Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN

PROGRAM INOVASI BINMERGA (Bina Mertua dan Keluarga)

A. PENDAHULUAN

Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan


pada upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak, terutama pada kelompok
yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal.
Hal ini ditandai dengan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian
Neonatal (AKN) di Indonesia.
Namun demikian tetap diperlukan upaya agar target penurunan AKI dan AKN
dapat tercapai pada tahun – tahun berikutnya. Salah satu upaya penurunan AKI dan
AKN adalah dengan penyuluhan guna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu
ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas,
perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular, dan akte kelahiran dengan
menggunakan buku KIA.

B. LATAR BELAKANG

Sehubungan dengan salah satu tujuan pembangunan Sustainable Development


Goals (SDGs), Indonesia berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.
Anak-anak terutama neonatal sangat rentan terhadap penyakit yang berujung pada
kematian.Angka Kematian Ibu(AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN) merupakan
indikator status kesehatan masyarakat.
Angka kematian ibu 305/100.000 kelahiran hidup (SUPAS2015) dan AKN
15/1000.000 kelahiran hidup (SDKI 2017).dan berdasarkan data diprofil puskesmas
ta’ba tahun 2018 terdapat 1 jumlah kematian ibu dan 1 jumlah kematian neonatal.
Berdasarkan data di atas, maka puskesmas ta’ba’ sebagai pusat pelayanan
kesehatan masyarakat perlu memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu di
wilayah kerjanya. Untuk itu diperlukan program Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)
yang sesuai kebutuhan dan harapan serta langsung menyentuh masyarakat, yakni
melalui program inovasi binmerga .
C. TUJUAN

1. Tujuan Umum

Untuk melakukan sosialisasi kepada ibu hamil, dan keluarga tentang pentingnya
melakukan pemeriksaan kehamilan dan melahirkan difasilitas kesehatan, memeriksa
ibu – ibu hamil yang ada difasilitas UKM ( posyandu ) diwilayah kerja. Puskesmas
termasuk ibu hamil yang tidak datang ke fasilitas UKM ( posyandu ), sehingga ibu hamil
dapat dipersiapkan se optimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam
kehamilan , persalinan dan nifas,sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat

2. Tujuan Khusus

1. Untuk menurunkan AKI&AKN khususnya diwilayah kerja pusksmas ta’ba’


2. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya bersalin
difasilitas kesehatan
3. Untuk mengetahui dan menangani komplikasi yang mungkin dijumpai dalam
kehamilan.
4. Untuk mengenali dan mengobati penyakit yang mungkin diderita sedini mungkin.
5. Menurunkan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan anak
6. Memberikan nasihat –nasihat tentang cara hidup sehari berkaitan dengan
kehamilan, nifas, laktasi dan KB.
7. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar
dapat tumbang secara normal

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Kegiatan pokok: Melakukan penyuluhan pada ibu hamil, merua, dan keluarga
Melakukan sosialisai kepada masyarakat terutama ibu hamil, suami, mertua, dan
keluarga tentang pentingnya memeriksa kehamilan dan bersalin di fasilitas kesehatan.

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Mengundang ibu hamil dan keluarga untuk datang ke aula lembang mengikuti
sosialisasi
2. Melakukan sosialisasi dengan cara memberi penyuluhan tentang kesehatan
F. SASARAN

1. Ibu hamil
2. Mertua
3. Suami
4. Keluarga

.
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

No Waktu Tempat Pelaksanaan

1. Januari 9 Lembang
2. februari 9 Lembang
3. Maret 9 Lembang
4. April 9 Lembang
5 Mei 9 Lembang
6 Juni 9 Lembang
7 Juli 9 Lembang
8 Agustus 9 Lembang
9 September 9 Lembang
10 Oktober 9 Lembang
11 November 9 Lembang
12 Desember 9 Lembang

H. MONITORING EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN

Evaluasi pelaksanaan yaitu pada setiap akhir bulan

I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN

Dilakukan pencatatan dan pelaporan setelah kegiatan selesai dilaksanakan.


Pelaporan kepada Kepala Puskesmas.Distribusi hasil kegiatan ke lintas program
Puskesmas.

1. Pencatatan dibuat dalam bentuk laporan tertulis menggunakan format laporan


bulanan
2. Pelaporan diserahkan setiap akhir bulan