Anda di halaman 1dari 3

NAMA : ACHMAD SOFYAN FIRDAUS

NIM : 061711133106

KELOMPOK : MYCOBACTERIUM

SUBTEMA : ANIMAL HEALTH

KURANGNYA FASILITAS DAN LAYANAN KESEHATAN HEWAN

Dewasa ini penyakit-penyakit hewan baik yang menular maupun tidak menular sangatlah
banyak hal ini disebabkan oleh virus seperti :

1,. Newcastle Disease atau NCD yaitu biasa diknal dengan penyakit sampar ayam atau
Tetelo. Penyakit ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus NCD dari golongan
Paramyxovirus. Dan virus ini menyerang alat pernafasan, alat reproduksi, jaringan syaraf
dan sebagainya.

2. rabies yaitu disebabkan oleh neutropik. Rabies menyerang system syaraf pusaat hewan
dengan berdarah panas,. Hewan yang terserang virus ini dapat menjadi lebh ganas dan
bahkan menyerang manusia.

3.papillomatosis atau kutil pada sapi aitu disebabkan olehvirus BPV atau Bovine Papilloma
Viarus. Biasanya menyerang pada hidung, putting, gland penis, leher, kepala, aluran
pencernaan dan versika vrinaria.

4. penyakit Tetelo yaitu disebabkan oleh virus NCDV atau new castle disease virus.
Penyakit ini menyerang hewan ungags khususnya pada ayam.

5. Penyakit kuku dan mulut yaitu virus menyerang hewan yang berkuku seperti sapi,
kerbau, kambing, babi, kucing, dan hewan berkuku lainnya.

Dan selain beberapa virus tersebut masih banyak virus lainnya yang bisa menyerang
hewan. Jika berbicara tentang ternak terutama di daerah Jawa Timur tentulah Jember adlah
penghasil ternak terbesar di JawaTimur karena di kota Jember suasana lingkungannya
sangat mendukung untuk melakukan ternah entah itu ternak besar ataua ternak kecil di
Jember masih banyak tanah yang kosong sekaligus pakan ternak alami,seperti rumput dan
pepohonan (daunnya) namun disitu ada beberapa masalah untuk beternak di Jember sebagai
pusat ternak di Jember, karena Jember sebagai pusat ternak di Jawa Timur saat ini sangat
membutuhkan Pusat Kesehatan Hewan (puskeswan). Dimana, dalam permentan No
64/2009 wilayah puskeswan bisa meliputi 1-3 kecamatan dengan populasi ternak besar
sebanyak 20000 hewan.

Hal ini diuangkapkan oleh Ka Disperikel Ir.Mahfud Effendi, saat mendampingi ersatuan
Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jemeber bersama Bupati Jember dr. Hj Fida MMR di
lobby bupati Jember.

Sementaraitu kabupaten Jember hanya mempunyai 1 puskeswan, yaitu di kecamatan


Ambulu saja. Sedangkan 2 lainnya masih menumpang di RPH kecamatan Rambipuji Dan
Sukowono. Puskeswan ini mencegah penyerbaran wabah atau virus hewan, termasuk
melakukan pelaporan secara terkala terhadap penyakit yang selama ini menyebar.

Selain itu di Jember juga kekuranagan tenaga ahli atau teknisi dari kedokteran hewan yang
memang selama ini jumlahnya masih terbatas di Indonesia khususnya di daaerah-daerah
yang terpencil dimana kebanyakan penyakit hewan yang presentasena sangat besar.
Sementara itu Bupati Jember dr.Faida MMR meminta agar semua ini direncanakan sesuai
dengan apa yang diharapkan peternak yang ada di lapangan sehingga nantinya
pembangunan Pusat Kesehatan Hewan (puskeswan) tidak sia-sia atau tidak sesuai dengan
keinginan peternak. Termasuk juga analisa aturan yang berlaku. Bupati Jember dr.Faida
mengingatkan bahwa sejatinya pembangunan di Jember ini adalah memprioritaskan
pembangunan Sumber Daya Manusia yang diaharapkan bisa mengelola peternakan dengan
baik serta menjaga kesehatan lingkungan melalui hewan. Oleh karena itu, dengan program
satu desa satu pembimbing dan beberpa teknisi dan satu puskeswan Bupati berharap Jember
bisa meningkatkan kesehatan lingkungan melalui hewan serta menambah kemajuan ternak
di Jawa Timur terutama di Jember. Karena dengan adanya puskeswan dan medic veteriner
di desa yang ada di Kabupaten Jember bisa memberikan penyuluhan serta pengobatan
daengan cepat dan tanggap. Sehingga setidaknya akan mengurangi resiko penyakit-
penyakit yang terjadi di hewan baik yang menular maupun yang tidak menular.

Sumber :

https://jemberkab.go.id/menggagas-pusat-kesehatan-hewan-puskeswan/

http://pengayaan.com/10-jenis-virus-yang-menyerang-hewan/

www.unair.ac.id