Anda di halaman 1dari 8

1.

Pasar persaingan tidak sehat:

2. Monopoly: Penguasaan produksi/pemasaran barang/jasa yang belum ada substitusinya,


pelaku usaha lain yang tidak dapat masuk, menguasai lebih dari 50% pangsa pasar.

3. 2 Pendekatan:
a. Pendekatan per se illegal menyatakan setiap perjanjian atau kegiatan usaha tertentu
sebagai ilegal, tanpa perlu pembuktian lebih lanjut atas dampak yang ditimbulkan dari
perjanjian atau kegiatan usaha tersebut. Kegiatan yang dianggap sebagai per se illegal
biasanya meliputi penetapan harga secara kolusif atas produk tertentu, serta
pengaturan harga penjualan kembali.
Jenis Perilaku yang digolongkan sebagai per se illegal adalah perilaku-perilaku dalam
dunia usaha yang hampir selalu bersifat anti persaingan, dan hampir selalu tidak
pernah membawa manfaat sosial.
b. RULE OF REASON
suatu pendekatan yang digunakan oleh lembaga otoritas persaingan usaha untuk
membuat evaluasi mengenai akibat perjanjian atau kegiatan usaha tertentu, guna
menentukan apakah suatu perjanjian atau kegiatan tersebut bersifat menghambat atau
mendukung persaingan.
Pendekatan ini memungkinkan pengadilan melakukan interpretasi thd UU seperti
mempertimbangkan faktor-faktor kompetitif dan menetapkan layak atau tidaknya
suatu hambatan perdagangan. Hal ini disebabkan karena perjanjian-perjanjian
maupun kegiatan usaha yang termasuk dalam UU Antimonopoli tidak semuanya
dapat menimbulkan praktek monopoli atau persaingan usaha tidak sehat. Sebaliknya,
perjanjian-perjanjian maupun kegiatan-kegiatan tersebut dapat juga menimbulkan
dinamika persainga usaha yang sehat.

4. Kartel, boikot, monopsoni


• Boikot: Membuat perjanjian dengan pesaing untuk menghalangi pesaing yang melakukan
usaha yang sama untuk pasar dalam/luar negeri
Menolak menjual barang/jasa dari pelaku usaha lain
Membatasi penjualan/pembelian barang/jasa
Contoh: Perusahaan penerbangan Indonesia dilarang memasuki wilayah udara Uni Eropa
• Kartel: Membuat perjanjian dengan pesaing untuk mempengaruhi harga dengan mengatur
produksi/pemasaran
• Monopsoni: hanya ada 1 pembeli dalam pasar, menguasai pasokan atau pembelian barang
atau jasa tertentu yg menguasai lebih dr 50 persen pangsa satu jenis barang tertentu

5. Mata uang asing

6. Manfaat investasi asing langsung:


 Mendorong peningkatan keuangan devisa negara
 Mendorong proses peralihan teknologi (transfer of technology).
 Mendorong peningkatan jumlah lapangan kerja dan ketrampilan tenaga kerja
 Membuka akses-akses ke jaringan internasional dan pemasaran internasional
 Membuka akses untuk meningkatkan keahlian manajemen dan pekerja
 Mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi nasional

7. Fungsi BKPM:
 Meneliti dan menilai permohonan penanaman modal asing dan dalam negri
 Mengkoordinir proses pemberian izin-izin yg diperlukan dalam penanaman modal
 Melakukan pengawasan atas pelaksanaan penanaman modal yang terlah diputuskan oleh
Presiden bekerja dengan kementrian terkait
 Memberikan pengarahan-pengarahan mengenai kebijaksanaan pemerintah di bidang
penanaman modal untuk meningkatkan investasi langsung
 Membantu presiden dalam menentukan kebijakan penanaman modal untuk memperlancar
pelaksanaan penanaman modal

8. Pengertian pasar modal: Pengertian pasar modal, sebagaimana pasar konvensional pada
umumnya, adalah merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Pasar (market)
merupakan sarana yang mempertemukan aktivitas pembeli dan penjual untuk suatu
komoditas atau jasa. Pasar modal (capital market) mempertemukan pemilik dana
(supplier of fund) dengan pengguna dana (user of fund) untuk tujuan investasi jangka
menengah (middle-term investment) dan panjang (long-term investment).
Pengertian modal (capital) dapat dibedakan:

-Barang modal (capital goods) seperti tanah, bangunan, gedung, mesin.

-Modal uang (fund) yang berupa financial assets.

Yang diperdagangkan di pasar modal:

• Saham (stock) • Obligasi konversi (convertible bond)

• Saham preferen (preferred stock) • Right (right)

• Obligasi (bond) • Waran (warrant)

• Saham (stock) adalah surat bukti atau tanda kepemilikan bagian modal pada suatu PT,
diterbitkan atas nama atau atas unjuk, terbagi atas Saham Biasa (common stock) dan
Saham Preferen (prefered stock)

• Right, adalah opsi yang diberikan kepada pemegang saham untuk membeli saham biasa
dengan harga dibawah pasar dan waktu tertentu

• Warrant , sama dengan right namun harga saham sesuai pasar dan waktu penawaran lebih
lama

• Obligasi (bond) adalah 1surat bukti utang jangka panjang yang diperdagangkan yang
dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan swasta

9. Bursa efek: Bursa Efek (stock exchange) adalah suatu sistem yang terorganisir, yang
mempertemukan Investor (pembeli/unit surplus) dengan Emiten (penjual/unit defisit)
efek yang dilakukan baik secara langsung maupun melalui wakil-wakilnya (dealer,
broker). Fungsi Bursa Efek a.l menjaga kontinuitas pasar dan menciptakan harga efek
yang wajar melalui mekanisme permintaan dan penawaran
BURSA EFEK PASAR

PT BEI (dulu PT.BEJ & PT. BES) Mandor Pasar

Pialang/WPPE Pedagang di pasar

Saham, Obligasi, Bukti Right, Waran, dll Barang dagangan, seperti: sepatu, sandal, kaos, dll

Emiten Pemasok atau produsen barang-barang dagangan

Bapepam Pengawas Mandor, Pedagang Pasar & Produsen

10. Lembaga pendukung:


 Kustodian : lembaga yang memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan
dengan efek serta jasa lain termasuk menerima dividen, bunga dan hak-hak lain,
menyelesaikan efek dan mewakilipemegang rekening yang menjadi nasabahnya. E.g. PT
Kustodian Sentral Efek Indonesia.
 Pemeringkat efek : perusahaan yang melakukan pemeringkatan terhadap efek yang
bersifat utang misalnya obligasi. Pemeringkat efek memberikan pendapat rating bersifat
objektif mengenai risiko suatu efek utang.
 Biro Administrasi Efek : pihak yang melakukan administrasi yang berkaitan dengan
kepentingan penanam modal (investor) dan emiten.
 Wali amanat : Lembaga yang mewakili kepentingan pemegang efek yang
diwaliamanatkan.
 Penasihat Investasi : pihak yang memberikan nasihat keuangan untuk efek yang
diperdagangkan.
 Penanggung: Pihak yang menjamin bahwa perusahaan yang mengeluarkan efek akan
bersedia membayar hak yang seharusnya ia terima pada masa yang akan datang.
11. Apa itu kepailitan:
 Pailit adalah suatu usaha bersama untuk mendapatkan pembayaran/ pelunasan bagi
semua kreditur secara adil dan tertib, agar semua kreditur mendapatkan
pembayaran/pelunasan sesuai dengan proporsionalnya jumlah piutang tiap-tiap kreditur,
hal ini dipicu dengan peristiwa keadaan debitur memiliki kesulitan keuangan untuk
membayar hutang-hutang yang telah jatuh tempo.
 Kepailitan adalah sita umum atas semua kekayan debitur oailit yang pengurusan dan
pemberesannya dilakukan oleh kurator dibawah pengawasan hakim.
 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2004. Tentang. Kepailitan Dan
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

12. Syarat Pailit:


 Debitor mempunyai dua atau lebih Kreditor (Concursus Creditorum) dan tidak
membayar lunas sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih.
Permohonan pailit dapat diajukan baik oleh Debitor itu sendiri maupun atas
permohonan satu atau lebih Kreditornya (pasal 2 ayat 1).
 Permohonan pailit harus diajukan oleh seorang advokat (Pasal 7 ayat 1).

13. Akibat kepailitan:


 Mengakibatkan debitur kehilangan hak untuk menguasai dan mengurus kekayaannya
yang dimasukkan dalam kepailitan, terhitung sejak pernyataan putusan kepailitan.
 Dengan ditiadakannya hak debitur, maka terhitung sejak tanggal putusan pernyataan
pailit ditetapkan, KURATOR berwenang melaksanakan tugas pengurusan atas harta
pailit, meskipun terhadap putusan tersebut diajukan kasasi atau peninjauan kembali.
 Utang-utang baru tidak lagi dijamin oleh kekayaan debitur.

14. Tugas kurator: mengumumkan bahwa debitur pailit di 2 harian nasional isinya pernyataan
pailit, kurator, hakim, dan ditetapkan rapat kreditur pertama kali. Melakukan pencocokan
atau verifikasi piutang. Melakukan lelang hak penjaminan yang dimiliki oleh kreditur
separatis. Membagikan piutang sesuai bagian masing-masing. Mengumumkan
berakhirnya kepailitan.

15. Penyelesaian sengketa:

Persidangan Tertutup Terbuka

Tuntutan Jika sudah ada Diajukan oleh


atas perkara perjanjian awal siapapun

Proses Tidak terlalu kaku / Sangat formal


beracara formal

Orang yang Arbiter  Spesialis Hakim 


menangani Generalis
perkara

Sistem Tidak mengenal Menggunakan


hukum yang yurisprudensi yurisprudensi
dipakai

Putusan Final dan mengikat Bisa banding /


peninjauan kembali
Jalur Penyelesaian Sengketa Alternatif :

 Bipartit/Negosiasi : perundingan antara para pihak tanpa melibatkan pihak lain


/ketiga untuk mencapai suatu kesepakatan yang dapat didaftarkan ke pengadilan
umum setempat
 Mediasi : proses penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga yang
independen (mediator) dan membantu menyelesaikan masalah
 Arbitrase : salah satu jenis alternatif penyelesaian sengketa perdata dimana para
pihak menyerahkan kewenangan sesuai dengan klausul arbitrase kepada kepada pihak
yang netral, yang disebut arbiter, untuk memberikan putusan

16. Incoterms: Incoterms adalah seperangkat definisi yang diakui secara universal mengenai
persyaratan dalam transaksi internasional yang dibuat oleh International Chamber of
Commerce (ICC). Tujuan dari diterbitkannya incoterms ini adalah untuk menghindari
terjadinya kesalahpahaman di antara peserta transaksi internasional yang disebabkan oleh
perbedaan dalam praktek transaksi di negara masing-masing peserta
Incoterms pertam kali disusun dan diterbitkan pada tahun 1936, 1953, 1967, 1980 , 1990 ,
2000 dan terakhir 2010. Revisi Incoterms yang dilakukan setiap 10 tahun an bertujuan
untuk penyesuaian praktek bisnis yang berkembang saat itu.
Incoterms yang terakhir direvisi adalah Incoterms 2000, namun pada tanggal 1 Januari
2011 ini , ICC – Kadin Internasional akan memberlakukan Incoterms 2010.

17. L/C:
- Dalam hal ini suatu pembayaran dilakukan lewat bank sebagai perantara, tanpa
menunggu tibanya barang atau dokumen.
• Kewajiban ini dilakukan dengan kewajiban pihak importir membuka L/C pada bank di
negara importir, yang kemudian oleh bank diteruskan ke bank di negara eksportir.
• Sistem documentary credit juga dikenal sebagai L/C.
• Kredit berdokumen (documentary credit) yang paling banyak digunakan untuk transaksi
perdagangan internasional.
• peran penting L/C :
1. memudahkan pelaksanaan pembayaran transaksi ekspor;
2. mengamankan dana yang disediakan importir untuk membayar barang
impor;
3. menjamin kelengkapan dokumen pengapalan.
• L/C merupakan jaminan pelunasan barang yang akan dikirim oleh penjual (ekportir).
• Pembukaan L/C juga merupakan jaminan bagi importir untuk memperoleh pengapalan
barang sesuai kontrak.
• Dana pada L/C tidak akan dicairkan tanpa penyerahan dokumen pengapalan.
• L/C merupakan instrumen untuk memudahkan lalu lintas pembiayaan dalam transaksi
dagang internasional.

Hal penting dari definisi L/C :

a.Bank yang memberikan jaminan pembayaran tersebut adalah bank yang menerbitkan kredit
dokumenter (L/C) tersebut (bank penerbit/issuing bank).

b.Dokumen-dokumen yang diisyaratkan dapat berupa dokumen perdagangan ataupun


dokumen yang diterbitkan instansi-instansi pemerintah, asuransi maupun pengankutan

c. Karena credit documenter (L/C) merupakan jaminan bersyarat, maka pembayarannya


sudah tentu dilakukan atas nama pembeli (buyer) dan pembayaran dilaksanakan bila
dokumen-dokumen yang diisyaratkan telah diserahkan.

d. Karena dokumen-dokumen tersebut mewakili barang, maka penyerahan dokumen tersebut


berarti memberikan hak pada pembeli (buyer) atas barang-barag yang dikapalkan.

e. Karena kredit dokumenter (L/C) merupakan jaminan Bank, maka setelah pengapalan
barang penjual (seller) akan meminta pembayaran dari bank untuk membayar.

f.Untuk kelancaran pembayaran kredit berdokumen (L/C) dibutuhkan paling tidak 2 bank
yaitu Bank Pembeli sebagai penerbit L/C (issuing Bank/bank penerbit) dan bank penjual
yang terletak dinegara penjual itu sendiri.