Anda di halaman 1dari 6

a.

Problem Tree Balita Usia 24-59,9 Bulan

Prevalensi stunting tinggi (35.7%)

Kejadian penyakit infeksi (diare) tinggi (14,3%) Banyak balita tidak mengonsumsi gizi seimbang

Banyak balita hanya Banyak perokok Banyak balita mengalami defisit


mendapatkan vitamin A dalam keluarga Banyak ibu balita kurang Banyak balita memilih berat energi (50%)
pada bulan balita merokok di dalam praktik higiene dan jajanan tidak sehat (46%)
Februari/Agustus saja dalam dan luar sanitasi (35.7%)
(42.9%) rumah (70%) Banyak balita tidak
menghabiskan makanan utama
(42.9%)

Banyak balita memiliki praktik


cuci tangan tidak tepat (50%) Banyak balita mengkonsumsi
jajanan (92.9%)

Banyak ibu balita memiliki tingkat Banyak ibu balita memiliki tingkat
pengetahuan terkait higiene dan pengetahuan terkait pemilihan bahan
sanitasi kurang (42.9%) makanan rendah (21.4%)

Banyak ibu balita tidak pernah mendapatkan edukasi


gizi (28.6%)
b. Objective Tree Balita Usia 24-59,9 Bulan

Menurunkan prevalensi stunting

Menurunkan kejadian penyakit infeksi (diare) Meningkatkan konsumsi gizi seimbang

Meningkatkan balita Menurunkan


untuk mendapatkan perokok dalam Meningkatkan praktik Meningkatkan pemilihan Menurunkan prevalensi balita
vitamin A pada bulan keluarga balita higiene dan sanitasi jajanan sehat pada balita mengalami defisit berat energi
Februari dan Agustus merokok di dalam
rumah Meningkatkan balita dalam
menghabiskan makanan
utama

Meningkatkan praktik cuci


tangan tepat Meningkatkan tingkat
pengetahuan terkait porsi
makanan

Meningkatkan tingkat Meningkatkan tingkat


pengetahuan higiene dan pengetahuan terkait
sanitasi pemilihan bahan makanan

Meningkatkan tingkat pengetahuan ibu balita


terkait gizi
Activities Tujuan Metode/Instrumen Hasil Monev Penanggung Tanggal
jawab Pelaksanaan
1. Kembang Pelita (Makanan - Meningkatkan - Berdasarkan pre dan post - Berdasarkan pre dan post Aulia Putri Rabu, 2
Seimbang, Hidup Bersih, Balita pengetahuan ibu dan test secara lisan dan kuis test lisan, peserta yang Srie Wardani Oktober
Sehat!) pengasuh balita berhadiah dapat membaca informasi 2019
Kembang Pelita adalah kegiatan mengenai PUGS nilai gizi meningkat hingga
edukasi pada Ibu Balita mengenai gizi - Meningkatkan - Berdasarkan ketepatan ibu 64%, mengenai PUGS dan isi
seimbang, jajanan sehat, sumber zat pengetahuan ibu terkait dalam menyusun langkah piringku 78%, zat gizi baik
gizi yang baik untuk balita, serta pola ciri-ciri jajanan tidak cuci tangan dalam games untuk balita 64%, dan 12,5%
hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini sehat dan memahami itungan dengan puzzle mengenai PHBS
menggunakan metode ceramah dan cara membaca informasi langkah cuci tangan
pemainan interaktif agar lebih dapat nilai gizi pada kemasan - Berdasarkan hasil games
dipahami oleh sasaram. - Meningkatkan - Absensi kehadiran untuk itungan (ingat cuci tangan),
pengetahuan ibu balita melihat peserta kegiatan 100% ibu balita mampu
mengenai sumber zat menyusun langkah cuci
gizi yang baik untuk tangan yang benar.
balita dan pemilihan
bahan makanan yang - Antusiasme peserta terlihat
tepat pada saat menjawab
- Meningkatkan pertanyaan
pemahaman dan
motivasi ibu dan - Peserta yang hadir adalah
pengasuh balita untuk 16 orang yaitu 50% (telah
menerapkan PHBS mencapai target yaitu 50%)

2. Lomba Hias Piring (Hidangkan - Berdasarkan pre dan post- - Berdasarkan hasil lomba Aulia Putri Rabu, 2
Makanan Sehat di Piring) - Meningkatkan test berupa hasil presentasi hias piring, 100% ibu balita Srie Wardani Oktober
Lomba Hias Piring adalah kegiatan pemahaman ibu dalam kelompok dengan diagram mampu menyusun posisi 2019
lomba pada Ibu Balita dalam menyusun makanan balita yang isi piringku dan porsi yang benar.
isi piringku dengan porsi dan posisi yang sesuai porsi dan
sesuai dengan pedoman gizi seimbang, jenisnya - Berdassarkan hasil pre dan - Berdasarkan pre dan post
berdiskusi dengan kelompoknya, serta - Meningkatkan post-test berupa kuis test lisan, peserta
mempresentasikan hasil kelompok pengetahuan ibu mengetahui PUGS dan isi
masing-masing. Lomba ini diadakan mengenai isi piringku - Absensi kehadiran untuk piringku 78%
untuk membuat ibu balita lebih dan gizi seimbang melihat peserta kegiatan
termotivasi dan tertarik dalam - Antusiasme peserta terlihat
mendengarkan materi gizi seimbang pada saat berdiskusi dengan
dan melihat pemahaman ibu dalam kelompok dan presentasi
memilih bahan makanan untuk balita. hasil

- Peserta yang hadir adalah


16 orang yaitu 50% (telah
mencapai target yaitu 50%)

3. EMO DEMO Kejora (Ketahui - Meningkatkan - Berdasarkan hasil pre dan - Berdasarkan hasil pre dan Aulia Putri Rabu, 2
Jajanan Ora Apik) pengetahuan ibu post test secara lisan saat post test 100% ibu dapat Srie Wardani Oktober
Emo Demo KEJORA adalah kegiatan mengenai jajanan sehat intervensi menyebutkan ciri-ciri 2019
edukasi dan demonstrasi pada Ibu Balita dan tidak sehat jajanan tidak sehat
yang melibatkan emosi, edukasi dan - Meningkatkan motivasi - Berdasarkan observasi
demonstrasi ini dalam rangka ibu agar tidak pada respon responden - Berdasarkan respon
mengetahui dan menjauhi jajanan tidak memberikan cemilan terhadap jajanan tidak terhadap emo demo,
sehat yang biasa dikonsumsi oleh balita. sembarangan pada sehat (perasaan jijik pada 887,5% mengatakan bau
anak walaupun anak jajanan tidak sehat) jajanan tidak sehat yang
menangis dicampurkan air panas tidak
- Absensi kehadiran untuk enak. Keseluruhan
melihat peserta kegiatan memperlihatkan respon jijik
- Peserta yang hadir adalah
16 orang yaitu 50% (telah
mencapai target yaitu 50%)

4. Itung Kemasan (Ingat Cuci - Meningkatkan - Berdasarkan hasil pre dan - Antusiasme peserta terlihat Aulia Putri Jum’at, 4
Tangan dan Kenali Makanan pengetahuan balita post-test secara lisan saat dari keseluruhan acara, Srie Wardani Oktober
Sehat sambil Main) dalam mengenali jenis intervensi berupa ketika mengikuti nyanyian, 2019
Itung Kemasan adalah kegiatan edukasi, makanan sehat pertanyaan dan kuis kondusif ketika menonton
diskusi, dan bermain pada balita dan - Meningkatkan video, dan keseluruhan
murid TK dengan tujuan untuk pengetahuan balita - Berdasarkan hasil mengajukan diri untuk
memperkenalkan tumpeng gizi dalam cuci tangan yang presentasi balita mengenai presentasi di depan
seimbang, jenis makanan yang baik, benar makanan kesukaan masing-
serta perilaku cuci tangan yang benar masing - Sebagian besar anak mampu
pada balita, juga mendorong bercerita makanan
kepercayaan diri balita dalam - Absensi kehadiran untuk kesukaannya masing-masing
menceritakan makanan sehat favorit melihat peserta kegiatan
mereka. Kegiatan ini dilakukan karena - Berdasarkan respon pada
gizi seimbang dan perilaku hidup bersih pertnayaan, 100% peserta
perlu dikenalkan dan dibiasakan sedini dapat menyebutkan jenis
mungkin. Sehingga, para balita yang makanan
gemar meniru diharapkan mampu
meniru perilaku yang telah diajarkan. - Berdasarkan pengamatan
fasil, 100% peserta
mengikuti nyanyian dan
gerakan cuci tangan

- Peserta yang hadir adalah


45 orang yaitu 100% (telah
mencapai target yaitu 50%)
5. Gozipin Yuk (Ngobrolin Gizi - Meningkatkan - Berdasarkan hasil pre dan - Responden antusias dengan Aulia Putri Pertemuan
sama Pendamping yuk) pemahaman ibu post test secara lisan saat adanya pendampingan Srie Wardani ke-1,
Gozipin yuk! merupakan kegiatan mengenai PHBS intervensi dilihat dari aktifnya 25
pendampingan dan penjaringan balita - Meningkatkan mengikuti arahan dan September
yang bertujuan untuk menyelesaikan pemahaman ibu - Bersadarkan food responsif ketika dihubungi 2019
masalah individu. Dalam kegiatan ini mengenai pesan gizi record/food diary Pertemuan
dilakukan edukasi secara mandiri seimbang responden - Terdapat peningkatan ke-2,
terhadap 1 responden yang telah - Meningkatkan pengetahuan terhadap 28
dipilih. Kegiatan ini dilakukan berulang pemahaman ibu PHBS dan gizi seimbang September
sebanyak 3 kali. mengenai zat gizi dan hingga 80% dilihat dari pre 2019
sumbernya yang baik dan post test secara lisan Pertemuan
untuk balita ke-3,
- Meningkatkan - Terdapat perbaikan 1 Oktober
pemahaman ibu preferensi pemilihan makan 2019
mengenai kebutuhan (sayur, buah, dan susu)
makanan balita dilihat dari food diary
- Meningkatkan motivasi sebelum dan sesudah
ibu dalam pemberian edukasi
makanan sehat pada
balita
- Meningkatkan status gizi
balita