Anda di halaman 1dari 1

R.A.

KARTINI

Dulu, gelap adalah rumah berdinding air mata

Jeritan asa kaummu yang tertindas hak-haknya

Pasrah, tak didengar

dibiarkan terkungkung nestapa kebodohan

Kobar semangatmu, cahaya menghentak tirani

Ketulusan dipandang sebelah mata

Teguh tak keluh

Anggun namun tangguh

Emansipasi diorasikan dalam wujud tindakan

Tanpa melampaui kodrat

Wanita punya ekstensi

yang kelak mengangkat bangsa

Dilah di kapur tulis

Perlahan melepaskan belenggu

Lahirlah tunas-tunas generasi hingga hari ini

Wangimu, terpatri dalam dada peradaban

Karya: Budybud