Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN

DINAS KESEHATAN
UPTD KESEHATAN PUSKESMAS BEJI
Jl. Luwung No.3 Beji – Pasuruan Jawa Timur 67154
Telp (0343) 656848 email : puskesmasbeji2014@gmail.com

HASIL MONITORING EVALUASI CAPAIAN KINERJA MUTU SASARAN KESELAMATAN PASIEN


SEMESTER 1 TAHUN 2019

SASARAN UNIT LAYANAN YANG ANALISA RENCANA


NO KESELAMATAN DIMONITOR TARGET CAPAIAN HASIL KINERJA SEMESTER 1 HASIL TINDAK
PASIEN CAPAIAN LANJUT
JAN PEB MAR APR MEI JUN
1 Ketepatan Pendaftaran, UGD, Tepat Monitoring
identifikasi pasien KamarBersalin, KIA-KB, Gigi, 100% 100% 100% 100% 100% 100% Identifikasi dan
100 %
obat, Laboratorium evaluasi
setiap bulan
Definisi Kepatuhan petugas melakukan
operasional identifikasiminimal dengan 2
cara identifikasi yang relative
tidak berubah pada saat
pendaftaran dan sebelum
melakukan prosedur diagnostic,
tindakan,pemberian obatdan
pemberian diit serta kondisi
khusu (pasien tidak mempunyai
identitas, mempunyai nama
sama)
Cara Pencapaian Penilaian di lakukan dengan
cara jumlah prosentase
kepatuhan petugas melakukan
identifikasi sesuai prosedur
dibagi jumlah petugas
(Pendaftran,UGD,Obat,lab,KIA-
KB,gigi yang di amati
kepatuhannya
2 Peningkatan UGD, Ranap, Laboratorium, pencatatan Monitoring
komunikasi yang Kamar Bersalin 100% 100% 100% 100% 100% 100% di rekam dan
efektif medis evaluasi
sesuai advis setiap bulan
100 %
dokter dan
ditanda
tangani oleh
dokter
Definisi Petugas melakukan komunikasi
Operasional efektif di rekam medis antara
lain:penyampaian pesan secara
verbal melalui telpon atau media
komunikasi dengan SBAR
(Situasional,Background,
Assesment, Recomendation)
padapelaporan kasus dan TBK
(Tulis, Baca, Konfirmasi)pada
saatmenerima intruksi dokter:
penyampaian nilai kritis hasil
pemeriksaan penunjang, transfer
operan pada waktu serah terima
pasien
Cara pencapaian Jumlahprosentasekepatuhan
petugas yang melakukan
komunikasi efektif sesuai
prosedur dibagi jumlah petugas
di UGD/ruang tindakan, ruang
bersalin,rawat inap,serta
laboratorium yang di amati
kepatuhannya
3 Peningkatan Ruang Farmasi & Gudang Obat Pelaksanaan Pencetakan
keamanan obat 80% 80% 80% 80% 80% 80% 5 benar obat etiket yang
yang perlu masih baru sesuai
diwaspadai belum standart.
dilengkapi Monitoring
belum di evaluasi
100 % dapatkan setiap bulan
nama obat,
jumlah obat
dan tanggal
kadaluarsa
pada etiket
obat.
Definisi Penyimpanan secara alfabetical
operasional dan pelabelan obat high alert
(obat yang beresiko tinggi misal
: insulin, narkotika, agonis
adrenegik, antagonis adrenegik,
anestesi (general, inhalasi, IV),
antitrombotic, dextrose 20%,
Parenteral nutrisi, oral
hipoglikemik), obat yang
mempunyai nama, bunyi dan
sediaan hampir sama (LASA/
Look Alike Sound Alike) dan
pelabelan kadaluarsa di ruang
farmasi dan gudang obat serta
pelaksanaan 5 benar dalam
pemberian obat ( benar orang,
benar obat, benar frekuensi,
benar cara pemberian, benar
dosis)
Cara pencapaian Jumlah persentase kepatuhan
petugas dalam menyimpan
secara alphabetical dan memberi
obat high alert, LASA dan
kadaluarsaserta pelaksanaan 5
benardalam pemberian
obatdibagi jumlah prosedur
yang di nilai
4 Kepastian tepat UGD, Gigi, KIA-KB Pencatatan Monitoring
lokasi, tepat 100% 100% 100% 100% 100% 100% sesuai dan
prosedur, tepat 100 % SOAP di Evaluasi
tindakan pasien rekam setiap
medis bulan.
Definisi Kepatuhan melakukan doubel
operasional check terhadap prosedur
pembedahan untuk memastikan
lokasi pembedahan yang benar
dan pada pasien yang benar di
UGD/tindakan, persalinan, KIA-
KB dan poli gigi, agar tidak
terjadi kesalahan orang dan
salah sisi
Cara pencapaian Jumlah prosentase kepatuhan
petugas dalam melakukan
doubel check pada
tindakan/bedah minor dibagi
jumlah petugas yang diamati
kepatuhannya (UGD/ruang
tindakan, persalinan, KIA-KB
dan poli gigi)
5 Pengurangan UGD, Kamar Bersalin, rawat Petugas Monitoring
resiko infeksi inap, KIA_KB, 100% 100% 100% 100% 100% 100% sudah sesuai dan
terkait pelayanan Gigi,Laboratorium dalam Evaluasi
kesehatan 100 % melakukan setiap
hand bulan.
hygiene
sesuai SOP
Definisi Kepatuhan seluruh petugas
operasional Puskesmas melakukan hand
hygiene Prosedur cuci tangan
sesuai dengan ketentuan 6
(enam) langkah cuci tangan dan
5 (lima) momen, yaitu:
1.Sebelum kontak dengan
pasien
2.Sebelum melakukan tindakan
aseptik
3.Setelah kontak dengan cairan
tubuh pasien
4. Setelah kontak dengan pasien
5.Setelah kontak dengan
lingkungan pasien
Cara pencapaian Jumlah prosentase kepatuhan
petugas yang diamati dalam
melakukan prosedur cuci
tangan 6 langkah dan 5 momen
dibagi jumlah petugas yang
diamati (UGD/ruang tindakan
dan persalinan)

6 Pengurangan UGD, Kamar Bersalin, KIA KB Pada Monitoring


resiko pasien jatuh 77% 75% 75% 75% 100% 100% triwulan evaluasi
pertama setiap bulan
masih
100 % belum di
dapatkan
kelengkapan
dari rekam
medis
Definisi Cedera pada pasien dapat terjadi
operasional karena jatuh di fasilitas
kesehatan.Kriteria untuk
melakukan pentapisan
kemungkinan terjadinya risiko
jatuh harus ditetapkan, dan
dilakukan upaya untuk
mencegah atau meminimalkan
kejadian jatuh di fasilitas
kesehatan.Pentapisan dilakukan
untuk meminimalkan terjadinya
risiko jatuh di Puskesmas.Upaya
dan penandaan dilakukan untuk
mengurangi risiko jatuh pada
pasien dari situasi dan lokasi
yang dapat mengakibatkan
pasien jatuh
Cara pencapaian Jumlah kepatuhan petugas
melakukan pentapisan
(screening) pasien dengan risiko
jatuh dibagi jumlah langkah
yang dinilai dalam prosedur
pentapisan (screening) pasien
dengan risiko jatuh