Anda di halaman 1dari 1

Pendahuluan

Latar Belakang

Kucing adalah salah satu hewan yang mudah bersosialisasi dengan manusia. Berbagai
jenis penyakit dapat menyerang kucing, baik yang bersifat infeksius maupun non-infeksius.
Banyak diantara penyakit tersebut yang tidak dapat ditangani dengan obat-obatan, sehingga
untuk penanganannya dibutuhkan tindakan pembedahan. Anestesi merupakan tahapan yang
sangat penting pada tindakan pembedahan, karena pembedahan tidak dapat dilakukan bila
anestesi belum dilaksanakan. Terdapat tiga jenis anastesi yaitu anastesi lokal, regional dan
anastesi general. Anestesi umum dapat diberikan secara parenteral dan inhalasi (Sudisman et
al. 2012).
Anastesi perinhalasi merupakan anastesi general yang bekerja dengan cara
mempengaruhi reseptor GABA, glisin, asetilkolin, serotonin, dan NMDA. Pada anestesi per
inhalasi oksigenisasi dapat dipertahankan karena adanya pemasukan oksigen yang cukup
walaupun terjadi penurunan fungsi fisiologis yang lain. Kekurangan oksigen akan
menyebabkan gangguan metabolisme tubuh karena kadar oksigen untuk reaksi oksidasi di
jaringan tidak mencukupi (Maya 2006)
Atropin sulfat merupakan premedikasi yang diberi sebelum pemberian anastesi yang
bertujuan untuk mengurangi sekresi lendir air liur. Atropin termasuk dalam kelompok obat
yang disebut agen antikholinergik dengan cara kerja menghambat efek saraf parasimpatis .
Selama anestesi dan bedah, atropin digunakan untuk membantu menjaga jantung berdetak
normal. (Gorda 2010).

Tujuan

Mengetahui teknik aplikasi obat anastesi perinhalasi, mengetahui efek anastesi


perinhalasi pada setiap stadium anastesi, dan mengetahui pengaruh atropine sebagai
premedikasi pada anastesi perinhalasi

Sudisman IGN, Widodo S., Sajuthi D., Soehartono H. 2012. Anestesi infus gravimetrik
ketamin dan propofol pada anjing. Jurnal Veteriner. Vol. 13 (2) : 190.

Maya, E. 2006. Pengaruh Anestesi Per-injeksi dan Anestesi Per-inhalasi terhadap Nilai
Saturasi Oksigen dan Nilai Fisiologis Lainnya pada Kucing Lokal (Felis domestica) selama
Enterotomi. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Gorda IW.,Wardhita AGJ.2010. Perbandingan waktu induksi,durasi dan pemulihan anestesi


dengan penambahan premedikasi atropin-xylazin dan atropin-diazepam untuk anestesi umum
ketamin pada burung merpati (Columba livia). Buletin Veteriner Udayana
Vol.2 (2):93