Anda di halaman 1dari 15

NAMA :

NIM :

PRODI : Ilmu Ekonomi

CONTOH PERENCANAAN BISNIS

PERUSAHAAN SUSU KEDELAI “SARI ALAMI”

RINGKASAN EKSEKUTIF

Perusahaan Susu Kedelai “SARI ALAMI” direncanaka bertempat di Perumahan Telang Indah Gg. 3
Blok G no. 2 milik Sugiarto. Struktur organisasinya terdiri dari pimpinan kemudian di bawahnya diikuti
bagian-bagian yang dibantu pekerja. Bagian-bagian itu antara lain ; bagian produksi, bagian pengadaan
bahan baku, bagian keuangan, dan bagian pemasaran.

Usaha ini dipilih karena prospek pengolahan kedelai menjadi susu kedelai sekarang ini cukup
menjanjikan, kandungan gizi yang terkandung didalamnya memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan
manusia serta mudah dalam pembuatanya. Hanya dengan teknologi dan peralatan yang sederhana, serta
tidak diperlukannya keterampilan khusus, siapapun dapat melakukan pengolahan kedelai menjadi susu
kedelai.

Susu kedelai yang telah diproduksi akan dipasarkan dengan dibungkus plastik ukuran ½ kg. Pada
plastik akan disablon dengan label: Susu Kedelai “SARI ALAMI”. Sasaran pasar poduk susu kedelai ini
utamanya adalah mahasiswa kampus universitas Trunojoyo dan Masyarakat sekitar Kamal-Bangkalan.
Tempat penjualannya di kampus, bisa dititip di etalase Fakultas Pertanian atau di Kopma, di toko atau
warung-warung di sekitar perumahan Telang-Kamal-Bangkalan, atau bahkan di supermarket-
supermarket terdekat. Adapun harga jual dari produk susu kedelai ini adalah Rp. 3.000 @ ukuran plastik
½ kg.

Promosi akan dilakukan dengan menempel pamflet-pamflet di pinggir jalan dan tempat-tempat
strategis lainnya. Selain itu juga akan memanfaatkan buletin yang terbit di kampus dan media internet
sebagai sarana e-business.

Peluang pasar untuk produk yang berbahan dasar kedelai ini sangatlah besar melihat budaya
masyarakat yang konsumtif dan peluang pasar yang menjanjikan. Selain itu daya beli komsumen terhadap
produk ini cukup bervariasi dari konsumen elite hingga konsumen menegah bawah. Produk ini dapat
dikonsumsi oleh semua golongan karena harganya yang relatif terjangkau serta memiliki nilai kepuasan
yang tinggi.

Total biaya usaha ini adalah Rp. 15.298.625 perbulan dan penerimaan per bulan Rp. 18.300.000 ,
sehingga pendapatan perbulannya adalah Rp. 3.001.375. Dengan R/Cratio sebesar 1,197 dapat dilihat
bahwa bisnis yang dipilih layak untuk dilakukan karena pelaku usaha dapat meraup keuntungan dari usaha
yang dilakukan (R/C ratio > 1).
I. DESKRIPSI USAHA

A. Data perusahaan

Nama : Perusahaan Susu Kedelai “SARI ALAMI”

Tempat : Perumahan Telang Indah Gg. 3 Blok G no. 2

Basis operasi : Kamal-Bangkalan

Bentuk usaha : Perdagangan dengan pengembangan Usaha Mandiri Kecil & Menengah (UMKM)

B. Data Pengusaha

Nama : Sugiarto

Tempat,Tanggal Lahir : Sumenep, 28 januari 1991

Pendidikan :S1 Pogram Study Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo

Phone : 082333254934

C. Struktur Organisasi & Job Discription

Job Dscriptions

Pimpinan (Manager)

– pemilik sekaligus pimpinan

– bertanggung jawab teradap jalannya usaha

– koordinasi, pengawas, dan mengarahkan seluruh kegiatan

– pengambil keputusan

-sebagai quality control

2. Bagian Produksi

– kepala bagian produksi mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai jobdis

– bertanggung jawab terhadap persiapan dan proses produksi

– bertanggung jawab terhadap makanan yang dipesan konsumen

– menjaga kebersihan produk dalam proses produksi

– cekatan dalam menjaga mutu produk, baik cita rasa, aroma, ataupun tekstur

– mengemas hasil produksi


3. Bagian Pengadaan Bahan Baku

– kepala bagian pengadaan bahan baku mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja
sesuai jobdis

– mencari informasi keberadaan bahan baku

– melakukan pembelian bahan baku

– menjaga mutu bahan sebelum diolah (ketika masih dalam penyimpanan)

4.Bagian Keuangan

-kepala bagian keuangan mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai jobdis

– melaksanakan kegiatan keuangan dan administrasi

– mencatat/pembukuan keuangan perusahaan

– mengadakan dana untuk proses pembelian bahan dan proses

– membuat laporan keuangan harian, mingguan, bulanan, triwulan, tahunan

– bertanggung jawab terhadap sistem keuangan

5.Bagian Pemasaran

-kepala bagian pemasaran mengkondisikan pekerja di bawahnya untuk bekerja sesuai jobdis

-mempromosikan dan memasarkan produk

-mendistribuskan produk ke tempat pemasaran, misalnya; toko, warung, atau bahkan super
market terdekat

-melayani dengan ramah, menanggapi komplain konsumen dengan ramah dan senyum

D. Alasan Pemilihan Bisnis

Usaha pembuatan susu kedelai ini dipilih karena susu kedelai dikenal sebagai minuman
fungsional, sebagai minuman yang bergizi tinggi, minuman yang merupakan hasil ekstraksi dari kedelai ini
terutama sekali karena kandungan proteinnya, disamping mengandung lemak, karbohidrat, kalsium,
phosphor, zat besi, provitamin A, Vitamin B kompleks (kecuali B12), dan air. Susunan asam amino hampir
sama dengan susu sapi. Untuk itu produk ini tampaknya perlu diperhitungkan dalam menyusun pola
menu sehari-hari bagi insan yang memperhatikan kesehatan.
Oleh karena itu prospek usaha pengolahan kedelai menjadi susu kedelai sekarang ini cukup
menjanjikan, kandungan gizi yang terkandung didalamnya memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan
manusia. Kadar protein kedelai mencapai 35,6 % (berat kering), dan pada varitas unggul kadar proteinnya
dapat mencapai 40 % – 43 %. Kebutuhan protein yang bersumber dari protein hewani sebesar 55 gram
per hari dapat dipenuhi dengan 157,14 gram.

Selain itu tingginya harga susu sapi menjadi peluang/prospek usaha dengan menjadikan susu
kedelai menjadi barang substitusi (pengganti) susu sapi, karena harga susu kedelai lebih murah daripada
susu produk hewani sementara kandungan gizinya hamper sama. Faktor lain yang menjadikan usaha susu
kedelai prospektif adalah mudah dalam pembuatanya. Dengan teknologi dan peralatan yang sederhana,
serta tidak diperlukannya keterampilan khusus, siapapun dapat melakukan pengolahan kedelai menjadi
susu kedelai.

II. ANALISIS PEMASARAN

1. Product (produk)

Produk yang direncanakan untuk diproduksi adalah susu kedelai. Susu kedelai yang telah diproduksi akan
dipasarkan dengan dikemas dalam plastik ukuran ½ kg. Pada plastik akan disablon dengan label: Susu
Kedelai “SARI ALAMI”. Produk yang dihasilkan memiliki manfaat dan kualitas yang tinggi. Sudah diketahui
bahwa produk yang terbuat dari ekstrak kedelai ini memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk proses
metabolisme tubuh.

2. Place (lokasi/distribusi)

Usaha ini berlokasi di Perumahan Telang Indah Gg. 3 Blok G no. 2. Adapun sasaran pasar poduk susu
kedelai ini adalah mahasiswa di kampus universitas Trunojoya dan Masyarakat sekitar Kamal-Bangkalan.
Tempat penjualannya di kampus, bisa dititip di etalase Fakultas Pertanian atau di Kopma, di toko atau
warung-warung di sekitar perumahan Telang-Kamal-Bangkalan, atau bahkan di supermarket-
supermarket terdekat.

3. Price (harga)

Penentuan harga jual dilakukan dengan cara menghitung biaya produksi ditambah biaya lain-lain dan tren
yang berlaku. Jika produk yang menjadi idola (tren) harganya pun bisa dinaikan dari standar harga normal
(misal pada saat cuaca panas atau ketika bulan puasa besar kemungkinan produk ini akan dibanjiri
konsumen).

Adapun rencana harga jual dari produk susu kedelai ini adalah Rp. 3.000 @ ukuran plastik ½ kg.

4. Promotion (promosi)

Promosi akan dilakukan untuk mengenalkan produk ini kepada konsumen. Promosi akan dilakukan
dengan menempel pamflet-pamflet di pinggir jalan dan tempat-tempat strategis lainnya. Selain itu juga
akan memanfaatkan buletin yang terbit di kampus dan media internet sebagai sarana e-business. Untuk
promosi melalui internet akan dipromosikan lewat facebook dan situs-situs e-business lainnya
seperti: berniaga.com dll. serta melalui blog pemilik usaha yaitu ;

sugiartoagribisnis.wordpress.com .

III. ANALISIS OPERASIONAL

1. Desain Produk

Susu kedelai yang telah diproduksi akan dipasarkan dengan dikemas. Pengemasan di sisni dilakukan
karena memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia usaha, karena pengemasan tidak sekedar
memberi wadah dari dari produk yang dihasilkan tapi lebih pada pengembanan muatan misi dalam rangka
persaingan pasar dan juga peningkatan penjualan. Di mana onsumen akan cenderung tertarik dengan
produk yang dikemas dengan rapi dan menarik.

Fungsi kemasan tidak sebatas digunakan sebagai pelindung produk melainkan juga sangat mendukung
terjaganya kualitas produk serta adanya peningkatan kelas (penampilan) imej yang baik. Jenis bahan
kemasan yang digunakan adalah plastik ukuran ½ kg.

Selain itu, pada kemesan juga akan diberi label. Pemberian label di sini tidak hanya sekedar tulisan, tapi
di dalamnya terkandung pesan-pesan tertentu yang disampaikan pada konsumen. Dengan harapan
produknya dapat dikenal oleh konsumen luas, sehingga mudah dicari ketika dibutuhkan. Selain itu label
juga berfungsi sebagai jaminan atas kualitas produk, sarana untuk merk dagang, logo perusahaan, nama
dan alamat perusahaan, dan berat atau volume produk. Informasi yang ingin disampaikan kepada
konsumen tersebut terangkum dalam tulisan yang dicetak pada kemasan produk. Maka pada kemasan
plastik akan disablon dengan label: Susu Kedelai “SARI ALAMI” dan juga logo perusahaan, nama dan
alamat perusahaan, dan berat atau volume produk.

2. Proses Produksi

1.

1. Bahan:

1. Kedelai

2. Vanili

3. Gula pasir

4. Garam

5. Maizena

6. Air mineral (galonan)

2. Cara membuat:

 Kedelai dicuci dan dibersihkan dari kotoran-kotoran seperti pasir, tangkai, dan kulit kedelai,
kemudian direndam kurang lebih 2 jam.
 Rebus kedelai yang telah bersih selama kira-kira 15 menit, lalu rendam dalam air bersih selama
kira-kira 12 jam.

o Cuci sampai kulit arinya terkelupas.

o Lalu giling kedelai tersebut menggunakan mesin giling.

 Campur kedelai yang sudah halus dengan air panas. Aduk-aduk campuran sampai rata.

 Saring campuran dengan kain saring, sehingga diperoleh larutan/sari untuk susu kedelai.

 Tambakan gula pasir, vanili, coklat, dan garam ke dalam larutan susu, lalu aduk sampai rata dan
panaskan hingga mendidih.

 Setelah dingin susu kedelai yang sudah mengalami beberapa proses atau langkah-langkah di atas
maka dikemasdan kini siap untuk di pasarkan.

IV. ANALISIS PELUANG PASAR & PESAING

1. Analisis Peluang Pasar

Peluang pasar untuk produk yang berbahan dasar kedelai ini sangatlah besar melihat budaya masyarakat
yang konsumtif dan peluang pasar yang menjanjikan. Selain itu daya beli komsumen terhadap produk ini
cukup bervariasi dari konsumen elite hingga konsumen menegah bawah. Produk ini dapat dikonsumsi
oleh semua golongan karena harganya yang relatif terjangkau serta memiliki nilai kepuasan yang tinggi.

Metode pemasaran Susu Kedelai “SARI ALAMI” ini adalah dengan menyebarkan brosur-brosur pada
masyarakat pada permulaan usaha serta metode getok tular, dengan membuat para konsumen merasa
puas terhadap sajian produk dan pelayanan prima yang disuguhkan perusahaan akan mampu membuat
mereka menyebarkannya pada orang sekampungnya (dari mulut kemulut).

Sasaran pasar poduk susu kedelai ini utamanya adalah mahasiswa kampus universitas Trunojoyo dan
Masyarakat sekitar Kamal-Bangkalan. Tempat penjualannya di kampus, bisa dititip di etalase Fakultas
Pertanian atau di Kopma, di toko atau warung-warung di sekitar perumahan Telang-Kamal-Bangkalan,
atau bahkan di supermarket- supermarket terdekat.

Untuk menembus tingkat pasar yang optimal, maka diperlukan sekali untuk memikirkan strategi yang
akan ditempuh untuk membangun usaha agar mendapatkan respon yang bagus dari konsumen di pasar
bersaing. dengan menganaliasa lingkungan internal dan eksternal yang ada di pasar domestik akan
mempermudah bagi perusahaan dalam menyusun strategi yang baik dan efisien.

2. Tingkat Persaingan

Melihat situasi di tempat yang akan dimasuki produk, sepertinya produk susu kedelai ini akan laku di
pasaran. Hal ini dikarenakan harganya yang terjangkau dan sangat pas untuk ukuran dompet mahasiswa.

Selain itu pesaing yang akan menyaingi produk ini tampaknya belum ada khususnya di kampus Universitas
Trunojoyo.
V. ANALISIS KEUANGAN

1) Analisa Biaya Usaha

a. Biaya tetap

Masa
Jumlah Jumlah harga Penyusutan Penyusutan
No Uraian Harga (Rp) pakai
(unit) (Rp) (Th) (Bln)
(Th)

Rumah
1 1 10.000.000 10.000.000 10 1.000.000 83.333,33
produksi

2 Diesel giling 1 2.750.000 2.750.000 10 275.000 22.916,67

3 Kain 1 meter 2 Rp. 5000 10.000 1 5.000 416,67

3 Gunting 5 5.000 25.000 2 12.500 1.041,67

4 Bak 6 17.000 102.000 2 51.000 4.250,00

5 Keranjang 4 25.000 100.000 2 50.000 4.166,67

6 Kompor 4 150.000 600.000 6 100.000 8.333,33

7 Panci 4 75.000 300.000 6 50.000 4.166,67

Total 13.887.000 128.625,00

b. Biaya variabel

No Uraian Jumlah(unit) Harga( Rp) Jumlah harga (Rp)

1 Bahan baku

Kedelai 10 kg 6000 60.000

Gula pasir 4 kg 8.000 24.000

Vanili 2 bungkus 2000 4.000

Coklat 2 kaleng 15.000 30.000

2 Bahan pendukung

Gas LPG 8 tabung 17.500 140.000


Plastik ukuran ½ kg 1 bendel 5.000 5.000

Solar 4 liter 4.500 18.000

Sablon label plastik 1 bendel 3.000 3.000

3 Tenaga kerja

Pencuci kedelai 2 orang 20.000 40.000

Perebus + Penyaring +
2 orang 20.000 40.000
Pengemas

Penggiling 1 orang 30.000 30.000

Pengantar utk dipasarkan 1 orang 20.000 20.000

Administrasi keuangan 1 orang 25.000 25.000

Pengadaan bahan 2 orang 25.000 50.000

Total 489.000

Biaya variabel perbulan adalah Rp. 489.000 x 30 = Rp. 14.670.000

c. Biaya lain – lain (perbulan)

Volume
no Uraian Harga per unit Jumlah harga
Jumlah Unit

1 Transportasi 1 Bln 200.000 200.000

2 Promosi 1 Bln 100.000 100.000

3 Listrik 1 Bln 200.000 200.000

Total 500.000

Jumlah biaya usaha

No Jenis biaya Jumlah biaya (Rp/bln)

1 Biaya tetap 128.625

2 Biaya variabel 14.670.000

3 Lain – lain 500.000

Total 15.298.625
2). Penerimaan, pendapatan dan R/C ratio usaha

No Harga perunit Penerimaan per hari


Jumlah produksi Penerimaan per bulan (Rp)
(Rp) (Rp)

200 3.0005.000 600.00010.000 18.000.000300.000


kemasanAmpas 2
kg

Total 18.300.000

Pendapatan (laba) perbulan = total revenue – total cost

= 18.300.000 – 15.298.625

= 3.001.375

R/C ratio = total revenue : total cost

= 18.300.000 : 15.298.625,01

= 1,197

Berdasarkan hasil dari Tabel Analisis Biaya dan penghitungan diatas dapat dilihat bahwa bisnis yang dipilih
layak untuk dilakukan karena pelaku usaha dapat meraup keuntungan dari usaha yang dilakukan (R/C
ratio > 1).

VI. ANALISIS SWOT

1.Strengths (Kekuatan)

a) Proses pembuatannya mudah dan sederhana

b) Kualitas rasa dan tekstur produk yang khas (beda dengan yang lain).

c) Harga jual murah meriah

d) Tempat penjualan dan konsumen telah tersedia

e) Memanfaatkan e-Business untuk mempromosikan produk melalui internet.

f) Tempat produksi ada di wilayah perumahan yang rata-rata kost mahasiswa

g) Kemasan menarik dan berlabel

h) Kualitas produk terjamin

2.Weaknesses (Kelemahan)

a) Harga bahan baku (kedelai) yang relatif tidak menentu (stabil) bahkan beberapa waktu yang lalu
sempat menglami kelangkaan.

b) Manejemen perusahaan masih sederhana


c) Terdapat endapan pada susu kedelai.

d) Jika tidak tepat prosesnya terdapat tahu di lapisan atas susu

e) Kuarang cukup modal mengingat kita sebagai mahasiswa

f) Proses produksi bentrok dengan jadwal kuliah

g) Ketidak tahuan masyarakat terhadap kandungan gizi yang diliki susu kedelai

3.Opportunities (Peluang )

a) Pertumbuhan pasar dimungkinkan meningkat

b) Peluang pasar untuk mendapatkan konsumen yang menjanjikan

c) Belum ada pesaing khususnya untuk pemasaran di kampus

d) Keterbukaan untuk menggunakan teknologi baru ke depannya untuk membuat kemajuan besar
dibidang produksi khususnya.

e) Cuaca Madura khususnya Bangkalan yang panas membuat orang ingin mengkonsumsi minuman yang
segar

4. Threats (Ancaman)

a) Selera konsumen yang selalu berubah – ubah mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembelian
produk

b) Susu kedelai tidak bisa disimpan lama dan akan merugikan jika tidak laku dalam sehari

c) Munculnya pesaing baru

d) Banyaknya variasi minuman ringan


ES KLAMUD JELLY SUSU

A. RINGKASANEKSEKUTIF

1. Konsep Bisnis

“Klamud Jelly Susu” merupakan produk minuman yang berbahan dasar kelapa muda dengan tambahan
susu dan jelly untuk menambah cita rasa. Produk ini rencananya berlokasi di kawasan Alun-alun Kajen
dengan jam operasi mulai pukul 10.00 – 16.00 WIB.

2. Visi

Membuat produk minuman yang segar dan menyehatkan dan di sukai banyak orang

3. Misi

1) Menciptakan suatu produk minuman yang menyegarkan dengan kualitas baik dan unggul

2) Mendapatkan penghasilan atau keuntungan

3) Membuat sebuah peluang usaha

4. Tim manajemen

“Klamud Jelly Susu” dibuat atas kerjasama empat orang mahasiswi S1 Ekonomi Syariah Institut Agama
Islam Negeri Pekalongan dalam penyelesaian tugas Ujian Akhir Semester dalam mata Kuliah
Kewirausahaan.

B. GAMBARAN PERUSAHAAN

1. Gambaran sekilas tentang produk

“Klamud Jelly Susu” adalah minuman es kelapa muda yang diberi tambahan jelly dan susu untuk
menambah cita rasa es kelapa muda tersebut. Kelompok kami tertarik membuat Klamud Jelly Susu,
karena selain rasa buah kelapa muda yang segar juga mudah ditemukan dimana-mana. Dengan usaha ini
kami berharap bisa mengembangkan rasa dari kelapa muda dengan variasi rasa yang berbeda dari yang
lain, yakni dengan tambahan jelly susu.

2. STRATEGI PEMASARAN

1. Strategi Produk

Produk Klamud Jelly Susu memiliki keunggulan yakni menggunakan bahan-bahan yang masih
segar serta dengan tambahan jelly sehinnga membuat sensasi yang berbeda saat memakannya.

2. Strategi Harga

Produk ini dapat diperjualbelikan dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat pada umumnya. Kami
menentukan harga yang relatif murah, yaituRp 4.000,-.

3. Strategi Promosi
Strategi yang digunakan untuk mempromosikan produk ini adalah dengan menggunakan media sosial
(facebook, bbm , Instagram) serta promosi secara langsung turun ke lapangan.

4. Target pasar

Target pasar adalah semua kalangan dari anak-anak sampai orang tua, antara lain anak sekolah, pekerja
kantor, pekerja rumahan, dan orang tua.

3. ANALISIS PERSAINGAN

1. Pesaing

Saat ini sudah banyak produk yang menjual es kelapa muda, oleh karena itu disini kita melakukan inovasi
dengan menjual es kelapa muda dengan varian rasa yang berbeda sehingga diharapkan mampu bersaing
dengan produk kelapa muda lainnya.

2. Posisi dalam persaingan

Di tengah persaingan dengan produk kelapa muda yang ada, posisi “Klamud Jelly Susu” dapat dikatakan
mempunyai banyak pesaing. Untuk mengatasi hal tersebut kami mencoba membuka gerai di lokasi yang
belum ada pesaingnya. Misalnya kami membuka di sekitar kompleks Alun-alun Kajen karena menurut
kami disana masih sedikit yang menjual kelapa muda jelly susu.

3. Kelebihan dibanding pesaing

Dengan inovasi tersebut konsumen dimanjakan dengan rasa yang berbeda dari es kelapa muda, yakni
dengan menambahkan susu dan jelly sehingga menambah cita rasa manis dan kenyal.

4. RENCANA DESAIN & PENGEMBANGAN

1. Tujuan usaha jangka panjang

Menjadi salah satu produk minuman yang diminati disemua kalangan dan membuka cabang

2. Strategi

Melakukan promosi di media sosial dan mengubah tampilan gerobak yang menarik dengan meletakkan
spanduk/MMT dengan tulisan dan gambar yang menarik.

3. Evaluasi Resiko

Tidak bisa bertahan lama, hanya 1 hari

5. RENCANA OPERASI & MANAJEMEN

1. Proses Produksi

- Pembelian bahan-bahan

- Membuat jelly

- Menyerut kelapa muda

- Membuat santan untuk campuran kelapa muda


- Mencampurkan kelapa muda, es, santan dan susu

2. Pengendalian persediaan

Kami menyediakan 50 gelas / hari, namun jika persediaan tersisa, kami akan mengurangi jumlah
persediaan sesuai penjualan hari sebelumnya.

3. Kontrol keuangan

- Harus selalu tersedia uang tunai di kantor, tetapi tidak dalam jumlah yang besar.

- Menyisihkan modal untuk berjaga-jaga.

- Tidak menggunakan keuangan perusahaan untuk kepentingan pribadi.

- Memasukkan pendapatan ke dalam modal.

6. ANALISIS RENCANA KEUANGAN

1. Proyeksi pendapatan

· Modal awal = biaya variabel + biaya tetap

= (Biaya bahan baku x 30 hari ) + biaya tetap

= Rp. 3.060.000 + Rp. 2.820.000 = Rp. 5.880.000

· Hasil penjualan perbulan

= target penjualan perhari x harga pergelas x 30 hari

= 50 gelas x 4.000 x 30

= Rp. 6.000.000

· Laba = hasil penjualan – modal awal

= Rp. 6.000.000 – Rp. 5.880.000

= Rp. 120.000

2. Proyeksi pengeluaran perhari

No. Keterangan Harga

1. Bahan baku

- 5 buah kelapa muda Rp. 50.000

- 1 kaleng susu Rp. 8.000

- 2 jelly / nutrijel Rp. 5.000

- ¼ kg gula pasir Rp. 3.500

- Air isi ulang Rp. 4.000


- es batu Rp. 5.000

- Kelapa untuk santan Rp. 5.000

- 1 pack gelas plastik Rp. 15.000

- Sedotan Rp. 3.500

- Kantong plastik Rp. 3.000

2. Peralatan

- Gerobak Rp. 2.500.000

- 2 buah tremos es Rp. 250.000

- Irus Rp. 10.000

- 1 toples Rp. 15.000

- Spanduk / MMT Rp. 45.000

Total Rp. 2.922.000

3. Sumber modal dan penggunaan

Modal awal berasal dari iuran masing-masing anggota dan meminjam uang di bank yang digunakan
untuk membeli bahan-bahan. Laba yang diperoleh digunakan untuk modal selanjutnya dan membayar
hutang bank.

Dari kedua contoh perencanaan bisnis, contoh 1 hampir memiliki bentuk rencana bisnis
yang kompleks karena memiliki ringkasan eksekutif,latar belakang perusahaan,rencana
keuangan,rencana pemasaran,analisis lokasi,struktur organsasi. Sedangkan contoh ke 2 hampir mirip
seperti contoh 1,namun yang membedakannya ialah di contoh 2 memiliki tim manajemen. Namun, kedua
contoh tersebut tidak mengikuti rencana bisnisyg sesuai dengan 8 rencana bisnis yang telah dipelajari. Hal
ini dikarenakan,setiap perusahaan memiliki kebijakan dan rencana bisnis yang sesuai dengan produknya,
agar rencana yang dibuat sesuai dengan apa tujuan yang ingin dicapai perusahaan.

Anda mungkin juga menyukai