau memanggil) pengirim.

• Burn Note (https://burnnote.com): Aplikasi smartphone ini mengirim catatan terenkripsi yang
menghapus dirinya sendiri setelah jangka waktu tertentu. Catatan dihapus dari komputer penerima, dan
mereka tidak disimpan di server Burn Note. Burn Note juga hanya menampilkan area yang disorot
spesifik dari sebuah catatan saat pembaca menggerakkan mouse di atasnya. Akibatnya, sulit bagi
tangkapan layar untuk menangkap seluruh catatan.

• TigerText (www.tigertext.com): Aplikasi ini dipasarkan ke bisnis — terutama layanan kesehatan —


yang membutuhkan keamanan sistem pengiriman pesan. Misalnya, dokter Anda bisa menggunakan

ISYS6295 – Management Information System


TigerText untuk mengirim teks X-ray lutut Anda ke rekan Anda dengan aman.TigerText juga
memungkinkan pengirim untuk mengambil pesan yang sudah mereka kirim.

• Reputation (www.reputation.com): Perusahaan ini mengelola reputasi online kliennya dengan


membuat individu dan bisnis mencari yang terbaik di Internet. Reputasi akan mencari konten yang
merusak secara online dan menghancurkannya. Selain itu, ini membantu kliennya mencegah informasi
pribadi mereka dipublikasikan.

• Silent Circle (https://silentcircle.com): Perusahaan ini menghasilkan aplikasi ponsel pintar yang
memungkinkan orang membuat dengan mudah dan aman, panggilan telepon dan pengiriman teks
terenkripsi. Selain itu, pengirim dapat menentukan jangka waktu setelahnya file mana yang secara
otomatis akan dihapus dari kedua perangkat (mengirim dan menerima). Silent Circle membuat hidup
lebih mudah dan lebih aman untuk wartawan, oposisi politik, diplomat, dan perusahaan yang mencoba
menghindari pengawasan negara atau spionase perusahaan. Sebagai salah satu contoh, pada awal 2013
seorang reporter di Sudan Selatan menggunakan Silent Circle untuk merekam video kebrutalan yang
terjadi di pos pemeriksaan kendaraan. Dia kemudian mengenkripsi video dan mengirimnya ke Eropa.
Dalam beberapa menit, video itu otomatis dihapus dari perangkat pengirim. Dengan cara ini, bahkan
jika pihak berwenang telah menangkap dan mencari pengirim, mereka tidak akan menemukan rekaman
di teleponnya. Sementara itu, film, yang termasuk data lokasi yang menunjukkan di mana tepatnya
diambil, sudah di tangan yang aman. Itu akhirnya digunakan untuk membangun sebuah kasus yang
mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia.

Dari perspektif yang berbeda, lembaga penegak hukum telah menyatakan keprihatinan bahwa penjahat
akan menggunakan aplikasi Silent Circle. FBI, misalnya, menginginkan semua provider komunikasi
untuk membangun backdoor sehingga agen dapat secara rahasia memata-matai tersangka. Silent Circle,
bagaimanapun, telah menerapkan kebijakan eksplisit yang tidak akan mematuhi permintaan dari entitas
penegak hukum.

• Personal (www.personal.com) menyediakan pengguna dengan loker data pribadi tempat mereka
menyimpan informasi tentang diri mereka dalam satu akun. Bisnis akan membayar untuk data ini karena
data memungkinkan mereka untuk diberikan personalisasi produk dan iklan. Lebih lanjut, orang
mempertahankan kendali atas data di loker mereka, sehingga mereka bisa menuntut sesuatu nilai
sebagai imbalan, seperti uang tunai atau diskon produk.

• iPredator (https://www.ipredator.se) adalah jaringan layanan virtual swasta yang menyatakan


tujuannya adalah menyediakan privasi Internet.

• Disconnect (https://disconnect.me) adalah alat shareware yang menempatkan "D" hijau di sebelah
bilah pencarian dan menampilkan jumlah permintaan untuk data pribadi Anda yang sedang dibuat di
situs web itu, serta perusahaan yang meminta data. Putuskan lalu blokir permintaan tersebut, dengan
demikian secara dramatis mempercepat pencarian. (Shareware adalah perangkat lunak yang tersedia
secara gratis dan sering didistribusikan untuk evaluasi konsumen, setelah itu penyedia mungkin
meminta biaya untuk penggunaan lanjutan.) Versi terbaru dari Disconnect memblokir lebih dari 2.000
pihak yang mengumpulkan data Anda.

• Burner (http://burnerapp.com) adalah aplikasi iPhone yang menyediakan nomor telepon sementara,
sehingga Anda dapat mengirim dan menerima panggilan dan teks dari digit sekali pakai. Setelah Anda
telah menyelesaikan bisnis Anda, Anda dapat menghapus nomor itu sehingga tidak dapat dengan mudah

ISYS6295 – Management Information System


ditelusuri kembali kepada Anda. Tidak seperti Silent Circle, Burner mematuhi permintaan penegakan
hukum.

Pertanyaan:

1. Jelaskan bagaimana masing-masing perusahaan yang dibahas di atas dapat melindungi privasi
Anda dengan cara tertentu.

• Snapchat (www.snapchat.com): menjadikan privasi sebagai prioritas. Setiap kali


menggunakan Snapchat, berarti kita menaruh kepercayaan kepada Snapchat. Itulah mengapa
Snapchat memperlakukan informasi pemilik akun berbeda dengan kebanyakan perusahaan
teknologi lainnya. Snapchat tidak menumpuk pesan pribadi dan tidak secara publik
mempertunjukkan linimasa dari segalanya yang pernah diposting. Snapchat dirancang agar
orang hanya dapat melihat hal yang ingin kita bagikan, selama kita ingin membagikannya.
Snapchat yakin ini membuat Snapchat tidak begitu terasa seperti catatan permanen dan lebih
seperti percakapan dengan teman.
• Wickr (https://www.mywickr.com): Aplikasi yang sudah dibuat sejak 2012 ini menggunakan
sistem enkripsi setara teknologi militer untuk mengamankan data. Wickr mengatakan dapat
mengalahkan semua sistem keamanan aplikasi chat lainnya karena mereka menggunakan sandi
tingkat militer (AES256, ECDH521, RSA4096 TLS)
• Burn Note (https://burnnote.com): Aplikasi ini mengirim catatan terenkripsi yang menghapus
dirinya sendiri setelah jangka waktu yang ditentukan. Catatan dihapus dari komputer penerima,
dan tidak disimpan di server Burn Note. Burn Note juga hanya akan menampilkan area yang
disorot spesifik dari sebuah catatan saat pembaca menggerakkan mouse di atasnya. Akibatnya,
sulit bagi tangkapan layar untuk menangkap seluruh catatan.
• TigerText (www.tigertext.com):
• Reputation (www.reputation.com):
• Silent Circle (https://silentcircle.com): Perusahaan ini menghasilkan aplikasi ponsel pintar
yang memungkinkan orang membuat dengan mudah dan aman, panggilan telepon dan
pengiriman teks terenkripsi. Selain itu, pengirim dapat menentukan jangka waktu setelahnya
file mana yang secara otomatis akan dihapus dari kedua perangkat (mengirim dan menerima).
Silent Circle membuat hidup lebih mudah dan lebih aman untuk wartawan, oposisi politik,
diplomat, dan perusahaan yang mencoba menghindari pengawasan negara atau spionase
perusahaan.
• Personal (www.personal.com) menyediakan pengguna dengan loker data pribadi tempat
mereka menyimpan informasi tentang diri mereka dalam satu akun. Bisnis akan membayar
untuk data ini karena data memungkinkan mereka untuk diberikan personalisasi produk dan
iklan. Lebih lanjut, orang mempertahankan kendali atas data di loker mereka, sehingga mereka
bisa menuntut sesuatu nilai sebagai imbalan, seperti uang tunai atau diskon produk.
• iPredator (https://www.ipredator.se) adalah jaringan layanan virtual swasta yang menyatakan
tujuannya adalah menyediakan privasi Internet.
• Disconnect (https://disconnect.me) adalah alat shareware yang menempatkan "D" hijau di
sebelah bilah pencarian dan menampilkan jumlah permintaan untuk data pribadi Anda yang
sedang dibuat di situs web itu, serta perusahaan yang meminta data. Putuskan lalu blokir
permintaan tersebut, dengan demikian secara dramatis mempercepat pencarian. (Shareware
adalah perangkat lunak yang tersedia secara gratis dan sering didistribusikan untuk evaluasi

ISYS6295 – Management Information System


konsumen, setelah itu penyedia mungkin meminta biaya untuk penggunaan lanjutan.) Versi
terbaru dari Disconnect memblokir lebih dari 2.000 pihak yang mengumpulkan data Anda.
• Burner (http://burnerapp.com) adalah aplikasi iPhone yang menyediakan nomor telepon
sementara, sehingga Anda dapat mengirim dan menerima panggilan dan teks dari digit sekali
pakai. Setelah Anda telah menyelesaikan bisnis Anda, Anda dapat menghapus nomor itu
sehingga tidak dapat dengan mudah ditelusuri kembali kepada Anda. Tidak seperti Silent
Circle, Burner mematuhi permintaan penegakan hukum.

2. Identifikasi resiko positif (opportunity) maupun negatif (threat)dari penggunaan salah satu
layanan tersebut diatas.

= Resiko Positif (Opportunity) maupun negatif (threat)dari penggunaan salah satu layanan: Disini
kami menggunakan contoh aplikasi Silent Circle sebagai bahan identifikasi resiko positif dan
negatif mengenai Perlindungan privasi pengguna yang diterapkan. Silent Circle menggunakan
sistem enkripsi terhadap panggilan telepon dan pengiriman teksnya, tidak hanya itu, pengguna
silent circle juga dapat menentukan jangka waktu setelahnya file mana yang secara otomatis akan
dihapus dari kedua perangkat (pengirm & penerima)

A. Dampak Positif (Opportunity)

1. Enkripsi dapat memastikan penggunanya bisa menggunakan layanan secara aman


2. Tidak mudah diretas oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab
3. Melindungi privasi dari pengguna layanan
4. Kerahasiaan Suatu informasi akan terjamin
5. Dapat menanggulangi penyadapan telepon ataupun percakapan text

B. Dampak Negatif (Threat)

1. Berpotensi menimbulkan kejahatan dan tindakan melawan hukum


2. Dapat menjadi sarana Penyembunyian record atau data criminal oleh seorang penjahat
3. Dapat disalah gunakan oleh penjahat untuk menyebarluaskan konten-konten yang tidak baik
di konsumsi publik

3. Jabarkan aksi-aksi mitigasi dan kontingensi yang bisa dilakukan terkait dengan resiko yang
teridentifikasi di no. 2.

= Aksi-aksi mitigasi dan kontingensi yang bisa dilakukan terkait dengan resiko yangteridentifikasi
dalam resiko negative risk (threat) strategi penangananya yang pertama di hindari maksudnya tidak
memiliki aktivitas yang mengandung resiko, yang kedua dipindahkan maksudnya membeli
asuransi, yang ketiga dicegah maksudnya tetap melakukan aktivitas beresiko tetapi pengetahuan
pekerja ditingkatkan dengantraining, yang terakhir adalah diterima maksudnya adalah menerima
resiko, tidak melaukan apa-apa. Positive risk (opportunity) dalam strategi penanganannya yang
pertama dieksploitasi maksudnya menambahkan aktivitas atau orang dalam project. Yang kedua
dibagikan maksudnya memberikan intensif besar kepada pekerja yang berkinerja tinggi, dan yang
terakhir diterima maksudnya adalah menerima saja resiko yang terjadi.

Tugas Kelompok ke-2

ISYS6295 – Management Information System


Permasalahan:

Pertumbuhan eksplosif dari video streaming dan teknologi mobile menciptakan masalah bandwidth
melalui Internet. Internet dirancang untuk mengirimkan konten seperti e-mail dan halaman web.
Namun, barang-barang media yang ditransmisikan Internet saat ini, seperti film berdefinisi tinggi (HD
Movie), jauh lebih besar ukurannya. Untuk memperumit masalah ini, terdapat (pada awal 2015) lebih
dari 180 juta pengguna smartphone di Amerika Serikat, banyak di antaranya menggunakan Internet
untuk melakukan streaming konten video dari telepon mereka.

Masalah bandwidth Internet memiliki perimbangan baik secara ekonomi maupun teknologi. Saat ini,
konsumen dapat mengirim 1-kilobyte e-mail atau menonton film 30-gigabyte terbaru di televisi layar
besar mereka untuk broadband bulanan yang sama biayanya. Tidak seperti sistem yang digunakan untuk
tagihan listrik dan air di mana hasil penggunaan yang lebih tinggi dalam biaya yang lebih tinggi, biaya
broadband bulanan tidak terikat dengan penggunaan konsumen.

Sebuah studi dari Juniper Networks (www.juniper.net) menyoroti masalah "pendapatan-per-bit" ini.
Laporan ini memprediksi bahwa pendapatan internet untuk operator seperti AT & T (www.att.com) dan
Comcast (www.comcast.com) akan tumbuh sebesar 5 persen per tahun hingga 2020. Pada saat yang
sama, lalu lintas Internet akan meningkat 27 persen setiap tahun, yang berarti bahwa para operator harus
meningkatkan investasi bandwidth mereka sebesar 20 persen per tahun hanya untuk memenuhi
permintaan. Di bawah model ini, model bisnis operator akan menghadapi tekanan, karena total investasi
yang diperlukan akan melebihi pertumbuhan pendapatan.

Beberapa analis industri mengharapkan operator menghentikan investasi dalam kapasitas baru. Namun
demikian, analis setuju bahwa krisis keuangan akan datang. Ketika trafik internet melonjak, analis
memperkirakan pendapatan per megabit menurun. Gambar-gambar ini diterjemahkan menjadi laba atas
investasi (ROI) jauh lebih rendah. Meskipun operator dapat menemukan cara untuk meningkatkan
kapasitas mereka, akan sulit bagi mereka untuk mendapatkan manfaat pendapatan dari melakukannya.

Inti masalahnya adalah, bahkan jika teknologinya sama dengan tugas mentransmisikan data dalam
jumlah besar, tidak ada yang tahu pasti bagaimana cara membayar teknologi ini. Salah satu solusi yang
diusulkan adalah untuk menghilangkan netralitas jaringan.

Netralitas jaringan adalah model operasi di mana penyedia layanan Internet (ISP) harus memungkinkan
pelanggan menyamakan akses ke konten dan aplikasi, terlepas dari sumber atau sifat konten. Artinya,
operator tulang punggung Internet harus memperlakukan

ISYS6295 – Management Information System


semua Web traffic sama, tidak mengenakan tarif yang berbeda oleh pengguna, konten, situs, platform,
atau aplikasi. Perusahaan telekomunikasi dan kabel ingin mengganti netralitas jaringan dengan
pengaturan di mana mereka dapat membebankan harga yang berbeda berdasarkan pada jumlah
bandwidth yang dikonsumsi oleh konten yang dikirimkan melalui Internet. Perusahaan-perusahaan ini
percaya bahwa harga yang terdiferensiasi adalah metode yang paling adil dimana mereka dapat
membiayai investasi yang diperlukan dalam infrastruktur jaringan mereka.

Untuk memperkuat argumen mereka, ISP menunjuk ke sejumlah besar bandwidth yang diperlukan
untuk mengirimkan versi bajakan dari materi yang dilindungi hak cipta melalui Internet. Faktanya,
Comcast melaporkan pada tahun 2010 bahwa pembagian materi yang dilindungi hak cipta ilegal
menghabiskan 50 persen dari kapasitas jaringannya. ISP lebih lanjut berpendapat bahwa netralitas
bersih menghambat daya saing internasional AS dengan mengurangi inovasi dan mengecilkan investasi
modal dalam teknologi jaringan baru. Tanpa investasi dan inovasi semacam itu, ISP tidak akan mampu
menangani permintaan yang meledak untuk Internet dan transmisi data nirkabel.

Dari perspektif yang berlawanan, para pendukung netralitas jaringan mem-petisi Kongres untuk
mengatur industri untuk mencegah penyedia jaringan dari mengadopsi strategi yang mirip dengan
Comcast. Mereka berpendapat bahwa risiko penyensoran meningkat ketika penyedia jaringan dapat
memblokir secara selektif atau memperlambat akses ke konten tertentu, seperti akses ke layanan
berbiaya rendah yang bersaing seperti Skype dan Vonage. Mereka juga menegaskan bahwa Internet
yang netral mendorong inovasi. Akhirnya, mereka berpendapat bahwa Internet netral telah membantu
menciptakan banyak bisnis baru. Sebagai contoh, salah satu perusahaan modal ventura mengatakan
bahwa itu akan menghindari pendanaan startup di arena video dan media. Perusahaan lebih lanjut
menyatakan tidak akan berinvestasi dalam sistem pembayaran atau dompet ponsel, yang membutuhkan
waktu transaksi yang cepat untuk menjadi sukses.

Dalam contoh lain, Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menggugat AT & T setelah operator
tersebut diduga "menyesatkan" jutaan pelanggan smartphone-nya terkait paket data tak terbatasnya.
FTC mengklaim bahwa AT & T menagih pelanggannya untuk "data tidak terbatas," tetapi masih
mengurangi kecepatan penelusuran untuk sebanyak 3,5 juta pengguna.

Sebagian besar analis memperkirakan bahwa pengguna yang paling banyak mengonsumsi data pada
akhirnya akan harus membayar lebih banyak, kemungkinan besar dalam bentuk rencana harga
berjenjang. Namun, orang Amerika tidak pernah harus berdebat dengan batasan jumlah data yang
mereka unggah dan unduh. Jadi, mungkin ada desakan dari pengguna.

ISYS6295 – Management Information System


Pada tahun 2008, Comcast secara terbuka menantang netralitas bersih ketika memperlambat transmisi
BitTorrent (www.bittorrent.com) files, suatu bentuk transmisi peer-to-peer yang sering digunakan
untuk pembajakan dan pembagian ilegal dari materi yang dilindungi hak cipta.

Komisi Komunikasi Federal (FCC) menanggapi dengan memerintahkan Comcast untuk memulihkan
layanan sebelumnya. Comcast kemudian mengajukan gugatan yang menantang otoritas FCC untuk
menegakkan netralitas jaringan. Pada bulan April 2010, Pengadilan Banding Sirkuit Washington D.C.
memutuskan untuk mendukung Comcast, menyatakan bahwa FCC tidak memiliki wewenang untuk
mengatur cara ISP mengelola jaringannya. Dengan mengesahkan penetapan harga yang berbeda,
pengadilan memberikan pukulan besar terhadap netralitas jaringan.

Terlepas dari peraturan ini, pada 21 Desember 2010, peraturan netralitas jaringan yang disetujui FCC
yang melarang penyedia broadband wireline based —tetapi bukan penyedia broadband seluler — agar
tidak terlibat dalam "diskriminasi yang tidak masuk akal" terhadap lalu lintas Web. Aturan-aturan ini
dikenal sebagai Open Internet Order.

Pertanyaan:

1. Apakah ISP benar dalam mengklaim bahwa netralitas jaringan akan membatasi pengembangan
teknologi baru mereka? Jelaskan jawaban Anda!
= Netralisasi jaringan bukan satu pihak benar dan pihak yang lain salah, melainkan semua pihak bekerja
sama untuk menciptakan suatu lingkungan yang mendukung para operatr sehingga para operator tidak
segan mengembangkan jaringannya dna memberikan akses bagi pengguna. Dengan adanya layanan
Over To Top (OTT) yang dikembangkan dengan baik, maka ISP atau operator harus mengizinkan
interkoneksi yang bebas, tanpa hambatan atau blocking. Masalah inti dari adanya OTT yang gratis
menggunakan jaringan, termasuk penerusan video, adalah masalah penarifan. Sebenarnya ada variasai
dalam nilai atau value dari berbagai penyajian layanan yang sangat tergantung pada kebutuhan
pengguna. Dan hanya pengguna yang dapat menilai dan bersedia menanggung tarifnya. ISP atau
operator tidak suka apabila terlalu banyak layanan cuma – cuma menggunakan jaringannya. Netralitas
jaringan dan regulasinya dipengaruhi oleh adanya kompetisi dari nilai – nilai dan seberapa jauh
terbukanya.

2. Apakah penyedia konten (mis, Netflix) benar dalam mengklaim bahwa menghilangkan netralitas
jaringan akan mendorong sensor oleh ISP? Jelaskan jawaban Anda!
= Ya, penyedia konten benar dalam mengklaim bahwa menghilangkan netralitas jaringan akan
mendorong sensor oleh ISP. Contoh yang dapat diambil adalah Netflix. Netflix diblokir oleh telkomsel
karena adanya konten pornografi dan negatif di dalamnya. Mengenai adanya konten kekerasan atau
berbau porno di Netflix, pihak Netflix menyatakan sudah punya sistem sendiri untuk menyaringnya

ISYS6295 – Management Information System


Berikut penjelasan dari juru bicara Netflix, “Netflix adalah jaringan televisi internet, bukan broadcaster
tradisional. Kami adalah sebuah layanan on demand yang memungkinkan orang memilih untuk
berlangganan dan memutuskan apa, di mana dan kapan untuk menyaksikan,". "Layanan kami termasuk
panduan rating dan sinopsis episode untuk membantu orang mendapat informasi tentang apa yang tepat
untuk mereka dan keluarganya, Bagi mereka yang menginginkan kontrol tambahan atau parental
control, kami juga menyediakan sistem kode PIN untuk memastikan anak-anak tidak bisa melihat
konten tertentu.

3. Apakah penyedia konten benar dalam mengklaim bahwa menghilangkan netralitas jaringan akan
mengakibatkan konsumen membayar harga lebih tinggi untuk konten yang mereka tonton melalui
internet? Jelaskan jawaban Anda!

= Ya, ada dua bentuk diskriminasi yang dapat melanggar prinsip netralitas internet yaitu diskriminasi
negatif dan diskriminasi positif. Diskriminasi negatif terjadi ketika aliran suatu konten di internet
dihambat melalui pemblokiran akses atau pengurangan bandwidth. Sementara itu, diskriminasi positif
berbentuk pada konten atau aplikasi yang diberikan perlakuan istimewa lebih dari yang lain. Misalnya
dengan memberikan akses “fast lane” atau jalur cepat seperti jalan tol agar konten tersebut mengalir
lebih cepat dibandingkan dengan konten atau aplikasi yang melewati jalur biasa atau “slow lane”.
Pengguna internet dapat membayar lebih untuk menggunakan jalur cepat tersebut jika mereka tidak
ingin jaringan mereka tersendat di jalur normal dan mengurangi kualitas internet mereka.

Tidak hanya itu, diskriminasi positif bisa dilakukan dengan memberlakukan sistem zero rating. Sistem
zero rating biasanya terdapat dalam sistem pelayanan internet yang menggunakan batasan kuota atau
data caps. Dalam sistem zero rating, sebuah konten atau aplikasi tidak akan terhitung pada kuota
penggunaan internet atau tagihan bayaran, sehingga pengguna internet diberikan akses gratis terhadap
konten atau aplikasi tersebut tanpa memakan kuota. Sistem ini dinamakan zero rating sebab penggunaan
aplikasi atau pengunduhan konten tersebut dihitung nol.

Bagi beberapa pendukung netralitas internet, diskriminasi positif seperti ini melanggar prinsip tersebut.
Dalam sistem “fast lane”, pengguna internet hanya akan dapat mengakses aplikasi atau konten berat
seperti video atau game online dengan kualitas yang sama jika mereka membayar lebih. Seperti ditulis
oleh Vox, hal ini terjadi di tahun 2013 kepada aplikasi streaming Netflix ketika akses streaming nya
mulai melambat. Perusahaan Comcast, selaku ISP, mengatakan bahwa lambatnya koneksi disebabkan
oleh kemacetan yang terdapat pada jaringannya. Namun kemacetan ini dapat dihindari setelah Netflix
melakukan negosiasi kepada Comcast dengan membayar lebih sehingga koneksi streaming Netflix
kembali normal.

Sementara itu, praktik zero rating melanggar netralitas internet karena pemilik aplikasi atau konten
tertentu bisa bekerja sama dengan ISP untuk memberikan akses terhadap aplikasi atau konten mereka
secara cuma-cuma. Hal ini akan menguntungkan pemilik aplikasi yang cukup tersohor dan memiliki
cukup modal untuk melakukan kerjasama ketimbang aplikasi baru. Sebab, pengguna internet akan lebih
memilih menggunakan aplikasi atau konten yang gratis ketimbang harus menghabiskan kuota mereka
untuk aplikasi yang baru.

Bisa dibayangkan jika aplikasi yang memiliki modal besar seperti Facebook, Twitter, atau Instagram
bekerja sama dengan ISP untuk memberikan akses gratis kepada aplikasi mereka. Aplikasi-aplikasi
startup yang mungkin memberikan inovasi baru akan kesulitan mencari pengguna. Jika sistem ini
diterapkan sebelumnya, maka aplikasi seperti Facebook, Twitter, atau Instagram tidak akan bisa
terkenal karena akses sudah didominasi oleh aplikasi-aplikasi besar dan terkenal sebelumnya seperti
Myspace atau Friendster.

ISYS6295 – Management Information System


4. Mengapa debat tentang netralitas jaringan sangat penting untuk Anda? Jelaskan jawaban Anda!
= Sangat penting. Karena Netralitas jaringan adalah model operasi di mana penyedia layanan Internet
(ISP) harus memungkinkan pelanggan menyamakan akses ke konten dan aplikasi, terlepas dari sumber
atau sifat konten. Artinya, operator tulang punggung Internet harus memperlakukan

semua Web traffic sama, tidak mengenakan tarif yang berbeda oleh pengguna, konten, situs, platform,
atau aplikasi. Perusahaan telekomunikasi dan kabel ingin mengganti netralitas jaringan dengan
pengaturan di mana mereka dapat membebankan harga yang berbeda berdasarkan pada jumlah
bandwidth yang dikonsumsi oleh konten yang dikirimkan melalui Internet. Perusahaan-perusahaan ini
percaya bahwa harga yang terdiferensiasi adalah metode yang paling adil dimana mereka dapat
membiayai investasi yang diperlukan dalam infrastruktur jaringan mereka.
Tugas Kelompok ke-3

Studi Kasus

Permasalahan

Super Retail Group (Super) (www.superretailgroup.com.au) adalah salah satu peritel rekreasi terbesar
di Australia, dengan penjualan tahunan lebih dari AU $ 2 miliar. Tujuh merek ritelnya berfokus pada
produk otomotif, produk bersepeda, dan barang olahraga, yang dijualnya melalui lebih dari 600 toko di
Australia dan Selandia Baru.

Sejak tahun 2005, Super telah tumbuh secara eksponensial melalui serangkaian akuisisi. Meskipun
pertumbuhan ini telah menambah volume penjualan dan kekuatan merek, juga telah membuat pasokan
perusahaan rantai yang sangat kompleks. Secara historis, perusahaan memiliki dan mengoperasikan
setiap merek sebagai divisi terpisah. Akibatnya, pada 2011 itu Super mengelola tujuh rantai pasokan
yang berbeda, yang membentang dari pengadaan di Asia hingga distribusi di Australia dan Selandia
Baru. Hal yang menambah kompleksitas pengelolaan rantai suplai Super adalah geografi luas, namun
jarang penduduknya di Australia.

Karena itu, eksekutif Super memutuskan untuk berinvestasi lebih banyak dari AU $ 50 juta dalam
perbaikan rantai suplai dan manajemen persediaan selama 2012–2015. Inisiatif itu termasuk
memusatkan pusat distribusi yang berbeda, mengkonsolidasikan pengadaan di Asia, mengembangkan
penjualan online pemenuhan untuk pengiriman ke rumah, dan memperkuat hubungan dengan mitra
dagang utama.

Intinya, inisiatif strategis utama perusahaan adalah untuk mengkonsolidasikan perkiraan permintaan
dan pengisian kembali beragam mereknya. Ketika perusahaan mengakuisisi bisnis lain dan memperluas
skala produk private-label, perencanaan permintaan menjadi semakin penting. Perusahaan

ISYS6295 – Management Information System


membutuhkan untuk mengelola waktu tunggu yang terkait dengan pengadaan dari Asia, serta volatilitas
musiman dan promosi yang ekstrim dalam mereknya.

Super juga menambahkan barang-barang (digital) yang lebih soft, yang memiliki pola permintaan yang
berbeda dari barang keras (fisik). Alhasil, pengecer membutuhkan model peramalan dan pengisian
ulang yang dapat menangani kompleksitas geografisnya, serta penghitungan stock-keeping unit (SKU),
dan variasi permintaan di tujuh mereknya.

Solusi IT

Untuk mengintegrasikan perencanaan permintaan dan pemenuhan kebutuhan dan untuk meningkatkan
fokus pelanggan di seluruh merek, Super mengimplementasikan perangkat lunak dari JDA
(www.jda.com) ke divisi Perdagangan Ritelnya.

Dalam waktu 10 bulan, sistem berjalan operasional, berkat penyebaran cepat di cloud JDA. Perusahaan
memilih untuk meluncurkan perangkat lunak dalam lingkungan cloud untuk mempercepat
pelaksanaannya dan untuk meminimalkan biaya.

Menerapkan sistem di cloud memungkinkan Super Retail memasukkan biaya infrastruktur TI. Artinya,
perusahaan itu mengeluarkan biaya pembelian perangkat keras (server dan penyimpanan), perangkat
lunak (aplikasi), dan kemampuan jaringan.

Pengecer memahami bahwa tidak semua pengeluaran perangkat keras dan perangkat lunak jelas; alih-
alih, membangun infrastruktur TI sering kali melibatkan biaya tersembunyi. Misalnya, Super
memperkirakan bahwa hosting solusi perangkat lunaknya sendiri akan menghabiskan biaya bulanan
sebesar AU $ 20.000 per bulan hanya dengan listrik. Selain itu, Super tidak memiliki sumber daya TI
internal untuk mengimplementasikan perangkat lunak, atau kapasitas untuk menumbuhkan tim TI yang
cukup untuk mendukung perangkat lunak baru.

Uji coba di divisi Leisure Retailing awalnya termasuk 400.000 SKU. Itu kemudian diperluas untuk
mengakomodasi 1,4 juta SKU. Karena begitu banyak kerumitan produk di Leisure Retailing, divisi ini
berfungsi sebagai uji coba yang efektif untuk sistem baru.

Karena Australia adalah rumah bagi 68 spesies ikan hiu yang ditargetkan - lebih banyak dari tempat
lain di dunia - Super menjual banyak umpan pancing yang berbeda, dan ia harus mengelola banyak
rentang produk yang spesifik secara regional.

Pertanyaan:

ISYS6295 – Management Information System


1. Jelaskan mengapa Super Retail Group memutuskan untuk menggunakan perangkat lunak JDA di
sepanjang rantai pasokannya!

= Untuk mengintegrasikan perencanaan permintaan dan pemenuhan kebutuhan dan untuk


meningkatkan fokus pelanggan di seluruh merek, sehingga Super mengimplementasikan perangkat
lunak dari JDA (www.jda.com) ke divisi Perdagangan Ritelnya. Dalam waktu 10 bulan, sistem berjalan
operasional, berkat penyebaran cepat di cloud JDA. Perusahaan memilih untuk meluncurkan perangkat
lunak dalam lingkungan cloud untuk mempercepat pelaksanaannya dan untuk meminimalkan biaya.
Menerapkan sistem di cloud memungkinkan Super Retail memasukkan biaya infrastruktur TI. Artinya,
perusahaan itu mengeluarkan biaya pembelian perangkat keras (server dan penyimpanan), perangkat
lunak (aplikasi), dan kemampuan jaringan.

2. Mengapa uji coba Super Retail Group di divisi Leisure Retailing?


= Uji coba Super Retail Group di divisi Leisure Retailing dilakukan karena Karena begitu banyak
kerumitan produk di Leisure Retailing, divisi ini berfungsi sebagai uji coba yang efektif untuk
sistem baru. Australia adalah rumah bagi 68 spesies ikan hiu yang ditargetkan-lebih banyak dari
tempat lain di dunia-Super menjual banyak umpan pancing yang berbeda, dan ia harus mengelola
banyak rentang produk yang spesifik secara regional.
3. Mengapa Super Retail Group menerapkan solusi berbasis cloud? Apakah Anda percaya ini adalah
keputusan yang benar? Mengapa atau mengapa tidak?

= Menerapkan sistem di cloud memungkinkan Super Retail memasukkan biaya infrastruktur TI.
Artinya, perusahaan itu mengeluarkan biaya pembelian perangkat keras (server dan penyimpanan),
perangkat lunak (aplikasi), dan kemampuan jaringan. Menurut kelompok kami, kami percaya ini adalah
keputussan yang benar, karena pengecer memahami bahwa tidak semua pengeluaran perangkat keras
dan perangkat lunak jelas; alih-alih, membangun infrastruktur TI sering kali melibatkan biaya
tersembunyi.

Tugas Kelompok ke-4

Essay

Perencanaan operasional sistem informasi terdiri dari elemen berikut:


 Mission
 IS environment
 Objective of the IS function
 Application portfolio
 Resource allocation & project management

ISYS6295 – Management Information System


Gambar 1. Proses Perencanaan Sistem Informasi
Pertanyaan:
1. Jelaskan masing-masing tahapan sesuai proses tahapan gambar 1! Gambarkan diagram
flowchart-nya dan tentukan artifak-artifak yang dihasilkan dari setiap proses!

= ● Misi organisasi: tujuan dari organisasi ini terbentuk harus bermanfaat bagi semua orang.

● Akses bisnis : siapa saja yang bisa bergabung ke bisnis tersebut.

● Perencana anorganisasi : rancangan bisnis harus dibuat secara baik sehingga mengurangi resiko
kegagalan.

● Informasi teknologi arsitektur : melihat denah daerah yang akan diobservasi.

● Perencaan SI : perencanaan dari awal hingga tahap pelaksanaannya selesai

● Informasi terbaru teknologi arsitektur : informasi bisnis yang terupdate.

● Rencana operasional SI : Perhitungan dari bisnis di lakukan dengan baik sehingga pelaksanaan
dapat target yang diinginkan. Rencana operasional merupakan pralangkah pertama dari fungsi
manajemen berikutnya yaitu actuating atau pelaksanaan. Dalam menyusun rencana operasional
harus dapat menjawab 4W 1H ( what, who, where, when, dan how).

● Proyek pengembangan SI : kegiatan bisnis yang sudah ada dapat dibuat menjadi yang lebih baik
dengan pengembangan inovasi-inovasi yang ada.

2. Pada saat suatu perusahaan memeriksa kebutuhan dan performanya, maka akan dihasilkan
daftar prioritas dari aplikasi teknologi informasi yang sudah berjalan dan aplikasi teknologi
informasi yang berpotensi untuk diakuisisi, daftar tersebut yang dikenal dengan nama
application portfolio. Gunakan sebuah perusahaan yang familiar seperti Telkom, PLN dan lain
sebagainya dan Jelaskan tahapan yang harus dilakukan untuk melakukan application portfolio
pada perusahaan tersebut!

ISYS6295 – Management Information System


= Application portfolio management (APM) adalah sebuah framework pengelolaan aplikasi-
aplikasi (software) dan servicenya. Application portfolio management memberikan
pemahaman menyeluruh pada korporasi perihal biaya, sinergi antar aplikasi, manfaat setiap
aplikasi dalam rantai bisnis, dan membuka peluang untuk ber-inovasi.
Framework APM melakukan optimalisasi biaya operasional dan rasionalisasi lisensi
software. Menghindari duplikasi fungsi dan jumlah lisensi sehingga akan menekan biaya
pembelian dan pemeliharaan software, menghindari pembelian software yang tidak sesuai
rencana bisnis, dan menekan biaya operasional infrastruktur pendukung.
Framework APM mempu memetakan aplikasi-aplikasi yang sudah kurang bermanfaat bagi
bisnis (retire), demikian pula yang masih dibutuhkan bisnis tapi perlu diupgrade. Konektifitas
dengan database CMDB (configuration management database) memberikan data akurat
perihal lifecycle aplikasi, termasuk kapan habisnya masa garansi, kapan akan masuk masa EOL
dan berakhirnya masa service dari vendor (EOS). Pola kerja APM adalah
melakukan identifikasi, pengelompokan dan eliminasi yang bertujuan optimasi biaya lisensi,
pemeliharaan pada layer data/informasi dan layer infrastruktur pendukung (server, storage,
memory) yang ditanam pada data center ataupun cloud system.

Telkom Group

Telkom Group merupakan satu-satunya perusahaan badan usaha milik negara (BUMN)
dibidang telekomunikasi serta penyelenggara layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di
Indonesia. Telkom Group melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia dengan rangkaian
lengkap layanan telekomunikasi yang mencakup sambungan telepon kabel dan telepon
nirkabel, komunikasi seluler, layanan jaringan dan interkoneksi serta layanan internet dan
komunikasi data. Telkom Group juga menyediakan berbagai layanan di bidang informasi,
media dan edutainment, termasuk cloud-based and server-based managed services, layanan e-
Payment dan IT enabler, e-Commerce dan layanan portal lainnya.

Visi

”Be The King of Digital in The Region”

Misi

“Lead Indonesian Digital Innovation and Globalization”

Corporate Culture: The Telkom Way Basic Belief: Always The Best

Core Values: Solid, Speed, Smart Key Behaviours: Imagine, Focus, Action

Inisiatif Strategis

• Pusat keunggulan.

• Fokus pada portofolio dengan pertumbuhan atau value yang tinggi.

• Percepatan ekspansi internasional.

• Transformasi biaya.

• Pengembangan IDN (id-Access, id-Ring, id-Con).

ISYS6295 – Management Information System


• Indonesia Digital Solution (“IDS”) – layanan konvergen pada solusi ekosistem digital.

• Indonesia Digital Platform (“IDP”) – platform enabler untuk pengembangan ekosistem.

• Eksekusi sistem pengelolaan anak perusahaan terbaik.

• Mengelola portofolio melalui BoE dan CRO.

• Meningkatkan sinergi di dalam Telkom Group.

Client :

Client dan Mitra PT. Telkom berada pada bidang usaha seperti halnya Industri, Jasa,
Perdagangan, Perikanan, Perkebunan, Pertanian, Peternakan, dan lainnya. Layanan
telekomunikasi Telkom telah menjangkau beragam segmen pasar mulai dari pelanggan
individu sampai dengan Usaha Kecil dan Menengah (“UKM”) serta korporasi. PT. Telkom
menjadi penyedia layanan seluler terbesar di Indonesia yang melayani sekitar 131,5 juta
pelanggan dan menguasai pangsa pasar 42,4% dari pasar seluler bergerak.

Ruanglingkup :

Ruang lingkup PT. Telkom adalah menyelenggarakan jaringan dan layanan telekomunikasi,
informatika serta optimalisasi sumber daya Perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas,
Perusahaan menjalankan kegiatan usaha yang meliputi

• Usaha Utama

a) Merencanakan, membangun, menyediakan, mengembangkan, mengoperasikan, memasarkan


atau menjual/menyewakan dan memelihara jaringan telekomunikasi dan informatika dalam arti
yang seluas-luasnya dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

b) Merencanakan, mengembangkan, menyediakan, memasarkan atau menjual dan


meningkatkan layanan jasa telekomunikasi dan informatika dalam arti yang seluas-luasnya
dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

• Usaha Penunjang

a) Menyediakan layanan transaksi pembayaran dan pengiriman uang melalui jaringan


telekomunikasi dan informatika.

b) Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya yang dimiliki
Perusahaan, antara lain pemanfaatan aset tetap dan aset bergerak, fasilitas sistem informasi,
fasilitas pendidikan dan pelatihan dan fasilitas pemeliharaan dan perbaikan.

Dengan pencapaian dan pengakuan yang diperoleh Telkom, penguasaan pasar untuk setiap
portofolio bisnisnya didukung kuatnya kinerja keuangan dan operasional, serta potensi
pertumbuhannya di masa mendatang, Telkom menjadi model korporasi terbaik Indonesia.
Berikut penjelasan portofolio bisnis Telkom:

a) Telekomunikasi

ISYS6295 – Management Information System


Portofolio bisnis telekomunikasi PT. Telkom mencakup :

1. Layanan sambungan telepon kabel tidak bergerak.

2. Layanan sambungan telepon nirkabel tidak bergerak.

3. Layanan seluler.

4. Layanan internet dan komunikasi data.

5. Layanan jaringan.

6. Layanan interkoneksi.

7. Layanan tambahan.

Telekomunikasi merupakan bagian bisnis utama Telkom. Sebagai ikon utama bisnis
perusahaan, Telkom melayani sambungan telepon kabel tidak bergerak Plain Ordinary
Telephone Service (”POTS”), telepon nirkabel tidak bergerak, layanan komunikasi data,
broadband, satelit, penyewaan jaringan dan interkoneksi, serta telepon seluler yang dilayani
oleh Anak Perusahaan Telkomsel. Layanan telekomunikasi Telkom telah menjangkau beragam
segmen pasar mulai dari pelanggan individu sampai dengan Usaha Kecil dan Menengah
(“UKM”) serta korporasi.

b) Information

Portofolio bisnis Information mencakup :

1. IT Outsourcing atau Managed Application.

2. E-Payment/Layanan Pembayaran, meliputi: Billing, Remittance, e-money, dan e-voucher


atau Telkom Voucher.

Layanan informasi merupakan model bisnis yang dikembangkan Telkom dalam ranah New
Economy Business (“NEB”). Layanan ini memiliki karakteristik sebagai layanan terintegrasi
bagi kemudahan proses kerja dan transaksi yang mencakup Value Added Services (“VAS”)
dan Managed Application/IT Outsourcing (“ITO”), e-Payment dan IT enabler Services
(“ITeS”).

c) Media

Media merupakan salah satu model bisnis Telkom yang dikembangkan sebagai bagian dari
NEB. Layanan media ini menawarkan Free To Air (“FTA”) dan Pay TV seperti indihome untuk
gaya hidup digital yang modern.

d) Edutainment

Edutainment menjadi salah satu layanan andalan dalam model bisnis NEB Telkom dengan
menargetkan segmen pasar anak muda. Telkom menawarkan beragam layanan di antaranya
Ring Back Tone (“RBT”), SMS Content, portal dan lain-lain.

ISYS6295 – Management Information System


e) Services

IT enabler services meliputi business process outsourcing dan knowledge process outsourcing,
yang terdiri dari : Network centric value added services dan Integration services.

Service menjadi salah satu model bisnis Telkom yang berorientasi kepada pelanggan. Ini
sejalan dengan Customer Portfolio Telkom kepada pelanggan Personal, Consumer/Home,
SME, Enterprise, Wholesale, dan Internasional. Untuk menjalankan portofolio bisnisnya,
Telkom Group memiliki empat anak perusahaan, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Selular
(Telkomsel), PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), PT Telkom Metra dan PT
Daya Mitra Telekomunikasi (Mitratel).

FORUM

1. Apa yang teman-teman ketahui tentang Management Information System dan Mengapa Kita
harus mempelajari Management Informasi System? Sebutkan penggunaan MIS yang ada di
lingkungan kalian.

= Management Information System adalah sistem perencanaan yang merupakan bagian dari
pengendalian internal suatu bisnis. Alasan kita mempelajari Management Information System adalah

a. Kita memahami berbagai macam aplikasi Teknologi Informasi dalam suatu organisasi serta apa
yang ada dibalik aplikasi tersebut.

b. Kita bisa menyediakan berbagai macam input pada aplikasi TI tersebut, sehingga dapat
meningkatkan kualitas dari aplikasi.

c. Kita dapat memberikan rekomendasi terhadap berbagai aplikasi IT yang dapat digunakan oleh
organisasi.

d. Kita dapat mengikuti perkembangan dari teknologi informasi yang berkembang secara cepat, baik
dari sisi teknologi yang berjalan maupun teknologi baru.

e. Kita dapat memahami dampak potensial dari teknologi baru dan teknologi yang dikembangkan
yang dimiliki atau akan dimiliki oleh organisasi.

f. Kita dapat berperan sebagai kunci utama dalam pengelolaan system informasi dalam organisasi.

Penggunaan MIS yang ada di lingkungan kita saat ini adalah aplikasi - aplikasi seperti m-bca yang
membantu nasabah dalam melakukan transaksi.

2. Teman-teman jelaskan yang di maksud dengan Computer-Based Information System (CBIS) dan
contoh pengaplikasian Computer - Based dalam dunia kerja. Sebutkan dan jelaskan empat (4)
komponen utama dari CBIS.

= 1. Hardware (piranti keras), terdiri dari processor, monitor, keyboard, printer dll.

ISYS6295 – Management Information System


2. Software (piranti lunak), merupakan program atau kumpulan dari program yang dapat memberikan
instruksi pada hardware untuk memproses data.

3. Database (basis data), merupakan kumpulan dari file atau tabel yang terdiri dari data.

4. Network (jaringan), merupakan sistem penghubung (wireline ataupun wireless) yang


memungkinkan komputer agar dapat berbagi resources satu sama lain.

5. Procedures (prosedur), merupakan instruksi-instruksi untuk mengkombinasikan


komponenkomponen diatas agar dapat mengolah informasi dan menghasilkan luaran (output) yang
diinginkan.

3. Menurut teman-teman, bagaimana perkembangan dunia TI dalam dunia Industri dan


pendidikan, jelaskan dengan contoh. Sebutkan dan jelakan Tipe Sistem Informasi Organisasi.

= Perkembangan dunia TI dalam dunia Industri dan pendidikan adalah

Teknologi informasi berdampak pada kualitas hidup kita. Individu dapat bekerja 24 jam sehari di
lokasi manapun. IT memberikan fleksibilitas dan secara signifikan dapat meningkatkan kualitas hidup
masyarakat. Selain itu, revolusi robot yang semakin ditekuni oleh para ahli, dapat membantu manusia
dalam kehidupan sehari-hari. iRobot (www.irobot.com) menciptakan Roomba yang dapat membantu
kita menyapu rumah, Scooba yang dapat mengepel lantai, serta Dirt Dog yang memiliki keahlian
membersihkan garasi rumah kita. Dalam bidang militer, robot dapat berperan sebagai pengintai,
sebagai self-driving vehicles dan juga dapat memberikan berbagai sudut pandang di medan perang.
Teknologi informasi juga memberikan peranan besar dalam bidang kesehatan. Peralatan teknologi
dapat membantu kinerja tenaga medis dalam mendiagnosa pasien dengan lebih akurat, pengembangan
obat-obatan, serta riset. Selain itu, dengan adanya teknologi informasi, para dokter juga dapat
melakukan video conference untuk membahas kasus kesehatan yang kompleks, serta adanya surgical
robot yang bisa melakukan prosedur pembedahan jarak jauh. Dalam bidang pendidikan, pada
sekarang ini adalah pembelajaran berbasis komputer, perpustakaan digital dan masih ada yang
lainnya.

Tipe Sistem Informasi Organisasi :

Transaction Processing System :Memproses data transaksi dari event-event bisnis. Contoh : Terminal
/ mesin point-of-sale (POS), mesin kasir, ATM, EDC.

Functional Area Information System : Mendukung aktivitas dalam area fungsional yang spesifik.
Contoh : Sistem Informasi Akunting, Sistem Penggajian (payroll).

Enterprise Resource Planning : Mengintegrasikan semua area- area fungsional dalam organisasi.
Contoh : SAP, Oracle ERP, Microsoft Dynamics ERP.

Office Automation System Mendukung aktivitas kerja sehari-hari dari individu dan kelompok.
Contoh : Microsoft Office, Open Office.

ISYS6295 – Management Information System


Management Information System Menghasilkan laporan-laporan yang dirangkum dari data transaksi,
biasanya dari satu area fungsional. Contoh : Laporan total penjualan per pembeli, laporan total
penjualan per hari per toko, atau per barang tertentu.

Decision Support System Menyediakan akses ke data dan alat-alat analisanya. Contoh : Analisa
“Bagaimana-jika” (whatif) terkait dengan perubahan bugdet iklan, project dan investasi.

Expert System Menirukan keahlian manusia dalam bidang tertentu dan menentukan suatu keputusan.
Contoh : Analisa pengajuan kartu kredit.

Executive Dashboard Menyajikan informasi rangkuman yang terstruktur dari aspek-aspek bisnis yang
penting bagi para eksekutif. Contoh : Status penjualan per produk, total pemasukan dan laba per
minggu.

Supply Chain Management System Mengatur aliran produk, jasa dan informasi dalam organisasi.
Contoh : Sistem yang mengatur pemesanan hingga pengiriman barang di Bukalapak.com.

E-Commerce Memungkinkan transaksi antar organisasi dan antara organisasi dengan pelanggan.
Contoh : Bukalapak.com, tokopedia, bhinneka.com.

4. Porter’s Competitive Forces Model Kerangka kerja yang terbaik untuk menganalisa tingkat
kompetitif adalah competitive forces model milik Michael Porter. Model ini mengidentifikasi 5 (lima)
kekuatan utama yang dapat mengancam atau meningkatkan posisi suatu perusahaan (Gambar 2.4). 5
(lima). (Materi PPT Week 2). Sebutkan dan jelaskan 5 kekuatan utama Porter’s Competitive Forces
Model, dan menurut analisa teman-teman apakah Forces model ini di perlukan dalam perusahaan?
Jelaskan mengapa di perlukan

= 1. Ancaman terhadap masuknya pesaing baru (the threat of entry of new competitor). Ancaman
terhadap masuknya pesaing baru rendah disaat banyaknya rintangan (barrier) bagi mereka dan tinggi
disaat begitu mudahnya bagi mereka untuk memasuki pasar tertentu. Suatu organisasi harus memiliki
“entry barrier”, untuk menghalangi pesaing memasuki pangsa pasarnya.

2. Daya tawar pemasok (the bargaining power of supplier). Kekuatan pemasok (supplier power) tinggi
disaat buyer hanya memiliki sedikit pilihan produk/jasa untuk membeli, dan rendah disaat buyer
memiliki banyak pilihan. Adanya internet memudahkan buyer untuk mencari alternatif pemasok dan
juga dapat membandingkan harga dari satu pemasok ke pemasok lainnya.

3. Daya tawar pelanggan (the bargaining power of customer). Kekuatan buyer tinggi disaat buyer
memiliki banyak pilihan produk/jasa untuk dibeli dan rendah disaat buyer hanya memiliki sedikit
pilihan produk/jasa. Contohnya, di masa lalu, ketika mahasiswa ingin membeli buku teks di toko
buku, dimana toko buku yang menjual buku tersebut hanya sedikit. Sehingga, mahasiswa memiliki
kekuatan buyer yang rendah. Namun sekarang, dengan adanya internet, memungkinkan mahasiswa
untuk membeli buku secara online baik dalam bentuk fisik maupun dalam bentuk elektronik, sehingga
mahasiswa memiliki kekuatan buyer yang tinggi.

ISYS6295 – Management Information System


4. Ancaman terhadap produk/jasa pengganti (the threat of substitute products or services). Ancaman
terhadap produk/jasa pengganti dinilai tinggi, jika terdapat banyak alternatif produk/jasa dan rendah
jika sedikitnya produk/jasa pengganti yang beredar. Perkembangan teknologi yang semakin cepat,
membuat semakin banyaknya produk/jasa pengganti alternatif. Contohnya, semakin minimnya orang
yang membeli CD, karena perusahaan jasa musik via internet semakin banyak.

5. Persaingan antar perusahaan sejenis (the rivalry among existing firms in the industry). Ancaman
dari pesaing sejenis tinggi jika terdapat banyak perusahaan yang menjual produk/jasa sejenis dalam
suatu industri dan rendah jika kompetisi hanya didominasi oleh sedikit perusahaan.

Sangat diperlukan. Sehingga ketika terjadi kendala dapat dievaluasi menggunakan 5 kekuatan
utama Porter’s Competitive Forces Model

5. Untuk memenangkan kompetisi dengan para pesaingnya dalam suatu industri dan organisasi
harus dapat melawan berbagai tekanan bisnis (tekanan pasar, tekanan teknologi dan tekanan
masyarakat). Cara untuk mengatasi tekanan tersebut, terdapat 3(tiga) respon organisasi yang dapat
diadopsi (sistem strategic, focus pada pelanggan, make-to-order dan mass customization). Sebutkan 3
(tiga) respon organisasi dalam perusahaan dan organisasi tempat teman-teman bekerja atau usaha
untuk menghadapi tekanan Bisnis, agar perusahaan tetap berjalan dengan baik, sebutkan nama
perusahaan nya yah)

= 1. Sistem strategik (strategic system). Sistem strategik menyediakan manfaat bagi organisasi yang
dapat memungkinkan mereka untuk meningkatkan pangsa pasar dan profit, negosiasi dengan lebih
baik kepada para pemasok, dan untuk menghindari adanya pesaing baru yang akan memasuki pangsa
pasar mereka. ISYS6295 – Management Information System 8 Contohnya yang dilakukan oleh
departemen IT di perusahaan P&G. Mereka mengembangkan lingkungan virtual yang dapat
digunakan oleh perusahaan dalam pekerjaan perancangan produk, penelitian penempatan produk, dan
pembelajaran feedback dari pelanggan. P&G memfasilitasi model virtual reality untuk menguji ide-
ide perancangan bagi produk yang akan dikeluarkan berikutnya, misalnya popok bayi dan produk
kosmetik.

2. Fokus pada pelanggan (customer focus). Organisasi berupaya untuk menyediakan pelayanan
pelanggan yang berkualitas, agar dapat meningkatkan jumlah pelanggan baru dan mempertahankan
loyal customer agar tidak berpindah pada pesaing. Berbagai macam tools IT dan proses bisnis
dirancang untuk membuat pelanggan senang. Contohnya yang dilakukan oleh Amazon. Ketika kita
mengunjungi website Amazon, setelah kunjungan kita yang pertama, website Amazon akan
menyambut pelanggan dengan namanya dan memberikan informasi mengenai barang-barang yang
mereka suka berdasarkan pembelian sebelumnya.

3. Make-to-Order dan Mass Customization. Make-to-Order. Merupakan strategi produksi yang


memungkinkan pelanggan untuk mengkustomisasi produk/jasa yang diinginkan. Permasalahan bisnis
yang terjadi adalah bagaimana cara untuk memproduksi barang yang “customized” secara efisien dan
dengan biaya yang rendah. Salah satu solusinya adalah mengubah proses produksi dari mass
production menjadi mass customization. Mass customization melakukan produksi dalam kuantitas

ISYS6295 – Management Information System


yang besar namun dapat dikustomisasi agar sesuai dengan keinginan pelanggan. Contohnya adalah
yang dilakukan oleh bodymetrics.

6. Pada saat ini teknologi sudah banyak sekali menjamur di dunia, oleh karena itu banyak
perusahaan menerapkan beberapa inovasi-inovasi terhadap produk untuk tetap dapat bersaing.
Berikan sebuah contoh pada sebuah perusahaan saat ini dalam penerapan Strategi Keunggulan
Kompetitif yang terbaru pada kurun waktu 1thn terakhir.

= Perusahaan yang memiliki inovasi dalam kurun waktu 1 tahun terakhir adalah Gojek. Baru-baru ini
gojek mengeluarkan PayLater. PayLater merupakan metode pembayaran baru dari Gojek, dimana kita
bisa memesan berbagai ayanan Gojek kapan saja dan bayarnya cukup sekali di akhir bulan. FItur ini
merupakan hasil kerja sama Gojek dengan Findaya, yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Cara
menggunakan PayLater sangat gampang tinggal memilih PayLater sebagai opsi pembayaran pada
halaman check out.

7. Seperti kita ketahui, bahwa permasalahan etik dan legalitas pada perkembangan Teknologi
Informasi saat ini banyak sekali yang tidak terselesaikan secara tuntas. Namun tetap dibutuhkan solusi
permasalahan tersebut. Berdasarkan hal tersebut, Jelaskan beberapa contoh permasalahan etik yang
ada disertai lengkap dengan solusinya! (Jangan lupa Sertakan reference yang digunakan)

= Berikut ini adalah contoh kasus mengenai macam-macam masalah sosial yang terjadi di Indonesia,
serta berbagai solusi masalah (problem solving) yang diberikan.

 Kemiskinan
Kemiskinan adalah salah satu bentuk masalah sosial di Indonesia yang menjadi tradisi dari tahun ke
tahun. Keadaan miskin ini akan memberikan efek yang kurang bermanfaat, lantaran masyarakat
miskin bukan hanya pada fisiknya yang terancam akan tetapi dalam menjadi beban bagi negara.

Salah satu solusi yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah sosial kemiskinan ini ialah dengan
mendorong masyarakat untuk berwirausaha (menjadi pelaku usaha) di berbagai sektor yang potensial
di Indonesia, seperti pada sektor pariwisata, makanan, dan bentuk lainnya.

 Pengangguran
Masalah sosial yang pada saat ini terjadi di Indonesia dan dapat memberikan efek yang berarati adalah
pengangguran. Faktor penyebab pengangguran ini adalah kekalahan SDM (Sumber Daya Manusia)
Indonesia untuk berkompetisi dengan tenaga kerja dari negara lain.

Keadaan ini memicu negara dalam jumlah penduduk yang tidak produktif. Salah satu cara mengatasi
pengangguran dan solusinya di Indonesia ialah dengan memberikan pelatihan tenaga kerja,
memberikan pelatihan bahasa, serta pelatihan keterampilan yang membuatnya laku bekerja di sektor
unggulan Indonesia.

 Korupsi
Masalah sosial yang seringkali menjadi masalah yang menahun, dari tahun ke tahun adalah korupsi
yang menggunakan jabatan dengan memperkaya diri sendiri. Masalah ini begitu pelik di alami

ISYS6295 – Management Information System


Indonesia, bahkan pada saat ini masyarakat Indonesia seringkali di hadapkan dengan para pejabat
yang menggunakan kekayaan negara untuk keperluan pribadi.

Baru-baru ini pada tahun 2018 misalnya, kasus korupsi di Indonesia merajalela pada E-KTP yang
memberikan efek kejerahan atas kepercayaan masyarakat dengan Ketua DPR (Setya Novanto). Oleh
karenanya cara atau solusi dalam mengatasi korupsi ini bisa dilakukan dengan memberikan hukuman
yang lebih berat dibandingkan dengan hukuman yang saat ini diterapkan.

 Pertikaian
Masalah sosial yang terjadi di Indonesia salah satunya diantaranya adalah pertikaian. Pengertian
pertikaian ini adalah kekurang kompakan masyarakat dalam mencapai tujuan sehingga berakibat pada
perselisihan antar masyarakat. Pertikaian bisa di latar belakangin dengan adanya perbedaan
kepentingan serta kesenjangan sosial yang terlalu tinggi.

Cara atau solusi dalam mengatasi pertikaian bisa dilakukan dengan terus menerus mengejarkan
pancasila sebagai Idiologi bangsa Indonesia yang sah, penanaman kuat terhadap Pancasila ini menjadi
solusi atas banyaknya pertikaian yang terjadi.

 Kesenjangan Hukum
Masalah lainnya yang menjadi sumber masalah adanya tentang ketidakberjalanan hukum di Indonesia
dengan pandangan hukum tajam ke bawah (masyarakat bawah) dibandingkan dengan ke atas (pada
masyarakat kaya). Pandangan tentang peraturan hukum yang tidak berjalan sebagaimana mestinya ini
menjadi salah satu sumber berlangsungnya masalah yang terjadi.

Satu-satunya cara atau solusi yang bisa dipergunakan dalam mangatasi masalah sosial ini ialah dengan
menjalankan hukum yang sesuai dengan aturan yang telah disepakati, sebab kesesuaian ini akan
berdampak pada kepercayaan masyarakat dalam memandang hukum. Selengkapnya, baca; Pengertian
Sosiologi Hukum, Objek, Fungsi, dan Manfaatnya

 Pendidikan Yang Rendah


Pendidikan rendah menjadi salah satu masalah yang sering terjadi di Indonesia, masalah ini
berhubungan erat dengan kamampuan masyarakat dalam kualitas yang diberikan. Dengan pendidikan
rendah masyarakat tidak bisa bersaing dengan tenaga kerja di luar negari, bahkan bangsa ini identik
sebagai pemasok PRT (Pembantu Rumah Tangga) ketika bekerja di luar negari.

Oleh karena itulah salah satu sektor dalam upaya mengetasi masalah sosial ini ialah dengan
meningkatan pendidikan dan terus menerus menyebarkan pendidikan yang merata bagi daerah-daerah
tertinggal di Indonesia, untuk saat ini aplikasi nyata yang bisa dilakukan ialah dengan memberikan
program relawan pendidikan.

 Tingginya Penyakit Menular


Masalah sosial yang timbul di Indonesia berhubungan erat dengan faktor biologi, yaitu tingginya
penyakit menular yang ada di Indonesia. Penyakit ini pada umumnya melanda daerah-daerah
tertinggal di Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Solusi yang diberikan atas masalah

ISYS6295 – Management Information System


sosial ini ialah dengan memberikan serta mengantispasi masyarakat melalui pengetahuan serta
penyuluhan tenaga media yang baik.

 Gizi Buruk
Masalah sosial yang ada di Indonesia dan menjadi salah satu yang belum dapat di atasi adalah
masalah sosial gizi buruk. Masalah ini berhubungan erat dengan sektor pendapaatan masyarakat
dalam memnuhi kebutuhan hidupnya. Gizi buruk akan berdampak pada rusaknya SDM manusia
Indonesia yang berkualitas, salah satu solusi yang diberikan ialah dengan meningkatkan pendapatan
masyarakat.

 Konflik Sosial Antar Kelompok


Masalah lainnya yang ada dan seringkali di alami masyarakat adanya konflik sosial. Konfik ini
sebagai contoh kelompok sosial di masyarakat yang tidak sepaham dengan keadaan dan tujuan yang
sama, bentuk konflik ini misalnya saja adalah peperangan suku, budaya, atau lainnya.

Solusi yang diberikan dalam mengatasi masalah sosial ini misalnya saja dengan terus menerus
mengutamakan integrasi masyarakat dengan melibatkan masyarakat benar-benar sebagai pemilik
negara yang sah, dengan cara inilah Indonesia bisa mengatasi konflik sosial yang terjadi.

 Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja menjadi salah satu masalah sosial yang sering terjadi di Indonesia, masalah ini
berakibat pada rusaknya mental remaja dalam menghadapi perkembangan perubahan sosial yang
tinggi. Generasi muda yang sudah rusak bahkan bisa menjadi ancaman yang berarti bagi Indonesia.

Cara mengatasi masalah sosial kenakalan remaja ini ialah dengan memberikan remaja peyuluhan serta
bentuk kesibukan yang ada. Dorongan ini bisa dilakukan dengan memberikan fasilitas untuk
mendapatkan beasiswa di luar negeri bagi remaja yang berpretasi.

 Narkoba
Contoh lainnya yang berhubungan erat dengan masalah sosial di Indonesia adanya penyebarluas
narkoba yang menjadi salah satu ditakuti bagi Indonesia. Narkoba sudah banyak dipasarkan di
Indonesia, bahkan dari sejumlah kasus Pemerintah Indonesia melalui kepolisian pernah menemukan
jumlah 4 Ton sabu pada tahun 2018. Cara mengatasi masalah sosial bentuk ini ialah dengan
memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya nerkoba sehingga dengan demikian
masyarakat akan mengetahui dampak negatif dari narkoba ini.

 Disorganisasi Kelurga
Bentuk masalah sosial yang ada di Indonesia selanjutnya adalah disorganisasi keluarga, hubungannya
dengan hal ini ialah tingginya angka perceraian masyarakat yang menyebabkan keturunan mereka
menjadi keturunan yang broken home dan sering mengalami gonjangan jiwa. Cara mengatasi bentuk
masalah sosial seperti ini ialah memberikan penanaman kepada masyarakat tentang pentingnya
menjaga pernikahan.

 Konflik Ras

ISYS6295 – Management Information System


Bentuk contoh masalah sosial lainnya yang seringakli terjadi anatar masyarakat Indonesia adalah
konflik antar ras, karena tidak bisa menerima perbedaan yang ada dalam kehidupan masyarakat.
Sebagaimana Indonesia dikenal sebagai masyarakat multikultural. Pengertian masyarakat adalah
kumpulan dua atau lebih orang untuk bersatu dalam kurun waktu tertentu.

 Kemacetan
Salah satu bentuk masalah sosial di Indonesia yang sudah biasa terjadi adalah kemacetan, hubungan
kemacetan ini erat kaitannya dengan kondisi banyaknya mobilitas masyarakat dari arah yang sama,
keadaan ini seringkali terjadi di kota-kota besar di Indonesia.

 Perilaku Konsumtif
Bentuk masalah sosial lainnya adalah perilaku masyarakat yang konsumtif, perilaku ini berkaitan
dengan keinginan masyarakat menggunakan barang/jasa secara berlebihan tanpa memikirakan
bagaimana cara membuatnya. Umumnya masyarakat Indonesia hobi dengan perilaku ini yang
menyebab perekonomian Indonesia bergantung pada perekonomian negara lain.

 Kesehatan
Masalah sosial yang seringkali dialami oleh masyarakat tentang adanya kesehatan yang mahal.
Kesehatan ini dikendari dengan keadaan masyarakat yang kurang mampu akan merasa kesulitan
untuk mendapatkan haknya di dalam kesehatan. Ketidakberdayaan inilah membuat masayakat miskin
sudah mendapatkan masalah kesehatan yang baik.

 Modernisasi
Bagian daripada masalah sosial yang sulit diatasi tentang transiasi masyarakat dari tradisional ke
modern. Masyarakat Indonesia cenderung menggunakan cara-cara ya tradisional sedangkan cara ini
sudah mulai ditinggalkan oleh negara maju, ketradisionalan ini berdampak pada dorongan masyarakat
untuk menjadi masyarakat yang modern.

 Globalisasi
Masalah sosial lainnya yang bisa ditimbul dari globalisasi ini sendiri adalah aspek penggunakan
teknologi yang beroritentasi pada kegemaran bukan memanfaatkan sebagi ladang mencari
penghasilan. Masalah ini timbul karena masyarakat tidak bisa meminimalir dampak positif dan
dampak negatif globalisasi yang terbentuk.

 Pengolaan SDA (Sumber Daya Alam)


Indikator dari masalah sosial lainnya adalah tentang pengelolaan SDA di Indonesia, dinilai
pengeolaannya masih mengandalkan bantuan SDM dari luar negeri, kemandirian ini menjadi tidak
terbentuk dalam masyarakat. Terutama kesaksian terhadap berbagai jumlah SDA di Indonesia yang
diambil begitu saja oleh masyarakat asing, seperti freeport, dan lain sebagainya.

 Kejahatan Seksual
Masalah lainnya yang ada di Indonesia adalah kasus terhadap kejahatan seksual, kejahatan ini
berkaitan erat dengan sodomi, pemerkosaan, atau kasus lainnya yang seringkali bahkan menimpa
anak-anak. Kondisi ini tentu saja menjadi hal yang sangat di takutkan, lantaran akan berkibat pada
bentuk oritentasi seks yang menyimpang.

ISYS6295 – Management Information System


 Ketidakmerataan Pembangunan
Yang menjadi salah satu masalah sosial di Indonesia seringkali terjadi adalah ketidakmerataan
masyarakat dalam pembangunan. Daerah-daerah terpencil di Indonesia bahkan sulit mengimbangi
pembangunan pada daerah yang maju, kondisi ini tentu saja berakibat pada kehidupan masyarakat
untuk melakukan trasmigrasi, urbanisasi, dan mobilitas penduduk lainnya. Salah satu solusi yang bisa
diberikan adalah dengan terus menerus melakukan pemerataan pembangunan. Pemerataan ini bisa
menjadi simbol keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

8. Salah satu elemen paling penting dalam sistem keamanan organisasi adalah business continuity
plan atau dikenal dengan disaster recovery plan. Jelaskan apa yang kalian ketahui dengan istilah
disaster recovery plan? Dan sebutkan sebuah contoh studi kasusnya (disaster recovery plan)

= Di dalam sistem keamanan organisasi elemen yang paling penting adalah business continuity plan
atau dikenal dengan disaster recovery plan. Beberapa strategi yang dapat dilakukan perusahaan untuk
kontinuitas bisnis adalah: hot site, warm site dan cold site. Hot site merupakan konfigurasi fasilitas
komputer secara keseluruhan, termasuk didalamnya jasa, jalur komunikasi, dan physical plant
operations. Hot site, menduplikasi sumber daya komputasi, peralatan, sistem telepon, aplikasi serta
workstation. Warm site menyediakan berbagai jasa dan pilihan yang sama seperti hot site. Namun
tidak termasuk aplikasi aktual yang dibutuhkan oleh perusahaan. Warm site terdiri dari perangkat
komputasi seperti server, namun tidak termasuk workstation. Cold site menyediakan rudimentary
service dan fasilitas, seperti gedung, ruangan dengan pemanas dan pendingin ruangan serta
pengendalian kelembapan.

Contoh studi kasusnya adalah

 Amazon Web Services (AWS)

Merupakan penyedia cloud terbesar di dunia yang pada 28 Februari 2017 yang lalu mengalami
downtime selama 5 jam. Downtime yang terjadi pada layanan cloud AWS menyebaban Netflix,
Tinder, Airbnb, Reddit dan IMDb menjadi offline.
Kejadian downtime tersebut disebabkan karena kesalahan coding konfigurasi pada salah satu sensor
yang menyebabkan masalah katastropik. Namun, untuk perusahaan dengan sistem yang sangat
kompleks, AWS mampu melakukan pemulihan dalam waktu 5 jam merupakan hal yang cukup baik.
Tentunya hal ini tidak baik secara biaya dan kerugian para pelanggan.
AWS menggunakan lingkungan DevOps dan orkestrasi infrastruktur teknologi informasi. Sehingga
segala masalah yang timbul dapat cepat mereka kembalikan normal. Ini disebut dengan istilah
rollback. Hanya saja, semakin kompleks maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk dapat
kembali pulih.
Penyebaran dengan kode yang buruk merupakan faktor terbesar penyebab downtime di perusahaan
manapun. Oleh karena itu, seluruh perusahaan wajib memiliki infrastruktur data center cadangan agar
tetap dapat beroperasi. Kebutuhan akan Disaster Recovery Center ini akan semakin terlihat pada
contoh kasus disaster recovery plan kedua dibawah ini.

 Beberapa Maskapai Penerbangan di Amerika Serikat

ISYS6295 – Management Information System


Beberapa perusahaan maskapai penerbangan di AS juga mengalami downtime. Data center yang
mereka pakai baik milik sendiri maupun pada fasilitas colocation data center dari pihak ketiga
mengalami kegagalan pembangkit daya listrik cadangan. Kejadian downtime tersebut berlangsung
beberapa hari, mereka hanya berfokus pada strategi pemulihan dengan penggantian perangkan UPS
Fly Wheel (Geared UPS).
Tentunya kejadian downtime tersebut dapat kita ambil sebagai contoh kasus disaster recovery plan
yang kurang memadai. Untuk dapat memastikan pemulihan bencana perusahaan berjalan sesuai
rencana, jalan satu-satunya adalah dengan selalu melakukan pengujian. Hanya dengan kesiapan yang
baik maka kejadian downtime dapat diatasi secepat mungkin. Semakin cepat downtime, maka
semakin sedikit potensi kerugian dan kehilangan kepercayaan.

9. Terdapat 2(dua) tipe auditor dan audit yaitu internal dan eksternal. Sistem Informasi Audit
sendiri dapat dijalankan dengan menggunakan 3(tiga) kategori berikut: Auditing around the computer,
Auditing through the computer, Auditing with the computer. Jelaskan ketiga macam Audit tersebut
pada pemanfaatannya beserta contohnya. Lecture Note Week 3

= Audit sistem informasi sendiri dapat dijalankan dengan menggunakan 3 (tiga) kategori berikut:

· Auditing around the computer. Auditor memverifikasi proses dengan memasukkan input yang
spesifik dan memeriksa output yang sudah diketahui atau ditentukan sebelumnya.

· Auditing through the computer. Auditor memeriksa input, output dan proses. Memeriksa ulang
logika program serta menguji data yang ada pada sistem.

· Auditing with the computer. Auditor memakai kombinasi dari data klien, perangkat lunak dan
perangkat keras audit. Pada aktivitas ini auditor mensimulasikan proses pada sistem dengan memakai
data riil.

10. Seperti kita ketahui bahwa data sangat dibutuhkan dalam operasional suatu perusahaan termasuk
berbagai aplikasi teknologi informasi. Data yang bagus haruslah memiliki keakuratan, kualitas seta
kelengkapan yang bagus serta dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Berdasarkan beberapa hal
tersebut data memiliki beberapa perbedaan yang biasa kita kenal Data Warehouse dan Data Marts.
Jelaskan perbedaan kedua data tersebut. Serta berikan contoh nya.

= Data warehouse merupakan suatu repositori data historis yang diatur berdasarkan subjek, untuk
mendukung para pengambil keputusan dalam suatu organisasi. Data warehouse ini sangat mahal dan
biasa digunakan bagi perusahaan besar. Contoh : HP Intelligent Warehouse (Hewlett Packard),
FlowMark (IBM), SourcePoint (Software AG)

Data mart menjadi solusi bagi suatu organisasi yang membutuhkan penyimpanan yang lebih kecil,
low-cost dan didisain bagi para end user dalam suatu organisasi yang berskala kecil ataupun bagi

ISYS6295 – Management Information System


departemen-departemen dalam organisasi berskala besar. Contoh : SmartMart (IBM), Visual
Warehouse (IBM), PowerMart (Informatica)

11. Telah kita ketahui bahwa Knowledge Management (KM) merupakan suatu proses yang dapat
membantu organisasi untuk memanipulasi pengetahuan yang penting, sehingga informasi menjadi
lebih relevan dan berguna baik secara kontekstual. KM sendiri terbagi menjadi dua yaitu: Tacit dan
Explicit
A. Jelaskan kedua macam knowledge management tersebut. Berserta contoh nya masing-masing

= Tacit Knowledge

Pengetahuan yang terdapat di dalam otak atau pikiran seseorang sesuai dengan pemahaman dan
pengalaman orang itu sendiri. Biasanya pengetahuan ini tidak terstruktur, susah untuk didefinisikan
dan diberitahukan dengan bahasa formal kepada orang lain dan isinya mencakup pemahaman pribadi.
Pengetahuan ini umumnya belum terdokumentasi karena pengetahuan ini masih terdapat di dalam
pikiran seseorang. Tacit Knowledge memiliki ciri-ciri, yaitu:

 Tacit diperoleh dari pengalaman, pengalaman yang pernah dirasakan


 Tidak mudah dikomunikasikan atau diberikan kepada orang lain karena sulit untuk di ekspresikan
 Pengetahuannya dapat di transfer secara efektif melalui bertatap muka (person to person), yaitu
pengetahuan yang di dapat oleh kita akan mudah untuk di transfer melalui percakapan dari kita ke
orang lain.

Explicit Knowledge

Pengetahuan yang sudah dikumpulkan serta diterjemahkan ke dalam suatu bentuk dokumentasi
(rangkuman) sehingga lebih mudah dipahami oleh orang lain. Pengetahuan ini bersifat formal dan
mudah untuk dibagikan ke orang lain dalam bentuk dokumentasi karena umumnya merupakan
pengetahuan yang bersifat teori yang mempermudah seseorang dalam membagi pengetahuannya
kepada orang lain melalui buku, artikel dan jurnal tanpa harus datang langsung untuk mengajari orang
tersebut. Dalam proses penerapannya, pengetahuan explicit lebih mudah karena pengetahuan yang
diperoleh dalam bentuk tulisan atau dokumentasi.

B. Jelaskan perbedaan antara Knowledge Management dengan Knowledge Management System

= Knowledge Management (KM) merupakan suatu proses yang dapat membantu organisasi untuk
memanipulasi pengetahuan yang penting, dan menjadi bagian dari memori organisasi, serta biasanya
berformat tidak terstruktur. Knowledge sendiri merupakan informasi yang telah diolah secara
kontekstual, relevan dan berguna. Dapat dikatakan juga bahwa knowledge merupakan informasi yang
telah dikenai tindakan. Terdapat 2(dua) tipe knowledge, yaitu tacit dan explicit. Explicit knowledge
adalah pengetahuan yang telah didokumentasikan dalam suatu bentuk dan dapat didistribusikan
kepada yang lain, serta dapat ditransformasikan kedalam sebuah proses ataupun strategi. Sedangkan
tacit knowledge merupakan pengetahuan yang tidak terstruktur dan susah untuk diformalisasikan atau
dikodifikasi.

ISYS6295 – Management Information System


- Knowledge Management System (KMS) merupakan penggunakan teknologi modern – internet,
intranet, extranet, database - untuk menyusun, menambah, mempercepat pengelolaan pengetahuan
dalam suatu perusahaan. Berikut penjelasan dari siklus Knowledge Management :

1. Create knowledge: Pengetahuan diciptakan saat orang menemukan cara baru dalam mengerjakan
atau membangun sesuatu. Terkadang pengetahuan dari luar dibawa atau diakuisisi ke dalam
organisasi.

2. Capture knowledge: Pengetahuan baru harus diidentifikasi sebagai pengetahuan yang bernilai dan
dapat dinyatakan dalam cara yang masuk akal.

3. Refine knowledge: Pengetahuan baru harus ditempatkan dalam konteks yang tepat sehingga dapat
diterapkan. Di sinilah dimana kualitas tacit (wawasan manusia) harus ditangkap bersamaan dengan
faktafakta eksplisit.

4. Store knowledge: Pengetahuan yang berguna kemudian harus disimpan dalam bentuk yang masuk
akal di dalam penyimpan pengetahuan supaya setiap orang dalam organisasi dapat mengaksesnya.

5. Manage knowledge: Seperti di perpustakaan, pengetahuan harus diperbarui, diperiksa relevansi dan
keakuratannya secara reguler.

6. Disseminate knowledge: Pengetahuan harus tersedia dalam format yang berguna bagi setiap orang
dalam organisasi yang membutuhkannya kapan saja.

12. Seperti kita ketahui bahwa dalam merencanakan dan menciptaan database dengan suatu proses yang
dinamakan entity-relationship modelling, dengan menggunakan entity-relationship (ER) diagram. ER
diagram terdiri dari entitas, atribut dan hubungannya (relationship). ER Diagram dapat digambarkan
melalui suatu penggambaran Kardinalitas (cardinality), dan modalitas (modality). Jelaskan perbedaan
anatara Kardinalitas (cardinality), dan modalitas (modality)! serta berikan contohnya masing-masing.

= Kardinalitas (cardinality) dan modalitas (modality) merupakan indikator aturan-aturan bisnis dalam
suatu hubungan. Kardinalitas mengacu pada nilai maksimum dari satu entitas dapat diasosiasikan
dengan entitas yang terkait. Kardinalitas dapat bernilai 1 atau Many dan simbolnya diletakkan di luar
dari garis relationship, namun dekat dengan entitas. Contoh :

- Entitas-entitas pada himpunan entitas Mahasiswa dapat berelasi dengan satu entitas, banyak entitas,
atau bahkan tidak satupun entitas dari himpunan entitas Kuliah.

Sedangkan modalitas mengacu pada nilai minimum suatu entitas dapat diasosiasikan dengan entitas
yang terkait. Modalitas dapat bernilai 1 atau 0, dan simbolnya diletakkan di dalam garis relationship
bersebelahan dengan simbol kardinalitas. Contoh :

- Partisipasi Total : Logic (Setiap anak memiliki ibu)

ISYS6295 – Management Information System


Seorang dosen harus mengajar setidaknya satu mata kuliah Partisipasi matakuliah terhadap dosen
adalah total karena seorang dosen harus mengajar setidaknya satu mata kuliah.

- Partisipasi Parsial : Logic (Tidak setiap perempuan memiliki anak)

Satu matakuliah tidak harus dimiliki oleh satu atau lebih mahasiswa.

13. Solve the problem : Case Study, R. Kelly Rainer. (2015). Introduction to information systems
MIS, [about business] 6.1 Studio G hal 176 – 177 Inc. ISBN: 9781118808559. Chapter 6

Questions

1. As a business grows, why does its communication network needs grow?

2. What advantages does the Cisco system provide for Studio G?

Answers:

1. Jaringan Komunikasi perlu untuk tumbuh sejalan dengan pertumbuhan bisnis untuk memberikan
keakuratan informasi yang berguna untuk para usernya sehingga sangat dapat senantiasa membantu
para pengambil keputusan dalam membuat keputusan atau kebijakan organisai atau perusahaannya.

2. Desain Studio G adalah berpusat pada orang. Desain yang sukses menangkap dan mencerminkan
esensi komunitas. Kami merancang desain yang merespons nilai-nilai dan program klien, dan
meningkatkan kehidupan penduduk. tempat-spesifik. Desain kami merespons budaya, sejarah,
geografi, dan fitur alami tertentu dari suatu tempat. sensitif terhadap lingkungan. Kami mendesain
untuk nilai yang bertahan lama, dengan penggunaan sumber daya yang ekonomis selama siklus hidup
bangunan. Kami mengurangi jejak energi, karbon, dan air sebagai layak di setiap proyek, dan
menargetkan penggunaan energi netto bersih bila memungkinkan.

14. Jawablah pertanyaan ini dengan tepat

1. Jelaskan beserta contoh apa yang di maksud dengan Computer Network?


2. dan bagaimana perkembangan Computer Network saat ini di dunia Bisnis?
3. Apa yang di maksud dengan Network fundamentals dan berikan contoh Network Fundamentals yang
ada pada lingkungan pekerjaan.
Terima Kasih

= 1. Jaringan komputer (computer network) adalah suatu sistem yang menghubungkan perangkat
komputer dengan perangkat lainnya (contohnya, printer), melalui media komunikasi, sehingga data
dan informasi dapat dikirimkan.

2. Perkembangan Jaringan Komputer Saat ini

ISYS6295 – Management Information System


Jika dibandingkan dengan era 1990-an, maka sudah pasti perkembangan jaringan komputer saat ini
sudah jauh lebih maju. Hal ini terlihat dari banyak indikator, seperti :

 Penggunaan jaringan secara umum pada institusi dan perusahaan (biasanya menggunakan jaringan
LAN atau jaringan lokal untuk saling berkomunikasi)
 Banyaknya ISP yang menjamur untuk menyediakan layanan koneksi internet
 Berkembangnya software – software serta berbagai macam hardware yang dapat dengan mudah
melakukan koneksi ke dalam internet.
 Biaya internet yang relatif lebih murah
 Perkembangan dari GUI atau graphic user interface, yang memudahkan user untuk terhubung ke
dalam jaringan komputer
 Biaya produksi komputer yang sudah tidak semahal pada masa awal – awal diciptakan
Tentu saja jaringan komputer saat ini dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi anda. Dengan
adanya jaringan komputer, maka dapat dipastikan anda akan menjadi lebih mudah untuk terkoneksi
satu sama lain dengan berbagai user di belahan dunia lain dengan sangat mudah.

3. Network Fundamentals adalah dasar-dasar dari jaringan komputer. Contohnya adalah memori, web
browsing, harddisk, dan web browsing

15. Dalam buku E-Book Reiner, halaman halaman 188 chapter 6 "Before You Go On" dari 4 soal
Jawablah 2 pertanyaan yang kalian dapat jelaskan menggunakan bahasa sendiri. terima kasih

1. = Describe the various ways that you can connect the internet
= Cara terhubung dengan internet adalah

 Dial-up: Layanan ini merupakan layanan internet yang kecepatannya paling lambat, dan Anda
sebaiknya tidak menggunakannya kecuali layanan ini adalah satu-satunya layanan yang tersedia di
wilayah Anda. Dial-up menggunakan saluran telepon Anda, jadi Anda tidak dapat menggunakan
telepon dan internet bersamaan kecuali Anda memiliki beberapa saluran telepon.
 DSL: Layanan ini menggunakan koneksi broadband dimana kecepatannya jauh lebih cepat daripada
layanan dial-up. DSL terhubung ke Internet melalui saluran telepon, tetapi tidak mengharuskan Anda
memasang telpon di rumah. DSL berbeda dengan dial-up yaitu Anda dapat menggunakan Internet dan
telepon Anda pada waktu yang bersamaan.
 Kabel: Layanan ini terhubung ke Internet melalui kabel TV, meskipun Anda tidak perlu memiliki TV
untuk menggunakannya. Layanan ini juga menggunakan koneksi broadband dan lebih cepat dari dial-
up dan DSL; namun layanan ini dapat digunakan jika di wilayah Anda telah terpasang jaringan kabel
TV.
 Satelit: Koneksi satelit juga menggunakan broadband tetapi tidak membutuhkan kabel atau saluran
telepon; namun melalui satelit yang mengorbit bumi. Dengan demikian, layanan ini dapat digunakan
hampir di mana saja tetapi dapat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Koneksi satelit biasanya lebih
lambat daripada layanan DSL atau kabel.
 3G dan 4G: layanan 3G dan 4G ini paling sering digunakan di ponsel yang terhubung secara nirkabel
melalui jaringan seluler Anda. Namun, jenis layanan ini tidak secepat DSL atau kabel. Penyedia
layanan ini juga membatasi jumlah pemakaian data yang digunakan setiap bulan, yang berbeda
dengan sebagian besar layanan broadband.

ISYS6295 – Management Information System


3. What are the functions of browsers?
= 1. Membuka Laman Website

Dengan menggunakan web browser seseorang bisa langsung menuju alamat dimana ia akan
mengakses data, sementara itu jika menggunakan search engine maka ia hanya akan mendapatkan
beberapa website yang sesuai dengan kata kunci (keyword) yang dimasukkan.

2. Memastikan Keamanan Suatu Web

Bisanya dalam web browser juga terdapat proses authentication atau proses verifikasi suatu website
atau laman dan juga untuk memastikan bahwa laman tersebut tidak berbahaya bagi perangkat jika
dikunjungi, misalnya untuk menghindarkan perangkat komputer atau gadget dari virus yang bisa
menyebabkan kerusakan pada sistem komputer.

3. Mendukung Permintaan Data

Fungsi lain dari web browser adalah untuk mendukung permintaan data yang dibutuhkan oleh
pengguna yang dikenal dengan istilah requesting supporting data item. Hampir seluruh alamat web
yang ada di internet bisa diakses dengan menggunakan web browser dan data yang berupa foto atau
media lainnya dapat disimpan (download) secara langsung dalam dokumen komputer.

4. Mengumpulkan Data dan Memaksimalkan Tampilan Selain memberikan akses pada laman yang
dituju secara langsung, web browser juga berfungsi dalam mengumpulkan seluruh data pada suatu
website termasuk efek yang ada di dalamnya sehingga laman web tersebut dapat ditampilkan dengan
lebih baik dan maksimal. Tidak hanya menampilkan teks, web browser juga bisa menampilkan video,
foto dan audio pada suatu laman.

5. Mendukung Penggunaan Search Engine

Mesin pencari atau search engine secara umum merupakan bagian dari web browser sehingga
pengguna bisa mencari data dengan lebih mudah dan lebih cepat tanpa harus mengetikkan alamat
pada address bar dalam menu web browser.

4. Describe the difference between the Internet and the World Wide Web.
= Internet merupakan global WAN yang menghubungkan sekitar 1 juta jaringan komputer organisasi
di lebih dari 200 negara, pada semua benua, termasuk Antartika, serta berperan dalam kegiatan rutin
lebih dari 2 milyar manusia. Intranet merupakan suatu jaringan yang menggunakan Internet protocol
sehingga pengguna dapat mengambil keuntungan dari berbagai aplikasi yang sering dipergunakan.
Intranet mendukung pencarian, komunikasi dan kolaborasi didalam suatu organisasi. Extranet,
menghubungkan bagian dari intranet pada organisasi yang berbeda (antar organisasi). Extranet
memungkinkan para partner bisnis untuk berkomunikasi secara aman melalui Internet dengan
menggunakan virtual private networks (VPN). Internet service provider (ISP), merupakan perusahaan
yang menawarkan koneksi internet dengan biaya tertentu. Contoh dari ISP yang cukup besar adalah
American Online 11 ISYS6295 – Management Information System (www.aol.com), Juno
(www.juno.com), Earthlink (www.earthlink.com) dan NetZero (www.netzero.net). Masing-masing

ISYS6295 – Management Information System


perangkat komputer di Internet, memiliki alamat masing-masing yang dinamakan, Internet Protocol
(IP) address. IP address terdiri dari angka yang terbagi menjadi 4 (empat) bagian, dan dipisahkan
dengan dot. Contohnya, 135.62.128.91.

World Wide Web (WWW atau W3), merupakan sistem standar universal yang dapat menyimpan,
memanggil, memformat dan menayangkan informasi melalui arsitektur client/server. Organisasi yang
ingin menyajikan informasi melalui web, harus membangun sebuah homepage. Home page, terdiri
dari teks dan grafik yang menyambut pengguna serta menyediakan informasi dasar mengenai
organisasi ini. Kumpulan dari halaman-halaman web, dinamakan website. Seseorang yang
bertanggung jawab terhadap website suatu perusahaan dinamakan Webmaster. Untuk mengakses
website, pengguna harus menspesifikasi uniform resource locator (URL). URL merupakan alamat dari
sumber daya spesifik di Internet. Pengguna mengakses web, melalui aplikasi software yang
dinamakan browser.

16. awablah case study E-Book R. Kelly Rainer Jr. SECTION 7.2 Business-to-Consumer (B2C)
Electronic Commerce halaman 223
1. Why is it so important that the Macy’s Web sites function as optimally as possible ?
2. Why is the relationship between Macy’s Web sites and increasing customer traffic in their
physical stores ?

= 1. Agar customer dapat menggunakan website dengan baik pada saat berbelanja tanpa ada crash

2. Hubungan antara website macy dan toko fisiknya adalah setelah customer melihat website macy
dan menemukan barang yang diinginkan, customer dapat datang ke toko macy langsung untuk
mencoba barang tersebut.

17. Sebutkan dan jelaskan type e-commerce yang kamu ketahui dan berikan contoh perusahaan yg telah
mengunakan e-Commerce dan analisa kendala yang mereka hadapi

= Terdapat 6 (enam) jenis e-commerce, yaitu:

 Business-to-consumer (B2C). Dalam B2C, penjual adalah organisasi dan pembeli merupakan para
individu.
 Business-to-business (B2B). Dalam transaksi B2B, penjual dan pembeli merupakan organisasi bisnis.
 Consumer-to-consumer (C2C). Dalam C2C, individu menjual produk maupun jasa, kepada individu
lainnya.
 Business-to-employee (B2E). Dalam B2E, suatu organisasi melakukan EC secara internal, untuk
menyediakan informasi dan pelayanan kepada karyawannya. Contohnya, perusahaan
memperbolehkan karyawan untuk mengambil kelas pelatihan secara elektronik. Karyawan dapat
membeli asuransi, paket perjalanandan tiket dengan potongan harga.
 E-government. E-government menggunakan teknologi internet secara umum dan ecommerce untuk
menyampaikan informasi serta pelayanan umum kepada masyarakat.
 Mobile commerce (m-commerce). M-commernce, mengacu pada ecommerce yang dilakukan pada
area wereless. Misalnya dengan menggunakan telepon selular, para individu dapat melakukan belanja
via online.

ISYS6295 – Management Information System


Contoh perusahaan yang menggunakan e-commerce adalah Lazada Indonesia. Lazada Indonesia
(www.lazada.co.id) lebih berfokus kepada tipe e-commerce B2C atau Business to Customer karena
tujuan utama perusahaan adalah menyerap customer individu yang melakukan transaksi di situs
mereka. Dalam Business to Customer akan lebih terfokus bagaimana mekanisme dasar bagi pembeli
untuk mengakses perusahaan tersebut di dalam sebuah web yang sudah disediakan oleh perusahaan.
Setelah itu bagaimana pelayanan situs tersebut dan yang paling rumit adalah bagaimana menciptakan
tantangan utama untuk penjualan. E-commerce memberikan pengalaman berbelanja yang
sesungguhnya dengan dapat membeli dari rumah dan dapat dilakukan selama 24 jam dalam sehari, 7
hari dalam seminggu.

18. Jelaskan perbedaan E-Commerce dan E-Business? Berikan contoh perusahaan yg sudah
mengaplikasikan E-commerce dan E- Business

= Electronic commerce (EC atau dikenal dengan e-commerce), merupakan proses pembelian,
penjualan, pertukaran produk, jasa ataupun informasi melalui jaringan computer termasuk Internet.
Sedangkan E-business merupakan konsep yang lebih luas lagi, mencakup pembelian, penjualan dari
barang dan jasa, pelayanan terhadap pelanggan, kolaborasi dengan para partner bisnis srta
menjalankan transaksi elektronik di dalam suatu organisasi.

Contoh perusahaan yg sudah mengaplikasikan E-commerce dan E- Business

 Kaskus
Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar dan nomor 1 Indonesia dan penggunanya disebut
dengan Kaskuser. Kaskus lahir pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yaitu
Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan, yang sedang melanjutkan studi di Seattle,
Amerika Serikat. Situs ini dikelola oleh PT Darta Media Indonesia. Kaskus memiliki lebih dari 3,4
juta pengguna terdaftar. Pengguna kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang
dewasa yang berdomisili di Indonesia maupun di luar Indonesia.

Kaskus, yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk, bermula dari sekedar hobi dari komunitas kecil
yang kemudian berkembang hingga saat ini. Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 900 ribu orang,
dengan jumlah page view melebihi 15.000.000 setiap harinya. Hingga bulan September 2011, Kaskus
sudah mempunyai lebih dari 416 juta posting. Kaskus.us menyediakan berbagai artikel unik dan
menarik. Kaskus juga adalah sebuah situs berbasis bulletin board service atau forum yang menjadi no
1 Indonesia community. Kaskus juga termasuk forum jual beli. Forum jual beli tersebut diberlakukan
system e-commerce karena transaksi elektronik. Untuk memudahkan kaskus memberikan transaksi
online yang mudah yang dinamakan kaskus e-pay. Dalam hal jual beli kaskus telah berkontribusi
besar bagi dunia e-business di Indonesia. Untuk itu menurut saya e-bisnis yang terbaik di Indonesia
saat ini adalah kaskus.us. Sebab kaskus memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri dibandingkan dengan
yang lain kelebihan-kelebihan tersebut antara lain adalah :

· Kaskus berupa forum yang memiliki anggota terbesar diseluruh Indonesia dan member kaskus
biasanya membuat thread paling update sehingga anda tidak ketinggalan jaman.

ISYS6295 – Management Information System


· The Lounge menyediakan banyak artikel unik yang sebelumnya mungkin banyak orang yang
tidak mengetahuinya.

· CCPB mempermudah kita untuk mencari software serta jamunya(crack)

· Kaskus merupakan forum asli buatan Indonesia

· Dalam FJB ( forum jual-beli) kaskus menyediakan berbagai barang dalam berbagai bentuk
dan rupa, baik baru maupun bekas.

· Kaskus.us menyediakan subforum yang sangat banyak. Sehingga dapat membuat para
membernya nyaman dan lebih kreatif.

· berkerja sama dengan inTouch Innovate Indonesia dengan menghadirkan aplikasi Kaskus ODP,
sehingga memberi keleluasaan kepada Kaskuser saat mengakses aplikasi melalui ponsel berbagai tipe
dan merk. Dan sejak diluncurkanya aplikasi kaskus ODP ini, jumlah pengakses kaskus mobile selalu
meningkat.

 Berry Benka
Dilihat dari jumlah pengunjungnya, situs yang menduduki peringkat pertama adalah Berrybenka, toko
online yang didukung oleh lebih dari 400 merk sepatu ternama di dunia. Setiap bulannya, situs ini
dikunjungi oleh lebih dari 10 juta pengunjung dan melakukan transaksi sebanyak 300 hingga 400 di
setiap harinya. Berrybenka adalah pusat belanja fashion online yang berbasis di Jakarta, Indonesia.
Berrybenka menjual barang-barang dengan merk ternama dengan harga yang terjangkau.

19. Seperti kita sudah ketahui bahwa Transaction processing systems (TPS) berfungsi untuk memonitor,
menyimpan, mengumpulkan dan mengolah data yang dihasilkan dari berbagai transaksi bisnis, oleh
karena hal tersebut banyak terdapat aktifitas-aktifitas yang didukung oleh TPS. Jelaskan
penggambaran aktifitas-aktifitas nya serta berikan contoh implementasinya! Jelaskan apa yang kalian
ketahui dengan Transaction Processing Systems, serta jelaskan alur kerja nya!
= Transaction processing systems (TPS), memonitor, menyimpan, mengumpulkan dan mengolah data
yang dihasilkan dari berbagai transaksi bisnis. Terdapat 2 (dua) cara sistem pengolahan data, yaitu:

a. Batch processing, dimana data dikumpulkan dari berbagai transaksi pada saat transaksi itu terjadi,
kemudian ditempatkan secara berkelompok (batch). Sistem kemudian menyiapkan dan memproses
batch tersebut secara periodik (misalnya, setiap malam).

b. Online transaction processing (OLTP), pada proses ini transaksi bisnis diolah secara online pada
saat terjadinya. Contohnya pada saat kita melakukan pembayaran satu produk pada suatu toko, sistem
akan merekam penjualan tersebut dengan mengurangi persediaan sebanyak satu unit, meningkatkan
penjualan terhadap barang tersebut sebanyak satu unit, serta meningkatkan posisi kas dari toko
tersebut sebesar jumlah yang kita bayar.

Cara penginputan data ke dalam sistem informasi dapat melalui beragam cara:

ISYS6295 – Management Information System


 Dengan merekam data ke dalam sebuah formulir
 Dengan menginputkan data langsung ke dalam computer
 Dengan sms
 Dengan menginputkan data di internet
 Dengan barcode scanner
 Scanner yang lain

20. Paparkan beberapa hal yang kalian ketahui dengan Enterprise Resource Planning Systems (ERP),
serta jelaskan bagaimana dukungan ERP terhadap perkembangan era industry 4.0!

= Enterprise resource planning systems (ERP), mengadopsi pandangan dari proses bisnis organisasi
untuk mengintegrasi perencanaan, manajemen dan penggunaan sumber daya organisasi, dengan
menggunakan platform software tertentu serta database. Tujuan utama dari sistem ERP adalah untuk
mengintegrasi area fungsional dalam organisasi, sehingga aliran informasi berjalan lebih lancar.
Beberapa produk ERP yang terkenal adalah Oracle, SAP dan PeopleSoft.

Sistem ERP II merupakan sistem ERP antarorganisasi yang menydiakan “web-enabled link” antara
sistem bisnis utama perusahaan, seperti persediaan dan produksi, dengan para pelanggan, pemasok,
distributor dan partner bisnis lainnya. Gambar 3.1 mengilustrasikan sistem ERP II pada suatu
organisasi beserta dengan fungsinya, sedangkan table 3.1 berisikan modul-modul inti dari suatu
sistem ERP.

Keuntungan:

1. Kelincahan dan fleksibilitas organisasi.

2. Pendukung pengambilan keputusan.

3. Efisiensi dan kualitas.

Keterbatasan:

1. Proses bisnis yang sudah terdefinisi oleh vendor ERP, membuat perusahaan harus melakukan
perubahan proses.

2. Kompleks.

3. Mahal.

4. Makan waktu untuk implementasi.

Sistem ERP memberi dukungan secara efektif pada beberapa proses bisnis standar dalam suatu
organisasi. Sistem ERP mengelola end-to-end dan cross-departmental process. Proses cross-
departmental terjadi jika:

ISYS6295 – Management Information System


1. Berasal dari satu departemen dan berakhir di departemen yang berbeda.

2. Berasal dan berakhir dari satu departemen yang sama namun melibatkan departemen lain.

3 (tiga) contoh dari proses cross-departmental (lintas departemen) yang terpenting dalam suatu
Organisasi adalah sebagai berikut:

1. Proses procurement (pengadaan), dimana berasal dari departemen warehouse (kebutuhan untuk
membeli) dan berakhir di departemen accounting (pengiriman pembayaran).
2. Proses fulfillment, berawal dari departemen penjualan/sales (permintaan dari pelanggan untuk
membeli produk) dan berakhir di departemen accounting (penerimaan pembayaran).
3. Proses produksi, berawal dan berakhir di departemen warehouse (kebutuhan untuk memproduksi dan
penerimaan dari barang jadi) namun juga melibatkan departemen produksi.
Implementasi ERP adalah

1. Implementasi ERP On-Premise


· Pendekatan Vanilla. Pendekatan ini memaksa perusahaan menerapkan fitur-fitur standard yang
sesuai dengan kemampuan produk. Hanya sedikit perubahan yang akan dilakukan.

· Pendekatan Custom. Pada pendekatan ini sistem ERP disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan,
ada modul-modul yang mungkin dibuat baru.

· Pendekatan Best of Breed. Pendekatan ini mengkombinasikan keuntungan dari pendekatan vanilla
dan sistem yang disesuaikan sementara menghindari biaya-biaya dan resiko yang besar dengan
penyesuaian yang lengkap.

2. Implementasi Software as a Service Pada implementasi ini, perusahaan menyewa perangkat lunak
ERP dari vendor. Sistem ERP tersebut ada di cloud sebagai layanan yang disesuaikan dengan paket
biaya yang dipilih.
21. Jelaskan berbagai area fungsional yang ada pada Functional Area Information Systems, serta jelaskan
seberapa efisien dan efektifkah dari masing-masing area tersebut!

= Functional area information systems (FAIS), menyediakan dukungan bagi berbagai area fungsional
dalam suatu organisasi dengan cara meningkatkan efisiensi dan efektivitas masing-masing area
internal.

Berikut peningkatan efektifitias dan efisiensi yang disediakan FAIS (Functional Area Information
Systems) dalam berbagai area fungsional perusahaan:

Accounting & Finance

1. Perencanaan keuangan, memaksimalkan penggunaan biaya yang dikeluarkan


2. Auditing, memastikan keakuratan transaksi keunangan perusahan dan melakukan penilaian terhadap
"kesehatan" keadaan keuangan perusahaan

ISYS6295 – Management Information System


3. Kontrol Anggaran (Budgerary Control), mengontrol pengeluaran dan kemudian membandingkannya
dengan anggaran yang dimiliki perusahaan
Marketing & Sales

1. Customer relations, mengetahui konsumen dan memperlakukan mereka selayaknya raja


2. Sales force autimation, menggunakan software untuk mengotomasi penjualan dalam rangka
meningkatkan produktifitas "sales people".
HR Management

1. Rekrutmen, menemukan kandidat, melakukan tes dan menentukan kandidat mana yang cocok untuk
perusahaan
2. Performance administration, melakukan evaluasi pada karyawan dalam jangka waktu tertentu
(periodik)
Product / Operation & Logistics

1. Inventory management, mengatur waktu pemesanan stok baru, berapa stok yang harus dipesan dan
penyimpanan stok itu sendiri.
2. Quality control, mengontrol kerusakan produk pada saat datangnya material dan dalam proses
produksi.
22. Dalam pengimplementasiannya CRM membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan untuk
menciptakan nilai bagi organisasi dan pelanggannya, membantu perusahaan untuk mendapatkan
pelanggan baru maupun mempertahankan pelanggan lama. CRM melakukannya dengan
pengimplementasian terhadap alur yang ada. Namun banyak juga permasalahan yang akan muncul.
Oleh karena itu, sebutkan dan jelaskan permasalahan yang sering muncul dalam pengimplementasian
nya, serta paparkan solusi apa yang bisa diterapkan!

= Customer relationship management (CRM), merupakan strategi organisasi yang memfokuskan pada
pelanggan. CRM membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan untuk menciptakan nilai
bagi organisasi dan pelanggannya. CRM membantu perusahaan untuk mendapatkan pelanggan baru,
serta mempertahankan pelanggan yang menguntungkan dan meningkatkan hubungan dengan
pelanggan yang ada. Inti dari CRM adalah meningkatkan keintiman terhadap pelanggan sehingga
pelanggan puas karena merasa dilayani secara personal.

Perusahaan yang baru menggunakan aplikasi CRM sangat lumrah apabila merasa menghadapi
tantangan. Tantangan-tantangan ini dapat berupa pekerjaan yang semakin banyak di awal-awal
penggunaan aplikasi atau ketidakpahaman tim sales dalam mengoperasikan aplikasi CRM. Tantangan
– tantangan yang akan dihadapi adalah sebagai berikut:

1. Penolakan dari sebagian tim

Sebagian dari tim sales maupun tim marketing akan menganggap bahwa menggunakan CRM hanya
akan menambah pekerjaannya. Sehingga, sebagian dari tim Anda akan melakukan penolakan terhadap
penggunaan aplikasi ini. Namun, jangan pernah menyerah untuk meningkatkan kesadaran tim sales
maupun tim marketing yang Anda miliki untuk tetap menggunakan aplikasi CRM. Karena, aplikasi

ISYS6295 – Management Information System


ini adalah untuk membantu mempermudah pekerjaannya bukan untuk menambah pekerjaannya
menjadi lebih sulit.

2. Import data pelanggan

Untuk data-data pelanggan lama yang belum Anda masukkan pada sistem CRM, tentu Anda harus
melakukan import data pada aplikasi CRM. Aktivitas ini tentu membutuhkan waktu yang variatif.
Untuk perusahaan yang belum memiliki jumlah pelanggan yang banyak, tentu prosesnya akan lebih
cepat. Sedangkan untuk perusahaan yang sudah memiliki pelanggan dengan jumlah besar, harus
menemukan cara terbaik untuk memasukkan data pada CRM. Baik dengan spreadsheet maupun
dengan metode lainnya sesuai dengan fitur aplikasi CRM.

3. Integrasi

CRM merupakan aplikasi yang dapat terintegrasi dengan berbagai layanan seperti email marketing,
media sosial, telepon, sms dan lain sebagainya. Untuk perusahaan yang baru menggunakan aplikasi
CRM, kemungkinan Anda akan bingung harus memulainya dari mana. Di sinilah peran pelatihan dari
penyedia CRM akan membantu memudahkan Anda dalam mengintegrasikan CRM dengan alat-alat
lainnya.

4. Memilih fitur yang sesuai dengan perusahaan

Masing-masing CRM memiliki fitur yang berbeda-beda. Saat Anda baru memilih CRM, tentu akan
ada fitur-fitur tambahan yang bisa saja tidak sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk itu, mintalah saran
dari penyedia jika Anda masih belum memahami aplikasi yang Anda gunakan tersebut.

5. Alasan-alasan lain

Ketika Anda baru mengimplementasikan aplikasi CRM untuk bisnis akan ada banyak alasan yang
keluar dan menjadi tantangan perusahaan untuk menjelaskan semuanya pada tim.

23. Dalam e book rainer halaman 367 gambar 11.6 menjelaskan informasi technology support for SCM
Without EDI. Menurut anda apa peranan EDI untuk memberikan IT Suport for SCM jelaskan secara
singkat dan jelas?

= Electronic data interchange (EDI), merupakan standar sarana komunikasi, yang memungkinkan para
partner bisnis untuk saling tukar-menukar dokumen, seperti purchasing order, secara elektronik.
Berikut ini adalah beberapa manfaat dari EDI:

 Meminimasi error dalam data entry.


 Mempersingkat panjang suatu pesan.
 Pesan menjadi lebih aman.
 Mengurangi waktu siklus
 Meningkatkan produktifitas
 Meningkatkan pelayanan pelanggan

ISYS6295 – Management Information System


 Meminimasi penggunaan kertas dan tempat penyimpanan.
Namun terdapat beberapa kerugian dalam penggunaan EDI, diantaranya adalah:

 Seringkali proses bisnis harus direstrukturisasi agar sesuai dengan kebutuhan EDI.
 EDI memiliki beberapa standar, sehingga suatu perusahaan harus memiliki beberapa standar tersebut
agar dapat berkomunikasi dengan berbagai partner bisnis.
24. Jelaskan yang dimaksud dengan Supply Chain Management , dan 5 tahapan komponen dasar pada
SCM.

= Supply chain management (SCM), merupakan perencanaan, pengaturan dan optimasi dari berbagai
kegiatan yang dijalankan di supply chain. Tujuan dari sistem SCM adalah untuk mengurangi
permasalahan atau perselisihan di dalam supply chain. Permasalahan tersebut dapat mengakibatkan
peningkatan waktu, biaya dan persediaan, serta mengurangi kepuasan pelanggan. Terdapat 5 (lima)
komponen utama SCM, antara lain :

1. Planning: Perencanaan adalah komponen strategis SCM. Organisasi harus memiliki strategi untuk
mengelola semua sumber daya yang terlibat dalam memenuhi permintaan pelanggan untuk produk
atau layanan mereka.

2. Source: Dalam komponen sourcing, organisasi memilih pemasok untuk mengirimkan barang dan
layanan yang dibutuhkan untuk membuat produk atau layanan mereka. Manajer SCM menentukan
harga, proses pengiriman, dan proses pembayaran dengan pemasok, dan mereka juga membuat metrik
untuk memantau dan meningkatkan hubungan dengan pemasok.

3. Make: Ini adalah komponen manufaktur. Manajer SCM menjadwalkan kegiatan yang diperlukan
untuk produksi, pengujian, pengemasan, dan persiapan pengiriman.

4. Deliver: Komponen ini, sering disebut sebagai logistik, adalah tempat organisasi mengkoordinir
penerimaan pesanan pelanggan, mengembangkan jaringan gudang, memilih operator untuk
mengantarkan produk mereka kepada pelanggan, dan membuat sistem faktur untuk menerima
pembayaran.

5. Return: Manajer SCM harus membuat jaringan yang responsif dan fleksibel untuk menerima
kembali produk rusak, dikembalikan, atau kelebihan dari pelanggan mereka, serta untuk mendukung
pelanggan yang memiliki masalah dengan produk yang dikirim.

SCM merupakan jenis dari system informasi antarorganisasi (interorganizational information system,
disingkat IOS). Didalam IOS, informasi mengalir Antara dua atau lebih organisasi. Sistem SCM
menggunakan push dan pull model. Push model merupakan model make-tostock, dimana proses
produksi berawal dari peramalan jumlah permintaan pelanggan. Perusahaan kemudian memproduksi
sejumlah produk sesuai dengan peramalannya, setelah itu menjualnya/ “mendorong/ push” produk
kepada para pelanggan. Pada pull model, dikenal juga dengan make-to-order, proses produksi diawali
dengan permintaan dari pelanggan (customer order). Sehingga, perusahaan membuat produk/jasa
sesuai dengan yang diinginkan oleh pelanggan. Proses ini sejalan dengan mass customization.

ISYS6295 – Management Information System


25. Dear All, Apa yang teman-teman ketahui tentang Intelligent Systems? Berikan contoh
pengimplementasiin Intelligent System pada perusahaan di bidang Pendidikan, Perbankan,
Industri.Terima kasih

= Business intelligence (BI), merupakan kategori aplikasi, teknologi dan proses untuk
mengumpulkan, menyimpan, mengakses dan menganalisa data untuk membantu para pengguna bisnis
dalam pengambilan keputusan yang lebih baik.

Business intelligence pada industri perbankan

Penerapan business intelligence pada industri perbankan merupakan kunci sukses dalam
mengefisiensikan dan mengefektifkan kegiatan bisnis utama dengan kemampuan dalam mendapatkan,
mengelola dan menganalisa data nasabah, produk, layanan, kegiatan operasi, pemasok dan rekan kerja
dalam jumlah yang sangat besar. Contoh penerapan business intelligence pada industri perbankan
adalah customer relationship management, customer credit analysis, risk management, credit card
analysis, customer segmentation, dll (Hair, 2007), (Dan, 2008). Peranan business intelligence dalam
kegiatan bisnis dapat menyediakan layanan yang lebih personal kepada pelanggan dan secara radikal
meningkatkan kualitas servis dari bank tersebut. Pengelola produk perbankan bersaing dalam
mendesain produk dan layanan yang dapat menjawab setiap kebutuhan suatu segmen tertentu.

Salah satu penerapan customer credit analysis adalah penerapan model penilaian kredit nasabah (Ince
& Aktan, 2009). Penilaian kredit nasabah merupakan kegiatan paling penting untuk mengevaluasi
aplikasi pinjaman yang diajukan oleh nasabah. system penilaian kredit digunakan untuk memodelkan
potensi resiko dari aplikasi pinjaman, dimana system tersebut memiliki keuntungan karena dapat
menangani aplikasi pinjaman dalam jumlah besar dengan cepat tanpa membutuhkan sumber daya
yang banyak sehingga dapat menurunkan biaya operasional dan efektif dalam mengurangi penalaran
dalam pengambilan keputusan. Dengan persaingan dan pertumbuhan pasar kredit konsumen, para
pemain di industri perbankan saling berlomba untuk mengembangkan strategi yang lebih baik berkat
bantuan penerapan model penilaian kredit. Tujuan dari penilaian kredit adalah memberikan
kemampuan kepada bagian analisa kredit untuk menentukan aplikasi pinjaman nasabah yang diterima
dari pihak marketing bank termasuk “kredit yang baik” dimana para nasabah yang termasuk dalam
kategori tersebut memiliki kemungkinan yang cukup besar untuk membayar kewajiban finansialnya
kepada bank atau “kredit yang jelek” dimana para nasabah yang termasuk dalam kategori tersebut
memiliki kemungkinan yang cukup besar untuk memenuhi kewajiban finansialnya. Berdasarkan hasil
studi yang dilakukan oleh Huseyin Ince dan Bora Aktan (2009), peneliti membandingkan kinerja dari
model penilaian kredit menggunakan pendekatan tradisional dan artificial intelligence (discriminant
analysis, logistic regression, neural networks, classification, and regression tree). Penelitian
percobaan dengan data riil telah mendemonstrasikan bahwa classification, regression tree, dan neural
networks mengalahkan kinerja model penilaian kredit secara tradisional dalam hal prediksi keakuratan
dan type II errors.

Analisis terhadap data pelanggan merupakan kunci utama bagi pihak manajemen bank untuk
menghasilkan keuntungan yang maksimal. Dengan menggunakan konsep pareto, bahwa dengan
mendesain produk dan layanan kepada 20% nasabah dapat memberikan hasil sebesar 80% terhadap
keuntungan. Pihak manajemen mempercayai bahwa dengan menganalisa 20% nasabah tersebut

ISYS6295 – Management Information System


merupakan langkah yang efektif dalam meningkatkan keuntungan dan menurunkan biaya operasional.
Selain kasus diatas, pihak manajemen bank dapat menganalisis pemasaran kartu, perhitungan harga
jual dan tingkat keuntungan terhadap pemillik kartu, deteksi terhadap potensi kecurangan, prediksi
manajemen daur hidup nasabah. Segmentasi pelanggan merupakan salah satu strategi pemasaran yang
efektif, dengan memahami karakteristik dan kebutuhan setiap segmen nasabah maka pihak
manajemen dapat mendesain bagaimana cara memasarkan, harga, kebijakan untuk setiap produk dan
layanan sehingga dapat memberikan keuntungan yang maksimal (Mawoli & Abdulsalam, 2012).
Dengan penerapan business intelligence dalam proses segmentasi nasabah menjadi lebih mudah
karena pihak manajemen dapat dengan mudah mengidentifikasi demografi dan geografi nasabah
tetapi pihak manajemen harus meluangkan waktu dan tenaga apabila ingin mengetahui psikografi dan
perilaku nasabah dan pihak manajemen perlu mengidentifikasi atribut-atribut yang diperlukan seperti
umur, pekerjaan, penghasilan dan jenis kelamin dengan mudah dan pada umumnya dapat diukur
dengan RFV (recency, frequency, dan value dari perilaku transaksi mereka) (Sun, 2009), (Lin, Zhu,
Yin, & Dong, 2008).

Dapat disimpulkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang makin komplek dan efisiensi
bisnis proses dengan otomatisasi kegiatan operasional membutuhkan dukungan sistem informasi.
Sistem informasi perbankan perlu tetap dikembangkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan nasabah
dan mengikuti inovasi bisnis, akan tetapi perlu adanya integrasi dengan sistem business
intelligence sehingga pihak manajemen mendapatkan informasi yang up-to-date dan insight dari data
historis.

Business intelligence pada industri retail

Mengamati pertumbuhan industri retail di Indonesia, customer relationship management


(CRM) sebagai pemicu utama dalam pelaku bisnis yang cerdik untuk mendesain ulang fokus bisnis
mereka pada pelanggan. Perusahaan retail pada umumnya memiliki pelanggan yang besar dan pada
umumnya pelanggan memiliki keinginan yang berbeda-beda. Dengan adanya implementasi CRM
maka pihak manajemen dapat mengotomatisasi interaksi dengan pelanggan dan tim penjualan serta
dapat menganalisis data pelanggan yang diperoleh dari POS transaction, layanan pelanggan, dan lain-
lain sehingga pihak manajemen dapat mendapatkan insight terhadap kebutuhan pelanggan dan
mengembangkan hubungan one-to-one dengan pelanggan, desain dan kampanye promosi,
optimalisasi tata letak produk. Analytical CRM menggunakan business intelligence tools seperti data
warehousing, data mining, dan OLAP. Beberapa penggunaan dari analytical CRM adalah customer
segmentation, campaign/promotion effectiveness analysis, customer lifetime value, customer loyalty
analysis, cross selling, product pricing, and target marketing (Hair, 2007). Beberapa perusahaan retail
mulai mengajak para pembeli yang belum menjadi member dengan menerbitkan member
card, bekerja sama dengan bank dengan memberikan potongan harga, dll. Pihak manajemen mulai
menyadari pentingnya mendapatkan data pelanggan yang komprehensif, dimana data tersebut dapat
memberikan informasi seperti karakteristik pelanggan (umur, jenis kelamin, status pernikahan,
pendidikan, pekerjaan, pendapatan per bulan), perilaku pelanggan (masukan dari pelanggan terkait
produk dan layanan, rekomendasi dari pelanggan terkait produk dan layanan, produk subsitusi yang
digunakan oleh pelanggan, loyalitas pelanggan terhadap layanan suatu merk suatu produk) , dan
pengeluaran pelanggan (harga pembelian, kuantitas, frekuensi pembelian yang berulang, keinginan
pelanggan membeli produk yang lain dan layanan dari produsen tertentu, dll) (Zhou & Lei, 2011).

ISYS6295 – Management Information System


Berdasarkan segmentasi pelanggan yang dilakukan oleh Shuwen Zhou dan Guanghong Lei (2011)
dapat disimpulkan bahwa:

1.Kategori 1 merupakan pelanggan-pelanggan yang bekerja di perkantoran sebagai profesional dan


manajer dan memiliki pendidikan yang cukup tinggi, memiliki rumah dan mobil. Berdasarkan
informasi yang didapat, pelanggan pada kategori ini belum memiliki bayi, pendapatan tahunan tidak
terlalu tinggi tetapi mereka menyukai berbelanja terutama “fashion”. Fokus konsumsi pada kategori
ini adalah kosmetik yang berkualitas tinggi, CD orisinal, majalah dan produk peralatan rumah tangga
pada umumnya. Pada umumnya mereka tidak tertarik membeli makanan dan minuman karena
penghasilan yang cukup tinggi. Strategi marketing yang cocok untuk kategori ini adalah memberikan
kualitas produk dan layanan yang lebih tinggi untuk menarik pelanggan karena pelanggan yang
berada dikategori ini tidak terlalu tertarik dengan potongan harga.

2.Kategori 2 merupakan pelanggan-pelanggan yang bekerja di pabrik sebagai pekerja dan mekanik,
dan memiliki penghasilan yang cukup rendah, beberapa memiliki rumah, berbelanja makanan,
keperluan rumah tangga, produk balita. sebagian besar merupakan wanita yang suka ke supermarket
untuk membeli lebih banyak barang. Pada umumnya mereka tertarik terhadap diskon promosi,
sehingga keuntungan tidak terlalu tinggi.

3.Kategori 3 merupakan pelanggan yang memiliki pendidikan rendah, penghasilan rendah yang
hampir sama dengan pekerja pabrik. Pada umumnya mereka membeli komoditas lebih banyak pada
saat diskon yang cukup besar. Strategi pemasaran untuk kategori ini adalah memberikan diskon
promosi terhadap komoditas tersebut sehingga lebih menarik pelanggan.

Penerapan business intelligence (BI) dalam area CRM, BI dapat diaplikasikan pada supply chain
management (SCM). Dengan menerapkan SCM, manajemen perusahaan dapat mengefisiensikan
control terhadap persediaan dan proses pembelian kepada pemasok. Data yang diperoleh pada proses
pembelian dan persediaan dapat memberikan berbagai macam insight yang cukup komprehensif
terhadap dinamika dalam rantai persediaan. Penerapan data warehouse pada SCM dapat membantu
pihak manajemen untuk menganalisis kinerja pemasok, mengontrol tingkat persediaan (safety stock,
lot size, dan lead time analysis), pergerakan produk, peramalan permintaan, dll.

Penerapan BI dalam alternative sales channel dapat meningkatkan efektivitas dalam mengelola
berbagai jenis distribution channel seperti melalui internet, katalog, dll. Dengan kemajuan teknologi
saat ini menyebabkan seorang pelanggan dapat berinteraksi dengan perusahaan melalui
berbagai channel dalam satu periode. Sebagai contoh
perkembangan tablet dan smartphone menyebabkan pihak manajemen perlu mengembangkan m-
channel sehingga dapat memberikan tambahan pilihan kepada pelanggan untuk mengakses
perusahaan mereka. Aplikasi dari BI dalam alternative sales channel adalah E-business analysis, web
log analysis, referrer analysis, error analysis, keyword analysis, web housting, channel profitability,
dan product-channel affinity.

Business intelligence pada industri pendidikan

ISYS6295 – Management Information System


Saat ini penerapan business intelligene pada industri pendidikan masih relatif sedikit apabila
dibandingkan dengan industri perbankan, kesehatan, asuransi, dll (Lihua, Yongsheng, & Zhonglei,
2008). Penerapan business intelligence pada industri pendidikan dapat dilakukan pada proses
penerimaan mahasiswa baru, manajemen pengajaran, dll (Rebbapragada, Basu, & Semple, 2010), (Liu
& Zhang, 2010). Menurut Rebbapraga (2010), persaingan untuk penerimaan siswa baru semakin
ketat setiap tahun dengan sebagian besar kampus menerima aplikasi penerimaan siswa dan makin
selektif dalam penerimaannya. Tingkat penerimaan pada kampus ternama mencapai 10% dan
ketidakpastian menyebabkan siswa yang memiliki talenta melamar pada sekolah pada lapisan yang
berikutnya. Hal ini menyebabkan siswa memasukkan aplikasi ke beberapa sekolah dan setiap sekolah
memiliki tenggat waktu yang berbeda. Akibatnya siswa sering menghadapi dilema pada saat mereka
kehabisan waktu untuk menerima tawaran dari universitas yang lebih rendah dari prioritas mereka.
Tantangan dalam admisi proses adalah proses mengidentifikasi pelamar terbaik meliputi beberapa
parameter dan saat kandidat yang diinginkan teridentifikasi maka keputusan untuk menawarkan
penawaran serta komposisi dari penawaran tersebut cukup susah. Selain dapat digunakan dalam
proses penerimaan mahasiswa, penerapan data mining dapat digunakan untuk mendukung manajemen
pengajaran. Setiap universitas mengelola nilai mahasiswa dalam jumlah besar dari berbagai fakultas
yang berbeda-beda. Dengan adanya penerapan data warehouse dan menganalisa data tersebut dengan
menggunakan berbagai teknik data mining, pihak pengelola fakultas dapat mengeksploitasi berbagai
informasi tersembunyi dan dapat melakukan peramalan dan analisis sehingga pengelola fakultas dapat
menggunakannya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pengetahuan.

Menurut Rebbapragada et al (2010), para peneliti yakin bahwa data mining dan teknik manajemen
penghasilan dapat digunakan secara efektif untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dengan
menggunakan data mining untuk mengembangkan model yang dapat memprediksi kualitas dari
pelamar dengan menggunakan data kinerja siswa pada masa lalu berdasarkan kinerja siswa pada tahun
pertama dalam hal GPA yang diperoleh dan beberapa parameter penting yang dikumpulkan dari data
pelamar seperti high school GPA, SAT math score, SAT verbal score, strength of curriculum,
adjusted GPA, adjusted test scores, subjective score and overall assessment score. Penelitian ini
menggunakan metode neural networks karena memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan decision
trees, disamping itu kemampuan neural networks dalam beradaptasi dengan perubahan kondisi
membuat metode ini cocok dengan konteks penerimaan siswa baru. Model manajemen penghasilan
sudah banyak digunakan oleh perusahaan di industri penerbangan dan hotel, teknik ini dapat
memaksimalkan penghasilan dengan mengumpulkan harga terbaik untuk setiap bangku/sumber daya
meskipun terdapat ketidakpastian terhadap permintaan dimasa yang akan datang. Pada penelitian ini
menggunakan model yang dinamis yaitu markovian periods karena memiliki kemampuan untuk
menangani permintaan yang datang secara acak. Tabel harga penawaran dapat digunakan sebagai
referensi oleh staf admisi untuk menerima atau menolak aplikasi dari calon siswa.

26. Sebutkan dan jelaskan yang dimaksud dengan Expert Systems, dan komponen yang mendukung
Expert Systems. Berikan contoh pengimplementasian Expert Systems

= Sistem Pakar (Expert System) merupakan suatu sistem yang menggunakan pengetahuan manusia
dalam komputer untuk memecahkan masalah yang biasanya dikerjakan oleh seorang pakar, misalnya :
Dokter, Lawyer, Analist Keuangan, Tax Advisor. Sistem pakar dapat mendorong perhatian besar

ISYS6295 – Management Information System


diantara ahli komputer dan spesialist informasi untuk mengembangkan sistem membantu manajer dan
non manajer memecahkan masalah. Sistem Pakar terdiri dari 4 bagian yaitu:

1. User Interface

2. Knowledge Base

3. Inference Engine

4. Development Engine

JENIS-JENIS EXPERT SYSTEM

Interpretasi : Menghasilkan deskripsi situasi berdasarkan data sensor.

Prediksi : Memperkirakan akibat yang mungkin dari situasi yang diberikan.

Diagnosis : Menyimpulkan kesalahan sistem berdasarkan gejala.

Design : Menyusun objek-objek berdasarkan kendala.

Planning : Merencanakan tindakan.

Monitoring : Membandingkan hasil pengamatan dengan proses perencanaan.

Debugging : Menentukan penyelesaian dari kesalahan sistem.

Reparasi : Melaksanakan rencana perbaikan.

Instruction : Diagnosis, debugging dan reparasi kelakuan pelajar.

Control : Diagnosis, debugging dan reparasi kelakuan sistem.

KOMPONEN EXPERT SYSTEM

1. User Interface

User interface digunakan manajer untuk memasukkan instruksi dan informasi dari sistem. Metode
input yang digunakan oleh manajer yaitu:
Menu, Command, Natural Language, Output Expert System memakai 2 bentuk penjelasan
(explanation) :
Explanation of Question Explanation of Problem Solution

2. Knowledge Base

ISYS6295 – Management Information System


Knowledge base terdiri dari fakta yang menggambarkan problem domain dan juga teknik penyajian
yang menggunakan fakta sesuai logika.
Aturan(rules) merupakan rincian dalam situasi yang tidak berubah: Kondisi benar dan tidak benar,
tindakan yang diambil bila kondisi benar.

3. Interface Engine

Inference Engine merupakan bagian dari Expert System yang membentuk Reasoning dengan
menggunakan isi dari knowledge base dalam urutan tertentu.
Dua metode yang digunakan dalam Expert System untuk mengamati Rules, yaitu:

a. Penalaran ke depan (Forward) atau Forward Chaining.


b. Penalaran ke Belakang (Revierse) atau Backward Chaining.

4. Development Engine

Development Engine membangun Rule Set dengan pendekatan :

1. Bahasa Pemrograman (Programming Language).


2. Bagian Expert System (Expert System Shell)

Proses Pengembangan Sistem:

· Permulaan proses pengembangan


· Prototype pengembangan Expert system
· Partisipasi User
· Pemeliharaan Expert system

APLIKASI EXPERT SYSTEM

1. Adver : sebuah prototipe Expert system digunakan untuk menggunakan strategi media periklanan
yang sesuai dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan dengan parameter biaya iklan per seribu
pemirsa.

2. Brickwork expert(Bert) : sebuah Expert system untuk disain bangunan. BERT digunakan untuk
memeriksa sebuah disain bangunan, kemudian memberikan beberapa rekomendasi untuk perbaikan.
Inputnya bisa dalam bentuk gambar.

3. Delta : Expert system untuk mendiagnosa kerusakan pada mesin-mesin Diesel Electric Locomotive.

4. Dendral : Sistem pakar untuk analisis struktur molekul suatu senyawa yang belum diketahui.
Senyawa yang belum diketahui tersebut dianalisis dengan menggunakan “mass spectrometer” dan
“nuclear magnetic reconancy equipment”. Data hasil analisis tersebut dimasukkan ke DENDRAL
yang akan membuat struktur molekulnya.

ISYS6295 – Management Information System


5. Mycin : Expert system untuk mendiagnosa infeksi akibat bakteri dan menyarankan jenis obat dan
dosisnya untuk penyembuhan.

6. Opera:OPERator Advisor yang digunakan untuk mendiagnosa dan menangani kerusakan pada
suatu jaringan komputer. OPERA dijalankan pada malam hari untuk menggantikan Supervisor
System Manager.

7. Prospector : Untuk membantu menemukan lokasi yang mengandung bahan tambang. Basis
pengetahuannya berisi kaidah berdasar data empiris dan taksonomi beberapa jenis mineral dan batu-
batuan. Untuk mengetahui apakah suatu daerah mengandung bahan tambang , lebih dahulu dilakukan
survey keadaan geologi dan pengambilan contoh tanah dan batu-batuan. Berdasarkan data hasil
survey tersebut akan diberikan rekomendasi apakah daerah tsb layak untuk dieksplorasi dan akan
diputuskan apakah akan dilakukan penggalian atau tidak.

8. Heatings : Untuk pengontrolan proses pembakaran batubara secara terus menerus dengan
menggunakan sensor yang dihubungkan ke komputer. Bila terjadi kerusakan yang menimbulkan
bahaya (peralatan & manusia) dapat dengan mudah mengetahui dan memberikan pemecahannya.
Misal, bila bila HEATINGS mendeteksi kadar CO melewati ambang batas akan terdengar bunyi
alarm dan menyuruh membuka ventilasi.

Pengimplementasian Expert Systems:

Bidang Farmakologi Dan Terapi

Implementasi sistem pakar dalam bidang farmakologidan terapi sebagai pendukung pengambilan
keputusan berbasis web dibuat dengan dasar pemikiran sebagai berikut : farmakologi dan terapi
merupakan suatu sistem yang besar dan komplek. Tugas farmakologi dan terapi adalah mencari dasar
penggunaan obat secara rasional untuk tindakan medis yang tepat, cepat dan akurat pada saat
diperlukan. Dasar penggunaan obat tersebut disesuaikan dengan diagnosis penyakit yang dilakukan
secara cermat berdasarkan keluhan-keluhan yang dirasakan oleh pasien.

Implementasi farmakologi dan terapi di lapangan secara konvensional dituangkan dalam buku
panduan yang dikeluarkan oleh dokter yang bersangkutan dan dilaksanakan oleh pihak-pihak yang
bertanggungjawab terhadap masalah farmakologi dan terapi. Kenyataannya dengan menggunakan
buku panduan terdapat beberapa kelemahan diantaranya :

- Prosedur yang tertulis sangat baku sehingga memasung inovasi dan improvisasi operator.

- Perlu dilakukan revisi secara berkala menyesuaikan kondisi yang ada.

27. Perencanaan strategis teknologi informasi merupakan tujuan jangka panjang yang berisikan
infrastruktur teknologi informasi dan mengidentifikasi inisiatif teknologi informasi yang dibutuhkan
untuk meraih tujuan organisasi. Setelah itu, perencanaan operasional sistem informasi dikembangkan.
Perencanaan ini terdiri dari proyek yang akan dijalankan oleh departemen sistem informasi serta para

ISYS6295 – Management Information System


manajer di area fungsional untuk mendukung perencanaan strategis teknologi informasi. Sebutkan dan
jelaskan Tahapan dan eleman perencanaan operasional sistem informasi.

= Perencanaan strategis organisasi mengidentifikasi misi perusahaan secara keseluruhan, tujuan dan
langkah-langkah yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tesebut. Perencanaan strategis organisasi
beserta dengan arsitektur teknologi informasi yang sedang berjalan, menyediakan masukan bagi
pengembangan perencanaan strategis teknologi informasi. Perencanaan strategis teknologi informasi
merupakan tujuan jangka panjang yang berisikan infrastruktur teknologi informasi dan
mengidentifikasi inisiatif teknologi informasi yang dibutuhkan untuk meraih tujuan organisasi.
Setelah itu, perencanaan operasional sistem informasi dikembangkan. Perencanaan ini terdiri dari
proyek yang akan dijalankan oleh departemen sistem informasi serta para manajer di area fungsional
untuk mendukung perencanaan strategis teknologi informasi. Perencanaan operasional sistem
informasi terdiri dari elemen berikut:

 Misi
 Lingkungan Sistem Informasi
 Tujuan dari fungsi Sistem Informasi
 Portfolio aplikasi
 Alokasi sumber daya dan manajemen proyek

28. Terdapat 4 (empat) metode pengembangan alternatif metode alternatif untuk system
development, yaitu JAD, RAID, Agie development dan End User development, jelaskan maksud 4
metode tersebut.

= Terdapat berbagai macam metode alternatif untuk system development. Metode alternatif tersebut
antara lain adalah:

 Joint Application Design (JAD), merupakan group-based tool yang digunakan untuk mengumpukan
user requirement dan menciptakan perancangan sistem.
 Rapid Application Development (RAD), merupakan metode pembangunan sistem yang dapat
mengkombinasi JAD, prototyping dan ICASE tool, untuk menghasilkan sistem yang berkualitas
tinggi.
 Agile Development, memfokuskan rapid development dan frequent user contact untuk menciptakan
software yang dapat mengakomodasi kebutuhan bisnis user.
 End-User Development, merupakan pendekatan, dimana end-user dalam suatu organisasi,
mengembangkan aplikasinya sendiri, dengan bantuan secara non formal dari pihak departemen TI.

29. Sebutkan dan jelaskan yang dimaksud dengan The Traditional Systems Development Life Cycle
System development life sycle (SDLC), dan 6 tahapan dalam metode pengembangan sistem secara
tradisional yang digunakan untuk menjalankan proyek teknologi informasi berskala besar.

= System development life sycle (SDLC), merupakan metode pengembangan sistem secara tradisional
yang digunakan untuk menjalankan proyek teknologi informasi berskala besar. Terdapat 6 (enam)
tahapan dalam SDLC yaitu:

ISYS6295 – Management Information System


 System investigation
 System analysis
 System design
 Programming & testing
 Implementation
 Operation & maintenance

ISYS6295 – Management Information System