Anda di halaman 1dari 8

IV.

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Hasil Penelitian Perbaikan Pembelajaran


Tindakan perbaikan pembelajaran ini dilakukan dalam mata pelajaran
PPKn, khususnya dalam materi pokok tentang menyebutkan buah kesukaan
temannya. Tempat pelaksanaan di kelas I SDN 1 Balung sebagai tempat peneliti
mengabdikan diri.adapun jadwal pelaksanaan penelitian yang akan dilakukan
adalah sebagai berikut.
Tabel 4.1.jadwal pelaksanaan perbaikan pembelajaran PPKn
No Siklus Waktu
1 Prasiklus 07 Oktober 2014
2 Siklus I 21 Oktober 2014
3 Siklus II 04 Nopember 2014

Siklus I
a. Perencanaan
Perencanaan siklus ini di buat setelah mengetahui adanya hasil belajar
siswa yang hanya 57% tingkat keberhasilannya. Pelaksanaan siklus I pada
tanggal 21 Oktober 2014.

b. Pelaksanaan
Setelah rencana pembelajaran siklus I ini dilaksanakan dan di amati oleh
teman senior, ternyata hasil pembelajaran belum menunjukkan hasil atau
kenaikan yang berarti terhadap : (1)Keaktifan siswa yang menyangkut respon
dalam bertanya dan menjawab pertanyaan serta mengerjakan tugas namun
motivasi siswa terhadap materi pelajaran sudah nampak (2) Proses
pembelajaran dan penerapan metode (3) Pemanfaatan media, dalam
penggunaan alat peraga dan buku penunjang (4) Hasil belajar; hasil pengerjaan
LKS

14
15

Adapun dari hasil pelaksanaan Siklus I diperoleh hasil belajar siswa kelas
1 pada materi menyebutkan buah kesukaan temannya dengan menggunakan
metode diskusi disertai media buah-buahan adalah sebagai berikut :

Tabel 4.2.Rekapitulasi Nilai Siklus I


No Aspek Jumlah siswa Prosentase
1 Nilai tertinggi 4 28%
2 Nilai terendah 5 36%
3 Nilai rata-rata 5 36%
4 Siswa tuntas 9 64%
5 Siswa tidak tuntas 5 36%

Dari tabel diatas apabila dibuat menjadi diagram dalah sebagai berikut

70%

60%

50%

40%

30%

20%

10%

0%
Nilai Nilai Nilai Rata- siswa Siswa tidak
tertinggi Terendah rata tuntas tuntas

Gambar 4.1.Diagram Rekapitulasi Nilai Siklus I


16

c. Pengamatan
Sementara itu pengamatan yang dilakukan oleh teman senior terhadap
perilaku guru, selama pelaksanaan tindakan pada siklus I, menghasilkan
temuan penelitian sebagai berikut:

Tabel 4.3. Lembar observasi guru


No Aspek yang diamati Kriteria
Baik Sedang Kurang
Apersepsi 
Penyampaian Tujuan Pembelajaran 
Metode Pembelajaran 
Penggunaan Alat Peraga /Media 
Penguasaan Materi 
Melakukan Tanya Jawab 
Mengamati dan membimbing siswa
dalam diskusi kelompok 
Melakukan Evaluasi 
Pengelolaan Kelas 
Hasil Belajar Siswa 
Penggunaan Media 

Dari data yang di peroleh dari siklus I di atas peneliti dan observer
sepakat untuk melakukan perbaikan pembelajaran siklus II.

d. Refleksi
Dari hasil refleksi guru dan observasi dari teman senior diketahui ada
beberapa masalah dalam perbaikan pembelajaran siklus I yaitu :
1. siswa belum memahami tentang metode diskusi dengan baik
2. siswa belum cukup mampu menyampaikan pendapat dengan baik.
17

Dengan adanya kelemahan pembelajaran diatas, diambil beberapa


tindakan yang sudah didiskusikan dengan teman senior untuk mengadakan
perbaikan pada siklus II yaitu dengan menggunakan media konkrit dan
pemberian contoh-contoh penyampaian pendapat dengan bahasa yang benar
dan baik.

Siklus II
a. Perencanaan
Setelah melaksanakan pembelajaran siklus I kurang berhasil, peneliti dan
observer melaksanakan perbaikan pembelajaran pada siklus II yang
dilaksanakan pada tanggal 04 Nopember 2014. Pada Siklus II ini, keaktifan,
pemanfaatan waktu dan media serta hasil belajar siswa sangatlah signifikan
kenaikan keberhasilannya. Hal ini karena pemilihan metode dan penggunaan
alat peraga yang tepat oleh peneliti.

b. Pelaksanaan
Perbaikan pembelajaran pada siklus II ini kami akan memberikan
petunjuk kepada siswa cara berdiskusi dengan baik, sehingga dapat membantu
siswa untuk memahami cara memecahkan masalah dan penyampaian dengan
bahasa yang jelas, dan kalimat yang ringkas.

Tabel 4.4.Rekapitulasi Nilai Siklus II


No Aspek Jumlah siswa Prosentase
1 Nilai tertinggi 5 36%
2 Nilai terendah 1 7%
3 Nilai rata-rata 8 57%
4 Siswa tuntas 13 93%
5 Siswa tidak tuntas 1 7%
18

Dari tabel diatas apabila dibuat menjadi diagram adalah sebagai berikut

100%
80%
60%
40%
20%
0%
Nilai Nilai Nilai siswa Siswa
tertinggi Terendah Rata-rata tuntas tidak
tuntas

Gambar 4.2.Diagram Rekapitulasi Nilai Siklus I


c. Pengamatan
Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh teman senior ternyata
penggunaan metode diskusi disertai media konkrit (buah-buahan) dapat
meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa terhadap penggunaan metode
diskusi dengan menggunakan bahasa yang jelas, ringkas dan baik.
Dari pelaksanaan siklus II ini diperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.5. Lembar observasi guru
Kriteria
No Aspek yang diamati
Baik Sedang Kurang
1 Apersepsi 
2 Penyampaian Tujuan Pembelajaran 
3 Metode Pembelajaran 
4 Penggunaan Alat Peraga / Media 
5 Penguasaan Materi 
6 Melakukan Tanya Jawab 
Mengamati dan membimbing siswa 
7
dalam diskusi kelompok
8 Melakukan Evaluasi 
9 Pengelolaan Kelas 
10 Penguasaan Materi 
19

d. Refleksi
Dari hasil refleksi, ternyata metode diskusi disertai media buah-buahan
dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus II ini tampak motivasi
belajar siswa cukup tinggi dengan berkurangnya jumlah siswa yang mengalami
kesuliatan dalam memahami dan menyampaikan pendapat dalam diskusi.
Pengamatan yang dilakukan teman senior sebagai observer terhadap
perilaku guru selama pelaksanaan tindakan pada siklus II, menghasilkan
temuan sebagai berikut:
Walaupun masih ada 1 orang siswa yang masih belum tuntas, akan tetapi
secara klasikal pembelajaran siklus II dinyatakan tuntas karena berhasil belajar
melebihi 75%.

B. PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN PER SIKLUS


1. Pembahasan Hasil Penelitian Siklus I
Menurut hasil analisis dan interpretasi peneliti yang didasarkan pada
hasil pengamatan yang dilakukan oleh kepala sekolah sebagai observer,
tindakan perbaikan pembelajaran yang sudah dilaksanakan pada siklus I masih
perlu ditingkatkan lagi, setidaknya ada 2 hal yang menjadi alasan, yaitu:
a. Hasil belajar siswa kelas 1 SDN 1 Balung belum memuaskan, dengan
perolehan nilai siswa yang mencapai KKM (65) masih 64%, jadi masih
berada di bawah standar ketuntasan belajar klasikal adalah 75%.
b. Dari hasil pengamatan pada perilaku guru pada saat proses belajar
mengajar, ternyata guru belum menjelaskan dan member contoh cara
berdiskusi yang baik, maksudnya :
Guru tidak memberikan arahan dan bimbingan dalam berdiskusi.
Meskipun pada akhirnya guru mengevaluasi cara berdiskusi siswa.
c. Fasilitas belajar, alat peraga kurang variatif.

Berdasarkan dua alasan tersebut, secara refleksi peneliti memutuskan


untuk melaksanakan tindakan perbaikan pada siklus II. Fokus utama
ditekankan pada kekurangan / kelemahan perilaku guru dalam menjelaskan dan
20

memberi contoh cara berdiskusi yang baik, khususnya cara berbicara dalam
diskusi, harus diatur dan tidak menyimpang dari pokok permasalahan. Semua
anggota kelompok aktif dalam memberikan pendapat untuk memecahkan
masalah.
Adapun harapan yang ingin dicapai adalah jumlah siswa yang
memperoleh nilai 65 sesuai dengan KKM mata pelajaran PPKn, diupayakan
meningkat lagi hingga mencapai minimal 75% dari seluruh siswa kelas I SDN I
Balung.

2. Pembahasan Hasil Penelitian Siklus II


Dari kekurangan dan kelemahan pada Siklus I peneliti sudah dapat
menentukan metode pembelajaran dengan tepat dan menggunakan alat peraga
yang sesuai dalam usaha meningkatkan hasil belajar siswa. Beberapa aspek
yang harus diperbaiki yaitu : cara berdiskusi siswa yang belum benar, alat
peraga belum memadai/kurang variatif sehingga kekurangan pada siklus I
dapat teratasi dalam pelaksanaan. Tindakan perbaikan pembelajaran pada
siklus II ini.

Analisis dan interpretasi terhadap hasil-hasil yang telah dicapai selama


pelaksanaan tindakan perbaikan pembelajaran Siklus II membawa peneliti pada
beberapa kesimpulan, yaitu:
a. Hasil belajar siswa kelas 1 SDN I Balung dari 14 orang siswa, siswa yang
mendapat nilai yang mendapat nilai diatas KKM berjumlah 13 orang (93%)
sesudah dilaksanakan tindakan perbaikan pembelajaran Siklus II ini sudah
melampaui standar minimal ketuntasan belajar klasikal yaitu 65%.
b. Hasil pengamatan terhadap perilaku mengajar guru selama berlangsungnya
siklus II, dalam pelaksanaan metode pembelajaran sudah baik.
c. Hasil pengamatan terhadap media pembelajaran. Pada siklus ini,
penggunaan alat peraga sudah maksimal.
21

Pada perbaikan pembelajaran siklus II hasil penelitian menunjukkan


bahwa siswa kelas I SDN 1 Balung mengalami kemajuan dan peningkatan
yang optimal. Terbukti dengan data yang diperoleh setelah perbaikan yaitu dari
14 siswa, hanya 1 siswa yang memperoleh nilai dibawah standar yaitu 60.
Berarti sudah 93% materi telah dikuasai.
Peningkatan ini terjadi karena siswa tampak bersemangat dan senang
belajar dengan menggunakan metode diskusi disertai media konkrit serta
tambahan bimbingan dari guru pada saat melakukan diskusi kelompok.