Anda di halaman 1dari 5

PT.

ALGA SEJAHTERA BAHARI


Jl. Hasan Esa Kel. Ternate Tengah

SURAT PERJANJIAN KERJA UNTUK WAKTU TERTENTU


Nomor: 001/B/SPKWT-ABS/XI/2019

Pada hari ini, Senin tanggal 09 Desember 2019, di Ternate, yang bertanda tangan di bawah ini:

1. Hendro N. Soleman, bertindak untuk dan atas nama PT. Alga Sejahtera Bahari, beralamat di Jl. Hasan
Esa Kel. Ternate Tengah, sebuah perusahaan berbentuk Badan Hukum Perseroan Terbatas yang ruang
lingkup kegiatan usahanya bergerak dibidang Komoditi Laut, yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian
Nomor 8 yang dibuat di hadapan Notaris Muhammad Anshar A. Basinu, S.H. tanggal 03 Oktober 2019
dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan surat keputusannya tanggal 16 Oktober 2019 Nomor: AHU-0195691.AH.01.11, dan telah
mengalami beberapa kali perubahan Anggaran Dasar, selanjutnya dalam perjanjian ini disebut
PERUSAHAAN;

2. Fahmi Gani, beralamat di Jl. Stadion Kel. Stadion, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor:
7571031xxxxxxx1, selanjutnya dalam perjanjian ini disebut KARYAWAN.

PERUSAHAAN dan KARYAWAN secara bersama-sama selanjutnya disebut PARA PIHAK. PARA PIHAK
dengan ini terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:

Bahwa, PERUSAHAAN adalah sebuah perusahaan Badan Hukum Perseroan Terbatas yang ruang
lingkup kegiatan usahanya bergerak dibidang Ekspor dan Impor Rumput Laut;

Bahwa, untuk menjalankan kegiatan usahanya tersebut, PERUSAHAAN membutuhkan sumber daya
manusia yang memiliki keahlian dibidang Administrasi untuk melaksanakan tugas dibagian
”manajemen keuangan”;

Bahwa, KARYAWAN memiliki keahlian dibidang Administrasi;

Bahwa, PERUSAHAAN dalam rangka menjalankan program Ekspor-Impor Rumput laut tersebut
bermaksud untuk mempekerjakan KARYAWAN sebagai karyawan tidak tetap berdasarkan Perjanjian
Kerja Untuk Waktu Tertentu sebagaimana yang akan diatur dalam perjanjian ini, dan KARYAWAN telah
sepakat untuk bekerja berdasarkan Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu tersebut bagi
PERUSAHAAN.

Selanjutnya, untuk maksud seperti yang telah diuraikan diatas, PARA PIHAK sepakat untuk membuat
perjanjian ini dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:

Pasal 1
Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu
1) PERUSAHAAN dengan ini sepakat untuk mempekerjakan KARYAWAN sebagai karyawan tidak tetap
dan KARYAWAN dengan ini sepakat untuk bekerja bagi PERUSAHAAN sebagai karyawan tidak tetap
dalam suatu hubungan kerja berdasarkan Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu sebagaimana
yang akan diatur dalam Perjanjian ini (selanjutnya disebut “Perjanjian Kerja”);

2) Perjanjian Kerja ini berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun, yaitu mulai tanggal 01 Mei 2019
sampai dengan tanggal 01 Mei 2020, kecuali KARYAWAN diberhentikan oleh PERUSAHAAN
sebagaimana dimaksud Pasal 7 ayat (1) dan/atau PERUSAHAAN mengangkat KARYAWAN menjadi
Karyawan Tetap sebelum berakhirnya Perjanjian Kerja ini.

3) Selain terikat pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan peraturan
pelaksananya, Perjanjian Kerja ini juga terikat pada Peraturan Perusahaan dengan syarat selama
dinyatakan secara tegas.

Pasal 3

Hak dan Kewajiban PARA PIHAK

1) Hak dan Kewajiban PERUSAHAAN

a. PERUSAHAAN berhak untuk menerima hasil pekerjaan dari KARYAWAN dengan Ruang Lingkup
Pekerjaan sebagaimana yang diatur dalam pasal 4 Perjanjian Kerja ini;

b. PERUSAHAAN berhak untuk membuat Keputusan Perusahaan dalam rangka melaksanakan


Perjanjian Kerja ini;

c. PERUSAHAAN berkewajiban untuk memberikan Gaji dan tunjangan kepada KARYAWAN dengan
ketentuan sebagaimana yang diatur dalam pasal 6 Perjanjian Kerja ini.

2) Hak dan Kewajiban KARYAWAN

a. KARYAWAN berhak untuk menerima Gaji dan tunjangan dari PERUSAHAAN dengan ketentuan
sebagaimana yang diatur dalam pasal 6 Perjanjian Kerja ini;

b. KARYAWAN berkewajiban untuk melaksanakan Ruang Lingkup Pekerjaan dengan ketentuan


sebagaimana yang diatur dalam pasal 4 Perjanjian Kerja ini;
Pasal 4

Ruang Lingkup Pekerjaan

1) KARYAWAN berkewajiban untuk melakukan pekerjaan dalam Proyek Pengembangan Pabrikasi


yang dilaksanakan oleh PERUSAHAAN dengan melaksanakan tugas-tugas yang diberikan
PERUSAHAAN kepada KARYAWAN .
2) Ruang lingkup pekerjaan KARYAWAN sebagaimana dimaksud ayat (1) meliputi pekerjaan dengan
ketentuan sebagai berikut:

Jabatan : Administrasi

Departemen : Keuangan

Tugas Pokok : Memanajemen keuangan perusahaan

Deskripsi Pekerjaan : Membuat Laporan Keuangan Harian maupun Bulanan perusahaan

3) Selain melakukan pekerjaan berdasarkan ruang lingkup tersebut sebagaimana dimaksud ayat (1)
dan ayat (2), KARYAWAN juga sepakat untuk melaksanakan pekerjaan tambahan diluar ruang
lingkup tersebut sebagaimana dimaksud ayat (1) yang ditugaskan oleh PERUSAHAAN sepanjang
untuk kepentingan ruang lingkup pekerjaan tersebut;

4) Dalam melaksanakan pekerjaan tambahan tersebut sebagaimana dimaksud ayat (2), KARYAWAN
berhak untuk memperoleh Upah Lembur yang besarnya sesuai dengan Peraturan Perusahaan;

Pasal 5

Waktu Kerja

Waktu kerja KARYAWAN ditentukan sebagai berikut:

1) Dalam 1 (satu) minggu, waktu kerja KARYAWAN adalah hari Senin sampai dengan hari Sabtu;

2) Dalam (1) hari, waktu kerja KARYAWAN dimulai pukul 08.15 (delapan lima belas) sampai dengan
pukul 17.00 (tujuh belas nol nol);

3) KARYAWAN berhak memperoleh waktu istirahat kerja dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Waktu istirahat kerja hari Senin sampai dengan hari Kamis adalah pukul 12.00 (dua belas nol
nol) sampai dengan pukul 13.00 (tiga belas nol nol);

b. Waktu istirahat kerja hari Jum’at adalah pukul 11.30 (sebelas tiga puluh) sampai dengan pukul
13.00 (tiga belas nol nol).

4) Dalam hal diperlukan, PERUSAHAAN dapat menugaskan KARYAWAN untuk bekerja diluar waktu
kerja sebagaimana dimaksud ayat (1) dan ayat (2) diatas dengan ketentuan sepanjang untuk
kepentingan ruang lingkup pekerjaan tersebut sebagaimana dimaksud pasal 4 ayat (1) dan ayat
(2) Perjanjian Kerja ini dengan memperoleh Upah Lembur yang besarnya sebagaimana yang diatur
dalam Peraturan perusahaan.

Pasal 6

Renumerasi dan Tunjangan

1) KARYAWAN berhak memperoleh Gaji Pokok dari PERUSAHAAN yang besarnya Rp. 4.000.000 (
Empat Juta rupiah) per-bulan yang pembayarannya dilakukan oleh PERUSAHAAN kepada
KARYAWAN pada setiap akhir bulan.

2) KARYAWAN berhak memperoleh tunjangan dinas luar kantor yang besarnya sebagaimana yang
ditentukan dalam Peraturan Perusahaan.

3) KARYAWAN berhak memperoleh uang makan dan uang transportasi yang besarnya sebagaimana
yang ditentukan dalam Peraturan Perusahaan.

4) KARYAWAN berhak diikutsertakan dalam program Jamsostek oleh PERUSAHAAN;

5) KARYAWAN berhak memperoleh Tunjangan Hari Raya yang besarnya diperhitungkan secara pro-
rata berdasarkan lamanya waktu kerja dikali 1 (satu) bulan Gaji.

Pasal 7

Berakhirnya Perjanjian

1) PERUSAHAAN berhak mengakhiri Perjanjian Kerja ini secara sepihak dalam hal:

a. KARYAWAN menjadi tersangka dalam suatu tindak pidana;


b. KARYAWAN melakukan perbuatan yang merugikan PERUSAHAAN;
c. KARYAWAN melakukan perbuatan yang mencemarkan nama baik PERUSAHAAN;
d. KARYAWAN membocorkan rahasia PERUSAHAAN yang seharusnya dijaga dengan baik oleh
KARYAWAN kecuali demi kepentingan Negara.

2) Dalam hal PERUSAHAAN mengakhiri perjanjian ini secara sepihak dengan alasan sebagaimana
dimaksud ayat (2) diatas, PERUSAHAAN tidak berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau
hak-hak lainnya kepada KARYAWAN;
3) Dalam hal KARYAWAN mengakhiri Perjanjian Kerja ini secara sepihak dan/atau melakukan
pengunduran diri sebagai KARYAWAN, maka KARYAWAN berkewajiban untuk membayar ganti rugi
kepada PERUSAHAAN sebesar jumlah Gaji sisa waktu kerja yang masih harus dilaksanakan oleh
KARYAWAN.

Pasal 8

Penyelesaian Perselisihan

Apabila timbul perselisihan diantara PARA PIHAK sebagai akibat dari pelaksanaan perjanjian ini, maka
PARA PIHAK sepakat untuk menyelesaikannya secara musyawarah dan kekeluargaan, dan apabila
penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan tidak mencapai kesepakatan, maka PARA PIHAK
sepakat untuk melibatkan pihak ketiga melalui mediasi, dan jika penyelesaian melalui mediasi tidak juga
dapat menyelesaikan perselisihan, maka PARA PIHAK sepakat untuk menyelesaikannya secara hukum
melalui Pengadilan Hubungan Industrial.

Demikian perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup, PARA PIHAK masing-masing
mendapat satu rangkap yang kesemuanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.

PIHAK

PERUSAHAAN, KARYAWAN,

_______ ______