Anda di halaman 1dari 5

Naskah Pantomim

Tema : Cita - Citaku


SDN KEPATIHAN 01 JEMBER
Lomba Tingkat Kecamatan Kaliwates, 2020

“BERMAIN BASKET DI RUANG ANGKASA”


Pada suatu pagi ditaman kota yang riuh, ada seorang bocah laki – laki miskin
berjalan keliling taman kota memanggul karung mencari sampah botol dan gelas
plastik untuk dipulung. Terlihat ia masukkan pada karung yang kini tengah
ditentengnya. Bara nama bocah itu. Bara terlihat lelah dan ia pun terduduk
disebuah lapangan basket sambil membawa karungnya. Ia senang sekali melihat
orang – orang bermain basket, Bara memang ingin sekali menjadi pemain basket
yang sukses seperti tokoh yang ia kagumi; Michael Jordan. Tokoh yang ia baca
berulang – ulang dari majalah bekas koleksi bapaknya.

Karena begitu lelahnya, tak terasa Bara melamun dan sepertinya tertidur
dipinggir lapangan, sampai orang berteriak saat bola akan mengenainya. Tak
terduga, spontan Bara menangkap bola itu, berdiri dan beraksi dengan mendribel
bola lalu melemparkan bola itu pada jaring basket dan masuk, three point. Orang –
orang melongo, ia pun melongo sambail mengangkat bahunya, seraya balik badan
dan berjalan mengambil karungnya untuk bekerja lagi.

Bara berjalan memulung sampah lagi, tiba-tiba sebuah bola meluncur ke


arahnya lagi dan hampir mengenai seorang anak yang sedang asyik bermain menjadi
astronot. Bara cepat beraksi menangkap bola basket itu, sambil penasaran dengan
astronot itu ia mengoper bola sekenanya ke tengah lapangan. Ia pun mendekati
astronot itu, menyentuhnya dan kaget ketika astronot itu mengajaknya jabat
tangan.

Masih penasaran, tiba-tiba astronot cilik itu mengajak Bara masuk kedalam
suatu ruangan. Tampak seperti sebuah ruang pesawat ruang angkasa. Tak lama
kemudian astronot itu membuka helm kepalanya, mereka pun berkenalan dan asyik
ngobrol. Api namanya, si astronot kecil bercerita tentang pesawat dan ruangannya.
Bara pun manggut – manggut menyimak cerita Api, ia pun penasaran mencoba
meraba sudut – sudut ruangan yang berisi mesin – mesin dan perangkat asing.
Beberapa kali Bara coba menyentuh tombol yang ada, namun dicegah oleh Api.

Namun kemudian Api coba menawarkan Bara untuk memakai baju astronot,
Bara yang hanya anak pemulung itu tentu senang sekali. Api pun membantu
memasangkan baju astronot itu. Mereka tertawa riang. Api dan Bara pun seolah
keluar dari ruang pesawat itu. Mereka seolah mengapung, Bara pun mengambil
bola basket yang tergeletak di pinggir lapangan, mereka berdua ceria bermain bola
basket dengan baju astronot dalam dunia dan cita - citanya.

Tak lama waktu usai, mereka pun harus berpisah, Bara harus kembali bekerja
dan Api pulang ke rumah bersama keluarganya. Api memberi baju astronotnya
untuk Bara sebagai tanda persahabatan. Bara, berjalan melanjutkan memungut
sampah. Api, pulang naik mobil bersama orang tuanya

(naskah orisinal by Rimba Watukebo dan ilustrasi musik orisinal by Rachardi Andrianto)
Naskah Pantomim
Tema : Cita - Citaku
SDN KEPATIHAN 01 JEMBER
Lomba Tingkat Kecamatan Kaliwates, 2020

“BERMAIN BASKET DI RUANG ANGKASA”

SIKAP TUBUH AUDIO


NO CERITA (VISUAL GERAK, ISYARAT (ILUSTRASI
DAN EKSPRESI) MUSIK)
Pada suatu pagi ditaman kota 1. Bara, berjalan masuk ke Suasana pagi,
yang riuh, ada seorang bocah laki panggung seolah – olah di sebuah
– laki miskin berjalan keliling memanggul karung sampah ruang car free
taman kota memanggul karung plastik. day
mencari sampah botol dan gelas
plastik untuk dipulung. Terlihat 2. Kemudian menenteng
ia masukkan pada karung yang karung,
kini tengah ditentengnya. Bara memasukkan beberapa
nama bocah itu. Bara terlihat sampah botol ke dalam
lelah dan ia pun terduduk karung.
disebuah lapangan basket sambil
membawa karungnya. Ia senang 3. Lelah, duduk dipinggir
sekali melihat orang – orang lapangan, kipas – kipas
bermain basket, Bara memang dengan topinya.
ingin sekali menjadi pemain
basket yang sukses seperti tokoh 4. Melihat orang bermain bola
yang ia kagumi; Michael Jordan. basket, dan melamun jadi
Tokoh yang ia baca berulang – pemain basket.
ulang dari majalah bekas koleksi
bapaknya.
Karena begitu lelahnya, tak 1. Bara, melamun dan tertidur
terasa Bara melamun dan bertopang dagu pada
sepertinya tertidur dipinggir tangannya.
lapangan, sampai orang 2. Keget karena sebuah teriakan,
berteriak saat bola akan terbangun, spontan
mengenainya. Tak terduga, menangkap bola.
spontan Bara menangkap bola 3. Berdiri, mendrible bola dan
itu, berdiri dan beraksi dengan melompat melemparkan bola
mendribel bola lalu ke jaring bolanya.
melemparkan bola itu pada 4. Spontan gembira sekali
jaring basket dan masuk, three karena bola masuk.
point. Orang – orang melongo, ia 5. Bingung sambil menggaruk-
pun melongo sambail garuk kepala, menenteng
mengangkat bahunya, seraya karung dan berjalan lagi
balik badan dan berjalan memungut sampah
mengambil karungnya untuk
bekerja lagi.

Bara berjalan memulung sampah 1. Berjalan memungut sampah


lagi, tiba-tiba sebuah bola 2. Muncul, Api yang berjalan
meluncur ke arahnya lagi dan memantul – mantul (seolah
hampir mengenai seorang anak terbang) layaknya astronot.
yang sedang asyik bermain
menjadi astronot. Bara cepat 3. Bara memberi tanda pada Api
beraksi menangkap bola basket kalau ada bola nyasar.
itu, sambil penasaran dengan
astronot itu ia mengoper bola 4. Spontan beraksi menangkap
sekenanya ke tengah lapangan. bola lagi, melempar,
Ia pun mendekati astronot itu, mengoper bola ke tengah
menyentuhnya dan kaget ketika lapangan.
astronot itu mengajaknya jabat
tangan. 5. Bara mengamati Api yang
memakai baju astronot,
menyentuhnya.

6. Kaget, karena Api mengajak


berjabat tangan
Masih penasaran, tiba-tiba 1. Api, mengajak Bara jabat dan
astronot cilik itu mengajak Bara mengajak Bara ikut
masuk kedalam suatu ruangan. dengannya
Tampak seperti sebuah ruang 2. Bara, menerima jabat tangan
pesawat ruang angkasa. Tak dengan wajah bingung
lama kemudian astronot itu 3. Api membuka pintu,
membuka helm kepalanya, mengajak Bara masuk ke
mereka pun berkenalan dan dalam ruangan
asyik ngobrol. Api namanya, si 4. Api, membuka helmnya dan
astronot kecil bercerita tentang bercerita pada Bara
pesawat dan ruangannya. 5. Bara, manggut – manggut
Bara pun manggut – manggut dan mulai meraba, ingin
menyimak cerita Api, ia pun menyentuh mesin – mesin
penasaran mencoba meraba dan tombol
sudut – sudut ruangan yang 6. Api, berusaha menghalangi
berisi mesin – mesin dan Bara menyentuh tombol
perangkat asing. Beberapa kali karena bisa berbahaya.
Bara coba menyentuh tombol
yang ada, namun dicegah oleh
Api.

Namun kemudian Api coba 1. Api, menyuruh Bara memakai


menawarkan Bara untuk baju astronot
memakai baju astronot, Bara 2. Bara, gembira sekali
yang hanya anak pemulung itu 3. Api, membantu
tentu senang sekali. Api pun memasangkan baju
membantu memasangkan baju 4. Api, mengusap –usap sebuah
astronot itu. Mereka tertawa cermin dan menyuruh Bara
riang. Api dan Bara pun seolah bercermin
keluar dari ruang pesawat itu. 5. Bara, bercermin
Mereka seolah mengapung, Bara 6. Api dan Bara keluar dari pintu
pun mengambil bola basket yang pesawat
tergeletak di pinggir lapangan, 7. Api dan Bara, berjalan seolah
mereka berdua ceria bermain mengapung
bola basket dengan baju 8. Mengambil bola basket dan
astronot dalam dunia dan cita - saling melempar dan
citanya. memasukan pada ring basket.
9. Mereka ceria dan tertawa
bersama
Tak lama waktu usai, mereka 1. Mereka sedih, karena waktu
pun harus berpisah, Bara harus bermain sudah usai
kembali bekerja dan Api pulang 2. Api, memberikan baju
ke rumah bersama keluarganya. astronot itu untuk Bara
Api memberi baju astronotnya 3. Bara, terima kasih pada Api
untuk Bara sebagai tanda 4. Bara, berjalan melanjutkan
persahabatan. Bara, berjalan memungut sampah
melanjutkan memungut sampah. 5. Api, pulang naik mobil
Api, pulang naik mobil bersama bersama orang tuanya.
orang tuanya.

(naskah orisinal by Rimba Watukebo dan ilustrasi musik orisinal by Rachardi Andrianto)