Anda di halaman 1dari 12

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN MESIN


PENGGILINGAN TEPUNG, KELAPA, DAN KOPI

Oleh

KELOMPOK TANI “BERIUK SADAR ”


GERENGGENG, DUSUN DASAN TENGAK, DESA JENGGALA
KECAMATAN TANJUNG, KABUPATEN
LOMBOK UTARA
2012
LEMBAR PENGESAHAN

1. Judul Usulan Proposal Permohonan bantuan mesin penggilingan tepung, kelapa, dan
kopi
2. Nama Kelompok Waro Kese
3. Tanggal, Bulan dan Tahun Berdiri Tanggal 03 Juli 2017
4. Alamat Kelompok Jl. Lintas Donggo, Desa Doridungga, Kec. Donggo, Kab. Bima,
NTB
5. Jumlah Anggota Kelompok 12 Orang
6. Nama Lengkap Ketua Kelompok Nurlaila, S.Ip
7. Jenis Kelamin Perempuan
8. Alamat Rumah Desa Doridungga, Kec. Donggo, Kab. Bima
9. Telepon/HP. 085239124578

Doridungga, 13 Agustus 2018

Pengurus Kelompok
“Waro Kese”
Ketua, Sekretaris,

Nurlaila, S.Ip Sarimah

Mengetahui,
Kepala Desa Doridungga

Jubaid, S.Pd
KELOMPOK WARO KESE
Jl. Lintas Donggo, Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima,
Provinsi Nusa Tenggara Barat

Doridungga, 13 Agustus 2018

Kepada
Yth. Bupati Bima
Cq. Kepala Dinas Koperasi dan
UKM
di_
Bima

SURAT PENGANTAR
No: 01 /Klp-WK/DS-DD/VIII/ 2018

No Jenis Surat Yang Dikirim Banyaknya Keterangan

Proposal Permohonan Bantuan Mesin Dikirim dengan hormat untuk dapat


1 (satu)
1. Penggilingan Tepung, Kelapa, dan perhatian dan mohon ditindak lanjuti
gabung
Kopi terimakasih

Pengurus Kelompok
“ Waro Kese”

Ketua, Sekretaris,

Nurlaila,S.Ip Sarimah
KATA PENGANTAR

Puji syukur patut kiranya kita panjatkan kepada Tuhan yang maha Esa, sehingga proposal

permohonan Bantuan ”Mesin Penggilingan Tepung, kelapa dan Kopi” telah dapat diselesaikan oleh

Kelompok “Waro Kes” Desa Doridungga, Kecamatan Donggo Kabupaten Bima.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, maka tuntutan

teknologi dalam pengolahan hasil pertanian semakin dibutuhkan sehingga dapat menunjang hasil yang

lebih baik yaitu berupa kuliatas maupun kuantitas.

Atas dasar inilah yang menjadi pemikiran kami sebagai masyarakat Kelompok Usaha “Waro

Kese” agar bisa meningkatkan hasil olahan, Oleh sebab itu sebagai langkah alternatif, kami yang

merupakan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Usaha “Waro Kese” ini mengharapkan

sedikit sumbangsih berupa alat untuk meningkatkan hasil usaha kami yang selama ini mengalami

kendala pada pengolahan bahan baku.


BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Kegiatan industri rumah tangga atau home industry merupakan suatu peluang usaha yang mulai
bermunculan dalam era sekarang karena semakin sempitnya lapangan kerja yang tersedia. Industri
semacam ini dapat dikelola di dalam rumah sehingga dapat dipantau setiap saat. Usaha kecil semacam
ini dikelola oleh orang-orang yang memiliki hubungan kekerabatan. Modal yang dibutuhkan usaha ini
sedikit dan alat-alat yang digunakan masih bersifat manual. Industri rumahan di Kecamatan Donggo
Kabupaten Bima secara umum belum mengalami perkembangan yang cukup pesat, hal ini
dikarenakan masyarakat masih terkonsentrasi sepenuhnya pada sektor pertanian konvensional.
Industri rumahan memberi peluang dan pemasukan ekonomi bagi keluarga. Industri rumahan dalam
bidang makanan menjadi salah satu pilihan usaha yang menarik bagi masyarakat. Hal ini dapat dilihat
dari sebaran berbagai produk cemilan dari berbagai daerah yang membanjiri kios ataupun toko-toko
yang ada di Kecamatan Donggo.
Perkembangan yang pesat pada produk makanan tersebut tentunya didorong oleh minat beli yang
tinggi dari masyarakat sebagai konsumen. Keinginan dan minat beli yang tinggi tersebut
memunculkan peluang bagi produsen produk makanan untuk semakin berinovasi dalam membuat
produk-produk makanan yang variatif.
Seiring dengan perkembangan yang telah diuraikan diatas, kami dari kelompok usaha “Waro
Kese” Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima terus berbenah untuk meningkatkan
usaha industri rumahakan yang telah kami rintis. Dalam menunjang kegiatan kami masih sangat
membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bima dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM
untuk membantu kami menyiapkan “Mesin Penggilingan Tepung, Kelapa, dan Kopi” demi efisiensi
tenaga kerja dan akselerasi produksi industri rumahan di Desa Doridungga, Kecamatan Donggo,
Kabupaten Bima.

2. Tujuan

Adapun tujuan dalam proposal ini diantaranya yaitu :

A. Tujuan umum

 Mensukseskan program pemerintah dalam hal ketersediaan pangan;


 Untuk meningkatkan jenis bahan olahan daerah/lokal;
 Meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil olahan.

B. Tujuan Khusus

 Untuk mempermudah atau mempercepat pengolahan Tepung, Kelapa, dan Kopi;


 Meningkatkan daya penyerapan teknologi oleh kelompok/Masyarakat di tingkat bawah;
 Untuk mendapatkan hasil pengolahan yang maksimal.

3. Sasaran

Sasaran permohonan ”Mesin Penggiling Tepung, Kelapa dan Kopi” ini yaitu masyarakat yang
berada di Kelompok Usaha “Waro Kese” Desa Doridungga Kecamatan Donggo Kabupaten Bima.
KELOMPOK USAHA
“WARO KESE”
Jl. Lintas Donggo Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima,
Provinsi Nusa Tenggara Barat

BAB II
PENGURUS DAN ANGGOTA

A. Kepengurusan Kelompok

I. Pelindung Penasehat : - Kepala Desa Doridungga


Jubaid, S.Pd

II. Pembina : - Kepala Dusun Lakeke


A. Haris

III. Ketua Kelompok : Nurlaila, S.Ip


IV. Sekretaris : Sarimah
V. Bendahara : Ayu Kusmawati, S.Pd

VI. Anggota :
1. Nurfani, S.Pd 5. Rosmini, S.Pd
2. Fajrin, S.Pd 6. Arwita, S.Pd
3. Nurhaidah, S.Pd 7. Susi Susilawati, S.Pd
4. Suciwati 8. Yuningsih
5. Ratnah
B. Struktur Pengurus

STRUKTUR
ORGANISASI KELOMPOK
USAHA “WARO KESE”

Pelindung Penasehat Pembina:


Kepala Desa 1. Kepala dusun Lakeke 2. Kepala Dusun
A. Haris
Doridungga
Jubaid, S.Pd 3. Kepala

Ketua
Nurlaila, S.Ip

Sekretaris Sekretaris Bendahara


MESADEP SUPARTI SARDI

Seksi - Seksi

Pelestari Lingkungan Penggali Dana Hmt Pemasaran Pemberdayaan Perempuan


SUDIARTO BUDIHARTOYO SUMARDI AWAN RIA PARIANI

ANGGOTA
BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN

1. Persiapan Kelompok:

sebelum kegiatan perlu dilakukan pemberdayaan kepada seluruh pengurus, anggota kelompok,

penyempurnaan Awiq-awiq serta perbaikan buku-buku Administrasi.

2. Penetapan Peraturan Penggunaan Alat:

Pengurus Kelompok menetapkan peraturan penggunaan alat oleh kelompok tani yang dimiliki

oleh kelompok. Peraturan ini menyangkut dana operasional alat, perbaikan alat dan uang kas yang

masuk dari penggunaan alat tersebut.

3. Perbaikan Rutin:

Alat yang ada akan selalu dipantau penggunaannya dan apabila mengalami kerusakan akan di

perbaiki menggunakan dana perbaikan alat yang terkumpul.

4. Pelaporan :

Pengurus kelompopk akan melakukan pelaporan secara rutin kepada Kepala Dinas Kelautan,

Perikanan, Pertanian dan Kehutanan melalui Penyuluh Pertanian tentang perkembangan usaha

kelompok dan pemanfaatan alat yang telah diberikan tersebut.


BAB IV
PENUTUP

Demikian proposal sederhana ini kami buat dengan sesungguhnya, dengan harapan dapat

menjadi acuan dan pertimbangan secara efektif dan efisien dengan harapan kegiatan ini memperoleh

dukungan bantuan dan partisifasi dari semua pihak, agar tujuan yang kita harapkan bersama dapat

terwujud. Demikian informasi dan harapan yang dapat kami sampaikan atas perhatian dan

partisipasinya memberi bantuan kami sampaikan terimakasih.


KELOMPOK TANI
BANJAR TUA MUDA “BERIUK SADAR”
Jl. Pekatan – Gerenggeng KM 07 Dusun dasan Tengak, Desa Jenggala, Kecamatan, Tanjung,
Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat ( Kode Pos 83352)

DATA ANGGOTA KELOMPOK


Tahun 2009
PENDIDIKAN LAHAN JLH
No. NAMA USIA TERAKHIR “HA” PERSIL AGAMA ALAMAT KET

1 Arianto 28 S1 2 - Buddha Gerenggeng


2 Suparti 31 SD 1 - Buddha Gerenggeng
3 Sardi 36 SD 1 - Buddha Gerenggeng
4 Sudiarto 26 SMP 1 - Buddha Gerenggeng
5 Dedi Sudama 27 SMA 2 - Buddha Gerenggeng
6 Sapar Wadi 29 SMA 1 - Buddha Gerenggeng
7 Mesadep 35 SD 2 - Buddha Gerenggeng
8 Sumardi 39 SD 1 - Buddha Puser Tanak
9 Ardip 35 SD 1 - Buddha Gerenggeng
10 Nurkayadi 29 SD 2 - Buddha Gerenggeng
11 Mirta 32 SD 1 - Buddha Gerenggeng
12 Sarnom 29 SD 1 - Buddha Gerenggeng
13 Sudiartono 28 SD 1 - Buddha Gerenggeng
14 Kasudip 43 SD 2 - Mores Gerenggeng
15 Sirdi 29 SD 1 - Buddha Gerenggeng
16 Sunarto 32 SD 1 - Buddha Gerenggeng
17 Sugianto 39 SD 1 - Buddha Gerenggeng
18 Sunati 36 - 2 - Buddha Gerenggeng
19 Sunardi 37 - 1 - Buddha Gerenggeng
20 Sekernom 43 - 2 - Buddha Gerenggeng
21 Rasidep 45 - 2 - Buddha Mores
22 Kartidep 37 - 1 - Buddha Gerenggeng
23 Yarti 32 - 1 - Buddha Gerenggeng
24 Sempurip 35 - 2 - Buddha Gerenggeng
25 Nengah Suenda 39 - 1 Hindu Gerenggeng

JUMLAH 33

Pengurus Kelompok Tani


“Beriuk Sadar”

Ketua, Sekretaris,

ARIANTO,S.Ag SUPARTI
KELOMPOK TANI
BANJAR TUA MUDA “BERIUK SADAR”
Jl. Pekatan – Gerenggeng KM 07 Dusun dasan Tengak, Desa Jenggala, Kecamatan, Tanjung,
Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat ( Kode Pos 83352)

Rencana Alokasi Biaya (RAB)

Jumlah Biaya
No. Uraian Total (Rp) Ket
Volume Satuan (Rp)
1. Pembelian Mesin Parut Kelapa,
Ubi, Talas dan Tepung Beras, 2 Unit 5. 750. 000 11. 500.000
Bubuk Kopi”. (Satu Paket)
Total 11. 500. 000,-

Pengurus Kelompok Tani


“Beriuk Sadar”

Ketua, Sekretaris,

ARIANTO,S.Ag SUPARTI
LAMPIRAN- LAMPIRAN
FHOTO KOMODITI YANG AKAN DIOLAH