Anda di halaman 1dari 9

Makalah Karya Seni Rupa 2 Dimensi

Nama anggota:
1. Brammilzam Raihandika
2. M. Rifaldi
3. Naufal
4. Rahmadillah H
5. Sherly P. H
6. Sylvania Indria G
7. Yuni Cahyani A

Kelas: XII. MIPA 4


BAB I
PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa
ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah
konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan
estetika.

Unsur-unsur rupa tersebut bukans ekedar kumpulan atau akumulasi bagian-bagian yang
tidak bermakna akan tetapi dibuat sesuai dengan prinip tertentu. Makna bentuk karya seni
rupa tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya unsure-unsur yang membentuknya, tetapi
dari sifat dan struktur itu sendiri. Dengan kata lain kualitas keseluruhan sebuah karya snei
lebih penting dari jumlah bagian-bagiannya.

Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu karya seni rupa dua dimensi dan
karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang
hanya memiliki dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu
arah. Contohnya: seni lukis, seni grafis, seni ilustrasi, relief dan sebagianya.

Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan objek tiga dimensi
untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas,
kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan.alat
yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu
kepada media tertentu kepada media yang digunakan.

B.RUMUSAN MASALAH

1.Apa pengertian karya seni rupa dua dimensi?

2.Apa saja yang menjadi media untuk membuat karya seni rupa dua dimensi?

3.Apa saja teknik yang dapat dilakukan dalam membuat karya seni rupa dua dimensi?

4.Apa saja jenis-jenis karya seni rupa dua dimensi?

5.Bagaimana contoh-contoh gambar karya seni rupa dua dimensi?

Dapatkah kita bayangkan apabila dunia ini tanpa seni? Tanpa lukisan, ukiran, music, tari?
Seni telah hadir sejak awal peradaban manusia. Pengajaran seni rupa dewasa ini sudah
menjadi bagian dari program pendidikan umum di sekolah. Dasar landasan dan sasaran
pengajaran melalui kegiatan seni rupa di sekolah adalah membantu siswa untuk dapat
mengungkapkan gagasan, sikap, perasaan, nilai dan imajinasi yang melibatkan pertumbuhan
pribadinya.
Pernahkan kita menyadari bahwa banyak barang yang sudah tidak terpakai lagi di
lingkungan sekitar kita? Sebenarnya, barang tersebut bisa kita manfaatkan lebih baik dan
bisa menjadi barang yang bernilai estetika yaitu seni.

Sesuatu yang pada penciptaannya memerlukan koordinasi antara mata, tangan dan
pemikiran ini disebut seni. Dimensi adalah gambar atau lukisan. Karya dua dimensi adalah
karya yang hanya dapat dilihat dari 1 sudut pandang saj

C.MAKSUD DAN TUJUAN


Sebagasi unsur budaya, seni hadir atau diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia baik
lahir maupun batin. Sebuah unsur budaya akan tetap terpelihara keberadaanya jika unsure
budaya tersebut masih berfungsi dalam kehidupan sosial. Dalam kehidupan sehari-hari kita
dapat merasakan betapa kita sangat memnutuhkan sarana berekspresi dalam menikmati
keindahan bentuk.

Tujuan spesifik kami dalam membuat karya seni ini adakah:

·Mempelajari seni lukis

·Menuangkan ide dan emosional dari pikiran kami tentang seni

·Memanfaatkan barang yang tidak terpakai menjadi barang dua dimensi yang bernilai
estetika

·Membuat seni rupa dapat selalu berkembang / tidak mudah terlupakan oleh kalangan
remaja

·Memenuhi nilai pelajaran seni rupa.

D.MANFAAT
Banyak manfaat yang didapat dari kegiatan ini. Selain mengurangi sampah, kita juga dapat
membuat lingkungan sekitar menjadi indah dengan karya kita sendiri.
Hasil karya seni dua dimensi ini tentunya dapat dimanfaatkan untuk memperindah tampilan
awal dari interior bangunan seperti tembok ruangan karna memiliki nilai estetika.

E.IDE DAN GAGASAN


Berawal dari hobi kami melihat-lihat seni pop art dan kebetulan melihat banyaknya kaset
radio serta barang-barang yang sudah tidak berfungsi di rumah Ahyar Rosidi, kami
terinspirasi untuk mengubahnya menjadi hal yang lebih bernilai. Maka kami membuat
lukisan perempuan dengan radionya yang terbuat dari kaset.

BAB II

PEMBAHASAN

A.Seni Rupa 2 Dimensi

Istilah "Seni Rupa" seringkali kalian jumpai baik dalam bentuk tulisan maupun yang
diperbincangkaan secara lisan.Apa itu seni rupa, seni rupa adalah cabang seni yang
membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan
rabaan.

Demikian pula karya seni rupa 2 Dimensi,adalah Karya seni rupa yang hanya memiliki
dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang saja.

Contohnya : seni lukis, seni grafis, seni ilustrasi, relief dan sebagainya.

B.Unsur Dan Objek Karya Seni Rupa 2 Dimensi

Seorang perupa (seniman,designer,dll) mengolah unsur-unsur seni rupa fisik dan non-fisik
sesuai dengan keterampilan dan kepekaan yang dimiliki dalam mewujudkan sebuah karya
seni rupa.

Berikut ini unsur-unsur rupa:

1.)Garis (line)
Garis adalah unsur fisik yang mendasar dan penting dalam mewujudkan sebuah karya seni
rupa.Garis memiliki dimensi memanjang dan mempunya arah serta sifat" khusus seprti :
pendek, panjang, vertikal, horizontal, lurus, melengkung, berombak.

2.)Raut
Unsur rupalainya adalah "raut" yang merupakaan tampak,potongan/wujud dari suatu objek

3.)Ruang
Unsur ruang dalam sebuah karya seni rupa 2 dimensi menunjukaan kesan dimensi dari
objek yang terdapaat pada karya seni rupa tersebut

4.)Tekstur
Tektsur / Barik adalah unsur rupa yang menunjukaan kualitas taktis dari suatu permukaan
suatu object pada karya seni rupa. Berdasarkan wujudnya, teksturnya dapat dibedakan
menjadi 2 yaitu tektsur asli dan buataan

5.)Warna
Warna adalah unsur rupa yang paling menarik perhatiaan dalam berkarya seni rupa terdpat
beberapa teknik penggunaan warna ,yaitu harmonis,heraldis,murni da sterusnya

6.) Gelap – Terang


Unsur gelap terang pada karya seni rupa timbul karna adanya perbedaan intensitas cahaya
yang jatuh pada permukaan benda.Bagian yang terkena cahaya lebih terang dari yang tidak
terkena .

C.Medium, Bahan, Dan Teknik

Bahan utama (Medium) dan bahan penunjang dalam pembuatan seni rupa, contohnya pada
umumnya perupa membuat karya lukisan menggunakan kanvas dan cat sebagai bahan
utamanya serta kayu dan paku sebagai bahan penunjang.
Bahan untuk membuat karya seni di kategorikaan menjadi 2 yaitu bahan alami dan bahan
sintesis berdasarkaan sumber bahan dan proses pembuataanya

Karya seni rupa ada juga yang dinamai berdasarkaan teknik utama yang digunakaan dalam
pembuataanya. Seni kriya batik misalnya, menunjukaan jenis karya seni rupa yang dibuat
dengan teknik membatik, begitu pula kriya seni rupa anyam yang menggunakan teknik
menganyam.

D.Media Karya Dua Dimensi


Yaitu media yang digunakan untuk pembuatan karya seni dua dimensi. Beberapa
diantaranya adalah :

1.Pensil

Pensil merupakan alat yang dapat digunakan menggambar secara utuh ataupun hanya sketsa
saja. Jenis pensil dibedakan berdasarkan tingkat kekerasan atau kehitaman karbonnya.
Untuk pensil berkode B menandakan jenis pensil lunak dan hitam. Terdiri dari kode B, 2B,
3B sampai 6B, sangat tepat digunakan untuk media menggambar. Untuk pensil berkode H
menandakan jenis pensil keras.Terdiri dari kode H, 2H, 3H sampai 6H, sering digunakan
untuk menggambar proyeksi.

2.Pensil Arang (Contee)

Terbuat dari sejenis arang halus dan biasa digunakan untuk menggambar potret. Sifatnya
hitam pekat dan agak sulit dihapus. Cocok untuk membuat gambar potret.

3.Pastel dan Crayon

Dua jenis media ini secara fisik bentuknya hampir sama, sehingga kita seringkali keliru
ketika membelinya tetapi sifat dan bahannya tidak sama. Pastel (Oil Pastel) terbuat dari
bahan kapur halus yang dicampur tepung warna dan berbasis minyak. Jejak warnanya yang
dihasilkan pastel sangat tajam dan kuat serta mempunyai daya lekat yang baik pada
kertas.Sedangkan Crayon terbuat dari bahan kaolin (lilin) dengan tepung warna sehingga
terlihat lebih mengkilap dan keras.

4.Pena

Alat gambar yang digunakan untuk media tinta.Terbuat dari logam dengan ujung yang
bermacam-macam bentuk dan ukurannya.

5.Tinta Bak

Dikenal juga dengan sebutan tinta Cina. Warnanya hitam pekat dan tidak luntur jika kena
air.Kemasan tinta bak ini ada yang berbentuk cairan dalam botol dan berbentuk balok-balok
kecil (dicairkan dulu sebelum digunakan). Cara menggambar dengan tinta bak ini yaitu
dengan menggunakan kuas.
6.Cat

Bahan pewarna ini dibedakan berdasarkan basis pengencernya, yaitu :

a.Cat air (barbasis air)

Jenisnya ada dua yaitu water colour yang bersifat transparan dan poster colour yang bersifat
plakat atau lebih cerah.

b.Cat Minyak (barbasis minyak)

Jenis cat ini biasa digunakan untuk melukis diatas kain atau kanvas. Sifatnya tidak mudah
kering dan warnanya tahan lama.

7.Kuas

Alat yang digunakan untuk mengoleskan cat ke atas kertas atau kanvas. Ukuran bulunya
ditandai dengan nomor kode yang tertulis pada gagang kuas.Untuk jenis kuas cat air,
bulunya halus dan bentuknya meruncing ketika dicelupkan ke dalam air.Jenis kuas cat
minyak, bulunya lebih kasar.

8.Spidol

Tersedia dengan berbagai warna dan ukuran. Spidol berujung lunak dan dan bisa bergerak
spontan. Tebal tipisnya garis dapat diperoleh sesuai dengan penekanan pada saat
menggoreskannya.

9.Palet

Merupakan bidang datar yang dibuat untuk mengolah cat. Palet untuk cat air dibuat dari
plastik, sedangkan untuk cat minyak terbuat dari kayu.

10.Komputer

Merupakan media berkarya yang telah populer. Teknologi digital saat ini memungkinkan
untuk membuat teknik gambar yang beragam.

E.Teknik
Berkarya Seni Rupa Dua Dimensi

a.Teknik Aquarel (sapuan basah)

Teknik ini dapat menggunakan bahan dengan campuran air di atas kertas, kain, atau bidang
lain. Bila menggunakan bidang gambar berupa kertas maka dapat menggunakan cat air, cat
poster, atau tinta bak. Hasilnya berupa gambar yang transparan karena menggunakan sapuan
tipis dalam menggores .
b.Teknik Pointilis

Adalah cara atau teknik menggambar atau melukis dengan menggunakan titik-titik hingga
membentuk objek.

c.Teknik Arsir

Dibuat dengan menorehkan pensil, spidol, tinta, atau alat lain berupa garis-garis berulang
yang menimbulkan kesan gelap terang, gradasi.

d.Teknik Dussel (gosok)

Adalah teknik menggambar dengan cara menggosok sehingga menimbulkan kesan gelap
terang atau tebal tipis. Alat yang digunakan antara lain pensil, crayon, dan konte.

e.Teknik Siluet (blok)

Teknik menutup objek gambar dengan menggunakan satu warna sehingga menimbulkan
kesan siluet.

f.Teknik plakat

Yaitu cara menggambar dengan menggunakan bahan cat air atau cat poster dengan sapuan
warna yang tebal sehingga hasilnya tampak pekat dan menutup.

g.Teknik Semprot

Yaitu cara melukis dengan cara menyemprotkan bahan cat cair denagn menggunakan
sprayer. Untuk melukis dengan teknik ini kita harus hati-hati untuk setiap poin lukis nya.
Contoh lukisan teknik semprot yaitu gambar reklame

h.Teknik Tempera

Teknik melukis yang dilakukan khusus pada dinding yang masih basah sehingga hasilnya
akan menyatu dengan design arsiteknya.

i.Teknik Kolase

Teknik melukis yang dilakukan dengan memotong kertas menjadi bagian kecil-kecil lalu
potongan kertas tersebut kita tempel pada bidang lukis sehingga membentuk lukisan.
F. JENIS JENIS KARYA DUA DIMENSI

1.Seni Lukis

Seni lukis biasanya dibuat di atas media kain kanvas, kertas, dan kaca. Peralatan yang
digunakan dapat berupa cat minyak (acrylic), cat air, cat poster, dan sebagainya. Pada karya
seni rupa purbakala objek yang dipilih kebanyakan berupa bentuk manusia, flora dan fauna.

2.Seni Grafis

Ialah seni membuat gambar dengan alat cetak. Seni grafis yang datang ke Indonesia
memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai teknik untuk menciptakan desain seni murni dan
sebagai alat atau teknik untuk memproduksi (menggandakan) karya seni. Tokoh seniman
grafis antara lain Firman Lie, Kaboel Suadi, dan Suromo.

3.Seni Ilustrasi

Ialah seni menggambar yang lebih mengutamakan fungsi gambar itu sendiri yaitu untuk
menjelaskan suatu teks, kalimat, naskah yang menjelaskan suatu keadaan yang lebih
menekankan hubungan subjek dengan tulisan yang dimaksud daripada bentuk.

4.Seni Batik

Ialah gambar hiasan yang dibuat di atas kain sutra yang teknik untuk membuatnya
mengunakan bahan lilin sebagai penutup dan alat canting. Selain canting, alat-alat yang
digunakan untuk membatik yaitu gawangan/tiang penyangga kain, dan wajan sebagai
tempat peleburan lilin.

Berusahalah bersungguh-sungguh dalam mengerjakan semua hal.

Membuat karya seni tidak selalu memerlukan modal yang besar, dari barang bekas pun kita
dapat membuat karya yang indah.

G.PROSES PEMBUATAN

1. Siapkan alat dan bahan.

2. Cat triplek dengan warna putih dan keringkan.

3. Setelah kering, semprot dasar triplek yang telah dicat dasar putih dengan menggunakan
cat acrylic yang dikeringkan. Biarkan cat menetes ke bawah

4. Gambar sketsa lukisan perempuan.

5. Lalu prosen pewarnaan dengan cat acrylic

6. Diamkan hingga kering


7. Untuk radio: lapisi tempat kaset dengan kertas hitam untuk bagian speaker

8. Tempel kaset dengan lem, lalu susun hingga berbentuk radio.

9. Cat dasar lukisan dengan warna menarik

10. Tunggu hingga cat kering

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Karya seni adalah cerminan dari pada pengamatan dan perasaan senimannya. Karena seni
merupakan ekspresi seniman, maka hasilnya mestilahtidak saja dinikmati dirinya, oleh
karena itu seni harus pula dinikmati oleh orang lain.

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai karya seni rupa dua dimensi, tentunya masih
banyak kekurangan dan kelemahannya