Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH

PEMULIAAN TANAMAN LANJUTAN

“Pelepasan Varietas”

DISUSUN OLEH:

KELOMPOK 4

1. NUR AINUN E 281 17 003


2. NUR RAHMA E 281 17 004
3. NURUL HUSNA E 281 17 005
4. RAHMATIA E 281 17 006
5. SETIAWAN JODI E 281 17 319
6. FARDI T. LIDO E 281 17 470
7. RISKA E 281 15 222
8. ABD SYAFAAT. R E 281 15 382
9. YUSRIL E 281 17
10. DARMAN E 281 1

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS TADULAKO
2020

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa atas segala rahmat-Nya

sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa kami juga

mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak yang telah

berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan

pengalaman bagi para pembaca , untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk

maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami masih

banyak kekurangan dalam makalah ini, oleh karena itu kami sangat

mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi

kesempurnaan makalah ini.

Palu, 17 Februari 2020

Tim Penyusun

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL.. ................................................................................. i


KATA PENGANTAR.. .................................................................................. ii
DAFTAR ISI.. ................................................................................................. iii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang.. ................................................................................ 1


1.2 Rumusan Masalah.. ........................................................................... 1
1.3 Tujuan Penulisan.. ............................................................................ 2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pelepasan Varietas ............................................................................ 3


2.2 Aturan Hukum Pelepasan Suatu Varietas.. ....................................... 3
2.3 Prosedur Pelepasan Suatu Varietas.. ................................................. 3
2.4 Uji Adaptasi dan Uji Observasi ........................................................ 4

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan.. ..................................................................................... 5

DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Benih adalah salah satu sarana produksi dan mempunyai peran penting
dalam menentukan produksi dan mutu hasil, sehingga dituntut mutu fisiologis dan
genetis yang memenuhi standar. Sesuai Undang-Undang nomor 12 tahun 1992
dan Peraturan Pemerintah nomor 44 tahun 1995 dinyatakan bahwa benih varietas
unggul hanya dapat diedarkan setelah dilepas oleh Menteri Pertanian.
Untuk menghasilkan varietas unggul dibutuhkan waktu yang sangat panjang.
Kegiatan penemuan varietas baru perlu dilakukan untuk memperbanyak jumlah
varietas (benih bina) yang tersedia sehinga memudahkan dalam menentukan
varietas yang hendak dipakai. Varietas unggul baru dihasilkan tidak hanya dari
perakitan varietas baru, melainkan dapat diperoleh dari eksplorasi dan varietas
unggul lokal yang telah dikaji potensinya.
Pemerintah Daerah yang memiliki potensi komoditi unggul lokal dapat
mengkajinya dengan bekerjasama dengan Balai Penelitian/Pusat Penelitian sesuai
dengan komoditi bersangkutan. Hasil kajian tersebut disusun menjadi sebuah
usulan/proposal pelepasan dan diajukan untuk dilepas varietasnya.
Tahapan dalam proses pelepasan varietas tanaman. Calon varietas yang
dihasilkan oleh pemulia harus diuji terlebih dahulu melalui uji adaptasi atau uji
observasi. Data hasil pengujian akan dinilai oleh tim penilai pelepasan varietas
(TP2V). Jika memenuhi persyaratan maka dapat dilepas.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan pelepasan varietas?


2. Bagaimana aturan hukum pelepasan suatu varietas?
3. Bagaimana prosedur pelepasan suatu varietas?
4. Bagaimana uji adaptasi dan uji observasi?

1
1.3 Tujuan

1. Untuk mengatahui apa yang dimaksud dengan pelepasan varietas.


2. Untuk mengatahui aturan hukum pelepasan suatu varietas.
3. Untuk mengatahui prosedur pelepasan suatu varietas.
4. Untuk mengatahui uji adaptasi dan uji observasi.

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pelepasan Varietas

Pelepasan varietas adalah pengakuan pemerintah terhadap suatu varietas


hasil pemuliaan di dalam negeri atau introduksi yang dinyatakan dalam keputusan
Menteri Pertanian bahwa varietas tersebut merupakan suatu varietas unggul yang
dapat disebarluaskan. Untuk mendapatkan keputusan tersebut pemulia atau
lembaga (perusahaan/organisasi) pengusul pelepasan varietas perlu melakukan uji
adaptasi atau uji observasi.

2.2 Aturan Hukum Pelepasan Suatu Varietas

Prosedur pelepasan varietas diatur berdasar:


a) UU No. 12 Th 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman
b) PP No.44 Th 1995 Tentang Perbenihan Tanaman
c) Kepmen No. 902/KPTS/TP.240/12/1996 Tentang Pengujian, Penilaian dan
Pelapasan Varietas

2.3 Prosedur Pelepasan Suatu Varietas

a. Syarat-Syarat Pelepasan Varietas


1) Varietas Hasil Pemuliaan:
 Silsilah dan cara mendapatkan varietas jelas
 Diskripsi varietas lengkap dan jelas
 Lebih unggul dari varietas pembanding
 Seragam dan Stabil (mudah dibedakan dari varietas yang telah
ada/dikenal)
 Benih Penjenis tersedia
2) Varietas Lokal:
 Penyebaran cukup luas
 Mempunyai keunggulan
 Sudah dibudidayakan lebih dari 5 tahun

3
b. Tata cara Pelepasan Varietas
1. Permohonan tertulis kepada Mentri Petanian melalui BBN
2. Permohonan dilampiri:
 Silsilah
 Metode dan cara mendapatkan varietas
 Ketersedian Benih Penjenis
 Hasil uji adaptasi/Observasi
 Deskripsi lengkap disertai foto berwarna
3. Pemohon menyajikan laporan kegiatan dan hasil yang dicapai pada
sidang TPPV
4. Disetujui, dilepas, mendapat SK MENTAN

2.4 Uji Adaptasi dan Uji Observasi

Uji adaptasi dan uji observasi merupakan uji lapang untuk


mengetahui/memperoleh data keunggulan-keunggulan dan interaksinya terhadap
lingkungan dari calon varietas yang akan dilepas sebagai suatu varietas unggul.
a) Uji Adapatasi
Uji Adaptasi adalah uji lapang tanaman semusim untuk mengetahui
keunggulan & interaksi varietas dengan lingkungan.
b) Uji Observasi:
Uji Observasi adalah uji lapang tanaman tahunan untuk mengetahui
keunggulan & interaksi varietas dengan lingkungan.

4
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Adapun kesimpulan pada makalah ini yaitu:

1. Pelepasan varietas adalah pengakuan pemerintah terhadap suatu varietas


hasil pemuliaan di dalam negeri bahwa varietas tersebut merupakan suatu
varietas unggul yang dapat disebarluaskan.
2. UU No. 12 Th 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman, PP No.44 Th 1995
Tentang Perbenihan Tanaman, Kepmen No. 902/KPTS/TP.240/12/1996
Tentang Pengujian, Penilaian dan Pelapasan Varietas
3. Permohonan tertulis kepada Mentri Petanian melalui BBN, Permohonan
dilampiri, Pemohon menyajikan laporan kegiatan dan hasil yang dicapai
pada sidang TPPV, Disetujui, dilepas, mendapat SK MENTAN
4. Uji adaptasi dan uji observasi merupakan uji lapang untuk
mengetahui/memperoleh data keunggulan-keunggulan dan interaksinya
terhadap lingkungan dari calon varietas yang akan dilepas sebagai suatu
varietas unggul.

5
DAFTAR PUSTAKA

Mahendra. 2010. “Pelepasan Varietas Tanaman”. [Online]. Tersedia:


http://pelepasanvarietas.blogspot.com /2010 / 01 / proses-pelepasan-varietas-
hortikultura.html di akses pada 18 Februari 2020.

Pradikta Satria. 2017. “Hal-Hal Apa Saja Yang Diuji Pada Varietas Baru
Tanaman”. [Online]. Tersedia: https://www.dictio.id/t/hal-hal-apa-saja-
yang-diuji-pada-varietas-baru-tanaman/4292/2 di akses pada 18 Februari
2020.

Yasmanidar, Sp. 2019. “Proses Pelepasan Varietas Unggul”. [Online]. Tersedia:


http://cybex.pertanian.go.id/mobile/ artikel/ 59123/ PROSES-PELEPASAN-
-VARIETAS--UNGGUL/ di akses pada 18 Februari 2020.