Anda di halaman 1dari 1

ANALISIS JURNAL

Judul Jurnal : Nurses and Physicians Experiences of the NIDCAP Model Implementation
in Neonatal Intensive Care Units in Iran
Penulis : Jila Mirlashari, Ph.D., Fatemeh Khoshnavay Fomani, Helen Brown,RN,Ph.D,
dan Beheshteh Tabarsy, Ph.D
Tahun/vol jurnal : 2019

A. LATAR BELAKANG
1. Latar Belakang pemilihan jurnal (PICO)
Kelahiran bayi premature memberi kontribusi yang besar terhadap angka
kematian bayi baru lahir sekitar 35% bayi yang lahir adalah premature. Bayi
premature adalah bayi yang rentan terhadap ketidakmampuan dalam beradaptasi
dengan lingkungan (Goins, 2011). Kondisi ini seringkali membutuhkan perawatan
intensif untuk keselamatan bayi. Bayi premature yang berada di perawatan intensif
dipengaruhi oleh berbagai sensorik pemicu, termasuk penciuman dan rangsangan
sentuhan, rasa sakit, rasa tidak nyaman, rangsangan cahaya dan rangsangan suara
(White, Smith, & Shepley, 2013). Terkait perubahan otak pada bayi prematur juga
lebih tinggi dibandingkan dengan bayi cukup bulan (Constable et al., 2008).
Berdasarkan hasil pemeriksaan pencitraan otak menegaskan bahwa stimulasi rawat
inap yang berbahaya menciptakan regional perubahan pada struktur dan fungsi otak
bayi prematur. Misalnya, korteks serebral yang terpapar oleh rangsangan yang tidak
tepat diameter lebih kecil di daerah frontal dan parietal dan dapat diukur perubahan
yang terjadi pada fungsi komunikasi mereka di lobus temporal. Bayi-bayi ini juga
menunjukkan perubahan perilaku yang terlihat di pemeriksaan perkembangan saraf
(Smith et al., 2011). Penemuan-penemuan ini mengungkapkan pentingnya
menerapkan perawatan perkembangan saraf selama di ruang intensif. Perawatan
perkembangan saraf untuk neonatus meliputi perancangan rencana perawatan yang
menyediakan perawatan perkembangan otak untuk mengatasi kebutuhan fisiologis
neonatus.