Anda di halaman 1dari 25

BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK

LAPORAN KASUS
RUMAH SAKIT DR. KARIADI SEMARANG

SEORANG ANAK USIA 6 TAHUN 10 BULAN DENGAN PROLONGED


FEVER
Diajukan guna melengkapi tugas Kepaniteraan Junior Bagian Ilmu
Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Disusun oleh :
Riznadia Ramadhani 22010116140116
Endya Maharani P. 22010116140117
Hafidh Bagus Aji P. 22010116140118
Nurazmi Fauzi 22010116130119
Dimas Muhammad I. 22010116140120
Kusumaningtyas Ayu A. 22010116140121
Astari Dwi Hardini 22010116130122
Ongky Surya W. H. 22010116130123
Almaarif Faiq Rizky 22010116130124

BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2019
HALAMAN PENGESAHAN

Anggota : Riznadia Ramadhani 22010116140116


Endya Maharani P. 22010116140117
Hafidh Bagus Aji P. 22010116140118
Nurazmi Fauzi 22010116130119
Dimas Muhammad I. 22010116140120
Kusumaningtyas Ayu A. 22010116140121
Astari Dwi Hardini 22010116130122
Ongky Surya W. H. 22010116130123
Almaarif Faiq Rizky 22010116130124
Judul Laporan : Seorang Anak Usia 6 Tahun 10 Bulan dengan
Prolonged Fever
Penguji : dr. MS Anam, M.Si.Med, Sp. A
Residen Pembimbing : dr. Dian Emiria Tunggadewi

Semarang, 12 Desember 2019


Ketua Kelompok Residen Pembimbing

Ongky Surya W. H. dr. Dian Emiria Tunggadewi

Penguji

dr. MS Anam, M.Si.Med, Sp. A


I. IDENTITAS PENDERITA
Nama : An. IAA
Tanggal Lahir : 2 Februari 2013
Usia : 6 Tahun, 10 Bulan, 1 Hari
Jenis Kelamin : Laki - Laki
Agama : Islam
Alamat : Taman Kinibalu RT.04 RW.02 Kel. Tandang,
Kec. Tembalang, Kodia Semarang, Jawa Tengah
No. CM : C790802

I IDENTITAS ORANGTUA
Nama Ayah : Tn. ETA
Usia : 32 Tahun
Pendidikan : SMK
Pekerjaan : Pegawai Swasta
Nama Ibu : Ny. Y
Usia : 30 Tahun
Pendidikan : D1
Pekerjaan : Pegawai Swasta

II DATA DASAR
A. ANAMNESIS
Riwayat didapatkan dari: Alloanamnesis dengan ayah pasien
Keluhan utama: Demam

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


± 1 bulan SMRS Anak demam terus menerus. Demam terjadi
sepanjang hari serta turun bila diberi obat penurun panas, namun setelah
itu demam kembali lagi. Demam diukur ayah pasien dengan
termometer, suhu tertinggi mencapai 40,8°C.
Anak sulit makan dan mengalami penurunan berat badan. Dan
juga anak mengeluh batuk dan. pilek (-), sesak nafas (-), tarikan dinding
dada (-), diare (-),sulit BAB (-), BAB berwarna gelap disangkal, bintik-
bintik merah pada kulit (-), mimisan (-), gusi tidak berdarah, anak tidak
rewel saat BAK dengan BAK bewarna kuning jernih. Saat buang air
kecil penis menggembung
Anak kemudian dibawa ke Klinik Medika rawat inap selama 1
hari karena demam. Setelah diberi obat penurun panas pasien pulang.
Lalu dirawat kembali di Rumah Sakit Bhayangkara selama 3 hari karena
demam kembali dan didiagnosis sebagai demam tifoid. Berobat kembali
di RSUD Wongsonegoro karena demam dan didiagnosis sebagai
demam tifoid . Dan kembali berobat ke Rumah sakit hermina karena
demam dan didiagnosis sebagai ISK, Lalu dirujuk ke rumah sakit kariadi
karena fasilitas tidak memadai.

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


 Riwayat demam lama sebelumnya disangkal
 Riwayat batuk lama sebelumnya disangkal

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA


 Riwayat pengobatan 6 bulan disangkal
 Riwayat kontak TB dalam satu keluarga disangkal

RIWAYAT SOSIAL EKONOMI


Ayah bekerja sebagai pegawai swasta di bidang alat berat selama 5 th.
Ibu bekerja sebagai kasir, pasien tinggal dengan kedua orang tua
bersama dengan kakek dan nenek serta adik dari ayah. Pembiayaan
dengan JKN non PBI kelas 3
Kesan ekonomi : kurang
PEDIGREE

Riwayat Perinatal:
Anak dari ibu Y G2P2A0, usia ibu saat hamil 24 tahun, anak cukup
bulan. Ibu rutin Konsultasi ANC di bidan dan dokter. Riwayat ibu saat
hamil demam (-), hipertensi (-), DM (-), sakit jantung (-), minum obat-
obatan diluar resep dokter(-), minum jamu-jamu (-). Bayi lahir secara
spontan di bidan. BBL 2.800 gr. Lahir langsung menangis. Sianosis (-),
ikterik (-). Anak rutin dibawa ke posyandu dan dikatakan sehat.

Riwayat Imunisasi:
 BCG 1x (0 bulan)  Hepatitis B 4x (0,2,3,4
 Polio 4x (0,2,3,4 bulan)
bulan)  DPT 3x (2,3,4 bulan)
 HiB 3x (2,3,4 bulan)  Campak 1x (9 bulan)

Riwayat Perkembangan:
Anak saat ini kelas TK B, anak dapat mengikuti pelajaran disekolah.
Pergaulan dengan anak sebaya tidak ada masalah.
Kesan : Perkembangan sesuai usia
Riwayat Makanan:
Umur
 0 – 3 bulan : ASI (sebanyak 6-8 kali sehari, sekali
menyusu selama 15-20 menit)
 3 – 6 bulan : ASI 1x sehari dan susu formula 3x sehari (1
botol setara 200cc)
 6 – 12 bulan : Susu formula dan MPASI 3x sehari
MPASI (pagi: bubur instan, siang: nasi tim, sore/malam:
pisang/wortel)
 1 – 2 tahun : Makanan keluarga 3x sehari
makanan nasi ditambah lauk seperti telur/ayam/daging
 2 tahun – sekarang : Susu formula 1x sehari dan makanan
keluarga 3x sehari.
Makanan nasi ditambah lauk seperti telur/ayam/daging,
terkadang anak menyukai makanan cepat saji.

FOOD RECALL
Minggu, Senin, Selasa,
08/12/2019 09/12/2019 10/12/2019
Pagi Bubur dengan Bubur dengan Bubur dengan
lauk suwiran lauk suwiran lauk suwiran
ayam ayam ayam
Susu Cokelat Susu cokelat Susu cokelat
Full Cream full cream full cream
200ml 200ml 200ml
Siang Nasi 5 suap Nasi 5 suap Nasi 5 suap
dengan lauk dengan lauk dengan lauk
ayam galentin ayam
Susu cokelat Susu cokelat Susu cokelat
full cream full cream full cream
200ml 200ml 200ml

Malam Pizza Sosis dan Bakso


Susu cokelat nugget Susu Cokelat
full cream Susu Cokelat full cream
200ml full cream 200ml
200ml

B. PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan fisik tanggal 10 Desember 2019 pukul 17.00 di Bangsal
Anak Lantai 1
Status Generalis
- Keadaan umum : Baik
- Tanda Vital : Tensi : 100/80 mmHg
Nadi : 84 kali/menit, regular, isi dan
tegangan cukup
RR : 20 kali/menit
Suhu : 36.3 0C
Wong Baker : 0
- Kesadaran : Composmentis, tidak sesak nafas
- Kepala : mesosefal, turgor dahi cukup.
- Mata : konjungtiva anemis (-/-),ikterik (-/-),
refleks cahaya +/+, pupil isokor 2 mm
- Telinga : discharge (-/-)
- Hidung : napas cuping hidung (-/-), discharge (-/-)
- Mulut : bibir kering (-), sianosis (-)
- Tenggorok : T1-1, laring hiperemis (-), tonsil kripte tidak
melebar
- Leher : simetris, pembesaran nnll (-/-)
- Thoraks :
a. Jantung I : iktus cordis tidak tampak
Pa : iktus cordis tidak kuat angkat
Pe : batas jantung sulit dinilai
A : BJ I-II reguler, murmur (-), gallop (-)
b. Paru I : gerak dada simetris, retraksi (-)
Pa : stem fremitus +/+ normal
Pe : sonor seluruh lapangan paru
A : Suara dasar vesikuler (+/+)
Suara tambahan : ronkhi (-/-)
Hantaran (-/-)
Wheezing (-/-)
c. Abdomen I : datar
A : BU (+) normal
Pe : timpani
Pekak sisi (+) N
Pekak alih (-)
Pa : nyeri tekan (-)
Hepar dan lien tidak teraba

- Ekstremitas : superior inferior


 Sianosis -/- -/-
 Akral dingin -/- -/-
 Edema -/- -/-
 Cap. Refill <2 dtk/<2 dtk <2 dtk/<2 dtk

Sistem Urogenital
 I : Laki-laki, Fimosis (-), OUE Hiperemis (-)
STATUS NUTRISI
A. Crosssectional
BB : 15,5 kg WAZ : < -3 SD
PB : 110 cm HAZ : antara -2 dan -1 SD
Lila : 14 cm WHZ : < -3 SD
BMI : 12,8

Assesment : Gizi buruk, perawakan normal. BB sangat kurang

B. PEMERIKSAAN PENUNJANG
1. URINE LENGKAP
Order : 03 Desember 2019 17.34 WIB
Selesai : 03 Desember 2019 20.08 WIB
Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Normal Keterangan
SEKRESI-EKSKRESI
URINE LENGKAP-
ANALYZER
Warna KUNING -
MUDA
Kejernihan JERNIH -
BeratJenis 1.015 - 1.003-1.025
pH 7.0 - 4.8-7.4
Protein NEG mg/dl Negatif
Reduksi NEG mg/dl NEG
Urobilinogen 2 mg/dl NEG
Bilirubin NEG mg/dl NEG
Aseton NEG mg/dl NEG
Nitrit NEG - NEG
Sedimen
Epitel 2.0 /uL 0.0- 40.0
EpitelTubulus 2.0 /uL 0.0-6.0
Leukosit 14.8 /uL 0.0-20.0
Eritrosit 1.2 /uL 0-2
Kristal 0.0 /uL 0-10
Silinder Pathologi 0.00 /uL 0.00-0.50
Granula Kasar  / NEG /LPK NEG
Granula Halus  / NEG /LPK NEG
Silinder Hialin 0.14 /uL Negatif
Silinder Epitel  / NEG /LPK NEG
Silinder Eritrosit  / NEG /LPK NEG
Silinder Leukosit  / NEG /LPK NEG
Mucus 0.00 /uL 0.00-0.50
Yeast Cell 1.1 /uL 0.0-25.0
Bakteri 22.4 /uL 0-100
Sperma 0.0 /uL 0.00-3.00
Kepekatan 4.3 mS/cm 3-27

2. HEMATOLOGI
Pemeriksaan darah lengkap
Order : 03 Desember 2019 17.33 WIB
Selesai : 03 Desember 2019 00.22 WIB
Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Keterangan
Normal
HEMATOLOGI
PAKET
Hemoglobin 9.5 g/dL 10.8 – 15.6 L
Hematokrit 29 % 32 – 62 L
Eritrosit 3.71 10^6/uL 3 – 5.4
MCH 25.6 Pg 23 – 31
MCV 78.2 fL 77 – 101
MCHC 32.8 g/dL 29 – 36
Leukosit 8.9 10^3/uL 5 – 13.5
Trombosit 259 10^3/uL 150 – 400
RDW 13.2 % 11.6 – 14.8
MPV 9.8 fL 4.0 – 11.00

3. HEMATOLOGI
Hitung jenis + Gambaran Darah
Order : 03 Desember 2019 17.34 WIB
Selesai : 03 Desember 2019 00.23 WIB
Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Keterangan
Normal
Hitung jenis +
Gambaran Darah
Hitung Jenis
Eosinophil 0 % 1–5
Basophil 0 % 0–0
Batang 0 % 2–5
Segmen 58 % 50 – 70
Limfosit 35 % 28 – 48
Monosit 7 % 4–8
Lain- lain --- -
Gambaran darah -
tepi
Eritrosit ANISOSITOSIS RINGAN (MIKROSITIK,
NORMOSITIK)
POIKILOSITOSIS RINGAN (OVALOSIT,
PEARSHAPE CELL, ELIPTOSIT)
POLOKROMASI
Trombosit ESTIMASI JUMLAH TROMBOSIT NORMAL
DIDOMINASI BENTUK NORMAL
BENTUK BESAR (+)
Leukosit ESTIMASI JUMLAH LEUKOSIT NORMAL
LIMFOSIT ATIPIKAL (+)
KESAN : ANEMIA MIKROSITIK HIPOKROMIK
4. PEMERIKSAAN SPUTUM
Pengambilan : 6 Desember 2019 13.31WIB
Validasi 1 : 6 Desember 2019 19.33 WIB
Validasi 2 : 6 Desember 2019 19.34 WIB
Pemeriksaan Hasil Keterangan
PEWARNAAN BTA
BTA (-) NEGATIF Skala IUATLD
(-) / Negatif = 0 BTA/100
LP;
(+) / Scanty = 1-9 BTA/100
LP;
(1+) / Positif = 10-99/100 LP;
(2+) / Positif = 1-10 BTA/LP;
(3+) / Positif = >10 BTA/LP;
LEUKOSIT <25/LPK
PEWARNAAN GRAM
Diplococcus Gram (+) (+) POSITIF
Kuman bentukbatang (+) POSITIF
gram (-)
PEWARNAAN JAMUR
YEAST CELL (-) NEGATIF

5. MIKROBIOLOGI SPUTUM
Spesimen : 06Desember 2019
Identification Information Analysis Time : 6.78 hours Status : Final
Selected Organism 98 % Pobability : Staphylococcus epidermidis
Bionumber : 010000012620211
ID Analysis Messages

Susceptibility Analysis time : 14.60 Hours Status : Final


information
Antimicrobial MIC Interpretation Antimicrobial MIC Interpr
etation
Cefoxitin NEG - Erythromycin <=0.25 S
Screen
Benzylpenicillin 0.25 R Clindamycin <=0.25 S
Ampicillin Quinupristin / <=0.25 S
Dalfopristin
Oxacillin <=0.25 S Linezolid 1 S
Gentamicin Vancomycin <=0.05 S
High Level
(synergy)
Streptomycin Tetracycline <=1 S
High Level
(synergy)
Gentamicin <=0.5 S Tigecycline <=0.12 S
Ciprofloxacin <=0.5 S Nitrofurantoin <=16 S
Levofloxacin <=0.12 S Rifampicin <=0.5 S
Moxifloxacin <=0.25 S Trimethoprim/ <=10 S
sulfamethoxazole
Induce NEG -
Clindamycin
Resistance

AES Finding Fosfomycin S R


Cefoperazone Sulbactam S R
Confidence Consistent
6. PEMERIKSAAN PENUNJANG RADIOLOGI
X FOTO THORAKS (5 Desember 2019 19.35 WIB

Klinis : Batuk lama, Sesak (+), Prolonged fever dd TB


COR :
 CTR = 48%
 Bentuk dada dan letak jantung normal
Retrocardial dan retrosternal space tidak meyempit
PULMO :
 Corakan vaskuler tampak meningkat
 Tampak bercak pada perihilar dan paracardial kanan dan kiri
Tampak penebalan hilus kanan
Hemidiafragma kanan setinggi costa 9 posterior
Sinus costofrenikus kanan kiri lancip

Kesan :
Cor tidak membesar
Infiltrate pada perihilar dan pericardial kanan kiri disertai penebalan hilus
kanan  gambaran bronkopneumonia curiga underlying TB

III DAFTAR MASALAH


No. MasalahAktif No. MasalahPasif
1. Demam 1. Ekonomi keluarga kurang
2. Batuk 2.
3. Anemia Normositik
Normokromik
4. X Foto Thoraks : Gambaran
Bronkopneumonia curiga
underlying TB
5. Gizi buruk, Perawakan normal,
BB sangat kurang

IV DIAGNOSIS KLINIS
Diagnosis Kerja
Diagnosis utama : Prolonged Fever
Diagnosis komorbid :
- ISK
- TB
- Anemia Normositik Normokromik
Diagnosis imunisasi : Imunisasi dasar lengkap
Diagnosis pertumbuhan : Gizi buruk, Perawakan normal, BB sangat
kurang
Diagnosis sosial ekonomi : Sosial ekonomi kurang

Initial Plan
 Ip Dx :-
 Ip Tx :
- Infus D5 ½ NS 360 mg/15 ml/jam
- Parasetamol sirup PO 150 mg / 4-6 jam
- Ampisilin IV 100mg/kgBB/hari tiap 6-8 jam
 Ip Mx : KU, TTV, Monitoring akseptabilitas gizi
 Ip Ex :
- Memberikan penjelasan ke keluarga pasien mengenai penyakit pasien
- Memberikan penjelasan mengenai tatalaksana yang diberikan
- Menjelaskan bahwa anak perlu lebih banyak minum
- Menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan untuk penegakkan
diagnosis
- Dapat dikompres menggunakan air biasa pada daerah lipatan tubuh
seperti ketiak dan/atau lipat paha apabila demam
- Asupan makanan yang bergizi
- Perawatan higienitas daerah genitalia
Nama : Ibrahim Afelay Adhyasa
Tgl lahir : 02/02/2013
No. Register : C790802
CATATAN TERINTEGRASI
Tgl. Masuk : 04/12/2019
KEPANITERAAN JUNIOR
DPJP : M.M Dwi Endang Apriani Harry
PPJP : Bina Riyani
Ruang Rawat : Anak Lt.1

Tanggal Catatan Instruksi


5/12/2019 S: demam (-) , muntah (-) - Infus D5 ½ NS 360/15 ml/jam
07.00 O: - Paracetamol syrup 180 mg/ 6
Kea jam
daan umum: sadar ( suhu >38°C)
HR: 130x/menit
RR: 26x/ menit Tambahan:
Suhu: 36,8 °C Konsul terapi untuk work-up
Mata: anemis (-/-) TB
Hidung: napas cuping (-) Mantoux TB
Mulut: sianosis (-) Rontgen Thorax
Leher: pembesaran kelenjar getah Konsul bedah untuk sirkumsisi
bening (+/+), mobile, tidak nyeri, Kultur darah
<1 cm.
Thoraks: simetris, retraksi(-)
Jantung: bunyi jantung I-II normal
Pulmo: Suara Dasar Vesikuler
Abdomen: datar, hepar dan lien
tidak teraba
Ekstremitas: akral dingin (-/-)
superior, (-/-) inferior
Edema (-/-) superior, (-/-) inferior

Pemeriksaan Laboratorium:
Tanggal 3/12/2019
Hb: 9,5
H5: 29
Leukosit: 8900
Trombosit: 259.000

Pemeriksaan Urin Rutin:


Warna kuning, jernih, pH 7,0, nitrir
(-), leukosit 14,8, bakteri 22,4
GDT: kesan anemia mikrositik,
hipokromik.

A:
- Phymosis
- Prolonged fever
Dd/ infeksi dd/ ISK/TB
Dd/ non infeksi dd/
keganasan
Dd/ autoimun

6/12/2019 S: orang tua mengatakan demam - Infus D5 ½ 360/15 ml/jam


07.00 sudah turun, sesak (-), batuk (+), - Paracetamol syrup 180mg/ 6
anak tidak suka makan nasi, lebih jam suhu >38°C
suka makan kentang, tidak ada
keluhan nyeri Program:
- Tunggu hasil foto thorax
O: - Cek kultur sputum, pengecatan
KU: sadar BTA gram, jamur
HR: 100x/ menit - Baca Mantoux
RR: 24x/ menit I (48 jam) 8/12/2019 00.00 WIB
BB: 15,4 II (72 jam) 9/12/2019 00.00
TB: 110 WIB
BMI/U: -2,8 (gizi kurang)
Leher: perbesaran nnll (+/+)

A: underweight, berkaitan dengan


asupan energi kurang dari
kebutuhan ditandai dengan
BMI/U= -2,8

P:
Diberikan diit kentang rebus, lauk
biasa 1500 kkal/30 gram protein
extra susu coklat 3x200 ml, monev
respon asupan, edukasi gizi
7/12/2019 S: deamam (-), batuk (+), jarang - Infus D5 ½ 360/15 ml/jam
06.00 BAB (+), sesak (-) - Paracetamol syrup 180mg/ 6
jam suhu >38°C
O:
KU: sadar Program:
HR: 96x/menit - Tunggu hasil foto thorax
RR: 22x/ menit - Cek kultur sputum, pengecatan
Suhu: 36,9°C BTA gram, jamur
SpO2: 99% - Baca Mantoux
Nadi isi dan tegangan cukup I (48 jam) 8/12/2019 00.00 WIB
Mata anemis (-/-) (-)
Hidung napas cuping (-) II (72 jam) 9/12/2019 00.00
Leher: limfadenopati (+/+) WIB (-)
Thoraks: simetris, retraksi(-)
Jantung: bunyi jantung I-II normal
Pulmo: Suara Dasar Vesikuler
Abdomen: datar, hepar dan lien
tidak teraba
Ekstremitas: akral dingin (-/-)
superior, (-/-) inferior
Edema (-/-) superior, (-/-) inferior

Pemeriksaan Laboratorium Darah


Rutin dan Urin Rutin( 3/12/2019)

A:
- Phymosis
- Prolonged fever
Dd/ infeksi dd/ ISK/TB
Dd/ non infeksi dd/
keganasan
Dd/ autoimun

P: observasi KU, TTV


8/12/2019 S: demam (-), batuk (+), jarang - Infus D5 ½ 360/15 ml/jam
BAB (+), sesak (-) - Paracetamol syrup 180mg/ 6
jam suhu >38°C
O:
KU: sadar Program:
HR: 96x/menit - Tunggu hasil kultur dengan gen
RR: 22x/ menit Xpert sputum (6/12)
Suhu: 36,9°C - Baca Mantoux
SpO2: 99% II (72 jam) 9/12/2019 00.00
Nadi isi dan tegangan cukup WIB (-)
Mata anemis (-/-)
Hidung napas cuping (-)
Leher: limfadenopati (+/+)
Thoraks: simetris, retraksi(-)
Jantung: bunyi jantung I-II normal
Pulmo: Suara Dasar Vesikuler
Abdomen: datar, hepar dan lien
tidak teraba
Ekstremitas: akral dingin (-/-)
superior, (-/-) inferior
Edema (-/-) superior, (-/-) inferior

Pemeriksaan Laboratorium Darah


Rutin dan Urin Rutin( 3/12/2019)

Pemeriksaan Sputum:
6/12/2019
BTA (-)
Diplococcus gram + (+)
Kuman batang gram negative (+)
Yeast (-)

A:
- Phymosis
- Prolonged fever
Dd/ infeksi dd/ ISK/TB
Dd/ non infeksi dd/
keganasan
Dd/ autoimun

P: observasi KU, TTV


9/12/2019 S: demam (-), batuk (+), sesak (-) - Infus D5 ½ 360/15 ml/jam
- Paracetamol syrup 180mg/ 6
O: jam suhu >38°C
KU: sadar
HR: 100x/menit Program:
RR: 24x/ menit - Tunggu hasil kultur dengan
T: 36,8°C expert sputum (6/12)
Pemeriksaan leher terdapat - Baca Mantoux
perbesaran nnll (+) 8/12/2019 00.00 WIB (-)
9/12/2019 00.00 WIB (-)
Thoraks: simetris, retraksi(-) Diet: nasi/kentang 3x1
Jantung: bunyi jantung I-II normal Susu full cream 3x200 ml
Pulmo: Suara Dasar Vesikuler - Pada pasien didapatkan skor
Abdomen: datar, hepar dan lien TB=6 apakah perlu OAT?
tidak teraba - Program rencana pulang
Ekstremitas: akral dingin (-/-)
superior, (-/-) inferior
Edema (-/-) superior, (-/-) inferior

Skoring TB
Kontak (-)
Mantoux (-)
Gizi (2)
Demam (1)
Batuk (1)
Thorax (1)
Limfadenopati (1)
Total: 6

Pemeriksaan sputum 6/12/2019


Sputum: BTA (-), leukosit <25/lp
Diplococcus gram (+)
KBB (-)
Yeast (-)

Pemeriksaan foto thorax


5/12/2019:
Cor tidak membesar, inflitrat
Pelebaran hillus kanan gambaran
bronkopneumoniea curiga
underlying TB  susgestif TB

A:
- Prolonged fever dd/ infeksi
dd/ ISK/TB
- Fiosis
- Gizi kurang
10/12/2019 S: demam (-), batuk (+), sesak (-) - Infus D5 ½ 360/15 ml/jam
- Paracetamol syrup 180mg/ 6
O: jam suhu >38°C
KU: sadar
HR: 100x/menit Program:
RR: 24x/ menit Tunggu asil kultur sputum (gen expert)
T: 36,8°C  6/12/2019
Pemeriksaan leher terdapat
perbesaran nnll (+) Baca mantoux
Thoraks: simetris, retraksi(-) 8/12/2019 jam 00.00 WIB (-)
Jantung: bunyi jantung I-II normal 9/12/2019 jam 00.00 WIB (-)
Pulmo: Suara Dasar Vesikuler
Abdomen: datar, hepar dan lien Diet:
tidak teraba Nasi/kentang 3x1
Ekstremitas: akral dingin (-/-) Susu full cream 3x200 ml
superior, (-/-) inferior
Edema (-/-) superior, (-/-) inferior Bila ada jawaban respirologi di
program rawat jalan
Pemeriksaan Genitalia:
Fimosis (-), OUE hiperemis (-)

Skoring TB
Kontak (-)
Mantoux (-)
Gizi (2)
Demam (1)
Batuk (1)
Thorax (1)
Limfadenopati (1)
Total: 6

Pemeriksaan Laboratorium:
Tanggal 3/12/2019
Hb: 9,5
H5: 29
Leukosit: 8900
Trombosit: 259.000

Pemeriksaan Urin Rutin:


Warna kuning, jernih, pH 7,0, nitrir
(-), leukosit 14,8, bakteri 22,4
GDT: kesan anemia mikrositik,
hipokromik.

Pemeriksaan sputum 6/12/2019


Sputum: BTA (-), leukosit <25/lp
Diplococcus gram (+)
KBB (-)
Yeast (-)

Pemeriksaan foto thorax


5/12/2019:
Cor tidak membesar, inflitrat
Pelebaran hillus kanan gambaran
bronkopneumoniea curiga
underlying TB  susgestif TB

A:
- Prolonged fever dd/ infeksi
dd/ ISK/TB
- Fimosis
- Gizi kurang