Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KABUPATEN LINGGA

DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK


DAN KELUARGA BERENCANA
PUSKESMAS LANJUT
Jl.Air Pelangi Lanjut Kec.Singkep Pesisir
Email : puskesmas.lanjutprima@gmail.com Kode Pos : 29871

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS LANJUT


NOMOR : /KPTS/PKM/ /2019

TENTANG
PENYEDIAAN OBAT YANG MENJAMIN KETERSEDIAAN OBAT

KEPALA PUSKESMAS LANJUT

Menimbang : a. bahwa obat merupakan komponen utama dalam intervensi mengatasi


masalah kesehatan, maka obat publik dan perbekalan kesehatan perlu
dijamin ketersediaannya untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan
dasar;
b. bahwa untuk menunjang layanan klinis di Puskesmas, maka perlu didukung
oleh pelayanan obat yang baik;
c. bahwa sehubungan dengan butir (a) tersebut diatas maka perlu
menetapkan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Lanjut tentang
Penyediaan obat yang menjamin ketersediaan obat;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;


2. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan
barang/Jasa Pemerintah;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1121/MENKES/SK/XII/2008 tentang
Pedoman Teknis Pengadaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan untuk
Pelayan Kesehatan Dasar;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2014 Tentang Penggunaan
Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Untuk Pelayanan
Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional Pada Fasilitas Kesehatan
Tingkat Pertama Milik Pemerintah;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat;
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS LANJUT TENTANG PENYEDIAAN


OBAT YANG MENJAMIN KETERSEDIAAN OBAT PUSKESMAS LANJUT

KESATU : Penyediaan obat yang menjamin ketersediaan obat di Puskesmas Lanjut


sebagaimana rincian dalam lampiran keputusan ini.

KEDUA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari
terdapat kekeliruan dalam penetapannya, maka akan diadakan Perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Lanjut
Pada Tanggal : 2019

Plt. KEPALA PUSKESMAS LANJUT

ENNY ROZANTY
Penata
NIP. 197107191995032004
Lampiran : Penyediaan Obat Yang
Menjamin Ketersediaan Obat di
Puskesmas Lanjut

Nomor : /KPTS/PKM/ /2019


Tanggal : 2019

PENYEDIAAN OBAT YANG MENJAMIN KETERSEDIAAN OBAT

Penyediaan obat yang menjamin ketersediaan obat diwujudkan dalam kegiatan


pengendalian obat. Tujuan kegiatan pengendalian obat agar tidak terjadi kelebihan dan
kekosongan obat di unit pelayanan kesehatan dasar, yang terdiri dari:

1. Memperkirakan/menghitung pemakaian rata-rata periode tertentu di Puskesmas


dan seluruh unit pelayanan.
2. Menentukan:
- Stok optimum
- Stok pengaman/penyangga (bufferstock)
3. Menentukan waktu tunggu.

Pengendalian obat terdiri dari:

1. Pengendalian Persediaan.
2. Pengendalian Penggunaan.
3. Penanganan Obat Hilang.

1. Pengendalian Persediaan
Tujuan pengendalian persedian adalah untuk mendapatkan :
- Perkiraan jenis dan jumlah obat dan Bahan Medis Habis Pakai yang
mendekati kebutuhan
- Meningkatkan penggunaan obat secara rasional
- Meningkatkan efisiensi penggunaan obat
Perencanaan kebutuhan obat untuk Puskesmas dilaksanakan oleh
pengelola obat setiap tahun dengan mengisi blanko usulan kebutuhan obat
tahunan untuk Puskesmas yang telah ditentukan oleh UPT Instalasi Farmasi
Kabupaten Lingga, manggunakan rumus :

Jumlah kebutuhan obat=(jumlah pemakaian rata – rata per bulan) / 12 bulan x 18 – sisa stok
Agar tidak terjadi kekosongan obat dalam persediaan, maka hal – hal yang perlu
diperhatikan adalah :
1. Melaporkan kepada UPT Instalasi Farmasi Kabupaten Lingga apabila
terdapat pemakaian yang melebihi rencana.
2. Membuat laporan secara sederhana dan berkala kepada Kepala Puskesmas
tentang pemakaian obat tertentu yang banyak dan obat lainnya masih
mempunyai persediaan banyak.

Pemeriksaan Besar (pencacahan) dimaksudkan untuk mengetahui


kecocokan antara kartu stok obat dengan fisik obat, yaitu jumlah setiap jenis
obat. Pemeriksaan ini dilakukan setiap bulan.

2. Pengendalian Penggunaan
Tujuan dilaksanakannya pengendalian penggunaan adalah untuk menjaga
kualitas pelayanan obat dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan dana obat.
Pengendalian penggunaan meliputi:
a. Presentase penggunaan antibiotik.
b. Presentase penggunaan injeksi.
c. Presentase rata – rata jumlah R/.
d. Presentase Obat penggunaan obat generik.
e. Kesesuaian dengan Pedoman.

3. Penanganan Obat Hilang, Obat Rusak dan Kadaluwarsa


a. Penanganan Obat Hilang
Tujuan dilaksanakan penanganan obat hilang adalah sebagai bukti
pertanggungjawaban Kepala Puskesmas sehingga diketahui persediaan obat
saat itu. Obat juga dinyatakan hilang apabila jumlah obat dalam tempat
penyimpanannya ditemukan kurang dari catatan sisa stok pada kartu stok.
Pengujian silang antara jumlah obat dalam tempat penyimpanan dengan
catatan sisa stok dilakukan secara berkala satu tahun sekali oleh Kepala
Puskesmas.
Dalam menangani obat hilang, maka langkah – langkah yang harus dilakukan
adalah:
1. Petugas pengelola obat menyusun daftar jenis dan jumlah obat yang
hilang untuk dilaporkan kepada Kepala Puskesmas.
2. Kepala Puskesmas memeriksa dan memastikan kejadian tersebut
kemudian menerbitkan Berita Acara Obat Hilang.
3. Kepala Puskesmas menyampaikan laporan kejadian tersebut kepada
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga disertai Berita Acara Obat
Hilang.
4. Petugas pengelola obat mencatat jenis dan jumlah obat yang hilang pada
Kartu Stok.
5. Apabila jumlah obat yang tersisa tidak mencukupi kebutuhan pelayanan,
maka petugas pengelola obat segera mengajukan permintaan obat
kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga dengan menggunakan
LPLPO.
6. Apabila hilangnya obat karena pencurian, maka dilaporkan kepada
Kepolisian.

b. Penanganan Obat Rusak/Kadaluwarsa


Tujuan dilaksanakannya penanganan obat rusak adalah untuk melindungi
pasien dari efek samping penggunaan obat rusak/kadaluwarsa.
Dalam menangani obat rusak/kadaluwarsa, maka langkah – langkah yang
harus dilakukan adalah:
1. Petugas pengelola obat mengumpulkan obat rusak dalam gudang obat.
2. Obat yang rusak/kadaluwarsa dikurangkan dari catatan sisa stok pada
Kartu Stok oleh petugas pengelola obat.
3. Petugas pengelola obat melaporkan obat rusak/kadaluwarsa kepada
Kepala Puskesmas.
4. Kepala Puskesmas melaporkan dan mengirimkan kembali obat
rusak/kadaluwarsa kepada Kepala UPT Instalasi Farmasi Kabupaten
Lingga.

Ditetapkan di : Lanjut
Pada Tanggal : 2019

Plt. KEPALA PUSKESMAS LANJUT

ENNY ROZANTY
Penata
NIP. 197107191995032004
Surat Keputusan (SK)
Kepala Puskesmas Lanjut

Tentang
PENYEDIAAN OBAT YANG MENJAMIN KETERSEDIAAN OBAT

Nomor : /KPTS/PKM/ /2019

Revisi Ke : 00

Berlaku Tgl : 2019

Ditetapkan
Ditetapkan
Plt. Kepala Puskesmas Lanjut

PEMERINTAH KABUPATEN LINGGA


DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK
DAN KELUARGA BERENCANA
PUSKESMAS LANJUT
Jln. Air Pelangi, Desa Lanjut, Kec. Singkep Pesisir
Email : puskesmas.lanjutprima@gmail.com, Kode pos 29871