Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA :
PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
UNIT ESELON I/II :
DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR
PROGRAM :
PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
HASIL OUTCOME :
MENGEMBALIKAN FUNGSI JARINGAN DAERAH
IRIGASI AIR LEBONG
KEGIATAN : REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I. AIR
KETAHUN, KABUPATEN LEBONG
INDIKATOR KINERJA KEGIATAN : BANGUNAN DAN SALURAN YANG DIBANGUN
JENIS KELUARAN (OUTPUT) : HA
VOLUME KELUARAN (OUTPUT) : HA
SATUAN UKUR KELUARAN (OUTPUT) : METER

A. LATAR BELAKANG
1. Dasar Hukum
a. Peraturan President Nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan
barang/ Jasa Pemerintah
b. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Sumber Daya Air;
c. Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan
Sumber Daya Air;
d. Permen PU Nomor 14 Thaun 2011, tentang Pedoman pelaksanaan
Kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum yang merupakan Kewenangan
Pemerintah dan dilaksanakan sendiri.
e. Permen PUPR Nomor 04 Tahun 2015, tentang Kriteria dan Penetapan
Wilayah Sungai.
f. Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2015 Tentang Pola Pengelolaan Air.
g. Permen PUPR Nomor 34 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Balai Wilayah Sungai;
h. Peraturan Presiden Nomor 04 Tahun 2015 tentang Pengadaan
Barang/ Jasa Pemerintah.

2. Gambaran Umum

Daerah Irigasi Air Ketahun Kabupaten Lebong merupakan wilayah irigasi


teknis yang potensial untuk ditingkatkan dalam program rehabilitasi yang
berkelanjutan agar dapat mengembalikan fungsi jaringan pada kondisi
semula agar jaringan utama, sekunder serta bangunan pelengkap lainnya
dapat berfungsi dengan baik.

Pekerjaan ini pula sejalan dan mendukung program Pemerintah dalam


kebijakan mempertahankan luasan lahan pertanian, dan membuka lahan
baru (Extensifikasi) sehubungan dengan pertumbuhan penduduk,
menggantikan lahan yang beralih fungsi dan sekaligus ikut
mempertahankan Swasembada Pangan Nasional.

B. Penerima Manfaat

Pelaksanaan pekerjaan ini adalah untuk pembuatan rencana kegiatan


Rehabilitasi dan jaringan irigasi lengkap dengan bangunan utama pengambilan
air berupa sebuah bendung dan prasarana yang dibutuhkan agar kebutuhan
air dan pengaturan debit air yang diperlukan sepanjang musim tanam akan
terpenuhi, sehingga manfaat dan tujuan utama adalah menyediakan air untuk
pertanian khususnya daerah persawahan yang secara teknis akan terjamin
kontinuitasnya secara menyeluruh dalam rangka menciptakan swasembada
pangan beras sebagaimana yang dicanangkan dalam proram pemerintah
sehingga kebutuhan pangan dan perekonomian masyarakat menjadi terwujud.

C. Strategi Pencapaian Keluaran

1. Metode Pelaksanaan

Untuk mencapai sasaran dalam pelaksanaan pekerjaan diperlukan metode


pelaksanaan yang menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian
pekerjaan, secara layak, realistik dan dapat dipertanggung jawabkan secara
teknis.
Metode pelaksanaan pekerjaan dilengkapi dengan metode kerja untuk
jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan
sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan
utama serta dalam pelaksanaanya dilakukan dengan kontraktual (Unit
Price).

2. Lingkup Pekerjaan

a. Pekerjaan Persiapan
b. Pekerjaan Rehab Bendung = 1 buah
c. Pekerjaan Saluran = 1.280 m’
d. Pekerjaan Bangunan Air = 5 buah
e. Pekerjaan Penyelenggaraan K3
f. Pekerjaan Lain – lain

D. Tahapan dan waktu pelaksanaan

Tahapan pencapaian pekerjaan menggambarkan penguasaan dalam


penyelesaian pekerjaan yang didukung dengan sumber daya yang dimiliki
dan diyakini dapat melaksanakan dan penyelesaian pekerjaan sesuai
tahapan dan waktu yang diperlukan.
E. Kurun Waktu Pencapaian

Waktu pelaksanaan yang diperlukan untuk pekerjaan ini adalah 300 (Tiga
ratus hari) hari kalender, terhitung sejak diterbitkan Surat Perintah Mulai
Kerja (SPMK ).

F. Biaya Yang Diperlukan

Sumber dana pekerjaan ini menggunakan dana SBSN Tahun Anggaran 2020
sebesar Rp. 20.089.400.000,- (Dua puluh milyar delapan puluh
Sembilan juta empat ratus ribu rupiah)

G. Alat Yang di gunakan

Alat Ukur Theodolith akurasi 2” : 1 unit


Alat Ukur Waterpass Akurasi 2,0 mm : 1 unit
Exavator Comatsu 80-140 HP : 3 unit
oncrete Mixer 0,60-06 m3 : 8 unit
Concrete Vibrator 5,5 HP : 1 unit
Pompa Air 3” : 5 unit
Stamper 0,60 ton : 1 unit
Dump Truck 3-4 m3 : 7 unit
GenseT 125 KVA : 2 unit
Mobil Pick Up : 2 unit
Motor Greader > 100 HP : 1 Unit
Truck mixer : 1 unit
Truck mixer pump : 1 unit

H. Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan :

1. Manager Proyek (Penanggung jawab Teknik / Tenaga Ahli) 1 (satu) orang


dengan persyaratan :
 Pendidikan :
Minimal Sarjana (S1) Jurusan Teknik Sipil.
 Sertifikat :
SKA – Ahli Muda Teknik Sumber Daya Air, sudah di registrasi dan
terakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang
masih berlaku.
 Pengalaman :
Pernah melaksanakan pekerjaan sebagai Site Manager dalam bidang
klasifikasi bangunan sipil sub klasifikasi jasa pelaksana konstruksi saluran
air, pelabuhan, dam, dan prasarana sda lainnya minimal 5 (lima) tahun.

2. Pelaksana Saluran Irigasi 2 (dua) orang dengan persyaratan :


 Pendidikan :
S1 Teknik Sipil
 Sertifikat :
SKA – Ahli Muda Teknik Sumber Daya Air , sudah di registrasi dan
terakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang
masih berlaku.
 Pengalaman :
pernah melaksanakan pekerjaan sebagai Pelaksana Saluran Irigasi dalam
sda minimal 3 (tiga) tahun.

3. Pelaksana Bangunan Irigasi 1 (satu) orang dengan persyaratan :


 Pendidikan :
S1 Teknik Sipil
 Sertifikat :
SKA – Ahli Muda Sumber Daya Air , sudah di registrasi dan
terakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang
masih berlaku.
 Pengalaman :
pernah melaksanakan pekerjaan sebagai Pelaksana Bangunan Irigasi
dalam sda minimal 3 (tiga) tahun

4. Petugas K3 1 (satu) orang dengan persyaratan :


 Pendidikan :
Sarjana S.1
 Sertifikat :
Ahli K3 Konstruksi Muda, sudah di registrasi dan terakreditasi oleh
Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang masih berlaku.
 Pengalaman :
pernah melaksanakan pekerjaan sebagai petugas K3 3 (tiga) tahun

5. Juru Ukur/Teknisi Survey Pemetaan 1 (satu) orang dengan persyaratan :


 Pendidikan :
D3/STM
 Sertifikat :
SKT – Minimal Tk-II Juru Ukur/Teknisi Survey Pemetaan, sudah dii
registrasi dan terakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa
Konstruksi (LPJK) yang masih berlaku.
 Pengalaman :
pernah melaksanakan pekerjaan sebagai Juru Ukur dalam klasifikasii
bangunan sipil minimal 3 (tiga) tahun.

6. Teknisi Laboratorium Beton 1 (satu) orang dengan persyaratan :


 Pendidikan :
D3/STM/SLTA
 Sertifikat :
SKT – Teknisi Laboratorium Beton, sudah di registrasi dan
terakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang
masih berlaku.
 Pengalaman :
pernah melaksanakan pekerjaan sebagai Teknisi Laboratorium Beton
dalam klasifikasi bangunan sipil minimal 3 (tiga) tahun.

7. Administrasi 1 (satu) orang :


 Pendidikan :
SLTA/SMK
 Pengalaman :
Pernah melaksanakan Adminstrasi Teknik pada Perusahaan.

8. Keuangan 1 (satu) orang :


 Pendidikan :
SLTA/SMK
 Pengalaman :
Pernah melaksanakan Adminstrasi Keuangan.
9. Logistik 1 (satu) orang :
 Pendidikan :
SLTA/SMK
 Pengalaman :
Pernah melaksanakan Adminstrasi Logistik.

Bengkulu, Desember 2019