Anda di halaman 1dari 4

I.

PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG MASALAH

Sekolah dasar memiliki peranan penting dalam dunia


pendidikan.Pendidikan Sekolah Dasar merupakan pendidikan pertama untuk
melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan alat untuk berinteraksi atau


berkomunikasi dalam menyampaikan pikiran, gagasan,konsep atau perasaan yang
digunakan oleh seorang manusia yang berupa bunyi yang di hasilkan oleh alat
kecap manusia.

Dalam proses belajar mengajar di sekolah sangat berpengaruh oleh faktor


guru dan siswa.Kompetensi guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar
merupakan salah satu faktor yang menentukan motivasi dan keberhasilan siswa
dalam belajar.Oleh sebab itu guru di tuntut memiliki kemampuan yang
memadai,agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal dan siswa
mendapat hasil belajar yang memuaskan.

Di area sekolah tempat penulis mengabdikan diri,SDN 2 Rajekwesi


kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo,adalah suatu lembaga pendidikan di
pelosok dengan lima tempat belajar(ruang kelas) untuk proses belajar
mengajar,dengan jumlah siswa 52, kelas I= 10 siswa, kelas II= 5 siswa, kelas III=
3 siswa, kelas IV= 13, kelas V= 8 siswa, kelas VI= 13 siswa. Fasilitas penunjang
pendidikan masih kurang. Beberapa mata pelajaran siswa mendapat buku
pelajaran pinjaman sekolah. demikian kurang mendukung dan mempersulit untuk
tercapainya keberhasilan pembelajaran.

Proses belajar mengajar ditunjukkan oleh penguasaan materi oleh siswa.


Tingkat penguasaan materi siswa kelas I semester ganjil tahun 2014/2015 dengan
berdasarkan data yang diperoleh dari hasil ulangan mata pelajaran Bahasa
Indonesia tingkat keberhasilannya 57% hanya 6 siswa yang berhasil dari 10 siswa.
Padahal criteria ketuntasan minimal yang di tetapkan di awal tahun pelajaran

1
2

yaitu 65 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia . Pembelajaran dikatakan berhasil


apabila prosentase keberhasilan siswa mencapai 75% atau lebih lebih dengan nilai
minimal 65.

Untuk mencapai keberhasilan dalan kegiatan belajar mengajar sangatlah


besar. Karena itu,dengan segala kekurangan yang ada, penggunaan metode yang
tepat akan berpengaruh terhadap keberhasilan kegiatan belajar mengajar.

Pencapai keberhasilan yang diharapkan, penulis perlu melakukan PTK


(Penelitian Tindakan Kelas) untuk memperbaiki pembelajaran dan Mata kuliah
Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) program S1 PGSD Universitas
Terbuka UPBJJ Jember.

1.Identifikasi Masalah

Latar belakang permasalahan yang telah di hadapi oleh guru dalam proses
belajar mengajar maka dapat di dentifikasi beberapa masalah, yaitu antara lain:

a. Fasilitas penunjang untuk pembelajaran Bahasa Indonesia masih kurang


memadai
b. Metode pembelajaran yang kurang tepat
c. Keterbatasan kemampuan pengetahuan dan keterampilan yang di miliki
guru
Pemilihan identifikasi masalah ini semua merupakan hasil diskusi antara
penulis di bantu kepala sekolah sebagai pembimbing.

2.Analisis Masalah

Hasil diskusi dengan pembimbing,maka penulis mendapatkan factor-


faktor yang menyebabkan terjadinya perdan alat permasalahan dalam proses
belajar mengajar sehingga siswa kurang menguasai materi pembelajaran,sebagai
berikut:

a. Kurang mendukung Fasilitas penunjang yang di miliki oleh


sekolah,terutama permainan buku penunjang dan alat
3

b. Adanya keterbatasan wawasan dan keterampilan guru.

3. Alternatif dan Prioritas Pemecahan Masalah

Penerapan metode permainan teka-teki silang untuk meningkatkan


penguasaan kosakata Bahasa Indonesia pada kelas I di SDN 2 Rajekwesi.
Kecamatan kendit Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2014 / 2015.

B.RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimanakah peningkatan penguasaan kosakata siswa kelas I melalui


pembelajaran dengan metode permainan teka-teki silang?

C.TUJUAN PENELITIAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN

Berdasarkan Rumusan masalah diatas maka tujuan dari penelitian ini


adalah:

1.Mengkaji Peningkatan penguasaan kosakata siswa kelas I melalui pembelajaran


dengan metode permainan teka-teki silang.

D.MANFAAT PENELITIAN
Manfaat dalam penelitian tindakan kelas yang dilakukan penulis, pada
mata pelajaran Bahasa Indonesia yakni:
1.Bagi siswa
a. Melalui penggunaan metode demonstrasi diharapkan dapat meningkatkan
hasil belajar khususnya siswa kelas I.
b. Meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga kegiatan belajar mengajar
menyenangkan
c. Mendidik siswa agar berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran dikelas
d. Melatih siswa agar berani menyampaikan pertanyaan maupun pendapatnya
2. Bagi Guru
a. sebagai upaya memperbaiki dan meningkatkankualitas mengajar;
4

b. menemukan metode dan strategi yang tepat dalam meningkatkan proses


belajar mengajar yang maksimal;
c. sebagai motivasi untuk kreatif dan mengembangkan pengetahuan dan
keterampilan diri secara professional.
3. .Bagi Lembaga
a.Meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 2 Rajekwesi
b.Melengkapi fasilitas pembelajaran di sekolah.
c.Menjadi solusi terjadinya pembelajaran yang efektif dan efisien.