Anda di halaman 1dari 7

Perjudian

(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda
paling banyak dua puluh lima juta rupiah, barang siapa tanpa mendapat izin :

a. dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan


judi dan menjadikannya sebagai pencaharian, atau dengan sengaja turut serta
dalam suatu kegiatan usaha itu;

b. dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan kepada khalayak


umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam kegiatan usaha
itu, dengan tidak peduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya
sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata cara;c. menjadikan turut serta
pada permainan judi ssebagai pencaharian.

(2) Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam


menjalankan pencahariannya, maka dapat dicabut haknya dalam
menjalankan pencaharian itu.

(3) Yang disebut dengan permainan judi adalah tiap-tiap permainan, dimana pada
umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada keberungtungan
belaka, juga karena pemainya lebih terlatih atau lebih mahir. Disitu termasuk segala
pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak
diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain, demikian juga segala
pertaruhan lainnya.

definisi dari permainan yang digolongkan sebagai judi diatur dalam Pasal 303
ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana(“KUHP”):

“Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan, di mana pada


umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan
belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. Di situ termasuk
segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya
yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau
bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya.”

Dari ketentuan KUHP tersebut dapat kita lihat bahwa dalam permainan judi, terdapat
unsur keuntungan (untung) yang bergantung pada peruntungan (untung-untungan) atau
kemahiran/kepintaran pemain. Selain itu, dalam permainan judi juga melibatkan adanya
pertaruhan
Jadi sesuai ketentuan Pasal 303 KUHP, setiap permainan yang kemungkinan untuk
mendapatkan keuntungannya adalah bergantung pada peruntungan atau kemahiran
pemain dan melibatkan pertaruhan di dalamnya, maka perbuatan tersebut adalah judi.
Dalam hal ini, jika permainan catur tersebut melibatkan pertaruhan, maka termasuk
sebagai judi.

Jadi, kembali pada yang Anda tanyakan apakah permainan ketangkasan termasuk
kategori judi di mana pemenangnya hanya diberikan hadiah berupa barang yaitu
misalnya permainan lempar gelang. Pada dasarnya memang lempar gelang dapat
termasuk permainan judi jika melihat pada ketentuan di atas dan jika permainan
tersebut dilakukan untuk mencari keuntungan. Namun, kegiatan tersebut tidaklah
menjadi perjudian apabila tujuannya hanya sebagai permainan hiburan (misalnya,
seperti yang ada di tempat-tempat rekreasi atau tempat bermain anak) dan bukan untuk
mencari keuntungan dengan melibatkan adanya pertaruhan.

Menurut Kartini Kartono,”perjudian adalah pertaruhan dengan sengaja, yaitu


mempertaruhkan satu nilai atau sesuatu yang dianggap bernilai, dengan menyadari
adanya risiko dan harapan-harapan tertentu pada peristiwa-peristiwa permainan,
pertandingan, perlombaan dan kejadiankejadian yang tidak atau belum pasti hasilnya

Unsure unsure perjudian

1. Permainan/perlombaan.
Perbuatan yang dilakukan biasanya berbentuk permainan atau perlombaan. Jadi
dilakukan semata-mata untuk bersenang-senang atau kesibukan untuk mengisi
waktu senggang guna menghibur hati. Jadi bersifat rekreatif. Namun disini para
pelaku tidak harus terlibat dalam permainan. Karena boleh jadi mereka adalah
penonton atau orang yang ikut bertaruh terhadap jalannya sebuah permainan
atau perlombaan
2. Untung-untungan.
untuk memenangkan permainan atau perlombaan ini lebih banyak digantungkan
kepada unsur spekulatif/kebetulan atau untung-untungan. Atau factor
kemenangan yang diperoleh dikarenakan kebiasaan atau kepintaran pemain
yang sudah sangat terbiasa atau terlatih
3. Ada taruhan.
Dalam permainan atau perlombaan ini ada taruhan yang dipasang oleh para
pihak pemain atau bandar. Baik dalam bentuk uang ataupun harta benda
lainnya. Bahkan kadang istripun bisa dijadikan taruhan. Akibat adanya taruhan
maka tentu saja ada pihak yang diuntungkan dan ada yang dirugikan. Unsur ini
merupakan unsur yang paling utama untuk menentukan apakah sebuah
perbuatan dapat disebut sebagai judi atau bukan

Dan secara hukum orang dapat dihukum dalam perjudian, ialah :


1) Orang atau Badan Hukum (Perusahaan) yang mengadakan atau memberi
kesempatan main judi sebagai mata pencahariannya, dan juga bagi mereka
yang turut campur dalam perjudian (sebagai bagian penyelenggara judi) atau
juga sebagai pemain judi. Dan mengenai tempat tidak perlu ditempat umum,
walaupun tersembunyi, tertutup tetap dapat dihukum ;
2) Orang atau Badan Hukum (Perusahaan) sengaja mengadakan atau memberi
kesempatan untuk main judi kepada umum, disini tidak perlu atau tidak
disyaratkan sebagai mata pencaharian, asal ditempat umum yang dapat
dikunjungi orang banyak/umum dapat dihukum, kecuali ada izin dari pemerintah
judi tersebut tidak dapat dihukum ;
3) Orang yang mata pencahariannya dari judi dapat dihukum ;
4) orang yang hanya ikut pada permainan judi yang bukan sebagai mata
pencaharian juga tetap dapat dihukum. (vide, pasal 303 bis KUHP).
Dan secara hukum orang dapat dihukum dalam perjudian, ialah :
Orang atau Badan Hukum yang:
a. mengadakan atau memberi kesempatan main judi sebagai mata
pencahariannya.
b. mereka yang turut campur dalam perjudian (sebagai bagian penyelenggara
judi)

PERAN PERAN MASING TERSANGKA

1. Peran MANAGER
a. Secara umum mengawasi jalan nya permainan agar tidak ada kendala
b. Secara umum mengawasi kerja karyawan agar tidak ada kecurangan
c. Mengatur/menseting prosentase kemenangan mesin.
d. Mendapatkan gaji 300 Ribu perhari dan Bonus
e. Kerja di permainan mesin sejak tahun 2006
2. Peran PENGAWAS
a. mengawasi wasit agar tidak terjadi kecurangan
b. memastikan mesin dapat di operasionalkan dengan baik
c. mendapatkan gaji Rp. 300 ribu perhari tanpa Bonus
d. kerja di permainan mesin sejak 2016
3. Peran KASIR
a. Menerima pembelian Voucher dari pemain
b. Menerima penukaran Voucher dengan hadiah dari pemain
c. Menyerahkan hadiah kemenangan kepada pemain
d. Menyetorkan uang hasil penukaran Voucher kepada Manager
e. Mendapat gaji Rp. 200 ribu perhari
f. NUKE kerja di bali sejak tahun 2016
g. INDIRAWATI kerja di bali sejak KAISAR ZONE 2015
h. PINKAN kerja di bali sejak tahun 2016
4. Peran WASIT
a. Menerima penyerahan Voucher dari pemain
b. Membuka kunci mesin
c. Mengisi point pada awal permainan
d. Menghentikan permainan
e. Memberikan Voucher ke pemain sesuai sisa Point.
f. Mendapatkan gaji Rp. 200 ribu per hari.
g. Isnaini kerja di permainan mesin sejak 2016
h. Bariah kerja di permainan mesin sejak 2016
i. Erwin kerja di permainan mesin sejak 2016
j. Yudi yosta kerja di permainan mesin sejak 2016
k. Defirosita kerja di permainan mesin sejak 2016
l. Miapujiasih kerja di permainan mesin sejak 2016
m. Dian indah kerja di permainan mesin sejak 2016
n. Ni komang kerja di permainan mesin sejak 2016
o. Wayan putrid kerja di permainan mesin sejak 2016

Yurisprudensi tindak pidana perjudian mesin ding dong

1. Putusan Pengadilan Negeri Denpasar No. Putusan Nomor


1005/Pid.B/2015/PN Dps tanggal 16 Desember 2015. Atas nama terdakwa
CIN CUAN, ISWANDI dan BUN LAI berperan sebagai Pengawas, NI LUH
SUGATI dan HANA LARAS MUSLIMAH berperan sebagai Kasir, WELI
ASMOROWATI, FATIMAH dan RINA LESTIASNA berperan sebagai Wasit.
Dengan Putusan yang pada intinya, antara lain:
a. Menyatakan terdakwa CIN CUAN, ISWANDI dan BUN LA, NI LUH
SUGATI dan HANA LARAS MUSLIMAH, WELI ASMOROWATI,
FATIMAH dan RINA LESTIASNA terbukti secara syah dan meyakinkan
bersalah melakukan tindak pidana Perjudian.
b. Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa oleh karena itu dengan
pidana penjara masing-masing selama : 3 (tiga) bulan dan 15 (lima belas)
hari.
c. Menetapkan Barang bukti di rampas untuk di musnahkan.

2. Putusan Pengadilan Negeri Denpasar No. Putusan Nomor : 1006 / Pid.B /


2015 / PN.Dps tanggal 16 Desember 2015. Atas nama terdakwa TAN KANG
SEN berperan sebagai Manager, WAWAN SISWANTO, FITRI, ELIS DIA
ANITA, IMTIROH ULFA, NURHAYATI berperan sebagai Wasit, SEPTIANI
SUSANTI, CRISYE YULIA CAHYANING YORDANI, berperan sebagai Kasir.
Dengan Putusan yang pada intinya, antara lain:
a. Menyatakan terdakwa TAN KANG SEN WAWAN SISWANTO, FITRI,
ELIS DIA ANITA, IMTIROH ULFA, NURHAYATI SEPTIANI SUSANTI,
CRISYE YULIA CAHYANING YORDANI terbukti secara syah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Perjudian.
b. Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa oleh karena itu dengan
pidana penjara masing-masing selama : 3 (tiga) bulan dan 15 (lima belas)
hari.
c. Menetapkan Barang bukti di rampas untuk di musnahkan.

3. Putusan Pengadilan Negeri Denpasar No. Putusan Nomor


183/Pid.B/2016/PN Dps tanggal 17 Maret 2016. Atas nama terdakwa
ROBERTA berperan sebagai Manager dan TEK SUN berperan sebagai
Pengawas di arena permainan judi mesin JB ZONE yang beralamat di
Pertokoan Benoa Square lantai III Jalan By Pas Ngurah Rai Desa Kedongan
Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung.
Dengan Putusan yang pada intinya, antara lain:
a. Menyatakan terdakwa ROBERTA dan TEKSUN terbukti secara syah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Perjudian.
b. Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa oleh karena itu dengan
pidana penjara masing-masing selama : 2 (dua) bulan dan 15 (lima belas)
hari.
c. Menetapkan Barang bukti di rampas untuk Negara.

4. Putusan Pengadilan Negeri Denpasar No. Putusan Nomor


184/Pid.B/2016/PN Dps tanggal 17 Maret 2016. Atas nama terdakwa
HERMANTO, BIMA PRIMANDA dan FEBRI ADI SETIAWAN berperan
sebagai Wasit di arena permainan judi mesin JB ZONE yang beralamat di
Pertokoan Benoa Square lantai III Jalan By Pas Ngurah Rai Desa Kedongan
Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung.
Dengan Putusan yang pada intinya, antara lain:
a. Menyatakan terdakwa HERMANTO, BIMA PRIMANDA dan FEBRI ADI
SETIAWAN terbukti secara syah dan meyakinkan bersalah melakukan
tindak pidana Perjudian.
b. Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa oleh karena itu dengan
pidana penjara masing-masing selama : 2 (dua) bulan dan 15 (lima belas)
hari.

5. Putusan Pengadilan Negeri Denpasar No. Putusan Nomor


185/Pid.B/2016/PN Dps tanggal 17 Maret 2016. Atas nama terdakwa SRI
HANDAYANI dan SRI HAMBAYANI berperan sebagai Kasir di arena
permainan judi mesin JB ZONE yang beralamat di Pertokoan Benoa Square
lantai III Jalan By Pas Ngurah Rai Desa Kedongan Kecamatan Kuta Selatan
Kabupaten Badung.
Dengan Putusan yang pada intinya, antara lain:
a. Menyatakan terdakwa SRI HANDAYANI dan SRI HAMBAYANI terbukti
secara syah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana
Perjudian.
b. Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa oleh karena itu dengan
pidana penjara masing-masing selama : 2 (dua) bulan dan 15 (lima belas)
hari.