Anda di halaman 1dari 73

RUANG LINGKUP ILMU Dr Indiwan seto wahjuwibowo

KOMUNIKASI
Dr INDIWAN SETO WAHJUWIBOWO MSi
Dr Indiwan seto wahjuwibowo MSi
Executive Director at RUMAH PINTAR KOMUNIKASI
Doctoral Degree of Communication Management from Universitas Indonesia
Master Trainer/ Instructor at Kementerian Komunikasi dan Informatika RI
Training Instructor: Cyber PR & Media PR/Communication Management
Lecturer & Researcher at Universitas Multimedia Nusantara

Dr Indiwan seto wahjuwibowoPractice Area:


Cyber PR and Strategic New Media for Public Relations, Strategic Corporate
MSI Communication, Brand Management, Political Public relations, Crisis &
Reputation Management, PR Writing,

Strategic new media &Communication Advisor

Indiwanx@gmail.com INSTAGRAM : indiwansetowahju_official #indiwanseto HP 082112297660

3
Jangan sampai lupa ?

 Instagram :
indiwansetowahju_official
 Hastag Instagram : #indiwanseto
#dosengaulpunyacerita

Channell Youtube :
Dosen Gaul Punya Cerita
Email :
indiwan@umn.ac.id
BUKU DI GOOGLE PLAY BOOK
Senjata penting sebagai

HUMAS
PEMERINTAH
Ja g o fot og rafi , Videografi , pin t er menul i s
J ag o Pi d a to , p in t er n go m o n g , jago bikin laporan
Pintar membujuk , m e n g el o la m e d i a
D e k e t w a r ta w a n
SAYA BANGGA
JADI HUMAS PEMERINTAH
i
Cita-cita saya sejak lahir…….
PEKERJAAN YANG ASYIK
K e n i k ma t a n a p a l ag i y an g k a u d u st akan ?
K OMUNIK AS I
EFEKTIF
Message yang h e n d a k
disampaikan akhirnya
t i d ak samp ai
SAYA SUKA Public Relations
PEKERJAAN SAYA
KEMAHIRAN KOMUNIKASI
SA YA SEL A L U T IN G K A T K A N
a ta
Humas
u Pemerintah:
IDEAL V S KENYATAAN
3K
d a la m ko m un ika si

KONFIDEN
K ONS IS TEN
KREDIBILITI
JUJUR & TERBUKA
K omu n i kas i a n t a r a bos d a n pekerja
Feedback bersifat positif
KOMUNIKATOR
TERHEBAT
"It w a s the content. I wasn’t a great communicator, but I
communicated great things, a n d they didn’t spring full bloom
from my brow, they c am e from the heart of a great nation —
from our experience, our wisdom, a n d our belief"
-Ronald Reagan
SEDERHANAKAN PESAN
"Biar jelas. b i a r jelas, b i a r jelas" - N a p o l eon B o n a p a r t e
K AITK AN
ISI PESAN
DENGAN
AUDIENS
"They can not communicate because
they a r e separated."
- M ar t in Luther King, J r .
KENALI AUDIENS
Sesuaikan mesej d e n g a n l a t a r b e l a k a n g m e r e k a
SELIPKAN HUMOR
K e n a p a harus serius sepanjang masa?
Komunikasi

BUKAN LISAN
KITA MEMILIKI SATU
MULUTsupaya
& DUA TELINGA
kita lebih b a n y a k
mendengar daripada berbicara
CARI REFERENSI ILMIAH
Lingkup Media Kehumasan
• Identifikasi stakeholders/target khalayak
• Kebutuhan informasi
• Tujuan komunikasi
• Jenis dan Karakteristik Media
• Pemilihan media yang tepat
• Produksi media
• Konten media/strategi pesan
• Strategi komunikasi
• Efektifitas media (pengukuran dan evaluasi)
Kompetensi
Kompetensi
keterampilan
manajerial
(skill)

Kompetensi
penguasaan Kompetensi
wawasan profesionalisme
(knowledge)

42
TUNTUTAN
Humas Pemerintah

Humas Pemerintah adalah lembaga


humas dan/atau praktisi humas
pemerintah yang melakukan fungsi
manajemen dalam bidang komunikasi
dan informasi yang persuasif dan
komunikatif untuk menciptakan
hubungan yang harmonis dengan
publiknya melalui berbagai sarana
kehumasan dalam rangka menciptakan
citra positif instansi pemerintah.
Lembaga Humas Saat Ini
MENTERI

STAF AHLI SESMEN/SESJEN

BIRO BIRO BIRO HUMAS


PERENCANAAN UMUM DAN HUKUM

DEPUTI/DIRJEN DEPUTI/DIRJEN DEPUTI/DIRJEN

Garis koordinasi terputus-putus menunjukkan bahwa Biro Humas dan Hukum memiliki
wewenang untuk menginformasikan program yang akan atau sedang dilakukan kepada
seluruh biro dan deputi yang ada di bawah kementerian dan, sebaliknya, seluruh biro dan
deputi yang ada di bawah kementerian berkoordinasi dengan Biro Humas dan Hukum untuk
menginformasikan program yang akan atau sedang dilakukan sehingga pengelolaan
komunikasi dan informasi dapat terpadu.
Kelembagaan Humas Masa Datang
MENTERI

STAF AHLI SESMEN/SESJEN

BIRO BIRO BIRO HUMAS


PERENCANAAN UMUM

DEPUTI/DIRJEN DEPUTI/DIRJEN DEPUTI/DIRJEN

Di masa datang, diharapkan muncul kelembagaan ideal humas pemerintah yang memiliki
struktur lebih baik.
Dengan kelembagaan ideal humas pemerintah seperti di atas, humas diharapkan lebih
optimal di dalam melakukan tugas, fungsi, dan perannya.
Ketentuan Dalam PerMenPAN 12/2005

1. Pengertian Umum: humas, lembaga humas pemerintah, praktisi


humas, instansi pemerintah, aparatur negara, dan kode etik humas;
2. Asas Umum: keterbukaan, obyektif, jujur, tepat janji, etis,
profesional, dan akuntabel.
3. Ruang Lingkup Humas Pemerintah.
4. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Humas Pemerintah;
5. Fungsi dan Strategi Humas Pemerintah.
6. Pemangku Kepentingan (stakeholders).
7. Etika Profesi, Kode Etik, dan Implikasi Hukum Humas Pemerintah.
8. Perencanaan Strategis dan penyusunan program humas pemerintah.
9. Pengukuran dan Evaluasi Kegiatan Humas Pemerintah.
10. Hubungan Humas Pemerintah dengan Publik ()internal, eksternal,
11. Pemanfaatan Teknologi Informasi (e-Government).
12. Organisasi, SDM, dan Pola Rekruitmen.
13. Ketentuan Penutup.
2011 - 2012
Transformasi Kehumasan

Lima Pedoman Umum Kehumasan


1. PerMenPAN dan RB No. 27 Tahun 2011 tentang Pedoman
Umum Audit Komunikasi di Instansi Pemerintah
2. PerMenPAN dan RB No. 28 Tahun 2011 tentang Pedoman
Umum Komunikasi Organisasi di Instansi Pemerintah
3. PerMenPAN dan RB No. 29 Tahun 2011 tentang Pedoman
Umum Komunikasi Krisis Kehumasan di Instansi
Pemerintah;
4. PerMenPAN dan RB No. 30 Tahun 2011 tentang Pedoman
Umum Tata Kelola Kehumasan di Instansi Pemerintah;
5. PerMenPAN dan RB No. 31 Tahun 2011 tentang Pedoman
Umum Infrastruktur Kehumasan di Instansi Pemerintah.

50 50
2013 - 2014
Konseptualisasi Kehumasan
1. Pedoman Umum Opini Publik di Lingkungan Instansi
Pemerintah
2. Pedoman Umum Mekanisme Hak Jawab di Lingkungan
Instansi Pemerintah
3. PedomanUmum Keterampilan Lobi dan Negosiasi di
Lingkungan Instansi Pemerintah
4. PedomanUmum Manajemen Even di Lingkungan Instansi
Pemerintah
5. PedomanUmum Corporate Social Responsibility (CSR) di
Lingkungan Instansi Pemerintah
6. PedomanUmum Manajemen Citra dan Reputasi di
Lingkungan Instansi Pemerintah

51
Kebijakan
Kebijakan(2012)
(2011)

PerMenPAN dan RB Nomor PerMenPAN dan RB Nomor


54 Tahun 2011 tentang 82 Tahun 2012 tentang
Pedoman Umum Pedoman Penulisan dan
Pemetaan Pemangku Presentasi Hubungan
Kepentingan di Lingkungan Masyarakat Instansi
Instansi Pemerintah Pemerintah

PerMenPAN dan RB Nomor


PerMenPAN dan RB Nomor
55 Tahun 2011 tentang
83 Tahun 2012 tentang
Pedoman Umum
Pedoman Pemanfaatan
Hubungan Media di
Media Sosial Instansi
Lingkungan Instansi
Pemerintah
Pemerintah
52
Paradigma Kehumasan

PARADIGMA LAMA PARADIGMA BARU


RESPONSIBLE
REACTIVE PROACTIVE

PAST PRESENT FUTURE

53
Tugas Humas Pemerintah

1. Melaksanakan komunikasi timbal balik antara instansi


pemerintah dan publik yang terencana untuk menciptakan
saling pengertian dalam mencapai tujuan, demi memperoleh
manfaat bersama;
2. Meningkatkan kelancaran arus informasi dan aksesibilitas
publik;
3. Meningkatkan koordinasi dalam penyebarluasan informasi
tentang kebijakan pemerintah;
4. Membangun citra dan reputasi positif.

54
Peran Humas Pemerintah

• Komunikator
Humas pemerintah berperan membuka akses dan saluran komunikasi dua arah, antara instansi
pemerintah dan publiknya, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui sarana
kehumasan.
• Fasilitator
Humas pemerintah berperan menyerap perkembangan situasi dan aspirasi publik untuk dijadikan
masukan bagi pimpinan instansi pemerintah dalam pengambilan putusan.
• Diseminator
Humas pemerintah berperan dalam pelayanan informasi terhadap internal organisasi dan publiknya,
baik langsung maupun tidak langsung, mengenai kebijakan dan kegiatan masing-masing instansi
pemerintah.
• Katalisator
Humas pemerintah berperan dalam melakukan berbagai pendekatan dan strategi guna
mempengaruhi sikap dan pendapat publik untuk menyelaraskan kepentingan pemerintah dengan
publik.
• Konselor, Advisor, dan Interprator
Humas merupakan konsultan, penasihat, dan penerjemah kebijakan pemerintah.
• Prescriber
Humas berperan sebagai salah satu instrumen strategis pemimpin puncak penentu kebijakan.

55
Fungsi Humas
• analisis masalah, penetapan tujuan, publik sasaran,
Programming: jenis dan njadwal kegiatan, anggaran, pembagian
tugas dan wewenang.

• bekerjsama dan menjalin hubungan di dalam dan luar


Relationship: lembaga.

Writing and • penulisan dan penyuntingan news release, newsletter


atau house journal, booklet, laporan tahunan.
Editing:

• membangun sistem informasi, seperti intranet dan


Information: internet.
Fungsi Humas
• produksi media sendiri, seperti majalah atau
Production suratkabar lembaga atau media online.

• menyelenggarakan konfernsi pers, pamaeran,


Special Events ulang tahun perusahaan, pemberian penghargaan,
kunjungan perusahaan.

Speaking • Keterampilan berbicara di depan publik.

Research and • pengumpulan fakta, baik dilakukan baik secara


formal (penelitian) maupun secara informal
Evaluation (evaluasi sederhana)
Kendala Humas Pemerintahan
Lemahnya struktur dan kultur • Selain struktur organisasi humas masih sangat bervariasi, baik di
organisasi humas di sebagian tingkat pusat maupun daerah, kultur pikiran para pejabat dan
besar instansi pemerintahan. petugas humas yang ada juga masih cenderung “to be served”
ketimbang “to serve” publik.

• Bahwa saat ini hampir seluruh humas di pemerintahan belum


Infrastruktur. memiliki sarana dan prasarana yang memadai, seperti ruang kerja,
peralatan kantor, dan sarana penunjang lainnya.

Sumber Daya Manusia yang


belum memenuhi kualifikasi • Sempat ada sejumlah anggapan, bahwa divisi humas adalah tempat
buangan, dan hanya pelengkap suatu organisasi di departemen
sebagai petugas/pejabat maupun di Pemerintah daerah
humas.

Belum bisa meraih


kepercayaan publik.
Reformasi Humas

Humas Pemerintah harus


Kegiatan Humas harus
memperkuat data base
berbasis media online
sebagai sumber informasi
(internet).
publik.

Humas Pemerintah selain


menggunakan media
Humas Pemerintah perlu
massa, juga perlu
melakukan Strategi Media
membuat House Journal
Relations yang efektif.
(media lembaga) yang
efektif.
Kualifikasi SDM Humas
Ability to communicate
• Lisan dan Tulisan
(Kemampuan Berkomunikasi)

Ability to organize
• antisipasi masalah, perencanaan kegiatan, melaksanakan
(Kemampuan kegiatan, membuat anggaran
Mengorganisasikan)

Ability to get on with people


• kerjasama, menjaga komunikasi dengan orang lain, bergaul
(kemampuan Membina dengan berbagai tingkatan, diperlukan wawasan luas
Relasi)

Personality Integrity
• memiliki pribadi yang jujur, bersikap profesional
(berkepribadian yang utuh)

Imagination • banyak ide dan gagasan, mampu memecahkan masalah,


(memiliki imajinasi yang kuat) melahirkan kreativitas kerja
Kondisi Yang Diharapkan

Pengelolaan, penyediaan, dan pelayanan informasi, serta


budaya organisasi positif dapat optimal apabila komunikasi
organisasi dalam instansi pemerintah telah berjalan dengan
baik sehingga mampu menciptakan kondisi sebagai berikut:

a. Citra yang baik dan bereputasi (good image);


b. Itikad baik (goodwill);
c. Saling memahami (mutual understanding);
d. Saling percaya (mutual confidence);
e. Saling menghargai (mutual appreciation);
f. Saling bertoleransi (mutual tolerance)

61
Permasalahan
Kehumasan semakin berkembang cepat yang ditandai dengan timbulnya
situasi-situasi sebagai berikut.

1.Dinamika instansi atau perusahaan semakin besar dan berkembang.


2.Persaingan antarinstansi semakin ketat.
3.Tuntutan, keinginan, dan harapan masyarakat terhadap pelayanan
pemenuhan kebutuhan informasi makin tinggi.
4.Masyarakat semakin kritis dan mereka tidak mau kepentingannya
terganggu.
5.Perkembangan teknologi komunikasi sangat luar biasa.
6.Besarnya pengaruh opini publik terhadap citra dan reputasi positif, sikap,
perilaku, dan kelembagaan.
7.Besarnya pengaruh sosial ekonomi dan budaya terhadap perubahan
masyarakat.

62
Permasalahan

8.Besarnya pengaruh media massa dan media sosial (facebook, twitter, blog, web)
terhadap pembentukan opini publik.
9.Peledakan informasi (kuantitas, kualitas, dan kecepatan informasi) yang berpotensi
menciptakan krisis dan perbedaan persepsi.
10.Kecanggihan teknologi (cetak jarak jauh), dampak media siar baru, dan pengaruh
teknologi multimedia dapat membentuk opini menjadi kekuatan media dan publik.
11.Tuntutan perubahan pola pikir (mindset), pola budaya (cultural-set), etika, dan
kode etik kehumasan, yaitu
a. perubahan pola pikir, sikap, dan tindakan;
b. perubahan budaya kerja;
c. penegakan etika penyelenggara negara; dan
d. perubahan paradigma lama ke paradigma baru (paradigm shift).

63
STRATEGI MEDIA KEHUMASAN
MEKANISME AGENDA SETTING
( HUBUNGAN PUSAT DAN DAERAH )
AGENDA SETTING MENGENAL TIGA AGENDA :
1. AGENDA MEDIA,

2. AGENDA PUBLIK, DAN

3. AGENDA KEBIJAKAN.

4. MASING-MASING AGENDA SALING MEMPENGARUHI, KHUSUSNYA ANTARA


AGENDA KEBIJAKAN DAN AGENDA MEDIA.

5. PEMERINTAH BERUPAYA MENGEDEPANKAN AGENDA KEBIJAKAN MELALUI


MEDIA AGAR SAMPAI KE PUBLIK, SEMENTARA MEDIA MELALUI
PEMBERITAANNYA BERUPAYA MENDESAKAN AGENDANYA KEPADA
PEMERINTAH GUNA MEMPENGARUHI DAN ATAU MENGUBAH
KEBIJAKANNYA YANG SESUAI DENGAN ASPIRASI PUBLIK (AGENDA PUBLIK )
PROSES AGENDA SETTING OLEH MEDIA

REALITY NOT AGENDA


CUTTING SHOWN BY
AGENDA
MEDIA KEBIJAKAN

?
REALITY :

1. POLITIC DIRECT PUBLIC


IMPACT
2. ECONOMY PERCEPTION OF
3. SCIENCE REALITY
4. SOCIETY

MEDIA
REAL;ITY
Piramida Perencanaan Komunikasi Strategis

Martani H (2012)
Ragam Media Kehumasan
Earned Media Paid Media Owned Media

• Liputan • Advertising • Website


media • Advertorial • Blog
• Press • Buyline • Socia media
release articles • Media
• Press online
conference • Newsletter
• One on one • etc
interview
• Door stop
PERENCANAAN
• TOPIK :
• ALASAN MEMILIH TOPIK:
• TARGET SASARAN:
• INDIKATOR KEBERHASILAN
• STRATEGI DAN TAKTIK PELAKSANAAN
• JADWALPELAKSANAAN
• BIAYA
Media Relations
• Media Mapping
• Data base media
• Media Monitoring
• Media Analysis and Recommendation
• Aktifitas dengan media
• Media kit
• Media handling

Anda mungkin juga menyukai