Anda di halaman 1dari 15

Saat memasuki trimester ketiga, maka calon ibu sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya

untuk menyambut si buah hati. Karenanya ketahui perkembangan dan tanda apa saja yang
dirasakan ibu saat usia kehamilan trimester ketiga.

Saat memasuki usia kehamilan ini sang calon ibu mulai dipicu rasa cemas, takut dan bahagia
karena akan menyambut si buah hati yang sudah dikandungnya hampir sembilan bulan. Seperti
dikutip dari WebMD, Jumat (30/4/2010) ini dia perkembangan ibu dan sang calon buah hati di
trimester ketiga kehamilan, yaitu:

Bulan ketujuh

Kondisi ibu:

1. Terkadang ibu mengalami kontraksi, meskipun tidak sakit tapi perut akan terasa kaku.
2. Mulai merasakan nyeri dan pegal di bagian pinggang dan persendian tulang belakang.
3. Nafas menjadi pendek saat melakukan aktivitas yang agak berat.
4. Ibu mulai merasakan gerah dan mudah berkeringat karena beban yang dikandungnya
semakin besar.
5. Naluri keibuan biasanya sudah mulai tumbuh.
6. Terkadang pembengkakan tidak hanya terjadi di kaki tapi juga di tangan.

Yang harus dilakukan:

1. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi, karena
dapat menyebabkan penyumbatan jalannya aliran darah.
2. Memperbanyak konsumsi susu.
3. Melakukan pijatan lembut dengan menggunakan minyak di kaki untuk mengurangi kram.
4. Tetap melakukan olahraga ringan dan menghindari pekerjaan yang berat.

Kondisi bayi:

1. Pendengaran bayi mulai optimal sehingga dapat menanggapi rangsangan seperti suara,
rasa sakit dan cahaya.
2. Bayi mulai sering berubah posisi yang dirasakan juga oleh ibu.
3. Pada akhir bulan ketujuh, lemak mulai disimpan pada tubuh bayi.
4. Saat ini bayi bisa memiliki panjang sekitar 36 cm dan berat sekitar 1-1,8 kg.

Bulan kedelapan
Kondisi ibu:

1. Ibu mulai merasakan ingin buang air kecil, karena letak janin yang mulai membesar dan
mendesak kandung kemih.
2. Beban yang harus dibawa ibu semakin besar sehingga membuatnya mudah capek dan
lelah.
3. Ligamen di seputar daerah pelvix mulai meregang untuk memudahkan proses kelahiran
bayi. Kondisi ini seringkali mengakibatkan sakit punggung.
4. Tidur mulai terganggu karena bayi sudah semakin aktif bergerak di dalam rahim.
5. Beberapa ibu ada yang mengalami sembelit akibat terganggunya proses pencernaan.

Yang harus dilakukan:

1. Mulailah mempersiapkan mental dan fisik dalam menghadapi proses persalinan.


2. Menghindari perubahan suhu yang ekstrim seperti terlalu panas atau terlalu dingin,
karena pembuluh darah agak sedikit lebih peka.
3. Sebaiknya mengonsumsi makanan yang banyak serat seperti buah dan sayur serta
perbanyak minum.
4. Ibu cenderung lebih sensitif karena kondisi tubuh yang mudah capek dan lelah.
5. Sebaiknya ibu hamil tidak menahan rasa ingin buang air kecil.
6. Jika kontraksi terjadi selama beberapa menit lalu menghilang, maka hal ini masih wajar.
Tapi jika kontraksi disertai dengan keluarnya cairan bening atau darah sebaiknya
konsultasikan dengan dokter.

Kondisi bayi:

1. Bayi akan lebih sering menendang di dalam rahim.


2. Otak bayi berkembang pesat pada usia ini dan ia sudah dapat melihat serta mendengar.
3. Hampir sebagian besar sistem internal tubuh bayi sudah berkembang dengan baik,
kecuali paru-paru yang belum berkembang opimal.
4. Bayi semakin mengembangkan cadangan lemak di tubuhnya.
5. Saat ini bayi memiliki panjang sekitar 45 cm dan berat sekitar 2-2,7 kg.

Bulan kesembilan

Kondisi ibu:

1. Ibu akan mengalami sakit punggung akibat terjadi peregangan otot.


2. Ibu semakin sulit tidur karena mengalami kecemasan yang kadang tidak beralasan.
3. Kulit dibagian perut akan semakin gatal, tapi sebaiknya jangan digaruk dan cukup diusap
dengan baby oil atau lotion.
4. Frekuensi buang air kecil akan semakin meningkat, karena bayi semakin mendesak
kandung kemih.
5. Kontraksi akan semakin sering dirasakan oleh ibu.

Yang harus dilakukan:

1. Sebaiknya memperbanyak aktivitas berjalan kaki untuk membantu proses persalinan dan
juga memperbanyak istirahat.
2. Ibu bisa mengurangi tekanan pada kandung kemih dengan cara tidur dalam posisi miring
pada malam hari.
3. Senam hamil dan melakukan meditasi atau yoga untuk membantu otot-otot perut dan juga
membuat ibu tidak stres.
4. Usahakan untuk selalu berpikiran positif dan mulai mempersiapkan tas yang berisi
keperluan persalinan.
5. Jika terjadi kontraksi yang disertai dengan keluarnya cairan ketuban, maka usahakan
bangun secara perlahan-lahan untuk mencegah keluarnya air ketuban yang lebih banyak
dan segera bawa ke rumah sakit.

Kondisi bayi:

1. Menjelang akhir trimester paru-paru hampir sepenuhnya berkembang.


2. Refleks koordinasi bayi mulai sempurna sehingga ia dapat berkedip, menutup mata,
memutar kepala, menendang serta merespons suara, cahaya dan sentuhan.
3. Bayi akan mengubah posisi untuk mempersiapkan persalinan, yaitu bayi akan turun ke
panggul dan biasanya kepala akan menghadap ke arah jalan lahir.
4. Bayi akan terus tumbuh dan berkembang hingga nanti dilahirkan.
5. Pada usia ini bayi akan memiliki panjang sekitar 46-51 cm dan berat sekitar 3-3,2 kg.

Trimester ketiga akan menjadi pengalaman kehamilan istimewa. Tak hanya


ukurannya yang bertambah besar, namun beberapa perubahan seperti bentuk
janin, mulai dari kepala, badan, kaki dan tangan, yang terlihat lebih jelas akan
membuat Mam lebih bersemangat saat melakukan pengecekan rutin ke dokter
kandungan. Selain itu, menurut dokter Ade Permana, SpOG dari Rumah Sakit
Medika BSD, berikut beberapa hal yang terjadi pada janin dan ibu saat memasuki
trimester tiga.

Usia 25-26 minggu


Kondisi janin:
Sidik jari janin mulai terlihat dan terbentuk menjadi sebuah bentuk yang cukup
unik. Ia juga mulai meningkatkan ketangkasan tangan dan jari-jarinya. Tak heran,
saat Mam melihatnya lewat USG, mungkin saja janin sedang berpegangan pada
tali pusat atau mengisap ibu jarinya. Dari dalam tubuhnya, lemak bayi mulai
berkembang, kulitnya menjadi lebih merah dan pembuluh darahnya juga
berkembang lebih banyak. Janin akan mulai sering mengubah posisinya dan
bergerak-gerak. Ia bahkan mulai dapat membuka matanya.

Kondisi ibu:
Ukuran janin yang sudah semakin besar akan membuat tidur menjadi tidak
nyaman. Salah satu cara agar lebih dapat menikmati tidur adalah dengan tidur
miring ke kiri. Tidur dengan keadaan telentang justru dapat menekan janin ke
bawah dan membuat tubuh makin tak nyaman. Pergerakan janin bisa jadi sangat
menyakitkan pada usia kehamilan ini. Mam juga bisa mengalami migrain, namun
sebaiknya hindari mengonsumsi obat sembarangan tanpa konsultasi pada
dokter. Kabar baiknya, masuk di usia kehamilan ini rambut Anda akan terlihat
lebih bagus berkat hormon kehamilan.

Usia 27-28 minggu

Kondisi janin:
Kini warna mata janin terlihat lebih berkembang. Telinga janin juga turut
berkembang pesat. Bahkan saat Mam berbicara, ia bisa mendengarnya. Dalam
sebuah penelitian, dikatakan suara ibu mampu menenangkan janin yang
dibuktikan dari detak jantung janin yang berangsur turun saat mendengar suara
ibunya. Satu lagi organ penting yang menjadi sangat aktif pada usia kehamilan
ini, yaitu otak janin. Akan semakin banyak jaringan otak yang berkembang.

Kondisi ibu:
Kram pada kaki akan lebih sering terjadi. Gusi ibu hamil juga rentan berdarah saat
ini. Untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi, ibu hamil tetap disarankan untuk
menggosok gigi 2 kali sehari. Selain itu, ibu hamil juga menjadi lebih sering
merasakan sembelit. Ini terjadi akibat hormon kehamilan yang sedang
melonggarkan ligamen sebagai persiapan persalinan. Efeknya, otot-otot sekitar
usus juga mengendur dan pencernaan jadi berjalan lebih lambat.

Usia 29-30 minggu

Kondisi janin:
Ukuran janin sekarang bertambah besar dan terlihat lebih proporsional, hanya
saja bagian kepalanya masih terlihat lebih besar dibandingkan tubuhnya. Janin
menjadi lebih sering bergerak dan mulai merespon segala jenis rangsangan,
mulai dari makanan yang ibu konsumsi, suara dan cahaya. Inilah saatnya bagi
Mam untuk memerhatikan gerakan atau tendangan janin. Bila gerakan tiba-tiba
berkurang, atau dirasa janin diam dalam waktu yang lama, coba minum segelas
air. Bila tak ada perubahan, bisa segera menghubungi dokter atau bidan. Bentuk
otak janin akan mengalami perubahan penampilan pada periode ini. Perubahan
inni memungkinkan lebih banyak lagi jaringan otak yang berkembang.

Kondisi ibu:
Pada trimester ini, tekanan darah akan menurun akibat pembuluh darah yang
melebar untuk mengatasi aliran darah ekstra. Itulah sebabnya, ibu hamil biasanya
akan merasa lebih sering merasa pusing dan lemas, terutama saat berdiri dengan
cepat. Selain itu, umumnya ibu hamil mulai sering buang air kecil. Ini disebabkan
oleh ukuran janin yang mulai besar, sehingga membuatnya mendesak kantung
urin.

Usia 31-32 minggu

Kondisi janin:
Sekarang kuku janin sudah sepenuhnya berkembang. Selain itu, organ lain seperti
ginjal, pankreas dan sistem pencernaan mulai berfungsi dengan baik. Janin juga
mulai berakrobatik memosisikan kepalanya di dekat jalan lahir. Otak janin juga
mulai bekerja dengan kecepatan cahaya, berkembang lebih cepat dibandingkan
sebelumnya dan menghasilkan lebih banyak lagi koneksi antar sel di dalam otak.

Kondisi ibu:
Ada kalanya ibu hamil pada trimester ini merasa gerah dan berkeringat terus
menerus. Terus cukupi kebutuhan minum agar terhindar dari dehidrasi. Beberapa
ibu juga mengalami nyeri punggung bagian bawah. Bila nyeri punggung ini
menjadi lebih parah, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter segera.

Usia 33-36 minggu

Kondisi janin:
Tulang-tulang janin memang mulai mengalami pengerasaan. Tapi ajaibnya,
tulang tengkoraknya belum menyatu dengan sempurna. Ini akan memudahkan
janin keluar dari vagina. Janin juga mulai membiasakan diri dengan kebiasaan
kita, yaitu menutup mata saat tidur dan membuka mata saat bangun. Dinding
rahim juga mulai menipis, sehingga akan lebih banyak cahaya yang masuk ke
dalam rahim. Ia pun bisa tahu antara siang dan malam hari. Sistem kekebalan
tubuhnya masih terus berkembang dan berat badannya juga terus bertambah.

Kondisi ibu:
Umumnya, ibu akan mengalami kelelahan di usia kehamilan ini. Tak heran, sebab
tubuh ibu berubah dengan sangat cepat. Istirahatlah lebih banyak pada trimester
ini. Agar lebih mudah tidur, jauhkan kafein dan gadget dari Anda. Tekanan darah
ibu juga akan lebih sering diperiksa sekarang. Dokter melakukannya untuk
mengetahui apakah ada risiko preeklamsia yang memerlukan perlakuan khusus
saat persalinan.

https://www.parentingclub.co.id/smart-stories/apa-yang-terjadi-pada-janin-dan-ibu-di-trimester-
ketiga
Apa saja nutrisi trimester ketiga yang harus
dipenuhi ibu hamil?
Nutrisi trimester ketiga hampir sama dengan nutrisi penting yang dibutuhkan ibu hamil selama
trimester kedua. Perkembangan janin dalam kandungan yang terus berlanjut dan persiapan
janin untuk dilahirkan membuat banyak nutrisi penting yang harus dipenuhi ibu hamil. Berikut ini
merupakan nutrisi trimester ketiga yang perlu dipenuhi oleh ibu hamil:

1. Asam lemak omega-3 dan kolin

Perkembangan janin masih berlanjut selama trimester ketiga, termasuk perkembangan


otak dan sistem sarafnya. Sehingga, ibu hamil perlu untuk memenuhi kebutuhan asam lemak
omega-3 dan kolin untuk mendukung perkembangan ini. Anda bisa mendapatkan asam lemak
omega 3 dan kolin ini dari ikan berlemak (seperti salmon, tuna, dan sarden) dan telur yang
diperkaya omega-3.

2. Kalsium

Perkembangan tulang bayi juga terjadi dengan sangat cepat pada trimester ketiga ini. Oleh
karena itu, ibu masih perlu untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya sebesar 1200 mg per hari.
Selain itu, bayi juga mulai menyimpan kalsium sebagai cadangan di dalam tubuhnya. Ibu hamil
bisa mendapatkan asupan kalsium dari susu dan produk susu, sayuran hijau, ikan bertulang
(seperti ikan teri dan sarden), dan kacang kedelai. Pilihlah susu dan produk susu yang rendah
lemak jika ibu ingin menjaga berat badannya.

3. Zat besi

Semakin dekat dengan waktu kelahiran, kebutuhan zat besi ibu hamil semakin meningkat. Hal
ini karena semakin banyak volume darah yang dibutuhkan ibu hamil dan janin. Kekurangan zat
besi saat kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan BBLR. Untuk itu, ibu
hamil perlu memenuhi kebutuhan zat besinya yang tinggi ini. Kebutuhan zat besi ibu hamil pada
trimester ketiga ini adalah sebesar 39 mg.

Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi ini dari konsumsi sayuran hijau (seperti bayam,
brokoli, dan daun kale), daging merah, kuning telur, dan kacang-kacangan. Kombinasikan
dengan makanan yang mengandung vitamin C saat memakan makanan tersebut. Vitamin
C dapat membantu penyerapan zat besi oleh tubuh. Selain itu, vitamin C juga dapat membantu
meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada ibu dan bayi. Anda mungkin juga butuh
mengonsumsi suplemen zat besi untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi Anda yang
tinggi ini.

4. Seng

Pada trimester ketiga, kebutuhan seng Anda sedikit meningkat dibanding trimester sebelumnya,
yaitu sebesar 20 mg. Kebutuhan zat seng yang terpenuhi dengan baik selama kehamilan dapat
mencegah bayi dari kelahiran prematur. Anda bisa memenuhi kebutuhan zat seng ini dari
daging merah, seafood, sayuran hijau (seperti bayam dan brokoli), dan kacang-kacangan.
5. Vitamin A

Kebutuhan vitamin A juga sedikit meningkat pada trimester ketiga kehamilan daripada trimester
sebelumnya. Ibu hamil harus memenuhi kebutuhan vitamin A sebesar 850 mikrogram pada saat
ini. Anda bisa mendapatkan vitamin A dari berbagai buah-buahan dan sayuran (seperti wortel,
tomat, ubi jalar, dan bayam), juga susu dan telur.

https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/nutrisi-trimester-ketiga-ibu-hamil/

Makanan yang harus dikonsumsi selama trimester


ketiga
Berikut ini daftar makanan terbaik untuk dikonsumsi di trimester ketiga:

1. Buah-buahan:

Buah-buahan segar kaya vitamin C dan memainkan peran penting dalam


perkembangan dan berfungsinya plasenta. Vitamin ini menyerap zat besi dari
makanan dan membantu dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Pada trimester ketiga, Anda harus mengonsumsi buah-buahan segar seperti
kiwi, stroberi, pisang, dan melon. Jika sedang bekerja, kemaslah irisan buah
untuk camilan dan makanlah selama istirahat.

2. Kacang-kacangan

Ini kaya akan tiamin (vitamin B1) dan serat. Anda dapat membuat sup, bubur,
atau direbus dengan memasak kacang dan menyimpannya di lemari makanan.

3. Ham dan salad sayuran

Sayuran adalah sumber yang kaya vitamin dan ham adalah penguat tiamin
yang membantu melepaskan energi dari makanan. Salad lobak, tomat, selada,
dan jagung manis, bersama dengan irisan tipis ham, adalah penyertaan yang
sangat baik dalam diet Anda selama trimester ketiga.
4. Biji dan kacang

Mengonsumsi biji dan kacang akan memberi Anda cukup tiamin, asam lemak
omega-3, dan protein. Anda dapat mengemil biji bunga matahari dan buah-
buahan kering seperti hazelnut, walnut ditambahkan dalam sereal sarapan dan
sereal bar. Anda juga dapat memilih muesli (campuran kacang-kacangan) tanpa
tambahan gula dalam sarapan atau makanan ringan dan atasnya dengan buah-
buahan segar seperti kiwi atau raspberry untuk meningkatkan rasanya.

5. Roti panggang gandum dengan kacang panggang

Sebuah roti panggang gandum dengan kacang panggang kaya akan tiamin dan
serat yang membantu menjaga tingkat energi sepanjang hari dan mencegah
sembelit.

6. Salad alpukat

Alpukat kaya akan vitamin C, E, dan serat. Campur irisan alpukat dengan
kenari, selada air, dan buah-buahan seperti mangga atau jeruk dan tambahkan
perasa pilihan Anda.

7. Kubis Brussel

Sayur ini kaya vitamin C dan K, menjadi makanan yang baik untuk Anda. Kubis
Brussel bisa dikukus atau di masak dalam microwave sampai matang atau
campur dengan daun bawang, bawang putih, dan jahe.

8. Salmon

Trimester ketiga dikaitkan dengan perkembangan otak bayi. Ikan salmon


adalah sumber asam lemak omega-3 dan DHA, yang penting untuk
perkembangan sistem saraf bayi. Namun, Anda dapat mengonsumsi salmon
dalam jumlah terbatas dan memasaknya dengan benar.
9. Telur

Ini adalah sumber kolin yang baik, yang membantu dalam berfungsinya sel-sel
dan untuk perkembangan bayi yang cepat. Kolin membantu perkembangan
ingatan dan mengurangi risiko gangguan ginjal dan pankreas. Anda dapat
menambahkan telur rebus ke dalam sarapan.

10. Ekstrak ragi

Ekstrak ragi kaya akan folat. Anda bisa menaburkannya di atas roti panggang
dan menaruhnya dengan keju cottage, alpukat tumbuk atau tomat.

11. Pepaya matang

Ini adalah sumber vitamin C, serat, potasium, dan folat (10). Ini juga
membantu dalam mencegah heartburns yang umum selama trimester ketiga.
Namun, jangan makan pepaya mentah karena mengandung pepsin, yang dapat
menginduksi kontraksi dan persalinan dini.

12. Smoothies hijau

Smoothies hijau adalah sumber minuman yang kaya serat, kalsium, vitamin B6,
magnesium, dan kalium. Campuran bayam atau kale dengan es membuat
smoothie hijau yang sangat baik. Anda dapat menggunakan air kelapa dan
menambahkan bahan lain seperti buah beri, nanas, jeruk, mangga, mint atau
jahe untuk meningkatkan rasa smoothies.

13. Susu dan produk susu

Ini adalah sumber kalsium yang kaya. Pada trimester ketiga, kebutuhan kalsium
Anda meningkat. Susu dan produk susu bersama dengan suplemen kalsium
seperti yang ditentukan oleh dokter akan membantu Anda memenuhi
persyaratan gizi.
14. Makanan kaya zat besi

Sayuran berdaun hijau, brokoli, dan daging sapi tanpa lemak. Zat besi
diperlukan untuk meningkatkan suplai darah ke plasenta selama trimester
ketiga.

15. Diet kaya asam folat

Asam folat mencegah cacat tabung saraf pada bayi yang sedang berkembang.
Roti, ragi, kacang, buncis, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam adalah
sumber asam folat yang baik.

Sekarang Anda tahu ada daftar panjang makanan yang perlu Anda tutup
selama trimester ketiga. Itu bisa melelahkan untuk mengingat dan memakan
setiap makanan kecuali Anda memiliki rencana.

Berikut ini sederet zat gizi yang sebaiknya lebih diperhatikan pada kehamilan trimester ke III ini, tentu tanpa
mengabaikan zat gizi lainnya:

Kalori. Kebutuhan kalori selama kehamilan adalah sekitar 70.000 -80.000 kilo kalori (kkal), dengan
pertambahan berat badan sekitar 12,5 kg. Pertambahan kalori ini diperlukan terutama pada 20 minggu terakhir.
Untuk itu, tambahan kalori yang diperlukan setiap hari adalah sekitar 285-300 kkal.

Tambahan kalori diperlukan untuk pertumbuhan jaringan janin dan plasenta dan menambah volume darah serta
cairan amnion (ketuban). Selain itu, kalori juga berguna sebagai cadangan ibu untuk keperluan melahirkan dan
menyusui.

Agar kebutuhan kalori terpenuhi, Anda harus menggenjot konsumsi makanan dari sumber karbohidrat dan
lemak. Karbohidrat bisa diperoleh melalui serelia (padi-padian) dan produk olahannya, kentang, gula, kacang-
kacangan, biji-bijian dan susu. Sementara untuk lemak, Anda bisa mengonsumsi mentega, susu, telur, daging
berlemak, alpukat dan minyak nabati.

Vitamin B6 (Piridoksin). Vitamin ini dibutuhan untuk menjalankan lebih dari 100 reaksi kimia di dalam
tubuh yang melibatkan enzim. Selain membantu metabolisma asam amino, karbohidrat, lemak dan
pembentukan sel darah merah, juga berperan dalam pembentukan neurotransmitter (senyawa kimia penghantar
pesan antar sel saraf). Semakin berkembang otak jianin, semakin meningkat pula kemampuan untuk
mengantarkan pesan.

Angka kecukupan vitamin B6 bagi ibu hamil adalah sekitar 2,2 miligram sehari. Makanan hewani adalah
sumber yang kaya akan vitamin ini.

Yodium. Yodium dibutuhkan sebagai pembentuk senyawa tiroksin yang berperan mengontrol setiap
metabolisma sel baru yang terbentuk. Bila kekurangan senyawa ini, akibatnya proses perekembagan janin,
termasuk otaknya terhambat dan terganggu. Janin akan tumbuh kerdil.
Sebaliknya, jika tiroksin berlebih, sel-sel baru akan tumbuh secara berlebihan sehingga janin
tumbuh melampaui ukuran normal. Karenanya, cermati asupa yodium ke dalam tubuh saat hamil. Angka yang
ideal untuk konsumsi yodium adalah 175 mikrogram perhari

Tiamin (vitamin B1), Riboflavin (B2) dan Niasin (B3). Deretan vitamin ini akan membantu enzim untuk
mengatur metabolisma sistem pernafasan dan enerji. Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi Tiamin sekitar
1,2 miligram per hari, Riboflavin sekitar 1,2 miligram perhari dan Niasin 11 miligram perhari. Ketiga vitamin
B ini bisa Anda konsumsi dari keju, susu, kacang-kacangan, hati dan telur.

Air. Kebutuhan ibu hamil di trimester III ini bukan hanya dari makanan tapi juga dari cairan. Ari sangat
penting untuk pertubuhan sel-sel baru, mengatur suhu tubuh, melarutkan danmengatur proses metabolisma zat-
zat gizi, serta mempertahankan volume darah yang meningkat selama masa kehamilan.

Jika cukup mengonsumsi cairan, buang air besar akan lancar sehingga terhindar dari sembelit serta risiko
terkena infeksi saluran kemih. Sebaiknya minum 8 gelas air putih sehari. Selain air putih, bisa pula dibantu
dengan jus buah, makanan berkuah dan buah-buahan. Tapi jangan lupa, agar bobot tubuh tidak naik
berlebihan, kurangi minuman bergula seperti sirop dan softdrink

https://www.ayahbunda.co.id/kehamilan-gizi-kesehatan/gizi-ibu-hamil-trimester-iii