Anda di halaman 1dari 35

TUGAS PERSONAL KE-1

Gunakan grafik berikut untuk menjawab pertanyaan di bawah ini.

a. Asumsikan permintaan adalah D dan penawaran adalah S0. Jika price ceiling ditetapkan sebesar
$6 berapa kekurangan yang dihasilkan?
b. Asumsikan permintaan adalah D dan penawaran adalah S0. Jika price floor ditetapkan sebesar
$12 berapa surplus yang dihasilkan?
c. Asumsikan permintaan adalah D dan penawaran adalah S0 sehingga harga ekuilibrium adalah
$10. Jika bea cukai dikenakan sebesar $6, apa yang akan terjadi pada harga ekuilibrium yang
dibayarkan oleh konsumen?

P
S1
S0
14
12
10
8
6
4 D
X
0 1 2 3 4 5 6

Jawab

a. Asumsikan permintaan adalah D dan penawaran adalah S0. Jika price ceiling ditetapkan
sebesar $6 berapa kekurangan yang dihasilkan?

= Berdasarkan grafik, jika price ceiling ditetapkan sebesar $6, maka jumlah barang yang
diminta adalah 2 unit. Dilihat dari grafik Qd = 4, Qs = 2, Pc = $6, Pf = $12

D = permintaan, S = penawaran, Pc = price ceiling, Pf = Price floor.

Qd – Qs = 4 – 2 = 2 unit,

Economic Price = Pc + (Pf – Pc) = 6 + (12 – 6) = $12

b. Asumsikan permintaan adalah D dan penawaran adalah S0. Jika price floor ditetapkan
sebesar $12 berapa surplus yang dihasilkan?

= Jikaa pemerintah membeli surplus pada price floor, total cost untuk pemerintah adalah Pf(Qs
– Qd) = $12 ( 2 – 4) = - 24

ECON6032-Managerial Economics-R2
c. Asumsikan permintaan adalah D dan penawaran adalah S0 sehingga harga ekuilibrium
adalah $10. Jika bea cukai dikenakan sebesar $6, apa yang akan terjadi pada harga
ekuilibrium yang dibayarkan oleh konsumen?

= Jika bea cukai sebesar $6 dikenakan pada produk tersebut maka ekuilibrium yang baru adalah
$16 ( 10 + 6 ) dan harga yang diterima oleh produsen akan sama seperti sebelumnya yaitu $10
dan jumlah unit yang terjual adalah 2 unit.

TUGAS PERSONAL KE-2

Diketahui fungsi biaya untuk suatu perusahaan adalah C(Q) = 100 + Q2. Jika perusahaan
menjual outputnya di pasar persaingan sempurna dan perusahaan lain dalam industry menjual
outputnya dengan harga $10, pada tingkat output berapa perusahaan seharusnya memproduksi
untuk memaksimalkan laba atau meminimalkan kerugian? Berapa tingkat laba atau kerugian
jika perusahaan membuat keputusan optimal?

Diketahui :
C(Q) = 100 + Q2, 100 merupakan fixed cost dan Q2 merupakan variable cost. ; P = $10

Ditanya : Tingkat output berapa untuk memaksimalkan laba atau meminimalkan kerugian?
Berapa tingkat laba atau kerugian jika perusahaan membuat keputusan optimal?

Jawab :
R = P×Q
R = 10×Q
R = 10Q

Apabila perusahaan menginginkan tingkat produksi yang menghasilkan keuntungan maka


perusahaan harus memproduksi dimana harga = marginal cost ( MC ). Sehingga dari rumus
diatas, maka
C(Q) = 100 + Q2
MC = 2Q
2Q = 10
Q=5

Jadi average variable cost (AVC) untuk memproduksi 5 unit produksi, adalah (Q2) / Q = (52) /
5 = 25/5 = 5. Jika P ≥ AVC, perusahaan harus memproduksi minimal 5 unit output. Dan
perusahaan akan menangungg kerugian dengan memproduksi 5 unit produk sebesar
Π=R–C
Π = 10Q – (100 + Q2)
Π = 10(5) – (100 + (5)2)
Π = 50 – (100 + 25)
Π = 50 – 125
Π = - $75

ECON6032-Managerial Economics-R2
Hasil yang didapatkan lebih kecil dari fixed cost perusahaan yaitu $100. Jadi bila perusahaan
menutup usaha dalam kondisi ini akan mengalami kerugian $100, yaiatu lebih besar dari $75.

TUGAS KELOMPOK KE-1

Seorang konsumen berada dalam ekuilibrium pada titik A dalam gambar berikut. Harga barang X
adalah $5. Produk Y

40

B
25
20

A
10

0 Produk X
20
Berapakah harga barang Y?

= I= budget / anggaran / pendapatan; X = jumlah X; Y = jumlah Y; Px = harga x; Py = harga y

Diketahui harga X = $5
Kalau diliat dari grafik bahwa dari titik ekulibrium A , garis budget line nya berujung pada
produk X sejumlah 20 unit dan produk Y sejumlah 20 unit
Sehingga harga produk di budget line di kedua jumlah produk yang setara tersebut seharusnya
harga barangnya juga sama , sehingga
Harga produk Y = $5

a. Berapakah pendapatan konsumen?

= Pendapatan konsumen

I = X . Px
Titik yang di ketahui budget line A adalah disaat titik ujung 20 produk x dan 0 produk y
Maka budget line / pendapatan konsumen adalah
I = 20 . $5
I = $100
Pendapatan konsumen = $100
b. Pada titik A, berapa banyak unit barang X yang dibeli konsumen?

= Banyak unit X pada titik A dijelaskan pada gambar dibawah

ECON6032-Managerial Economics-R2
Menurut penjabaran saya di foto ini , yaitu jumlah x di titik a pasti 10 unit karena ujung dari
garis titik A tersebut ada di Y = 20 unit dan X = 20 unit dan di potong di tengah tengah garis
Y. maka pasti terpotong di tengah garis X juga , dikarenakan semuanya sejajar,
Sehingga hasilnya adalah X = 10 unit.

c. Andaikan garis anggaran berubah sehingga konsumen mencapai equilibrium baru di titik B.
Perubahan apa dalam lingkungan ekonomi yang menyebabkan ekuilibrium baru ini? Apakah
konsumen menjadi lebih baik atau lebih buruk akibat perubahan harga ini?

= Hal yang bisa mempengaruhi tingkat ekuilibrium baru tersebut tentunya dari anggaran /
pendapatan konsumen , ataupun harga dari produk x atau y yang berubah. Sehingga membuat
perhitungan dan tingkat ekulibrium yang baru

Dari penjabaran gambar saya di atas sesuai sekala yang tepat , maka bisa didapatkan dari Budget line
B dan dari titik ekulibrium b adalah , konsumen memebeli 25 unit Y dan 7.5 unit X

Sehingga kalau dari gambar grafik tersebut , terjadi kemungkinan pergeseran harga di

ECON6032-Managerial Economics-R2
harga Y tersebut , Harga Y menjadi semakin murah ataupun bisa juga harga X yang semakin mahal

-Bila anggaran berubah sehingga membuat tingkat ekulibrium baru ,maka hal tersebut akan
mempengaruhi grafik tersebut , tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat kepuasan konsumen tersebut.
Tetapi untuk kasus grafik diatas , sepertinya hal tersebut dipengaruhi oleh harga dari produk tersebut
yang bergeser.

TUGAS KELOMPOK KE-2

1. Seorang konsumen mengkonsumsi dua macam barang, yaitu X dan Y. Total kepuasan (TU) yang
diperoleh dalam mengkonsumsi kedua macam barang tersebut ditunjukkan dalam persamaan;
(Satuan uang dalam ribuan rupiah).

TU = 10X +24Y – 0,5X2 – 0,5Y2

TU adalah total kepuasan dalam mengkonsumsi barang X dan Y

X adalah jumlah barang X yang dikonsumsi

Y adalah jumlah barang Y yang dikonsumsi

Harga barang X diketahui Rp. 2 harga barang Y adalah Rp. 6 dan anggaran yang tersedia untuk
membeli barang X dan barang Y adalah Rp. 44.

Pertanyaan:

a. Tentukan berapa jumlah barang X dan jumlah barang Y yang harus dikonsumsi agar
konsumen tersebut memperoleh kepuasan total (total utility) maksimum. Tentukan kepuasan
total yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi barang X dan barang Y.
= Diketahui : TU = 10X + 24Y – 0,5X2 – 0,5Y2 ; Px = 2 ; Py = 6 ; anggaran yang tersedia untuk
membeli barang X dan barang Y adalah Rp. 44.
Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika kombinasi jumlah barang X dan barang
Y yang dikonsumsi memenuhi syarat keseimbangan sebagai berikut:
𝑀𝑈𝑥 𝑀𝑈𝑦
Syarat keseimbangan I: 𝑃𝑥
= 𝑃𝑦
Syarat keseimbangan II: Px(Qx) + Py(Qy) = 1
TU = 10X + 24Y – 0,5X2 – 0,5Y2
MUx = ∆TU/∆X = 10 – X
MUy = ∆TU/∆Y = 24 – Y
Syarat keseimbangan I :
𝑀𝑈𝑥 𝑀𝑈
𝑃𝑥
= 𝑃𝑦
𝑦
10−𝑋 24−𝑌
2
= 6
6(10 – X) = 2(24 – Y)
60 – 6X = 48 – 2Y
2Y = 6X + 48 – 60
2Y = 6X – 12

ECON6032-Managerial Economics-R2
Y = 3X – 6
Syarat keseimbangan II:
Px(X) + Py(Y) = 1
2X + 6Y = 44
2X + 6(3X – 6) = 44
2X + 18X – 36 = 44
20X = 44 + 36
20X = 80
X = 4 unit
Y = 3(4) – 6
Y = 12 – 6
Y = 6 unit
Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika mengkonsumsi barang X sebanyak 4 unit
dan barang Y sebanyak 6 unit.
Kepuasan total yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi barang X dan barang Y adalah
TU = 10X + 24Y – 0,5X2 – 0,5Y2
TU = 10 (4) + 24(6) – 0,5(4)2 – 0,5(6) 2
TU = 40 + 144 – 8 – 18
TU = 158 satuan kepuasan

b. Jika harga barang X turun dari Rp. 2 menjadi Rp.1, tentukan jumlah barang X dan jumlah barang
Y harus dikonsumsi agar diperoleh kepuasan total maksimum. Tentukan kepuasan total yang dapat
diperoleh dari konsumsi barang X dan barang Y.

= Diketahui : TU = 10X + 24Y – 0,5X2 – 0,5Y 2 ; Px = 2 ; Py = 6 ; anggaran yang tersedia untuk


membeli barang X dan barang Y adalah Rp. 44.

Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika kombinasi jumlah barang X dan barang
Y yang dikonsumsi memenuhi syarat keseimbangan sebagai berikut:
𝑀𝑈𝑥 𝑀𝑈𝑦
Syarat keseimbangan I: 𝑃𝑥
= 𝑃𝑦
Syarat keseimbangan II: Px(Qx) + Py(Qy) = 1
TU = 10X + 24Y – 0,5X2 – 0,5Y2
MUx = ∆TU/∆X = 10 – X
MUy = ∆TU/∆Y = 24 – Y
Syarat keseimbangan I :
𝑀𝑈𝑥 𝑀𝑈
𝑃𝑥
= 𝑃𝑦
𝑦
10−𝑋 24−𝑌
1
= 6
6(10 – X) = 24 – Y
60 – 6X = 24 – Y
Y = 6X + 24 – 60
Y = 6X – 36
Syarat keseimbangan II:
Px(X) + Py(Y) = 1
X + 6Y = 44

ECON6032-Managerial Economics-R2
X + 6(6X – 36) = 44
X + 36X – 216 = 44
37X = 44 + 216
37X = 260
X = 7. 02 dibulatkan menjadi 7 unit
Y = 6 (7) – 36
Y = 42 – 36
Y = 6 unit
Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika mengkonsumsi barang X sebanyak 7 unit
dan barang Y sebanyak 6 unit.
Kepuasan total yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi barang X dan barang Y adalah
TU = 10X + 24Y – 0,5X2 – 0,5Y2
TU = 10 (7) + 24(6) – 0,5(7)2 – 0,5(6) 2
TU = 70 + 144 – 24.5 – 18
TU = 171.5 satuan kepuasan
2. Seorang produsen mempunyai fungsi biaya total: TC = Q2 + 2Q + 66
Fungsi permintaan adalah: Q = 10 – 0,2 P
Pertanyaan:
a. Tentukan fungsi penerimaan rata-rata (AR), penerimaan marginal (MR) dan biaya marginal
(MC).

Q = 10 – 0,2 P

0,2 P = 10 – Q

P = 50 – 5Q

TR = P×Q

TR = (50 – 5Q) × Q

TR = 50Q – 5Q2

𝑇𝑅 50𝑄−5𝑄2
AR = 𝑄
= 𝑄

AR = 50 – 5Q

𝑑𝑇𝑅
MR = 𝑑𝑄
= 50Q – 5Q2 = 50 – 5Q

𝑑𝑇𝐶
MC = 𝑑𝑄
= Q2 + 2Q + 66 = 2Q + 2

b. Berapa output dan harga yang memaksimumkan labanya.

Q = 10-0,2P

ECON6032-Managerial Economics-R2
0,2P = 10-Q

P = 50 – 5Q

TR = PQ

TR = (50-5Q)Q

TR = 50Q-5Q^2

TR max ketika TR’ = 0

TR = 50Q-5Q^2

TR’ = 50-10Q

10Q = 50

Q=5

P = 50-5Q

P = 50-5(5)

P = 50-25

P = 25

Jadi untuk memaksimumkan laba output 5 dan harga 25

c. Berapa laba maksimum?

= π = – 6Q2 + 48Q + 66

π = – 6(4)2 + 48(4) + 66

π = – 96 + 192 + 66

π = 162

3. Apabila suatu industry dibentuk oleh enam perusahaan. Empat perusahaan memiliki penjualan
sebesar $10 masing-masing, dan dua perusahaan memiliki penjualan masing-masing sebesar $5.

a. Berapa rasio konsentrasi empat perusahaan untuk industry ini? dan apa artinya?

Jawab: Total penjualan industri adalah St = $50

Penjualan 4 perusahaan terbesar adalah : S1+S2+S3+S4 = $40

ECON6032-Managerial Economics-R2
Rasio konfentrasi 4 perusahaan adalah: C4 =40/50 = 0,80

Artinya, 4 perusahaan terbesar dalam industri menyumbang 80% dari total keluaran industri.

b. Berapa indeks Herfindahl-Hirschman untuk industry ini?

Jawab:
Penjualan Market Share (S) S2
Perusahaan
10 $ 20% 400
A
10 $ 20% 400
B
10 $ 20% 400
C
10 $ 20% 400
D
5$ 10% 100
E
5$ 10% 100
F
50 $ 100% 1800
Total

HHI total dari pangsa pasar (S2) yaitu 1800

HHI dapat juga di hitung dengan cara:

HHI = 10.000 x ((20/100)2+(20/100)2+(20/100)2+(20/100)2+(10/100)2+(10/100)2)

HHI = 10.000 x (0,04 + 0,04 + 0,04 + 0,04 + 0,01 + 0,01)

HHI = 1800

Nilai HHI antara 1000 hingga 1800, maka struktur pasar dalam industry tersebut cenderung kearah
persaingan Oligopoli

c. Jelaskan perbedaan yang terjadi dari perhitungan dengan konsentrasi 4 perusahaan dibandingan
dengan perhitungan dengan HHI?
Rasio konsentrasi secara luas dipergunakan untuk mengukur pangsa dari output, turnover, value
added, jumlah pegawai atau nilai asset dari total industri. Biasanya jumlah perusahaan N yang
dihitung proporsi pangsa pasarnya adalah 4, sehingga dikenal sebagai CR4.
Herfindahl-Hirschman Index atau disebut Indeks Herfindhal adalah jenis ukuran konsentrasi
lain yang cukup penting. Indeks Herfindhal didefinisikan sebagai jumlah pangkat dua pangsa
pasar dari seluruh perusahaan yang ada dalam industry.

ECON6032-Managerial Economics-R2
TUGASKELOMPOK KE-3

1. Perusahaan anda dengan perusahaan pesaing anda memainkan permainan seperti tabel berikut dua
kali. Misalkan strategi anda adalah menetapkan harga yang tinggi di setiap periode dengan catatan
pesaing anda tidak pernah mengenakan harga rendah dalam periode sebelumnya. Berapa banyak
yang akan anda hasilkan dengan asumsi tingkat bunga adalah nol.

Perusahaan B

Harga rendah tinggi

Perusahaan A Rendah 0,0 50, -40

tinggi -40, 50 10, 10

Tabel di atas adalah payoff matrix untuk strategi penetapan harga. Angka yang tertera di dalam
tabel adalah laba yang bisa didapatkan oleh perusahaan A maupun perusahaan B. Diasumsikan
bahwa Perusahaan A adalah perusahaan kami dan Perusahaan B adalah perusahaan pesaing. Maka,
sesuai tabel ketika kami (Perusahaan A) menetapkan harga tinggi setiap periode dan pesaing
(Perusahaan B) tidak pernah mengenakan harga rendah pada periode sebelumnya (artinya pesaing
juga menetapkan harga tinggi), laba yang akan Perusahaan A terima adalah sebesar 10 dan
Perusahaan B juga 10.

Namun jika perusahaan B mengenakan harga rendah pada periode saat ini, maka perusahaan A akan
merugi sebesar 40 dan perusahaan B akan mendapatkan laba sebesar 50.

2. Sebagai seorang manajer dari restoran ayam penyet yang menghasilkan biaya marginal sebesar $6
per menu ayam penyet. Restoran ayam penyet merupakan perusahaan monopoli lokal yang berada
di dekat kampus (tidak ada restoran lain dekat kampus). Pada siang hari hanya mahasiswa yang
makan di restoran tersebut. Di malam hari, para karyawan perguruan tinggi tersebut makan di sana.
Jika mahasiswa memiliki elastisitas permintaan ayam penyet sebesar -4 dan karyawan perguruan
tinggi memiliki elastisitas permintaan -2, berapakah kebijakan penetapan harga untuk
memaksimalkan laba ?

𝐸𝐹
𝑃=[ ] 𝑀𝐶
1 + 𝐸𝐹

−4
𝑃=[ ] 𝑀𝐶
1−4

𝑃 = (1,3) 𝑀𝐶

𝑃 = (1,3) 6 = 8

Kebijakan penetapan harga yang dapat dimaksimalkan dari konsumen mahasiswa adalah 1,3 kali
dari marginal costnya, yaitu sekitar $8.

ECON6032-Managerial Economics-R2
𝐸𝐹
𝑃=[ ] 𝑀𝐶
1 + 𝐸𝐹

−2
𝑃=[ ] 𝑀𝐶
1−2

𝑃 = (2) 𝑀𝐶

𝑃 = (2) 6 = 12

Kebijakan penetapan harga yang dapat dimaksimalkan dari konsumen karyawan adalah 2 kali dari
marginal costnya, yaitu sekitar $12.

TUGAS KELOMPOK KE-4

1. Suatu saat perusahaan anda membutuhkan uang tunai dan berencana untuk melelang anak
perusahaan kepada penawar tertinggi. Sebutkan jenis lelang yang akan memaksimalkan pendapatan
perusahaan anda dari penjualan tersebut jika:

a. Penawar bersikap netral terhadap resiko dan memiliki penilaian pribadi yang independent?
Dengan penilaian pribadi yang independen dan penawar resiko netral, keempat jenis lelang
seperti English, First-price, Second-price, dan Dutch akan menghasilkan pendapatan yang
diharapkan identik dengan kondisi ini.
b. Penawar bersikap netral terhadap resiko dan memiliki perkiraan penilaian berafiliasi?
Dengan perkiraan nilai terafiliasi dan penawar resiko nertral, English Auction diperkirakan
akan mendapatkan pendapatan yang diharapkan tinggi.
2. Seorang manajer akan menggunakan strategi bisnis agar dalam jangka panjang laba perusahaan
meningkat. Masuknya pesaing berdampak pada kurang baiknya terhadap perolehan laba
perusahaan. Untuk menghadapi masuknya pesaing baru, seorang manajer dapat
mempertimbangkan strategi limit pricing.

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan limit pricing!


Limit Pricing adalah cara penentuan harga yang lebih rendah daripada harga yang seharusnya
dikenakan (di bawah biaya rata pesaing baru di pasarnya. Namun perusahaan masih menikmati
keuntungan, walaupun tidak maksimal. Pengenaan limit pricing perusahaan pelakunya karena
semua perusahaan bebas keluar masuk pasar. Namun dalam prakteknya, sangat jarang ada pasar
di mana semua perusahaan bebas keluar atau masuk pasar tanpa mengeluarkan biaya. Teori ini
dapat tetap diterima dan digunakan bila perusahaan relative mudah untuk masuk atau keluar
dari suatu pasar dan bukan sepenuhnya bebas.
b. Bagaimana strategi limit pricing menjadi efektif dilakukan?
Agar strategi limit pricing efektif dilakukan untuk mencegah masuknya pesaing yang rasional,
manajer menetapkan harga produk lebih rendah dari harga pasar meskipun keuntungan dalam
jangka pendek tidak terlalu besar namun hal ini menyebabkan perusahaan pesaing ragu untuk

ECON6032-Managerial Economics-R2
masuk ke pasar sehingga akan terjadi monopoli sehingga ini akan menjadi keuntungan jangka
panjang bagi perusahaan.
3. Diketahui fungsi permintaan perusahaan makanan kering merek “aku suka” dalam pasar persaingan
monopolistic adalah P = 100 – 2Q, sedangkan fungsi biayanya adalah TC = 5 + 2Q. dalam hal ini
P = tingkat harga, Q= tingkat output dan TC = biaya total.
Tentukan kombinasi harga dan tingkat produksi yang memaksimumkan keuntungan perusahaan!
Hitunglah laba yang diperoleh perusahaan!

TC = 2Q + 5 ; MC = 2P = 100 – 2Q

TR = P X Q

TR = (100 – 2Q) (Q)

TR = 100Q – 2Q2

MR = 100 - 4Q

Syarat laba maksimum :

MR=MC

MR=MC

100 - 4Q = 2

4Q = 98

Q = 24,5

P = 100 – 2Q

P = 100 – 2 (24,5)

P = 51

Π = TR−TC

Π = (100Q – 2Q2) – (2Q + 5)

Π = (100[24,5] – 2[24,5]2) - (54))

Π = (2.450 – 1200.5) – (54)

Π = 1.195,5

ECON6032-Managerial Economics-R2
FORUM

1. Sifat keputusan manajerial yang baik sangat bervariasi tergantung pada tujuan yang mendasari
paramanajer. Karena materi ini dirancang terutama untuk manajer perusahaan, mata kuliah ini berfokus
pada keputusan manajerial karena berkaitan dengan memaksimalkan keuntungan atau, lebih banyak
umumnya, nilai perusahaan. Sebelum memulai penggunaan khusus manajerial ekonomi inii, saya
memberikan tinjauan umum tentang prinsip-prinsip dasar yang terdiri dari efektif pengelolaan.
Khususnya, manajer yang efektif harus (1) mengidentifikasi tujuan dan kendala; (2) mengenali sifat dan
pentingnya keuntungan; (3) memahami insentif; (4) memahami pasar; (5) mengenali nilai waktu dari
uang; dan (6) penggunaan analisis marjinal. Para mahasiswa berikan tanggapan mengenai kasus Mitsui
yang saya lampirkan ini! Note : karena mata kuliah ini banyak mempelajari sesuatu yang teknis dan
perhitungan maka saya mewajibkan seluruh mahasiswa memiliki buku dasar kita.

= terkait dengan kasus Mitsui bahwa pasar selalu


mengalami perubahan, perusahaan diharapkan selalu
menjadikan inovasi sebagai keunggulan bersaing bagi
perusahaan sehingga perusahaan memiliki strategi yang
dapat di implementasikan sebagai rencana jangka panjang
perusahaan. Strategi selalu berkaitan dengan pengambilan
keputusan managerial yang tepat dalam mengarahkan
perusahaan. jadi salah satu fungsi managerial yang penting
pada materi ini adalah dapat menjalankan fungsinya menganalisa data untuk sebagai bahan
pengambilan keputusan yang tepat

2. Ekonom mengakui bahwa variabel selain harga memiliki pengaruh yang baik terhadap permintaan.
Sebagai contoh, sejumlah jeans yang tersedia dan mampu dibeli secara finansial juga tergantung pada
harga kemeja, pendapatan konsumen, pengeluaran iklan, dan sebagainya. Variabel selain harga barang
yang mempengaruhi permintaan dikenal sebagai pemindah permintaan. Ketika saya membuat grafik
kurva permintaan untuk X yang baik, saya menahan semuanya kecuali harga X yang konstan.
Pergeseran ke kanan dalam kurva permintaan disebut peningkatan permintaan, karena lebih banyak
barang diminta pada setiap harga. Pergeseran ke kiri dalam kurva permintaan disebut penurunan
permintaan. Sekarang setelah kita memahami perbedaan umum antara pergeseran dalam kurva
permintaan dan pergerakan di sepanjang kurva permintaan, akan berguna untuk menjelaskan bagaimana
lima pemindah permintaan — pendapatan konsumen, harga barang terkait, selera periklanan dan
konsumen, populasi, dan harapan konsumen memperngaruhi permintaan.

Kasus

Anda adalah manajer perusahaan yang memproduksi dan memasarkan jenis minuman ringan generik
di pasar yang kompetitif. Selain banyaknya produk generik di pasar Anda, Anda juga bersaing dengan
merek-merek besar seperti Coca-Cola dan Pepsi. Misalkan, karena upaya lobi yang berhasil dari
produsen gula di Indonesia, Kongres akan memungut tarif 500 Rupiah per pon untuk semua gula mentah
yang diimpor — input utama untuk produk Anda. Selain itu, Coke dan Pepsi berencana untuk
meluncurkan kampanye iklan agresif yang dirancang untuk meyakinkan konsumen bahwa produk
bermerek mereka lebih unggul daripada minuman ringan generik. Bagaimana peristiwa ini akan
mempengaruhi harga keseimbangan dan jumlah minuman ringan generik?

ECON6032-Managerial Economics-R2
= dari pembahasan kita di atas ingat bahwa hukum permintaan dan penawaran itu berlaku jika harga
lain stagnan atau ceteris paribus secara logika ekonomi ketika suatu produk dikenakan pajak dan
mengalami kenaikan harga maka akan mengalami penurunan penjualan, akan tetapi hal tersebut terbukti
dapat dicegah dengan misalnya promosi yang meningkat dan inovasi produk baru untuk menekan
penjualan ke angka yang maksimal sehingga penurunan penjualan pada perubahan harga tidak akan
berdampak signifikan terhadap penjualan suatu produk yang menjalankan strategi tersebut

3. Beberapa berpendapat bahwa harga rokok yang lebih tinggi tidak menghalangi kebiasaan
merokok. Sementara ada banyak argumen yang mendukung dan menentang pandangan ini, beberapa
menemukan sebagaimana Argumen untuk menjadi yang paling persuasif dari semua: “Hukum
penawaran dan permintaan menunjukkan bahwa harga yang lebih tinggi tidak efektif dalam mengurangi
merokok. Khususnya, harga rokok yang lebih tinggi akan mengurangi permintaan akan rokok.
Pengurangan ini dalam permintaan akan mendorong harga ekuilibrium kembali ke level semula. Sejak
harga keseimbangan akan tetap tidak berubah, perokok akan mengkonsumsi rokok dalam jumlah yang
sama. ”Apakah Anda setuju atau tidak setuju dengan pandangan ini? Jelaskan

= Dukungan pemerintah berupa kebijakan sangat diperlukan untuk mencegah konsumen rokok yang
tidak kunjung menurun seperti dilarang merokok pada fasilitas umum dan lainnya, akan tetapi
penerapan harga rokok yang tinggi hanya akan berefek rendah pada tingkat permintaan rokok pada
masyarakat karena sudah terbutki rokok menjadi inelastic terhadap harga maka kebijakan non ekonomis
yang diperlukan sebagai langkah pencegahan pada konsumen rokok

4. Pendapatan di sebuah perusahaan telepon seluler sebesar $ 1,4 miliar untuk sembilan bulan, yang
berakhir pada 2 Maret, angka tersebut naik 97 persen dibandingkan pendapatan untuk periode yang
sama tahun lalu. Manajemen menghubungkan kenaikan pendapatan dengan kenaikan pengiriman 137
persen, meskipun ada penurunan 17 persen dalam harga jual rata-rata dari lini teleponnya. Dengan
informasi ini, apakah mengejutkan bahwa pendapatan perusahaan meningkat ketika menurunkan harga
jual rata-rata ponselnya? Jelaskan! Lihat kasus ini pada halaman 112 pada buku dan pelajari chapter 3
saya mau kalian jawab based on theory in chapter 3 jadi bukan pendapat pribadi saja tapi berdasar pada
teori ekonomi

= pada hal ini dapat disimpulkan penurunan harga average bisa menjadi surplus konsumen jika dilihat
dari sisi konsumen dan dapat juga menjadi kenaikan pendapatan bagi produsen walaupun surplus
produsen semakin kecil karena produsen mampu menjual lebih banyak dengan meningkatnya tingkat
penjualan karena semakin menyesuaikan dengan kemampuan beli masyarakat

5. Jika departemen pemasaran Starbucks memperkirakan elastisitas pendapatan dari permintaan


untuk kopinya menjadi 1,75, bagaimana perusahaan akan dibayangi oleh ketakutan akan resesi
(diperkirakan akan mengurangi pendapatan konsumen sebesar 4 persen selama tahun berikutnya)
apakah hal ini dapat berdampak pada jumlah kopi yang diharapkan Starbucks untuk dijual? Jelaskan!
Soal Kasus ini ada pada hal 113! Kalian baca halaman 90 mengenai teori elastisitas dan hubungannya
dengan permintaan

= Pada perusahaan besar seperti starbucks yang merupakan perusahaan multinational company strategi
terhadap langkah prefentif menanggulangi resiko sudah cukup matang, resiko dapat dihindari dengan

ECON6032-Managerial Economics-R2
beberapa strategi perusahaan misalnya peningkatan rasio leverage atau promotion atau lainnya untuk
meredam resiko eksternal yang tidak bisa dihindari atau faktor makro ekonomi yang dapat
mempengaruhi sektor mikro.

6. Jelaskan fungsi secara umum membaca kekuatan pasar bagi ilmu manajerial dan apa
keuntungannya untuk perusahaan? Jelaskan! Baca Chapter 3 keseluruhan!

= Membaca pasar menjadi kunci managerial dalam menjelaskan rencana jangka pendek maupun jangka
panjang perusahaan keputusan yang tepat akan meningkatkan nilai perusahaan.

1. Sebagai Alat Evaluasi

Managerial economics dapat dijadikan sebagai alat evaluasi jika terjadi pergantian manajer baru. Maka
manajer baru dapat mempelajari apa saja yang kurang dan apa yang bisa dilanjutkan dari strategi
ekonomi manajerial yang dilakukan manajer lama. Tentu saja era baru akan membawa market baru
yang lebih kompetitif dalam dunia bisnis. Sehingga perlu adanya evaluasi dari kebijakan lama.

2. Membantu Manajer Menyelesaikan Masalah

Managerial economics sangat membantu sebagai penganalisis dalam pengambilan keputusan yang
dilakukan oleh manajer. Seperti yang kita ketahui, kemajuan ekonomi membuat kemajuan dalam
kondisi pasar yang sering berubah-ubah sehingga perlu adanya pembaruan kebijakan sebagai upaya
mengembangkan perusahaan atau bisnis yang lebih efektif.

3. Mengatur Keuangan

Dengan ekonomi manajerial dapat digunakan untuk mengatur sistem keuangan yang baik. Managerial
economics penting untuk mengidentifikasi mana biaya-biaya yang penting dan mana biaya yang tidak
perlu. Hal ini bertujuan untuk menghindari defisit perusahaan.

4. Mengetahui Lingkungan Industri, Perusahaan, dan Perekonomian

Ekonomi manajerial juga berperan dalam aktivitas analisis lingkungan industri, perusahaan, maupun
perekonomian. Analisis lingkungan ini perlu dilakukan untuk mengetahui keadaan konsumen,
pemasok, dan juga kompetitor. Selain itu, perusahaan juga perlu melakukan analisis lingkungan dimana
produk mereka akan dikeluarkan. Analisis lingkungan ini sangat diperlukan untuk tahap pengambilan
keputusan, dan dari sinilah nantinya perusahaan menghasilkan keputusan bagaimana cara mendapatkan
keuntungan yang diinginkan.

5. Mendapatkan Keuntungan Perusahaan

Dari pengertian managerial economics sudah dijelaskan bahwa tujuannya adalah untuk keuntungan
perusahaan. Sehingga dengan adanya strategi ekonomi manajerial diharapkan dapat menganalisis hal-
hal yang membawa keuntungan dalam perusahaan.

ECON6032-Managerial Economics-R2
7. Sekarang setelah Anda mengetahui bahwa teori apa pun tentang perilaku individu harus
merupakan abstraksi realitas, kita dapat mulai mengembangkan model untuk membantu memahami
bagaimana konsumen akan merespons pilihan alternatif yang dihadapi mereka. Seorang konsumen
adalah individu yang membeli barang dan jasa dari perusahaan untuk tujuan konsumsi. Sebagai manajer
sebuah perusahaan, Anda tertarik tidak hanya pada siapa yang mengonsumsi barang tetapi juga siapa
yang membelinya. Seorang bayi berusia enam bulan mengkonsumsi barang tetapi tidak bertanggung
jawab atas keputusan pembelian. Jika Anda dipekerjakan oleh produsen makanan bayi, itu adalah
perilaku orang tua yang harus Anda pahami, bukan bayi itu. Dalam mengkarakterisasi perilaku
konsumen, ada dua faktor penting tetapi berbeda untuk dipertimbangkan: peluang konsumen dan
preferensi konsumen. Peluang konsumen merupakan barang dan jasa yang mungkin dapat dikonsumsi
konsumen. Preferensi konsumen menentukan barang mana yang akan dikonsumsi. Perbedaannya sangat
penting: Meskipun saya mampu (dan dengan demikian memiliki kesempatan untuk mengkonsumsi)
satu kilo hati sapi setiap minggu, preferensi saya sedemikian rupa sehingga saya tidak akan memilih
untuk mengkonsumsi hati sapi sama sekali. Dengan mengingat perbedaan ini, mari kita mulai dengan
memodelkan preferensi konsumen. seberapa penting kita mempelajari perilaku konsumen menurut
anda!

= perilaku konsumen pembahasan yang panjang untuk dipelajari sebagai kepentingan perusahaan untuk
meningkatkan performa mereka agar menyesuaikan dengan kebutuhan pasar

8. Pertimbangan penting dalam menjalankan perusahaan adalah dampak perubahan harga pada
permintaan untuk perusahaan yang menjual produk. Misalkan Anda adalah manajer perusahaan yang
menjual produk yang merupakan barang normal dan sedang mengalami pertumbuhan dan memperluas
lini produk Anda untuk memasukkan barang lain. Ada beberapa hal yang mungkin ingin Anda
pertimbangkan membuat keputusan Anda. Karena produk Anda normal bagus, Anda akan menjual lebih
banyak ketika ekonomi booming (pendapatan konsumen tinggi) daripada saat-saat sulit (penghasilan
rendah). Produk Anda adalah siklus produk, yaitu, penjualan bervariasi secara langsung dengan
ekonomi. Informasi ini mungkin berguna bagi Anda ketika mempertimbangkan produk alternatif untuk
disertakan di toko Anda. Jika anda perluas penawaran Anda dengan memasukkan lebih banyak barang
normal, Anda akan terus memiliki operasi yang menjual lebih banyak selama boom ekonomi daripada
saat resesi. Tapi jika Anda memasukan beberapa barang di toko anda beberapa barang inferior, yang
permintaan akan produk-produk ini akan meningkat selama ekonomi buruk (ketika pendapatan rendah)
Mana yang lebih anda pilih tetap menjual barang anda atau menambahkan barang inferior dalam toko
anda untuk dijual !
= Jika saya menjadi manajer di toko saya akan menambahkan barang inferior dalam toko saya untuk
dijual agar saya memiliki pemasukan lain selain dari barang yang saya jual sekarang. sebagian jawaban
sudah benar dari contoh perhitungan ini kita dapat mengetahui kecenderungan perilaku konsumen yang
nanti nya bisa di analisa sebagai strategi perusahaan dan perhitungan subtitusi. kesimpulan dan harus
dipahami bahwa pasar memiliki sifat dinamis maka harus perusahaan melakukan langkah preventif atas
perubahan daya beli masyarakat

9. Seorang konsumen harus membagi $ 600 antara konsumsi produk X dan produk Y. Harga pasar
yang relevan adalah Px $ 10 dan Py $ 40.

ECON6032-Managerial Economics-R2
A. Tulis persamaan untuk garis anggaran konsumen.

B. Tunjukkan bagaimana peluang konsumen mengatur perubahan ketika harga barang bagus X naik
menjadi $20 dan Bagaimana perubahan ini mengubah tingkat substitusi pasar antara barang X dan Y?

Diketahui :

M = $600 , Px.Qx = $10 , Py.Qy = $ 40

a. Persamaan untuk garis anggaran konsumen

M = Px.Qx + Py.Qy

600 = 10x + 40y

Slope ( kemiringan ) = -Px / Py = -10/40 = -1/4

Jika anggaran dibelanjakan untuk produk X :

X = M/ Px

X = 600 / 10

X = 60 unit

Jika anggaran dibelanjakan untuk produk Y :

Y = M/ Py

Y = 600 / 40

Y = 15 unit

b. Peluang konsumen mengatur perubahan ketika harga barang bagus X naik menjadi $20, adalah :

M = Px.Qx + Py.Qy

600 = 10 (20) + 40 (Y)

600 = 200 + 40Y

ECON6032-Managerial Economics-R2
Y = 200/40

Y =5

Dari hasil diatas, dapat dilihat dengan anggaran sebesar $600 , maka konsumen dapat membeli produk
X sebesar 20 unit, dan produk Y sebesar 5 unit.

Maka jumlah maksimum barang X yang dapat dibeli dengan harga $20 per unit adalah M/Px = 600/20
= 30 unit, Untuk produk Y tidak mengalami perubahan harga, dan slope/ kemiringan berubah menjadi
– Px/Py = – 20/40 = – 1/2. Dan hanya perpotongan garis horizontal yang mengalami perubahan, maka
garis anggaran horizontal akan bergeser ke kanan menjahui titik origin dikarenakan anggaran naik,
sedangkan perpotongan garis vertikal tetap karena tidak ada perubahan.

10. Dalam industri dengan skala ekonomi, perusahaan yang menghasilkan tingkat output yang lebih
besar menghasilkan dengan biaya rata-rata yang lebih rendah dan dengan demikian memperoleh
keunggulan kompetitif potensial atas pesaing. Baru-baru ini, dua bisnis internasional mengejar strategi
semacam itu untuk meningkatkan laba mereka. Perusahaan Panel Display Plasma Jepang Matsushita,
Ltd., menginvestasikan $ 835 juta untuk membangun pabrik terbesar di dunia untuk memproduksi panel
display plasma. Pabrik — usaha patungan antara Panasonic dan Toray Industries — memiliki kapasitas
untuk memproduksi 250.000 panel per bulan pada akhir 2000-an. Strategi ini dilaksanakan sebagai
tanggapan terhadap meningkatnya permintaan global untuk panel display plasma, dan keinginan dari
pihak perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif atas pesaing di industri yang semakin
kompetitif ini. Seorang pembuat mobil di India — Maruti Udyog Ltd. — menghasilkan bukti nyata
bahwa skala ekonomi penting dalam keputusan bisnis. Ini menikmati kenaikan laba bersih 271 persen
pada pertengahan 2000-an, berkat kemampuannya untuk mengeksploitasi ekonomi ini. Peningkatan ini
ditimbulkan oleh peningkatan 30 persen dalam volume penjualan yang memungkinkan perusahaan
untuk menyebarkan biaya tetap yang cukup besar atas output yang lebih besar. Yang penting,
pengurangan biaya rata-rata perusahaan karena skala ekonomis lebih dari cukup untuk mengimbangi
biaya yang lebih tinggi yang berasal dari kenaikan harga baja. Apakah strategi ini selalu efektif dalam
dunia bisnis skala besar?

= Strategi ini tidak selalu efektif, dan terkadang dalam pengolaan suatu perusahaan adalah
dari bagaimana kita memiliki suatu strategi yang sudah matang dalam pengembangan nya dan tidak
menutup kemungkinan strategi yang kita miliki gagal maka dari itu selalu menciptakan inovasi baru.

Keunggulan kompetitif dapat tercipta apabila terdapat kesepadanan antara distinctive competencies dari
sebuah perusahaan dengan faktor – faktor kritis untuk sukses dalam industrinya yang memungkinkan
perusahaan dapat mengungguli pesaingnya (Bannett, 1988). Terdapat dua cara untuk mencapai
keunggulan kompetitif, yaitu:

1. Keunggulan kompetitif dapat tercapai apabila perusahaan melakukan strategi biaya yang
memungkinkan untuk menawarkan produk pada harga yang lebih rendah dibanding pesaing.

2. Keunggulan kompetitif juga dapat dicapai dengan strategi diferensiasi produk sehingga pelanggan
mempunyai persepsi tentang manfaat mufa. kat unik yang membenarkan harga tinggi.

ECON6032-Managerial Economics-R2
Menurut Mangkuprawira (2007), dua prinsip pokok yang perlu dimiliki perusahaan untuk meraih
keunggulan kompetitif yaitu adanya nilai pandang pelanggan dan keunikan produk.

1. Sudut Pandang

Nilai Pelanggan Keunggulan kompetitif terjadi apabila terdapat pandangan pelanggan bahwa mereka
memperoleh nilai tertentu dari transaksi ekonomi dengan perusahaan tersebut. Untuk itu syaratnya
adalah semua karyawan perusahaan harus fokus pada kebutuhan dan harapan pelanggan. Hal demikian
baru terwujud ketika pelanggan dilibatkan dalam merancang proses memproduksi barang dan atau jasa
serta didorong membantu perusahaan merancang sistem MSDM yang akan mempercepat pengiriman
barang dan jasa yang diinginkan pelanggan.

2. Sudut Keunikan

Keunikan dicirikan oleh barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan tidak dapat mudah ditiru oleh
pesaing. Apa saja keunikan itu? Ciri-ciri dari keunikan antara lain:

· Kemampuan finansial dan ekonomis. Ciri keunikan yang ditunjukkan oleh adanya kemudahan
perusahaan untuk memperoleh sumber finansial dengan relatif cepat dengan bunga yang relatif lebih
rendah dari pada bunga pasar. Selain itu dapat berupa kemampuan perusahaan menekan harga produk
yang lebih murah ketimbangan harga produk yang sama dari perusahaan lain.

· Kemampuan menciptakan produk strategic. Bentuk jenis keunikan ini berupa kelebihan ciri-ciri
produk Anda dibanding produk yang sama dari perusahaan lain. Antara lain dapat dilihat dari aspek
rasa, ukuran, penampilan dan keamanan produk serta suasana lingkungan bisnis Anda.

· Kemampuan teknologi dan proses. Perusahaan harus memiliki ciri berbeda dalam membuat dan
menyajikan produk ke para pelanggan dibanding perusahaan lain. Hal ini dicirikan oleh alat yang
digunakan apakah alat tua atau modern dan sudah sangat dikenal kehandalannya di kalangan luas
pelanggan. Biasanya pelanggan sudah mempunyai pilihan favorit tentang alat-alat dan proses tertentu
yang digemarinya. Contoh lain adalah penggunaan alat-alat canggih seperti sistem komputer dan
fasilitas pabrik pengolahan produksi modern.

· Kemampuan keorganisasian. Keunikan disini dicirikan oleh kelebihan perusahaan dalam pengelolaan
sistem keorganisasian yang sepadan dengan kebutuhan pelanggan. Perusahaan termasuk karyawannya
perlu memiliki daya tanggap, sensitif dan adapatasi yang tinggi dalam mengikuti perubahan-perubahan
karakter pelanggan, teknologi, keadaan pasokan, peraturan, dan kondisi ekonomi. Dengan demikian
para pelanggan akan senang hati untuk selalu loyal kepada perusahaan.

Kunci keberhasilan agar dapat bertahan di tengah persaingan terletak pada kemampuan perusahaan
dalam membangun keunggulan kompetitifnya. Inovasi dapat menjadi strategi perusahaan dalam
membangun keunggulan kompetitif. Inovasi produk untuk membangun keunggulan kompetitif antara
lain melalui keunggulan produk, keunikan produk, dan biaya produk.

ECON6032-Managerial Economics-R2
11. Berikan rangkuman dan manfaat apa yang kita dapatkan dari pembelajaran materi The Production
Process and Costs !
= Aktivitas berproduksi dianggap sebagai bagian dari sisi penawaran yang menunjukkan perilaku
produsen dalam bidang marketing. Teori produksi berfokus pada masalah efisiensi, yaitu memproduksi
output semaksimal mungkin dengan tingkat penggunaan input yang tetap, atau memproduksi output
pada tingkat tertentu dengan biaya produksi seminimal mungkin. Secara konseptual, produksi
dibedakan menjadi produksi jangka pendek dan jangka panjang. Dalam produksi jangka pendek,
terdapat satu atau lebih input tetap (fixed inputs), sedangkan dalam produksi jangka panjang, semua
input yang digunakan dalam proses produksi merupakan input variabel (variable inputs). Konsep biaya
yang terdapat dalam ekonomi manajerial, merupakan cerminan efisiensi dari sistem produksi, sehingga
konsep biaya juga mengacu pada konsep produksi. Perbedaannya adalah jika dalam konsep produksi
kita membicarakan penggunaan input secara fisik dalam menghasilkan produk, maka dalam konsep
biaya kita menghitung penggunaan input itu ke dalam nilai ekonomi yang kita sebut dengan biaya.
Dalam konsep biaya juga dibedakan biaya jangka pendek dan biaya jangka panjang. Dalam konsep
biaya jangka pendek terdapat biaya tetap, sedangkan biaya dalam jangka panjang semua biaya
merupakan biaya variabel. Untuk memaksimalkan keuntungan (meminimalkan biaya) manajer harus
menggunakan input sehingga nilai marginal dari setiap input mencerminkan harga keharusan membayar
perusahaan untuk mempekerjakan input.

12. Jelaskan perbedaan antara the law of diminishing marginal returns dan the law of diminishing
marginal rate of technical substitution!

= The law of diminishing returns menyatakan hubungan antara tingkat produksi dan input tenaga kerja
yang digunakan dibedakan dalam tiga tahap, yaitu :

- Tahap Pertama : saat produksi total mengalami pertambahan yang semakin cepat (increasing marginal
return)

- Tahap Kedua : saat pertambahan produksi total semakin lama semakin kecil ( diminishing marginal
return)

- Tahap ketiga : saat produksi total semakin lama semakin berkurang ( negative marginal return)

Marginal rate of technical substitution (MRTS) adalah teori ekonomi yang menggambarkan tingkat di
mana satu faktor harus menurun sehingga tingkat produktivitas yang sama dapat dipertahankan ketika
faktor lain meningkat.

MRTS mencerminkan saling memberi dan menerima antara faktor-faktor, seperti modal dan tenaga
kerja, yang memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan output yang konstan. MRTS berbeda
dari tingkat substitusi marjinal (MRS) karena MRTS difokuskan pada ekuilibrium produsen dan MRS
difokuskan pada ekuilibrium konsumen.

13. jelaskan pengertian integration and merger activity? dan contohnya dalam perusahaan

ECON6032-Managerial Economics-R2
= Integrasi dapat dilakukan melalui merger, yang didefinisikan sebagai penggabungan antara dua
perusahaan atau lebih menjadi perusahaan yang lebih besar. Para ekonom membagi aktivitas integrasi
menjadi tiga jenis, yaitu integrasi vertikal (vertical integration), integrasi horisontal (horizontal
integration), dan merger konglomerat (conglomerate merger).

a. Integrasi vertikal Strategi integrasi vertikal adalah usaha perusahaan untuk memperoleh kendali
terhadap inputnya, outputnya, atau keduanya. Strategi integrasi vertikal dianggap sebagai strategi
pertumbuhan karena memperluas oprasi perusahaan. Kelebihan dan kekurangan utama strategi
vertikal :

Kelebihan:

 Mengurangi biaya penjualan dan pembelian.

 Memperbaiki koordinasi antarfungsi dan kapabilitas.

 Melindungi hak kepemilikan terhadap teknologi.

Kekurangan:

 Mengurangi flaksibilitas, karena perusahaan terkunci dalam produk dan teknologi.

 Kesulitan dalam mengintegrasikan bermacam operasi.

 Beban finansial ketika memulai usaha atau akuisisi.

b. Integrasi horisontal Integrasi vertikal melibatkan satu perusahaan yang bergerak dalam industri yang
sama, tetapi memasok input atau mendistribusikan output sendiri. Sebaliknya integrasi horisontal
memperluas oprasi perusahaan dengan mengkombinasikan perusahaannya dengan perusahaan lain
dalam industri yang sama dan melakukan hal yang sama denganya. Artinya adalah bagaimana
mengkombinasikan operasionalnya dengan pesaingnya.

c. Marger konglomerat Merger konglomerat adalah usaha diversiasi operasional perusahaan yang tengah
dilakukan ke dalam industri yang sama sekali berbeda.

14. apa hubungan fove forces model dengan SCP structure conduct performance? jelaskan
baca di buku terkait SCP

= Paradigma Structure-Conduct-performance menunjukan bahwa ketiga aspek dari industri tersebut


berkaitan secara integral (Baye, 2013). Implikasi utama dari SCP Paradigm adalah untuk membenarkan
campur tangan pemerintah dalam kehidupan ekonomi. Hukum dan peraturan antitrust dibuat dengan
tujuan untuk mengembalikan efisiensi yang hilang ketika perusahaan mengambil keuntungan dari
kekuatan pasar mereka (Boccard, 2010).

Salah satu kritik yang disampaikan terhadap paradigm S-C-P adalah kedekatan hubungannya dengan
Five Forces Framework yang disampikan oleh Michael Porter. Dalam Five forces Framework

ECON6032-Managerial Economics-R2
dijelaskan bahwa kelima faktor Five Forces yang terdiri dari 1) Entry, 2) Power of Input Suppliers, 3)
Power of Buyer, 4) Industry Rivalry dan 5) Substitutes and Complement saling terkait mempengaruhi
tingkat profit, pertumbuhan profit dan kesinambungan keuntungan suatu industri. Kelima kekuatan
merupakan elemen dari perilaku (conduct) dan struktur pasar (Structure) sementara tingkat,
pertumbuhan dan kesinambungan profit mewakili kinerja (performance) (Baye, 2013). Studi dengan
menggunakan model SCP dilakukan melalui dua tahapan utama. Pertama, pengukuran kinerja - melalui
pengukuran langsung daripada melalui estimasi - dan beberapa ukuran struktur industri bagi banyak
industri. Kedua, melakukan regresi terhadap pengukuran kinerja pada berbagai tindakan struktur untuk
menjelaskan perbedaan kinerja dalam industri. (Perloff et. al, 2007).

15. jelaskan maksud dari kendala penetrasi masuk ke pasar Capital requirements,
Patents and copyrights, Economies of scale, Economies of scope.

= 1. Capital Requirements adalah standar peraturan untuk bank yang menentukan berapa banyak modal
likuid (aset yang mudah dijual) yang harus mereka pertahankan, terkait kepemilikan keseluruhan
mereka. Diungkapkan sebagai rasio persyaratan modal didasarkan pada risiko tertimbang dari berbagai
aset bank. Di A.S., bank yang memiliki modal cukup memiliki rasio aset berbobot 1 terhadap risiko
paling sedikit 4%. Capital Requirements sering diperketat setelah resesi ekonomi, jatuhnya pasar
saham, atau jenis krisis keuangan lainnya.

2. Copyright

Copyright merupakan hak hukum yang diciptakan oleh hukum negara dan diberikan hak eksklusif dari
Pencipta atau Pemegang sebuah Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau
sebuah informasi yang diciptakan. Copyright (Hak Cipta) dapat juga memungkinkan Pemegang Hak
Cipta untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemegang Hak Cipta dapat secara bebas mendistribusikan, mendapatkan royalti bila hasil ciptaannya
digunakan dan memberikan peraturan TOS (Term Of Service) kepada pengguna. Copyright (Hak Cipta)
terdapat batasan tertentu yaitu waktu masa berlaku Copyright yang terbatas. Copyright (Hak Cipta)
merupakan salah satu jenis Hak Kekayaan Intelektual (HKI),
Hak Cipta berbeda Hak Kekayaan Intelektual (HKI) jenis lainnya yaitu seperti Hak Paten dan Hak
Monopoli pada intinya Copyright (Hak Cipta) bertujuan untuk mencegah orang lain mengakui apa yang
telah diciptakan dan mencegah orang lain melakukan tindakan diluar ketentuan (Perjanjian) pemegang
Copyright (Hak Cipta). Hukum yang mengatur Hak Cipta biasanya hanya mencakup hasil ciptaan yang
berupa wujud suatu gagasan tertentu dan tidak mencakup gagasan umum, konsep, fakta dan gaya.

Patent
Patent adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada investor atas hasil invensinya di bidang
teknologi, uang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut kepada pihak
lain untuk melaksanakannya. Invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan
pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi, dapat berupa produk atau proses, atau
penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses. Inventor adalah seorang yang secarasendiri
atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan
yang menghasilkan invensi . Pemegang Paten adalah investor sebagai pemilik paten atau pihak yang
menerima hak tersebut dari pemilik paten atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak tersebut, yang

ECON6032-Managerial Economics-R2
terdaftar dalam daftar umum paten. Hak prioritas adalah hak pemohon untuk mengajukan permohonan
yang berasal dari Negara yang tergabung dalamParis Convention for Protection of Industrial Property
atau Agreement Trade Organization untuk memperoleh pengakuan bahwa tanggal penerimaan di
Negara asal merupakan tanggal prioritas di Negara tujuan yang juga anggota salah satu dari kedua
perjanjian ituselam pengajuan tersebut dilakukan dalam kurun waktu yang telah ditentukan berdasarkan
Paris Convention tersebut. Konsultan HKI adalah konsultan hak kekayaan intelektual yang secara
resmi terdaftar di Direktoral Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Hak yang hanya di berikan kepada
pemegang paten untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan sendiri secara komersial atau
memberikan hak lebih lanjut kepada orang lain. Dengan demikian, orang lain dilarang melaksanakan
Paten tersebut tanpa persetujuan Pemegang Paten.
Indonesia menggunakan sistem, yang pertama penemuan yang tidak dapat dipatenkan:
-Proses atau produk yang pembuatan maupun penggunaannya bertentangan dengan peraturan
perundangan yang berlaku, moralitas agama, ketertiban umum dan kesusilaan, sebagai contoh bahan
peledak.

-Metode pemeriksaan, perawatan pengobatan atau pembedahan yang diterapkan pada manusia dan atau
hewan.

-Teori dan metode dibidang ilmu pengetahuan dan matematika.

-Semua makhluk hidup kecuali jasad renik, proses biologis yang esensial untuk memproduksi tanaman
atau hewan kecuali proses mikrobiologis.

3. Economies of scale

Economies of scale merupakan fenomena turunnya biaya produksi per unit dari suatu perusahaan yang
terjadi bersamaan dengan meningkatnya jumlah produksi (output). Skala ekonomi (economies of scale)
menunjuk kepada keuntungan biaya rendah yang didapat dari ekspansi aktivitas operasional dalam
sebuah perusahaan dan merupakan salah satu cara untuk meraih keunggulan biaya rendah (low cost
advantage) demi menciptakan keunggulan bersaing. Economies of scale bisa diperoleh dari proses
pengembangan dan efisiensi kerja di dalam aktivitas operasional di semua departemen yang ada pada
perusahaan. Selain itu, perusahaan dengan beragam ukuran dimana dapat menikmati keuntungan
economies of scale selama skala produksi ditingkatkan. Keuntungan biaya yang didapat dengan
menggunakan economies of scale berasal dari penurunan average total cost per unit produk atau layanan
melalui peningkatan hasil produksi dalam sebuah periode tertentu.

4. Economies of scope

Economies of scope adalah situasi dimana joint output dari satu perusahaan lebih besar dibandingkan
dengan output yang akan dicapai oleh dua perusahaan berbeda yang memproduksi barang yang sama.
Atau singkatnya dimana satu perusahaan memproduksi lebih dari 1 jenis barang. Untuk mengukur
derajat dari economies of scope, kita harus tahu berapa persen dari biaya produksi yang
disimpan/tersimpan ketika dua atau lebih produk barang diproduksi secara bersama sama dibandingkan
secara individual (satu perusahaan memproduksi 1 jenis barang).

ECON6032-Managerial Economics-R2
16. Berikan contoh pasar monopoli yang terjadi di Indonesia setiap mahasiswa tidak boleh
memberikan contoh perusahaan yang sama!

= PT Aqua Golden Mississippi

17. Baru-baru ini, McDonald meluncurkan rencana untuk diluncurkan McCafé di Amerika Serikat, dan
menciptakan premium dari kopi yang termasuk cappuccino, latte, dan mocca. Resesi selama akhir 2000-
an di Indonesia Amerika Serikat meninggalkan beberapa analis mempertanyakan apakah itu adalah
waktu yang tepat bagi McDonald untuk meluncurkannya deretan minuman khusus baru. Namun,
McDonald dengan cepat melihat tiga kali lipat bagiannya dari penjualan kopi A.S. Menurut Anda
mengapa McDonald memulai program, dan terkait, apa yang Anda pikirkan adalah sumber
keberhasilannya? Apakah Anda memikirkan produk baru ini? terobosan ini akan memiliki dampak
berkelanjutan pada perusahaan? Jelaskan.

= Inovasi memang sangat diperlukan. Sehingga apa yang direncanakan McDonald sangat bagus, selain
agar pelanggan dapat menikmati menu sarapan di McDonald mereka juga dapat menikmati secangkir
kopi di pagi hari. Dan pelanggan tidak perlu lagi jauh-jauh mencari kopi untuk dinikmati sambil
sarapan. Tetapi kopi tidak hanya untuk dinikmati pada saat pagi hari, tetapi kopi dapat dinikmati pada
siang hari dan malam hari juga.

Sebelum membuka McCafe, McDonald perlu melakukan survey untuk mengetahui berapa banyak
peminat kopi yang ada di negara tersebut, karena setiap negara berbeda-beda. Setelah survey selesai,
McDonald dapat mempertimbangkan lagi apakah perlu atau tidak untuk membuka McCafe ini.

18. Anda adalah manajer satu-satunya perusahaan di dunia yang berspesialisasi dalam ekspor produk
ikan ke Jepang. Perusahaan Anda bersaing dengan segelintir orang Jepang perusahaan yang menikmati
keuntungan penggerak pertama yang signifikan. Baru-baru ini, salah satu dari pelanggan jepang anda
telah menelepon untuk memberi tahu Anda bahwa badan legislatif Jepang adalah mempertimbangkan
memberlakukan kuota yang akan mengurangi jumlah pound produk ikan yang diizinkan untuk dikirim
ke Jepang setiap tahun. Insting pertamamu adalah memanggil perwakilan perdagangan negara Anda
untuk melobi menentang impor kuota. apakah hal ini yang terbaik dalam membuat keputusan pada
situasi ini? jelaskan.
= Menurut saya, hal ini dapat dilakukan karena kita juga perlu mengetahui alasan sebenarnya dibalik
pengurangan kuota produk ikan, setelah mengetahui alasannya baru kita melobi perwakilan
perdagangan negara agar pengurangan kuota produk ikan tidak dilakukan atau tidak dikurangi dalam
jumlah banyak.

19. berikan contoh industri yang merupakan bentuk pasar oligopoli di indonesia ! tidak boleh sama

= Contoh industri yang merupakan bentuk pasar oligopoli di Indonesia adalah

- Krakatau Steel

PT. Krakatau Steel termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berdiri pada tanggal 31 Agustus
1970. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas, Krakatau Steel melakukan perluasan usaha dan

ECON6032-Managerial Economics-R2
bekerjasama dengan produsen baja luar negeri seperi Nippon Steel (Jepang) dan Pohang Iron and Steel
Corporation (Korea Selatan).

- Toyota

Perusahaan yang menaungi Toyota di Indonesia adalah Toyota Motor Manufacturing Indonesia.
Produksi Toyota di Indonesia kurang lebih 200.000 unit dalam satu tahun.

20. jelaskan yang dimaksud dengan bertrand model! dan jelaskan maksud model tersebut

= Model Bertrand menggambarkan interaksi antara perusahaan (penjual) yang menetapkan harga dan
pelanggan mereka (pembeli) yang memilih kuantitas pada harga yang ditetapkan. Ciri pasar bertrand
adalah :

1. Hanya ada beberapa perusahaan yang melayani banyak konsumen

2. Perusahaan-perusahaan memproduksi produk yang persis sama pada marginal cost yang kontan
(tetap)

3. Perusahaan bertarung pada persaingan harga, dan bereaksi optimal terhadap harga yang dibuat oleh
pesaingnya.

4. Konsumen mendapat informasi yang cukup tentang keadaan pasar, dan tidak ada biaya transaksi.

5. Barier to entry exist

Keseimbangan Model Bertrand : Misalkan di pasar bertrand hanya ada 2 perusahaan (Bertrand
duopoly). Karena konsumen mendapt informasi yang cukup tentang keadaan pasar, tidak ada biaya
transaksi, dan produk di pasar seragam dan sama. Maka konsumen akan membeli barang dari
perusahaan yang murah harganya. Misalkan saja perusahaan 1 membebankan harga yang sangat tinggi,
maka semua konsumen akan membeli dari perusahaan 2. Dan perusahaan 1 akan bangkrut, karena
konsumen tidak ada yang membeli produknya. Agar tidak bangkrut, perusahaan 1 akan banting stir
menetapkan harga yang lebih rendah dari perusahaan 2 untuk merebut seluruh pasar dari prusahaan 2.
Lalu kapan “perang harga” ini akan berakhir? Yaitu kalau P1 =P2 = MC.

21. Anda mengelola perusahaan yang bersaing dalam industri yang terdiri dari lima perusahaan
berukuran sama. Laporan industry baru – baru ini menunjukkan bahwa tarif impor asing akan
meningkatkan laba industri sebesar $30 juta dan hanya akan dibutuhkan $5 juta dalam pengeluaran
untuk kegiatan lobi (legal) untuk mendorong Congress mengimplementasikan tarif semacam itu.
Diskusikan strategi anda untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.

= saya akan mengeluarkan biaya $5 juta untuk kegiatan lobi untuk mendorong congress
mengimplementasikan tarifnya. Dan tidak lupa juga saya melihat dari segi operasional apakah hal ini
akan memberikan keuntungan atau tidak. Jika dapat memberikan keuntungan maka dilanjutkan, jika
tidak maka sebaiknya dihentikan.

ECON6032-Managerial Economics-R2
22. menurut saudara strategi apa yang paling tepat dalam penentuan harga?

= Menurut saya, strategi yang paling tepat dalam penentuan harga adalah price sensitivity meter dan
diskriminasi harga

23. apakah Inflasi selalu berdampak buruk bagi harga suatu barang di pasar bebas?

= Inflasi adalah suatu keadaan perekonomian di suatu negara dimana terjadi kecenderungan kenaikan
harga-harga barang dan jasa secara umum dalam waktu yang panjang (kontinu) disebabkan karena tidak
seimbangnya arus uang dan barang. Kenaikan harga yang sifatnya sementara tidak termasuk dalam
inflasi, misalnya kenaikan harga-harga menjelang hari raya Idul Fitri. Pada umumnya inflasi terjadi
ketika jumlah uang yang beredar di masyarakat lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Inflasi adalah
gejala ekonomi yang tidak mungkin dihilangkan secara tuntas. Berbagai upaya yang dilakukan biasanya
hanya sebatas pengendalian inflasi saja.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya inflasi. Secara umum, penyebab inflasi adalah
karena terjadinya kenaikan permintaan dan biaya produksi. Secara rincinya, berikut adalah beberapa
penyebab inflasi:

Meningkatnya Permintaan (Demand Pull Inflation)

Inflasi yang terjadi disebabkan karena peningkatan permintaan untuk jenis barang/jasa tertentu. Dalam
hal ini, peningkatan permintaan jenis barang/jasa tersebut terjadi secara menyeluruh (agregat demand).
Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

 Meningkatnya belanja pemerintah

 Meningkatnya permintaan barang untuk diekspor

 Meningkatnya permintaan barang untuk swasta

Meningkatnya Biaya Produksi (Cost Pull Inflation)

Inflasi yang terjadi karena meningkatnya biaya produksi. Adapun peningkatan biaya produksi
disebabkan oleh kenaikan harga bahan-bahan baku, misalnya:

 Harga bahan bakar naik

 Upah buruh naik

Tingginya Peredaran Uang

Inflasi yang terjadi karena uang yang beredar di masyarakat lebih banyak dibanding yang dibutuhkan.
Ketika jumlah barang tetap, sedangkan uang yang beredar meningkat dua kali lipat, maka bisa terjadi
kenaikan harga-harga hingga 100%.

ECON6032-Managerial Economics-R2
Jenis-Jenis Inflasi

Bukan hanya faktor-faktor penyebabnya saja yang berbeda-beda, inflasi pun ada beragam jenisnya.
Utamanya, jenis-jenis inflasi dapat dibagi berdasarkan 3 hal, yakni tingkat keparahan, penyebab dan
sumbernya. Berikut ini kita lihat pembagian secara detilnya:

Jenis Inflasi Berdasarkan Tingkat Keparahannya

Berdasarkan tingkat keparahannya, inflasi dibagi menjadi 4 yaitu:

 Inflasi Ringan, yaitu inflasi yang mudah untuk dikendalikan dan belum begitu menganggu
perekonomian suatu negara. Terjadi kenaikan harga barang/jasa secara umum, yaitu di bawah 10% per
tahun dan dapat dikendalikan.

 Inflasi Sedang, yaitu inflasi yang dapat menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat berpenghasilan
tetap, namun belum membahayakan aktivitas perekonomian suatu negara. Inflasi ini berada di kisaran
10% – 30% per tahun.

 Inflasi Berat, yaitu inflasi yang mengakibatkan kekacauan perekonomian di suatu negara. Pada kondisi
ini umumnya masyarakat lebih memilih menyimpan barang dan tidak mau menabung karena bunganya
jauh lebih rendah ketimbang nilai inflasi. Inflasi ini berada di kisaran 30% – 100% per tahun.

 Inflasi Sangat Berat (Hyperinflation), yaitu inflasi yang telah mengacaukan perekonomian suatu
negara dan sangat sulit untuk dikendalikan meskipun dilakukan kebijakan moneter dan fiskal. Inflasi
ini berada di kisaran 100% ke atas per tahun.

Jenis Inflasi Berdasarkan Penyebabnya

Berdasarkan penyebabnya, inflasi dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:

 Demand pull inflation, yaitu inflasi yang terjadi karena permintaan akan barang/ jasa lebih tinggi dari
yang bisa dipenuhi oleh produsen.

 Cost push inflation, yaitu inflasi yang terjadi karena terjadi kenaikan biaya produksi sehingga harga
penawaran barang naik.

 Bottle neck inflation, yaitu inflasi campuran yang disebabkan oleh faktor penawaran atau faktor
permintaan.

Jenis Inflasi Berdasarkan Sumbernya

Berdasarkan sumbernya, inflasi dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:

 Domestic inflation, yaitu inflasi yang bersumber dari dalam negeri. Inflasi ini terjadi karena jumlah
uang di masyarakat lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Inflasi jenis ini juga dapat terjadi ketika
jumlah barang/ jasa tertentu berkurang sedangkan permintaan tetap sehingga harga-harga naik.

ECON6032-Managerial Economics-R2
 Imported inflation, yaitu inflasi yang bersumber dari luar negeri. Inflasi ini terjadi pada negara yang
melakukan perdagangan bebas dimana ada kenaikan harga di luar negeri. Contoh, Indonesia melakukan
impor barang modal dari negara lain. Ternyata harga barang-barang modal di negara tersebut naik,
kenaikan harga tersebut berdampak bagi Indonesia sehingga mengakibatkan inflasi.

Hal ini bisa terjadi ketika pemerintah menerapkan sistem anggaran defisit, dimana kekurangan anggaran
tersebut diatasi dengan mencetak uang baru. Namun, hal tersebut membuat jumlah uang yang beredar
di masyarakat semakin bertambah dan mengakibatkan inflasi.

Dampak Inflasi

Mengingat pengertian inflasi yang sudah kita bahas di atas, kondisi ekonomi seperti ini tentu memiliki
dampak positif dan negatif bagi suatu negara—maupun rakyatnya. Dampak-dampak ini dapat kita lihat
melalui beberapa aspek kehidupan masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak inflasi secara umum:

Dampak Inflasi Terhadap Pendapatan

Inflasi dapat memberikan dampak positif dan negatif terhadap pendapatan masyarakat. Pada kondisi
tertentu, misalnya inflasi lunak, justru akan mendorong para pengusaha untuk memperluas produksi
sehingga meningkatkan perekonomian. Namun, inflasi akan berdampak buruk bagi mereka yang
berpenghasilan tetap karena nilai uangnya tetap, sedangkan harga barang/ jasa naik.

Dampak Inflasi Terhadap Ekspor

Kemampuan ekspor suatu negara akan berkurang ketika mengalami inflasi, karena biaya ekspor akan
lebih mahal. Selain itu, daya saing barang ekspor juga mengalami penurunan, yang pada akhirnya
pendapatan dari devisa pun berkurang.

Dampak Inflasi Terhadap Minat Menabung

Seperti yang telah disebutkan pada pengertian inflasi di atas, pada kondisi inflasi, minat menabung
sebagian besar orang akan berkurang. Alasannya, karena pendapatan dari bunga tabungan jauh lebih
kecil, sedangkan penabung harus membayar biaya administrasi tabungannya.

Dampak Inflasi Terhadap Kalkulasi Harga Pokok

Kondisi inflasi akan mengakibatkan perhitungan penetapan harga pokok menjadi sulit, karena bisa
menjadi terlalu kecil atau terlalu besar. Persentase inflasi yang terjadi di masa depan seringkali tidak
dapat diprediksi dengan akurat.

Hal ini kemudian akan membuat proses penetapan harga pokok dan harga jual menjadi tidak akurat.
Pada kondisi tertentu, inflasi akan membuat para produsen kesulitan dan mengakibatkan kekacauan
perekonomian.

Teori Inflasi

ECON6032-Managerial Economics-R2
Inflasi kerap terjadi secara tiba-tiba, tanpa peringatan apa pun. Tidak heran jika fenomena ini sering
membuat khalayak publik kebingungan dan ingin mengetahui apa penyebabnya. Untuk itu, terdapat 3
teori inflasi yang digunakan, yakni:

Teori Kuantitas

Seperti yang disebutkan pada pengertian inflasi di atas, semakin banyak uang yang beredar maka harga-
harga akan naik.

Teori Keynes

Menurut Teori Keynes, inflasi bisa terjadi ketika suatu golongan masyarakat ingin hidup melebihi batas
kemampuan ekonominya, dengan membeli barang dan jasa secara berlebihan. Sesuai hukum ekonomi,
semakin banyak permintaan sedangkan penawaran tetap, maka harga-harga akan naik.

Teori Struktural

Inflasi juga dapat terjadi ketika produsen tidak bisa mengantisipasi dengan cepat terjadinya kenaikan
permintaan akibat pertambahan penduduk.

Cara Mengatasi Inflasi

Karena terjadi secara alamiah, inflasi bukanlah fenomena ekonomi yang dapat dihindari, hanya dapat
diatasi. Untuk melakukan hal ini, perlu penanganan yang serius dalam pengerjaannya. Cara-cara yang
dapat diambil adalah dengan memberlakukan kebijakan-kebijakan tertentu. Kebijakan yang bisa
diambil untuk mengatasi masalah inflasi adalah:

Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal adalah langkah mengatasi inflasi untuk memengaruhi penerimaan dan pengeluaran
pemerintah, yang memiliki beberapa keuntungan antara lain:

Menghemat Pengeluaran Pemerintah

Untuk mengurangi permintaan akan barang dan jasa yang dapat menurunkan harga, pemerintah harus
menekan inflasi dengan cara mengurangi pengeluaran. Cara mengatasi inflasi tersebut terbukti efektif
untuk mengatasi inflasi.

Menaikkan Tarif Pajak

Jika tarif pajak untuk rumah tangga dan perusahaan dinaikkan, hal ini dapat mengurangi tingkat
konsumsi, sehingga harga dapat turun.

Kebijakan Moneter

ECON6032-Managerial Economics-R2
Kebijakan moneter bertujuan menjaga kestabilan moneter, agar dapat meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Berikut adalah beberapa cara untuk mencapai hal tersebut:

Kebijakan Penetapan Persediaan Kas

Dengan mengurangi jumlah uang beredar, inflasi dapat ditekan. Bank sentral dapat mengambil
keputusan untuk mengurangi uang yang beredar dengan jalan menetapkan persediaan uang yang
beredar dan menetapkan persediaan uang kas pada bank-bank.

Kebijakan Diskonto

Meningkatkan nilai suku bunga, agar masyarakat bersemangat untuk menabung.

Kebijakan Operasi Pasar Terbuka

Mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menjual surat-surat berharga.

Kebijakan Lainnya

Di samping kedua jenis kebijakan di atas, ada pula kebijakan-kebijakan lain yang dapat ditetapkan oleh
pemerintah untuk mengendalikan atau mengatasi inflasi, yakni:

Meningkatkan Produksi & Menambah Jumlah Barang di Pasar

Pemerintah dapat melonggarkan keran impor dengan cara menurunkan bea masuk barang impor, seperti
membuka keran import beras.

Menetapkan Harga Maksimum untuk Beberapa Jenis Barang

Penetapan harga tersebut akan mengendalikan harga yang ada, sehingga inflasi dapat dikendalikan.
Tetapi harus realistis. Kalau tidak, akan menjadi pasar gelap (black market).

24. jelaskan dan berikan contoh dari istilah countertrade dalam global company!

= Counter-trade (Imbal-beli) merupakan pola perdagangan luar negeri yang dilakukan dengan
mengekspor sejumlah barang tertentu dan sebagai imbalannya memperoleh sejumlah barang tertentu
pula.

Jenis-jenis counter trade, diantaranya :

a. Direct Barter

Sistem pertukaran barang dengan barang dengan menggunakan alat penentu nilai atau lazim disebut
dengan denominator of value suatu mata uang asing dan penyelesaiannya dilakukan melalui clearing
pada neraca perdagangan antar kedua negara yang bersangkutan. Pertukaran langsung barang dan / atau

ECON6032-Managerial Economics-R2
jasa antara dua pihak tanpa transaksi tunai. Merupakan pengaturan countertrade paling ketat. Digunakan
terutama untuk satu-satunya transaksi penawaran dengan mitra dagang yang tidak dapat dipercaya.

b. Switch Barter

Sistem ini dapat diterapkan bilamana salah satu pihak tidak mungkin memanfaatkan sendiri barang yang
akan diterimanya dari pertukaran tersebut, maka negara pengimpor dapat mengambil alih barang
tersebut ke negara ketiga yang membutuhkannya.

c. Counter Purchase

Suatu sistem perdagangan timbal balik antar dua negara. Sebagai contoh suatu negara yang menjual
barang kepada negara lain, maka negara yang bersangkutan juga harus membeli barang dari negara
tersebut.

d. Buy Back Barter

Suatu sistem penerapan alih teknologi dari suatu negara maju kepada negara berkembang dengan cara
membantu menciptakan kapasitas produksi di negara berkembang , yang nantinya hasil produksinya
ditampung atau dibeli kembali oleh negara maju. Terjadi ketika sebuah perusahaan membangun pabrik
di negara pasokan teknologi atau, peralatan, pelatihan, atau jasa lainnya kepada negara-dan setuju untuk
mengambil persentase tertentu dari output pabrik sebagai pembayaran parsial untuk kontrak.

e. Offset

Mirip dengan counterpurchase sejauh satu pihak setuju untuk membeli barang dan jasa dengan
persentase tertentu dari hasil penjualan asli. Perbedaannya adalah bahwa offset bisa memenuhi
kewajiban dengan perusahaan di negara mana penjualan sedang berlangsung.

Alasan menggunakan counter trade

1. Counter-trade memungkinkan anggota suatu kartel seperti OPEC untuk menurunkan harga dari
yang disepakati.

2. Counter-trade mengurangi risiko yang dihadapi suatu negara yang melakukan kontrak baru
fasilitas manufaktur.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam counter-trade:

1. Nilai jual kembali produk pertanian di futures market. Sepanjang perusahaan telah
memperhitungkan nilai jual kembali, maka tidak masalah jika harus dipertukarkan antara dua barang
yang tidak sederajat dalam teknologi.

2. Tingkat keuntungan yang dipersyaratkan dalam counter-trade harus benar-benar fair.

ECON6032-Managerial Economics-R2
3. Dengan counter-trade, biaya broker dapat dihemat.

4. Counter-trade menjadi alternatif di saat cadangan devisa tidak memadai.

Peran futures market:

1. Mengurangi risiko.

2. Memperbesar yield, karena dengan modal sedikit investor dapat bertransaksi untuk nilai yang
sangat besar.

3. Harga komoditas dapat ditentukan dengan lebih wajar.

Keuntungan Counter Trade :

1. Membuka kesempatan kerja yang lebih luas

2. Dapat membagi resiko dan bekerja sama satu sama lain

3. Mempunyai keuntungan yang besar jika menang tender

Kekurangan Counter Trade :

1. Saling bersaing dalam memenangkan tender/Terjadinya money politik.

2. Pembayaran dilakukan setelah pekerjaan selesai 100%.

3. Perusahaan yang melakukan counter-trade kesulitan mendapatkan uang tunai di pasar


internasional.

Contohnya adalah Indonesia barter minyak kelapa sawit (CPO) dengan minyak Nigeria

25. kita telah mempelajari dalam materi yang kalian dapatkan di LMS bahwa kontrak insentif dapat
digunakan untuk mengurangi masalah moral hazard yang berasal dari tindakan tersembunyi, saat ini
menunjukkan bagaimana manajer dan pelaku pasar lainnya dapat menggunakan pensinyalan dan
penyaringan untuk mengurangi beberapa masalah yang muncul ketika satu pihak dalam suatu transaksi
memiliki karakteristik tersembunyi. Jelaskan pengertian Signalling dan Screening dalam hal ini!

=- Signaling

Signaling dapat diberikan melalui faktor – faktor indikator melalui hidden characteristics kepada
perusahaan – perusahaan dengan informasi tidak langsung. Terjadi ketika sebuah kelompok tak dikenal
mencoba untuk mengenal individu mengacu pada karakteristik mereka. Contoh: Pendidikan, akan
memberikan informasi tidak langsung kepada perusahan– perusahaan melalui tenaga kerja yang trampil
yang baru lulus yang membawa informasi yang up to date tersebut.

ECON6032-Managerial Economics-R2
- Screening:

Screening merupakan usaha dari pihak yang kurang informasi untuk menyeleksi/ memilah individu
berdasarkan karakteristik mereka. Proses Seleksi dicapai melalui selfselection device/ seleksi sendiri.
Contoh: Harga diskriminasi.

26. Jelaskan pengertian manajemen laba? apakah ada manfaatnya? dan mengapa para pimpinan
melakukan manajemen laba!

= Manajemen laba adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh pihak manajemen yang menaikkan atau
menurunkan laba yang dilaporkan dari unit yang menjadi tanggung jawabnya yang tidak mempunyai
hubungan dengan kenaikkan atau penurunan profitabilitas perusahaan untuk jangka panjang. Tindakan
manajemen laba yang dilakukan para manajer keuangan di suatu perusahaan, tentunya memiliki tujuan
tertentu yaitu:

 Tujuan bonus, bonus di dapatkan dan diukur dari seberapa banyaknya laba

 Tujuan motivasi politik, Sebaliknya laba akan dikurangi dalam lapkeu karena aturan pemerintah yang
ketat

 Tujuan Penawaran Saham Perdana, perusahaan akan menawarkan saham ke public untuk meningkatkan
laba

 Tujuan informasi pada Investor dan memberikan informasi ke investor, agar perusahaan dinilai
berkinerja baik

27. Seorang manajer yang menghindari risiko sedang mempertimbangkan dua proyek. Proyek pertama
melibatkan perluasan pasar untuk bologna; yang kedua melibatkan perluasan pasar untuk kaviar. Ada
10 persen kemungkinan resesi dan 90 persen peluang ledakan ekonomi. Selama boom, proyek bologna
akan kehilangan $ 10.000 sedangkan proyek kaviar akan menghasilkan $ 20.000. Selama resesi, proyek
bologna akan menghasilkan $ 12.000 dan proyek kaviar akan kehilangan $ 8.000. Jika alternatifnya
menghasilkan $ 3.000 pada aset yang aman (katakanlah, tagihan Treasury), apa yang harus dilakukan
manajer? Mengapa?

= Probability : Kemungkinan resesi : 10% ; peluang ledakan ekonomi : 90%

Boom period : Proyek Bologna : $10,000 ; Proyek Kaviar : $20,000

Resesi : Proyek Bologna : +$12,000 ; Proyek Kaviar : -$8,0000

Alternatif : $3,000

Dalam menghadapi suatu resiko, manajemen dapat menentukan sikap terhadap resiko tersebut. Seorang
manajer dapat memilih untuk menjadi seorang yang Risk Aversion atau Risk Lover atau bersikap
rasional dengan berada di posisi Risk Neutral. Jika seorang manajer memilih untuk menjadi Risk

ECON6032-Managerial Economics-R2
Aversion hanya menghasilkan $3.000 tentu saja ini jumlah yang terbilang kecil dari keuntungan pada
saat proyek kaviar sedang boom. Perusahaan akan bergerak lambat untuk sebuah kemajuan, jika
perusahaan hanya mengambil langkah ini untuk menghasilkan keuntungan.

Yang perlu dilakukan untuk hal ini adalah melakukan perhitungan hingga beberapa waktu kedepan.
Jika kemungkinan resesi hanya 10% sedangkan peluang ledakan ekonomi adalah 90%,
mengapa perusahaan tidak bersikap optimis pada proyek kaviar yang memiliki potensi profit paling
maksimum pada probabilitas kondisi market yang terbesar. Apabila kemungkinan resesi sudah
meningkat maka akan cukup bijak jika seorang manajer mengantisipasinya dengan mengambil proyek
bologna sebagai wujud merasionalkan diri untuk menjadi seorang yang Risk Neutral.
Perlu ada pelatihan dalam meningkatkan kemampuan manajemen pada situasi berbahaya di dalam
perusahaan.

Kesimpulan dalam pengambilan keputusan diatas adalah seorang manajer harus dapat bersikap fleksibel
pada kondisi tertentu agar perusahaan dapat menghasilkan keuntungan.

28. Mengutip channelnewsasia.com, Grab di Singapura menyiapkan dana sebesar US$ 2,5 miliar
untuk perang promosi. Perusahaan ini tidak takut kehilangan uang besar, karena tujuannya untuk
melindungi pangsa pasarnya. Competition and Consumer Commission of Singapore (CCCS) bersiap
untuk mencegah adanya praktik predatory pricing sehingga tidak menghilangkan persaingan yang baru
lahir. Beberapa lama kemudian pascaakuisisi, Grab memainkan harga yang menyebabkan tarif naik dan
menurunkan insentif kepada mitra pengemudi. Tindakan ini membuat Grab dikenakan denda sebesar
Rp 140 miliar oleh CCCS. Di Indonesia saat mengendus terjadinya kembali praktik tarif predator,
Kemenhub mewacanakan adanya regulasi tentang pemberian diskon atau promo bagi
transportasi online. Diskon besar-besaran itu dinilai merusak harga pasar dan menekan bisnis
pesaingnya sesama penyedia layanan transportasi online, bahkan jasa transportasi konvensional.
Langkah apa berupa kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah mengenai kondisi di atas?
= Langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah mengenai kondisi yang terjadi adalah membuat
kebijakan tertulis mengenai batas minimum tarif dan batas maksimum tarif yang wajar dan batas
minimum dan batas maksimum diskon yang diberikan. Karena dari pengalaman pribadi saya harga grab
bisa lebih mahal 2 kali lipat dari harga gojek walaupun dari grab ada promo diskon tetap saja harga
yang tertera setelah diskon masih lebih mahal dari harga normal gojek.

29. Zaman dahulu, pesaing bisnis seringkali dikaitkan dengan peningkatan pelayanan agar masyarakat
yang menjadi target konsumen akan tertarik untuk menggunakan maupun beralih pada suatu usaha.
Hanya saja akhir-akhir ini, persaingan bukan lagi terlihat dari segi pelayanan dan kualitas produk
melainkan penurunan harga besar-besaran dan membuat harga produk orang lain menjadi lebih murah.
Memang hal ini cukup atau bahkan sangat efektif menarik minat konsumen, namun apakah Anda tahu
jika persaingan ini sudah tidak waras lagi karena akan melemahkan brand produk di mata konsumen
dan nilainya pun menjadi turun. Seharusnya sebuah kompetisi adalah harus menguatkan dan
menunjukkan kelebihan produk yang dimiliki dan bukan menunjukkan jika mereka murahan atau
gampangan dengan produk atau hanya sekedar ingin produk laku keras, cepat habis sehingga mereka
dapat memproduksinya lagi. Apakah bisnis saat ini hanya memperhatikan harga?

ECON6032-Managerial Economics-R2
= Menurut saya, tidak semua bisnis hanya memperhatikan harga, banyak bisnis yang mempertahankan
value dan kualitas dari produk mereka. Dapat kita lihat, ada beberapa bisnis yang harganya mahal tapi
tetap bertahan dikarenakan value dan kualitas dari produk mereka tetap bertahan atau bertambah baik,
ada juga beberapa bisnis yang harganya murah tapi tidak dapat bertahan dikarenakan value dan kualitas
dari produk mereka berkurang. Hal ini terjadi karena mereka melakukan evaluasi dimana kurangnya
mereka dan apa yang perlu diperbaiki.

30. Banyak negara membuat hukum dan undang-undang untuk mempertahankan persaingan pasar dan
mencegah praktik anti-persaingan atau persaingan usaha tidak sehat. Contohnya, di Indonesia
terdapat Komisi Pengawas Persaingan Usaha yang diamanatkan undang-undang, dan di Amerika
Serikat terdapat berbagai undang-undang yang disebut antitrust law. Kenapa pemerintah masih
mencampuri bidang ekonomi ketika negara tersebut menganut sistem ekonomi liberal / bebas ?

= Sistem ekonomi liberal adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan sepenuhnya dalam
segala bidang perekonomian kepada masing - masing individu untuk mendapatkan keuntungan yang
sebesar - besarnya.

Menurut saya, alasan pemerintah masih mencampuri bidang ekonomi ketika negara tersebut menganut
sistem ekonomi liberal atau bebas adalah pada sistem ekonomi liberal atau bebas masih memiliki
kekurangan seperti banyaknya monopoli masyarakat, menyamakan sebuah pendapatan tidak mudah
dilakukan akibat dari persaingan bebas, masyarakat kaya akan semakin kaya sedangkan bagi
masyarakat miskin tetap miskin, munculnya persaingan tidak sehat, rentan terjadi krisis ekonomi, dan
eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan. Sehingga mau tidak mau pemerintah masih harus
mencampuri bidang ekonomi negara tersebut.

ECON6032-Managerial Economics-R2

Anda mungkin juga menyukai